Jumat, 8 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7424

Viral, Oknum Polisi di Jambi Selingkuh dengan Selebgram, Digerebek Istri yang Polwan

0
ILUSTRASI: Perselingkuhan (Istimewa)

batampos – Satu lagi oknum polisi yang mencoreng institusi Polri berbuat memalukan dengan berselingkuh. Kali ini, aksi selingkuh itu dilakukan Brigadir IA, anggota Polresta Jambi.

Oknum polisi itu digerebek istrinya sendiri yang seorang polwan bersama anggota polisi lainnya di sebuah indekos pada Kamis (23/6) lalu. Bahkan, video penggerebekan Brigadir IA oleh istrinya itu viral di media sosial.

Disebutkan, Brigadir IA digerebek saat tengah selingkuh dengan selebgram berinisial F. “Saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” ungkap Kabid Humas Polda Jambi Kombes Mulia Prianto dikutip PojokSatu.id (JawaPos Group), Rabu (29/6).

Menurutnya, kasus perselingkuhan Brigadir IA itu bermula dari laporan istrinya sendiri ke Propam. Laporan itu lantas ditindaklanjuti dengan penggerebekan di kamar indekos sang selebgram.

Penggerebekan Brigadir IA dengan selebgram berinisial F itu disaksikan langsung oleh istrinya. Mulia memastikan, Brigadir IA akan dijatuhi sanksi berat.

Itu jika oknum polisi tersebut terbukti melakukan pelanggaran kode etik dan disiplin Polri. Selain memeriksan Brigadir IA, tim Propam juga memeriksa sang selebgram berinisial F tersebut.

Akan tetapi, baik Brigadir IA dan selebgram berinisial F itu sama-sama tidak ditahan. “Mereka sudah diperiksa. Tidak ditahan,” ungkap Kasi Humas Polresta Jambi Iptu Azwardi.

Hanya saja, keduanya tidak diperbolehkan keluar dari Kota Jambi. Sebab, keduanya bisa sewaktu-waktu dipanggil lagi oleh tim Propam untuk kepentingan pemeriksaan. “Tidak bisa pergi jauh-jauh,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Berkomentar Rasis, Red Bull Pecat Pembalap Juri Vips

0
Karir Juri Vips sebagai pembalap Red Bull habis setelah melontarkan komentar berbau rasisme. (Red Bull)

batampos – Tim pemuncak klasemen sementara Formula 1 Red Bull pada Selasa mengakhiri kontrak pembalap cadangan Juri Vips pada Selasa menyusul hasil investigasi terkait komentar rasis yang dia lontarkan ketika sesi livestreaming.

Pembalap 21 tahun yang turun di Formula 2 itu diskors oleh Red Bull menyusul video yang diunggah di media sosial memuat komentarnya ketika bermain game di platform Twitch.

Dia kemudian meminta maaf atas bahasanya yang “sungguh tak bisa diterima.”

Baca Juga: Lewis Hamilton Mendapat Komentar Bernada Rasis, F1 dan Mercedes Kecam Mantan Juara Dunia

“Menyusul investigasi terhadap insiden online yang melibatkan Juri Vips, Oracle Red Bull Racing telah memutus kontraknya sebagai pembalap tes dan cadangan,” demikian pernyataan resmi tim di Twitter jelang Grand Prix Inggris.

“Tim tidak mendukung segala bentuk rasisme.”

Pembalap Estonia telah membalap di Formula 2 bersama tim Hitech Grand Prix asal Inggris dan pada bulan lalu berada di balik kemudi mobil F1 Red Bull saat sesi latihan bebas pada Jumat di GP Spanyol.

Red Bull saat ini memimpin klasemen pembalap dan konstruktor dan Vips tadinya disiapkan untuk mendukung juara dunia Max Verstappen dan Sergio Perez, demikian Reuters. (*)

 

Reporter: Antara

Kenang Jasa Pahlawan, Kapolres Bintan Tabur Bunga di Laut Perbatasan Tanjunguban dan Batam dari Atas KN Rantos

0
Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono bersama istri, yang merupakan Ketua Bhayangkari Cabang Bintan menabur bunga di laut dengan menggunakan KN Rantos, Rabu (29/6). F.Slamet Nofasusanto

batampos – Polisi di Bintan melaksanakan tabur bunga di perairan perbatasan Tanjunguban, Kabupaten Bintan dan Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (29/6) pagi.

Sebelumnya, mereka melaksanakan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dwikora Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan.

Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam menyambut hari Bhayangkara Ke-76 tahun.

BACA JUGA: Semarakkan HUT Bhayangkara, Polsek Kundur-Wartawan Baksos Bangun MCK Warga Kurang Mampu

“Tabur bunga di laut perbatasan Tanjunguban dan Batam, dibantu PPLP Tanjunguban menggunakan KN Rantos,” kata Tidar.

Dari kegiatan ini, Tidar berpesan agar selalu mengingat dan mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur serta mengisi kemerdekaan dengan melakukan kegiatan yang positif.

“Bagaimana kita menjaganya dengan baik. Untuk kita sebagai polisi agar terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” kata Tidar. (*)

reporter: Slamet

BKKBN Grebek Keluarga Stunting di Seibeduk, Berikan Bantuan Uang

0
stunting
Ilustrasi stunting. Foto: JawaPos.com

batampos – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri mulai gencar dengan program grebek stunting. Program kunjungan ke rumah keluarga stunting di desa atau kelurahan ini tidak lain untuk mencegah dan mengatasi masalah stunting di Tanah Air.

Program grebek stunting ini dimulai dengan kunjungan ke keluarga stunting di Kecamatan Seibeduk, Rabu (29/6). Keluarga stunting didatangi kemudian dikumpulkan di kantor Kecamatan Seibeduk untuk menerima bantuan uang gizi anak sebesar Rp 740 ribu per anak selama enam bulan.

Anggaran pendamping gizi anak ini merupakan bantuan dari Rumah Zakat Batam, PT Panasonic dan PT Eco Green dan peduli dengan program pemberantasan stunting di Tanah air. Di lokasi acara juga dibuka layanan KB gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kepala Perwakilan BKKBN kepri Rohina menjelaskan, program grebek stunting ini dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Keluarga Nasional yang ke-29 serta pengukuhan Kepala Start Angkatan Darat (KASAD) Jendral TNI Dudung Abdurachman sebagai bapak asuh stunting nasional. Dalam program tersebut BKKBN yang bekerja sama dengan pemerintah daerah serta perusahaan atau lembaga yang peduli terhadap masalah stunting untuk membantu memulihkan penderita stunting di Kota Batam.

Sasaran kali ini adalah masyarakat Seibeduk. Total ada 25 keluarga yang menerima program pendampingan stunting tersebut.

“Bantuan kali ini dari rumah Zakat Batam, PT Panasonic dan PT Eco Green. Kita berharap agar kedepannya semua pihak dan seluruh lapisan masyarakat semakin peduli lagi dengan sehingga grebek stunting ini terus berlanjut ke kecamatan atau wilayah lainnya,” Rofina.

Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina yang juga menjabat sebagai Ketua Stunting Kepri di lokasi acara menyampaikan hal yang sama. Diapun berharap agar semua pihak semakin peduli dengan program pemberantasan stunting di tanah air ini.

Targetnya tahun 2045 atau tepatnya 100 tahun Indonesia merdeka, Indonesia memiliki generasi yang cemerlang dan berkualitas. Pemerintah pusat, daerah dan seluruh stakeholder yang ada, tengah berjuang keras menekan angka stunting di Tanah Air.

Kepri disebutkan Marlin saat ini masih cukup banyak penderita stunting. Di Batam sendiri baru satu kelurahan di Kecamatan Belakangan Padang yang bebas stunting. Daerah dengan stunting terbanyak ada di Lingga, Natuna dan Anambas. Untuk itu dia berharap semua pihak peduli dan aktif untuk memberantas stunting ini.

“Stunting tak bisa pemerintah sendiri yang atasi. Semua pihak harus bergerak. Kerja sama dengan lintas instansi, lembaga ataupun kelompok aktifis sangat diperlukan. Kelompok Mahasiswa misalkan yang sering turun praktek ke pesisir digandeng agar lebih aktif dengan sosialiasi stunting ini. Begitu juga dengan lintas OPD harus bergerak bersama. Dinas Ketahanan Pangan misalkan juga aktif menyuplai asupan gizi ke anak stunting. Begitu juga Kemenag untuk sosialisasi pernikahan yang sehat kepada pasangan pra nikah dan lain sebagainya. Mari kita bergandengan tangan menekan stunting di Tanah Air,” imbaunya.

Kepada kader posyandu, Marlin juga berharap untuk rutin melakukan pengecekan terhadap anak usia dibawah dua tahun. Jika ada gejala stunting segera laporan untuk ditindaklanjuti. “Karena kalau sudah lewat usia dua tahun agak sudah mau kembali ke pertumbuhan normal,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan grebek stunting ini Dandim 0316/Batam, Letnan Kolonel (Letkol) Korps Kavaleri (KAV) Sigit Dharma Wiryawan. (*)

 

 

Reporter : Eusebius Sara

Urban Explorer Touring Bersama CB150X

0
honda cb150
Para bikers perkumpulan CB150X menghadiri “Urban Explorer Touring Bersama CB150X” yang dilaksanakan oleh PT. Capella Dinamik Nusantara. Foto: PT. Capella Dinamik Nusantara Kepri untuk Batam Pos

batampos – Para bikers perkumpulan CB150X menghadiri “Urban Explorer Touring Bersama CB150X” yang dilaksanakan oleh PT. Capella Dinamik Nusantara selaku distributor utama sepeda motor Honda dan spare part untuk wilayah Kepulauan Riau, Sabtu (18/6/2022).

Selain melaksanakan touring, kegiatan ini juga menjadi salah satu wadah untuk memperkenalkan kepada pecinta pengguna motor sport adventure CB150X.

Kegiatan ini di mulai dari titik kumpul satu Coffee Shop yang ada di Batam menuju pantai Nirwana Galang Baru. Antusias para peserta sangat terlihat untuk mencoba ketangguhan Honda CB150X.

Jarak yang ditempuh oleh para bikers sepanjang 75 Km sebelum sampai ke lokasi pantai Nirwana.

“ini untuk pertama kalinya kita mengadakan event touring sejauh 75 Km sepanjang tahun 2022, semoga para bikers bisa menikmati sensai perjalana bersama Honda CB150X” sapa Frilian selaku PIC Community CDN Kepri.

Setiba di titik pantai Nirwana, para bikers disuguhkan dengan pemandang yang sangat memanjakan mata.

Tidak hanya itu, dalam rangkaian acara ini juga Honda memperkenalkan apa itu komunitas Honda kepada seluruh biker perkumpulan CB150X, dan sharing ringan.

“Pada kesempatan ini juga kami mensosialisasikan dan memperkenalkan apa itu komunitas Honda kepada seluruh bikers CB150X”, tambah Frilian

Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta mematuhi Protokol Kesehatan yang ada.(*)

Polibatam Gelar Seminar Penyembelihan Hewan Kurban

0
Polibatam Seminar Halal Muh Zaenuddin Rabu 29 Juni 2022
Dr Muhammad Zaenuddin SSi MSc, KH Luqman Rifa’I SAg dan para imam Batam foto bersama saat seminar di gedung Technopreneur Centre Polibatam, Rabu (29/6/2022). F Suprizal Tanjung

Banyak Juleha Belum Memiliki Sertifikat 

batampos – Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni Polibatam, Dr Muhammad Zaenuddin SSi MSc (Zaen) membuka Seminar Nasional Peningkatan Pemahaman Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban Berdasarkan Syariah Islam dan Pentingnya Sertifikasi Juru Sembelih Halal (JSH) di lantai 3 Gedung Technopreneur Centre Polibatam, Rabu (29/6/2022).

Ketua Panitia Acara Mega Gemala ST MSi menyebutkan, panitia dipandu Moderator Aulia Fajrin, acara dihadiri sekitar 60 imam dari Persaudaraan Imam Masjid (PIM) Batam, dan 60 perserta secara online dari Kepulauan Riau, Lampung, Jakarta, Surabaya dan Bali. Acara diisi tiga nara sumber Ketua MUI Batam, KH Luqman Rifa’I SAg; Dosen Fakultas Kedokteran Hewan IPB, drh Supratikno MSi; dan Training Manager IHATEC, Catur Prasetyo STp.

Sementara itu, Saya sebagai sekretaris Pusat Kajian Halal (PKH) Polibatam, Adi Irawan Setiyanto SE M Ec Dev menambahkan banyak Juru Sembelih Hewan (Juleha) yang belum memiliki sertifikat Juleha. Walaupun ada, jumlahnya terbatas.

PKH Polibatam kedepannya akan mengadakan pelatihan Juleha dan melaksanakan program Sertifikasi Juleha bekerja sama dengan lembaga kompetensi yang sudah memiliki izin resmi.

Luqman Rifa’I menyebutkan, syarat pemotongan hewat sangat utama dalam penyebelihan. Jangan sampai saat dipotong, hewannya lari, menabrak penyembelih, sakit, dan kemudian meninggal. Atau ada hewan yang disembelih kepalanya bergerak, pisau terjauh berkali kali.

BACA JUGA: Polibatam dan PLN Jalin Kemitraan

‘’Sembelih hewan dengan cara terbaik, dengan pisau tajam, dengan teknik yang benar. Jangan sampai ada kasus oknum pedagang, ada ayam belum mati usai disembelih, sudah dimasukkan ke air panas. Ini jelas terlarang secara syariat,’’ kata salah satu pesan Luqman.

Supratikno menyebutkan, banyak hal penting yang harus diperhatikan dalam proses pemotongan hewan mulai kesejahteraan hewan, seperti metode atau teknik pemotongan, peralatan yang digunakan, penanganan limbah, penanganan daging dan proses pendistribusian.

Catur Prasetyo menambahkan, Juleha mempunyai syarat, beragama Islam, mengawasi hewan sembelihan, mengawasi penyembelihan berjalan baik, mengecek proses penyembelihan, dan menentukan kehalalan hewan sembelihan. (*)

Repoter: Suprizal Tanjung

Polibatam Gelar Seminar Penyembelihan Hewan Kurban

0
Polibatam Seminar Halal Muh Zaenuddin Rabu 29 Juni 2022
Dr Muhammad Zaenuddin SSi MSc, KH Luqman Rifa’I SAg dan para imam Batam foto bersama saat seminar di gedung Technopreneur Centre Polibatam, Rabu (29/6/2022). F Suprizal Tanjung

Banyak Juleha Belum Memiliki Sertifikat 

batampos – Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni Polibatam, Dr Muhammad Zaenuddin SSi MSc (Zaen) membuka Seminar Nasional Peningkatan Pemahaman Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban Berdasarkan Syariah Islam dan Pentingnya Sertifikasi Juru Sembelih Halal (JSH) di lantai 3 Gedung Technopreneur Centre Polibatam, Rabu (29/6/2022).

Ketua Panitia Acara Mega Gemala ST MSi menyebutkan, panitia dipandu Moderator Aulia Fajrin, acara dihadiri sekitar 60 imam dari Persaudaraan Imam Masjid (PIM) Batam, dan 60 perserta secara online dari Kepulauan Riau, Lampung, Jakarta, Surabaya dan Bali. Acara diisi tiga nara sumber Ketua MUI Batam, KH Luqman Rifa’I SAg; Dosen Fakultas Kedokteran Hewan IPB, drh Supratikno MSi; dan Training Manager IHATEC, Catur Prasetyo STp.

Sementara itu, Saya sebagai sekretaris Pusat Kajian Halal (PKH) Polibatam, Adi Irawan Setiyanto SE M Ec Dev menambahkan banyak Juru Sembelih Hewan (Juleha) yang belum memiliki sertifikat Juleha. Walaupun ada, jumlahnya terbatas.

PKH Polibatam kedepannya akan mengadakan pelatihan Juleha dan melaksanakan program Sertifikasi Juleha bekerja sama dengan lembaga kompetensi yang sudah memiliki izin resmi.

Luqman Rifa’I menyebutkan, syarat pemotongan hewat sangat utama dalam penyebelihan. Jangan sampai saat dipotong, hewannya lari, menabrak penyembelih, sakit, dan kemudian meninggal. Atau ada hewan yang disembelih kepalanya bergerak, pisau terjauh berkali kali.

BACA JUGA: Polibatam dan PLN Jalin Kemitraan

‘’Sembelih hewan dengan cara terbaik, dengan pisau tajam, dengan teknik yang benar. Jangan sampai ada kasus oknum pedagang, ada ayam belum mati usai disembelih, sudah dimasukkan ke air panas. Ini jelas terlarang secara syariat,’’ kata salah satu pesan Luqman.

Supratikno menyebutkan, banyak hal penting yang harus diperhatikan dalam proses pemotongan hewan mulai kesejahteraan hewan, seperti metode atau teknik pemotongan, peralatan yang digunakan, penanganan limbah, penanganan daging dan proses pendistribusian.

Catur Prasetyo menambahkan, Juleha mempunyai syarat, beragama Islam, mengawasi hewan sembelihan, mengawasi penyembelihan berjalan baik, mengecek proses penyembelihan, dan menentukan kehalalan hewan sembelihan. (*)

Repoter: Suprizal Tanjung

188 Guru Honorer Temui Walikota Tanjungpinang, Ini Hasilnya…

0
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma bersama Kadisdik dan Kepala BKPSDM saat menemui 118 guru honorer, f. ist

batampos– Pemko Tanjungpinang tengah mencarikan solusi untuk 188 guru honorer yang tidak masuk rangking saat seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021 namun lulus passing grade.

Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan tenaga guru honorer yang ada sekarang ini sangat dibutuhkan pemko Tanjungpinang, namun untuk mengangkat 118 guru honorer ini tentu akan membutuhkan anggaran yang sangat banyak, bahkan nilainya mencapai Rp 8 miliar per tahun yang harus disiapkan pemerintah, sementara di sisi lain kemampuan anggaran sangat terbatas.

“Di kota lain saja ada yang kepala daerahnya tidak mau melantik. Karena tidak ada anggaran, namun demikian saya sudah dua tahap melantik PPPK ini,” Kata Rahma,

Rahma meminta kepada 118 guru honorer yang lulus passing grade itu tetap bersabar. Pihaknya bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan membahas anggaran.

“Kita cari solusi terbaik, Insyallah dalam waktu dekat dan selambat-lambatnya sebelum September 2023 sudah ada keputusan,” kata Rahma.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, Tamrin Dahlan menjelaskan tahun 2022 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (kemendikbudristek) kembali membuka lowongan PPPK untuk guru honorer.

BACA JUGA: 243 PPPK Guru Tahap II Terisi, Gubkepri Serahkan SK

“Nah tahun lalu itu ada 118 guru honorer yang tidak masuk dalam rangking, tapi lulus passing grade. Maka tahun ini, kemendikbudristek membuka peluang, supaya yang lulus passing grade tersebut diangkat sebagai PPPK melalui tahap 2022 ini,” ucapnya.

Akan tetapi, pengangkatan tersebut tentunya tergantung Wali Kota Tanjungpinang, selaku pemangku kepentingan dalam pengambil kebijakan terutama ketersediaan anggaran daerah. (*)

Reporter: Peri Irawan

Wakil Ketua DPR Ini Usul Aceh jadi Satu-satunya Embarkasi Pemberangkatan Haji

0
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. (DPR/Antara)

batampos – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan agar Aceh menjadi satu-satunya embarkasi dalam memberangkatkan jemaah haji asal Indonesia ke Arab Saudi pada tahun haji berikutnya. Menurut Dasco, usulan ini penting untuk dipertimbangkan mengingat jarak tempuh yang lebih singkat dan adanya nilai sejarah.

“Jarak tempuh hanya 6 jam (dari Aceh ke Arab Saudi). Kemudian secara historis, kita semua tahu Aceh itu dikenal dengan Serambi Makkah,” kata Sufmi Dasco, Rabu (29/6).

Selain itu, lanjut Dasco, harapannya usulan ini juga dapat menekan biaya haji agar lebih efektif dan efisien. Hal ini juga secara pembiayaan, tidak terlalu memberatkan bagi para jamaah haji. “Namun, tetap dengan pelayanan yang berkualitas dan optimal,” harap Dasco.

Karena itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini meminta agar komisi teknis terkait, yaitu Komisi VIII DPR RI dan juga Kementerian Agama RI untuk mengkaji usul tersebut secara lebih mendalam dan komperhensif.

Terlebih, pada tahun ini, diketahui Kementerian Agama sudah memutuskan untuk pemberangkatan jemaah haji Indonesia dari sembilan embarkasi.

“Aceh, Medan, Padang, sebagian Jakarta-Pondok Gede, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan Lombok,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Pemko Batam Gesa Revitalisasi Masjid Agung Batam Center

0
maket masjid agung batam center
Maket revitalisasi Masjid Agung Batam Center. Foto: Pemko Batam

batampos – Pemko Batam akan menggesa revitalisasi Masjid Agung Batam Center.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, dirinya ingin revitalisasi tersebut menambah kesempurnaan masjid yang berada di tengah Kota Batam itu.

“Batam sudah punya Masjid Tanjak, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, dan Masjid Agung ini harus sempurna,” ujarnya, saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Revitalisasi Masjid Agung Batam Centre di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (29/6/2022).

Pada kesempatan tersebut, Pemko Batam menghadirkan kontraktor pemenang lelang yakni PT Adikarya. Di hadapan kontraktor, Rudi mengingatkan bahwa pembangunan tersebut harus sesuai dengan gambar dan spek yang disiapkan.

“Saya ingatkan dari awal, jika tidak sesuai spek saya minta bongkar ulang,” katanya.

Untuk itu, kata Rudi, sebelum revitalisasi dimulai maka harus dipikirkan secara matang sebelum muncul masalah dikemudian hari.

“Kalau tidak sanggup, lebih baik mundur dari awal. Saya ingin tempat ibadah umat islam ini betul-betul sempurna,” tuturnya.

Ia tak meragukan kinerja PT Adikarya, namun, ia menyampaikan peringatan tersebut untuk mengantisipasi persoalan timbul atau pembangunan yang tidak sesuai dengan perencanaan awal.

“Masjid Agung lama kalau hujan terjadi kebocoran, sejak 2012 (Rudi menjabat Wakil Wali Kota Batam) sudah saya minta untuk memperbaiki, pembangunan awal masjid ini juga PT Adikarya jadi saat revitalisasi ini saya ingin disempurnakan,” tegasnya.(*)