Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7306

Penyidik Kumpulkan CCTV Magelang-Jakarta

0
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. (Humas Mabes Polri)

batampos – Penyidik Polri terus mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap kasus yang mengakibatkan Brigadir Yosua meninggal dunia di rumah kepala Divisi Propam Polri pada Jumat (8/7) lalu. Closed circuit television (CCTV) di sepanjang jalan dari Magelang, Jawa Tengah, sampai Jakarta dipastikan sudah berada di tangan penyidik.

Polri juga memastikan bahwa ekshumasi atau otopsi ulang jenazah Brigadir Polisi Nopriansyah Yosua Hutabarat berlangsung Rabu (27/7) mendatang.

Keterangan itu disampaikan langsung oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di sela-sela prarekonstruksi di kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan, kemarin (23/7). ”Jadi, tim akan berangkat (ke Jambi) hari Selasa dan Rabu akan melaksanakan ekshumasi dengan menghadirkan para pihak yang expert,” terang Dedi kepada awak media.

Keputusan melakukan ekshumasi pekan depan diambil setelah tim khusus berkoordinasi dengan beberapa pihak. Antara lain, keluarga Brigadir Yosua, penasihat hukum keluarga Brigadir Yosua, dan Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia. Dedi memastikan pihaknya menampung setiap masukan yang disampaikan keluarga Yosua. Termasuk permintaan untuk menghadirkan dokter forensik dari luar institusi Polri. Mulai dokter dari unsur TNI sampai dokter dari rumah sakit swasta.

Pertimbangan lain ekshumasi segera dilakukan adalah kemungkinan terjadinya pembusukan jenazah. ”Sehingga untuk ekshumasi harus diselenggarakan segera,” tegas Dedi.

Dia juga memastikan bahwa seluruh CCTV yang terkait dengan kasus tersebut sudah berada di tangan penyidik. ”CCTV mulai dari Magelang sampai TKP di sini (rumah dinas kepala divisi propam) sudah ditemukan oleh penyidik,” jelasnya. Namun, jenderal bintang dua Polri itu belum menyampaikan jumlah total CCTV yang sudah berada di tangan penyidik. Dia hanya menyebut rekaman CCTV itu sedang didalami. ”Untuk mencocokkan waktunya. Karena waktu di CCTV dan real time (saat kejadian) harus sama,” jelas Dedi.

Dia menyampaikan, Polri akan mengungkap kasus tersebut secara terang benderang. ”Sesuai dengan perintah Bapak Presiden bahwa kasus ini harus diungkap sejelas-jelasnya,” ujar mantan Karopenmas Divisi Humas Polri itu.

Selain itu, Dedi menekankan bahwa proses pembuktian harus dilakukan secara ilmiah. ”Jadi, dari sisi keilmuan harus betul-betul klir. Agar hasilnya betul-betul secara sahih dapat dibuktikan secara scientific,” jelasnya. Itu berlaku untuk setiap proses. Termasuk prarekonstruksi yang dilaksanakan di Polda Metro Jaya pada Jumat (22/7) malam dan prarekonstruksi di rumah kepala divisi propam kemarin siang.

Berdasar pantauan Jawa Pos, proses prarekonstruksi berlangsung mulai pukul 11.00 WIB. Sampai kemarin petang, prarekonstruksi belum selesai. Selain kepala Divisi Humas Polri, dalam prarekonstruksi tersebut tampak Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian dan Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi.

Kepada awak media, Brigjen Andi menyampaikan bahwa prarekonstruksi kemarin menghadirkan beberapa pihak. Mulai penyidik, tim dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polri, Inafis, hingga kedokteran forensik. Prarekonstruksi di rumah kepala divisi propam dilakukan untuk mencocokkan prarekonstruksi yang lebih dulu dilakukan di Polda Metro Jaya. ”Dengan menghadirkan seluruh bantuan teknis,” katanya.

Namun, dalam prarekonstruksi tersebut, tidak ada satu pun saksi-saksi yang dihadirkan. Semua saksi diperankan oleh penyidik.

Kemarin Johnson Panjaitan, anggota penasihat hukum keluarga Brigadir Yosua, mendatangi lokasi prarekonstruksi. Secara tegas dia mempertanyakan prarekonstruksi tersebut. Menurut dia, arah prarekonstruksi masih terkait insiden tembak-menembak antarpersonel Polri yang mengakibatkan Brigadir Yosua meninggal dunia. Padahal, penanganan kasus yang statusnya sudah naik dari penyelidikan ke penyidikan adalah dugaan pembunuhan berencana.

Kasus tersebut dilaporkan oleh keluarga Brigadir Yosua kepada Bareskrim pada Senin (18/7). Berdasar informasi yang diterima oleh Johnson, prarekonstruksi kemarin dilakukan oleh tim dari Polda Metro Jaya. ”Ini (prarekonstruksi) dalam konteks Polda (Metro Jaya),” ujarnya. Dia menekankan kembali, pihaknya meyakini bahwa yang terjadi bukan tembak-menembak seperti yang dilakukan dalam prarekonstruksi kemarin.

Johnson menekankan bahwa pihaknya yakin Brigadir Yosua meninggal dunia lantaran terjadi pembunuhan berencana dan penyiksaan. ”Kami masih berkeyakinan bahwa (yang terjadi) bukan cuma tembak-menembak. Ada penganiayaan dan juga lokasi tidak di sini (rumah kepala divisi propam),” jelasnya. Untuk itu, pihaknya berharap proses hukum atas laporan yang dibuat oleh keluarga Brigadir Yosua juga dilakukan dengan cepat dan transparan. (*)

Reporter: JP Group

Provinsi Kepri Raih Penghargaan Provinsi Layak Anak Dua Tahun Berturut-turut

0

batampos-Provinsi Kepulauan Riau kembali meraih penghargaan nasional sebagai Provinsi Layak Anak (Provila) Tahun 2022 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia. Penghargaan Provila Tahun 2022 ini menjadi yang kedua secara berturut-turut dibawah kepemimpinan Gubernur H. Ansar Ahmad, setelah tahun 2021 yang lalu Provinsi Kepulauan Riau meraih penghargaan yang sama.

Pengumuman Provinsi Kepri meraih Provinsi Layak Anak Tahun 2022 tersebut diumumkan langsung pada acara Malam Penganugerahan Apresiasi Kabupaten/Kota Layak Anak di Aula Hotel Novotel Bogor Golf Resort and Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (22/7).

Untuk diketahui, persyaratan menjadi Provinsi Layak Anak (Provila) adalah minimal 60 persen Kabupaten/Kota telah meraih KLA. Adapun dalam malam penganugerahan tersebut Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Kabupaten Natuna, dan Kabupaten Kepulauan Anambas meraih penghargaan Kabupaten Kota Layak Anak (KLA) Kategori Madya. Sementara Kabupaten Lingga meraih penghargaan KLA Kategori Pratama.

Gubernur Ansar mengaku sangat gembira dengan diterimanya penghargaan Provinsi Kepri sebagai Provinsi Layak Anak. Menurutnya, hal ini menjadi pemicu semangat seluruh elemen masyarakat dan pemerintah Provinsi Kepri untuk memberikan dukungan terbaik kepada anak-anak generasi penerus bangsa.

“Anak-anak itu ibarat kertas kosong. Jika diberikan yang baik maka outputnya baik. Begitu juga sebaliknya. Masa depan bangsa sangat bergantung kepada kualitas dan warna anak-anak kita saat ini. Merekalah yang menentukan hitam putih bangsa ini ke depannya,” ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Ansar juga mengharapkan lahirnya calon pemimpin masa depan pada generasi emas yang cerdas, sehat, unggul dan berkarakter yang memegang peranan strategis ketika 100 tahun Indonesia merdeka di tahun 2045 nanti.

“Kondisi ini akan terwujud jika semua anak terpenuhi akan hak-haknya dan terlindungi dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi dan perlakuan yang salah lainnya” ucapnya. (*)

Produk PS Glow Milik Putra Siregar Akan Dibagikan Gratis

0
Putra Siregar (Abdul Rahman/jawapos.com)

batampos – Produk PS Glow milik Putra Siregar akan dibagikan gratis ke masyarakat. Keputusan tersebut seiring dengan Putra Siregar yang membuat keputusan akan menutup perusahaan produk kecantikan PS Glow.

Dari balik besi, pengusaha Putra Siregar menyatakan tidak akan memperpanjang polemik dengan sahabatnya Shandy Purnamasari dan Gilang Widya Pramana alias Juragan 99 terkait sengketa merek dagang PS Glow dan MS Glow. Putra Siregar sudah membuat keputusan besar untuk menutup perusahaannya yang bergerak di bidang produk kecantikan.

Dalam surat yang dibuat Putra Siregar tertanggal 17 Juli 2022 lalu dan suratnya dititipkan kepada Erdian Aji Prihartanto atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Anji atau Manji, Putra menyatakan akan membagikan produk kecantikan yang sudah terlanjur diproduksi ke masyarakat secara gratis.

“Membagikan saja seluruh sisa produknya ke masyarakat gratis daripada menjadi penyebab keributan dan perselisihan. Dunia sementara, akhirat selamanya,” aku Putra Siregar dalam suratnya.

Baca juga:Sule Akan Nafkahi Anak Rp 25 Juta Per Bulan

Kepada sang istri, Septia Yetri, Putra Siregar meminta untuk segera menemui Shandy Purnamasari, Juragan 99 dan Maharani Kemala selaku pemilik MS Glow untuk kembali merajut hubungan persahabatan yang sempat merenggang setelah sempat berlopemik dengan saling melayangkan gugatan ke pengadilan.

“Sampaikan salam Ayah mau berdamai dan tidak mengharapkan uang serupiah pun kecuali perdamaian. Ayah mau semua baik baik saja,” kata Putra Siregar.

Melalui postingan Instagram, Septia mengatakan akan mengikuti apa yang sudah diputuskan dan diarahkan suaminya. Dia pun akan menghubungi Shandy Purnamasari, Juragan 99 dan Maharani Kemala agar polemik yang sempat terjadi benar-benar berakhir damai tidak ada lagi perseteruan ke depannya.

“Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, melalui postingan kali ini saya berharap diberikan kesempatan untuk bisa bertemu langsung dengan Mbak Maharani, Mbak Shandi dan Mas Gilang agar seluruh perselisihan yang terjadi saat ini dapat diselesaikan secara damai dan penuh rasa kekeluargaan,” tulis Septia.

“Saya juga akan berusaha menghubungi secara langsung karena memang yang terbaik ketemu langsung. Postingan ini sebagai bentuk komitmen transparansi kami bahwa memang dari dulu kami berusaha berdamai dan sesuai dari awal pembicaraan siap menutup Perusahaan Pstore glow dan kami mendoakan yang terbaik untuk MS Glow ke depannya,” imbuhnya.

Permasalahan bermula setelah Putra Siregar yang selama ini dikenal memiliki usaha di bidang gadget dan sukses besar tiba-tiba membuat perusahaan bergerak di bidang kecantikan diberi nama PS Glow. Juragan 99 merasa perusahaan kosmetik milik Putra Siregar memiliki kemiripan mulai dari nama, warna, desain dan yang lainnya, yang sudah ada lebih dulu.

MS Glow Juragan 99 lantas melayangkan gugatan ke PN Medan dan memenangkannya. Pada sisi lain, Putra Siregar selaku pemilik PS Glow tidak tinggal diam. Dia juga melayangkan gugatan ke Pengadilan Niaga Surabaya dan memenangkan dirinya.

Setelah kedua belah pihak memperoleh kemenangan di pengadilan, keduanya sama-sama mengupayakan langkah hukum tahap lanjut dengan berperkara di Mahkamah Agung. Kasus ini kini masih bergulir di MA. (*)

Reporter: jpgroup

Awal Agustus, 187 Sapi di Tanjungpinang akan Divaksin PMK

0
Sapi milik perternak akan divaksin PMK pada awal Agustus 2022, F.Peri Irawan

batampos- Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang persiapkan sebanyak 187 ekor sapi untuk divaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Medic Veteriner Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang, Onty Maltasari mengatakan usai rapat dengan Pemprov Kepri pada Rabu (20/7) kemarin sudah sepakn akan dilakukan vaksinasi hewan ternak pada 1 Agustus 2022 besok.

“Kami sudah lakukan pendataan hewan penerima vaksin dan terdata sebanyak 187 ekor sapi, kita akan periksa kondisi kesehatan dan reproduksinya secara khusus,” kata Onty, Jumat (22/7).

BACA JUGA: Pemkab Karimun Sebut Semua Sapi Kurban Bebas PMK, Hanya 1 yang….

Selain sosialisasi secara langsung ke rumah warga pemilik ternak, dikatakan Onty juga akan dilakukan sosialisasi yang difasilitasi oleh pihak kepolisian dan Pemprov Kepri.

“Tahapanya untuk 187 sapi itu akan dilakukan selama beberapa hari yang dimulai pada awal bulan depan,” ujarnya.

Dalam satu hari minimal harus bisa divaksin sebanyak 100 ekor sapi, karena saat vaksinya sudah dibuka maka harus digunakan pada hari yang sama.

Kegiatan akan dilaksanakan sesuai data yang ada, tersebar di Kecamatan Tanjungpinang Timur, Bukit Bestari dan Tanjungpinang Kota.

“Ternak tersebar pada tiga lokasi itu, nanti secara merata petugas akan dibagi. Akan ada tiga tim yang turun langsung nantinya,” kata Onty.

Untuk kriteria sapi yang akan divaksin, Onty menambahkan adalah sapi yang dalam keadaan sehat, tidak dalam keadaan bunting dan berusia diatas 3 bulan.

“Nanti jika hewan itu akan dipotong dalam waktu dekat maka sebaiknya tidak divaksi,” tambahnya. (*)

 

Reporter : Peri Irawan

 

Ketika Gwen, Cucu Mensos, Menyapa Annisa, Bocah Asal Aceh

0

batampos -“Hallo, namaku Gwen. Namamu siapa?”, sapa Gwen.

“Aku Nisa”, jawab Nisa sembari tersenyum dan menyambut uluran tangan Gwen.

Annisa Tulzhanah bocah asal Aceh. Rona muka Annisa, 7, nampak ceria. Gadis asal Aceh ini kedatangan tamu spesial. Gwen, namanya.

Gadis ramah yang menyapa Nisa, nama panjangnya Gwen Syareefa Benardi. Bocah 6 tahun itu datang di Sentra “Mulya Jaya” Jakarta tidak sendiri. Di belakangnya ada Menteri Sosial Tri Rismaharini. Ya, Gwen tak lain adalah cucu Mensos.

Kedatangan Gwen rupanya membawa kebahagiaan tersendiri untuk Nisa. Selain menjenguk, Gwen juga datang untuk berbagi, dengan menyerahkan beberapa hadiah untuk Nisa. Ada sepeda, boneka, mainan plastisin, alat keperluan sekolah, hingga kebutuhan dasar untuk Nisa.

Saat Gwen memberikan mainan, Nisa langsung mengajak Gwen untuk bermain bersama. Nisa langsung menaiki sepeda, dibantu oleh Gwen. Tidak butuh waktu lama, Nisa dan Gwen langsung akrab dan memainkan permainan lain.

Mereka bersama “memasak” makanan mainan dari plastisin. Di tengah bermain, Gwen tidak lupa memberikan semangat kepada Nisa. “Cepat sembuh ya Nisa, kamu harus semangat”, ujar Gwen.

Sudah beberapa hari Nisa berada di Sentra “Mulya Jaya” Jakarta. Bocah asal Aceh ini sedang menunggu perawatan medis untuk mengatasi sakit jantung yang dideritanya.

Melalui kedatangan Gwen, diharapkan bisa menumbuhkan kepedulian dari anak – anak. Sehingga mereka dapat saling memotivasi memberikan semangat, terutama kepada anak yang sedang sakit. Perasaan kasih sayang dan kepedulian penting ditanamkan sejak usia dini.

Suasana penuh keceriaan ini membuat ibunda Nisa, Sudaryani, terharu dengan kepedulian dan kasih sayang yang diberikan oleh Gwen.

“Perasaan saya campur aduk, senang, masih banyak yang peduli dan sayang pada Nisa. Annisa enggak sendiri”, ungkap Sudaryani sambil menangis haru.

“Mudah – mudahan Nisa terus semangat menjalani pengobatan,,” kata Sudaryani, penuh harap.

Sebelum mendapat rujukan ke Jakarta, Nisa dirawat di RS Zainal Abidin Aceh. Kondisi perekonomian keluarga Nisa tidak memungkinkan untuk melanjutkan pengobatan di Jakarta. Namun, TKSK di tempat Nisa tinggal segera merespon kesulitan yang dialami Nisa, dengan mengkoordinasikan kepada Sentra “Daarusa’adah” Aceh, yang berada di bawah naungan Kemensos.

Sentra “Daarusa’adah” Aceh melakukan asesmen dan memberikan pendampingan, bantuan pengobatan, bantuan pemenuhan dasar kepada Nisa, hingga kini ia bisa tiba di Jakarta untuk melanjutkan pengobatan.

Selain itu, kedua orangtua Nisa yang sebelumnya bekerja di kebun untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari, juga dibantu dengan bantuan modal usaha.

“Bantuan pendampingan tentu saja ada, pengobatan. Kemudian Bantuan ATENSI berupa bantuan nutrisi, pakaian sehari – hari, juga mainan – mainan, dan modal usaha bagi bapaknya untuk menambah pendapatannya,” kata Kepala Sentra “Daarusa’adah” Aceh Susi Mulyati.

Selanjutnya, Kementerian Sosial akan terus melakukan pendampingan selama proses pengobatan hingga Nisa pulih. Sehingga Nissa dapat kembali bersekolah, bermain, dan kembali ceria. (*)

154 Atlet Wakili Bintan dalam Popda Kepri Ke-VIII di Bintan

0
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan foto bersama kontingen Kabupaten Bintan yang akan bertanding pada Popda Popda) Kepri Ke-VIII tahun 2022 saat pelepasan kontingen di Aula Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Jumat (22/7). F.Adi

batampos- Sebanyak 154 atlet yang terdiri dari pelajar SD, SMP dan SMA di Bintan akan mewakili Kabupaten Bintan dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kepri Ke-VIII tahun 2022.

Perhelatan olahraga pelajar ini akan mempertandingkan 9 cabang olahraga (cabor) dan dilaksanakan di Kabupaten Bintan mulai 25-30 Juli mendatang,

Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan usai melepas kontingen Kabupaten Bintan di aula Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Jumat (22/7) siang mengapresiasi semangat kontingen yang akan bertanding dalam Popda Kepri mendatang.

“Luar biasa saya melihat semangat hari ini,” kata Roby.

Roby berpesan kepada kontingen Bintan yang akan bertanding untuk terus menjaga semangat.

BACA JUGA: Popda Kepri Ke-VIII Digelar di Kabupaten Bintan, 9 Cabor Bakal Dipertandingkan, Ini Tanggal Mainnya

“Ingat, semangatnya jangan hari ini lalu habis, semangat ini terus berlanjut sampai akhir pertandingan bahkan sampai event-event selanjutnya,’ kata Roby.

Roby menambahkan bahwa target yang ingin dicapai adalah maksimal. Menang atau pun kalah, itu semua akan menjadi pelajaran dan pengalaman berharga, terlebih bagi bibit-bibit muda yang masih punya banyak kesempatan untuk menunjukkan kemampuan diri.

“Yang paling utama, jangan pernah lupakan Yang Maha Kuasa, jangan lupakan restu orang tua, selanjutnya usaha semaksimal mungkin. Hasil akhirnya kita terima bersama,” tambah Roby.

Roby juga berpesan agar seluruh atlet mampu menunjukkan sportivitas dan nilai budaya yang ada di Bintan tatkala berbaur dengan kontingen kabupaten/kota lainnya.

“Saya harap agar seluruh kontingen nantinya bisa membawa kesan yang baik tatkala pulang dari Bintan,” harap Roby. (*)

 

Reporter: Slamet Nofasusanto

 

Gubkepri Serahkan Insentif RT/RW dan Posyandu serta Bantuan Transportasi Siswa Tahap II di Batam

0
Gubkepri Ansar Ahmad berfoto dengan dua pelajar Batam saat penyerahan insentif RT RW dan biaya transportasi pelajar Batam untuk tahap dua di Tanjungpiayu, Jumat (22/7).

batampos – Gubkepri Ansar Ahmad kembali menyerahkan bantuan insentif untuk Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) masing-masing senilai 1,2 juta, bantuan operasional senilai 5 Juta untuk masing-masing Posyandu serta Bantuan senilai 296 juta untuk transportasi bagi siswa SMAN 11 Kota Batam Se-Kecamatan Sei Beduk dan Sekupang Kota Batam di Lapangan Futsal Perumahan Buana Garden Tanjung Piayu, Sei Beduk Batam, Jumat (22/07).

Ini adalah kali kedua Gubernur Ansar memberikan bantuan ini di Kota Batam setelah sebelumnya pada Selasa (21/06/2022) yang lalu, juga diberikan bantuan insentif di Hotel Golden View dan SMKN 01, Batu Aji, Batam.

Selain di Batam, bantuan insentif untuk RT/RW, Operasional Posyandu serta Penyerahan Bantuan Transportasi Laut Siswa Tahun Anggaran 2022 juga telah dilakukan di Kabupaten Karimun, Kabupaten Lingga, Kabupaten Bintan, Kota Tanjungpinang dan terakhir ketika Kunjungan ke Kabupaten Kepulauan Anambas, Gubernur Ansar juga memberikan bantuan serupa di Palmatak, Tarempa dan Jemaja.

Gubernur Ansar mengatakan pemberian bantuan untuk RT dan RW merupakan hal yang wajar karena kerja keras mereka membantu Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Batam dalam melakukan pembinaan ke masyarakat selama masa pandemi Covid-19.

Namun Gubernur Ansar juga meminta maaf kepada perangkat RT/RW di Batam karena rencana pemberian bantuan kendaraan roda dua belum dapat direalisasikan. Gubernur Ansar mengaku telah berkonsultasi dengan Kemendagri terkait bantuan tersebut, namun terganjal perihal mobilisasi aset.

“Karena RT dan RW akan terus mengalami pergantian sehingga terkait aset sepeda motor akan berpotensi bermasalah nantinya, yang juga beresiko menyeret perangkat RT dan RW ke masalah hukum. Namun janji tetap kita realisasikan, meskipun dalam bentuk lain” jelas Gubernur

Sementara untuk bantuan posyandu, Gubernur Ansar mengatakan posyandu sebagai pelayan kesehatan tingkat dasar untuk masyarakat sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau khususnya dalam pelayanan imunisasi serta pemenuhan gizi anak-anak guna meminimalisir kasus stunting di Kepulauan Riau.

“Gunakan bantuan ini dengan baik untuk perbaikan performance Posyandu dan menekan angka stunting dengan meningkatkan asupan gizi bagi anak-anak kita,” ujar Gubernur Ansar.

Kota Batam yang juga memiliki banyak sekolah di daerah pesisir pun diberikan bantuan transportasi laut untuk siswa dan siswi dari Pemerintah Provinsi Kepri. Sekolah yang mendapat bantuan transportasi laut adalah SMAN 11 Kota Batam.

“Bantuan ini kita berikan untuk mengurangi beban masyarakat bagi anak-anak yang membutuhkan bantuan transportasi dari rumah ke sekolah karena harus menyebrangi laut, dan ini kita berikan ke seluruh Provinsi Kepri,” tutur Gubernur Ansar.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua I DPRD Kepri Rizki Faisal, Anggota DPRD Kepri Ririn Warsiti, Sirajuddin Nur dan Wahyu Wahyudin, Staf Khusus Gubernur, beberapa OPD Pemerintah Provinsi Kepri, Kepala Disnaker Kota Batam Rudi Sakyakirti, Sekjen PWNU Kepri Kiyai Herianto serta perwakilan organisasi keagamaan, Kemasyarakatan, Kepemudaan serta Tokoh Masyarakat. (*)

Ruangan Laboratorium Komputer SMA Santa Maria Terbakar

0
Petugas memadamkan api di ruangan lab komputer SMA Santa Maria Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar

batampos- Ruang Laboratorium Komputer Sekolah Menengah Atas (SMA) Santa Maria terbakar, Jumat (22/7) sekitar pukul 17.30 WIB. Puluhan unit komputer yang berada di ruangan lantai II tersebut, ikut terbakar.

Mendapat informasi, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tanjungpinang langsung menuju lokasi kejadian yang berada di Jalan Batu Kucing Tanjungpinang.

Tiba di lokasi kebakaran, petugas langsung memadamkan api yang membakar ruangan tersebut. “Sudah selesai pemadaman. Ruang komputer yang terbakar,” kata Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat DPKP Tanjungpinang, Derry Ambari.

BACA JUGA: Lahan di Jalan Raya Busung, Lobam Terbakar

Belum diketahui penyebab munculnya api di ruangan komputer tersebut. Diduga kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun terdapat kerugian materi mencapai puluhan juta. (*)

Reporter: Yusnadi

Tanjunguncang Juara 1 Kelurahan Terbaik se-Kepri

0
lutrah tanjunguncang
Lurah Tanjunguncang, Tengku Akbar. Foto: Dokumentasi Pribadi untuk Batam Pos

batampos – Kelurahan Tanjunguncang, Batuaji, Kota Batam, ditetapkan sebagai kelurahan terbaik pada Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2022.

Lurah Tanjung Uncang, Tengku Akbar, mengatakan, pihaknya sangat bersyukur atas pencapaian tersebut.

“Ini tidak terlepas dari bantuan RT/RW, PKK, Posyandu, Karang Taruna, LPM dan kelurahan Tanjunguncang yang sangat aktif serta bahu membahu dalam membangun Tanjunguncang untuk lebih baik, sesuai dengan program dari wali kota Batam dan wakil wakil walikota Batam dalam membangun infrastruktur dan SDM,” ujarnya, Jumat (22/7/2022).

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Batam dan elemen di kelurahan Tanjunguncang atas hasil yang diperoleh tersebut.

“Ini hasil kita bersama dan mohon dukungannya kembali untuk di tingkat nasional,” paparnya.

Akbar mengatakan, perlombaan di tingkat Nasional direncanakan pada Agustus mendatang. Ia menjelaskan, tidak ada persiapan khusus untuk mengikuti perlombaan pada tingkat nasional.

“Karena apa yang kita sampaikan pada lomba di tingkat provinsi, itu juga yang akan diperlombakan ditingkat nasional nantinya” kata Akbar.

Sebelumnya Kelurahan Tanjunguncang menyabet juara Kelurahan terbaik Tingkat Kota Batam pada tahun 2022 yang dilaksanakan pada Mei 2022 lalu.

Keunggulan Kelurahan Tanjunguncang salah satunya yakni budidaya ikan air tawar yaitu ikan lele dan ikan nila dengan menggunakan sistem bioflok.

Kelurahan Tanjungucang ditetapkan sebagai juara pertama pada Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2022, berdasarkan surat sekretariat daerah Pemprov Kepri Nomor: 414.14/1659.1/DPMD Dukcapil-Set tanggal 19 Juli 2022 perihal pemenang lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2022.

Berikut daftar pemenang lomba desa dan kelurahan tingkat Provinsi Kepri tahun 2022:

1. Kelurahan Tanjung Uncang, Kota Batam, dengan perolehan poin sebesar 393
2. Kelurahan Batu IX, Kota Tanjungpinang, dengan perolehan poin 358
3. Kelurahan Sungai Lumpur, Kabupaten Lingga, dengan perolehan poin 348
4. Kelurahan Tanjung Permai, Kabupaten Bintan, dengan perolehan poin 347
5. Kelurahan Ranai Kota, Kabupaten Natuna, dengan perolehan poin 338

Sementara untuk desa terbaik yakni:

1. Desa Kampung Hilir, Kabupaten Bintan dengan perolehan poin 479
2. Desa Batu Kacang, Kabupaten Lingga dengan perolehan poin 476
3. Desa Limau Manis, Kabupaten Natuna dengan perolehan poin 452

Dengan hasil penilaian tersebut, Juara 1 Desa terbaik yaitu Desa Kampung Hilir Kabupaten Bintan dan Juara 1 Kelurahan Terbaik yaitu Kelurahan Tanjunguncang, Kota Batam, akan mewakili Provinsi Kepri pada lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Regional Tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada Agustus 2022 mendatang.

Reporter: Dalil Harahap

Kawasan Industri Panbil BERSINAR 

0
bnn bersinar
Kepala BNN RI, Komjen Petrus Golose (tengah) menekan tombol sebagai tanda penetapan Kawasan Industri Panbil Bersih Narkoba (Bersinar). Foto: Humas Polda Kepri

batampos – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar kegiatan bersih narkoba (Bersinar) di Kawasan Industri Panbil, Jumat (22/7/2022).

Kepala BNN RI, Komjen Petrus Golose, mengatakan, kegiatan ini bertujuan agar tidak ada penyelahgunaan narkoba di kawasan Industri Panbil. Sebab, penyalahgunaan narkoba berpotensi menurunkan produktivitas pekerja.

“Ini komitmen kita dalam memberantas narkoba,” kata dia.

Oleh sebab itu, kegiatan bersinar ini tidak hanya menyasar tempat-tempat industri. Tapi, seluruh lokasi atau tempat kegiatan masyarakat. Upaya ini demi menurunkan angka prevalensi pencandu narkoba.

“Hasil penelitian bersama Brin dan BPS l, penggunaan narkotika disebabkan lingkungan pertemanan. Sehingga sangat perlu diantisipasi,” ujarnya.

Di Kepri ada sebanyak 129 titik lokasi rawan penyakahgunaan narkoba. Lokasi-lokasi ini, juga menjadi bagian dari program bersinar.

Pandemi, kata Petrus tidak menghalangi pada bandar narkoba beroperasi. Pengiriman narkoba tetap dilakukan para bandar dari luar negeri.

“Narkoba adalah kejahatan yang terbesar dan musuh kita bersama,” tutur dia.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyambut baik program ini. Ia mengatakan Provinsi Kepri banyak memiliki kawasan industri terbesar dan strategis.

Saat pandemi, kawasan industri memberikan kontribusi yang sangat besar.

Ansar merasa sangat perlu pengawasan narkoba di kawasan industri. Sehingga, tidak ada narkoba yang beredar disana, dan industri terus memberikan kontribusi penuh terhadap perekonomian Kepri.

“Kawasan industri sudah banyak memberikan kontribusi yang sangat besar, dan ini perlu kita jaga. Dikawasan industri tidak menutup kemungkinan akan masuk peredaran narkoba,” ujar Ansar.

Ia berharap Provinsi Kepri bebas dari narkoba.(*)

Reporter: Fiska Juanda

Play sound