Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 7414

Kasus Demam Berdarah Meningkat di Batam, Dua Penderita Meninggal Dunia

0
Demam Berdarah DBD
Ilustrasi. Ketua RW 08 Perumahan Barelang-Central Raya, ikut turun bersama warga mengasapi parit dan area di sekitar perumahan. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Batam, Provinsi Kepri, meningkat dibandingkan tahun lalu. Bahkan dua penderita DBD di Kota Batam meninggal dunia.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, angka DBD mencapai 345 kasus. Jumlah ini ditemukan selama Januari hingga 31 Mei 2022.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan, angka DBD tahun ini lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun 2021 yakni sebanyak 291 kasus.

Didi menyebutkan, temuan kasus DBD paling banyak terjadi pada Januari 2022 yakni sebanyak 85 kasus. Sementara, untuk Februari ada 58 kasus, Maret 75 kasus dan April sebanyak 65 kasus.

Sedangkan untuk temuan kasus DBD di bulan Mei sebanyak 65 kasus DBD.

”Sampai 31 Mei kemarin, ada 345 kasus DBD. Dari seluruh kasus DBD tahun ini, ada dua korban jiwa (meninggal dunia),” ujar Didi.

Demam berdarah memiliki sejumlah gejala bagi penderitanya. Di antaranya demam tinggi mendadak dengan suhu di atas 38 derajat celcius, timbul bintik-bintik merah di kulit, sakit kepala, nyeri saat menggerakan bola mata.

Kemudian mudah gelisah, nyeri punggung, badan terasa lemah dan lesu,ujung tangan dan kaki berkeringat, muntah, kadar trombosit turun hingga 100.000/mm3, terkadang disertai mimisan dan buang air besar bercampur darah hingga ulu hati terasa nyeri.

”Jika merasakan gejala-gejala di atas, segera periksakan diri ke puskesmas,” imbaunya.

Penyakit demam berdarah banyak terjadi di musim hujan. Hal itu dikarenakan pada musim hujan banyak dijumpai genangan-genangan air yang bisa menjadi tempat nyamuk untuk berkembang biak.

Kondisi musim penghujan di tahun ini menjadi salah satu faktor peningkatan kasus DBD. Peningkatan ini tentunya juga meningkatkan penularan penyakit DBD khususnya di masyarakat

“Kasus DBD ini bersifat fluktuatif. Di saat musim hujan, penyakit DBD akan meningkat,” tambahnya.

Didi mengimbau masyarakat untuk selalu hidup bersih. Selain itu, diharapkan juga peran aktif masyarakat dalammencegah penyebaran DBD ini, semisal menguras, menutup dan mengubur tempat-tempat yang jadi sarang nyamuk aedes aegypti.

”Tidak ketinggalan kami juga terus memberikan penyuluhan ke masyarakat dan aktif menggalakan peran juru pemantau jentik (jumantik) dengan program gerakan 1 rumah 1 jumantik,” tutupnya.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

Inflasi di Kepri Disebabkan Harga Tiket Pesawat Hingga Daging Ayam

0
Hang Nadim
Ilustrasi. Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Indeks Harga Konsumen (IHK) Kepulauan Riau secara bulanan mengalami inflasi sebesar 0,81 persen (mtm) pada Mei 2022.  Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Kepri secara bulanan mengalami inflasi sebesar 0,81 persen (mtm) pada Mei 2022. Inflasi dipicu kelompok komoditas yang harganya diatur pemerintah (administered prices) utamanya harga tiket pesawat.

Wakil Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Musni Hardi K. Atmaja, mengatakan, inflasi terutama didorong kenaikan harga kelompok makanan bergejolak (volatile food), utamanya daging dan telur ayam ras.

“Inflasi juga dipicu kelompok komoditas yang harganya diatur pemerintah, utamanya tarif angkutan udara atau harga tiket pesawat dan kelompok inti yang didorong oleh kenaikan harga air kemasan, tiket bioskop, dan kopi bubuk,” ujarnya.

Namun kata dia, angka inflasi di Kepri masih lebih rendah dibandingkan April 2022 yang mengalami inflasi 1,09 persen (mtm).

Pada saat yang sama, IHK Nasional juga tercatat mengalami inflasi sebesar 0,40% (mtm), lebih rendah dibandingkan inflasi bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 0,95% (mtm).

”Dengan perkembangan tersebut, secara tahunan Kepri pada Mei 2022 mengalami inflasi sebesar 4,88% (yoy), atau meningkat dibandingkan April 2022 sebesar 4,28% (yoy), dan berada di atas sasaran kisaran inflasi nasional sebesar 3 ± 1% (yoy),” sebut Musni.

Dijelaskannya, inflasi di Kepri pada Mei 2022 bersumber dari kenaikan harga komoditas kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Utamanya daging ayam ras, telur ayam ras, dan aneka cabai serta kelompok transportasi utamanya tarif angkutan udara.

Kenaikan harga daging dan telur ayam ras utamanya didorong oleh kenaikan harga pakan, sementara kenaikan harga sayur-sayuran dan aneka ikan disebabkan oleh kondisi cuaca yang berpengaruh terhadap penurunan pasokan.

”Secara spasial, Kota Batam, dan Kota Tanjungpinang mengalami inflasi masing-masing sebesar 0,79% (mtm) dan 1,02% (mtm),” tuturnya.

Dengan perkembangan tersebut, secara tahunan Kota Batam mengalami inflasi sebesar 4,94% (yoy), dan Kota Tanjungpinang mengalami inflasi sebesar 4,41% (yoy).

Komoditas utama penyumbang inflasi di Kota Batam adalah angkutan udara, kacang panjang, telur, dan daging ayam ras.

Sedangkan komoditas penyumbang inflasi di Kota Tanjungpinang adalah angkutan udara, daging ayam ras, dan aneka ikan.

Memasuki Juni 2022, tekanan inflasi diperkirakan masih berlanjut namun cenderung melemah. Beberapa risiko inflasi yang perlu diwaspadai, antara lain Kenaikan permintaan bahan pangan, khususnya daging sapi menjelang hari raya Iduladha pada Juli 2022, di tengah isu penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kemudian, penurunan pasokan cabai akibat penurunan produksi di sentra penghasil akibat kondisi cuaca yang kurang kondusif dan munculnya hama tanaman cabai.

Serta dampak lanjutan dari kenaikan harga bahan bakar minyak global yang dapat berpengaruh terhadap tiket angkutan udara.

Sehubungan dengan hal tersebut, upaya pengendalian inflasi oleh TPID akan difokuskan untuk meningkatkan pemantauan harga dan pasokan serta meningkatkan pengawasan terhadap kondisi ternak yang didatangkan dari luar wilayah Kepri.

”Juga menjaga kelancaran distribusi barang termasuk aktivitas bongkar muat, serta mengoptimalkan kerja sama antardaerah (KAD),” ujar Musni.

Dalam jangka panjang, TPID akan terus mendorong upaya pengendalian inflasi. Yakni dengan meningkatkan kapasitas produksi lokal melalui penguatan kelembagaan nelayan/petani, perluasan lahan dan implementasi teknik budidaya yang lebih baik seperti Program Lipat Ganda, program urban farming, integrated farming dan digital farming.(*)

Reporter: Eggi Idriansyah

Kosan di Komplek Nagoya Newton Terbakar, Satu Penghuni Tewas

0
Ilustrasi Meninggal dunia
Ilustrasi. Foto: JawaPos.com

batampos – Kebakaran terjadi di kos-kosan Caitlin di Kompleks Nagoya Newton Blok J No 1-2, Jumat (3/6/2022) malam. Akibatnya, satu penghuni bernama Tony tewas di kamarnya, di kamar nomor 19.

Imam, penjaga kos mengatakan, api berasal dari kamar korban di lantai dua. Saat didobrak, ia menemukan jasad korban tergeletak di lantai.

“Apinya di kamar lumayan besar, sampai plafon rubuh. Lalu saya berusaha memadamkan,” ujar pria yang biasa disapa Gondrong ini.

Gondrong menjelaskan bahwa jasad Tony ditemukan hangus. Diduga, korban melakukan bunuh diri dengan cara membakar diri.

“Kalau korsleting apinya sudah langsung merambat ke kamar lainnya. Ini cuma badan dia hangus,” katanya.

Informasi yang didapatkan, Tony merupakan penghuni lama kosan tersebut. Pria berdarah Thionghoa ini dikenal dengan pribadi tertutup. Keseharian Tony juga jarang terlihat di luar kamar.

Ia kerap menghabiskan waktu di dalam kamar dengan bermain game di komputer.

“Sehari-hari di kamar aja, paling keluar cuma beli makan,” kata Neri, salah seorang penghuni kos.

Menurut Neri, Tony juga juga tidak akrab dengan penghuni kos lainnya. Ia kerap terliba cekcok dengan penghuni kos lainnya.

“Terakhir ribut dengan penghuni kamar di sebelahnya. Misalkan ada suara bising, dia marah. Kayaknya dia depresi,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono, belum bisa dikonfirmasi terkait kejadian ini. Dalam kejadian ini terlihat dua unit mobil pemadam kebakaran ada di lokasi.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Tebus Hemat Cookware di ACE Hardware, Hemat hingga 70 Persen

0

 

batampos – ACE, sebagai pusat perlengkapan rumah dan gaya hidup yang terlengkap di Indonesia kembali mengadakan program ”Ceriakan Aktivitas Favorit di Bulan Juni”. Dimana, dalam promo ini, konsumen bisa menebus hemat cookware hemat 70 per­sen. Program ini merupakan program tahunan ACE.

ACE
f. ACE Hardware
Selama Juni ini, ACE Hardware menggelar program khusus yang dinamakan ”Ceriakan Aktivitas Favorit di Bulan Juni”. Dimana, di program tahunan ini, konsumen bisa menebus hemat cookware hemat 70 persen.

General Manager Marketing PT ACE Hardware Indonesia Tbk, Yoelius Saputra, menyampaikan, program merupakan promo besar-besaran yang dilakukan oleh ACE setiap tahunnya.

”Kami ingin memberikan inspirasi dan juga solusi kepada pelanggan untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan rumah, gaya hidup, Antisipasi dan hobi dengan lebih hemat,” ujarnya, Jumat (3/6).

Dalam program khusus ini, minimal transaksi Rp 1,5 juta, maka konsumen dapat tebus hemat hingga 50 persen.

Beberapa produk yang dipromokan antara lain Cookware square set of 3 copper senilai Rp 749,900 ribu, Cookware square set of 3 copper senilai Rp 799,900 ribu. Konsumen jika berbelanja minimal transaksi Rp 3 juta, maka dapat tebus hemat hingga 70 persen.

”Program ini berlaku khusus untuk member ACE Reward dan ACE Access. Segera kunjungi ACE Hardware Nagoya Hill Batam,” terangnya.

Selain itu, bagi member ACE Rewards dan ACE Access diberikan penawaran khusus periode 1-28 Juni 2022.

”Khusus pembelanjaan online hanya berlaku transaksi khusuh di MISS (Mobile Interactive Shopping Solutions) ACE Mobile App, ACE Online, dan Ruparupa gunakan kode voucher,” sebutnya.

Nikmati cashback 50 persen hingga Rp 50,000 untuk semua kategori tanpa minimal transaksi. Kecuali produk Flash Sale dan produk bertanda ’’Voucher Tidak Berlaku’’.
Dan juga nikmati promo ’’Hemat Bayar Pakai Poin’’ khusus pembelajaan offline dan produk khusus.

ACE juga menghadirkan berbagai produk perlindungan keluarga, yaitu lampu sterilisasi UV Krisbow yang berfungsi membunuh virus dan bakteri. Khusus di promo ini, berhadiah gratis lampu UV sterilisasi portabel. Kemudian penjernih udara dari Iris yang menyaring virus, debu, bau tak sedap dari udara hingga 99,97% yang dilengkapi dengan 4 lapisan filter.
Agar tetap produktif selama ACE juga menyediakan kemudahan dalam berbelanja yaitu pelanggan dapat memanfaatkan berbagai channel belanja online.

”Di antaranya melalui aplikasi mobile MISS ACE yang dapat digunakan berbelanja dari rumah atau bisa digunakan saat berbelanja di toko dengan fitur scan & shop sehingga bebas antrian di kasir. Pelanggan juga dapat berbelanja melalui ACE Online di www.acehardware.co.id/shop atau melalui www.ruparupa.com,” terangnya.

Kemudahan lainnya, yaitu pelanggan dapat berbelanja secara virtual dengan WhatsApp Shopping yang akan dibantu oleh staf toko mulai dari pencarian produk, pembayaran hingga pengiriman ke rumah.

Pelanggan juga dapat menikmati keuntungan berbelanja di ACE, yaitu garansi produk, gratis pengiriman, fasilitas penukaran atau pengembalian produk, kemudahan berbagai mekanisme pembayaran dan cicilan 0% hingga 12 bulan dengan menggunakan kartu kredit bank partner.

(***)

Wakil Wali Kota Batam: Persoalan Daya Tampung Sekolah Negeri Bukan Hal Baru

0
Hari Pertama Sekolah Pasca Liburan 1 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Seorang siswa SD mengecek suhu sebelum masuk ke sekolahnya. Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, persoalan daya tampung sekolah negeri bukan hal baru setiap digelarnya PPDB. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan, persoalan daya tampung sekolah negeri bukan hal baru setiap digelarnya PPDB.

Jumlah pendaftar ke negeri selalu dua hingga tiga kali lipat dari rencana daya tampung (RDT).

”Saya katakan untuk jenjang SD tidak ada masalah, sebab jumlah sekolah banyak, satu kecamatan sampai punya 20 SDN. Namun untuk jenjang SMPN memang selalu kelebihan kuota. Sementara untuk SMA sederajat, kebijakan ada di provinsi,” kata Amsakar.

Ia mengungkapkan, belum bisa mengetahui angka detail berapa jumlah yang akan tidak tertampung nanti.

Sebab PPDB belum dimulai, sehingga belum bisa dilaporkan berapa anak yang berpotensi tidak tertampung.

Menurutnya, angka detail baru bisa didapatkan ketika PPDB usai dilaksanakan. Dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Batam akan menghimpun data dari semua sekolah negeri terkait total anak yang tidak mendapatkan sekolah, karena tidak lolos seleksi.

”Orangtua kalau menyangkut pendidikan anak akan all out. Artinya mereka akan berjuang bagaimana agar anak mereka bisa bersekolah di negeri. Saya tegaskan sekali lagi bersekolah di negeri. Meskipun mereka tahu kuota terbatas,” ujarnya.

Dalam hal ini, pihaknya sudah mendapat gambaran berapa angka kelulusan SD yang akan melanjutkan ke jenjang SMP, begitu juga untuk SMP ke SMA sederajat.

”Kompleksitas persoalan ini sudah diketahui naik Disdik kota maupun provinsi. Pejabat provinsi sekarang merupakan mantan Sekdis pendidikan Batam, jadi pasti paham akan keadaan dan peta masalah pendidikan di Batam ini,” jelasnya.

Kendati dihadapkan dengan berbagai persoalan ini, Amsakar menyebutkan pemerintah daerah berusaha hadir dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

Hal ini sudah terjadi setiap tahun. Untuk itu, sebenarnya baik orangtua maupun sekolah, sudah paham.

”Mereka tidak mau tahu. Intinya anak mereka bersekolah ke negeri, walau sudah diimbau, diedukasi, diberi pengertian akan ketersedian sekolah swasta. Mereka tetap ingin masuk negeri,” terang Amsakar.

Ia mengakui, untuk ketersedian antara SD, SMP, dan SMA negeri di Batam belum proposional. Hal ini berdasarkan perhitungan kebutuhan, serta perbandingan sekolah di setiap kecamatan.

Sistem pendidikan ini tidak semata-mata hanya dengan menambah rombongan belajar, bangunan sekolah baru, namun juga harus menghitung kebutuhan tenaga guru, dan sarana prasarana pendukung lainnya.

”Jadi ini juga menjadi perhatian kami. Edukasi untuk bersekolah swasta dari dulu sudah kami sampaikan. Tapi kenyataan di lapangan kan berbeda. Mau kita biarkan mereka demo itu tidak sangat mungkin. Sudah saya bilang untuk pendidikan mereka akan all out berjuang,” tegas Amsakar.(*)

Reporter: Yulitavia

Sekolah Swasta di Batam Siap Atasi Masalah Daya Tampung

0
Sekolah 4 F Cecep Mulyana
Ilustrasi. Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Batam berharap pemerintah melihat dan merangkul sekolah swasta untuk mengatasi persoalan daya tampung. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Batam angkat suara soal polemik daya tampung sekolah negeri di Kota Batam yang terbatas.

BMPS yang menaungi seluruh sekolah swasta mulai tingkat TK hingga SMP berharap pemerintah melihat dan merangkul sekolah swasta untuk mengatasi persoalan daya tampung tersebut.

”Kami (sekolah swasta) ada. Kami sangat bersedia untuk menampung anak-anak ini (yang tak diterima di sekolah negeri, red). Kami mitra pemerintah. Pasti ada solusi kalau kami dipandang dengan baik,” ujar Ketua BMPS Kota Batam, Muhammad Raihan.

Sesuai dengan data yang ada, anggota BMPS Kota Batam mencapai 200-an sekolah. Jumlah ini sangat mampu mengakomodir semua siswa untuk melanjutkan pendidikan di SMPataupun SD.

Begitu juga dengan SMA dan SMK, BMPS Provinsi Kepri juga mampu mengakomodir semua, sebab SMA dan SMK swasta di Kota Batam juga sangat mencukupi.

”Intinya, di kebijakan pemerintah saja. Kalau semua mau akomodir di sekolah negeri ya tentu tak akan habis polemik ini. Kami ada loh. Persoalan SPP dan biaya administrasi lainnya tentu ada solusinya jika pemerintah mau merangkul kami dengan baik,” ujarnya.

Raihan sependapat dengan Ombudsman, bahwa kebijakan penambahan ruangan kelas baru atau rombongan belajar (rombel) serta penambahan jumlah siswa setiap rombel di sekolah negeri, bukanlah solusi yang tepat untuk mempertahankan mutu pendidikan di sekolah.

Kebijakan ini hanya untuk menyenangkan hati masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya di sekolah negeri. Pemerataan siswa ke sekolah swasta adalah solusi yang tepat demi mempertahankan mutu pendidikan di sekolah.

”Swasta juga punya fasilitas yang memadai. Sangat taat dengan aturan yang ada. Ada kelebihan dengan berbagai pelatihan, bimbingan dan kegiatan ekskul,” ujarnya.

”Kami selalu kekurangan siswa setiap tahunnya. Sementara, sekolah negeri melimpah ruah dan terus dipaksakan untuk mengakomodir semua anak. Ini harus diubah biar persoalan PPDB ini bisa terurai,” kata Raihan, lagi.

Terkait biaya pendidikan yang mahal, kata Raihan, tidak semua sekolah swasta mematok biaya SPP yang tinggi. Ada banyak sekolah yang biaya SPP hampir sama dengan sekolah negeri.

Mahalnya SPP atau biaya pendidikan sekolah swasta itu bukan keputusan yang mutlak. Sekolah swasta juga punya kebijakan tersendiri untuk orangtua siswa yang benar-benar tidak mampu.

”Jadi intinya, mari lihat kami sekolah swasta ini ada. Pasti ada solusi kalau dibicarakan dengan baik. Pemerintah harus peran aktif untuk hal seperti ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Ombudsman Kepri, Lagat Siadari, melarang semua sekolah menambah rombel, menambah jumlah siswa per kelas melebihi ketentuan, dan melarang penerimaan setelah proses PPDB rampung.

Selain mencegah potensi pungutan liar (pungli), Lagat juga melihat pentingnya menjaga mutu pendidikan dengan tidak memaksakan semua masuk sekolah negeri.

Apalagi masih banyak sekolah swasta yang bisa jadi pilihan yang tak terserap di sekolah negeri.(*)

Reporter: Eusebius Sara

8.149 Wisatawan Mancanegara Kunjungi Batam Sepanjang April 2022

0
wisman singapura
Ilustrasi. Salah seorang wisatawan Singapura melambaikan tangan saat tiba di Kota Batam. Badan Pusat Statistik mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di Kota Batam sepanjang April 2022 sebanyak 8.149 kunjungan atau naik 718,99 persen dibandingkan sebelumnya. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) di Kota Batam sepanjang April 2022 sebanyak 8.149 kunjungan.

Jumlah ini meningkat 718,99 persen jika dibanding wisman bulan sebelumnya yakni sebanyak 995 kunjungan.

Kepala BPS Kota Batam, Rahmad Iswanto, mengatakan, jumlah kunjungan wisman sepanjang April 2022 ini meningkat signifikan.

Dimana Maret 2022 terdapat 995 kunjungan, meningkat menjadi 8.149 kunjungan pada April 2022. Wisman April ini menjadi paling tertinggi di sepanjang tahun 2022.

“Ya naiknya cukup signifikan yakni 718,99 persen dibanding bulan sebelumnya,” ujar Rahmad.

Meningkatnya jumlah kunjungan wisman juga terlihat bila dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya.

Dimana, kunjungan wisman April 2022 ini juga mengalami peningkatan sebesar 3.707,94 persen. Sementara April 2021 ada 347 kunjungan.

“Naiknya cukup signifikan, baik month to month, maupun year on year,” tambah Batam Rahmad.

Ia mengatakan, wisman yang berkunjung ke Kota Batam pada bulan April 2022 masih didominasi oleh wisman berkebangsaan Singapura mencapai 51,76 persen dari jumlah wisman selama Januari 2022.

Meningkatnya jumlah wisman ini sebagai akibat telah dibukanya sejumlah pintu masuk ke Batam internasional sehingga berdampak pada industri pariwisata dan sektor-sektor pendukung lainnya.

Peningkatan kunjungan wisman ini lanjutnya, terjadi di semua pintu masuk yang ada di Batam yaitu Pelabuhan Ferry Batam Center, Bandara Hang Nadim, dan Pelabuhan Ferry Harbourbay.

Pada bulan April 2022, jumlah kunjungan wisman berkebangsaan Singapura ke Kota Batam sebanyak 4.225 kunjungan.

Sementara itu, kunjungan wisman berkebangsaan Malaysia sebanyak 1.228 kunjungan, India sebanyak 672 kunjungan, China sebanyak 184 kunjungan , Australia sebanyak 107 kunjungan, Philipina sebanyak 96 kunjungan,

Selain itu wismaan berkebansaan Amerika Serikat sebanyak 93, Inggris sebanyak 79 kunjungan, Prancis sebanyak 35 kunjungan serta wisman berkebangsaan Rusia sebanyak tiga kunjungan.

“Dari 10 negara wisman terbanyak yang berkunjung ke Kota Batam tercatat semua wisman mengalami kenaikan jumlah kunjungan pada April 2022 jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Wisman berkebangsaan Singapura merupakan wisman yang paling banyak berkunjung ke Batam pada periode Januari-April 2022,” terangnya.

Wisman berkebangsaan Singapura ini mendominasi sebesar 51,76 persen dari total seluruh kunjungan wisman yang masuk ke Kota Batam.

Selama bulan Januari-April 2022, kunjungan wisman berkebangsaan Singapura tercatat sebanyak 5.027 kunjungan.

Jumlah kunjungan terbanyak kedua adalah wisman berkebangsaan Malaysia sebanyak 1.441 kunjungan atau 14,84 persen dari total kunjungan wisman ke Kota Batam selama Januari-April 2022.

Kunjungan terbanyak ketiga adalah wisman berkebangsaan India sebanyak 702 kunjungan atau 7,23 persen dari total keseluruhan.

Selanjutnya untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Kepulauan Riau, BPS mencatat pada bulan April 2022 mencapai rata-rata 27,21 persen atau turun 8,51 persen poin dibanding TPK Maret 2022 sebesar 35,72 persen.

“TPK hotel berbintang di Provinsi Kepri lebih rendah 7,02 persen poin dibanding dengan TPK hotel berbintang secara nasional, dimana rata-rata TPK Nasional sebesar 34,23 persen,” sebut Rahmad.

Selanjutnya bila dilihat menurut klasifikasinya, TPK hotel berbintang 1 pada April 2022 mencapai 44,77 persen dan merupakan TPK tertinggi pada April 2022. Sedangkan TPK terendah April 2022 yaitu hotel bintang 2 hanya sebesar 22,29 persen.(*)

Reporter: Rengga Yuliandra

200 CEO Muda Singapura Meeting di Batam

0
pariwisata
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata (tengah) menyambut anggota Young President Organization (YPO) Cabang Singapura. YPO cabang Singapura memilih Kota Batam sebagai lokasi meeting atau menggelar pertemuan reguler. Foto: Disbudpar Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Sebanyak 200 anggota Young President Organization (YPO) Cabang Singapura memilih Kota Batam sebagai lokasi meeting atau menggelar pertemuan reguler.

Berlokasi di Turi Beach Resort, Nongsa, para Chief Executive Officer (CEO) atau pengusaha muda yang terdaftar di Accounting and Corporate Regulatory Authority tersebut, akan berkegiatan dari Jumat (3/6) hingga Minggu (5/6) di wilayah Nongsa.

”Anggota YPO Singapore Chapter terdiri dari para CEO muda di Singapura yang sangat berpotensi membawa bisnis MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) dari perusahaan mereka ke Batam,” kata Director Group of Nongsa Resort, Gerald.

Acara ini sekaligus jadi kegiatan MICE terbesar pertama di Batam semenjak dibukanya kembali pintu perbatasan antara Batam dan Singapura.

Gerald berharap, kegiatan MICE ini berimbas terhadap bangkitnya sektor pariwisata dan ekonomi Kota Batam.

Mengingat, dalam kegiatan ini juga diadakan bazar yang menghadirkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Batam di lokasi yang dikunjungi para CEO muda negeri tetangga tersebut.

Adapun ratusan wisatawan ini akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan selama berada di Batam.

”Berbagai macam kegiatan akan dilakukan di Turi Beach Resort. Seperti, aktivitas retreat dan meditasi, workshop, olahraga, bahkan juga ada kegiatan untuk anak-anak,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menyambut baik kegiatan MICE yang digelar di Turi Beach Resort tersebut.

Terlebih, ratusan CEO Muda itu juga diharapkan makin mengenal Batam sebagai salah satu destinasi wisata MICE yang berlokasi cukup
dekat dengan Negeri Singa.

”Batam selama ini dikenal sebagai kota MICE, berbagai kegiatan seminar secara nasional maupun internasional sering dilaksanakan di Batam. Kami harapkan, ke depan para CEO muda ini kembali datang ke Batam untuk menggelar kegiatan MICE di kota ini,” ucapnya.

Menurut pria yang akrab disapa Ardi itu, Batam didukung amenitas yang lengkap untuk menunjang pariwisata serta acara MICE.

Seperti,ragam hotel dan resort yang menyediakan fasilitas MICE seperti meeting room maupun hall yang luas dan memadai.

Selain itu, infrastruktur pendukung seperti jalan yang lebar juga bakal memudahkan wisatawan berkunjung ke destinasi wisata yang diinginkan.

”Perjalanan wisata di Batam sangat nyaman dan punya destinasi yang lengkap. Seperti di wilayah Nongsa, sudah ada kuliner seafood segar, wisata hutan mangrove, wisata sejarah dan pantai,” tutupnya.(*)

Reporter: Ratna Irtatik

Pemanasan Global, BMKG Kesulitan Prediksi Cuaca di Batam

0
Mendung Disertai Hujan 1 F Cecep Mulyana 1
Cuaca mendung disertai hujan terlihat di kawasan Batamcenter dan sekitarnya beberapa waktu lalu.. BMKG kesulitan untuk memprediksi cuaca di Kota Batam karena efek pemanasan global. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemanasan global mulai berefek terhadap cuaca di Kota Batam. Dalam beberapa bulan terakhir Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Hang Nadim kesulitan memprediksi prakiraan cuaca.

BMKG bahkan mencatat dalam dua bulan ini ada pergeseran kebiasaan cuaca di Kepri. Koordinator Bidang Data dan Informasi Stamet Hang Nadim, Suratman, mengatakan, berdasarkan data Stamet Hang Nadim cuaca di Kepri dari 2001 hingga 2021 di Desember dan Januari cenderung basah.

Dengan intensitas hujan yang tinggi dengan curah hujannya rata-rata 262 milimeter. Sementara di Februari potensi hujan menurun, sehingga curah hujan per bulannya hanya 84 milimeter.

Sedangkan pada Maret naik menjadi 146 milimeter, April naik 167 milimeter, Mei naik di 200 milimeter.

Lalu, di Juni dan Juli turun menjadi 162 milimeter dan naik lagi di Agustus menjadi 182 milimeter. Sedangkan September turun menjadi 161 milimeter.

Sementara pada Oktober curah hujan naik menjadi 194 milimeter dan November di 256 milimeter.

“Sekarang ini banyak prediksi yang agak meleset, (akibat) pemanasan global,” kata Suratman.

Ia menjelaskan, beberapa prediksi berdasarkan pencatatan BMKG selama rentang puluhan tahun itu, tidak sama dengan yang terjadi di tiga bulan ini.

Ia melanjutkan, pada April diprediksi potensi hujan yang cukup rendah dan panas. Namun kata dia, potensi hujan justru meningkat dan suhu udara menjadi lebih teduh.

“Malah di Mei yang menjadi salah satu puncak hujan di Kepri, tapi kenyataannya hujan yang turun sedikit dan suhu menjadi lebih panas,” jelasnya.

Lalu, di Juni ada penurunan intensitas hujan. Tetapi awal Juni tahun ini potensi hujan meningkat. Suhu di awal Juni menjadi lebih dingin dan potensi hujan menjadi meningkat.

Suratman mengatakan, pihaknya saat ini sedikit kesulitan memprediksi cuaca harian, mingguan dan bulanan.

“Contohnya, di Mei itu puncak hujan. Tapi hujannya sedikit dan justru yang terjadi cuaca panas,” tutur dia.

Ia mengatakan, Batam termasuk dalam pulau kecil dan di kelilingi laut. Sehingga, kondisi cuacanya mudah dipengaruhi kondisi di sekitarnya.

“Jika kondisi sekitarnya terdampak pemanasan global, Batam juga terkena efeknya. Kondisi sekitar berubah cepat, kita (Batam) berubah,” pungkasnya.(*)

Reporter: Fiska Juanda

Jasad Bayi Ditemukan di Pangkalan Ojek

0
ilustras bayi
Ilustrasi. Foto: Jawapos.com

batampos – Warga Bengkong PLTD, Tanjungbuntung dihebohkan dengan penemuan jasad bayi perempuan, Jumat (3/6) pagi sekitar pukul 05.30 WIB. Jasad bayi ini ditemukan di pangkalan ojek tepatnya di belakang Masjid Daarut Taqwa.

Jasad bayi ini pertama kali ditemukan oleh tukang ojek setempat. Bayi ini dibalut dengan kain kafan, serta di samping jasadnya ditemukan surat wasiat.

Kapolsek Bengkong, AKP Bob Ferizal, mengatakan, dari pemeriksaan awal, dari jasad bayi tidak ditemukan tanda kekerasan. Diduga, bayi itu diletakkan di lokasi sudah tidak bernyawa.

“Dari pemeriksaan tidak ada tanda kekerasan. Untuk usia bayinya belum bisa dipastikan, masih dilakukan pemeriksaan di RS Bhayangkara,” ujar Bob.

Bob menjelaskan, tewasnya bayi tersebut sebelum dibuang diperkuat dari surat wasiat. Di dalam surat, tertulis bahwa bayi itu bernama Alya dan menderita penyakit gagal jantung.

Namun, orangtua bayi tersebut mengaku tidak memiliki biaya untuk pemakaman. Sebab, pemakaman membutuhkan biaya Rp 500 ribu, sedangkan orangtua bayi tidak memiliki pekerjaan.

“Di dalam surat itu, orangtua bayi meminta bantuan pengurus masjid untuk memakamkan anaknya,” kata Bob.

Bob menegaskan pihaknya tetap melakukan penyelidikan untuk mencari identitas orangtua atau pembuang bayi tersebut.

“Masih dalam penyelidikan. Mudah-mudahan secepatnya ditemukan,” ungkapnya.

Sementara Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryant,o mengecam perbuatan oragtua bayi tersebut. Menurut dia, meskipun tak memliki biaya, pembuangan bayi itu tetap menyalahi hukum.

“Dari surat itu orangtuanya tidak memiliki biaya. Namun ini perbuatan biadab,” katanya.

Nugroho menambahkan, pihaknya akan berupaya mencari identitas orangtua bayi tersebut. Diantaranya dengan memeriksa saksi, puskemsas, dan klinik.

“Tim kami tetap melakukan penyelidikan,” tegasnya.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri