Senin, 6 April 2026
Beranda blog Halaman 7412

Puskesmas di Batam Mulai Gunakan Sistem Paperless, Layanan Berobat Kini Lebih Cepat

0
WhatsApp Image 2022 06 06 at 15.13.24 e1654507673720
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi melihat langsung sistem pelayanan Paperless (tanpa menggunakan kertas) di Puskesmas Tiban Baru, Foto Kadinkes Batam

batampos – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam terus meningkatkan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Salah satu inovasi terbarunya adalah pelayanan dengan sistem Paperless atau tanpa menggunakan kertas. Sistem ini nantinya juga akan menggunakan aplikasi ePus (online/Paperless).

Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi memantau langsung pelaksanaan sistem Paperless di Puskesmas Tiban Baru, Senin (6/6).

Menurutnya, saat ini pasien yang ingin berobat, mulai dari pendaftaran sampai pengambilan obat, cukup menunjukan KTP atau NIK dan Kartu BPJS jika punya. Untuk penunjukan KTP hanya pada saat pertama kali berobat dan berikutnya saat berobat kembali hanya cukup dengan menyebutkan nama dan tanggal lahir maka data sudah terekam semua di sistem online Puskesmas dengan aplikasi Epus.

“Disitulah terlihat saat pelayanan dimulai dari pendaftaran sistem yang digunakan online tanpa menggunakan kertas,” ujar Kadinkes Kota Batam.

Setelah selesai dari pendaftaran pasien langsung duduk di depan poli tempat berobat dan tidak menunggu lama pasien langsung dipanggil dan memasuki ruang Poli. Saat diperiksa dokter pasien menceritakan apa yang dikeluhkan kemudian dokter melakukan diagnosa dan selanjutnya terapi.

“Saat selesai dari Poli pasien tidak perlu membawa kertas resep ke apotik tetapi langsung duduk aja di depan apotik. Lalu petugas apotik memanggil pasien sesuai urut antrian. Pasien diberikan obat oleh petugas apotik dan pasien diperbolehkan untuk pulang,” tambah Didi.

Menurutnya sebelum ada sistem online dan paperless, Puskesmas masih menggunakan sistem manual. Dimana menggunakan Status Pasien dan kertas resep. Dengan metode yang lama ini pasien menunggu antrian lama untuk dilayani baik dari pendaftaran, pelayanan poli dan pengambilan obat di apotik.

Dari sistem paperless yang diterapkan Puskesmas Tiban Baru banyak hal yang diuntungkan oleh masyarakat seperti antrian di meja pendaftaran tidak menunggu waktu lama, antrian di Poli tidak menunggu waktu lama, antrian di apotik tidak menunggu waktu lama.

Pasien tak perlu membawa kertas resep ke apotik sehingganya kesalahan pemberian obat tidak mungkin terjadi, karena obat yang ditulis online dari dokter di Poli tertulis dengan nama obat yang lengkap sehingga petugas apotik bisa membaca dengan baik dan benar. Selain itu, waktu pelayanan dari pendaftaran sampai selsesai pengambilan obat sangat singkat sekali.

Keuntungan Puskesmas/Pemerintah Kota batam dalam menerapkan aplikasi ePus (Pelayanan Online/Paperless) adalah lebih hemat anggaran karena tidak perlu lagi membeli kertas, pena, lebih hemat anggaran tidak perlu lagi memberi map untuk status pasien, lebih cepat kerjanya dan tidak membuat capek petugas dan lebih hemat jumlah tenaga kerja di ruang pendaftaran.

Didi menambahkan waktu tunggu pelayanan dengan menggunakan aplikasi ePus ini juga lebih singkat dari manual. Semisalnya jika berobat ke Poli umum dari pendaftaran sampai pengambilan obat hanya butuh waktu 5 menit yang sebelumnya saat manual bisa memakan waktu 15 – 30 menit.

Jika berobat ke Poli Gigi dengan tindakan dari pendaftaran sampai pengambilan obat hanya butuh waktu 30 – 45 menit yang sebelumnya saat manual bisa memakan waktu 1 jam. Jika berobat ke Poli Gigi tanpa Tindakan dari Pendaftaran sampai pengambilan obat hanya butuh waktu 15  menit yang sebelumnya saat manual bisa memakan waktu 45 menit.

“Kesimpulan Penggunaan aplikasi ePus (online/Paperless) kepada masyarakat lebih efisien, efektif dan hemat anggaran,” tutur Didi.

Dijelaskan, saat ini baru puskesmas Tiban Baru yang menggunakan aplikasi ini. Sedangkan untuk puskemas lainnya yang ada di mainland diprediksi jyga akan menggunakan sistem ini. “Insallah dalam dua atau tiga bulan ini selurus puskesmas di mainland sudah juga. Tapi kalau untuk hinterland kendalanya di kecepatan internet,” pungkas Didi. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

Tersangka Kasus Proyek Gereja di Mimika Diminta Kooperatif

0
Gedung Gereja Kingmi Mile 32 di Jalan Agimuga, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika. (ANTARA/Evarianus Supar)

batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta dua tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 Tahap 1 Tahun Anggaran 2015 di Kabupaten Mimika, Papua, kooperatif menghadiri panggilan.

KPK menjadwalkan memanggil keduanya pada Selasa (7/6) dan Jumat (10/6) untuk diperiksa sebagai tersangka di Gedung KPK, Jakarta.

“Tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dua orang sebagai tersangka untuk hadir di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, dalam rangka melengkapi berkas perkara penyidikan. KPK berharap pihak-pihak tersebut kooperatif dan hadir sesuai jadwal,” kata Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Senin (6/6).

Ali mengatakan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap kedua tersangka itu diperlukan untuk mengonfirmasi beberapa alat bukti yang sudah dikumpulkan tim penyidik. KPK saat ini belum dapat menginformasikan secara menyeluruh konstruksi perkara dan siapa saja pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus tersebut.

Sebagaimana kebijakan pimpinan KPK, untuk publikasi konstruksi perkara dan pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka akan dilakukan usai dilakukan upaya paksa, baik penangkapan maupun penahanan terhadap para tersangka.

Dalam penyidikan kasus tersebut, KPK juga telah memeriksa beberapa saksi, di antaranya Budiyanto Wijaya dari pihak swasta/anggota DPRD Kota Malang periode 2009-2014 dan Jessi dari pihak swasta/staf PT Master Steel yang diperiksa pada Kamis (17/3).

KPK mengonfirmasi keduanya mengenai proses pembelian bahan material dalam proyek pembangunan Gereja Kingmi Mile 32, yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi ditentukan, serta adanya dugaan aliran sejumlah uang bagi pihak-pihak terkait dengan kasus tersebut. (*)

Reporter: Antara

2 Terdakwa Korupsi APBD Anambas Dituntut Berbeda

0
Sidang tuntutan kasus korupsi Dana Hibah Kabupaten Anambas di Pengadilan Negeri Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar

batampos – Dua terdakwa kasus korupsi Dana Hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Anambas 2020, M. Ikhsan dituntut 1 tahun 3 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (6/6). Sedangkan terdakwa lainnya yaitu Mustafa Ali, dituntut 2 tahun 6 bulan penjara.

Kepala Cabang kantor Kejaksaan Natuna di Terempa Roy Huffington Harahap melalui Jaksa Bambang Wiratdany, menyatakan dua terdakwa terbukti melakukan korupsi menyalahgunakan sarana jabatan yang ada padanya untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi hingga merugikan keuangan negara. Perbuatan dua terdakwa melanggar pasal 3 ayat 1 Jo Pasal 18 ayat 1 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP.

BACA JUGA:

Barang bukti yang yang dikembalikan oleh terdakwa M. Iksan sebesar Rp 11 juta, dirampas dan dikembalikan ke kas daerah Kabupaten Anambas. Terdakwa Mustafa Ali juga untuk membayar uang pengganti kerugian negara dari sebagian yang telah dikembalikan sebesar Rp 158 juta. “Apabila tidak dikembalikan dalam waktu satu bulan, maka diganti dengan hukuman 1 tahun penjara,” kata JPU.

Sebelumnya diketahui, Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Anambas, M Ikhsan serta Bendahara FPK, Mustafa Ali ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi Dana Hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Anambas 2020. Penetapan dua tersangka ini dilakukan atas penyelidikan dan penyidikan serta ditemukannya dua alat bukti oleh Cabjari Natuna di Tarempa. Dalam kasus ini, negara mengalami kerugian sebesar Rp 176 juta. (*)

reporter: yusnadi

PKP Promo ENTENG, Ringan di Dompet Ringan di Kepala

0
PKP
PKP promo Enteng.

batampos – PT Putera Karyasindo Prakarsa (PKP) menghadirkan Program Sales terbarunya yakni Promo ENTENG dengan tagline Ringan Di Dompet Ringan di Kepala.

“Total 23 Proyek yang sedang dikembangkan PKP saat ini tersebar di wilayah Batam. Konsumen diberikan kemudahan untuk memiliki properti impiannya yaitu dengan cicilan yang super ENTENG mulai dari 1 jutaan per bulan,” ujar Rio Naldi, Manager Promosi PKP Batam.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut terkait Promo ENTENG ini dan seluruh Produk PKP bisa datang langsung ke PKP Store yang kini sudah ada di 3 lokasi yaitu PKP STORE OPBC (Ruko OPBC, Fly Over Simpang Jam), PKP STORE ABC (Ruko ABC, Batu Aji) dan PKP STORE MEGA LEGENDA (Ruko Mega Legenda 2, Batam Center).

“Buka dari jam 09.00 sampai jam 20.00 setiap harinya. Selain itu juga bisa langsung datang ke Kantor Pemasaran yang berada di lokasi proyek masing-masing,” katanya.

Rio juga menjelaskan, untuk kemudahan pembelian PKP menyediakan layanan transaksi via online melalui situs www.pkponline.com atau bisa download Aplikasi PKP Online yang sudah tersedia di Play Store (Android) dan Apps Store (iOS).

“Calon konsumen yang ingin transaksi pembayaran di pkponline, bisa dilakukan via transfer bank atau kartu kredit. Cara pembelian ini tentunya memudahkan mereka yang berada di luar kota atau di luar negeri,” tambahnya.

Bagi masyarakat yang berminat bisa segera booking unitnya karena promo ini merupakan kesempatan yang sangat langka dan tidak akan terulang lagi. (*/uma)

Jus Seledri Untuk Antihipertensi, Sebaiknya Pilih dari Produk Organik

0
ILUSTRASI: Segelas jus seledri yang kaya manfaat. Salah satunya sebagai antihipertensi. (dok.jawapos)

batampos – Jus seledri dipercaya masyarakat termasuk di Indonesia sebagai minuman antihipertensi. Selain dibuat jus, penderita hipertensi biasanya juga meminum rebusan daun seledri.

Menurut Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, apabila penderita hipertensi secara rutin minum kombinasi obat antihipertensi, pasti punya efek samping. Efek samping yang kadang berbahaya, lanjutnya, adalah gangguan denyut jantung dan disfungsi seksual.

Karena hal ini, masih menurut Mangestuti, ada pasien hipertensi yang tetap ingin mengombinasikan obat dokter dengan herbal. Salah satu pilihan adalah rebusan daun seledri.

Jus daun dan tangkai seledri adalah minuman populer yang mengundang perhatian peneliti. Tangkai seledri kaya serat, mineral, magnesium, kalium, dan rendah natrium. Jadi cocok untuk mengendalikan tekanan darah.

Baca juga : Meski Membuat Gatal Mulut, Ini 6 Manfaat Nanas untuk Kesehatan

Informasi dalam sebuah publikasi ilmiah terbaru tahun 2021 menyebutkan peran zat kandungan jus seledri, yaitu 3-n-butylphthalide dan sedanolide, sebagai penurun tekanan darah. Keduanya adalah bagian dari minyak seledri yang menyebabkan bau dan aroma khas. Kerjanya melalui aktivitas sebagai vasodilator (melebarkan pembuluh darah) dan agen diuretik.

Ada penelitian lain yang dilakukan langsung pada subjek pasien lanjut usia yang mengalami tekanan darah tinggi. Subjek itu mengonsumsi jus seledri setiap hari selama enam bulan. Hasilnya memang menunjukkan penurunan tekanan diastolik dan sistolik darah. Ada berbagai dugaan kemungkinan mekanisme kerjanya. Satu di antaranya adalah sebagai penurun stres oksidatif. Namun, penelitian seperti itu harus berlanjut untuk mendapatkan hasil yang valid berkaitan dengan mekanisme kerja.

Bagaimana cara memanfaatkan seledri sebagai antihipertensi?

1. JUS SELEDRI

Bahan: batang seledri (disarankan produk organik), buah apel untuk memperbaiki rasa.
Cara membuat:
– Cuci bersih batang seledri dan apel, lalu iris.
– Masukkan bahan ke blender atau juicer secara bergantian agar homogen.
– Saring, lalu hidangkan langsung. Tidak lebih dari 24 jam sejak dibuat.
– Takaran 200 ml, dua kali seminggu.

2. REBUSAN DAUN & TANGKAI SELEDRI UNTUK PENGOBATAN KOMPLEMENTER
Cara membuat:
– Siapkan 4 – 5 batang seledri (disarankan yang organik). Cuci bersih, iris kecil.
– Rebus dalam 400 ml air dengan api sedang hingga mendidih. Setelah mendidih, saring dan minum 200 ml sekali sehari.
– Cek langsung efek penurunan tekanan darah tinggi.

3. CAMPURAN SUP SAYURAN
Cara membuat:
– Gunakan daun dan tangkai seledri segar untuk mendapatkan hasil yang optimal.
– Siapkan bahan sup, cuci bersih, potong atau petik sesuai kebutuhan.
– Rebus dalam panci dengan api sedang, masukkan bumbu yang sudah dihaluskan dan disangrai kalau perlu.
– Masukkan daun dan irisan tangkai seledri secukupnya sesaat sebelum api dimatikan.

PERINGATAN:

• Konsumsilah seledri dalam jumlah secukupnya saja untuk menambah kelezatan makanan/minuman dan mendapatkan manfaat dari nutrisi kandungan.

• Untuk tujuan pengobatan, sangat disarankan berkonsultasi dengan dokter yang merawat.

• Wanita hamil dan menyusui serta penderita epilepsi tidak disarankan menggunakannya untuk tujuan pengobatan.

• Waspadai kemungkinan reaksi sensitivitas atau alergi terhadap minuman jus seledri. (*)

Reporter : JPGroup

Cuaca Ekstrem Landa Arab Saudi, Jemaah Haji Harus Waspada

0
ILUSTRASI: Calon jemaah haji tiba di Asrama Haji (Salman Toyibi/Jawa Pos)

batampos – Cuaca ekstrem tengah melanda Arab Saudi di tengah ibadah haji yang segera berlangsung. Melihat kondisi tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan kepada jamaah Indonesia agar tetap berwaspada.

“Arab Saudi cuacanya sekarang musim panas. Informasi yang saya dapat, suhunya berkisar 40 sampai 44 derajat celcius dan kemungkinan akan lebih panas lagi,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Ahmad Abdullah kepada wartawan, Senin (6/6).

Abdullah berpesan agar jemaah haji dapat menjaga kesehatan, pola makan, dan juga istirahat yang cukup. “Jangan terlalu diforsir kegiatan-kegiatan yang memang tidak perlu dilakukan,” imbuhnya.

Terkait cuaca panas, Ia mengimbau Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) untuk tidak memaksakan jamaahnya berulang kali melaksanakan umrah. KBIHU dan jemaah harus bisa mengendalikan diri karena kondisi cuaca yang sangat panas.

“Mengimbau KBIHU untuk tidak memaksakan jemaahnya berulang kali melaksanakan umrah dan dapat mengendalikan diri karena cuaca saat ini sangat ekstrem,” tegasnya.

Kepada jemaah, Abdullah juga berpesan, saat beribadah di Tanah Suci, untuk rutin membawa dan makan kurma dan banyak minum air untuk mencegah dehidrasi. “Banyak minum jangan tunggu haus dan sediakan 10 – 15 butir buah kurma,” jelasnya.

Tahun ini, Pemerintah bersama Komisi VIII DPR juga telah menyepakati pemberiann layanan konsumsi jemaah dari sebelumnya yang hanya diberikan 2 kali makan, menjadi 3 kali makan. (*)

Reporter: JP Group

Per Papan, Harga Telur Ayam di Tanjungbatu Capai Rp 58 Ribu

0

batampos– Dalam sepekan terakhir ini warga dan pedagang mengeluhkan dengan kenaikan harga telur ayam. Kenaikan harga telur ayam ukuran sedang naik menjadi Rp 53.000 dari sebelumnya Rp 48.000 per papan sedangkan ukuran besar bisa mencapai Rp 56.000 sampai Rp 58.000. Diperkirakan harga telur ayam akan merangkak naik.

pedagang eceran di Tanjungbatu menunjukkan telur ayam

Dewi, 52 seorang ibu rumah tangga mengakui kenaikan harga telur sangat dirasakan. Menurutnya harga telur sangat memberatkan masyarakat. Bahkan harga telur yang murah sebesar Rp 53.000 dengan ukuran yang sedang.

BACA JUGA: Per Butir Telur Ayam Ras di Tanjungpinang Rp 2 Ribu

“Iya kenaikan harga telur ayam luar biasa, hal ini jelas memberatkan masyarakat,”terangnya.

Hal itu dibenarkan Abdul Rahim seorang pedagang Sembako di pasar Tanjungbatu. Dikatakan kenaikan harga telur sudah sepekan, informasi pemicunya karena mahalnya harga pakan ayam. Kami pedagang juga mengeluhkan karena harga telur ayam naik jelas berpengaruh pada menurunya pembeli. Kami pedagang kecil hanya bisa menyesuaikan harga saja, kalau dapat harga telur standar. Sehingga penjualan ramai tidak seperti sekarang ini pembeli sepi karena tingginya harga telur ayam. (*)

reporter: imam sukarno

Menko Airlangga Tegaskan Pemerintah Dorong Program Santripreneur Untuk Ciptakan Wirausahawan yang Tangguh

0
Menko Airlangga menghadiri Pelantikan dan Milad ke-44 Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Kedoya Utara, Jakarta Barat, Minggu (5/6), (F.Istimewa)

batampos – Berbagai upaya dalam menangani pandemi Covid-19 telah dilakukan Pemerintah dengan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dan menjadikan Indonesia saat ini berada dalam masa transisi dari pandemi menuju endemi. Terkendalinya penanganan Covid-19 ini menjadi penting, karena merupakan faktor pendorong pulihnya perekonomian nasional yang pada kuartal pertama tahun 2022 ekonomi nasional dapat tumbuh 5,01 persen (yoy).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa terkendalinya pandemi ini tentu juga berkat dukungan berbagai pihak, termasuk juga para ulama, kyai, dan tokoh agama yang tak henti-hentinya menyerukan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan menjadikan program vaksinasi menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Pandemi Covid-19 saat ini sudah jauh lebih baik. Alhamdulillah, bersyukur kepada Allah SWT, setelah satu bulan dari masa mudik, tidak ada peningkatan kasus harian Covid-19,” ungkap Menko Airlangga dalam Pelantikan dan Milad ke-44 Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Kedoya Utara, Jakarta Barat, Minggu (5/6),

Sebagai salah satu upaya medorong perekonomian nasional, Menko Airlangga dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa Pemerintah tengah mendorong ekonomi syariah dan Lembaga Keuangan Syariah. Selain itu, Pemerintah juga memiliki Program Santripreneur.

“Program Santripreneur diinisiasi untuk mendorong santriwan-santriwati agar bisa menjadi wirausahawan yang tangguh,” kata Menko Airlangga.

Menutup sambutannya, Menko Airlangga yang juga merupakan Ketua Majelis A’la PP MDI dalam kesempatan yang sama juga menyampaikan bahwa mengharapkan MDI turut berperan aktif dalam pengembangan ekonomi umat agar kesejahteraan umat Islam di Indonesia dapat dicapai. MDI juga harus menjadi penggerak utama bagi dakwah Islam yang damai dengan bersinergi dengan para ulama, kyai, dan para ustaz.

Pada kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga turut memberikan piala kepada santri pemenang lomba pidato nasional yang diadakan oleh MDI. “Melalui peran MDI diharapkan dapat melahirkan banyak pendakwah yang menciptakan kesejukan dan keteduhan bagi masyarakat yang memiliki visi dan misi yang sama dalam menebarkan Islam rahmatan lil ‘alamin,” pungkas Menko Airlangga. (ltg/fsr)

Hanung Bramantyo Sindir Luhut Panjaitan soal Tiket Masuk Candi Borobudur Rp 750.000 per Orang : Angel Wes, Angel Tenan

0
Hanung Bramantyo bersama Zaskia Adya Mecca di Candi Borobudur. Hanung kritisi soal tiket masuk Candi Borobudur. (Instagram/@hanungbramantyo)

batampos – Hanung Bramantyo menyindir Luhut Panjaitan soal tiket masuk Candi Borobudur Rp 750.000 per orang. “Angel wes, angel tenan,” kata Hanung Bramantyo di akun Instagramnya.

Rencana Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Panjaitan, menerapkan tarif baru untuk tiket masuk Candi Borobudur panen kritikan. Salah satunya dari sutradara Hanung Bramantyo.

Baca juga:Sarasvati Istri Dokter, tapi Tetap Milik Isyanation

Hanung Bramantyo menyentil tarif baru masuk Candi Borobudur Rp750 ribu untuk wisatawan lokal dan sekira Rp1,4 juta untuk turis asing, yang pada akhirnya hanya orang kaya yang boleh melihat candi dari dekat.

“Menaikkan harga tiket Borobudur jadi Rp750.000 per kepala mungkin maksudnya agar pengunjung yang masuk terseleksi. Bisa jadi para pengunjung itu horang kaya, pengusaha bitcoin cabang Muntilan, atau anak Sultan Magelangan, yang mana jadinya keaslian candi terjaga dengan baik,” tulisnya di akun Instagram-nya, @hanungbramantyo, Minggu (5/6/2022) malam dilansir pojoksatu.id

Dalam postingannya, Hanung juga membagikan momen dirinya dan sang istri Zaskia Adya Mecca saat berada di Candi Borobudur.

Pun demikian, Hanung menyentil juga soal keamanan arca di dalam Candi Borodur jika nanti hanya orang berduit yang mampu membeli tiket.

Sebab, harga Rp750 ribu hanya sekadar masuk ke Candi Borobudur dan berselfie dianggap tidak sepadan.

“E, tapi jangan-jangan kalo harganya dinaikkan entar malah ada beberapa arca mendadak hilang jarinya, relief-relief pada gempil, atau satu balok tangga batu lenyap oleh sebab ulah pengunjung Rang Kaya tadi,” sebutnya.

“Terus kalau ditanya penjaga : ‘Kok kalian pada ngerusak candi sih?’ Jawab mereka : ‘lah, kan saya udah bayar 750 rebu? Mosok cuma dapat selfie doang,” sambungnya.

Di akhir postingannya, Hanung pun menyebut tarif tersebut bakal bikin serba sulit. “Hmmm, angel wes, angel tenan (susah sudah, susah benar,” pungkasnya.

Sebelumnya, Luhut Panjaitan menyebut rencana penerapan tarif baru untuk membatasi jumlah kunjungan masuk Candi Borobudur demi.

“Kami juga sepakat dan berencana untuk membatasi kuota turis yang ingin naik ke Candi Borobudur sebanyak 1.200 orang per hari dengan biaya 100 Dollar untuk wisman dan turis dosmetik sebsar Rp750 ribu. Khusus pelajar, kami berikan biaya Rp50ribu ,” ujar Luhut dikutip dari akun Instagram-nya, pada Sabtu (4/6/2022).

Luhut Panjaitan beralasan penerapan tarif baru masuk Candi Borobudur itu untuk menjaga kelestarian kekayaan sejarah.  (*)

Reporter: jpgroup

 

Niat Melerai Keributan, Warga Tiban Lama Justru Jadi Korban Penganiayaan

0
pukul
ilustrasi (pixabay.com)

batam – Isro Rianto, warga Tiban Lama, Sekupang, mengalami nasib naas. Pasalnya, niatnya melerai perkelahian, malah babak belur dianiya marbot musalah, Budi Erman Ritonga, 55 tahun. Kasus penganiayaan ini terjadi di Masjid Al Kautsar RT 001 RW 001 Tibanlama, Minggu (5/6).

Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana membenarkan penganiayaan tersebut. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Sekupang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Alat bukti yang kita amankan berupa visum et repertum dan rekaman vidio sebagai petunjuk,” ujar Yudha, Senin (6/6).

Kapolsek menceritakan, kejadian berawal Minggu (5/6), sekira pukul 05.30 WIB, korban selesai melaksanakan salat subuh di Masjid Al Kautsar. Ia duduk di teras masjid bersama seorang temannya Eno. Tidak berapa lama kemudian terlapor datang ke masjid untuk mengambil nasi kuning sumbangan dari jamaah sambil mengucap “Assalamualaikum”.

Lalu korban membalas salam terlapor dan mendengar terlapor sedang berbicara dengan Eno dengan mengatakan “Ko sombong kali kau, aku tegur tak pernah menjawab”. Dan korban langsung mengatakan “Emang seperti itu budaya orangnya. Tidak pernah menyahut,” jawab korban yang 42 tahun itu.

Terlapor yang masih kesal langsung cekcok mulut dengan Eno, hingga keduanya hampir adu jotos dan korban datang melerai. Terlapor yang saat itu menganggap korban membantu Eno langsung memukul mata sebelah kiri dan kepala korban berulang kali dan korban hanya menghindar saja dan pergi meninggalkan korban.

Atas kejadian itu korban mengalami rasa sakit di bagian kepala dan memar bagian mata sebelah kiri dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sekupang. “Niatnya melerai namun dianggap ikut membantu sehingga korban dipukul dibagian kepala dan memar di bagian mata,” ungkap Kapolsek.

Yudha menambahkan, setelah menerima laporan, unit reskrim Polsek Sekupang yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Sekupang Iptu M. Ridho Lubis langsung ke TKP untuk mencari saksi dan informasi tentang kejadian tersebut serta mecari tahu alamat terlapor.

Sekira pukul 20.00 WIB didapat informasi bahwa terlapor sedang berada di Tiban Kampung. Lalu unit Opsnal menindak lanjuti informasi tersebut dan behasil menemukan dan mengamankan terlapor yang selanjutnya dibawa ke Polsek Sekupang guna pengusutan lebih lanjut. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra