Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. (Polri/Antara)
batampos – Korps Bhayangkara mengantisipasi potensi polarisasi masyarakat akibat pilpres 2024. Karena itu jauh-jauh hari sudah membentuk satuan tugas (satgas) yang bertugas mencegah politik identitas. Satgas itu akan memberikan edukasi, sosialisasi dan literasi untuk kampanye yang bermartabat.
Kadivhumas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, satgas gabungan dengan KPU, Bawaslu dan partai politik ini bertugas untuk mencegah politik identitas dan provokasi. Satgas ini akan melakukan sosialisasi, edukasi dan literasi kampanye dalam pilpres 2024. “Agar masyarakat bisa menjaga toleransi, etika, moderasi agama dan menjaga persatuan,” ungkapnya kemarin.
Untuk memperkuat, juga akan dilakukan focus group discussion (FGD) bersama elemen masyarakat. Dari tokoh masyarakat, agama, hingga pegiat media sosial juga diajak. “Menjaga kebhinekaan,” tuturnya.
Yang juga penting, Polri akan kembali mengaktifkan patroli siber. Dia menuturkan patroli siber ini akan memberikan peringatan terhadap setiap pihak yang menyebarkan konten provokasi. “Peringatan dulu,” terangnya.
Untuk penegakan hukum, lanjutnya, akan dilakukan ultimatum remedium atau hukum pidana akan menjadi jalan terakhir yang ditempuh. “Penegakan hukum jalan terakhir,” ujarnya.
Menjelang pilpres 2024, Polri akan menggelar Operasi Mantap Brata. Operasi tersebut akan dilaksanakan di tingkat Mabes Polri hingga polsek. Operasi itu akan bekerjasama dengan TNI dengan tujuan menjaga keamanan selama masa pilpres 2024. “Polri akan bersinergi dengan TNI, penyelenggara pemilu dan stakeholder,” urainya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan perlunya persiapan pengamanan pilpres 2024 lebih awal. Hal itu dikarenakan pilpres 2024 jauh lebih kompleks dari pemilu dan pilres sebelumnya. Sebab, dalam pilpres 2024 akan menggabungkan antara pilres dengan pilkada. Karena itu Korps Bhayangkara terus menyiapkan pengamanan walau waktu masih panjang. (*)
batampos – Sebanyak 12 tim nasional dan internasional mengikuti Duel Meet Batam Fighting Boxing yang digelar Pertina Batam, 9-12 Juni. Event ini digelar di Sasana Wira Boxing Camp.
Petinju Lionel Efraim didampingi bersama pelatih Rionando memamerkan medali yangdiraihnya dalam ajang Duel Meet Batam Fighting Boxing, di Sasana Wira Boxing Camp, Batam, Minggu (12/6). F. Pertina Batam untuk Batam Pos
12 tim yang menjadi peserta event ini adalah Kepri, Pulau Penang (Malaysia), Johor (Malaysia), Bekasi (Jawa Barat), Sumatera Barat, Pematang Siantar (Sumut), Surabaya (Jawa Timur), Kabupaten Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Rokan Hilir, dan Kuansing.
Ketua panitia pelaksana Rionando menjelaskan sebanyak dua kategori yang terbagi menjadi 10 kelas dipertandingkan di ajang ini. “Untuk kategori junior (2006-2007) mempertandingkan kelas 44 kg, kelas 50 kg, kelas 54 kg, dan kelas 54 kg putri,” urainya.
“Sedang untuk kategori youth (2004-2005) mempertandingkan kelas 46 kg, kelas 51 kg, kelas 54 kg, kelas 57 kg, kelas 60 kg, dan kelas 63 kg,” tambah pria yang akrab disapa Rio ini.
Dalam event ini, lanjut Rio, Kepri yang diwakili petinju Batam berhasil mempersembahkan hasil maksimal. “Kepri berhasil mengoleksi empat emas, satu perak, dan lima perunggu. Sedang Kepri B berhasil menyabet satu perunggu,” seru Rio.
Peringkat selanjutnya direbut oleh Kabupaten Kuansing Kuangsing yang memperoleh dua emas, dua perak, dan satu perunggu. Di bawahnya adalah Bekasi yang mengirimkan dua petinju dengan raihan dua emas. Kabupaten Rokan Hilir berhasil menyabet satu emas dan satu perak. Dan sumatera Barat berada di bawahnya dengan raihan satu emas, satu perak, dan dua perunggu.
“Sedang tim lainnya hanya mampu merebut medali perak dan perunggu,” tutup Rio. (*)
Hasil Akhir Pertandingan Duel Meet Batam Fighting Boxing
1. Lionel Efraim Silalahi: Emas Kelas 54 Kg Junior Putra
(Siswa SMP 56 Batam Kelas VIII)
2. Faiz Wira Catias: Emas Kelas 51 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas XI)
3. Vergino Samuel Barera Butar Butar: Emas Kelas 60 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas X)
4. Angga Rianter Manurung : Emas Kelas 63 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas XI)
5. Viona Florentina Tamba: Perak Kelas 54 Kg Junior Putri
(Siswa SMPN 25 Batam Kelas VIII)
6. Nathanael Jody Martua Butar Butar: Perunggu Kelas 44 Kg Junior Putra
(Siswa SMPN 56 Batam Kelas VIII)
7. Gilbert Raphael Silaban: Perunggu Kelas 44 Kg Junior Putra
(Siswa SDS Yos Sudarso Kelas V)
8. Andreas Moa Erik : Perunggu Kelas 50 Kg Junior Putra
(Siswa SMPN 56 Batam Kelas VIII)
9. Cristian Morety Samosir : Perunggu Kelas 46 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas XI)
10. Kumara Zaky : Perunggu Kelas 54 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas XI)
11. Abdullah Lategar : Perunggu Kelas 57 Kg Youth Putra
(Siswa SMAN 4 Batam Kelas X)
batampos – Central Taekwondo Club (CTC) memberangkatkan empat atletnya untuk mengikuti kejuaraan kukkiwon dan training partner di Korea Selatan, Senin (13/6/2022). Ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas atlet taekwondo Batam.
Selain itu, juga dimaksudkan menjalani program latihan dengan target berlaga di ajang SEA Games. “Program ini dilaksanakan selama satu bulan. Dengan awal mengikuti kejuaraan, dan dilanjutkan dengan training partner bersama beberapa dojang di Korea Selatan,” jelas Ketua Taekwondo Indonesia (TI) Batam, Eko Wahyu, Selasa (14/6/2022).
CTC, lanjutnya, mencanangkan target untuk bisa meloloskan atlet berlaga di ajang SEA Games. Ia mengatakan program ini akan dilaksanakan beberapa kali di masa mendatang.
“Ini adalah target jangka panjang dari CTC,” ucap Eko.
Empat atlet yang mengikuti kejuaraan Chuncheon Taekwondo Korea Open 2022 dan training parner adalah Michelle, Waldo Xavier, Evanda Sabrina, dan Winda Dwi Putri. Empat atlet ini didampingi oleh pelatih Kosasi Sumarli dan Oh Il Nam, dengan manajer tim, Nur Syariah.
untuk diketahui, Oh Il Nam adalah pelatih asal Korea Selatan yang kini menjadi salah satu pelatih CTC. Sebelum berangkat ke Korea Selatan, taekwondoin CTC berlatih dibawah bimbingan mantan juara dunia taekwondo ini selama tiga bulan.
Eko juga mengatakan empat atlet CTC ini akan berada di Korea Selatan selama tiga minggu. “Dan biaya baik itu untuk keberangkatan dan tinggal menjadi tanggungan pribadi,” tuturnya.
Ia berharap ke depan taekwondoin Batam bisa menjalani program serupa untuk bisa meningkatkan kemampuannya. “Tentu saja dengan bekerjasama dengan Pengprov TI, Dispora, KONI, dan pemangku kepentingan lainnya,” seru Eko.
Pengkot TI, lanjutnya, fokus dan mensupport upaya-upaya yang dilakukan untuk peningkatan prestasi taekwondoin Batam. “Ke depan akan terus bermunculan taekwondoin Batam yang bisa berlaga di kejuaraan nasional dan Internasional,” tegasnya.
Hal ini sejalan dengan target TI Batam untuk terus mencetak taekwondoin potensial. “Terutama yang bisa diorbitkan ke tingkat nasional dan internasional,” kata Eko.
Sejalan dengan itu, Pengkot TI Batam akan menggelar kejuaraan untuk mencari bibit-bibit taekwondoin di Batam dan Kepri. Kejuaraan yang bertajuk Oh Il Nam Taekwondo Open Championship 2022 ini akan digelar 22-24 Juli mendatang.
“Bertempat di Mitra Mall Batuaji, kejuaraan ini terbuka untuk taekwondoin dari seluruh Indonesia,” jelasnya.
Dua kategori akan diperlombakan di kejuaraan itu, yakni kyorugi (tanding) dan poomsae (jurus). “Untuk kyurogi dibagi menjadi dua jenis, yakni prestasi dan festival. Sedang poomsae hanya mempertandingkan kelas festival,” tutupnya. (*)
batampos- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun mengeluarkan kebijakan baru terkait pengumuman kelulusan pelajar tingkat SD dan SMP tahun ini. Yakni, dilakukan secara daring. Sehingga, pelajar tidak perlu datang ke sekolah untuk mengambil hasil kelulusan.
”Untuk tahun ini pengumuman kelulusan pelajar SD dan SMP serentak diumumkan. Yakni, Rabu (15/6) pukul 14.00 WIB. Namun, sebagai bentuk antisipasi dan menghindari adanya aksi konvoi pelajar, maka pengumumannya dilakukan secara daring,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karimun, Sugianto, Selasa (14/6).
Dengan menyampaikan pengumuman secara daring, lanjutnya, selain menghindari aksi konvoi pelajar, juga untuk mencegah terjadinya aksi coret-coret seragam sekolah. Termasuk juga menghindari adanya kerumunan. Maklum saja, situasi masih pandemi Covid-19 belum dicabut.
”Terkait adanya pengumuman kelulusan pelajar SD dan SMP serentak dan dilakukan dengan cara daring, kita juga sudah menyampaikan surat ke Polres Karimun. Dan untuk persentase pengumuman kelulusan SD dan SMP kita belum bisa menyampaikan. Karena, masih di pihak sekolah. Dan besok pagi (Rabu, red) sekolah baru akan mengadakan rapat kelulusan. Makanya siang hari baru diumumkan masalah kelulusan ini. Dan saya menunggu hasil rapat sekolah baru bisa mengetahui persentase kelulusan. Apalagi, masalah kelulusan kewenangan pihak sekolah,” jelasnya.
Meski demikian, tambah Sugianto, untuk jumlah total sekolah dan pelajar SD dan SMP tahun ini sudah ada. Untuk SD negeri dan swasta jumlahnya 139 sekolah dengan jumlah pelajar sebanyak 4.416 orang. Sedangkan, untuk SMP negeri dan swasta ada 54 sekolah dengan jumlah siswa 3.635 orang. (*)
KPAI bersama Kemendibud, Inspektorat Kepri, Dinas Pendidikan Kepri meninjau Sekolah Penerbangan Nasional Dirgantara (SPND) di Batam Center, Rabu (17/11). F.Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos-Meskipun Tim Penanggulangan Tindak Kekerasan Pada Satuan Pendidikan SMK SPN Dirgantara Batam sudah mengeluarkan rekomendasi berupa sejumlah sanksi berat. Namun Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri, Andi Agung tidak menindaklajuti rekomendasi tersebut.
“Yang jelas, Tim Penanggulangan Tindak Kekerasan Pada Satuan Pendidikan SMK SPN Dirgantara Batam sudah mengeluarkan rekomendasi. Namun sampai saat ini, belum ditindaklajuti Kadisdik Kepri (Andi Agung,red),” ujar salah satu Anggota Tim, Selasa (14/6) di Tanjungpinang.
Ditanya apa yang menjadi penyebab, Mantan Sekretaris Disdik Batam tersebut membiarkan SMK Dirgantara Batam tetap menerima murid baru? Mengenai hal itu, pria yang meminta nama tidak dikoran tersebut mengatakan, itu pastinya bisa konfirmasi langsung ke Kadisdik.
“Bisa konfirmasi langsung, karena tindaklajutnya berada di Disdik Provinsi Kepri. Dan kendali tersebut adalah Kadisdik,” tegasnya.
Kepala Bidang (Kabid) SMK Disdik Kepri, Dian Utama juga menolak untuk memberikan penjelasan terkait persoalan ini. Ia juga menyarakan untuk konfirmasi langsung ke Kadisdik Kepri. Sementara itu, Kadisdik Kepri, Andi Agung juga masih belum memberikan respon, meskipun sudah dikonfirmasi lewat pesan whatsapp.
Sebelumnya, ada jumlah sanksi dalam bentuk rekomendasi atas persoalan yang terjadi di SMK SPND Batam. Sanksi tersebut dituangkan dalam laporan kerja tim yang sudah disampaikan ke Gubernur melalui Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepri.
Wakil Ketua Tim Penanggulangan Tindak Kekerasan Pada Satuan Pendidikan SMK SPN Dirgantara Batam, Irmendes menyebutkan, rekomendasi-rekomendasi tersebut dalam bentuk sanksi atas persoalan yang terjadi. Pertama disetopnya pemberian Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Kedua sekolah terkait dilarang menerima murid baru.
“Bagi siswa dikelas 11 dan 12 yang berkeinginan pindah, akan difasilitasi oleh Pemprov Kepri melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Kepri,” ujar Irmendes yang merupakan Kepala Inspektorat Daerah Provinsi Kepri tersebut. (*)
batampos – Beberapa waktu lalu masyarakat Indonesia kaget melihat panjangnya antrian haji di Malaysia mencapai seratus tahun lebih. Tak berselang lama, antrian haji di Indonesia juga nyaris satu abad. Rekor antrian haji terpanjang saat ini di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, yaitu 97 tahun.
Informasi panjang antrian haji tersebut merujuk data resmi di Kementerian Agama (Kemenag). Secara umum kuota haji dibagi di tiap-tiap provinsi. Tetapi untuk di Sulawesi Selatan, kuota dibagi di tiap-tiap kabupaten kota. Data terbaru Kabupaten Bantaeng jadi pemegang rekor antrian haji terpanjang di Indonesia.
Dengan kuota yang hanya 85 orang, antrian haji di Kabupaten Bantaeng mencapai 97 tahun. Dua daerah lain yang antriannya lebih dari 90 tahun juga ada di Provinsi Sulawesi Selatan. Yaitu Kabupaten Sidrap dengan panjang antrian 94 tahun. Lalu Kabupaten Pinrang dengan panjang antrian haji 91 tahun.
Sebaliknya kuota haji paling cepat ada di Kabupaten Maybrat, Papua Barat yang hanya antri sembilan tahun. Saat ini kuota haji di Maybrat cuma dua orang dan terdapat 18 orang di dalam antrian haji. Antrian haji yang relatif cepat juga ada di Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Dengan kuota hanya lima orang dan pendaftar saat ini 78 orang, antrian haji di Kabupaten Mahakam Ulu hanya 16 tahun.
Anggota Dewan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Hurriyah El Islamy menuturkan bahwa durasi antrian haji itu bukan angka yang paten. Dia mengatakan angka tersebut bisa berubah menyesuaikan kuota haji yang diberikan oleh pemerintah Arab Saudi.
’’Kuota haji terbatas, karena space di Arafah dan Mina juga terbatas,’’ katanya di sela menghadiri Milad ke-28 tahun Gaido Bank Syariah di Jakarta kemarin (14/6). Hurriyah mengatakan pada 2020 dan 2021 lalu tidak ada pemberangkatan haji. Kemudian tahun ini ada pemberangkatan haji, tetapi kuotanya hanya sekitar separuh dari kuota tetap Indonesia.
Kondisi itu yang mengakibatkan antrian haji di Indonesia semakin panjang. Apalagi pendaftaran haji dibuka sepanjang tahun. Dia mengakui minat masyarakat untuk berhaji memang tinggi.
Lantas apakah ada rencana untuk mengerem atau menahan laju pendaftaran haji?
Hurriyah menegaskan pandangan pribadinya, haji itu adalah hak semua umat Islam. Bahkan menjadi salah satu rukun Islam. Selama umat Islam itu mampu, maka haji harus dilakukan. ’’Kalau memang seseorang itu mampu (berhaji, Red), kenapa harus dibatasi atau ditahan,’’ jelasnya.
Dia mengungkapkan pada 2030 nanti, pemerintah Saudi sudah menyusun sebuah program besar. Yaitu menampung jemaah haji dalam jumlah besar. Informasi yang diterima, kuota haji Indonesia bisa bertambah sampai dua kali lipat. Ketika Saudi benar-benar sudah meningkatkan kapasitas di Arafah, Mina, dan Muzdalifah.
Selain itu Hurriyah menjelaskan ke depan pendaftaran haji menggunakan sistem paket. Sistem ini sudah dijalankan secara terbatas pada musim haji 2019 lalu. ’’Jemaah bisa pilih daftar paket VIP, standar, atau paket murah meriah. Sama seperti umrah,’’ tuturnya.
Dengan sistem paket tersebut, hotel dan fasilitas lainnya sudah ditentukan. Tidak bisa menyewa hotel sendiri seperti yang dilakukan pemerintah Indonesia saat ini. Menurut dia ketika sistem pendaftaran haji model paket seperti itu, mekanisme haji yang dijalankan pemerintah sudah tidak relevan lagi.
Konsekuensi sistem pendaftaran haji model paket seperti itu, biaya haji ditetapkan oleh pemerintah Saudi. Bukan ditetapkan oleh pemerintah Indonesia seperti sekarang ini. Dia mencontohkan adanya paket biaya layanan haji di Arafah, Mina, dan Muzdalifah tahun ini yang mencapai 5.656 riyal (Rp 22,16 juta) per jamaah. Pemerintah Indonesia tidak bisa lagi menawar adanya paket layanan haji itu.
Panjangnya antrian haji di Indonesia itu, juga disoroti oleh Ketua Umum Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Ismed Hasan Putro. Dia mengatakan panjangnya antrian haji itu tidak lepas dengan meningkatnya kesejahteraan umat Islam di Indonesia.
Dia mengatakan fenomena seperti ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Tetapi juga di negara lain termasuk di Malaysia dan Brunei Darussalam. Kemudian di sejumlah negara di Afrika dan Timur Tengah, juga terjadi lonjakan pendaftar haji. Begitupun di Eropa, bertambahnya jumlah mualaf di sana memicu peningkatan pendaftar haji.
Di sisi lain pemerintah Arab Saudi sampai saat ini belum siap menambah kuota haji. ’’Arab Saudi tentu mau-mau saja memberikan kuota satu juta jamaah haji untuk Indonesia,’’ katanya. Tetapi konsekuensinya harus ada penyedian fasilitas SDM dan infrastruktur pelayanan haji. Termasuk kapasitas di Mina yang dalam kondisi normal, jemaah Indonesia tidur berhimpitan di dalam tenda.
Meskipun begitu Ismed mengatakan ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk mengatasi panjangnya antrian haji tersebut. Diantaranya adalah Indonesia bersama negara-negara OKI lainnya, mengusulkan supaya kuota haji yang tidak terserap dari berbagai negara, dibagi lagi secara proporsional.
Cara berikutnya adalah Kementerian Agama (Kemenag) harus tegas melarang haji untuk kedua kali dan berikutnya. ’’Kalau mau berhaji kedua kali dan selanjutnya, jangan pakai kuota haji reguler,’’ jelasnya. Bagi umat Islam di Indonesia yang ingin berhaji kembali, harus pakai kuota haji undangan atau mujamalah. Untuk diketahui saat ini biaya haji kuota mujamalah sekitar Rp 300 juta/orang.
Ismed menuturkan Kemenag harus memiliki basis data yang kuat dan akurat. Sehingga tidak bisa ada manipulasi data, sehingga seseorang bisa berhaji berkali-kali dengan kuota haji reguler. Selain itu pemilik travel haji juga jangan berangkat haji menggunakan kuota haji reguler atau haji khusus.
Skema menaikkan biaya setoran awal, baginya tidak akan membendung minat masyarakat untuk berhaji. Seperti diketahui saat ini biaya setoran awal daftar haji dipatok Rp 25 juta/jemaah. Biaya ini naik dari ketentuan sebelumnya yaitu Rp 20 juta/jemaah. (*)
Reporter: JP Group
Antrian Haji di Indonesia
Sepuluh Daerah dengan Antrian Terpanjang
Daerah Antri Kuota Pendaftar
Kab. Bantaeng 97 tahun 85 8.203
Kab. Sidrap 94 tahun 116 10.827
Kab. Pinrang 91 tahun 163 14.725
Kab. Wajo 87 tahun 185 15.915
Kota Makassar 84 tahun 516 43.190
Kota Pare-Pare 84 tahun 57 4.787
Kab. Jeneponto 83 tahun 156 12.851
Kota Bontang 81 tahun 67 5.404
Kab. Bone 79 tahun 340 26.709
Kab. Maros 79 tahun 142 11.158
Di Pulau Jawa
Jawa Timur 69 tahun 15.958 1.092.354
Jawa Tengah 63 tahun 13.776 861.672
Jogjakarta 66 tahun 1.427 92.836
Banten 53 tahun 4.291 225.877
DKI Jakarta 55 tahun 3.593 194.187
Keterangan
– Kuota di Provinsi Jawa Barat dibagi tiap kabupaten dan kota
Gedung Karimun Exebithion and Convention Centre (KECC)
batampos- Pembangunan Gedung Karimun Exebithion and Convention Centre (KECC) dengan anggaran Rp15 miliar lebih dari APBD Karimun 2013 akan diubah jadi Mal Pelayanan Publik (MPP).
Bupati Karimun Aunur Rafiq saat meninjau gedung tersebut mengaku akan melakukan renovasi tahun 2023 nanti. ” Salah satu program peningkatan ekonomi, yaitu renovasi gedung KECC yang rencananya bersifat multiyear,” terangnya.
Ia menjelaskan, keberadaan gedung MPP yang dua lantai diperuntukan untuk pelayanan publik atas barang, jasa atau pelayanan administrasi yang merupakan perluasan fungsi pelayanan terpadu baik pusat maupun daerah serta pelayanan Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha di lantai pertama.
Selanjutnya, lantai dua, akan difungsikan untuk tempat ruangan terbuka yang bisa digunakan untuk tempat acara, baik acara wedding, pentas seni atau kegiatan pihak swasta dan sebagainya.
” Disisi kanan dan kiri bangunan nantinya, kita bikin cafe-cafe atau kuliner oleh pihak swasta maupun UMKM warga Karimun,” terangnya.
Sementara itu Ketua DPRD Karimun M Yusuf Sirat ketika dikonfirmasi batampos tentang tunggakan proyek kepada pihak ketiga yaitu PT Nandya Karya (NK), terkait pembangunan KECC sebesar Rp5,6 miliar. Ia mengatakan, untuk tunggakan tersebut sudah selesai pelunasan oleh Pemerintah Kabupaten Karimun pada tahun lalu.
” Alhamdulillah, sudah selesai semua kewajiban Pemerintah Kabupaten Karimun dan sudah keluar hasil audit BPKP yang memberi lampu hijau untuk dilanjutkan gedung KECC,” jawabnya, Selasa (14/6). (*)
Kedatangan KM Kelud dikawal dan diamankan langsung oleh Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam, Selasa (10/5). F.Rengga Yuliandra
batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meminta masyarakat tetap menjaga diri, dan menerapkan protokol kesehatan (Protkes). Hal ini seiring dengan adanya temuan kasus baru Covid-19 di beberapa daerah.
“Saya masih ingatkan warga untuk pakai masker sebenarnya. Namun sejak adanya pelonggaran beberapa waktu lalu, memang ada kecendrungan masyarakat sudah enggan pakai masker,” kata dia, Selasa (14/6).
Saat ini Batam tengah bersiap menyambut pulihnya sektor pariwisata. Pada hari ini, pemerintah Singapura akan kembali membuka Habourfront. Hal ini diharapkan bisa mendorong ribuan wisman kembali datang ke Batam.
“Tentu kita semua berharap di Batam ini aman dan kondusif. Serta jangan ada temuan kasus baru atau lama lagi. Selama ini kita semua sudah bertarung melawan, dan berhasil membuat kondisi seperti saat ini,” ujarnya.
Disinggung mengenai aturan pengetatan yang akan diterapkan, untuk mengantisipasi masuknya virus ini ke Batam. Rudi mengatakan sesuai dengan edaran yang baru diterima, pengunjung domestik wajib memiliki peduli lindungi, serta melakukan vaksin.
“Saya baru sekilas baca suratnya. Kalau tidak salah harus lengkap vaksin, biar perjalanan ke Batam tak ada masalah. Sementara untuk syarat perjalanan lainnya masih sama, belum ada pemberlakuan tes PCR dan lainnya,” ujarnya.
Rudi menambahkan, meskipun sudah longgar, virus Covid-19 ini belum dinyatakan selesai. Hal ini terbukti dengan temuan kasus baru yang terjadi di Jakarta, hingga Provinsi Jawa Barat. Ia berharap Batam bisa menjaga kondisi yang sudah ada.
Untuk itu, perlu dukungan masyarakat, tidak saja itu, tentu tenga medis yang ada saat ini juga masih siaga terhadap perekmbangan kasus. Ia turut mengapresiasi kesadaran masyarakat yang masih menggunakan masker, meskipun ada pelonggaran.
“Ada yang masih pakai, karena masih jalankan Protkes. Tujuannya tidak lain untuk menjaga diri, sebab virus ini belu selesai. Walaupun kita semua berharap selesai,” imbuhnya. (*)
batampos – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (YSL) memastikan ketersediaan hewan ternak untuk Idul Adha aman. Dia mengatakan, Indonesia memiliki populasi sapi sekitar 16 juta. Dari jumlah tersebut, yang terpapar saat ini sekitar 100 ribuan ekor. Artinya, jumlah sapi sehat untuk stok Idul Adha masih terjamin.
”100 ribuan bukan berarti tidak banyak. Banyak, kita harus khawatir. Tapi dibanding 16 juta artinya masih tersedia,” ungkapnya saat ditemui di Kantor Kemenko PMK, kemarin (14/6).
Selain itu, kalaupun terdeteksi adanya ternak dengan PMK di suatu desa atau kecamatan, tak berarti satu kabupaten terpapar. ”PMK Itu memang hadir, kita harus khawatir. Tetapi, daerah-daerah non pmk jauh lebih banyak,” sambungnya.
Karenanya, dalam menghadapi Idul Adha nanti, daerah-daerah hijau akan dijadikan daerah pemasok yang bertugas mensupply hewan ternak ke daerah merah. Pihaknya saat ini tengah menggodok skenario guna memastikan ternak yang berpindah tempat ini betul-betul sehat. Termasuk, tidak carrier.
YSL mengatakan, kans sembuh dari ternak yang terpapar PMK cukup menjanjikan. Namun, sembuh ini, belum tentu tidak carrier. Oleh sebab itu, pihaknya sangat berhati-hati. Bagi daerah-daerah yang sudah terdeteksi PMK atau merah maka akses ternak untuk keluar akan ditutup rapat. Tidak boleh ada hewan hidup keluar dari daerah tersebut. Hewan keluar hanya bila sudah disembelih yang perlakuannya dituntun petugas kesehatan hewan. Sementara, bagi hewan mati paksa maka akan langsung dikubur.
Saat ini, lanjut dia, seluruh akses sudah ditutup. Baik itu udara, laut, maupun darat. Namun, dia tak memungkiri jika masih ada saja daerah yang kebobolan. Kebanyakan, kebobolan-kebobolan terjadi untuk jalur darat yang diakuinya begitu banyak. ”Lalu sekarang bayak sekali spekulan-spekulan dalam tanda petik yang menakut-nakuti rakyat, harga Rp 30 juta ditakuti jadi dijual Rp 10 juta. Tapi kita akan tangani itu semua,” paparnya.
Sementara itu, terkait vaksin PMK, YSL mengatakan bahwa vaksin impor sudah masuk sejak Senin (13/6). Vaksin kemudian mulai didistribusikan. Menurutnya, ini perlu waktu dari penampungan vaksin yang berada di Bogor sebelum disebar ke sejumlah daerah nantinya. Terlebih, vaksin-vaksin tersebut perlu perlakukan khusus dalam proses pengirimannya. ”Hari ini (kemarin, red) disuntikkan di Sidoarjo. Tentu saja berporses. Gak sekaligus,” pungkasnya. (*)
batampos – Kepolisian Kawasan Pelabuhan (KKP) Batam melaksanakan pengamanan kedatangan 204 orang Jemaah Calon Haji (JCH) asal Bintan, Tanjung Pinang dan Tanjung Balai Karimun, Selasa (14/6).
JCH tiga daerah tersebut tiba di Batam sekitar pukul 10.30 WIB di tiga pelabuhan berbeda di Kota Batam.
Kapolsek KKP AKP Yusriadi Yusuf menyampaikan, JCH Balai Karimun tiba di Pelabuhan Domestik Sekupang, menggunakan Kapal MV Mikonatalia 99. Kapal ini membawa 76 JCH dengan rincian 32 orang laki-laki 32 dan 44 orang jemaah perempuan.
“Selanjutnya para calon jamaah haji bergeser ke Asrama Haji Batam Center dengan menggunakan 2 unit Bus dengan pengawalan Satlantas Polresta Barelang,” ujar Yusuf, Selasa (14/6).
Pantauan di PDS, petugas kepolisian KKP Batam terlihat membantu calon jamaah haji yang berusia tua dengan membawakan koper dan barang-barangnya menuju Bus yang telah disiapkan. Kehadiran polisi dalam pengamanan kedatangan JCH ini membantu para calon jemaah haji yang kewalahan membawa barang bawaannya untuk dinaikan ke atas bus.
Selanjutnya, kata Yusuf, sebanyak 34 orang JCH asal Bintan tiba di Pelabuhan Punggur pukul 10.20 WIB. JCH ini berangkat dari Bintan menggunakan Kapal MV Ocean 15. Dalam Pengamanan kedatangan Calon Jemaah Haji Kabupaten Bintan Polsek KKP Batam dibantu anggota Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam.
Sementara itu JCH asal Tanjung Pinang tiba di Pelabuhan Punggur sekitar pukul 10.05 WIB. Para calon jamaah haji yang berasal dari Kota Tg Pinang ini tiba di Batam menggunakan Kapal MV Ocean 15.
“Kegiatan pengamanan dan pengawalan calon jamaah haji Kota Tanjung Pinang dilakukan oleh Personel KKP Batam dan dibantu instansi terkait lainnya seperti DITPAM dan Syahbandar Batam,” tambah Yusuf.
Dnitambahnya, Kapal MV Oceanna 15 dari Tanjung Pinang mengangkut 94 orang JCH, terdiri dari 36 orang laki-laki 36 orang, dan 58 orang perempuan. Selanjutnya para calon jamaah haji bergeser ke Asrama Haji Batam center dengan menggunakan 2 unit Bus dengan Pengawalan oleh Satlantas Polresta Barelang. (*)