Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7220

Kabupaten Bintan Kembali Terima Penghargaan KLA

0
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan. F.Slamet Nofasusanto

batampos- Untuk kelima kalinya, Kabupaten Bintan mendapat penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA).

Tahun ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia kembali menganugerahkan Kabupaten Bintan sebagai KLA tahun 2022 tingkat madya.

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan, Kabupaten Bintan kembali menerima penghargaan KLA yang kelima kalinya. Penghargaan KLA pernah diterima Kabupaten Bintan tahun 2017, 2018, 2019, dan 2021 serta 2022.

BACA JUGA: Provinsi Kepri Raih Penghargaan Provinsi Layak Anak Dua Tahun Berturut-turut

Roby mengatakan, penghargaan KLA yang diraih merupakan hasil kerja sama dan kerja keras dari seluruh pihak.

Dikatakan Roby, penghargaan yang diraih ini juga akan menjadi penyemangat dan dapat lebih giat dalam mendukung pemenuhan hak anak dan perlindungan bagi semua anak di Kabupaten Bintan.

Sementara itu, Kepala DP3P2KB Bintan, Aupa Samake menuturkan penghargaan yang diraih karena Kabupaten Bintan telah memenuhi variabel KLA yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Kabupaten Bintan hampir tidak pernah absen mendapatkan penghargaan KLA. Hanya tahun 2020 akibat covid 19 sehingga penghargaan KLA terpaksa ditiadakan,” tukasnya. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Muncul Omicron BA.5 Hingga Centaurus, Disarankan Booster Dua Kali

0
Subvarian Omicron semakin beragam dari mulai BA.2, BA.4 dan BA.5, kini muncul lagi subvarian BA.2.75 atau dikenal dengan Centaurus. (Dado Ruvic/Reuters/Antara)

batampos – Subvarian Omicron semakin beragam dari mulai BA.2, BA.4 dan BA.5, kini muncul lagi subvarian BA.2.75 atau dikenal dengan Centaurus.

Karena semakin banyaknya subvarian Covid-19 yang muncul dan menembus antibodi dari vaksin, maka desakan perlindungan lebih kuat semakin penting untuk mencegah keparahan dan kematian. Kini muncul desakan agar populasi berisiko harus divaksinasi 4 dosis, atau booster 2 kali.

“Dosis keempat di era omicron BA.5 dan BA.2.75 itu mendesak dan penting,” tegas Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman kepada JawaPos.com (jaringan batampos.co.id), Minggu (24/7).

Menurut Dicky, kecenderungan subvarian Omicron ini mampu menembus barikade vaksinasi. Dan itu artinya masyarakat memerlukan penguat kembali dari dosis booster.

“Vaksin yang ada saat ini punya kelemahan, keterbatasan. Apa itu? Yakni tak bisa cegah orang divaksin tak terinfeksi. Bahkan saat sudah divaksin masih menulari orang lain,” jelasnya.

Kelemahan lainnya, masa durasi perlindungan vaksin hanya kurang dari 1 tahun. Akan tetapi, menurutnya, vaksin tetap melindungi seseorang dari keparahan dan kematian.

“Kematian terus menurun, tren masuk ICU juga menurun. Akan tetapi orang yang terinfeksi saat ini lebih banyak. Varian baru ini mereinfeksi jauh lebih tinggi atau jauh lebih kuat, meskipun tak parah,” tegasnya.

Mengapa Dosis Keempat Penting?

Pertama, karena pada kelompok masyarakat berisiko, perlindungan vaksin pada tubuhnya sudah mulai kadaluarsa. Misalnya pada lansia dan juga tenaga kesehatan.

Kedua, banyak masyarakat berisiko sudah lewat dari 6 bulan lalu mendapatkan booster. Dan dengan booster lanjutan, akan melindungi 60 persen mencegah dari keparahan dan 72 persen dari kematian.

“Tapi bukan semuanya butuh booster 2 kali, tetapi mereka yang berisiko saja yakni seperti pelayan publik, nakes, hingga lansia,” tutupnya. (*)

Reporter: JP Group

Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor Selama Pemutihan Mencapai Rp 8,09 Miliar

0
Samsat f Iman Wachyudi 696x464 1
Ilustrasi. Warga Batam saat membyar pajak di Kantor Samsat, Batamcentre. Foto. Iman Wachyudi/ Batam Pos

batampos – Program pemutihan pajak kendaraan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kepri terbukti mampu meningkatkan animo masyarakat dalam membayar pajak kendaraannya. Hingga 19 Juni 2022 atau 20 hari program ini bergulir, total penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mencapai Rp 8.092.495.774.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kepri, Reni Yusneli, merinci penerimaan PKB selama pemutihan adalah diskon keringanan 50 persen tunggakan PKB sebesar Rp 3,51 miliar, gratis bea balik nama kedua Rp 1,1 miliar dan penghapusan sanksi atau denda adiministrasi sebesar Rp 3,69 miliar.

“Sampai hari ke 20 ini penerimaan PKB kita termasuk pajak berjalan sebesar Rp 8,09 miliar,” ujarnya, Jumat (24/7/2022) kemarin.

Reni menambahkan, sampai saat ini program pemutihan pajak kendaraan ini telah dinikmati oleh lebih dari 14.559 wajib pajak. Terdiri dari 11.020 wajib pajak kendaran roda dua dan 3.539 unit kendaraan roda empat.

“Angka ini masuk juga yang membayar pajak tahunan,” ucapnya.

Jika dirincikan, pengurangan PKB 50 persen dinikmati oleh 6.468 unit kendaraan. Terdiri dari 5.001 kendaraan bermotor roda dua dan 1.467 unit kendaraan roda empat.

Selain itu gratis bea balik nama sebanyak 2.027 unit terdiri dari 1.264 unit roda dua dan 765 unit roda empat. Selanjutnya sanksi administrasi 13.598 unit terdiri dari 10.529 unit roda dua dan 3.069 unit roda empat.

Ia mengatakan, program pemutihan pajak kendaraan tersebut dilaksanakan berdasarkan Peraturan Gubernur Kepri Nomor 42/2022.

Program tersebut dibagi menjadi tiga bentuk yakni penghapusan sanksi administrasi, pembebasan bea balik nama kendaraan bermotor, dan keringanan pokok pajak kendaraan bermotor.

Menurutnya, ada dua tahap pelaksanaan program pemutihan pajak kendaraan tersebut. Pertama, penghapusan sanksi administrasi 100 persen, pembebasan BBNKB kedua, dan keringanan tunggakan pokok PKB sebesar 50 persen. Tahap pertama ini mulai berlaku 1 Juli hingga 31 Agustus 2022.

Selanjutnya tahap kedua, pemutihan pajak yang terdiri dari, penghapusan sanksi administrasi sebesar 100 persen, pembebasan BBNKB kedua sebesar 100 persen, dan keringanan tunggakan pokok pajak kendaraan baru 30 persen. Dan berlaku 20 September hingga 30 November 2022.

“Pemutihan pajak akan dilaksanakan selama lima bulan mulai 1 Juli hingga 30 November yang dibagi dalam dua tahap,” ungap Reni.

Ditambahnya, pemutihan pajak kendaraan dilakukan untuk mendukung pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19, sekaligus menarik minat masyarakat untuk membayar pajak kendaraan.

Melalui program ini pula diharapkan pendapatan asli daerah meningkat dari pajak kendaraan baru dan penerimaan negara bukan pajak.

“Program ini juga sebagai upaya mendorong masyarakat melakukan balik nama pemilik kendaraan bermotor, dan memperbarui data wajib pajak kendaraan untuk persiapan penerapan pajak progresif,” tuturnya.

Keringanan tunggakan pokok PKB diberikan lebih besar pada tahap pertama untuk menarik minat masyarakat membayar pajak kendaraan baru, yang tertunggak.

“Tunggakan pokok pajak kendaraan baru tidak berlaku untuk pajak tahun berjalan dan seterusnya, tetapi ini hanya berlaku untuk tunggakan di atas setahun,” ungkap Reni.

Ia juga mengimbau masyarakat Kepri untuk memanfaatkan program yang dilaksanakan dalam waktu yang terbatas tersebut.

“Dengan adanya program ini kami menghimbau kepada masyarakat Kepri untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik dan menyegerakan membayar tunggakan pajak agar lebih hemat dan terhindar dari pajak progresif yang akan diterapkan mulai tahun 2023 ini,” pungkasnya.(*)

Reporter : Rengga Yuliandra

Arema FC Dihajar 0-3 oleh Borneo FC, Ini Alasan Pelatih

0
Pemain Borneo FC Ahmad Hardianto mencetak dua gol melawan Arema FC pada laga perdana mereka di Liga 1 2022-2023. (Borneo FC/Instagram)

batampos – Pelatih Arema FC Eduardo Almeida mengakui bahwa para pemainnya tampil buruk saat melawan Borneo FC. Dalam laga perdana mereka pada Liga 1 2022-2023 tersebut, Arema FC kalah dengan skor telak 0-3.

Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur tadi kemarin (24/7).

“Kami memulai pertandingan dengan ketinggalan dua gol di menit awal. Dan setelah itu, kami mencoba untuk memberikan reaksi. Namun hingga babak pertama usai, kami tidak bisa menciptakan peluang membalas ketinggalan gol,” ucap Almeida usai pertandingan dikutip dari Antara.

Memasuki babak kedua, kata Almeida, pihaknya mencoba mengubah strategi. Yakni dengan memasukkan sejumlah pemain bertipe menyerang. Namun sayangnya, pemain Borneo terus melakukan pengawalan ketat. Sehingga, para pemainnya sulit untuk menembus lini pertahanan lawan.

“Hasil pertandingan perdana ini mengecewakan, karena kami telah kehilangan tiga poin. Dan tentunya, kami segera fokus menghadapi laga selanjutnya,” kata Almeida.

Pada laga itu, Almeida mengaku tidak menurunkan penyerang asing asal Guinea-Bissau Abel Camara. Sebab, dia masih dalam kondisi sakit. Akhirnya, Almeida harus memaksimalkan pemain yang ada untuk menggantikan perannya di lini depan.

“Camara mempunyai masalah di perut hingga muntah-muntah dari malam hingga pagi tadi. Sehingga dia tidak bisa bermain. Ini adalah kehilangan di detik-detik terakhir,” jelas Almeida.

Dengan kehilangan poin pada laga perdana tersebut, Almeida mengaku akan segera melakukan evaluasi kepada para pemainnya. Khususnya untuk menyambut laga kedua menghadapi PSIS Semarang di Stadion Kanjuruhan, 30 Juli mendatang.

“Saya akan berbicara kepada para pemain dan akan melakukan evaluasi. Sebab pada laga perdana ini, kami harus menelan kekalahan dengan tiga gol,” kata Almeida.

Sementara itu, pemain Arema FC Ilham Udin Armaiyn mengaku bahwa para pemain Arema telah berjuang keras di lapangan. Namun sayangnya, Singo Edan kalah dengan skor sangat telak.

“Ini pertandingan awal kompetisi, Kami akan berusaha terus di laga selanjutnya, semoga kemenangan bisa kami raih,” kata Ilham Udin.

Pada pertandingan ini, Borneo FC unggul cepat 2-0 dalam tempo 10 menit awal. Gol dicetak oleh Ahmad Hardianto pada menit ke-3 dan ke-6. Satu gol lagi terjadi pada menit ke-90+2 lewat Muhammad Sihran.

Laga ini menerbitkan dua kartu merah. Masing-masing didapatkan oleh pemain Borneo FC Leo Guntara pada menit ke-83 dan pemain Arema FC Rizky Dwi Febrianto pada menit ke-90. (*)

 

Reporter: Antara

Perguruan Silat Pagar Nusa Kini Ada Tempat Latihan Baru di Lapangan Voli Perum Lobam Mas Asri

0
Atraksi silat Pagar Nusa yang ditampilkan pesilat saat peresmian tempat latihan baru di lapangan voli Perum Lobam Mas Asri, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Sabtu (23/7) malam. F.Safri

batampos- Perguruan Silat Pagar Nusa Bintan kini memiliki tempat latihan baru di lapangan voli Perumahan Lobam Mas Asri, Kecamatan Seri Kuala Lobam.

Peresmian tempat latihan baru dilakukan, Sabtu (23/7) malam.

Ketua Perguruan Silat Pagar Nusa Cabang Bintan, Azman mengatakan, silat Pagar Nusa merupakan wadah perguruan silat di bawah Nahdlatul Ulama (NU) yang dibentuk di Kabupaten Bintan sejak tahun 2003.

Selain itu, silat Pagar Nusa juga dijadikan sebagai wadah pengembangan seni, budaya, tradisi, olah raga dan pengabdian ke masyarakat.

BACA JUGA: Popda Kepri Ke-VIII Digelar di Kabupaten Bintan, 9 Cabor Bakal Dipertandingkan, Ini Tanggal Mainnya

Azman menyampaikan, saat ini silat sudah menjadi pendidikan ektra kurikuler sekolah untuk mencetak insan tangguh yang dipersiapkan untuk mengikuti event-event olah raga.

Azman berharap, dengan hadirnya tempat latihan baru di Lobam, dapat menumbuhkembangkan perguruan silat yang didirikan KH. Abdullah Maksum pada 1986 dari Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Tengah.

“Mudah- mudahan silat Pagar Nusa mendapat dukungan baik dari masyarakat maupun pemerintah daerah,” harap Azman.

Dewan Pembina PSNU Pagar Nusa Khazalik menyampaikan, silat yang sudah dirintis sesepuh terdahulu harus dijaga dan ditumbuhkembangkan.
Kepada pesilat, Khazalik berpesan agar terus akur dan solid. Sehingga ke depan diharapkan pesilat dari perguruan silat ini terus bertambah. (*)

Reporter: Slamet

Jemaah Haji Embarkasi Batam Tiba Besok, Wajib Tes Antigen atau PCR

0
Jemaah Callon Haji 1 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Jemaah Calon Haji kloter pertama embarkasi Batam meninggalkan asrama Haji Batam menuju Bandara Hang Nadim Batam , Rabu (15/6). Menurut jadwal kloter pertama sudah tiba di Batam 26 Juli 2022. F.Cecep Mulyana

batampos – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam bersama seluruh pemangku kebijakan menggelar rapat koordinasi terkait penyambutan jemaah haji yang tiba Selasa (26/7) besok.

Sekretaris PPIH Embarkasi Batam Edi Batara mengatakan persiapan menyambut kepulangan jemaah haji sudah berjalan 90 persen. Hari ini rapat finalisasi meliputi alur kedatangan, pemeriksaan kesehatan, hingga proses kepulangan jemaah ke daerah, dan keluarga untuk jemaah asal Batam.

“Alhamdulilah, dalam rapat tadi dibahas terkait proses kepulangan jemaah. Semua yang meliputi kebutuhan untuk menunjang kelancaran ketibaan jemaah sudah siap baik di bandara maupun di asrama,” kata Edi usai menghadiri rapat finalisasi di Asrama Haji, Minggu(24/7) sore.

Semua panitia, dan petugas sepakat untuk menyukseskan proses pemulangan jemaah. Ia menyebutkan ada perubahan terkait pemeriksaan kesehatan jemaah, dalam upaya pengendalian Covid-19.

“Informasi terbaru yaitu semua wajib antigen bagi jemaah yang memiliki suhu di bawah 37.5 derajat Celcius. Sedangkan untuk yang di atas suhu tersebut wajib menjalani PCR tes. Kalau kemarin informasinya hanya 10 persen yang diantigen,” ujarnya.

Informasi sementara, untuk jemaah asal Anambas dan Lingga akan dipulangkan ke daerah, Rabu (27/7) atau satu hari usai kembali ke asrama haji. Begitu juga dengan Natuna yang direncanakan kembali ke daerah Kamis (28/7).

“Batam biasanya mereka langsung pulang setelah menyelesaikan proses pengecekan. Untuk Bintan, Tanjungpinang, dan Karimun tergantung kondisi pengecekan. Jika selesai terlalu sore mereka akan menginap satu hari. Sebab kondisi angin saat ini cukup kuat,” tambahnya.

Ia mengungkapkan untuk jemaah yang berasal dari Kalimantan Barat (Kalbar) akan berada di asrama selama satu hari. Sesuai jadwal, mereka akan dipulangkan, Kamis (28/7). Sedangkan untuk jemaah Kepri jadwalnya masih disusun. Hal ini melihat proses pemeriksaan yang akan dijalani jemaah.(*)

 

 

Reporter : YULITAVIA

TB Dzakiyyah Marine 99 Tenggelam Dihantam Ombak

0

batampos- Tugboat (TB) Dzakiyyah Marine 99 yang berlayar tanpa tongkang dari Bengkalis, Riau menuju ke Selat Malaka, Jumat (22/7) malam mengalami musibah. Angin kencang dan gelombang menyebabkan kapal yang terbuat dari besi ini tenggelam.

”Kita mendapatkan laporan dari KM Tanto Bersinar jenis kapal tanker yang membawa muatan kontainer bahwa ada musibah yang dialami TB Dzakiyyah Marine 99 pada posisi koordinat 02-19.1’U / 101-41.3 ‘S. Nakhoda kapal bersama semua kru berhasil diselamatkan. Kejadian kapal tenggelam pada pukul 22.45 WIB,” ujar Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Joko Santosa, Sabtu (23/7).

Anggota Lanal TBK saat mengevakuasi nakhoda dan kru TB Dzakiyyah Marine 99 yang tenggelam di laut.

Hanya saja, lanjut Danlanal, untuk mengantarkan ke daerah terdekat untuk menurunkan nakhoda bersama kru kapal yang berhasil diselamatkan. Sehingga, melapor dan meminta bantuan untuk penjemputan di tengah laut. Yakni, di Selat Durian pada koordinat 00°56.8 ‘U / 103° 34.0 ‘T.

”Permintaan dari KM Tanto direspon Lanal Tanjungbalai Karimun dengan mengirimkan KAL Pelawan, Patkamla Pulau Karimun dan Sea Rider 2 untuk penjemputan. Nakhoda bersama 6 orang ABK berhasil dijemput dan tiba di Mako Lanal dengan selamat pukul 15.10 WIB. Tidak ada korban luka-luka dalam peristiwa ini. Semua kru kapal yang tiba langsung dicek kesehatannya di Lanal. Alhamdulillah semuanya sehat,” paparnya.

BACA JUGA: Anita, Korban Kapal TKI Tenggelam di Malaysia Permisi Berangkat ke Malaysia dari Jalur Resmi

Nakhoda TB Dzakiyyah Marine 99, Ade Kurniawan yang ditemui Batam Pos di Mako Lanal Tanjungbalai Karimun menyebutkan, saat kejadian kapalnya tidak sedang menarik atau menggandeng tongkang. ”Kita berangkat dari Bengkalis tujuan ke Selat Malaka untuk menjemput kapal rusak. Jadi kita berlayar dalam keadaan kosong,” jelasnya.

Dalam perjalanan, sambung, Ade, dihantam angin kencang dan gelombang. Saat itu, kapal memang dalam keadaan bocor, namun biasanya dapat dipompa dengan mesin air untuk membuang air. Tapi, saat kejadian mesin pompa air rusak dan gelombang menyebabkan kapal miring.

”Saat itu, ada kapal tanker yang lewat dan kita minta bantuan untuk merapatkan kapal kita ke kapal tersebut untuk menyelamatkan diri. KM Tanto Bersinar mengizinkan dan menurunkan tangga kita untuk naik ke atas. Pada saat kita sudah di atas, kapal sudah tenggelam seluruhnya ke dalam laut,” ungkapnya. (*)

reporter: sandi

Antre Muat Batu Bara, Kapal Meledak

0
SATU MASIH HILANG: Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Yusuf Sutejo (kanan) bersama Direktur Polairud Polda Kaltim, Kombes Donny Adityawarman, merilis kasus tenggelamnya Kapal Blue Dragon 12, Minggu (24/7). (BAIM/KALTIM POST)

batampos – Kapal Blue Dragon 12 yang tenggelam di anak Sungai Semoi, Kelurahan Mentawir, Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diketahui berlayar dari Pelabuhan Kamal, Madura, Kamis (21/7).

Nahas saat memasuki anak Sungai Semoi, Sabtu (23/7) sore, kapal tiba-tiba saja meledak dan terbakar sebelumnya akhirnya tenggelam. Akibatnya, satu dari 12 ABK di dalam kapal terkonfirmasi hilang, dan empat ABK mengalami luka cukup serius.

“Kapal ini bersama tongkang sedang antre untuk memuat batu bara. Tiba-tiba sore meledak dan terbakar lalu tenggelam setelah 10 menit meledak,” kata Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Yusuf Sutejo bersama Direktur Polairud Polda Kaltim, Kombes Donny Adityawarman, Minggu (24/7).

Meski belum merinci sebab ledakan, Yusuf menyebut, ledakan diduga berasal dari lambung kapal. “Penyebab pasti (ledakan) baru bisa diketahui setelah bangkai kapal diangkat dan diselidiki tim forensik,” katanya.

Selain E yang dikonfirmasi hilang, Yusuf menyebut, empat ABK lainnya mengalami luka dan kini sedang menjalani perawatan di RS Pertamina Balikpapan. Kondisi empat ABK ini juga sudah mulai stabil. “Mereka rata-rata mengalami luka bakar dan dislokasi bahu,” ujar Yusuf.

Proses pencarian terhadap E alias Erol, terus berlanjut. “Saat ini, Ditpoalirud bersama perangkat SAR yang lain terus berupaya menemukan Erol dan bangkai Kapal Blue Dragon 12,” paparnya.

Donny menambahkan, saat insiden ledakan yang berujung tenggelamnya kapal Blue Dragon 12, Erol diduga sedang berada di dalam kamar dan tak sempat menyelamatkan diri. “Dugaannya, korban berada di kamar dan tenggelam bersama kapal,” imbuhnya. (*)

Reporter: JP Group

 

Ortu Jadi Sahabat Anak Agar Anak Terhindar Kecanduan Gadget

0
Ilustrasi anak dengan gadget (Shutterstock/Antara)

batampos – Orang tua (ortu) jadi sahabat anak. Ini salah satu yang disarankan kak Seto agar si anak terhindar kecanduan gadget.

Psikolog Prof. Dr. H. Seto Mulyadi, S. Psi., M.Si atau yang akrab disapa Kak Seto menyebutkan bahwa salah satu penyebab anak mengalami kecanduan gadget adalah karena meniru perilaku lingkungan.

“Tentu sesuatu itu ada sebabnya ya. Ada yang membuat dia jadi demikian. Nah, pertama adalah anak-anak itu peniru yang terbaik di dunia. Jadi perilakunya itu justru meniru dari lingkungannya,” kata Kak Seto saat dihubungi ANTARA, Minggu.

“Sekarang ini gimana anak tidak bermain dan kecanduan gadget? Karena pertama tentu meniru dari orangtuanya. Jadi jangan salahkan anak kalau kecanduan gadget, sementara ayah atau bundanya juga sibuk bermain gadget. Kadang-kadang tidak ada waktu untuk anak. Kadang kalau ada kegiatan lain, anak dikasih gadget supaya tenang,” tambahnya.

Baca juga:Maya Septa “Dokter Cinta” Ladeni Curhat Online

Setelah meniru perilaku dari sekitarnya, Kak Seto mengatakan bahwa hal tersebut akan berlanjut ketika sang anak merasa menikmati dan nyaman dengan hal tersebut. Akhirnya, sang anak pun dapat menjadi candu saat menggunakan gadget.

“Kedua, dari meniru itu dia menikmati sesuatu yang menyenangkan. Itu akan terus ditingkatkan. Akhirnya, itulah yang membuat anak-anak menjadi kebablasan mencandu gadget. Karena nikmat dan nyaman,” jelas Kak Seto.

Selain itu, Kak Seto juga mengatakan kecanduan gadget juga dipengaruhi oleh situasi saat ini dimana anak-anak tak dapat pergi ke sekolah dan belajar menggunakan gadget karena pandemi.

Namun sayangnya, kini gadget tersebut tak hanya dipakai untuk belajar karena dianggap kurang menyenangkan. Akhirnya, sang anak pun mengeksplor sendiri penggunaan gadget tersebut untuk mengakses situs-situs lainnya.

“Sebelum pandemi juga dijelaskan anak-anak harus ke sekolah, tidak boleh pegang gadget, sekarang terbalik. Anak-anak tidak boleh ke sekolah, harus pegang gadget. Karena mula-mula untuk belajar. Setelah itu mungkin belajar kurang menyenangkan, kenapa nggak keterusan saja bisa mengakses ke berbagai situs yang kadang negatif atau berbahaya,” ujar Kak Seto.

Agar anak terhindar dari kecanduan gadget, Seto menyarankan agar orang tua dapat mendekatkan diri menjadi sahabat anak. Dengan demikian, anak pun akan merasa nyaman untuk berkomunikasi dengan orang tuanya.

Sebaliknya, jika orang tua hanya melarang anak untuk bermain gadget namun tetap sibuk dengan kegiatannya masing-masing, hal tersebut akan membuat anak merasa frustasi atau bahkan menyebabkan melakukan hal yang negatif.

“Sering di dalam keluarga, orangtua tidak menjadi sahabat anak. Jadi hanya main perintah, instruksi, komando, tapi tidak mendengar suara anak. Jadi marilah mulai diubah gaya mendidik orang tua. Mulai banyak berdialog dengan anak, bermain bersama, dan sebagainya,” kata Kak Seto.

“Jangan cuma ‘Nggak boleh main gadget!’ lalu gadget dirampas atau bahkan ada juga yang sampai dibanting. Itu anak akan sakit hati sekali dan frustasi sekali. Malah salah-salah bisa melakukan tindakan yang nekat mungkin. Jadi tetap dengan cara ramah anak dan memposisikan ayah bunda itu adalah sahabat anak,” tutupnya.(*)

Reporter: jp group

 

Kadis Perkim Bintan, Herry Wahyu Ditahan Jaksa, Bayu Wicaksono jadi Plt Kadis Perkim Bintan

0
Pj Sekda Bintan, Ronny Kartika. F.Slamet Nofasusanto

batampos- Sekretaris Dinas Permukiman dan Kawasan Perumahan (Perkim) Bintan, Bayu Wicaksono ditunjuk sebagai Plt Kadis Perkim Bintan.

Hal ini setelah Kadis Perkim Bintan, Herry Wahyu ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan bersama dua tersangka lainnya, Ari Safdiansyah dan Supriatna atas tindak pidana korupsi pengadaan lahan tempat pembuangan akhir (TPA) di Tanjunguban seluas 2 hektare pada tahun 2018.

Dalam kasus ini, kerugian negara yang ditimbulkan sekira Rp 2,44 miliar.

“Sudah ditunjuk Sekretaris Dinas Perkim sebagai plt,” kata Pj Sekda Bintan, Ronny Kartika.

Ronny mengatakan, penunjukkan plt Kadis Perkim Bintan sudah didiskusikan bersama kepala daerah.

BACA JUGA: Kadis Perkim Bintan jadi Tersangka Kasus Pengadaan Lahan TPA di Tanjunguban

Ronny berharap, dengan penunjukkan Plt Kadis Perkim Bintan roda pemerintahan tetap dapat berjalan dengan baik.

“Langkah-langkah prosedur administrasi tata pemerintahan harus tetap berjalan,” kata Ronny.

Terkait penahanan Kadis Perkim Bintan, Herry Wahyu, Ronny mengatakan, Pemkab Bintan menghormati proses hukum yang dijalani Kadis Perkim Bintan.

“Kita hormati proses hukum, selama masa persidangan dan pembuktian di pengadilan,” katanya singkat. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto