Kamis, 16 April 2026
Beranda blog Halaman 735

Truk ODOL Berkeliaran di Tengah Kota, Warga Minta Penertiban

0
Pemandangan berbahaya terlihat di Jalan Raja Isa, Rabu (19/11) sore. Sebuah truk pengangkut barang rongsokan melaju dari arah KDA menuju Kampung Air dengan muatan menjulang tinggi. Foto. M. Sya’ban/ Batam Pos

batampos – Pemandangan berbahaya terlihat di Jalan Raja Isa, Rabu (19/11) sore. Sebuah truk pengangkut barang rongsokan melaju dari arah KDA menuju Kampung Air dengan muatan menjulang tinggi. Tumpukan plastik dan besi bekas yang dibalut karung-karung besar itu tampak jelas overload dan over dimension, mengancam keselamatan pengguna jalan lain.

Muatan truk itu bahkan menyapu daun-daun pohon yang melintang di atas jalan. Ikatan karung terlihat longgar dan bergoyang setiap kali truk melewati guncangan kecil. Satu hentakan saja bisa membuat muatan jatuh dan mencelakai pengendara di belakangnya.

Yuni, pedagang yang sehari-hari berjualan di pinggir jalan, mengatakan pemandangan serupa sudah sering ia lihat.

Baca Juga: Membahayakan Pengguna Jalan, Truk ODOL di Batam Bikin Warga Resah

“Sering lewat truk begitu. Bawa rongsokan, plastik aqua, macam-macam. Sopirnya harus hati-hati, muatan begitu bisa membahayakan orang,” ujarnya.

Hardin, driver ojek online, bahkan mengaku hafal jam lewat truk-truk bermuatan raksasa itu.

“Pagi ada, siang ada, sore juga ada. Hampir setiap hari lewat sini. Muatannya berlebihan, takut ikatannya lepas terus jatuh bisa sebebkan kecelakaan,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun tangan menertibkan truk-truk bermuatan berlebih yang melintas di kawasan itu sebelum terjadi kecelakaan fatal. (*)

Reporter: M. Sya’ban

Artikel Truk ODOL Berkeliaran di Tengah Kota, Warga Minta Penertiban pertama kali tampil pada Metropolis.

Bupati Bintan Jadi Mentor PKN II, Tiga Proyek Inovasi ASN Dipuji

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan menjadi mentor dalam seminar Implementasi Proyek Perubahan pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIII di Kampus BPSDM Provinsi Jawa Barat pada Rabu (19/11). F. Zoko untuk Batam Pos.

batampos – Bupati Bintan Roby Kurniawan menjadi mentor dalam seminar Implementasi Proyek Perubahan pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIII di Kampus BPSDM Provinsi Jawa Barat, Rabu (19/11).

Dalam kegiatan itu, Roby membimbing tiga pejabat Pemkab Bintan: Kadis Kesehatan Retno Riswati, Kadis PUPRP Wan Affandi, dan Kadis LH Niken Wulandari.

Roby mengapresiasi proyek perubahan yang dihasilkan para peserta PKN dan berharap inovasi tersebut memperkuat kapasitas kepemimpinan ASN serta meningkatkan kualitas layanan publik.

“Saya apresiasi untuk ketiganya atas kerja keras dan semangat luar biasa yang melahirkan gagasan-gagasan inovatif. Semoga proyek perubahan ini membawa dampak nyata bagi masyarakat dan daerah dalam mewujudkan visi Bintan Juara,” ujarnya.

Ia menilai ketiga proyek tersebut sejalan dengan visi pembangunan Bintan, yakni SDM unggul dan percepatan pemerataan infrastruktur berwawasan lingkungan.

Retno Riswati mempresentasikan proyek Gebrak TBC (Gerakan Bersama Temukan TBC) yang berfokus pada percepatan penemuan kasus Tuberkulosis di masyarakat Bintan agar bisa segera ditangani secara medis.

Kemudian, Niken Wulandari membawa proyek Bintan BERSERI (Bintan Sustainable Living) yang mengusung inovasi pengelolaan sampah berkelanjutan dengan tiga pilar: regulasi, edukasi dan kolaborasi.

Program ini melahirkan Perbup Bintan Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pengurangan Plastik Sekali Pakai, serta kerja sama dengan Politeknik Bintan Cakrawala dan Seven Clean Seas.

Sementara itu, Wan Affandi mengusung proyek SILUBANG (Sistem Informasi Jalan Berlubang), platform digital untuk melaporkan kondisi jalan rusak secara cepat dan real time.

Sejak diluncurkan, SILUBANG telah diakses 877 kali, dengan laporan terbanyak dari Bintan Utara, Bintan Timur, dan Gunung Kijang. Beberapa titik sudah selesai diperbaiki, sebagian masih dikerjakan, dan sisanya dalam tahap validasi.

Seluruh proyek perubahan ini dinilai membawa manfaat nyata bagi daerah. Bupati Roby sejak lama mendorong setiap OPD di Pemkab Bintan agar memiliki inovasi unggulan sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Bupati Bintan Jadi Mentor PKN II, Tiga Proyek Inovasi ASN Dipuji pertama kali tampil pada Kepri.

BP Batam Bersihkan Gulma di Waduk Duriangkang, Jaga Kualitas Air

0
Aksi bersih-bersih waduk Duriangkang yang dikomandoi oleh Ariastuty Sirait. Foto. BP Batam untuk Batam Pos

batampos – BP Batam kembali melakukan aksi pembersihan gulma di Waduk Duriangkang pada Selasa (18/11), menyusul meningkatnya tekanan ekologis yang dialami waduk terbesar di Kota Batam tersebut.

Melalui Badan Usaha SPAM dan Fasling, pembersihan difokuskan pada penanganan eceng gondok serta putri malu yang dalam beberapa pekan terakhir terus menutupi permukaan air.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyebut, langkah ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi upaya strategis untuk menjaga keseimbangan ekosistem waduk. Pertumbuhan gulma yang tidak terkendali dapat mengganggu sirkulasi air, mengurangi kadar oksigen, hingga berpotensi menurunkan kualitas air baku.

Dia menjelaskan, Waduk Duriangkang memegang peran vital dalam penyediaan air bersih di Batam. Dengan cakupan luas wilayah tangkapan airnya, waduk ini menjadi tumpuan utama bagi sistem SPAM.

“Maka, ketika gulma mulai mendominasi permukaan, itu menjadi sinyal penting bahwa kondisi ekosistem sedang tertekan,” katanya.

Gulma air seperti ecng gondok cenderung berkembang cepat terutama pada musim-musim tertentu. Jika tidak dikendalikan, tanaman tersebut dapat membentuk hamparan tebal yang menghambat cahaya matahari menembus permukaan air. Kondisi itu memicu penurunan kualitas air serta mempercepat proses pendangkalan.

Selain dampak ekologis, keberadaan gulma juga mengganggu operasional pengolahan air karena menyulitkan proses pengambilan air baku. Hal inilah yang mendorong BP Batam untuk mengintensifkan pembersihan secara berkala, termasuk dengan mengerahkan personel khusus dari SPAM dan Fasling yang rutin memantau kondisi waduk.

Aksi pembersihan sebelumnya juga telah dilakukan di dua waduk lain, yakni Waduk Tembesi dan Rempang, sebagai bagian dari upaya menyeluruh menjaga stabilitas pasokan air di seluruh Batam. Tuty menyebut, tekanan ekologis tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan dapat muncul di berbagai waduk tergantung kombinasi faktor cuaca, lingkungan, dan aktivitas manusia.

Pmeliharaan ekosistem waduk tidak bisa hanya bergantung pada intervensi teknis. Edukasi publik dan kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam memastikan waduk tetap sehat.

“Kami mengajak seluruh komponen daerah dan masyarakat untuk terlibat merawat waduk-waduk yang menjadi sumber air kita,” katanya.

Ia menilai, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga daerah tangkapan air masih perlu diperkuat. Aktivitas di sekitar waduk, termasuk pembuangan limbah dan perubahan tutupan lahan, turut mempengaruhi tingkat kesuburan air dan mempercepat pertumbuhan gulma.

Melalui aksi pembersihan ini, BP Batam berharap dapat menstabilkan kondisi ekologis waduk sekaligus memastikan kualitas air baku tetap terjaga. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Bersihkan Gulma di Waduk Duriangkang, Jaga Kualitas Air pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Bersihkan Gulma di Waduk Duriangkang, Jaga Kualitas Air

0
Aksi bersih-bersih waduk Duriangkang yang dikomandoi oleh Ariastuty Sirait. Foto. BP Batam untuk Batam Pos

batampos – BP Batam kembali melakukan aksi pembersihan gulma di Waduk Duriangkang pada Selasa (18/11), menyusul meningkatnya tekanan ekologis yang dialami waduk terbesar di Kota Batam tersebut.

Melalui Badan Usaha SPAM dan Fasling, pembersihan difokuskan pada penanganan eceng gondok serta putri malu yang dalam beberapa pekan terakhir terus menutupi permukaan air.

Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyebut, langkah ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi upaya strategis untuk menjaga keseimbangan ekosistem waduk. Pertumbuhan gulma yang tidak terkendali dapat mengganggu sirkulasi air, mengurangi kadar oksigen, hingga berpotensi menurunkan kualitas air baku.

Dia menjelaskan, Waduk Duriangkang memegang peran vital dalam penyediaan air bersih di Batam. Dengan cakupan luas wilayah tangkapan airnya, waduk ini menjadi tumpuan utama bagi sistem SPAM.

“Maka, ketika gulma mulai mendominasi permukaan, itu menjadi sinyal penting bahwa kondisi ekosistem sedang tertekan,” katanya.

Gulma air seperti ecng gondok cenderung berkembang cepat terutama pada musim-musim tertentu. Jika tidak dikendalikan, tanaman tersebut dapat membentuk hamparan tebal yang menghambat cahaya matahari menembus permukaan air. Kondisi itu memicu penurunan kualitas air serta mempercepat proses pendangkalan.

Selain dampak ekologis, keberadaan gulma juga mengganggu operasional pengolahan air karena menyulitkan proses pengambilan air baku. Hal inilah yang mendorong BP Batam untuk mengintensifkan pembersihan secara berkala, termasuk dengan mengerahkan personel khusus dari SPAM dan Fasling yang rutin memantau kondisi waduk.

Aksi pembersihan sebelumnya juga telah dilakukan di dua waduk lain, yakni Waduk Tembesi dan Rempang, sebagai bagian dari upaya menyeluruh menjaga stabilitas pasokan air di seluruh Batam. Tuty menyebut, tekanan ekologis tidak hanya terjadi di satu titik, melainkan dapat muncul di berbagai waduk tergantung kombinasi faktor cuaca, lingkungan, dan aktivitas manusia.

Pmeliharaan ekosistem waduk tidak bisa hanya bergantung pada intervensi teknis. Edukasi publik dan kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam memastikan waduk tetap sehat.

“Kami mengajak seluruh komponen daerah dan masyarakat untuk terlibat merawat waduk-waduk yang menjadi sumber air kita,” katanya.

Ia menilai, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga daerah tangkapan air masih perlu diperkuat. Aktivitas di sekitar waduk, termasuk pembuangan limbah dan perubahan tutupan lahan, turut mempengaruhi tingkat kesuburan air dan mempercepat pertumbuhan gulma.

Melalui aksi pembersihan ini, BP Batam berharap dapat menstabilkan kondisi ekologis waduk sekaligus memastikan kualitas air baku tetap terjaga. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Bersihkan Gulma di Waduk Duriangkang, Jaga Kualitas Air pertama kali tampil pada Metropolis.

Belanja Pegawai Anambas Diproyeksi Naik 18 Persen, DPRD Minta Evaluasi

0
Bupati Anambas, Aneng saat melantik pejabat, beberapa waktu lalu. Dalam waktu dekat Aneng segera evaluasi TPP ASN agar pembangunan tetap berjalan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Rencana belanja daerah Kabupaten Kepulauan Anambas tahun anggaran 2026 mulai dibahas lebih awal. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Anambas ingin memastikan seluruh program berjalan tanpa terkendala persoalan anggaran di tahun mendatang.

Salah satu isu yang mencuri perhatian adalah naiknya porsi belanja pegawai pada 2026. Anggaran belanja pegawai diproyeksikan tumbuh 18 persen atau sekitar Rp545 miliar. Jumlah tersebut hampir setengah dari total rancangan APBD 2026 yang hanya Rp966 miliar.

Kondisi itu membuat legislatif memberi perhatian serius. Anggota DPRD Anambas, Hino Faisal, menyoroti kenaikan tersebut karena mencakup gaji ASN, tunjangan, dan tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Menurut Hino, kenaikan anggaran terasa tidak tepat di tengah situasi keuangan daerah yang tidak stabil. Terlebih, dana Transfer Keuangan Daerah (TKD) diperkirakan turun pada 2026, sementara pendapatan daerah hanya naik sekitar 1 persen.

Ia menilai peningkatan belanja pegawai berpotensi mempersempit ruang fiskal dan perlu dievaluasi sebelum APBD disahkan.

“Kami menilai jika peningkatan belanja pegawai ini harus diimbangi dengan peningkatan kinerja birokrasi dan pelayanan publik agar tidak membebani APBD tanpa dampak signifikan kepada masyarakat,” ujar Hino Faisal, Rabu (19/11).

Politisi Partai Demokrat itu juga mengingatkan agar kenaikan belanja pegawai tidak memangkas porsi belanja modal yang berkaitan langsung dengan pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.

“Belanja pegawai boleh naik, tapi jangan sampai pembangunan ikut tersendat. APBD harus tetap memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bukan habis untuk biaya rutin,” tegas Hino.

Menanggapi sorotan tersebut, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menjelaskan bahwa kenaikan belanja pegawai tidak terhindarkan karena penyesuaian gaji dan tunjangan ASN, termasuk pegawai dari pengangkatan PPPK.

“Kita coba menjaga agar kenaikan pos belanja pegawai ini tidak mengganggu fiskal pembangunan,” kata Aneng.

Pemkab, lanjut Aneng, telah menyiapkan sejumlah langkah pengendalian, seperti penataan sumber daya aparatur dan redistribusi pegawai sesuai kebutuhan. Pemerintah juga akan meninjau besaran TPP agar selaras dengan kinerja dan kemampuan fiskal.

Ia menegaskan komitmen untuk menjaga proporsi belanja modal dan belanja publik agar tidak tergerus pembiayaan pegawai. “Kita juga akan efisiensi pada belanja operasional lainnya,” tutupnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Belanja Pegawai Anambas Diproyeksi Naik 18 Persen, DPRD Minta Evaluasi pertama kali tampil pada Kepri.

BPS: Mobilitas Penumpang Batam September 2025 Fluktuatif, Aktivitas Ekonomi Tetap Stabil

0
Ilustrasi. Suasana di Bandara Hang Nadim Batam. BPS Kota Batam mencatat mobilitas penumpang udara dan laut sepanjang September 2025 mengalami fluktuasi. Foto. Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam mencatat mobilitas penumpang udara dan laut sepanjang September 2025 mengalami fluktuasi. Meski ada penurunan pada sejumlah sektor, BPS menegaskan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat masih berada pada level stabil.

Kepala BPS Kota Batam, Eko Aprianto, mengatakan kenaikan pada transportasi udara domestik menjadi indikator bahwa mobilitas antarwilayah terus menguat. Sepanjang September, jumlah penumpang datang melalui jalur udara domestik mencapai 147.858 orang, naik 6,99 persen dibanding Agustus 2025. Sementara penumpang berangkat mencapai 146.629 orang, meningkat 6,38 persen.

“Peningkatan mobilitas udara domestik biasanya terkait dengan aktivitas ekonomi menjelang akhir tahun, seperti pertemuan bisnis, distribusi barang, maupun perjalanan antarwilayah,” ujar Eko, Rabu (19/11).

Berbanding terbalik, penumpang internasional melalui jalur udara mengalami penurunan. Keberangkatan tercatat 6.089 orang (turun 5,61 persen) dan kedatangan sebanyak 5.448 orang (turun 9,03 persen). Menurut Eko, penurunan ini lebih dipengaruhi faktor musiman dan penyesuaian kebijakan perjalanan lintas negara.

Pada sektor laut domestik, tren penurunan juga kembali terlihat. Kedatangan penumpang mencapai 141.635 orang, turun 2,37 persen, sementara keberangkatan turun 6,38 persen menjadi 143.415 orang.

Sebaliknya, jalur laut internasional masih menjadi penopang utama mobilitas Batam. Kedatangan penumpang internasional mencapai 220.528 orang, turun tipis 1,83 persen, namun melonjak 10,52 persen dibanding tahun lalu. Keberangkatan ke luar negeri tercatat 228.166 orang, naik 4,07 persen dari bulan sebelumnya.

“Arus internasional lewat laut tetap kuat. Ini menunjukkan tingginya mobilitas pekerja, wisatawan, dan pelaku ekonomi ke Singapura dan Malaysia,” kata Eko.

Pergerakan kargo udara juga mencatat pertumbuhan stabil. Bongkar kargo domestik mencapai 2.350 ton (naik 0,48 persen), sementara muat kargo domestik hanya turun tipis 0,36 persen namun tetap naik 14,28 persen secara tahunan. Kargo internasional menunjukkan kenaikan lebih signifikan, baik muat maupun bongkar.

Eko menegaskan bahwa secara keseluruhan, mobilitas Batam pada September 2025 mencerminkan aktivitas ekonomi yang masih terjaga.

“Fluktuasi merupakan pola normal. Yang penting, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tetap bergerak. Itu menunjukkan stabilitas ekonomi di Batam,” ujarnya. (*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Artikel BPS: Mobilitas Penumpang Batam September 2025 Fluktuatif, Aktivitas Ekonomi Tetap Stabil pertama kali tampil pada Metropolis.

Komunitas Adat Terpencil Singkep Barat Dapat Bantuan 83 Karung Beras

0
Warga Kecamatan Singkep Barat menerima bantuan beras dari AKBP Apri Fajar Hermanto, Rabu (19/11). F. Vatawari/Batam Pos.

batampos – Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Kecamatan Singkep Barat, menerima bantuan 83 karung beras ukuran 5 kilogram dari mantan Kapolres Lingga, AKBP Apri Fajar Hermanto, yang kini menjabat sebagai Wakapolresta Metro Bekasi.

Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian Apri Fajar terhadap masyarakat Lingga, tempat ia pernah bertugas. Ia menyebut ikatan emosional yang terjalin sejak lama membuatnya tetap merasa dekat dengan warga Singkep Barat.

Kehadiran bantuan disambut antusias. Warga tampak senang saat menerima paket beras, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang sedang tidak menentu.

“Meski jauh di mata, warga Lingga khususnya di Singkep Barat selalu dekat di hati,” ujar Apri, Rabu (19/11).

Apri berharap bantuan sembako tersebut dapat meringankan kebutuhan warga, terutama mereka yang membutuhkan uluran tangan. Menurutnya, situasi ekonomi saat ini membuat aksi sosial menjadi sangat berarti.

Warga Kampung Baru menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. Mereka menilai perhatian Apri tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga menghadirkan harapan dan kepedulian nyata.

Selain sebagai bentuk kepedulian, penyaluran bantuan ini juga menjadi penghormatan Apri terhadap kultur masyarakat Lingga. Ia mengajak warga untuk terus menjaga nilai-nilai kebaikan yang diwariskan leluhur.

“Hal itu agar kita selalu ingat dan mendoakan para leluhur pendiri dan penjaga Bunda Tanah Melayu,” ujarnya. (*)

Reporter: Vatawari 

Artikel Komunitas Adat Terpencil Singkep Barat Dapat Bantuan 83 Karung Beras pertama kali tampil pada Kepri.

BP Batam Tata Ulang Rusun Muka Kuning dan Batu Ampar, Siapkan Mini Soccer dan Fasilitas Modern

0
Rusun milik BP Batam di Mukakuning.

batampos – Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengungkapkan sejumlah rencana pengembangan fasilitas rusun di Muka Kuning dan Batu Ampar setelah melakukan peninjauan lapangan pada Selasa lalu.

Menurutnya, BP Batam tengah memprioritaskan peningkatan kawasan komersial serta pemeliharaan bangunan untuk meningkatkan kenyamanan penghuni. Tuty mengatakan, kunjungan terbaru dilakukan ke rusun Muka Kuning untuk melihat langsung kondisi fasilitas penunjang.

“Kami fokus mengembangkan pusat komersial sebagai fasilitas pendukung di lingkungan rusun,” katanya, Rabu (19/11).

Ia menyebut, kebutuhan pemeliharaan masih cukup besar, terutama di Batu Ampar. “Rusun di Batu Ampar butuh pengecatan ulang. Kalau di Muka Kuning beberapa blok sudah dicat, namun masih ada beberapa yang belum,” tambahnya.

Selain itu, area komersial di Batu Ampar juga dinilai perlu ditata ulang. BP Batam berencana melengkapinya dengan sejumlah fasilitas dasar.

“Pengembangan daerah komersial seperti tempat-tempat jualan harus ada perbaikan, termasuk melengkapi toilet di dalam. Untuk fasilitas mini soccer, sudah tersedia di sana,” ujar dia.

Berbeda dengan Batu Ampar, kawasan komersial di Muka Kuning memerlukan pendekatan yang lebih modern agar sesuai dengan karakter penghuninya.

“Daerah sana itu banyak anak muda, jadi komersialnya juga harus bergaya ‘anak zaman now’,” kata Tuty.

BP Batam juga tengah mempersiapkan pembangunan tower rusun baru untuk mengatasi keterbatasan daya tampung.

“Kami mau mengembangkan pembangunan tower rusun yang baru karena sudah penuh di sana. Kita upayakan bersama Kementerian PU maupun Kementerian Perumahan Rakyat,” katanya.

Namun, rencana tersebut masih harus menunggu dukungan anggaran pemerintah pusat. Tahun ini, BP Batam sebenarnya sudah mengajukan pembangunan tower di Tanjung Uncang, namun belum dapat direalisasikan.

“Kementerian PU anggarannya terbatas tahun ini. Kita lihat lagi tahun depan,” katanya.

Dia juga menyinggung soal anggaran pemeliharaan rusun yang dikelola BP Batam. Menurutnya, nilai yang tersedia tidak terlalu besar sehingga pihaknya tengah menjajaki peluang kerja sama.

“Biaya pemeliharaan di BP untuk rusun tidak begitu besar. Kami berupaya mencari mitra yang mau bekerja sama tahun depan,” kata Tuty. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Tata Ulang Rusun Muka Kuning dan Batu Ampar, Siapkan Mini Soccer dan Fasilitas Modern pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Tata Ulang Rusun Muka Kuning dan Batu Ampar, Siapkan Mini Soccer dan Fasilitas Modern

0
Rusun milik BP Batam di Mukakuning.

batampos – Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengungkapkan sejumlah rencana pengembangan fasilitas rusun di Muka Kuning dan Batu Ampar setelah melakukan peninjauan lapangan pada Selasa lalu.

Menurutnya, BP Batam tengah memprioritaskan peningkatan kawasan komersial serta pemeliharaan bangunan untuk meningkatkan kenyamanan penghuni. Tuty mengatakan, kunjungan terbaru dilakukan ke rusun Muka Kuning untuk melihat langsung kondisi fasilitas penunjang.

“Kami fokus mengembangkan pusat komersial sebagai fasilitas pendukung di lingkungan rusun,” katanya, Rabu (19/11).

Ia menyebut, kebutuhan pemeliharaan masih cukup besar, terutama di Batu Ampar. “Rusun di Batu Ampar butuh pengecatan ulang. Kalau di Muka Kuning beberapa blok sudah dicat, namun masih ada beberapa yang belum,” tambahnya.

Selain itu, area komersial di Batu Ampar juga dinilai perlu ditata ulang. BP Batam berencana melengkapinya dengan sejumlah fasilitas dasar.

“Pengembangan daerah komersial seperti tempat-tempat jualan harus ada perbaikan, termasuk melengkapi toilet di dalam. Untuk fasilitas mini soccer, sudah tersedia di sana,” ujar dia.

Berbeda dengan Batu Ampar, kawasan komersial di Muka Kuning memerlukan pendekatan yang lebih modern agar sesuai dengan karakter penghuninya.

“Daerah sana itu banyak anak muda, jadi komersialnya juga harus bergaya ‘anak zaman now’,” kata Tuty.

BP Batam juga tengah mempersiapkan pembangunan tower rusun baru untuk mengatasi keterbatasan daya tampung.

“Kami mau mengembangkan pembangunan tower rusun yang baru karena sudah penuh di sana. Kita upayakan bersama Kementerian PU maupun Kementerian Perumahan Rakyat,” katanya.

Namun, rencana tersebut masih harus menunggu dukungan anggaran pemerintah pusat. Tahun ini, BP Batam sebenarnya sudah mengajukan pembangunan tower di Tanjung Uncang, namun belum dapat direalisasikan.

“Kementerian PU anggarannya terbatas tahun ini. Kita lihat lagi tahun depan,” katanya.

Dia juga menyinggung soal anggaran pemeliharaan rusun yang dikelola BP Batam. Menurutnya, nilai yang tersedia tidak terlalu besar sehingga pihaknya tengah menjajaki peluang kerja sama.

“Biaya pemeliharaan di BP untuk rusun tidak begitu besar. Kami berupaya mencari mitra yang mau bekerja sama tahun depan,” kata Tuty. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel BP Batam Tata Ulang Rusun Muka Kuning dan Batu Ampar, Siapkan Mini Soccer dan Fasilitas Modern pertama kali tampil pada Metropolis.

Cegah Bullying, RSJKO Kepri Beri Edukasi Kesehatan Mental Siswa SMAN 1 Bintan Utara

0
Siswa SMA Negeri 1 Bintan Utara mendapatkan edukasi penguatan mental remaja dari RSJKO EHD Provinsi Kepri, Rabu (19/11). F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Siswa SMA Negeri 1 Bintan Utara menerima edukasi penguatan mental remaja dari RSJKO Engku Haji Daud (EHD) Provinsi Kepri, Rabu (19/11). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap kesehatan mental dan mencegah aksi perundungan.

Direktur RSJKO EHD, dr Asep Guntur Sapari mengatakan program “EHD Singgah di Sekolah” digelar untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya penguatan mental sejak dini. Menurutnya, edukasi tersebut menjadi langkah penting agar remaja lebih siap dalam menghadapi tekanan sosial.

Kabid Diklat dan Litbang RSJKO EHD Kepri, Nina Noviana menjelaskan maraknya aksi bullying di sekolah maupun di lingkungan rumah menjadi alasan utama kegiatan ini digencarkan. Kasus perundungan, kata dia, sering memicu depresi, stres, kecemasan hingga tindakan ekstrem seperti percobaan bunuh diri.

“Kita hadir agar siswa tidak melakukan tindakan ekstrem yang merugikan diri sendiri,” ujarnya.

Nina menekankan peran besar orangtua dan pihak sekolah dalam menjaga kesehatan mental remaja. Orangtua diminta memperkuat pola asuh, menanamkan nilai keagamaan, serta membantu mengembangkan minat dan bakat anak. Sementara guru diharapkan lebih peka dan melakukan pendekatan terhadap siswa yang menunjukkan tanda-tanda memiliki masalah.

“Setiap manusia diciptakan Allah dengan potensi masing-masing. Jangan insecure, yakinkan bahwa kehadiran kita di dunia bermanfaat,” pesannya.

Psikolog Klinis RSJKO EHD Kepri, Riska Nova Pratiwi mengatakan edukasi semacam ini penting agar siswa mengenali perilaku yang dapat mengganggu kesehatan mental. Faktor penyebab gangguan mental, menurutnya, dapat muncul dari perundungan, kurangnya komunikasi di rumah, hingga konsumsi konten negatif.

“Tanpa mereka sadari, mereka sudah membuat kesehatan mental terganggu,” ungkapnya.

Riska berharap kegiatan penguatan mental ini dapat mengurangi aksi bullying yang efeknya sangat besar bagi korban. Jika mengalami perundungan, ia meminta siswa tidak diam, melainkan segera mencari guru atau orang tepercaya.

“Jangan berdiam diri. Cari guru atau orang yang dipercaya untuk menyampaikan apa yang dirasakan,” katanya.

Ia juga mengajak siswa untuk menciptakan lingkungan pertemanan yang positif, saling mendukung, dan mampu membentuk remaja yang produktif dengan kesehatan mental yang lebih kuat. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Cegah Bullying, RSJKO Kepri Beri Edukasi Kesehatan Mental Siswa SMAN 1 Bintan Utara pertama kali tampil pada Kepri.