Rabu, 1 April 2026
Beranda blog Halaman 727

Kecamatan Toapaya Sabet Juara Umum Jambore PKK Bintan 2025

0
Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani menyerahkan piala kepada perwakilan Kecamatan Toapaya yang keluar sebagai juara umum pada Jambore TP PKK Kabupaten Bintan 2025, Rabu (5/11). F. Zoko untuk Batam Pos.

batampos – Kemeriahan Jambore TP PKK Kabupaten Bintan 2025 berlangsung selama dua hari, 4 hingga 5 November 2025, di Ballroom Hotel Agro Beach Resort, Bintan.

Dengan tema “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Bintan Juara”, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi, kolaborasi, dan peningkatan kapasitas kader PKK dari seluruh kecamatan, kelurahan, dan desa se-Kabupaten Bintan.

Beragam lomba digelar untuk memeriahkan acara, mulai dari yel-yel, cerdas cermat, memasak menu B2SH, senam PHBS, hingga galeri pelangi.

Setiap kecamatan menampilkan kreativitas dan kekompakan timnya, menjadikan suasana jambore berlangsung semarak dan penuh antusiasme.

Dalam lomba yel-yel, Kecamatan Toapaya keluar sebagai Juara 1, disusul Bintan Timur di posisi kedua dan Bintan Pesisir di urutan ketiga.

Untuk lomba cerdas cermat, Bintan Pesisir menjadi Juara 1, diikuti Toapaya dan Teluk Sebong.

Pada kategori lomba memasak menu B2SH, Seri Kuala Lobam meraih Juara 1, sedangkan Bintan Timur dan Teluk Sebong masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.

Kecamatan Toapaya kembali menunjukkan prestasinya dengan menyabet Juara 1 lomba senam PHBS dan galeri pelangi.

Berkat dominasi di berbagai kategori, Toapaya akhirnya dinobatkan sebagai Juara Umum Jambore PKK Kabupaten Bintan Tahun 2025.

Ketua TP PKK Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta atas semangat dan kekompakan yang ditunjukkan.

“Mari kita lanjutkan semangat Jambore ini di lingkungan masing-masing. Bergerak serentak, berdampak nyata, menuju Bintan Juara,” ujar Hafizha saat menutup kegiatan.

Ia juga mengucapkan selamat kepada para pemenang, khususnya Kecamatan Toapaya yang meraih juara umum, serta berharap semangat tersebut terus berlanjut dalam kegiatan PKK di masyarakat.

“Selamat kepada para pemenang. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh kader PKK di Kabupaten Bintan,” tutupnya. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Kecamatan Toapaya Sabet Juara Umum Jambore PKK Bintan 2025 pertama kali tampil pada Kepri.

Gubernur Ansar Lantik Luki Zaiman Prawira Jadi Penjabat Sekda Kepri, Hanya Jabat 3 Bulan

0
Luki Zaiman saat dilantik sebagai Penjabat Sekda Kepri, Rabu (5/11) di Gedung Daerah Tanjungpinnag. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, resmi melantik Luki Zaiman Prawira sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Rabu (5/11). Pelantikan ini digelar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.

Pengangkatan Luki Zaiman Prawira sebagai Pj Sekda Kepri didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepulauan Riau Nomor 1170 Tahun 2025, yang telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Gubernur Ansar menegaskan, jabatan yang diemban Luki bersifat sementara.

“Penjabat hanya boleh menjabat Sekda selama tiga bulan saja, sambil menunggu adanya Sekda definitif,” ujar Ansar di sela pelantikan.

Disinggung mengenai mekanisme penentuan Sekda definitif, Ansar belum memastikan apakah akan dilakukan melalui seleksi terbuka atau menggunakan manajemen talenta.

Ia menyebut, hal tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama Pj Sekda dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepri.

“Nanti akan dibahas bersama oleh Pj Sekda dengan Badan Kepegawaian Kepri,” kata Ansar.

Dalam sambutannya, Ansar Ahmad mengucapkan selamat kepada Luki Zaiman Prawira atas kepercayaan yang diberikan untuk mengemban amanah sebagai Pj Sekda Kepri.

Ia menekankan pentingnya peran Sekda sebagai penggerak utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dan menjaga koordinasi antarperangkat daerah.

“Jabatan ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan komitmen. Penjabat Sekda adalah tombak pemerintahan di Provinsi Kepulauan Riau,” tegasnya.

Ansar berharap agar pejabat yang baru dilantik dapat bekerja dengan optimal dan menjaga sinergi bersama seluruh perangkat daerah.

“Semoga saudara yang telah dilantik dapat bertugas dengan sebaik-baiknya dan amanah,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Gubernur Ansar Lantik Luki Zaiman Prawira Jadi Penjabat Sekda Kepri, Hanya Jabat 3 Bulan pertama kali tampil pada Kepri.

Rute Roro Batam – Johor Ditunda, Pemerintah Masih Kaji Aspek Keamanan dan Teknis

0
Kapal Roro Bahtera Nusantara 01 saat sandar di Kuala Maras, Jemaja. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi menegaskan Roro Rute Batam-Johor masih dikaji, terlebih di sektor pengawasan karena rawan aksi penyelundupan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Harapan masyarakat Batam untuk segera menikmati layanan kapal Roro lintas internasional Batam – Johor tampaknya harus tertunda. Pemerintah memastikan rute tersebut belum bisa beroperasi tahun ini karena masih dalam proses kajian teknis dan pengawasan lintas instansi.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan, rencana pengoperasian kapal Roro yang akan menghubungkan Batam (Indonesia) dan Johor (Malaysia) masih berada pada tahap pembahasan di internal Kementerian Perhubungan.

“Masih dalam pengkajian di internal dulu. Dalam waktu dekat akan kembali dikaji, kita minta Dirjen Laut dan Darat untuk mematangkan trayek ini,” kata Menteri Dudy, Rabu (5/11).

Kajian tersebut juga melibatkan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sebagai operator kapal Roro. Pemerintah, kata Dudy, tidak ingin terburu-buru membuka rute internasional sebelum seluruh aspek teknis dan regulasi benar-benar siap.

Dudy menegaskan bahwa pembukaan rute Roro Batam–Johor memerlukan pertimbangan serius, terutama dari sisi keamanan dan hukum.

“Batam kan dekat dengan negara tetangga. Tentu potensi penyelundupan besar kalau Roro ini beroperasi. Kita perlu pertimbangan matang agar tidak kecolongan dan dimanfaatkan oleh oknum tertentu,” ujarnya.

Untuk itu, pemerintah meminta sinergi antara Bea Cukai, Kepolisian, Imigrasi, dan pihak pelabuhan agar sistem pengawasan di lapangan nanti benar-benar kuat.

“Kalau sudah jalan, harus ada sistem pengawasan yang kuat. Jadi tidak cukup hanya izin berlayar, tapi juga kesiapan lintas instansi,” tambahnya.

Sebelumnya, pada Mei lalu, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam telah menyampaikan rencana pembukaan rute penyeberangan internasional Batam–Johor Bahru melalui Pelabuhan Bintang 99 Persada, Batu Ampar, Batam.

ASDP menargetkan rute tersebut beroperasi pada semester kedua tahun 2025, guna memperkuat konektivitas ekonomi, arus logistik, dan wisata antara Batam dan Johor. Namun, dengan adanya pengkajian ulang dari Kemenhub, target tersebut kemungkinan akan mundur.

Kemenhub kini tengah meninjau ulang kesiapan pelabuhan, armada, serta sistem administrasi lintas batas. Sebab, pelayaran internasional membutuhkan standar layanan dan keamanan berbeda dari pelayaran domestik.

Selain kesiapan pelabuhan, aspek keselamatan kapal dan kelayakan armada juga menjadi perhatian utama. Pasalnya, kapal Roro akan mengangkut penumpang beserta kendaraan yang mereka bawa ke negara tujuan.

Menteri Dudy menegaskan, keterlambatan pengoperasian kapal Roro Batam–Johor bukan bentuk penundaan tanpa alasan, melainkan langkah kehati-hatian pemerintah agar rute internasional ini dapat berjalan aman, tertib, dan menguntungkan kedua negara.

“Kita ingin memastikan semua prosedur dan regulasi terpenuhi dulu sebelum beroperasi,” tutup Dudy. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Rute Roro Batam – Johor Ditunda, Pemerintah Masih Kaji Aspek Keamanan dan Teknis pertama kali tampil pada Kepri.

Pelaku Terekam CCTV, Pencuri AC di Gedung RSUD Raja Ahmad Tabib Agustus Lalu Masih Belum Terungkap

0

batampos– Sebanyak lima unit mesin pendingin ruangan atau AC di Gedung Baru RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau digondol maling pasa 2 Agustus 2025 lalu. Hingga kini, polisi belum berhasil membekuk pelaku pencurian tersebut.

Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi mengatakan kasus pencurian itu masih dalam proses lidik. Bahkan, sejauh ini pihaknya masih belum bisa mengidentifikasi wajah para pelaku.

“Memang wea beberapa titik lokasi yang kita ungkap, namun yang di Rumah Sakit ini masih dicari (pelakunya),” kata Hamam, Rabu (5/11).

BACA JUGA: Gedung Baru RSUD RAT Kemalingan, Lima Unit AC Hilang

Ia menjelaskan, bahwa kendala pengungkapan kasus tersebut karena rekaman CCTV yang mengawasi gedung tersebut tidak merekam wajah pelaku secara jelas.

Tidak hanya itu, petugas jaga saat malam kejadian juga tidak mengetahui bahwa pagar belakang di dekat gedung baru tersebut telah dibobol para pelaku.

“Kecuali gambar CCTV nya jelas. Baru bisa kita ungkap. Lalu Satpam juga tidak mengetahui. Intinya masih lidik,” tegasnya.

Kejadian ini diketahui terjadi pada Sabtu (2/8) dini hari. Pelaku yang diduga lebih dari satu orang mencuri AC di Gedung Baru RSUD RAT dengan cara menjebol dinding bagian belakang gedung. (*)

Reporter: M Ismail

Artikel Pelaku Terekam CCTV, Pencuri AC di Gedung RSUD Raja Ahmad Tabib Agustus Lalu Masih Belum Terungkap pertama kali tampil pada Kepri.

Jaga Kelestarian, Panbil Group Tanam 5.000 Pohon Mangrove.

0
Penanaman bibit mangrove

batampos– PT Batamraya Sukses Perkasa (BSP) Tanjung Sauh menanam 5000 pohon mangrove di bibir pantai Pulau Ngenang. Ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga lingkungan dan penghijauan. Sekaligus upaya untuk melestarikan mangrove di Batam

“Ini sebagai bentuk tanggung jawab kita menjaga kelestarian alam. Bagaimana mangrove tetap terjaga dan lestari. Dan kami berharap dengan penanaman pohon ini, abrasi akan terhindar. Sekaligus bisa menunjang hidup para nelayan sekitar karena mangrove itu adalah tempat udang dan kepiting bersarang atau bertelur” ujar Martina, Corporate Legal dari PT BSP.

Penanaman pohon ini akan dilakukan bertahap. Untuk tahap pertama, Rabu (5/11) ada sekitar 1.500 pohon yang ditanam. “Kita melibatkan warga untuk penanaman pohon mangrove ini. Kita memang berupaya untuk membangun komunikasi yang baik dengan warga sekitar, termasuk masukan dari pihak manapun untuk ha” tambahnya.

Lurah Pulau Ngenang, Rusdi menyambut baik penanaman pohon tersebut. Ia berharap dengan adanya penanaman pohon ini, pantai di sekitar Pulau Ngenang akan terhindar dari abrasi. Dan akan menjadi tempat udang dan kepiting bertelur.

BACA JUGA: Target Serap 68.000 Pekerja Hingga 2030, Panbil Group Berkomitmen Mendukung Perekonomian Kota Batam

“Saya mengapresiasi dan ucapan terima kasih yang luar biasa kepada PT BSP atau Panbil group atas penanaman mangrove ini. Mangrove itu sangat penting untuk menjaga Ngenang dari abrasi” ujarnya.

Dia juga berharap kepada warga sekitar agar sama-sama menjaga kelangsungan mangrove tersebut. “Ini memang tidak langsung terlihat. Tapi ini akan sangat berarti untuk anak cucu kita kedepannya. Makanya mari kita menjaganya,”tambahnya.

Kegiatan tanam pohon Mangrove ini juga diapresiasi oleh Ketua Karang Taruna Kelurahan Ngenang, Julhalim. Ia berharap kegiatan serupa tidak akan berhenti tetapi akan berkelanjutan.

“Kami dari karang taruna mengucapkan banyak terima kasih untuk PT BSP. kegiatan seperti ini untuk pesisir memang sangat penting. Mudah-mudahan akan lebih banyak mangrove lagi yang ditanam,”katanya.

Suhardi, Ketua Peduli Lingkungan Hidup dan Kelautan, Provinsi Kepri mengatakan mangrove adalah tempat hidup untuk ikan, udang, ketam dan kepiting. Kalau mangrove terjaga dan lestari, maka otomatis akan berdampak kepada kehidupan nelayan sekitar. (*)

Reporter: Alpian

Artikel Jaga Kelestarian, Panbil Group Tanam 5.000 Pohon Mangrove. pertama kali tampil pada Metropolis.

Menko AHY Pastikan Pemerintah Pusat Serius Bangun Daerah Terdepan Lewat Proyek Nasional di Anambas

0
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY menerima cinderamata dari Bupati Anambas, Aneng usai mengunjungi Pulau Jemaja. f.Yolana untuk Batam Pos

batampos– Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menaruh perhatian penuh terhadap daerah-daerah yang menjadi garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurut AHY, wilayah perbatasan dan terluar seperti Kabupaten Kepulauan Anambas memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan negara, sehingga pembangunan di wilayah ini harus menjadi prioritas nasional.

“Daerah terdepan harus lebih diperhatikan, terutama dalam pembangunan infrastruktur agar masyarakat di perbatasan merasa nyaman dan tidak tertinggal dibanding daerah perkotaan,” kata AHY saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Jemaja, Rabu (5/11).

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur di wilayah terluar bukan hanya soal pembangunan fisik, melainkan juga memperkuat rasa kebangsaan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

BACA JUGA: Wagub Nyanyang Lantik Komisioner KPID Kepri Periode 2025–2028, Tegaskan Pentingnya Kedaulatan Informasi dan Penguatan Konten Lokal di Daerah Perbatasan

AHY menjelaskan, untuk Kabupaten Kepulauan Anambas, pemerintah telah menyiapkan sejumlah proyek nasional yang akan mulai dibangun tahun depan.

“Beberapa proyek besar akan segera dikerjakan di Anambas, seperti pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Pulau Jemaja, pembangunan Jembatan Konjo-Peninting, serta revitalisasi pasar dan sekolah-sekolah,” jelas Suami dari Annisa Pohan ini.

Pembangunan PLBN di Pulau Jemaja nantinya akan menjadi pos lintas batas pertama di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas yang langsung menghadap ke Laut Natuna Utara berbatasan langsung dengan Malaysia dan Vietnam.

“Keberadaan PLBN ini sangat penting, tidak hanya untuk memperkuat pengawasan wilayah, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan perdagangan bagi masyarakat setempat,” ujar AHY yang merupakan putra kesayangan Susilo Bambang Yudhoyono.

Selain itu, proyek pembangunan Jembatan Konjo-Peninting juga menjadi perhatian khusus. Jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga dan mempercepat arus logistik di wilayah Anambas.

Menurut AHY, pemerintah juga tengah menyiapkan program revitalisasi pasar rakyat dan sekolah-sekolah di daerah terpencil agar kegiatan ekonomi dan pendidikan dapat berjalan lebih baik.

“Kita ingin masyarakat Anambas bisa menikmati fasilitas yang sama seperti masyarakat di kota besar. Ini bentuk keadilan pembangunan yang sedang kami dorong,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap wilayahnya.

“Kami berterima kasih kepada Presiden Prabowo dan Pak AHY yang telah menaruh perhatian besar terhadap Anambas. Dukungan ini sangat berarti bagi kami yang berada di wilayah terdepan,” ujar Aneng.

Menurut Aneng, pembangunan infrastruktur nasional di Anambas akan membawa dampak besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

BACA JUGA: Peringatan HUT ke-23 Kepri, Bupati Aneng: Jangan Anak Tirikan Daerah Perbatasan!

Ia berharap agar proyek-proyek yang direncanakan bisa segera terealisasi sesuai jadwal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dengan perhatian pemerintah pusat seperti ini, kami optimistis Anambas akan semakin maju dan sejajar dengan daerah lain di Indonesia,” tutupnya. (*)

Reporter: Ihsan

Artikel Menko AHY Pastikan Pemerintah Pusat Serius Bangun Daerah Terdepan Lewat Proyek Nasional di Anambas pertama kali tampil pada Kepri.

Demi Ikut TKA, Siswa SMA Posek Numpang di Rumah Warga Cari Sinyal Internet

0
Siswa-siswi SMA Negeri 1 Kepulauan Posek saat melaksanakan TKA di rumah warga, Selasa (4/11). F. Mariono untuk Batam Pos.

batampos – Di tengah kemajuan teknologi pendidikan, kisah perjuangan siswa SMA Negeri 1 Kepulauan Posek, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, menggugah hati.

Demi bisa mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang digelar secara daring, mereka terpaksa menumpang di rumah warga demi mendapatkan sinyal internet yang stabil.

Pelaksanaan TKA berlangsung serentak di seluruh Indonesia pada 3 – 4 November 2025. Tes ini bertujuan untuk memetakan kemampuan akademik siswa sebagai bahan evaluasi pembelajaran, sekaligus persiapan menuju perguruan tinggi.

Namun di balik semangat para siswa, tersimpan perjuangan berat. Jaringan internet yang lemah di wilayah Kepulauan Posek membuat pelaksanaan TKA tak bisa dilakukan di sekolah.

Kepala SMA Negeri 1 Kepulauan Posek, Mariono, mengatakan bahwa sejak hari pertama ujian, seluruh perangkat di sekolah tidak dapat terhubung ke jaringan internet.

“Pada hari pertama kita melakukan TKA di sekolah semuanya blank, jadi kita harus mencari titik koordinat yang jaringannya bisa support. Akhirnya dapat di salah satu rumah warga,” ujar Mariono, Rabu (5/11).

Setelah sempat mencoba kembali di sekolah, jaringan sempat stabil namun kembali hilang. Akhirnya, pelaksanaan TKA hari pertama dan kedua dilakukan di rumah warga yang memiliki sinyal lebih baik.

“Terpaksa kami melaksanakan TKA di rumah warga karena lokasi yang support jaringan berada di sana,” jelasnya.

Selain kendala jaringan, siswa juga harus menghadapi keterbatasan sarana prasarana. Dari total 12 unit Chromebook yang dimiliki sekolah, hanya 8 yang berfungsi dengan baik.

“Untuk mencukupi kebutuhan 24 siswa, kami meminjam laptop dari guru dan teman-teman,” ungkap Mariono.

Meski dihadang berbagai keterbatasan, seluruh siswa SMA Negeri 1 Kepulauan Posek akhirnya berhasil menyelesaikan TKA dengan baik.

“Alhamdulillah, walaupun penuh perjuangan dan hambatan, siswa-siswi kami tetap berhasil mengikuti pelaksanaan TKA ini,” tutup Mariono.

Ia berharap pemerintah daerah dan dinas terkait dapat memberi perhatian lebih pada sekolah-sekolah di wilayah terpencil, agar fasilitas pendidikan dan infrastruktur digital dapat terpenuhi.

Reporter: Vatawari 

 

Artikel Demi Ikut TKA, Siswa SMA Posek Numpang di Rumah Warga Cari Sinyal Internet pertama kali tampil pada Kepri.

Kuliner Batam yang Jadi Oleh-Oleh Wajib, Ada Luti Gendang hingga Epok-epok

0
Luti gendang
Luti Gendang, salah satu kuliner khas Melayu yang banyak ditemukan di Batam. F. dok. Batam Pos.

batampos – Batam bukan hanya dikenal dengan destinasi wisatanya yang memikat, tapi juga deretan oleh-oleh khas yang menggoda lidah.

Setiap kali berkunjung, wisatawan lokal maupun mancanegara tak pernah lupa membawa pulang kuliner khas Batam yang lezat dan unik.

Berikut lima oleh-oleh terkenal di Batam yang selalu jadi incaran wisatawan:

1. Kek Pisang Villa

Kek Pisang Villa menjadi ikon oleh-oleh Batam yang wajib dicoba. Kue berbahan dasar pisang ini memiliki berbagai varian rasa seperti cokelat, keju, dan blueberry. Teksturnya lembut dengan aroma pisang yang khas.

Toko Kek Pisang Villa bisa dengan mudah ditemukan di beberapa lokasi, seperti Nagoya, Batu Aji, Botania, Batam Centre, dan Bandara Hang Nadim.

2. Luti Gendang

Roti goreng berisi abon ikan pedas ini menjadi favorit banyak wisatawan. Ukurannya kecil, cocok untuk teman perjalanan atau camilan sore hari. Luti Gendang bisa ditemukan di Ruko Royal Sincom Blok D No.15–16, Teluk Tering, Batam Kota.

Rasa gurih dan pedasnya yang khas membuat siapa pun ketagihan.

3. Epok-Epok Ana

Epok-epok atau pastel khas Batam ini berisi kentang, sarden, hingga telur rebus. Rasanya renyah di luar dan gurih di dalam. Tak heran, banyak wisatawan yang menjadikannya buah tangan wajib dari Batam.

Epok-Epok Ana berlokasi di Bengkong Laut, Kecamatan Bengkong, Batam.

4. Ogura

Ogura merupakan kue kekinian khas Batam dengan tekstur super lembut dan topping beragam. Kue ini cocok dijadikan oleh-oleh premium untuk keluarga di rumah.

Gerainya tersebar di Nagoya, Batam Centre, Panbil Mall, Tiban Centre, Ruko Plaza Fanindo, dan Bandara Hang Nadim.

5. Acong Ota, Otak-Otak Tenggiri Asli Batam

Acong Ota dikenal dengan otak-otak ikan tenggiri berkualitas yang dibungkus daun kelapa muda. Rasanya gurih, lembut, dan bisa dibeli satuan maupun kiloan.

Kamu bisa menemukannya di Ruko Trikarsa Ekualita, Jalan Pasir Putih No.6 Blok P, Sadai, Bengkong, Batam.

Kelima oleh-oleh khas Batam ini mudah ditemukan di berbagai titik kota. Rasanya yang autentik dan khas membuat wisatawan selalu ingin kembali berlibur ke Batam. Jadi, jangan lupa mampir dan bawa pulang cita rasa khas Pulau Batam!

Reporter: Juliana Belence

Artikel Kuliner Batam yang Jadi Oleh-Oleh Wajib, Ada Luti Gendang hingga Epok-epok pertama kali tampil pada Metropolis.

Kenali 5 November Sebagai Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional

0
F. Radar Pontianak.

batampos – Setiap tanggal 5 November, Indonesia memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN). Peringatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kepedulian terhadap flora dan fauna yang merupakan bagian dari identitas serta kekayaan alam Indonesia.

Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional pertama kali ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1993 tentang Satwa dan Bunga Nasional. Keputusan tersebut ditandatangani oleh Presiden Soeharto pada 9 Januari 1993.

Penetapan hari nasional ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan rasa cinta masyarakat terhadap flora dan fauna Indonesia, serta mendorong pelestarian keanekaragaman hayati yang menjadi kebanggaan bangsa.

Mengutip Radar Kediri, pemerintah juga menetapkan tiga satwa dan tiga puspa nasional sebagai simbol kecintaan terhadap alam Indonesia:

Tiga Satwa Nasional

1. Komodo (Varanus komodoensis), satwa darat nasional yang hidup di Nusa Tenggara Timur.

2. Ikan Siluk Merah (Scleropages formosus),  satwa air yang dikenal karena keindahan dan nilai ekonominya.

3. Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), satwa udara langka yang menjadi simbol semangat dan keagungan, sekaligus inspirasi lambang negara Garuda Pancasila.

Tiga Puspa Nasional

1. Melati (Jasminum sambac), puspa bangsa yang melambangkan kesucian dan ketulusan.

2. Anggrek Bulan (Phalaenopsis amabilis), puspa pesona yang merepresentasikan keanggunan dan keindahan Indonesia.

3. Padma Raksasa (Rafflesia arnoldii), puspa langka yang menggambarkan keajaiban sekaligus rapuhnya alam Indonesia.

Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional mengandung makna mendalam agar masyarakat mencintai, melestarikan, dan bangga terhadap kekayaan alam Indonesia. Flora dan fauna bukan sekadar simbol atau objek wisata, tetapi warisan yang harus dijaga demi keberlangsungan ekosistem dan kehidupan manusia.

Hari nasional ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga lingkungan agar generasi mendatang dapat menikmati kekayaan hayati yang sama. Pemerintah, lembaga konservasi, hingga masyarakat diimbau untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian alam.

“Setiap bunga, satwa, dan hutan di Indonesia memegang peran besar dalam kehidupan kita. Lingkungan yang sehat akan memberikan kehidupan yang layak bagi generasi selanjutnya,” tulis laporan Radar Madiun.

Peringatan 5 November menjadi simbol cinta dan tanggung jawab terhadap puspa dan satwa Indonesia, sekaligus ajakan untuk terus menjaga bumi Nusantara.

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Kenali 5 November Sebagai Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional pertama kali tampil pada News.

Empat Warga Anambas Ditangkap Aparat Malaysia, BP2D Kepri: Kami Masih Telusuri Kasusnya

0
Kepala BPPD Kepri, Doli Boniara. F. Istimewa.

batampos – Empat warga asal Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), dilaporkan ditangkap oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM).

Mereka diduga terlibat dalam aksi pencurian di fasilitas kilang minyak yang berada di perairan 133 mil dari Kuala Kemaman, Terengganu, Malaysia, pada Minggu (2/11).

Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BP2D) Kepri, Doli Boniara, mengatakan pihaknya masih menelusuri kebenaran laporan penangkapan tersebut.

Hingga kini, BP2D berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia untuk memastikan kondisi warga yang diamankan.

“Kita sudah koordinasi dengan KJRI, namun katanya itu wilayah KBRI. Sekarang kita masih menunggu informasi resmi dari KBRI,” ujar Doli kepada Batam Pos, Rabu (5/11/2025).

Doli membenarkan bahwa pihaknya menerima informasi terkait empat warga Anambas yang ditahan di Malaysia karena dugaan pencurian di kilang minyak milik negara tetangga tersebut.

Keempat warga itu masing-masing berinisial Sabll, warga Desa Putik; Luhpi, warga Desa Tebang; serta Jahri dan Pai, warga Desa Candi. Penangkapan mereka disebut bermula dari laporan aktivitas mencurigakan di area fasilitas pengeboran minyak milik Petronas.

Doli menyayangkan dugaan keterlibatan warga Anambas dalam aksi pencurian tersebut. Ia mengungkap, sebelumnya tujuh warga Anambas juga pernah ditangkap atas kasus serupa di lokasi yang sama.

“Sangat disayangkan. Masalahnya pencurian ini pasti ada pidananya, sama seperti di Indonesia,” tegasnya.

BP2D Kepri bersama KBRI disebut terus memantau perkembangan kasus ini dan memastikan perlindungan hukum bagi WNI yang terlibat, sesuai prosedur diplomatik antarnegara.

Reporter: M. Ismail 

Artikel Empat Warga Anambas Ditangkap Aparat Malaysia, BP2D Kepri: Kami Masih Telusuri Kasusnya pertama kali tampil pada Kepri.