batampos – Gubernur Kepri telah mengambil keputusan terkait permintaan masyarakat Kota Batam untuk tetap mengakomodir anak-anak mereka ke SMA dan SMK Negeri.
SMA dan SMK diperkenankan untuk menambah kuota sesuai dengan daya tampung maksimal di masing-masing sekolah.
Kepala kantor Disdik Kepri Cabang Batam, Noor Muhammad, membenarkan keputusan gubernur tersebut.
Ia menjelaskan, sekolah yang mendapat alokasi penambahan kuota siswa di antaranya; SMAN 1, SMKN 5, SMAN 4 dan SMKN 1.
“Banyaknya (kuota tambahan), sesuai dengan kemampuan daya tampung maksimal. Ada yang sistem sisip ada yang penambahan lokal baru seperti di SMKN 1,” ujarnya, Senin (18/7/2022).
Diketahui di SMAN 1 Batam ada sekitar 300 siswa sekitar sekolah yang belum terakomodir dalam PPDB online lalu. Sekolah sudah menyusun skema penambahan siswa tersebut dan diputuskan untuk menerima lagi untuk dua rombongan belajar.
“Tapi yang daftar di sini yang diterima dan akan diseleksi ulang seperti seleksi awal. Artinya sistem zonasi dan nilai (prestasi) tetap diseleksi,” ujar Kepala SMAN 1 Batam Bahtiar.
Dua rombel siswa tambahan ini kata Bahtiar, nantinya akan disisipkan ke rombel-rombel yang sudah ada dengan jumlah maksimal siswa sekitar 50 orang per lokal.
“Untuk kelas 10 dan 11 nanti belajar shift karena memang lokal kita terbatas. Kelas untuk belajar hanya 27 ruangan. Lima ruangan belum bisa dipakai karena rusak berat. Sementara kita terapkan dulu sistem shift,” ujar Bahtiar.
Sementara untuk siswa yang juga tidak terakomodir dalam PPDB termin kedua ini, ia berharap agar orangtua tidak memaksanya lagi. Karena kuota daya tampung maksimal sudah terisi penuh.(*)
batampos – Ayah dan anak di Seibeduk kompak serang dan bacok pemilik warung dan pengunjung usai ditegur karena menggeber sepeda motor. Korbannya adalah Besron Sinaga, pemilik kedai, dan Andar Malau pengunjung kedai kopi.
Kedua korban sempat sekarat dengan luka bacokan di sekujur tubuh namun, kini berangsur pulih setelah mendapat perawatan medis di Rumah Sakit Camanta Sahidiya, Mukakuning.
Ayah dan anak pelaku pembacokan ini adalah Niko dan Yuda yang tak lain adalah tetangga dekat Besron. Bersama Dewa dan Wawan, ayah dan anak tersebut menyerang dan melukai kedua korban, Sabtu (9/7) malam.
Dalam keterangan pers Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Seibeduk AKP Betti menuturkan, pengeroyokan dan pembacokan ini bermula dari geberan sepeda motor yang dikendarai oleh Yuda dan Wawan.
Yuda yang keluar dari rumahnya bersama Wawan menggeber sepeda motor persis di depan kedai kopi korban. Melihat itu, korban lantas menegur dan meminta kedua pelaku untuk tidak lagi menggeber sepeda motor mereka.
Kedua pelaku yang masih remaja ini dengan enteng menjawab kalau sepeda motor mereka mogok sehingga tak bisa digeser lagi. Keduanya terus menggeber gas sepada motor mereka. Melihat situasi yang tak baik itu, Besron lantas berinisiatif mendorong sepeda motor kedua pelaku ke luar dari lokasi kedainya.
“Korban niatnya mau nolong mereka dorong sepeda motor yang katanya tak mau jalan tadi. Saat korban dorong, kedua pelaku malah duduk nonton dan merasa tersinggung,” ujar Betti, Senin (18/7).
Selang tak berapa lama, kedua pelaku tadi datang lagi dengan dua pelaku lain yang tak lain adalah ayah dari pelaku Yuda dan anggota keluarga mereka yang lain yakni Dewa. Tanpa banyak tanya keempat pelaku langsung meyerang kedua korban yang sedang santai di kedai kopi tadi.
“Sempat terjadi kejar-kejaran, tapi empat pelaku ini bawa sajam seperti samurai, pedang dan parang, kedua korban akhirnya dibacok,” ujar Betti.
Luka yang dialami kedua korban cukup parah dan untungnya masih bisa diselamatkan. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu langsung membawa kedua korban ke rumah sakit. “Dari rumah sakit baru kami terima laporan resminya. Pelaku kemudian kami tangkap dalam kurun waktu 1×24 jam. Semuanya sudah aman dan kasus ini ditangani sepenuhnya oleh kepolisian,” ujar Betti.
Dijelaskan Betti, kasus penyerangan ini sempat menyeruak ke isu SARA, namun polisi bertindak cepat dengan memanggil tetua dari kedua belah pihak untuk sama-sama menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian untuk proses hukum terhadap empat pelaku yang sudah diamankan tersebut.
“Alhamdulillah, bisa kita tangani dengan baik dan situasi aman terkendali,” ujar Betti. (*)
Menteri Luar Negeri Korea Selatan Park Jin dan Menlu Jepang Yoshimasa Hayashi bertemu di Tokyo, Jepang, Senin (18/7/2022). F. Kim Kyung-Hoon/Reutersl
batampos – Menteri Luar Negeri Korea Selatan Park Jin berkunjung ke Jepang, Senin (18/7/2022). Kunjungan ini guna rekonsiliasi terkait perselisihan sejarah antar dua negara itu.
Hubungan Korsel-Jepang terganggu selama bertahun-tahun akibat pendudukan Jepang di Korea pada 1910-1945 hingga kini yang memunculkan banyak perselisihan pada beragam isu, mulai dari kerja paksa selama perang hingga pengendalian ekspor.
Namun, kedua negara telah mengungkapkan keinginan mereka untuk meningkatkan hubungan.
Dalam kunjungan pertamanya ke ibu kota Jepang sejak Presiden Korsel Yoon Suk Yeol mulai bertugas pada Mei lalu, Park dijadwalkan akan bertemu Menlu Jepang Yoshimasa Hayashi di Tokyo hari ini.
Kepada pers, Park mengatakan dia akan menyampaikan kepada Jepang bahwa presiden memiliki keinginan kuat meningkatkan hubungan kedua negara.
Sekutu kedua negara itu, Amerika Serikat, telah menekan Korsel dan Jepang untuk memperbaiki hubungan guna memastikan kerja sama yang lebih baik pada isu-isu seperti Korea Utara dan Tiongkok.
Para pejabat Korsel berharap kunjungan tingkat tinggi itu akan diisi dengan pembicaraan untuk mencari terobosan dalam penyelesaian konflik, kendati ada kekhawatiran bahwa kematian mantan PM Jepang Shinzo Abe akan mengubah prioritas kebijakan Jepang.
Lawatan Park juga bertujuan membuka jalan bagi pembicaraan serius tentang isu-isu terkait kerja paksa, yang terhenti ketika Korsel diperintah oleh pendahulu Yoon, menurut seorang pejabat senior yang menangani kebijakan Jepang pekan lalu. (*)
Jahe banyak khasiat dan manfaatnya sebagai minuman herbal. (jawapos.com)
batampos – Selain kunyit dan jahe, teh hijau juga masuk dalam herbal antistres. Termasuk juga didalamnya jintan hitam, bawang merah, daun pegagan, sambiloto, dan cabai jawa.
Herbal ini mempunyai kapasitas menormalkan fungsi tubuh dan memperkuat sistem yang baru mengalami stres. Herbal tersebut terbukti punya efek protektif melawan berbagai gangguan lingkungan dan kondisi emosional. Artinya, herbal itu dapat meningkatkan kemampuan beradaptasi dan bertahan terhadap stres.
Kerjanya adalah memicu sistem otak, hormon, enzim, imunitas untuk menetralkan dampak stres, yaitu melalui pengaturan proses metabolis dan homeostasis.
Cara menggunakannya mudah, seperti minum satu cangkir teh hijau yang berkualitas baik setiap pagi. Produk kapsul ekstrak sambiloto dan ekstrak jintan hitam dapat menjadi pilihan dengan menaati aturan pakainya.
Menurut Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, jintan hitam sudah teruji sebagai pengendali imunitas tubuh. Bagian yang dipakai adalah bijinya yang sangat keras sehingga harus dihancurkan. Penghancuran menjadi bubuk memudahkan kelarutan zat kandungan.
Timokuinon adalah kandungan utama minyak atsiri biji jintan hitam. Publikasi penelitian 2021 oleh peneliti Iran menunjukkan pemakaian dalam pengobatan tradisional untuk asma, batuk, bronkitis, sesak dada, dan radang. Studi farmakologi membuktikan kerjanya sebagai antidiabetes, antibatuk, antioksidan, menjaga kesehatan otak, dan imunomodulator. Konsumsilah secara teratur dengan mengikuti petunjuk pemakaian pada label.
Kunyit, masih menurut Dr Mangestuti, adalah jenis rempah yang mendapatkan restu dari Badan Pengawasan Makanan Amerika karena keamanan penggunaannya. Khasiatnya sebagai antivirus mampu menurunkan angka replikasi virus.
Penelitian sudah dilakukan terhadap berbagai virus, termasuk virus hepatitis SARS coronavirus, influenza, human immunodeficiency virus (HIV), herpes simplex, dengue, dan chikungunya.
Studi komputatif oleh peneliti Indonesia dalam publikasinya tahun 2020 menyatakan, kerja kurkumin kandungan kunyit berlangsung melalui banyak jalur penghambatan perbanyakan dan infeksi virus. Sebanyak 1.000–2.500 mg serbuk kunyit per hari aman digunakan. Sebaiknya tidak perlu digunakan secara berlebihan.
Sementara itu, penuturan Dr Mangestuti, perhatian terhadap potensi kandungan jahe sebagai anti-Covid-19 membuahkan hasil. Hasil studi prediksi secara virtual khasiat kandungan gingerenone A, gingerol, geraniol, shogaol, zingiberene, zingiberenol, dan zingerone oleh peneliti Indonesia sudah dipublikasikan pada 2021.
Hasilnya menunjukkan kerjanya menghambat protein virus yang bisa terikat pada pintu masuk virus di reseptor tubuh manusia, yaitu ACE2 (angiotensin converting enzyme 2). Akibatnya, replikasi virus pun terhambat. Takaran 500–1.000 mg per hari serbuk jahe aman digunakan.
Cara pemakaian yang mudah adalah sebagai minuman wedang jahe. Penyiapannya mudah, yaitu cukup dengan merebus 10–15 cm irisan rimpang jahe gajah segar dalam 250 ml air di atas api berkekuatan sedang. Saring dan langsung diminum hangat tanpa penambahan gula, 200 ml setiap hari.
Penelitian aktivitas antivirus kandungan lada hitam sudah banyak dilakukan. Di antaranya, penelitian terhadap virus flu, dengue, dan Ebola. Uji virtual terhadap virus Covid-19 menunjukkan zat kandungan piperdardiine dan piperanine yang aktif. Studi lanjut masih diperlukan, tapi pemakaian sebagai bumbu masak sangat dianjurkan.
Kayu manis tidak hanya berbau wangi dan berasa manis. Khasiatnya untuk kesehatan juga mulai banyak mendapatkan perhatian. Studi ilmiah menunjukkan terdapatnya 23 jenis zat kimia, termasuk cinnamaldehyde (60,41 persen) dan eugenol (3,19 persen).
Khasiat yang sudah diteliti, antara lain, antibakteri, antiviral, antioksidan, imunomodulator, dan pelindung fungsi lambung. Penelitian kerjanya pada sistem imun juga sudah dilakukan peneliti Korea. Hasilnya menunjukkan khasiat sebagai imunomodulator. Pemanfaatannya adalah sebagai bumbu masak dan bahan pembuatan minuman herbal. (*)
Pebasket Indonesia Marques Terrell Bolden (tengah) melakukan ‘lay up’ ke ring tim nasional Arab Saudi dalam laga babak penyisihan Grup A FIBA Asia Cup 2022 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (12/7/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.
batampos – Indonesia akan menjalani laga playoff di kejuaraan FIBA Asia Cup 2022. Hari ini (18/7) di Istora Senayan, Merah Putih akan bertemu dengan tim Tiongkok.
Laga ini sangat penting. Bahkan bisa disebut pertandingan terbesar tim nasional basket Indonesia. Sebab jika menang, Indonesia akan melaju ke babak delapan besar. Jika masuk delapan besar, Indonesia bakal tampil di FIBA World Cup 2023. Kejuaraan tersebut rencananya dilangsungkan di Filipina–Jepang–Indonesia pada 25 Agustus–3 September tahun depan.
Pelatih Indonesia Milos Pejic paham betul pentingnya laga melawan timnas Tiongkok itu. Milos tak menampik adanya tekanan untuk bisa menang dan memastikan diri bermain di World Cup tahun depan.
Namun, juru taktik asal Serbia tersebut mengingatkan kepada anak asuhnya untuk bermain lepas.
’’Intinya, tekanan itu akan tetap ada. Namun, pendekatan kami untuk laga nanti juga sangat menentukan,’’ kata Milos. ’’Mental itu penting untuk laga sekelas fase gugur seperti ini,’’ tambah Milos.
Pelatih yang mengantarkan Satria Muda Pertamina Jakarta juara IBL 2021 itu diharapkan bisa kembali menciptakan sejarah bagi timnas basket Indonesia.
Sebelumnya, Milos berhasil mengantarkan Indonesia meraih medali emas untuk kali pertama di SEA Games ketika bertanding di Hanoi.
Cuma, FIBA Asia Cup disebutnya memiliki level yang berbeda dengan SEA Games yang hanya diikuti antarnegara di Asia Tenggara.
’’Ini level Asia. Dan Indonesia butuh laga-laga semacam ini agar bisa berkembang ke depannya. Kami harus mendekati level ini dan melawan tim-tim macam Australia, Korea, dan Tiongkok agar tahu sejauh apa kami berkembang,’’ ujar Milos.
Pemain Indonesia Andakara Prastawa menegaskan tak ingin lagi merasakan kekalahan. ’’Kami percaya diri untuk bisa rebut tiket ke World Cup,’’ ucap Pras –sapaan Andakara Prastawa. (*)
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (tengah) saat melepas kepulangan jamaah haji SOC 2 di Bandara Jeddah, Jumat (15/7/2022) (ANTARA/HO.MCH2022)
batampos – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas berharap kuota haji yang didapat Indonesia bisa lebih banyak lagi untuk tahun 2023. Untuk tahun ini kuota yang didapat sebesar 100.051 orang. Jumlah ini hanya sekitar 46 persen dari kuota normal yang diberikan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Mudah-mudahan kuota tahun depan naik. Berdasarkan informasi yang saya terima dari Menteri Haji, lebih banyak dari tahun ini,” ujar Yaqut, Senin (18/7).
Menag mengatakan, pihaknya terus berkomunikasi intensif dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah. Bahkan, kemungkinan akan ada kuota khusus untuk jemaah lanjut usia atau lansia.
“Berdasarkan informasi, akan ada kuota khusus untuk usia lanjut. Definisinya seperti apa kita tunggu penjelasan Saudi,” imbuhnya.
Kuota haji 2022 sebanyak 100.051 terdiri atas 92.825 kuota haji reguler dan 7.226 kuota haji khusus. Dalam lima tahun sebelumnya, kuota haji reguler Indonesia mencapai 155.200 (2015 dan 2016), 204.000 (2017 dan 2018), serta 214.000 (2019). (*)
batampos – Ini kisah tentang petani garam. Petani tradisional, pada umumnya, akan mengalirkan air laut ke pematang tambak untuk dikeringkan lalu menghasilkan kristal garam.
Nah, memasuki musim penghujan, proses ini akan terkendala, petani pun tidak dapat memproduksi garam.
Kementerian Sosial melihat kendala itu, dan tergerak untuk membantu. Kementerian yang dipimpin Tri Rismaharini ini meluncurkan Program Kewirausahaan Sosial (Prokus) bagi para petani garam di Desa Kusamba, Klungkung, Bali. Tujuannya tidak lain guna meningkatkan produksi, dengan memberikan bantuan (sistem) tunnel. Hal ini dimaksudkan agar petani garam tetap berdaya di musim kemarau, maupun penghujan.
Sistem tunnel, yakni sistem bertani dengan memanfaatkan lahan yang ada, dan menambahkan wadah tampungan dengan bantuan geoisolator dan penutup, yang dirangkai seperti lorong, atau disebut tunnel, menjadi alternatif. Sistem ini dapat membantu petani garam tetap berproduksi, meski hari sedang hujan.
Prokus pembuatan ladang garam dengan sistem tunnel ini merupakan bentuk kerja sama Kemensos dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Prokus tidak hanya memberikan bantuan dana, namun juga pendampingan.
Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Edi Suharto, didampingi Direktur Pemberdayaan Masyarakat Arif Nahari dan Direktur Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Kewirausahaan Sosial Juena Br. Sitepu, menyambut baik kolaborasi dan dukungan pihak ITS Surabaya dalam memberikan pendampingan dan pemberdayaan bagi petani garam Desa Kusamba.
Ia mengharapkan bantuan pembuatan ladang garam dengan sistem tunnel berdampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Pengembangan strategi peningkatan produksi garam, pemasaran dan kerja sama dalam membangun ekosistem bisnis berkelanjutan diharapkan dapat berdampak positif dan meningkatkan kesejahteraan bagi penerima manfaat dan masyarakat sekitar,” katanya dalam kegiatan sosialisasi Prokus di Kantor Bupati Klungkung.
Adapun, Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat, selaku perwakilan dari ITS Surabaya, bersama Ketua Kelompok Petani Garam ‘Sarining Segar’ Desa Kusamba, yang turut dihadirkan, menandatangani Berita Acara Serah Terima (BAST) Prokus bagi kelompok petani garam, berupa ladang garam tunnel. Penandatanganan disaksikan Dirjen Dayasos dan Bupati Klungkung.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengapresiasi bantuan yang diberikan Kemensos untuk pemberdayaan bagi masyarakat petani garam di daerahnya.
Adanya pembangunan tunnel, dikatakan Bupati, bermanfaat guna meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi garam kelompok petani garam.
“Harapan saya ke depan, produksi garam Desa Kusamba akan mampu bersaing di pasaran dan berdampak pada peningkatan perekonomian, serta kesejahteraan masyarakat Desa Kusamba,” harapnya.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Klungkung, Kelompok Petani Garam ‘Sarining Segar’ Desa Kusamba dan perwakilan dari ITS. (*)
Ilustrasi: Pembelajaran tatap muka di Batam. F.Cecep Mulyana
batampos – Dinas Pendidikan Provinsi Kepri memastikan aktifitas belajar tatap muka tetap berjalan 100 persen di Kkota Batam. Penyebaran Covid-19 yang disebutkan kembali naik belum berdampak dengan kebijakan belajar tatap muka yang sudah berjalan selama ini.
“Belum ada kebijakan terbaru. Saat ini tatap muka 100 persen masih berjalan,” ujar Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepri di Batam Noor Muhammad, Senin (18/7).
Seperti diketahui beberapa hari terakhir, pasien Covid-19 kembali bermunculan di kota Batam. Data dari Satgas terakhir ada 16 warga Batam yang terkonfirmasikan positif Covid-19. Meskipun pemerintah kembali mengetatkan penerapan protokol kesehatan, namun aktifitas belajar mengajar di sekolah tetap berjalan sebagai mana mestinya.
“Cuman kita kembali ingatkan Prokes. Prokes harus kembali diterapkan di sekolah,” ujar Noor.
Seperti diketahui, sekolah setingkat SMA dan SMK yang berada dibawa naungan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri sudah melalui proses PPDB. Saat ini siswa sudah melaksanakan aktifitas belajar di sekolah. Sekolah umumnya membludak dengan siswa baru dan untuk tetap memperhatikan prokes dan keefektifan belajar mengajar, sebagian sekolah membuka sistem belajar shift.
SMAN 1 Batam misalkan siswa kelas 10 dan 11 menggunakan sistem belajar shift demi menghindari penumpukan siswa di dalam satu lokal. “Karena satu lokal bisa sampai 50 orang,” ujar Kepala SMAN I Bahtiar. (*)
Lisa dengan tampilan gaya rambut seperti model kepang rambut Afrika dalam video klip ‘Money‘. (Soompi)
batampos – K-Pop banjir kritik dianggap melakukan perampasan budaya, profesor di Korea justru menyayangkan mengapa meniru budaya lain tanpa berpikir panjang akan menyinggung.
Industri K-Pop dianggap banyak pihak mampu mempersatukan berbagai lapisan masyarakat seiring penyebarannya yang masif dan memiliki barisan penggemar fanatik dari berbagai negara. Namun dalam beberapa tahun belakangan muncul masalah dalam industri K-Pop.
Budaya tersebut dianggap melakukan apropiasi budaya, alias perampasan budaya. Hal ini dinilai setelah beberapa aspek muncul dalam sejumlah video musik mereka. Misalnya pada tahun 2021, Lisa BLACKPINK mendapat kritikan dari para netizen dan Blink karena penampilannya mengepang rambut seperti model kepang rambut Afrika dalam video klip ‘Money‘. Demikian juga dengan video musik ‘Momoland‘ milik BAAM dikritik karena member-nya tampil dengan kostum stereotyical Mesir dan Meksiko.
Sejumlah video klip K-Pop lain juga melakukan apropriasi budaya seperti NCT lewat ‘Make A Wish‘. Grup EXO juga sempat mendapat kritikan disebut melakukan perampasan budaya.
Fenomena ini lantas mendapat perhatian dari Lee Gyu Tag , seorang profesor cultural studies dari Universitas George Mason Korea. Dalam penilaian sang profesor, perampasan budaya kerap terjadi dalam industri K-Pop berawal dari gagasan orang Korea yang ingin melihat budaya mereka berkembang di seluruh dunia akan tetapi tidak mempelajari tentang buduya dan negara lain dengan baik.
“Kurangnya timbal balik ini sering menjelaskan mengapa kita terus melihat apropriasi budaya dalam industri K-pop,” kata Lee Gyu Tag dalam sebuah wawancara dilansir dari Koreaboo.
Dalam pandangan sang profesor, industri K-pop sangat dipengaruhi oleh budaya Afrika- Amrika. Namun ironisnya tidak banyak orang Korea yang memiliki kepedulian pada budaya Afrika dan Amerika. Ketika menuai kritikan, biasanya mereka meminta maaf seperti yang sempat dilakukan oleh Lisa Blackpink setelah video klip ‘Money’ mendapat kritikan.
“Saya ragu para idol K-pop tahu banyak tentang akar Afrika- Amerika dari musik dan kostum yang mereka hadirkan,” jelas Lee Gyu Tag.
Dia lebih lanjut menjelaskan, orang Korea tidak terlalu memiliki kepekaan dalam hal kebudayayan lantaran mereka merupakan bangsa homogen di mana sebagian besar penduduknya berasal dari etnis yang sama.
“Sebagai negara yang relatif homogen, lebih sulit bagi orang Korea untuk memahami betapa berartinya budaya dan warisan kulit hitam bagi komunitas Afrika-Amerika. Mengapa meniru budaya lain tanpa berpikir panjang akan menyinggung,” keluh Lee Gyu Tag.
“Ada yang bilang orang Korea hanya peduli dengan Amerika Serikat, Jepang, dan Tiongkok. Tapi meskipun begitu, fokus utamanya adalah, ‘Apa yang mereka pikirkan tentang kita?’ Orang Korea juga tidak terlalu peduli untuk belajar tentang sejarah atau budaya Amerika, yang menjelaskan seringnya budaya Afrika-Amerika sering diambil,” imbuhnya. (*)
batampos – Memasuki pertengahan tahun, sederet drama Korea baru akan hadir menemani kamu. Dari drama romantis, komedi, misteri, sampai thriller, semuanya ada! Bulan ini juga akan menjadi drama comeback sejumlah aktor papan atas seperti So Ji-sub, Seo Ye-ji, Kang Ha-neul, dan Seo In-guk. Wah, jadi nggak sabar menantikan drama mereka! Save now, watch it later! (elv/c12/lai)
Netflix
Money Heist: Korea – Joint Economic Area
Ini dia salah satu drama Korea yang paling ditunggu. Remake dari drama kriminal Spanyol itu dibintangi sejumlah bintang besar seperti Yoo Ji-tae, Park Hae-soo, Jeon Jong-seo, Lee Won, dan Kim Jo-hoon. Money Heist: Korea mengambil latar di kawasan ekonomi bersama, antara Korea Utara dan Korea Selatan, yang direunifikasi setelah 80 tahun berpisah. Perampokan terjadi saat kedua negara bersiap untuk mencetak mata uang baru.
TVING
Yumi’s Cells 2
Habis putus sama Go Woong, Yumi dan sel-selnya kembali beraksi. Penonton diajak mengikuti kisah Yumi bersama kekasih barunya Yoo Bobby (Jin-young GOT7). Musim kedua membahas perkembangan dan pengalaman baru yang akan dialami Yumi. Tampilan Kim Go-eun pun berubah. Dari rambut pendek ke rambut panjang. Yang nggak kalah seru, bakal muncul sel-sel baru, lho. Anyway, kamu tim Woong atau Bobby?
TVN
Eat, Love, Kill
Drama unik berikut kombinasi antara romansa, misteri, dan fantasi. Berkisah tentang seorang pria yang tiba-tiba merasakan emosi yang dialami wanita yang nggak dikenalnya. Yeo Jin-goo akan memerankan seorang koki yang kehilangan adik kembarnya. Menariknya, itu merupakan reuni kedua pemeran utama dari drama Ja Myung Go dan The Reputable Family setelah 13 tahun lamanya.
KBS
Café Minamdang
Seorang mantan profiler kriminal Nam Han-joon (Seo In-guk) menjadi penipu. Dia menyamar sebagai peramal di toko Café Minamdang. Han-joon kemudian terlibat dengan detektif Han Jae-hee (Oh Yeon-seo). ’’Nam Han-joon canggung dan manusiawi karena dia bukan dukun sungguhan. Saya banyak belajar untuk mengucapkan kata-kata agar bisa menyihir dengan sempurna dan juga mencoba menunjukkan sifat friendly,’’ ungkap Seo In-guk melansir Soompi. Drama tersebut diangkat dari Webtoon dengan judul yang sama.
SBS
Why Her?
Oh Soo-jae (Seo Hyun-jin) adalah pengacara berbakat dan berhati dingin yang terobsesi mengejar kesuksesan. Dia menjadi mitra termuda di TK Law Firm, salah satu firma hukum terbaik di Korea. Tak terduga, Soo-jae terlibat kasus dan diturunkan menjadi asisten profesor di sekolah hukum. Di sana, dia bertemu Gong Chan (Hwang In-yeop), mahasiswa hukum yang rela melakukan apa saja untuknya.
“No Baper Nonton K-Drama!”
Reporter : Vany Aliffia
Editor : Agnes Dhamayanti
Pasti kalian pernah senyum – senyum sendiri atau nangis tersedu-sedu cuma karena nonton drama Korea? Kadang mikir gak sih kenapa ya bisa sebaper itu, padahal cuma cerita fiksi. Kira-kira gimana sih tips untuk persiapan agar nantinya ketika nonton drama Korea tidak baper? Yuk Simak! (*)
F. Dokumentasi Pribadi
Agnes Universitas Terbuka @anz_mca
D. Dokumentasi Pribadi
Drama Korea memang wajib ditonton, biasanya kalian bisa menontonnya di tv atau situs film online. Namun, ketika menontonnya harus rela menonton ber jam-jam. Alasan pastinya karena penasaran dengan jalan cerita sehingga menyebabkan nonton semua episode dalam 1 hari. Wow! Tapi terkadang juga bisa buat baper juga lho, nah menurutku tips agar tidak terlalu baper saat nonton nanti batasi jumlah episode, pintar – pintarlah mengalihkan pikiran negatif ke arah positif, self talk positif akan meminimalkan imajinasi yang berlebihan, dan habis nonton carilah kesibukan lain, beri ruang pikiran dan fisik untuk istirahat agar tidak terbawa perasaan. (*)
F. Dokumentasi Pribadi
Rachma Yulianti SMK Negeri 1 Palembang @rahmayulianti_1010
F. Dokumentasi Pribadi
Menonton drama Korea tidak ada habisnya akan membuat kita baper, karena tujuan kita menonton pastinya untuk mengusir bosan yang paling ampuh, eitss tapi ada trik nya loh agar nggak mudah baper dan cengeng. Hindari tema drakor yang nggak terlalu sedih dan menguras emosi, tanamkan ke pikiran kamu kalau drama ini rekayasa / fiksi, streaming bareng untuk menghilangkan rasa galau, boleh mencari kebahagiaan lewat drakor tapi hati dan pikiran harus tetap sehat dan dijaga guys. Jangan keasikan nonton kamu suka melewatkan waktu makan dan istirahat. (*)
F. Dokumentasi Pribadi
Siti Mutmainna SMA Swasta Bina Warga @dharmanastian
F. Dokumentasi Pribadi
Kamu hobi nonton drama Korea? Rasanya bikin sukses buat perasaan kamu campur aduk ya. Padahal kalau dipikir cerita serial barat juga nggak kalah bagus dan emosional. Nah tips menurutku, miliki mindset bahwa drama tersebut adalah fiktif. Lebih baik menonton drama on going kalau kamu mudah baper disarankan untuk lebih baik menonton drama on going dibandingkan drama marathon. Tontonlah bersama orang lain karena kehadirannya berguna untuk mencegah efek baper dan batasi jumlah episode jangan nonton sampai larut malam karena bisa membuat kesehatanmu down. (*)