batampos – Pemerintah mengubah targetnya dalam upaya menghapus kemiskinan ekstrem. Tak lagi di 2030, kemiskinan ekstrem harus nol persen pada 2024.
Merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan 2021 mencapai 9,71 persen atau 26,5 juta. Sementara, tingkat kemiskinan ekstrem mencapai 4 persen atau 10,86 juta jiwa.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan, jumlah kemiskinan ekstrem di Indonesia memang relatif kecil. Tetapi, menurutnya, jumlah yang kecil itu justru tidak menjamin lebih mudah diatasi.
Dia mengibatkan hal ini seperti nasi liwet. Di mana, kemiskinan ekstrem ini merupakan kerak dari nasi liwet tersebut yang justru paling sulit diambil atau dikerok.
“Karena dia kerak, maka daya ungkitnya membutuhkan energi sumber daya yang ekstra,” ujar Menko PMK pada acara Launching Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 Tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, di Kantor Kemenko PMK, pada Selasa (14/6).
Sebagai informasi, Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2022 Tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem telah ditetapkan pada tanggal 8 Juni 2022.
Inpres Nomor 4 Tahun 2022 telah mengamanatkan kepada 22 Kementerian, 6 Lembaga, dan Pemerintah Daerah (Gubernur/Bupati/Wali Kota) untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi dan kewenangan masing-masing untuk melakukan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Oleh sebab itu, lanjut dia, untuk mengentaskan kemiksinan ekstrem butuh kerja sama dan kekompakkan dari semua unsur terkait.
Lebih lanjut, dia mengatakan, agar tercapai target yang diharapkan, pemerintah telah berfokus pada sejumlah kegiatan kunci. Pertama, melalui bantuan sosial dan subsidi yaitu kelompok program/kegiatan dalam rangka mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin ekstrem.
Kedua, melalui pemberdayaan masyarakat dalam rangka peningkatan pendapatan masyarakat miskin ekstrem, Ketiga, pembangunan infrastruktur pelayanan dasar dalam rangka penurunan jumlah kantong-kantong kemiskinan.
“Dalam mengambil langkah-langkah tersebut harus dipastikan ketepatan sasaran dan integrasi program antar kementerian/lembaga dengan melibatkan peran serta masyarakat,” tuturnya. Dia berharap, dengan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan organisasi filantropi maka target penghapusan kemiskinan ekstrem 2024 bisa tercapai.
Kepala Staf Presiden Moeldoko menambahkan, masyarakat sangat sulit keluar dari lingkaran kemiskinan ekstrem ini. Bahkan seolah menikmati. “Karena sangat sulitnya untuk keluar,” katanya.
Karenanya, semua kementerian/lembaga akan serentak memberikan stimulan pada daerah-daerah yang berada di zona kemiskinan ekstrem. Pendekatan nantinya tak cukup dengan bansos, tapi juga diberikan pelatihan khusus untuk bisa betul-betul berdaya.
Dalam kesempatan launching itu hadir Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Kepala BPS Margo Yuwono, dan perwakilan dari kementerian lembaga lainnya. (*)
batampos – Kenaikan tarif listrik dipastikan tidak menyasar kepada masyarakat yang tidak mampu. Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana menuturkan, kenaikan tarif listrik per 1 Juli hanya dibebankan kepada golongan pelanggan rumah ekonomi mampu berdaya 3.500 VA ke atas (R2 dan R3) dan golongan Pemerintah (P1, P2, dan P3).
Rida menjelaskan, pengenaan tarif keekonomian ini hanya untuk sebagian golongan pelanggan non subsidi dari golongan pelanggan rumah tangga ekonomi mampu yang tidak seharusnya mendapat subsidi atau bantuan. Sementara itu, masyarakat kurang mampu tetap mendapatkan bantuan dari Pemerintah.
‘’Kita memerlukan tariff adjustment salah satunya dalam rangka untuk sharing burden dan kita sekaligus mengkoreksi bantuan Pemerintah agar lebih tetap sasaran, kita melakukan koreksi untuk lebih tepat sasaran dan lebih berkeadilan,’’ ujarnya.
Rida memastikan, penyesuaian tarif listrik tidak akan menyentuh masyarakat kurang mampu yang masih memperlukan bantuan Pemerintah. Untuk golongan R1 sampai 2.200 VA dipastikan tidak ada penyesuaian tarif.
Dia memerinci, kebijakan yang tariff adjustment itu diberlakukan kepada 2,5 juta atau 3 persen dari total pelanggan PT PLN (Persero). Keseluruhannya adalah golongan pelanggan non subsidi.
Seperti diketahui, sejak tahun 2017 pemerintah memutuskan tidak ada kenaikan tarif listrik dengan menghentikan automatic tariff adjustment. Kebijakan itu tentu menimbulkan konsekuensi.
Penghentian automatic tariff adjustment membuat pemerintah melalui PLN mengeluarkan subsidi Rp 243 triliun sejak 2017-2021. Belum lagi ditambah tahun 2022 yang sedang berjalan, dan ditambah lagi kompensasi Rp 94 triliun dengan tujuan untuk menjaga daya beli masayrakat dan mengendalikan inflasi agar tetap rendah.
Kondisi itu tentu mengharuskan adanya pemberian bantuan yang tepat sasaran. Yakni hanya kepada keluarga yang berhak menerima dan bukan golongan pelanggan rumah tangga mampu yang memiliki daya listrik 3500 VA s.d 5.500 VA (R2), 6.600 VA ke atas (R3). Total kompensasi yang tidak tepat sasaran mencapai Rp 4 triliun.
Rida menuturkan, data dari Badan Kebijakan Fiskal menunjukkan bahwa penyesuaian tarif listrik untuk golongan pelanggan R2, R3 dan pemerintah pada 1 Juli ini berdampak kecil terhadap inflasi, yakni sekitar 0,019 persen. Ia berharap dampak yang kecil terhadap inflasi tersebut dapat turut menjaga daya beli masyarakat.
‘’Ke depan kemungkinannya apabila sektor bisnis dan industri menengah dan besar telah pulih, dimungkinkan tarif tenaga listrik dapat kembali mengalami perubahan naik ataupun turun melihat perkembangan kurs, ICP, inflasi, dan HPB. Selain itu, efisiensi yang terus dilakukan PLN juga dapat menjadi pemicu turunnya tarif tenaga listrik,’’ jelas Rida.
Sekretaris Jenderal Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo) Edy Misero mengatakan bahwa kenaikan tarif dasar listrik (TDL) untuk golongan 3.500 VA ke atas akan berdampak pada pelaku usaha UMKM yang melakukan produksi di rumah (home industry). Menurut Edy, tak sedikit jumlah UMKM yang menggunakan listrik dengan tarif rumah tangga. ”Listrik menjadi salah satu parameter penting dalam produksi, baik sektor jasa atau barang. Jadi akan berdampak pada harga produksi,” ujar Edy.
Edy menambahkan, pelaku UMKM pun akan melakukan efisiensi sejalan dengan kenaikan tarif listrik saat ini. Terlebih bagi pelaku usaha makanan minuman yang menggunakan peralatan yang menggunakan listrik seperti kulkas, oven, kompor, dan pendingin ruangan.
Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani menilai bahwa kenaikan tarif dasar listrik di golongan 3500 VA ke atas belum akan berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi semester 2. Sebab, lanjut Hariyadi, meski masih di masa pandemi Covid-19, momen saat ini sudah tidak ada pembatasan sosial atau pelarangan perjalanan yang membuat pengusaha harus menutup sementara usahanya. “Jadi masih bisa tumbuh mungkin sedikit lambat,” lanjut Hariyadi.
Namun, Apindo memproyeksikan bahwa kenaikan tarif tersebut otomatis akan berdampak terhadap daya beli masyarakat. ”Selama tidak ada pembatasan sosial, produksi akan terus berjalan dengan penyesuaian biaya produksi dan harga jual,” tambahnya.
Head Of Center Food, Energy, and Sustainable Development Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Abra P.G. Talattov menyebut, kenaikan tarif listrik ini terlambat. Seharusnya sudah dilakukan ketika harga komoditas energi meningkat. Seperti minyak mentah maupun batu bara.
Sebab, PLN sebetulnya sudah diberikan mandat oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) nomor 3 tahun 2020. Aturan tersebut memperbolehkan PLN melakukan penyesuaian tarif bila terjadi perubahan terhadap 4 variabel. Yakni, nilai tukar US Dolar terhadap rupiah, Indonesia crude price, inflasi, dan harga patokan batubara.
“Nyatanya, sejak 2017 sampai 2021 tidak pernah dilakukan penambahan tarif ke pelanggan PLN non subsidi. Baru tahun ini,” ujar Abra saat dihubungi Jawa Pos, tadi malam.
Meski demikian, kenaikan tarif listrik tersebut relatif tidak signifikan meringankan beban fiskal pemerintah. Karena kedua kategori pelanggan itu hanya memiliki potensi penghematan kompensasi senilai Rp 1,5 triliun. Sedangkan, total kompensasi yang dikeluarkan pemerintah dari 2017 sampai 2021 sebesar Rp 94,2 triliun. “Ini sangat kecil. Jumlah yang terkena kenaikan biaya hanya 2,5 persen dari total pelanggan PLN,” imbuhnya.
Tapi paling tidak, lanjut Abra, keputusan pemerintah itu menjadi sinyal bahwa memang sudah waktunya melakukan rasionalisasi terhadap tarif dasar listrik non subsidi. Karena, golongan rumah tangga mampu menikmati sekitar 32 persen dari total dana kompensasi 2021. Sedangkan, paling besar adalah industri besar dengan 49,7 persen menikmati dana kompensasi 2021.
Memang, industri memiliki peran besar terhadap ekonomi. Seperti penyerapan tenaga kerja dan perpajakan. Namun, perlu juga mengevaluasi efektivitas performa sektor industri besar.
Abra mendorong pemerintah mengimplementasikan model kompensasi selektif terhadap industri besar. “Melalui integrasi data lintas kementrian/lembaga, penerima kompensasi listrik bisa dipilih berdasarkan indikator perkembangan bisnis, kontribusi pajak, dan penyerapan tenaga kerja,” jelasnya. (*)
batampos-Pemerintah Provinsi Kepri akan kembali merombat struktur pejabat esselon II di lingkungan Pemprov Kepri. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Adi Prihantara mengatakan, kebijakan tersebut akan dilakukan lewat open bidding atau lelang jabatan.
“Iya akan melakukan perubahan struktur pejabat esselon II, tapi hanya untuk isi yang kosong,” ujar Adi Prihantara di Aula Wan Seri Beni, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang belum lama ini.
Pejabat esselon I yang merupakan Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemprov Kepri tersebut menjelaskan, meskipun sudah ada rencana, namun pihaknya belum melakukan pembahasan lebih lanjut terkait rencana rotasi tersebut.
“Berita acaranya juga belum, dan laporan hasil evaluasinya itu juga belum dibahas. Tapi arah ke sana (rotasi) itu ada,” jelasnya.
BACA JUGA:
Masih kata Adi, pergantian pejabat yang akan dilakukan ini, untuk mengisi kekosongan posisi Kepala OPD yang pejabatnya akan pensiun dalam waktu dekat ini. Seperti, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Badan Kesatuan Bangsa, dan Politik (Kesbangpol), dan Asisten III Pemprov Kepri.
“Ada tiga yang kosong. Untuk mengisi kekosongan itu sementara kita akan menunjuk Plt atau Plh. Inikan prinsipnya supaya tidak terjadi kekosongan,” jelasnya lagi.
Kemudian, terkait pelaksanaan open bidding untuk mengisi ketiga posisi tersebut. Adi mengatakan, hal itu akan dilakukan secepatnya setelah mendapatkan rekomendasi dan petunjuk dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Karena open bidding adalah salah satu kebijakan untuk pengisian posisi tersebut.
“Mekanismenya selain open bidding adalah jobfit. Tentu, keduanya tetap harus mendapatkan rekomendasi dari KASN,” tutup Adi Prihantara.
Belum lama ini, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, ia akan memberikan peluang kepada pejabat manapun untuk mengikuti lelang jabatan. Menurutnya, ia selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di Pemprov Kepri tidak akan pilih-pilih dalam pelaksanaan open bidding yang akan digelar.
“Open bidding itu nantinya memang diperuntukkan bagi seluruh pejabat di kabupaten/kota dan juga di Pemprov Kepri. Pejabat dari daerah manapun di Provinsi Kepri ini yang memenuhi nilainya pasti kita pilih,” ujar Gubernur Ansar. (*)
Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia 2023 (Dok. PSSI)
batampos – Timnas Indonesia berhasil lolos ke putaran final Piala Asia 2023. Kepastian itu didapat setelah Indonesia menggulung Nepal dengan skor telak 7-0 pada laga terakhir Grup A kualifikasi. Dengan 6 poin dan selisih gol 7, Indonesia termasuk dalam 5 runner-up terbaik di kualifikasi. Hanya juara grup dan 5 runner-up terbaik yang berhak melaju ke Piala Asia 2023.
Juara Grup A menjadi milik Jordania yang meraih hasil sempurna yakni 9 poin. Pada laga terakhir, Jordania berhasil mengalahkan Kuwait dengan skor 3-0.
Lolosnya Indonesia selain menang telak 7-0 atas Nepal, juga tak lepas dari kekalahan Kuwait dari Jordania. Di klasemen akhir Grup A, Indonesia berada di posisi kedua dengan 6 poin di bawah Jordania yang mendulang 9 poin. Sementara, Kuwait berada di posisi ketiga dengan 3 poin.
Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Pasalnya, untuk pertama kali sejak 2007, Indonesia kembali tampil di putaran final Piala Asia. Ya, terakhir kali Merah Putih berkiprah di Piala Asia pada 2007. Dan, ini merupakan keikutsertaan Indonesia yang kelima.
Sebelumnya Indonesia lolos ke Piala Asia pada 1996, 2000, 2004, dan 2007 saat menjadi tuan rumah bersama Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Dari 4 keikutsertaan sebelumnya, Indonesia gagal melaju ke fase berikutnya.
Indonesia unggul cepat pada menit ke-6 lewat Dimas Drajad. Kartu merah yang diterima pemain Nepal, S Aryal, pada menit 33, membuat Indonesia tak terbendung dalam membangun serangan. Merah Putih menutup laga pada babak pertama dengan skor 2-0 setelah Witan Sulaeman mencetak gol pada menit 43.
Pada babak kedua, Indonesia memberondong gawang Nepal dan menghasilkan 5 gol. Masing-masing lewat Fachruddin Aryanto pada menit 54, Saddil Ramdani pada menit 55, Elkan Baggott menit 80, Witan pada menit 81, dan Marselino Ferdinan pada menit 90.
Hingga laga berakhir, gawang Indonesia tak mampu dibobol Nepal. Dan, kemenangan telak 7-0 atas Nepal memastikan tiket ke putaran final Piala Asia 2023.
SUSUNAN PEMAIN
Indonesia: Nadeo Argawinata, Pratama Arhan, Elkan Baggott, Fachruddin Aryanto, Rizky Ridho, Asnawi Mangkualam Bahar, Marc Klok, Ricky Kambuaya, Witan Sulaeman, Muhammad Dimas Drajad, Saddil Ramdani
Nepal: Deep Karki, Shiva Gurung, Bikash Tamang, Suman Aryal, Sunil Bal, Prince Karki, Arik Bista, Nir Kumar Rai, Pujan Uperkoti, Rajan Gurung, Santosh Tamang
batampos – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD memasuki tahap pengumuman, Selasa (14/6). Banyak anak yang tidak lolos PPDB karena berbagai alasan.
F. Dalil Harahap/Batam Pos Murid SDN 008 saat pulang sekolah, Selasa (14/6). Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SDN memasuki tahap pengumuman.
Kendala yang paling umum ditemui adalah umur yang belum genap tujuh tahun. Kendala lainnya, dokumen pelengkap PPDB seperti akta lahir dan alamat yang tidak sesuai.
Pantauan di lapangan, orangtua yang anaknya tak lolos PPDB umumnya kecewa. Mereka mengaku keberatan jika harus masuk ke sekolah swasta karena faktor biaya yang mahal.
Mereka pun ramai-ramai mencari solusi lain dengan berbagai cara.
Ada yang mendatangi sekolah yang dituju, menyampaikan ke perangkat RT/RW, komite sekolah, bahkan ada yang nekat ke kantor Dinas Pendidikan Kota Batam. Mereka umumnya berharap agar anaknya kembali diterima di sekolah yang didaftar sebelumnya.
”Kemarin RT/RW sudah minta data anak yang mau masuk SD, makanya hari ini saya coba informasi ke RT/RW semoga anak saya bisa diterima melalui kuota lainnya,” ujar Yusril, warga Sagulung Baru yang anaknya tak lolos PPDB di SDN 01 Sagulung.
Tekad dan usaha para orangtua yang anaknya tak lolos PPDB ini diapresiasi pihak sekolah. Namun, pihak sekolah belum bisa mengambil keputusan apapun sebab itu wewenang Disdik Kota Batam.
Pihak sekolah menyarankan agar anak-anak yang tak lolos PPDB bersama orangtuanya ke kantor Disdik Batam untuk mencari solusinya. ”Tak bisa kami ambil tindakan kalau tak ada instruksi. Tunggu ada keputusan dari Dinas dulu,” ujar seorang guru di SDN 01, Sagulung.
Meskipun banyak yang kecewa, namun proses penyampaian pengumuman PPDB ini berjalan aman dan tertib. Pihak kepolisian juga turun mengawasi di lokasi sekolah. Polsek Sagulung misalnya. Melapor tak ada gejolak yang berarti di lingkungan sekolah yang ada sepanjang hari kemarin.
”Aman, anggota siaga di lapangan,” ujar Kapolsek Sagulung, Iptu Nyoman Ananta Mahendra.
Walikota Batam Janji Siapkan Solusi
Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, berjanji menyiapkan solusi bagi anak yang tidak lolos seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang sekolah dasar (SD) negeri. Diperkirakan total anak yang tidak tertampung mencapai ribuan orang.
Ia mengatakan, setelah semua proses selesai, panitia sudah mengumumkan siswa yang diterima berdasarkan rencana daya tampung (RDT). Hasilnya, tentu tidak semua bisa tertampung, karena keterbatasan jumlah fasilitas yang tersedia.
”Nanti saya akan ambil kebijakan untuk mereka. Sekarang kan sudah diumumkan berdasarkan juknis yang sudah ada. Saya tunggu laporan Disdik, baru bisa saya petakan apa solusi untuk mereka ini,” ujarnya saat dijumpai di Mas-jid Agung, Batam Center, Senin (14/6).
Ia menegaskan, setiap masalah yang ada harus diselesaikan dan dicarikan solusi terbaik. Perkiraan ada sekitar seribu orang yang tidak lolos seleksi, karena kuota terbatas.
Untuk itu, setelah ini, pihaknya bersama Forkopimda akan duduk bersama dan membahas, serta mencarikan pemecahan masalah calon peserta didik yang tidak terakomodir tersebut.
”Selesaikan dulu tahap ini. Secepatnya akan dicarikan solusinya,” ujarnya.
Selanjutnya, usai tahap peng-umuman PPDB, siswa akan melanjutkan tahap pendaftaran ulang 16-18 Juni nanti. Sekolah membuka waktu dua hari untuk pengecekan berkas syarat untuk PPDB di masing-masing sekolah.
Ketua PPDB SD 010 Batam Kota, Mukhtar, mengatakan, pengumuman sudah ditempel di depan sekolah. Orangtua juga ada datang mengecek langsung atau melalui aplikasi pendaftaran.
”Alhamdulillah, setelah dibuka lima hari total siswa yang lolos 180 orang. Angka ini sesuai dengan RDT (rencana daya tampung) yang ada,” kata dia.
Berdasarkan hasil seleksi sebanyak 57 pendaftar tidak lolos seleksi. Hal ini didapatkan setelah panitia melakukan seleksi berdasarkan jalur yang telah ditentukan. Mereka yang tidak lolos sudah diberikan penjelasan.
”Kami sudah laporkan kepada Disdik, semoga ada jalan keluar bagi mereka yang tidak lolos ini. Kepada orangtua juga sudah kami sampaikan. Pihak sekolah berupaya melaksanakan seleksi sesuai dengan juknis,” terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sekolah yang ada hanya mampu menampung 11.564 Siswa. Sementara yang mendaftar mencapai 12.608 siswa. Dengan demikian, ada 1.044 tak tertampung di sekolah dasar negeri yang menunggu solusi. (*)
Reporter : Eusebius Sara | Yulitavia
Editor : RYAN AGUNG
batampos – Harga cabai terus merangkak naik di pasar. Seperti cabai setan yang menembus angka Rp 130 ribu per kilogram, Selasa (14/6). Cabe rawit dan sejenisnya juga sudah diangka Rp 100 ribu per kilogram.
Pantauan di sejumlah pasar basah di Batuaji dan Sagulung, yang stabil harganya hanya cabai hijau panjang yakni Rp 40 ribu per kilogram. Lonjakan harga cabai ini terjadi setiap hari. Dalam sepekan belakangan sudah lima kali naik harga. Cabai setan misalkan dari Rp 105 ribu terus merangkak naik dan sempat di angka Rp 130 ribu per kilogram.
“Naik terus setiap hari. Kadang kami pedagang ini juga kewalahan dengan keluhan pembeli. Cabe jadi kurang laris karena kemahalan,” ujar Nita, pedagang bumbu perlengkapan dapur di pasar basah SP Plaza, kemarin.
Kenaikan harga cabai ini disebutkan pedagang karena lonjakan harga pupuk yang mencapai 100 persen saat ini. Petani mengeluarkan banyak modal sehingga harus menaikan harga jual cabai. “Cabe dari Medan juga sama harganya sekarang. Biasanya lebih murah,” kata Nita lagi.
Tingginya harga cabai ini tentu jadi keluhan masyarakat terutama kaum ibu-ibu. Masyarakat menjerit sebab harga kebutuhan pokok lainnya juga masih tinggi saat ini. Minyak goreng kemasan misalkan masih diatas Rp 20 ribu per liter.
“Musim PPDB lagi, benar-benar pusing kami ibu-ibu ini. Anggaran untuk biaya sekolah anak juga mahal, harus dibebani lagi dengan lonjakan harga kebutuhan pokok seperti ini. Pusing memang,” keluh Heni, seorang ibu rumah tangga. (*)
batampos – Pengelola Pelabuhan Internasional Feri Batam center telah bersiap menghadapi lonjakan penum-pang atas kembali dibukanya pintu keluar masuk Harbour Front, Singapura, Rabu (15/6). Apalagi jumlah operasional kapal per harinya akan kembali seperti sediakala, yakni 43 trip.
General Manajer Operasional Pelabuhan Internasional Batam Center, Nika Astaga, menyatakan kesiapan pihaknya dalam menghadapi lonjakan penumpang di antaranya dari segi keamanan. Dimana sejak pandemi, jam operasional pelabuhan maksimal hanya sampai jam 7 malam. Namun jika HarbourFront dibuka, maka jam opera-sional akan diperpanjang hingga pukul 23.00 WIB.
”Biasaya jam 6-7 sore kami sudah tutup. Namun karena Harbour Front ini buka, dan trip kapal terakhir jam 10 malam, maka operasional pelabuhan pun semakin lama. Dan dari segi keamanan kami sudah siap dan sangat siap. Karena memang dari dulu kami sudah biasa menghadapi lonjakan penumpang,” jelas Nika, Selasa (14/6).
Mulai hari ini (15/6), jadwal operasional kapal setiap harinya menjadi 43 trip. Jumlah ini jauh meningkat diban-ding trip sebelumnya, yang hanya 16 trip. Namun jika dibanding sebelum pandemi, jumlah trip kapal itu masih dikatakan normal.
”Hari Selasa ini (kemarin, red) masih 16 trip. Karena Harbour Front buka, menjadi 43 trip. Balik ke normal seper-ti sebelum pandemi. Untuk jalur Harbour Front memang banyak, karena berangkat setiap jam. Untuk dermaga tunggu kapal, juga sudah siap,” terangnya.
Menurut Nika, selama dua minggu terakhir arus penumpang terus meningkat. Dari pertama pintu Singapura dan Malaysia dibuka yang hanya 600 penumpang kemudian naik menjadi 1.000. Saat ini rata-rata per hari sudah berkisar 2.500-3.000 penumpang.
”Bahkan saat akhir pekan kemarin , jumlah penumpang hampir 4.000 orang. Jumlah itu terbanyak selama pandemi. Dan kami yakin jika jalur Harbour Front dibuka akan lebih ramai lagi.”
Ditanya harga tiket, Nika tidak menanggapi. Menurutnya, itu bukan wewenang pengelola pelabuhan. Sebab pihaknya hanya sebagai penyedia fasilitas tempat. Apalagi harga tiket pastinya sudah jadi pertimbangan dari perusahaan kapal.
”Kalau soal harga tiket, itu bukan wewenang kami,” katanya.
Sementara, Kadisbudpar Kota Batam, Ardi Winata, mengapresiasi dibukanya pintu Harbour Front. Ia berharap, dibukanya kembali jalur yang menjadi pilihan utama tersebut bisa membangkitkan gairah pariwisata.
”Harapan kami sangat besar, wisman kembali seperti semula. Kami juga akan menyambut tamu Rabu (15/6) di Pelabuhan Internasional Feri Batam Center, sebagai filosofi bangkitnya pariwisata Batam. Jam 10.00 pagi,” pungkas Ardi. (*)
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. (Polri/Antara)
batampos – Korps Bhayangkara mengantisipasi potensi polarisasi masyarakat akibat pilpres 2024. Karena itu jauh-jauh hari sudah membentuk satuan tugas (satgas) yang bertugas mencegah politik identitas. Satgas itu akan memberikan edukasi, sosialisasi dan literasi untuk kampanye yang bermartabat.
Kadivhumas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, satgas gabungan dengan KPU, Bawaslu dan partai politik ini bertugas untuk mencegah politik identitas dan provokasi. Satgas ini akan melakukan sosialisasi, edukasi dan literasi kampanye dalam pilpres 2024. “Agar masyarakat bisa menjaga toleransi, etika, moderasi agama dan menjaga persatuan,” ungkapnya kemarin.
Untuk memperkuat, juga akan dilakukan focus group discussion (FGD) bersama elemen masyarakat. Dari tokoh masyarakat, agama, hingga pegiat media sosial juga diajak. “Menjaga kebhinekaan,” tuturnya.
Yang juga penting, Polri akan kembali mengaktifkan patroli siber. Dia menuturkan patroli siber ini akan memberikan peringatan terhadap setiap pihak yang menyebarkan konten provokasi. “Peringatan dulu,” terangnya.
Untuk penegakan hukum, lanjutnya, akan dilakukan ultimatum remedium atau hukum pidana akan menjadi jalan terakhir yang ditempuh. “Penegakan hukum jalan terakhir,” ujarnya.
Menjelang pilpres 2024, Polri akan menggelar Operasi Mantap Brata. Operasi tersebut akan dilaksanakan di tingkat Mabes Polri hingga polsek. Operasi itu akan bekerjasama dengan TNI dengan tujuan menjaga keamanan selama masa pilpres 2024. “Polri akan bersinergi dengan TNI, penyelenggara pemilu dan stakeholder,” urainya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan perlunya persiapan pengamanan pilpres 2024 lebih awal. Hal itu dikarenakan pilpres 2024 jauh lebih kompleks dari pemilu dan pilres sebelumnya. Sebab, dalam pilpres 2024 akan menggabungkan antara pilres dengan pilkada. Karena itu Korps Bhayangkara terus menyiapkan pengamanan walau waktu masih panjang. (*)
batampos – Sebanyak 12 tim nasional dan internasional mengikuti Duel Meet Batam Fighting Boxing yang digelar Pertina Batam, 9-12 Juni. Event ini digelar di Sasana Wira Boxing Camp.
Petinju Lionel Efraim didampingi bersama pelatih Rionando memamerkan medali yangdiraihnya dalam ajang Duel Meet Batam Fighting Boxing, di Sasana Wira Boxing Camp, Batam, Minggu (12/6). F. Pertina Batam untuk Batam Pos
12 tim yang menjadi peserta event ini adalah Kepri, Pulau Penang (Malaysia), Johor (Malaysia), Bekasi (Jawa Barat), Sumatera Barat, Pematang Siantar (Sumut), Surabaya (Jawa Timur), Kabupaten Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Rokan Hilir, dan Kuansing.
Ketua panitia pelaksana Rionando menjelaskan sebanyak dua kategori yang terbagi menjadi 10 kelas dipertandingkan di ajang ini. “Untuk kategori junior (2006-2007) mempertandingkan kelas 44 kg, kelas 50 kg, kelas 54 kg, dan kelas 54 kg putri,” urainya.
“Sedang untuk kategori youth (2004-2005) mempertandingkan kelas 46 kg, kelas 51 kg, kelas 54 kg, kelas 57 kg, kelas 60 kg, dan kelas 63 kg,” tambah pria yang akrab disapa Rio ini.
Dalam event ini, lanjut Rio, Kepri yang diwakili petinju Batam berhasil mempersembahkan hasil maksimal. “Kepri berhasil mengoleksi empat emas, satu perak, dan lima perunggu. Sedang Kepri B berhasil menyabet satu perunggu,” seru Rio.
Peringkat selanjutnya direbut oleh Kabupaten Kuansing Kuangsing yang memperoleh dua emas, dua perak, dan satu perunggu. Di bawahnya adalah Bekasi yang mengirimkan dua petinju dengan raihan dua emas. Kabupaten Rokan Hilir berhasil menyabet satu emas dan satu perak. Dan sumatera Barat berada di bawahnya dengan raihan satu emas, satu perak, dan dua perunggu.
“Sedang tim lainnya hanya mampu merebut medali perak dan perunggu,” tutup Rio. (*)
Hasil Akhir Pertandingan Duel Meet Batam Fighting Boxing
1. Lionel Efraim Silalahi: Emas Kelas 54 Kg Junior Putra
(Siswa SMP 56 Batam Kelas VIII)
2. Faiz Wira Catias: Emas Kelas 51 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas XI)
3. Vergino Samuel Barera Butar Butar: Emas Kelas 60 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas X)
4. Angga Rianter Manurung : Emas Kelas 63 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas XI)
5. Viona Florentina Tamba: Perak Kelas 54 Kg Junior Putri
(Siswa SMPN 25 Batam Kelas VIII)
6. Nathanael Jody Martua Butar Butar: Perunggu Kelas 44 Kg Junior Putra
(Siswa SMPN 56 Batam Kelas VIII)
7. Gilbert Raphael Silaban: Perunggu Kelas 44 Kg Junior Putra
(Siswa SDS Yos Sudarso Kelas V)
8. Andreas Moa Erik : Perunggu Kelas 50 Kg Junior Putra
(Siswa SMPN 56 Batam Kelas VIII)
9. Cristian Morety Samosir : Perunggu Kelas 46 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas XI)
10. Kumara Zaky : Perunggu Kelas 54 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas XI)
11. Abdullah Lategar : Perunggu Kelas 57 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas X)
batampos – Central Taekwondo Club (CTC) memberangkatkan empat atletnya untuk mengikuti kejuaraan kukkiwon dan training partner di Korea Selatan, Senin (13/6/2022). Ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas atlet taekwondo Batam.
Selain itu, juga dimaksudkan menjalani program latihan dengan target berlaga di ajang SEA Games. “Program ini dilaksanakan selama satu bulan. Dengan awal mengikuti kejuaraan, dan dilanjutkan dengan training partner bersama beberapa dojang di Korea Selatan,” jelas Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Batam, Eko Wahyu, Selasa (14/6/2022).
CTC, lanjutnya, mencanangkan target untuk bisa meloloskan atlet berlaga di ajang SEA Games. Ia mengatakan program ini akan dilaksanakan beberapa kali di masa mendatang.
“Ini adalah target jangka panjang dari CTC,” ucap Eko.
Empat atlet yang mengikuti kejuaraan Chuncheon Taekwondo Korea Open 2022 dan training parner adalah Michelle, Waldo Xavier, Evanda Sabrina, dan Winda Dwi Putri. Empat atlet ini didampingi oleh pelatih Kosasi Sumarli dan Oh Il Nam, dengan manajer tim, Nur Syariah.
untuk diketahui, Oh Il Nam adalah pelatih asal Korea Selatan yang kini menjadi salah satu pelatih CTC. Sebelum berangkat ke Korea Selatan, taekwondoin CTC berlatih dibawah bimbingan mantan juara dunia taekwondo ini selama tiga bulan.
Eko juga mengatakan empat atlet CTC ini akan berada di Korea Selatan selama tiga minggu. “Dan biaya baik itu untuk keberangkatan dan tinggal menjadi tanggungan pribadi,” tuturnya.
Ia berharap ke depan taekwondoin Batam bisa menjalani program serupa untuk bisa meningkatkan kemampuannya. “Tentu saja dengan bekerjasama dengan Pengprov TI, Dispora, KONI, dan pemangku kepentingan lainnya,” seru Eko.
Pengkot TI, lanjutnya, fokus dan mensupport upaya-upaya yang dilakukan untuk peningkatan prestasi taekwondoin Batam. “Ke depan akan terus bermunculan taekwondoin Batam yang bisa berlaga di kejuaraan nasional dan Internasional,” tegasnya.
Hal ini sejalan dengan target TI Batam untuk terus mencetak taekwondoin potensial. “Terutama yang bisa diorbitkan ke tingkat nasional dan internasional,” kata Eko.
Sejalan dengan itu, Pengkot TI Batam akan menggelar kejuaraan untuk mencari bibit-bibit taekwondoin di Batam dan Kepri. Kejuaraan yang bertajuk Oh Il Nam Taekwondo Open Championship 2022 ini akan digelar 22-24 Juli mendatang.
“Bertempat di Mitra Mall Batuaji, kejuaraan ini terbuka untuk taekwondoin dari seluruh Indonesia,” jelasnya.
Dua kategori akan diperlombakan di kejuaraan itu, yakni kyorugi (tanding) dan poomsae (jurus). “Untuk kyurogi dibagi menjadi dua jenis, yakni prestasi dan festival. Sedang poomsae hanya mempertandingkan kelas festival,” tutupnya. (*)