Sabtu, 11 April 2026
Beranda blog Halaman 7410

Harga Tiket Pesawat Tinggi, Penumpang Hang Nadim Fluktuatif

0
Bandara Hang Nadim Batam 1 F Cecep Mulyana
Suasana di Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (17/5). F.Cecep Mulyana

batampos – Harga tiket pesawat sejak lebaran terlihat enggan turun hingga Ambang Batas Bawah. Hal ini dapat dilihat dari laman penjualan tiket online.

Rute Batam ke Jakarta tiket paling murah dijual dikisaran harga Rp 900 ribu hingga Rp 1juta. Rute Batam ke Surabaya dijual dikisaran harga Rp 1,3 juta. Rute Batam ke Pekanbaru dijual harga Rp 500ribu. Rute Batam ke Padang dijual kisaran harga Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu. Rute Batam ke Medan, dikisaran Rp 600 ribu. Rute Batam ke Palembang dijual kisaran Rp 600ribu hingga Rp 800 ribu.

Masih tingginya harga tiket ini, tidak terlalu mempengaruhi lalu lintas penumpang di Bandara Hang Nadim. General Manager BUBU Hang Nadim, Bambang Soepriono mengatajan bahwa usai mudik lebaran, lalu lintas penumpang cenderung fluktuatif.

“Tidak bisa dipastikan (akibat harga tiket), sebab kadang naik, kadang turun,” kata Bambang, Kamis (9/6).

Ia mengatakan belum dapat memprediksi arus penumpang dalam beberapa waktu ke depan. Sejauh ini, jika dibandingkan saat adanya syarat PCR atau antigen, penumpang Hang Nadim saat ini jauh lebih ramai. “Kadang 10 ribu, kadang 11 ribu, tak menentu,” ujar Bambang.

Berdasarkan data dari pengelola Bandara Hang Nadim, 1 Juni yang datang sebanyak 5.076 orang, berangkat 4.523 orang. 2 Juni penumpang datang 6.273 dan berangkat 5.266 orang, 3 Juni datang sebanyak 5.547 orang, berangkat 4.806 orang.

4 Juni datang 6.133 orang, berangkat 4.523 orang. 5 Juni datang 6.321 orang, dan berangkat 5.612 orang. 6 Juni 6.125 orang datang dan 4.867 orang berangkat. 7 Juni sebanyak 5.416 orang datang, 4.686 orang berangkat. 8 Juni sebanyak 6.096 orang datang, 5.311 orang berangkat.

“Rata-rata 38 flight datang, 38 flight berangkat. Total ada 76 flight setiap harinya,” tutur Bambang.

Sebelum-sebelumnya rata-rata jumlah penerbangan Hang Nadim hanya di 30 sampai 40 flight setiap harinya. Semakin mudahnya perjalanan dalam negeri, sehingga banyak maskapai mengaktifkan penerbangan yang selama ini tidak digunakan. (*)

 

Reporter : FISKA JUANDA

Megatransfer Darwin Nunez ke Liverpool, Lebih Mahal daripada Haaland

0
Striker SL Benfica Darwin Nunez siap diboyong ke Premier League oleh Liverpool FC. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP )

batampos – Bakal ditinggal Sadio Mane dan Manchester City mendatangkan Erling Haaland sudah cukup menjadi alasan Liverpool FC butuh striker baru musim depan.

Bahkan, merogoh kocek dalam-dalam hingga memecahkan rekor pembelian termahal yang dicatat Virgil van Dijk dengan GBP 75 juta (Rp 1,36 triliun) bakal dipenuhi LFC.

Mengutip pemberitaan media-media Portugal, Rabu (8/6), LFC sudah memasukkan tawaran GBP 85 juta (Rp 1,54 triliun) untuk striker 22 tahun SL Benfica dan timnas Uruguay, Darwin Nunez.

Harga yang di satu sisi kemahalan kalau dibandingkan dengan Haaland yang ”hanya” EUR 60 juta (Rp 934 miliar). Statistik (29 gol dari 30 laga) dan reputasi Haaland jelas-jelas di atas Nunez (34 gol dalam 41 laga).

Namun, Nunez juga pantas dihargai mahal karena performanya melesat sepanjang musim lalu.

Pada tahun kedua membela Benfica dan usia yang masih muda, Nunez mampu menjadi top scorer Primeira Liga sekaligus ditahbiskan sebagai pemain terbaik di kompetisi kasta teratas di Portugal tersebut.

Striker LFC jebolan Primeira Liga, Diogo Jota, turut memuji Nunez sebagai penyerang bertalenta yang cocok untuk The Reds.

”Yang bisa aku katakan ketika kami berdua bertemu (di perempat final Liga Champions musim lalu, Red) adalah dia seorang striker yang bagus dan dinamis,” kata Jota kepada Noticias ao Minuto.

Sama dengan Jota, Nunez bisa melebar sebagai wide attacker. Postur tinggi Nunez juga diimbangi kecepatan dan duel udara yang mumpuni.

LFC mendapat saingan dari Manchester United untuk mendapatkan Nunez. Namun, melihat kekuatan kedua tim saat ini serta LFC yang berlaga di Liga Champions dan United hanya di Liga Europa, sudah bisa ditebak ke mana pilihan Nunez. (*)

 

Reporter: JPGroup

Perjuangkan Nasib Honorer, Bupati Karimun Surati Gubkepri Minta Permohonan Honorer jadi PPPK

0
Ribuan pegawai non-ASN atau honorer mengikuti apel pagi khusus di halaman Kantor Bupati Karimun

batampos- Nasib pegawai non-ASN atau tenaga honorer di seluruh Indonesia, termasuk di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun terancam kehilangan pekerjaan. Hal ini sesuai dengan surat dari Manpan RB terkait penataan pegawai non-ASN di pemerintah pusat dan daerah akan dihapus pada 28 November 2023.

”Pemerintah Kabupaten Karimun sebagai pemerintah daerah sudah tentu tidak bisa melawan peraturan pemerintah pusat. Kalau daerah tetap mempertahankan pegawai non-ASN atau honorer, maka ada sanksi hukum yang akan diberikan,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Kamis (9/6).

BACA JUGA: Gaji Honorer di Pemko Tanjungpinang Bebani 42 Persen Belanja Pegawai

Meski demikian, kata Bupati, dia pada Rabu (8/6) sudah mengirim surat Nomor 800/BKPSDM-01/VI/1402/2022 ke pemerintah pusat melalui Gubernur Kepri sebagai bentuk permohonan. Yakni, bagaimana agar tenaga honorer yang ada di Kabupaten Karimun bisa menjadi PPPK. Khususnya, bisa membuka lowongan untuk PPPK dengan kategori tenaga administrasi. Karena, selama ini pembukaan lowongan untuk PPPK hanya khusus tenaga teknis bidang kesehatan dan guru.

”Jangan beranggapan bahwa dengan adanya penghapusan tenaga honorer ini disebabkan saya dan Pak Wakil Bupati bertujuan untuk membangun proyek fisik dan juga kepentingan politik 2024. Saya ada dengan itu dan itu semuanya tidak benar. Melainkan, masalah ini sudah diatur dengan undang-undang. Saya juga mengajak semua tenaga honorer untuk sama-sama berdoa agar ada perubahan dari pusat,” ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa dia tidak ingin terjadi penambahan angka pengangguran jika peraturan ini diberlakukan. Memang, untuk jumlah pegawai honorer kontrak dan honorer insentif jumlahnya hampir 5 ribu orang. Dan jika ditambah dengan pembayaran insentif untuk tenaga kebersihan, guru negeri dan swasta, guru TPA, kader Posyandu maka jumlahnya sebanyak 10.177 orang dan biaya atau anggaran yang dibutuhkan sebanyak Rp146 miliar.

”Intinya, melalui surat yang dikirimkan ke Gubernur Kepri kita minta agar dapat difasilitasi ke Menpan RB dan Mendagri. Sehingga, diharapkan ada kebijakan untuk daerah dalam menyelesaikan pegawia non-ASN ini,” paparnya. (*)

reporter: sandi

 

Terulang Lagi, Prajurit TNI Jual Amunisi Kepada KST

0
Kadispenad Brigjen Tatang Subarna. (YouTube TNI AD)

batampos – Belum selesai dengan kasus dugaan penjualan amunisi senjata api yang melibatkan Praka AKG, Kodam XVII/Cenderawasih kembali menangkap seorang prajurit TNI AD di Papua.

Kali ini, mereka menangkap Prada YW di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua pada Rabu (8/6). Prajurit yang bertugas di Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus 751/Vira Jaya Sakti diduga menyalahgunakan puluhan butir amunisi senjata api.

Kedua kasus tersebut mendapat atensi dari Markas Besar TNI AD (Mabesad) di Jakarta. Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna menyampaikan bahwa instansinya berkomitmen memberi sanksi tegas kepada prajurit Angkatan Darat yang melanggar aturan. Apalagi bila pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit tersebut masuk kategori berat seperti penjualan amunisi di daerah tugas.

Keterangan tersebut disampaikan Tatang kepada awak media di Jakarta kemarin (9/6). Jenderal bintang satu TNI AD itu tegas menyatakan bahwa perbuatan Praka AKG dan Prada YW tidak patut. ”Tidak mencerminkan nilai-nilai disiplin yang tertuang dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI,” ungkap dia. Karena itu, kedua prajurit tersebut dipastikan bakal diproses hukum oleh Pusat Polisi Militer TNI AD (Puspomad).

Pasca ditangkap oleh Kodam XVII/Cenderawasih, proses hukum kepada kedua prajurit tersebut langsung berjalan. ”Penyidikan terhadap kedua kasus tersebut masih dilakukan oleh aparat penegak hukum,” imbuh Tatang. Yang jelas, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman tidak mentolerir perbuatan kedua prajurit tersebut. ”Pimpinan TNI AD akan memberikan sanksi tegas kepada oknum prajurit yang terlibat penyalahgunaan amunisi,” tambahnya.

Kodam XVIII/Cenderawasih pun memastikan hal yang sama. Mereka bakal menindak tegas prajurit TNI AD yang menjual amunisi senjata api kepada Kelompok Separatis Teroris (KST) di Papua. Proses hukum terhadap Praka AKG dan Prada YW telah berjalan. Keduanya sudah diamankan oleh personel Polisi Militer Kodam (Pomdam) XVII/Cenderawasih.

Saat dihubungi oleh Jawa Pos (grup Batam Pos), Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Kav Herman Taryaman menyampaikan bahwa aksi yang dilakukan oleh Praka AKG diketahui dari pengembangan penanganan kasus pembacokan warga di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. ”Selasa, 7 Juni 2022 pukul 07.00 WIT telah dilaksanakan penangkapan terhadap FS,” ungkap perwira menengah TNI AD dengan dua kembang di pundak itu.

FS merupakan salah seorang anggota KST yang diburu oleh aparat TNI dan Polri. Dia tidak lain adalah pelaku pembacokan warga bernama Asep. Setelah ditangkap oleh aparat gabungan TNI dan Polri, FS dibawa ke Polsek Intan Jaya. Proses hukum terhadap FS dijalankan oleh aparat kepolisian di sana. Berdasar keterangan FS, telah terjadi transaksi jual beli amunisi senjata api antara KST dengan seorang prajurit TNI.

Transaksi tersebut dilakukan oleh FS dengan perantara seorang warga berinisial JS. ”Bahwa benar dari pengembangan pemeriksaan FS diperoleh keterangan sudah membeli amunisi sebanyak sepuluh butir dari oknum TNI,” beber Herman. Informasi yang diterima dari FS pun langsung ditindaklanjuti oleh Kodam XVII/Cenderawasih. Mereka mengirim tim untuk mendatangi rumah JS dengan tujuan mengklarifikasi informasi tersebut.

Begitu tiba di rumah FS, lanjut Herman, petugas Kodam XVII/Cenderawasih mendapati Praka AKG tengah berada di sana. Petugas pun langsung menanyai Praka AKG. Hasilnya, diketahui bawah Praka AKG merupakan personel Satuan Tugas Aparat Teritorial (Satgas Apter) Kodim Persiapan Intan Jaya. ”Saat dimintai keterangan, JS mengakui telah menerima titipan amunisi kaliber 5,56 milimeter sebanyak sepuluh butir dari Praka AKG,” jelas dia.

Amunisi tersebut lantas diserahkan kepada FS. Penyerahan amunisi dilakukan secara bertahap sebanyak dua kali. Kepada petugas dari Kodam XVII/Cenderawasih, Praka AKG tidak mengelak dan berusaha menyangkal perbuatan yang telah dilakukannya. ”Praka AKG mengakui telah menjual amunisi sebanyak sepuluh butir,” kata Herman. Tidak hanya itu, Praka AKG juga membenarkan bahwa amunisi tersebut dijual kepada anggota KST.

Lebih dari itu, Praka AKG menyadari bahwa KST merupakan kelompok yang kerap menyerang masyarakat dan aparat keamanan TNI – Polri. Mereka punya riwayat panjang melakukan aksi di Papua. Atas perbuatan yang dilakukan oleh Praka AKG, Kodam XVII/Cenderawasih memastikan bahwa proses hukum sesuai aturan yang berlaku bakal dilakukan. ”Perkembangan (penanganan kasusnya) akan kami update,” ungkap Herman.

Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa sudah menegaskan bahwa dirinya memantau dan memerhatikan setiap kasus pelanggaran hukum oleh TNI. ”Saya mengawal hampir setiap minggu seluruh proses hukum yang berlangsung,” ungkap dia. Belakangan, TNI dihujani kasus pelanggaran hukum yang dilakukan oleh prajurit. Beberapa diantaranya bahkan sampai memakan korban jiwa. Kasus Kolonel Infanteri Priyanto di Jawa Barat adalah salah satunya.

Sementara itu, Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom menuturkan bahwa terkait penangkapan oknum TNI yang menjual senjata bisa jadi memang skenario dari TNI. “Mungkin saja,” urainya.

Namun begitu, Sebby mengakui bahwa pihaknya mendapatkan senjata dan amunisi ada beberapa sumber. Yakni, merampas senjata dari TNI dan Polri, membeli senjata dari anggota TNI dan Polri dan terakhir membelinya di pasar gelap. “Namanya juga usaha, orang berjuang untuk merdeka pasti berusaha keras mendapatkan senjata,” ungkapnya kepada Jawa Pos (grup Batam Pos).

Menurutnya, pihaknya juga telah melihat video anggota TNI yang menjual senjata dan amunisi tersebut. Dalam video tersebut tampak sedang diinterogasi. “Saya malah kasihan ke anggota TNI itu,” ujarnya.

Dalam berjuang untuk mendapatkan kemerdekaan tentunya banyak yang memberikan dukungan. Dulu Indonesia juga pasti banyak yang mendukung, entah orang Belanda, Jepang atau lainnya. “Sekarang ini TPNPB-OPM juga banyak yang didukung warga Indonesia,” tuturnya.

Dia mengklaim bahwa senjata yang dimiliki TPNPB-OPM didominasi oleh senjata rampasan. Hal tersebut membuktikan bahwa TNI dan Polri memiliki pasukan yang tidak profesional dan rapuh. “Mudah dilumpuhkan dan dirampas senjatanya,” ujarnya.

Selain terkait senjata, Sebby juga kembali mengungkit soal rencana revolusi total TPNPB-OPM. Kemungkinan besar TPNPB-OPM akan mengumumkan revolusi total di awal tahun depan. “Itu rencananya,” urainya.

Saat revolusi total diumumkan, lanjutnya, TPNPB-OPM akan mengusir semua warga Indonesia di Papua. Untuk sampai ke tujuan tersebut, semuanya bertahap dilakukan. Dari mempersiapkan anggota, senjata dan sebagai. “Semua sedang dipersiapkan,” paparnya.

Terpisah, pemerhati isu-isu militer dan pertahanan dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menyampaikan bahwa kasus penjualan senjata api dan amunisi yang melibatkan prajurit TNI di Papua bukan pertama kali terjadi. Dia menyatakan, kasus serupa sudah berulang. ”Kita melihat sejumlah praktik buruk penjualan senjata dan amunisi oleh oknum anggota pada kelompok yang mestinya mereka tumpas,” imbuhnya.

Menurut Fahmi, banyak aspek dapat memengaruhi prajurit untuk melakukan pelanggaran. Termasuk pelanggaran berat menjual senjata api atau amunisi kepada pihak musuh. ”Bertugas di daerah operasi seperti di Papua itu kekuatan mental dan moril prajurit tidak bisa dianggap sama rata,” imbuhnya. Prajurit yang memiliki kebiasaan kurang disiplin dalam aktivitas di luar kedinasan, lanjut dia, cenderung berani melakukan praktik buruk.

Mereka berpotensi melakukan pelanggaran disiplin hingga perbuatan melawan hukum militer ketika bertugas di daerah operasi. Terlebih jika perbuatan itu mendatangkan keuntungan dan dapat dimanfaatkan untuk aktivitas-aktivitas pelampiasan stres. ”Bagaimana menghilangkan praktik-praktik buruk semacam itu akan sangat tergantung pada kemampuan TNI – Polri menjaga moril dan mental anggotanya,” ungkap Fahmi.

Selain itu, Fahmi menyatakan bahwa penting bagi TNI dan Polri untuk juga menghadirkan figur pimpinan yang bisa menjadi teladan sekaligus mampu mengawasi dan mengayomi anggotanya selama berada di daerah operasi. Figur itu harus ada di setiap level. Utamanya yang bertugas memimpin prajurit di lapangan atau daerah penugasan. Dengan begitu, tingkah laku para prajurit di medan tugas tidak akan melenceng dari aturan.

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti menuturkan, oknum TNI dan Polri yang tega menjual senjata beserta amunisi ke KST layak disebut sebagai penghianat. Sangat layak diproses pidana dan dipecat. “Proses semuanya,” tegasnya.

Yang juga penting adalah menelusuri jaringan oknum-oknum tersebut. Sehingga, benar-benar berhenti jaringannya memasok senjata dan amunisi. “Proses hukum semua jaringannya,” terangnya.

Untuk mencegah kasus semacam itu terulang, TNI dan Polri perlu untuk melakukan operasi penegakan hukum ke jalur-jalur yang rawan terjadi penyelundupan senjata. “Harus dihukum berat untuk memberikan efek jera,” paparnya kemarin. (*)

Reporter: JP Group

 

Pengungkapan Kasus Penjualan Senjata Api dan Amunisi kepada KST

Februari 2021

Dua anggota Polres Kepulauan Ambon ditangkap karena menjual senjata dan amunisi ke KST.

Februari 2021

Kodam XVI/Pattimura menangkap Praka MS. Dia ditangkap karena diduga menjual senjata api dan ratusan butir amunisi kepada KST di Papua.

Oktober 2021

Dua anggota polisi berinisial JPO dan AS yang bertugas di Nabire ditangkap karena menjual 80 butir amunisi ke KST.

Juni 2022

Kodam XVII/Cenderawasih menangkap Praka AKG karena menjual amunisi senjata api sebanyak sepuluh butir kepada KST.

Juni 2022

Tidak berselang lama setelah penangkapan Praka AKG, Kodam XVII/Cenderawasih menangkap Prada YW di Bandara Sentani. Dia ditangkap karena membawa 42 butir amunisi senjata api tanpa alasan jelas. Kasusnya masih didalami.

Sumber: Dokumen Jawa Pos – Berbagai sumber diolah Jawa Pos

Tipu 400 Orang, Pelaku Investasi Bodong di Batam Ditangkap

0
Investasi Bodong 4 F Cecep Mulyana scaled e1654830438827
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto didampingi Kasat Reskrim Kompol Abdul Rahman, Kasi Humas AKP Tigor dan Kanit Judisila menunjukan barang bukti kasus investasi bodong saat ekspos di Mapolresta Barelang, Kamis (9/6). F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang menangkap Serly Wahyuni, 30. Wanita asal Medan, Sumatera Utara ini diamankan usai melakukan penipuan dengan modus investasi bodong.

Dalam kasus ini, Serly melakukan penipuan selama setahun. Ia mempekerjakan selebgram untuk mencari korban dan meraup keuntungan mencapai Rp 10 Miliar.

Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto mengatakan, penangkapan pelaku dilakukan, Sabtu (14/5) di Perumahan Mutiara Puri Harmoni, Kecamatan Serang Baru, Bekasi, Jawa Barat.

“Pelaku ini menetap di Batam, karena korbannya sudah banyak mencari, dia kabur,” ujar Nugroho di Mapolresta Barelang, Kamis (9/6) pagi.

Nugroho menjelaskan, dalam aksinya, pelaku mengajak korban untuk berinvestasi dan menjanjikan bunga besar mulai dari 20-30 persen dengan jangka waktu 20 hari.

Rata-rata pelaku mencari korban melalui sosial media, Instagram. Kemudian pelaku mempekerjakan selebgram bernama Shelly Oktaria. Dalam penipuan ini, Shelly mendapatkan upah Rp 5 juta perbulannya, dan bonus Rp 125 ribu setiap mendapatkan member atau korban.

“Awalnya, uang yang diberikan dari korban memang dikembalikan sesuai bunga yang dijanjikan. Setelah korban percaya dan menambah nominal investasi, pelaku tidak lagi mengembalikannya,” kata Nugroho.

Nugroho menambahkan, aksi penipuan dengan investasi bodong ini terpaksa dilakukan pelaku karena terlilit hutang. Pelaku pernah menjadi owner arisan, namun pelaku tak mengembalikan uang tersebut kepada peserta arisan.

“Pelaku ini gali lobang tutup lobang. Untuk membayar arisan itu, dia menipu lagi. Dan pelaku juga mengadakan give away untuk menarik korbannya,” ungkapnya.

Dari keterangan pelaku, total korban mencapai 400 orang dari berbagai wilayah. Sedangkan dari Batam, Polresta Barelang menerima 18 laporan. Rata-rata korban berinvestasi mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 1 miliar.

“Laporan dari korban (di Batam) ini belum resmi. Untuk korban silakan segera melapor dengan membawa bukti-bukti,” kata Nugroho.

Selain membayar hutang, kata Nugroho, uang hasil penipuan tersebut, digunakan pelaku untuk membeli dua unit rumah mewah, termasuk di Orchard Park, Batamkota. Kemudian dua unit mobil.

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu unit macbook, dua unit ponsel, empat buku tabungan, dan satu bundel rekening koran atas nama pelaku.

“Rumah mewah dan mobil ini masih berstatus kredit. Semuanya kita sita. Kita juga akan melakukan penyelidikan dan penyidikan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) untuk mengetahui aliran dana serta melakukan pencarian dan penyitaan terhadap aset pelaku,” tegas Nugroho.

Nugroho menambahkan, pihaknya sejauh ini menetapkan selebgram, Shelly Oktaria sebagai saksi. Ia menegaskan masih melakukan pemeriksaan terhadap Shelly.

“Masih kita lakukan pemeriksaan. Jika dia mengetahui penipuan ini dan terlibat, maka bisa kita jadikan tersangka,” katanya.

Dengan kejadian ini, Nugroho mengimbau kepada masyarakat untuk tidak tergiur dan tidak mengikuti investasi yang menjanjikan bunga tinggi dalam waktu singkat.

“Jangan langsung tergiur, karena bisa menjadi kerugian,” tutupnya.

Pantauan di Instagram, akun arisan dan investasi milik pelaku diikuti 3.000 followers. Begitu juga dengan akun selebgram, Shelly.

Sementara dari pengakuan Serly, penipuan dengan modus investasi bodong ini sudah ia jalani sejak Agustus 2021. Ia mengaku banyak terlilit hutang.

“Suami juga tidak bekerja lagi. Uangnya saya pakai bayar hutang dan beli itu (rumah dan mobil),” kata ibu satu anak ini.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 378 dan atau 372 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 4 tahun penjara. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Apri/Fadia ke Babak Perempat Final dengan Cara Sangat Dramatis

0
Apriani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti lolos ke babak perempat final Indonesia Masters 2022. (Humas PP PBSI)

batampos – Ganda putri unggulan tujuh asal Indonesia Apryani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti lolos ke babak perempat final Indonesia Masters 2022 dengan cara sangat dramatis.

Menang dengan skor 21-17 pada game pertama, Apriyani/Fadia harus bekerja sangat keras pada game kedua ketika melawan ganda putri nomor empat Malaysia Vivian Hoo/Chiew Sien Lim.

Mendapatkan dukungan penuh fans di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta hari ini (9/6), Apriyani/Fadia awalnya sempat tertinggal sangat jauh dengan margin 9 poin (3-12). Apriyani/Fadia juga semakin berada di belakang dalam kedudukan 6-15.

Namun, ganda yang baru dipasangkan tahun ini tersebut tidak menyerah begitu saja. Mereka bermain agresif, terus mengejar, dan akhirnya melakukan kebangkitan luar biasa.

Saat Vivian/Chiew memimpin 19-15, Apriyani/Fadia melakukan aksi yang dahsyat. Mereka mencetak enam angka beruntun untuk langsung menutup pertandingan dengan skor 21-19 pada game kedua.

Peraih emas SEA Games 2021 itu mengaku sempat kehilangan fokus pada game kedua. Beruntung, Apriyani/Fadia berhasil bangkit dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan.

“Pada laga ini, kami menguasai jalannya pertandingan di game pertama. Sayang di game kedua, kami sempat kehilangan fokus. Berkat kesabaran, kami berdua bisa mengatasi hal tersebut,” ungkap Fadia dikutip dari siaran pers PP PBSI.

“Kami tidak menang mudah hari ini. Pada game pertama kami bisa leluasa memainkan pola permainan. Pada game kedua, kami sempat kehilangan poin dan beruntung satu sama saling menguatkan. Jadi, kami bisa keluar dari tekanan,” imbuh Apriyani.

Apriyani/Fadia menambahkan bahwa keberhasilan mengejar setelah tertinggal jauh disebabkan karena kontrol emosi yang sangat baik. Baik Apriyani maupun Fadia tidak terpancing untuk bermain terburu-buru dan mematikan permainan. Namun, mereka tetap fokus.

“Dalam mengontrol emosi, kami berdua saling menguatkan. Kami berdua sudah saling mengerti apa yang harus dilakukan di lapangan,” ucap Apriyani.

Pada perempat final, Apriyani/Fadia sudah ditunggu lawan sangat berat. Yakni unggulan kedua asal Korea Selatan, Lee So-hee/Shin Seung-chan.

Lee/Shin melangkah ke babak delapan besar dengan mengandaskan ganda Tiongkok Du Yue/Li Wenmei dalam dua game langsung 21-14, 21-14.

Selain Apriyani/Fadia, ganda putri Indonesia lainnya Ribka Sugiarto/Febby Valencia Dwijayanti Gani juga melaju ke perempat final. Ribka/Febby sukses mengalahkan Melani Mamahit/Tryola Nadia dalam straight game dengan skor 21-10, 21-12. (*)

 

Reporter: JPGroup

Pasien Covid-19 di Batam Meninggal, Totalnya Kini 917 Orang

0
Pasien Covid Dalil Harahap 1
Ilustrasi pasien Covid-19 meninggal dunia. F.Dalil-Harahap

batampos – Kasus meninggal dunia akibat Covid-19 di Batam terus bertambah. Tercacat hingga saat ini total pasien terkonfirmasi positif Corona yang meninggal dunia berjumlah 917 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan sepanjang 24 jam terakhir terdapat satu orang pasien Covid-19 meninggal dunia. Korban berinisial S warga Mangsang Perum Bida Ayu Kecamatan Sei Beduk, Batam.

“Ya, hari ini ada tambahan pasien Covid-19 meninggal dunia, laki-laki berusia 29 tahun,” ujar Didi, Kamis (9/6).

Didi menjelaskan, S sempat mendapatkan pengobatan dan perawatan intensif di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam. Ia diketahui memiliki penyakit komorbid dan berdasarkan hasil pemeriksaan swab, korban terkonfirmasi positif Covid-19, dan dinyatakan meninggal dunia.

“Meninggalnya di rumah sakit. Sampai hari ini pasien meninggal berjumlah 917 orang,” beber Didi.

Adapun kasus aktif saat ini lanjutnya berjumlah tiga orang. Mereka merupakan warga Kabil, Tiban Baru dan Duriangkang. Ketiga pasien dirawat di tiga rumah sakit berbeda yakni Rumah Sakit Soedarsono, Rumah Sakit Awal Bros dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah.

Didi menjelaskan, secara keseluruhan kasus kematian pasien positif Covid-19 didominasi atau memiliki penyakit penyerta (komorbid). Paling banyak itu adalah Diabetes Melitus.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, ada 216 kasus kematian pasien positif Covid-19 disebabkan komorbid Diabetes Melitus.

Selain diabetes, ada komorbid hipertensi sebanyak 182 kasus. Kemudian, ada pneumonia atau lebih dikenal dengan radang paru-paru yang angkanya mencapai 104 kasus kematian. Kemudian ada komorbid sindrom distres pernapasan akut dengan 48 kasus kematian.

Lalu menyusul komorbid gagal jantung atau dikenal dengan congestive heart failure yang jumlahnya capai 38 kasus kematian. ”Ada juga komorbid sepsis 32 kasus dan komorbid tekanan darah tinggi sebanyak 33 kasus kematian,” tambah Didi.

Kemudian menyusul pasien gagal ginjal kronis sebanyak 19 kasus meninggal serta pasien dengan penyakit jantung koroner 15 kasus kematian dan TBC 15 kasus. ”Ada juga penyakit lain seperti HIV, asma, paru, gagal ginjal serta penyakit lainnya,” sebut Kadinkes Kota Batam tersebut.

Jika melihat data dari 917 pasien Covid-19 meninggal di Batam, sebanyak 467 memiliki penyakit bawaan atau komorbid dan 449 lain tidak memiliki penyakit bawaan atau komorbid. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Pembatasan Pembelian BBM Tunggu Revisi Perpres

0
Ilustrasi SPBU milik PT Pertamina. (Persero) (Dok.JawaPos.com)

batampos – Wacana pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) terus dimatangkan. Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading Pertamina Irto Ginting menuturkan, hingga kini regulasi yang mengatur kebijakan pembatasan pembelian itu masih melalui proses.

‘’Saat ini masih dalam proses finalisasi revisi Perpres 191/2014 oleh pemerintah. Kami sebagai operator akan menyesuaikan dengan apa yang diputuskan pemerintah,’’ ujarnya kepada Jawa Pos (grup Batam Pos), kemarin (9/6).

Seperti diketahui, alasan pembatasan itu disebabkan karena penyaluran BBM bersubsidi belum tepat sasaran dan dinikmati oleh kalangan yang tidak semestinya. Ketika ditanya mengenai jenis BBM apa saja yang dibatasi pembeliannya dan jenis kendaraannya, Irto belum bisa memerincinya. ‘’Revisi Perpres 191/2014 ini nanti akan menjelaskan kriteria siapa yang berhak atas BBM Bersubsidi,’’ imbuhnya.

Kriteria maupun petunjuk teknis pembelian BBM bersubsidi akan diatur di revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak.

Nantinya, pembelian BBM bersubsidi akan dilakukan dengan aplikasi MyPertamina. Dengan begitu diharapkan pembelinya bisa tepat sasaran.

Irto melanjutkan, ke depan juga akan ada sosialisasi kepada masyarakat terkait teknis penggunaan aplikasi tersebut. Apalagi tidak semua masyarakat memiliki smart phone yang digunakan untuk mengakses aplikasi itu.

‘’Kami sedang mempersiapkan infrastrukturnya. Tentu akan disosilasikan terlebih dahulu bila sudah ditetapkan penggunaan aplikasinya,’’ katanya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas Erika Retnowati menuturkan, revisi Perpres 191/2014 akan secara detail mengatur berbagai mekanisme. Namun, ia menegaskan masyarakat ekonomi kelas atas yang menggunakan mobil mewah dipastikan tidak akan menerima BBM subsidi.

‘’Antara lain seperti itu (mobil mewah). Jelas kan pasti mobil mewah orangnya mampu. Itu kan tidak layak mendapatkan subsidi. Jenisnya nanti kita tentukan,’’ ujarnya pada rapat dengar pendapat, Rabu (8/6).

Selain itu, per 31 Mei 2022, angka konsumsi BBM penugasan jenis Pertalite sudah lebih dari 50 persen dari kuota yang ditetapkan pada APBN.

Pertalite telah tersalurkan sebanyak 11,69 juta kiloliter atau 50,74 persen dari kuota 23,04 juta kiloliter. Sementara untuk realisasi penyaluran solar telah mencapai 6,76 juta kiloliter atau 44,77 persen dari kuota 15,10 juta kiloliter. Adapun minyak tanah telah tersalurkan 0,20 juta kiloliter atau 41,67 persen dari kuota 0,48 juta kiloliter.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Timur (Jatim) Sundoro mengatakan, pihaknya sadar bahwa pemerintah masih mempertimbangkan salah satu di antara dua opsi. Yakni, kenaikan harga BBM solar dan pembatasan kuota solar. ’’Dari sikap pemerintah selama ini, pemerintah sepertinya lebih memilih ke opsi pembatasan solar. Karena konsekuensi menaikkan BBM untuk mesin diesel memang luar biasa,’’ ungkapnya.

Menurut perhitungannya, ongkos angkut naik sekitar 50 persen dari kenaikan solar. Sehingga, jika solar naik 10 persen. Maka, ongkos angkut bakal naik 5 persen. Efek tersebut jelas bakal bertubi-tubi karena mata rantai distribusi Indonesia. Pada akhirnya, harga semua produk di Indonesia bakal naik.

Sundoro paham bahwa subsidi BBM sudah benar-benar membebani APBN. Namun, inflasi yang berlebihan juga pasti bakal melukai ekonomi. ’’Kami paham kalau memang pada akhirnya ada pembatasan. Yang penting, jangan sampai kuota kami dikurangi,’’ paparnya.

Saat ini, setiap unit truk angkutan barang mendapatkan jatah 200 liter per 24 jam. Kuota tersebut diakui sudah cukup untuk operasional. Namun, jika kuota tersebut diturunkan, maka dampaknya bisa menjadi lebih parah. Karena, alur logistik bakal menjadi lebih lambat.

’’Kalau dari pihak pengusaha truk sendiri, kami justru lebih setuju kalau harga BBM dinaikkan daripada kami kekurangan. Tapi, kami juga paham dengan pemikiran pemerintah,’’ jelasnya. (*)

Reporter: JP Group

Marcus/Kevin ke Perempat Final Indonesia Masters, Walau Kaki Masih Sakit

0
Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon saat bertandin melawan ganda putra Thailand, Supak Jomkoh/Kittinupong Kedren, pada babak 16 besar Daihatsu Indonesia Masters 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (9/6/2022). Kevin/ Markus menang dalam drama rubber game 21-14, 8-21, 21-18. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

batampos – Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil lolos dari lubang jarum usai memenangi laga babak kedua Indonesia Masters 2022. Berlaga dalam pertandingan alot melawan pasangan Thailand Supak Jomkoh/Kittinupong Kedren, The Minions mengunci kemenangan dengan kondisi kaki Marcus yang masih sakit.

Marcus/Kevin menyudahi perlawanan Jomkoh/Kedren dengan skor 21-14, 8-21, dan 21-18, Kamis (9/6). Di sepanjang laga itu pula, Marcus terlihat berjuang sembari menahan rasa sakit pada kakinya seperti di babak pertama kemarin.

Ditanya soal kondisi kakinya, Marcus mengatakan bahwa rasa sakit itu masih cukup menyiksanya. Namun, hal itu tidak membuatnya mundur.

“Masih bisa main lah. Sebelum main kami juga sudah dapat approval dari dokter. Overall katanya sudah oke,” kata Marcus lagi.

Marcus pun menegaskan bahwa dengan kondisi tersebut, ia sudah siap berlaga di babak perempat final pada Jumat (10/6) hari ini. “Saya berani paksa main. Harusnya sih nggak masalah,” katanya lagi.

Perihal pemulihan, Marcus menuturkan bahwa ia akan tetap melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Pemulihan orang kan beda-beda. Ada yang cepat, ada yang lambat. Kami akan cek lagi kondisinya. Kalau masih sakit terus, nanti mungkin di-MRI lagi,” kata Marcus. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Marcus/Kevin ke Perempat Final Indonesia Masters, Walau Kaki Masih Sakit

0
Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon saat bertandin melawan ganda putra Thailand, Supak Jomkoh/Kittinupong Kedren, pada babak 16 besar Daihatsu Indonesia Masters 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (9/6/2022). Kevin/ Markus menang dalam drama rubber game 21-14, 8-21, 21-18. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

batampos – Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo berhasil lolos dari lubang jarum usai memenangi laga babak kedua Indonesia Masters 2022. Berlaga dalam pertandingan alot melawan pasangan Thailand Supak Jomkoh/Kittinupong Kedren, The Minions mengunci kemenangan dengan kondisi kaki Marcus yang masih sakit.

Marcus/Kevin menyudahi perlawanan Jomkoh/Kedren dengan skor 21-14, 8-21, dan 21-18, Kamis (9/6). Di sepanjang laga itu pula, Marcus terlihat berjuang sembari menahan rasa sakit pada kakinya seperti di babak pertama kemarin.

Ditanya soal kondisi kakinya, Marcus mengatakan bahwa rasa sakit itu masih cukup menyiksanya. Namun, hal itu tidak membuatnya mundur.

“Masih bisa main lah. Sebelum main kami juga sudah dapat approval dari dokter. Overall katanya sudah oke,” kata Marcus lagi.

Marcus pun menegaskan bahwa dengan kondisi tersebut, ia sudah siap berlaga di babak perempat final pada Jumat (10/6) hari ini. “Saya berani paksa main. Harusnya sih nggak masalah,” katanya lagi.

Perihal pemulihan, Marcus menuturkan bahwa ia akan tetap melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Pemulihan orang kan beda-beda. Ada yang cepat, ada yang lambat. Kami akan cek lagi kondisinya. Kalau masih sakit terus, nanti mungkin di-MRI lagi,” kata Marcus. (*)

 

 

Reporter: JPGroup