Pengurus Yayasan MPPI, Bintang Oki Alexsander menyalurkan paket sembako ke masyarakat di Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Bintan, Senin (27/6). F.Slamet Nofasusanto
batampos– Yayasan Masyarakat Peduli Perbatasan Indonesia (MPPI) menyalurkan bantuan paket sembako ke masyarakat di Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Senin (27/6).
Kegiatan bakti sosial ini bertujuan membantu masyarakat dalam upaya pemulihan ekonomi pascapandemi covid-19.
Pengurus Yayasan MPPI, Bintang Oki Alexsander mengatakan, penyaluran paket sembako rutin dilakukan setiap tahun. Kali ini, sebanyak 50 paket sembako disalurkan ke masyarakat. Adapun paket sembako yang disalurkan berisikan beras, minyak goreng dan gula.
Selain paket sembako, mereka juga membagikan bendera merah putih, masker serta sabun.
Pengurus Yayasan MPPI, Bintang Oki Alexsander menyalurkan paket sembako ke masyarakat di Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Bintan, Senin (27/6). F.Slamet Nofasusanto
batampos– Yayasan Masyarakat Peduli Perbatasan Indonesia (MPPI) menyalurkan bantuan paket sembako ke masyarakat di Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Senin (27/6).
Kegiatan bakti sosial ini bertujuan membantu masyarakat dalam upaya pemulihan ekonomi pascapandemi covid-19.
Pengurus Yayasan MPPI, Bintang Oki Alexsander mengatakan, penyaluran paket sembako rutin dilakukan setiap tahun. Kali ini, sebanyak 50 paket sembako disalurkan ke masyarakat. Adapun paket sembako yang disalurkan berisikan beras, minyak goreng dan gula.
Selain paket sembako, mereka juga membagikan bendera merah putih, masker serta sabun.
Antrian di stand Indonesia Spice Up the World” pada acara ASEAN Bazaar di Plaza Barrancas de Belgrano, Argentina, kemarin. ( F KBRI Buenos Aires)
batampos – Kedutaan Besar RI di Buenos Aires mempromosikan kuliner Indonesia kepada masyarakat Argentina melalui kegiatan “Indonesia Spice Up the World” pada acara ASEAN Bazaar di Plaza Barrancas de Belgrano.
Berdasarkan siaran pers dari KBRI Buenos Aires, lebih dari seribu orang yang memadati Plaza Barrancas de Belgrano, Buenos Aires, mendapat kesempatan mencicip masakan khas Indonesia dan menyaksikan pertunjukan angklung.
Duta Besar RI untuk Argentina Niniek K. Naryatie, mengatakan, promosi kuliner ini bertujuan meningkatkan permintaan produk makanan Indonesia dan agar masakan Indonesia semakin banyak dikenal oleh warga Argentina.
“Ke depan, diharapkan semakin banyak ekspor pangan olahan dari Indonesia, terutama bumbu rempah,” kata Niniek, Selasa (28/6/2022).
Pada kegiatan promosi Indonesia itu, satu gerobak mie bertuliskan “Indonesia” menjadi pusat stand kuliner bertajuk “Indonesia Spice Up the World”, atau dalam bahasa setempat “Indonesia le da Sabor al Mundo”.
Dewi Daryana, pemilik katering IndoDewi yang telah beberapa kali ikut serta dalam kegiatan promosi kuliner Indonesia di Argentina, menyuguhkan masakan Indonesia berupa mie ayam, kari tempe, dan keripik tempe.
Menurut KBRI Buenos Aires, banyak pengunjung ingin mencicipi tempe, karena walaupun Argentina merupakan penghasil kedelai ketiga terbesar di dunia, makanan olahan dari kedelai yang difermentasikan belum banyak ditemui di sana.
Kopi khas Indonesia juga turut meramaikan stand tersebut. Bekerja sama dengan peraih penghargaan barista terbaik Argentina 2012, Daniel Cifuentes, KBRI menyajikan kopi Toraja dan Mandailing dengan gaya espresso yang cukup banyak diminati pengunjung.
Para pengunjung stand Indonesia membuat antrian panjang untuk dapat mencicipi beragam kuliner khas Indonesia, seperti rendang, sate, serta berbagai jajanan pasar seperti wingko, martabak, tahu isi, onde-onde, putu ayu, talam ubi.
“Indonesia Spice Up the World” adalah program Pemerintah RI untuk mempromosikan produk makanan Indonesia ke seluruh dunia. (*)
Peradi Kota Batam menggelar pendidikan khusus profesi advokat (PKPA) selama sebulan lebih.
batampos – Peradi Kota Batam bekerjasama dengan salah satu universitas swasta ternama di Batam, menggelar pendidikan khusus profesi advokat (PKPA) selama sebulan lebih yang pembukaannya dimulai pada hari Sabtu, (25/6) dan akan berakhir pada 7 Agustus mendatang.
PKPA yang dibuka oleh Ketua Peradi Batam, Mustari, yang mewakili dewan pengurus nasional Peradi Pusat tahun ini diikuti sebanyak 47 peserta calon advokat baik dari Batam maupun luar Batam. PKPA ini merupakan agenda rutin tiap tahun yang kami gelar.
Di Batam sendiri, Peradi Batam sudah menggelar sebanyak 14 kali PKPA. Tahun lalu PKPA sengaja digelar secara daring, mengingat pandemi Covid-19 masih belum melandai.
Sistem belajar atau pendidikan di PKPA kali ini dilakukan setiap seminggu sekali dan belajarnya di kampus. Nantinya ke 47 calon advokat akan digembleng oleh tenaga pengajar dari berbagai institusi seperti dari kepolisian, akademisi dan praktisi hukum, baik dari Batam maupun luar Batam.
“PKPA ini merupakan syarat mutlak sebelum calon advokat naik ke jenjang ujian selama dua tahun untuk mendapatkan sertifikasi atau lisensi, sekaligus ajang memberikan pembekalan awal ilmu kepada para peserta calon advokat tentang mengenalkan apa itu hukum pidana, apa itu hukum perdata, serta seperti apa kode etik yang harus dipatuhi nantinya dalam menjalankan provesi beracara di lapangan,” ujar Ketua Peradi Kota Batam Mustari.
Hal itu semua, lanjut Mustari, harus diketahui dan dikuasai oleh calon advokat. PKPA sendiri merupakan wadah bagi para peserta untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan keahlian di bidang hukum khususnya sebagai profesi advokat.
“Materi yang diajarkan dalam PKPA mencakup materi dasar yang berisi, fungsi dan peran organisasi advokat, sistem peradilan Indonesia, dan kode etik profesi advokat, kemudian materi hukum acara (litigasi) yang berisi materi seluruh pembahasan terkait jenis hukum acara, serta materi non-litigasi dan materi pendukung yang memuat keterampilan hukum,” terangnya.
Syarat kelulusan minimal peserta PKPA, nantinya dinilai dari kehadirannya belajar tatap muka peserta minimal 75 persen. Kurang dari kehadiran 75 persen, peserta dipastikan akan gugur mendapatkan piagam atau sertifikat PKPA, dan diwajibkan mengulang lagi pada PKPA tahun berikutnya.
“Untuk diketahui sebelum menjadi advokat, calon advokat diwajibkan mengikuti pendidikan profesi di PKPA. Usai mendapatkan sertifikasi lulus PKPA, calon advokat berhak mengikuti ujian profesi advokat (UPA) yang digelar Peradi. Setelah nanti lulus, calon advokat wajib mengikuti program magang setidaknya selama dua tahun, baru kemudian dapat diangkat menjadi advokat oleh Peradi serta disumpah jabatan,” ujarnya mengakhiri. (*)
Panitia Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Jawa Timur 2022 dari Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri mempersiapkan kontingen untuk keberangkatan atlet Pada Porwanas yang digelar di Malang pada Bulan November mendatang. Foto: Galih Adi Saputro/Batam Pos
batampos – Panitia Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Jawa Timur 2022 dari Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri mempersiapkan kontingen untuk keberangkatan atlet Pada Porwanas yang digelar di Malang pada Bulan November mendatang.
Menindaklanjuti hal itu, panitia Porwanas PWI Kepri membuka penjaringan pendaftaran atlet dari tujuh kabupaten/kota se-Kepri yang digelar mulai hari ini hingga berakhir pada 15 Juli mendatang.
“Seleksi terbatas sudah kami gelar jauh-jauh hari. Kami memberikan waktu kepada rekan-rekan di PWI kabupaten/kota se-Kepri untuk mencari dan memasukkan nama-nama atlet yang nantinya diberangkatkan ke Malang,” ujar Sekretaris SIWO PWI Kepri, Amir Yunus.
Atlet yang akan diberangkatkan ke Porwanas Malang pada ajang olahraga tertinggi bagi provesi jurnalis nantinya terbatas pada enam cabang olahraga (cabor) yang akan diikuti SIWO PWI Kepri seperti, cabor biliar, tenis meja, bulutangkis, catur, futsal, serta e-sport.
Untuk memudahkan proses pendaftaran bagi atlet yang ingin mendaftar, panitia Porwanas PWI Kepri telah menunjuk masing-masing koordinator pada cabor-cabor olahraga yang dipertandingkan.
Untuk cabor biliar dipercayakan kepada Endang Kurnia (082174648884), cabor tenis meja Muhammad Ramadhan (081313731333), cabor bulutangkis oleh Abas (085264072581), cabor catur dipercayakan kepada Hadli (085263665504), cabor futsal ditangani oleh Rony Ginting (081270831811), dan terakhir cabor e-sport ditangani oleh Galih Adi Saputro (085264374553).
“Silakan kontak masing-masing penanggungjawabnya atau juga Ketua PWI masing-masing, namun harus diingat syarat utama bagi atlet, wajib mengantongi kartu PWI yang masih aktif dan kartu UKW,” terangnya.
Ditempat yang sama, Ketua Kontingen PWI Kepri untuk Porwanas Jatim, Herry D Sembiring, optimistis bisa maksimal pada pesta olahraga wartawan kali ini, tak lepas dari persiapan yang dilakukan panitia.
“Saya minta teman-teman bekerja maksimal, bekerja tim, sebagaimana SK yang sudah diterbitkan oleh PWI Kepri,” ujar Herry sembari membacakan SK panitia Porwanas yang dikeluarkan oleh PWI Kepri.
Pada kesempatan itu, pewarta senior Provinsi Kepri ini meminta semua panitia menyusun langkah strategis, diantaranya menjadwalkan audiensi dengan berbagai pemangku kepentingan di Kepri yang bertujuan untuk menjelaskan secara detail apa itu Porwanas dan
sekaligus meminta dukungan semua pihak.
“Di Porwanas ini kami tidak hanya membawa nama organisasi, tapi kita membawa nama Provinsi Kepri, karenanya kita betul-betul dituntut memberikan yang terbaik,” tegasnya.
Keikutsertaan SIWO PWI Kepri di kasta olahraga tertinggi wartawan ini, memiliki dua target utama, pertama bisa memperbaiki peringkat dari prestasi yang diraih pada Porwanas 2016 lalu. Kedua, bertekad membawa Porwanas tahun berikutnya di Bunda Tanah Melayu Kepri.
“Kalau Porwanas sudah bisa dibawa ke Kepri, maka secara otomatis Kepri juga bisa menjadi tuan rumah PON. Karena ajang Porwanas biasanya menjadi ajang pemanasan bagi setiap Provinsi menuju PON,” pungkas Herry.(*)
Masyarakat antusias mendatangi operasi pasar minyak goreng curah yang dilaksanakan di Kelurahan Kijang Kota, Pasar Barek Motor, Kecamatan Bintan Timur pada Minggu (26/6). F.Kiriman Alson
batampos- Sebanyak 2 ribu liter atau 2 ton minyak goreng curah disediakan dalam operasi pasar di Kelurahan Kijang Kota, Pasar Barek Motor, Kecamatan Bintan Timur pada Minggu (26/6).
PPNS pada Dinas Koperasi, UKM dan Perindag Kabupaten Bintan, Setia Kurniawan mengatakan, kegiatan operasi pasar digelar Polres Bintan bersama Komunitas Gerakan Aksi Nasional (GAS) dengan mengandeng Dinas Koperasi, UKM dan Perindag Kabupaten Bintan.
Dalam operasi pasar ini, pria yang akrab disapa Iwan mengatakan, disediakan sekira 2 ribu liter atau 2 ton minyak goreng curah dengan harga sekira Rp 14 ribu per liter.
Sementara Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono mengatakan, operasi pasar yang diadakan di Kijang untuk mendukung pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat akibat covid-19.
Tidar berharap, operasi pasar minyak goreng curah yang dilakukan dapat membantu dan meringankan sedikit beban masyarakat.
“Kita berharap masyarakat terbantu dengan adanya operasi pasar ini dengan harga pembelian minyak goreng curah yang sudah ditetap pemerintah,” kata Tidar. (*)
batampos – Tupik, pekerja serabutan di kawasan Tos 3000 Jodoh, Batuampar, nekat menjual ponsel curian dengan untung Rp 50 ribu. Mirisnya, belum berhasil menjual ponsel tersebut, ia pun ditangkap polisi.
Atas perbuataanya, ia terancam 5 tahun penjara. Kemarin, Tupik duduk sebagai terdakwa Pengadilan Negeri Batam. Ia didakwa dengan pasal penadahan, yakni melanggar pasal 480 KUHP.
Dalam surat dakwaan JPU Tri Yanuarti dijelaskan perbuataan Tupik berawal saat Dedi (DPO) menawarkan ponsel curian untuk dijual. Tupik pun menerima asal ia mendapat bagian Rp 50 ribu.
“Bahwa terdakwa bersedia untuk menjualnya dengan kesepakatan jika handphone tersebut laku terjual dengan harga Rp 700.000 maka Terdakwa akan mendapat upah sebesar Rp 50.000,” ujar Tri membacakan surat dakwaan.
Usai kesepakatan itu, Tupik akhirnya menawarkan ponsel tersebut kepada Guntur, namun yang bersangkutan enggan membeli. Karena ditolak, Tupik pun memilih berisitirahat di pangkalan ojek. Tak berapa lama, polisi pun menangkapnya.
“Bahwa kerugian yang dialami korban adalah sebesar Rp 3.800.000. Bahwa perbuatan terdakwa tersebut diatas sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 480 Ke-1 KUHPidana,” jelasnya lagi.
Terdakwa Tupik yang berada di tahanan Polsek Lubukbaja membenarkan dakwaan tersebut. Atas dakwaan tersebut, Tupik terancam 5 tahun penjara. (*)
Ilustrasi. Pameran kewirausahaan yang digelar Siswa SMK Negeri 1 Kota Batam beberapa waktu lalu. Foto: Istimewa
batampos – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk tingkat SMK Negeri telah memasuki tahap pengumuman. Ribuan siswa dinyatakan tidak lolos di sejumlah SMKN yang ada.
Hal itu sangat mengecewakan bagi siswa dan orangtua yang anaknya tak lolos PPDB. Mereka tetap berharap agar ada jalur alternatif lain sehingga anak mereka bisa diterima di sekolah yang didaftar sebelumnya.
Inilah yang disampaikan oleh siswa dan orangtua yang tidak lolos PPDB di SMKN I, SMKN 5 dan SMKN 3 Batam. Kepada Batam Pos mereka berharap agar sekolah atau Dinas Pendidikan Provinsi Kepri bisa membuka jalur alternatif lain seperti penambahan lokal untuk menampung siswa yang tidak lolos PPDB tadi.
“Biasanya ada penambahan lokal nanti makanya saya ke sekolah hari ini biar bisa daftar lagi, mana tahu nanti ada kebijakan penambahan lokal,’ ujar Johandri, orangtua siswa yang mendatangi lokasi SMKN 5 Batam di Sagulung.
Usaha Johandri dan puluhan orangtua siswa lainnya bukan tanpa alasan sebab setiap tahun SMKN 5 Batam biasanya membuka lokal tambahan untuk menampung siswa sekitar lingkungan sekolah ataupun siswa berprestasi untuk masuk setelah PPDB online ditutup.
Namun upaya ini belum mendapat jawaban apapun dari pihak sekolah sebab menurut Kepala SMKN 5 Batam Agus Syahrir, belum ada kebijakan apapun dari Disdik Kepri terkait permintaan orangtua tersebut.
“Saat ini kuotanya tetap sesuai dengan kuota online itu. Kami tak punya wewenang untuk mengambil kebijakan lain. Daru Disdik sarankan untuk daftar kembali ke SMA sebab jalur zonasi SMA dibuka tanggal 28 besok (hari ini),” kata Agus.
Sejumlah orangtua di lingkungan SMKN 1 Batam juga menyampaikan harapan yang sama. Mereka berharap agar anak mereka kembali diterima di sekolah tersebut.
Namun Kepala Kantor Dinas Pendidikan Kepri Cabang Batam Noor Muhammad menegaskan belum ada kebijakan apapun terkait penambahan lokal di seluruh SMK negeri yang ada. Sarannya sama yakni siswa yang tak lolos PPDB SMK bisa daftar lagi ke SMA melalui jalur zonasi.
“Sementara itu saja solusinya,” ujar Noor.(*)
MTC Apartement yg akan berdiri di kawasan Mega Techno City, Nongsa. Di kawasan ini pula akan diadakan acara Bestie Megticy Night pada 1-4 Juli 2022 mendatang. Foto: MTC untuk Batam Pos
batampos – PT Tata Bangun Sejahtera, pengembang Mega Techno City (MTC) Apartment, menggandeng Pemko Batam dan Crystal Production, menggelar Bestie Megticy Night pada 1 hingga 4 Juli 2022 mendatang.
Berlokasi di kawasan Mega Techno City, Nongsa, Bestie Megticy Night menjadi pilihan warga Batam mengisi waktu luang di akhir pekan ini.
Public Relation MTC Apartment, Desi Nurmayani, mengatakan, selama pegelaran Bestie Megticy Night akan ada festival kuliner. Selain itu, beragam kompetisi dilaksanakan seperti Busana Carnaval, Nyanyi, TikTok, Dance K-POP, hingga Cheerleader.
“Untuk kompetisi ini berhadiah jutaan rupiah. Kalau mau mendaftar langsung menghubungi Anna di nomor 082211942548,” ujar Desi.
Selain kompetisi, lanjut dia, akan ada penampilan seperti Abracadabra Band, Zumba, Marching Band, Fashion Show, hingga kuis berhadiah.
“Untuk festval kuliner akan ada 100 tenant, pengunjung bisa berburu ragam kuliner nusantara hingga kekinian,” katanya.
Adapun, Bestie Megticy Night dilaksanakan mulai pukul 16.00 hingga 22.00 selama empat hari 1-4 Juli 2022.
Ia optimistis, event ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga yang akan berliburan di akhir pekan ini. Sebagai penyelenggara, Desi mengatakan, pihaknya akan membuat event tersebut spektakuler.
“Ini akan menjadi pengalaman terbaik bagi pengunjung. Selain dapat hiburan, akan dapat hadiah uang jutaan rupiah. Jangan sampai kelewatan,” ujarnya.
“Acara ini akan terselenggara dengan menggandeng Pemko Batam, Dekranasda Batam dan Mega Techno City (MTC) Apartment,” tutupnya.
Untuk diketahui, Mega Techno City (MTC) Apartment merupakan hunian vertikal modern yang menyajikan beragam fasilitas komplet dalam satu kawasan untuk memanjakan penghuninya.
Apartemen baru yang berlokasi di jantung wilayah Nongsa ini, digadang bakal menjadi pilihan tempat tinggal favorit karena berada di area yang tengah berkembang pesat.
MTC Apartment hadir dengan segudang keunggulan fasilitas, sekaligus sangat menguntungkan karena berlokasi sangat strategis untuk menuju ke berbagai fasilitas publik, baik di wilayah Nongsa maupun Batam Center.
Posisi strategis itu karena MTC Apartment hanya berjarak lima menit dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam, 10 menit dari Pelabuhan Nongsa Pura, lima menit dari RS Bhayangkara, 15 menit dari Kawasan Industri Terpadu Kabil, dan 15 menit dari Nongsa Beach & Resort.
Untuk fasilitas, apartemen ini memiliki outdoor swimming pool, massage & reflexology, kids swimming pool, residential lounge, kids playground, public library, beauty salon, fitness/gym, pharmacy, FnB shop, dan retail.
Tak hanya di apartemen, penghuni diuntungkan dengan fasilitas yang sudah dibangun di kawasan MTC, seperti sekolah hingga pertokoan.
Adapun, untuk tahun ini pengembang menggesa pembangunan tower C sekaligus memulai penjualan. Pihaknya menargetkan, pembangunan semua tower selesai dalam waktu tiga tahun.
MTC Apartment sendiri dibangun setinggi 12 lantai. Demi terus memanjakan sekaligus memberikan kualitas hidup yang modern dan produktif bagi penghuninya, kawasan bisnis terpadu itu juga bakal terus dikembangkan dengan pembangunan mal, hotel, office tower, jogging track, hingga jalur sepeda.
“Untuk hunian dibangun mulai dari lantai 3 hingga lantai 12. Tentu saja, penghuni bakal dimanjakan dengan sejumlah fasilitas yang kami sediakan,” katanya.(*)
batampos-Meskipun Pemprov Kepri mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas penggunaan APBD TA 2021 lalu, namun Sekda Provinsi Kepri, Adi Prihantara tetap kurang puas denan capain tersebut. ”
“Kita sudah melakukan evaluasi, kepada seluruh pejabat pengelola keuangan di lingkungan pemprov, untuk meninggalkan budaya kerja yang tidak benar,” ujar Adi Prihantra belum lama ini di Tanjungpinang.
Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kepri tersebut menekankan, ke seluruh pengelola keuangan pada setiap OPD harus benar-benar paham akan tata tertib dalam melaporkan keuangan. Jangan biasakan lagi budaya kerja yang salah, dan sesuaikan dengan aturan yang berlaku.
“Laporan keuangan merupakan bukti dari keluar masuknya anggaran daerah. Oleh karena itu diperlukan adanya keselarasan yang tertib, benar, dan akuntabel dalam penyusunan laporan keuangan,” tegasnya.
Menurutnya, laporan keuangan sangat riskan terjadi kesalahan. Baginya, dengan tercapainya laporan keuangan yang baik dan APBD Provinsi Kepri dapat terealisasi dengan maksimal, maka peredaran uang di masyarakat Kepri juga semakin lancar.
“Sehingga nantinya, uang belanja daerah dapat tersebar di masyarakat yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi meningkat di lingkungan masyarakat Kepri sendiri,” tegasnya.
Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kepri telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada LKPD-APBD 2021 Pemprov Kepri. Predikiat tersebut diberikan atas laporan keuangan yang telah menyajikan secara wajar semua hal yang material sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan.
Namun demikian, Kepala BPK Perwakilan Kepri Masmudi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, BPK Kepri masih menemukan beberapa permasalahan dalam pengelolaan keuangan daerah. Sejumlah permasalahan yang ditemukan secara umum pada LKPD-APBD 2021 itu, terkait dengan Pengelolaan Pendapatan, Pengelolaan Belanja dan Pengelolaan Aset. (*)