Sabtu, 16 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7527

Komite II DPD RI Mengawasi Pelaksanaan UU Nomor 7/2016 di Sumatera Barat

0

 

batampos – Rombongan Komite II DPD RI yang dipimpin oleh Yorrys Raweyai melakukan tinjauan lapangan ke Kolam Pancing Desa Batang Tajongkek. Kehadiran rombongan Komite II DPD RI disambut langsung oleh Walikota Pariaman, Genius Umar, serta masyarakat sekitar. Kunjungan Komite II DPD RI dilakukan dalam rangka pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudi Daya Ikan, dan Petambak Garam sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Kegiatan pertama yang dilakukan adalah pelepasan benih ikan nila yang dilakukan oleh Yorrys Raweyai bersama dengan Walikota Pariaman dan Direktur Pakan dan Obat Ikan, DJPB, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Dilanjutkan dengan penyerahan bantuan program dari KKP secara simbolis oleh anggota Komite II DPD RI kepada beberapa Kelompok Pembudi Daya Ikan (Pokdakan) antara lain

(i) 1 Paket Bantuan Bioflog Nila untuk Pokdakan Tusamon senilai Rp197 juta;

(ii) 1 Paket Bantuan Bioflog Lele untuk Pokdakan Cincau senilai Rp167,8 juta;

(iii) 4 Paket Bantuan Calon Induk Lele dan 40.000 Benih Lele untuk Pokdakan Famili senilai Rp12,925 juta;

(iv) 4 Paket Bantuan Calon Induk Lele untuk UPR Safira senilai Rp1,605 juta;

(v) Bantuan Benih Ikan Gurami 25.000 ekor dan Ikan Nila 5.000 ekor untuk Pokdakan Talao Sejahtera senilai Rp3,560 juta;

(vi) Bantuan Benih Ikan Gurami 2.500 ekor dan Ikan Nila 5.000 ekor untuk Pokdakan Air Tawar senilai Rp3,56 juta; dan

(vii) 1 Paket Bantuan Mesin Pelet dan Bahan Baku Pelet untuk Pokdakan Jaya Mandiri senilai Rp100 juta.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti atas Kolam Pancing Budi Daya Ikan Tawar yang ditandatangani oleh Ketua Komite II DPD RI, Yorrys Raweyai, dan Walikota Pariaman, Genius Umar. Dalam kunjungan pengawasan pelaksanaan undang-undang ini, Walikota Pariaman mengapresiasi kedatangan dan kepedulian DPD RI untuk daerah.

“Kunjungan DPD RI menunjukkan bahwa DPD RI merupakan jembatan antara Pemerintah Pusat dan Daerah. DPD RI melihat sektor pertanian di kawasan Pariaman sebagai tulang punggung ekonomi negara. Selama pandemi, perekonomian Pariaman tidak pernah minus karena dukungan sektor pertanian dan pariwisata”, ungkapnya. “Konsep ecotourism yang mengawinkan sektor pertanian dengan pariwisata menjadi andalan Pariaman. Kami mohon dukungan DPD RI untuk membangun Kota Pariaman, dan masyarakat dapat terus kompak untuk meningkatkan perekonomian Pariaman”, jelas Walikota Pariaman tersebut.

Sebelum melakukan audiensi dengan para pemangku kebijakan, Yorrys Raweyai menuturkan rasa terima kasihnya atas sambutan dari Walikota Pariaman.

“Dalam rangka kunjungan kerja ini, rombongan Komite II terbagi menjadi dua tim yaitu untuk mengunjungi Pesisir Selatan dan Pariaman. Hal ini merupakan wujud kepedulian Komite II dan DPD RI sebagai representasi daerah untuk daerah”, ungkapnya. “Terima kasih kepada KKP yang selama ini menjadi mitra kerja Komite II DPD RI, untuk saling membantu mengisi program pemerintah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan Indonesia dari daerah. Ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk membangun bangsa, dari daerah untuk Indonesia” tutur senator Papua tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Yorrys juga menjelaskan beberapa masalah yang umumnya ditemui oleh para nelayan, seperti ancaman ketersediaan bahan bakar minyak, pencurian ikan, overfishing, dan aspek keamanan melaut.

“Ini menjadi masalah seluruh nelayan kita, sedangkan oleh petambak garam, mereka sangat rentan terhadap perubahan iklim dan harga, kualitas lingkungan, serta kepastian status lahan”, jelasnya.

Senator DKI Jakarta, Fahira Idris, juga mengapresiasi keseriusan Pariaman terhadap sektor perikanan. “Budi daya perikanan darat di Pariaman terus berkembang, dan kehadiran Sekolah Usaha Perikanan Menengah Pariaman dapat menjadi percontohan bagi daerah lain yang ingin mengembangkan sektor perikanannya” ungkapnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan penukaran cendera mata antara Walikota Pariaman dengan DPD RI, serta Walikota Pariaman dengan KKP dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara yang juga turut hadir bersama.

Tim Kunker Komite II DPD RI di Kota Pariaman Provinsi Sumatera Barat: diketuai oleh Yorrys Raweyai (Papua) dan Wakil Ketua III DPD RI, yaitu Lukky Semen (Sulawesi Tengah), Badikenita Br Sitepu (Sumatera Utara), Ria Mayang Sari (Jambi), Amaliah (Sumatera Selatan), Riri Damayanti John Latief (Bengkulu), Fahira Idris (DKI Jakarta), Amang Syafrudin (Jawa Barat), Andiara Aprilia Hikmat (Banten), Ibnu Khalil (NTB), Yustina Ismiati (Kalimantan Tengah), Habib Hamid Abdullah (Kalimantan Selatan), Marthin Billa (Kalimantan Utara), dan Andri Prayoga Putra Singkarru (Sulawesi Barat). (*)

Pengendara Motor Diimbau Gunakan Sepatu

0

batampos– Selama digelarnya Operasi Patuh Seligi 2022, Satlantas Polresta Tanjungpinang mengimbau pengendara sepeda motor agar tidak menggunakan sandal jepit saat berkendara. Imbauan menggunakan sepatu bertujuan mengurangi fatalitas jika terjadi kecelakaan di jalan raya.

Satlantas Polresta Tanjungpinang memeriksa surat kendaraan pengendara di Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar

Kasat Lantas Polresta Tanjungpinang AKP I Made Putra Hari Suargana, mengatakan tidak ada sanksi tilang bagi pengendara motor yang menggunakan sandal jepit. Edukasi diberikan karena pemakaian sandal jepit saat berkendara tidak memiliki proteksi jika bersentuhan langsung dengan aspal. “Penggunaan sepatu meminimalisir fatalitas kecelakaan,” tegasnya, Selasa (21/6).

BACA JUGA: Satpol PP Tanjungpinang akan Rutin Razia Rumah Kos dan Wisma

Selain imbauan, pada operasi yang digelar pada 13 hingga 26 Juni 2022 tersebut, polisi lalu lintas (Polantas) juga memberikan teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran saat berkendara di jalan raya. “Hingga 20 Juni 2022, 114 pengendara diberi teguran,” terang I Made.

Pada operasi tahun 2022, pihaknya tidak melakukan penilangan secara manual. Pengendara yang melanggar hanya diberikan teguran agar tidak mengulangi perbuatannya. Pengendara diimbau agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas. “Banyak yang tidak menggunakan helm SNI dan melawan arus lalu lintas,” kata I Made.

Sasaran lain pada operasi yaitu pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara. Pengendara bawah umur hingga pengendara yang melebihi batas kecepatan. “Pengendara yang mengangkut penumpang melebihi kapasitas juga ditegur,” jelas Kasat Lantas. (*)

Reporter : YUSNADI NAZAR

Ali, Terdakwa Korupsi Dana Hibah APBD Anambas Divonis 30 Bulan

0
Sidang vonis kasus korupsi Dana Hibah Kabupaten Anambas di Pengadilan Negeri Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar

batampos- Terdakwa kasus korupsi Dana Hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Anambas 2020, Mustafa Ali divonis 2 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan penjara. Sedangkan terdakwa M. Ikhsan divonis 1 tahun 3 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Senin (20/6).

Hakim Ketua Risbarita menyatakan dua terdakwa terbukti melakukan korupsi menyalahgunakan sarana jabatan yang ada padanya untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi hingga merugikan keuangan negara. Perbuatan dua terdakwa melanggar pasal 3 ayat 1 Jo Pasal 18 ayat 1 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Jo pasal 55 ayat (1) ke- 1 KUHP.

BACA JUGA: 2 Terdakwa Korupsi APBD Anambas Dituntut Berbeda

“Terdakwa Mustafa Ali dibebani membayar uang pengganti kerugian negara dari sebagian yang telah dikembalikan sebesar Rp 158 juta. Apabila tidak dikembalikan, maka diganti dengan hukuman 6 bulan penjara,” tegas Hakim.

Menanggapi Hakim, dua terdakwa menerima putusan yang telah ditetapkan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga menyatakan menerima putusan Majelis Hakim.

Sebelumnya diketahui, Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Anambas, M Ikhsan serta Bendahara FPK, Mustafa Ali ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi Dana Hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Anambas 2020. Penetapan dua tersangka ini dilakukan atas penyelidikan dan penyidikan serta ditemukannya dua alat bukti oleh Cabjari Natuna di Tarempa. Dalam kasus ini, negara mengalami kerugian sebesar Rp 176 juta. (*)

reporter: yusnadi

Persiapan Piala AFF U-19, STY Panggil 30 Pemain

0
Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong (Michael Siahaan/Antara)

batampos – Pelatih timnas sepak bola Indonesia, Shin Tae-yong memanggil 30 pemain tim nasional U-19 untuk menjalani pemusatan latihan (TC) persiapan menuju Piala AFF U-19 2022 di Indonesia pada 2-15 Juli.

Dikutip dari laman PSSI di Jakarta, Senin (20/6), seluruh pemain mulai berlatih di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Senin ini.

Mayoritas pemain yang masuk dalam daftar pemanggilan adalah mereka yang berlaga pada Turnamen Toulon 2022, Prancis, termasuk Ronaldo Joybera Kwateh, Hokky Caraka, Alfriyanto Nico, Edgard Amping, Erlangga Setyo, Cahya Supriadi, Raka Cahyana dan Dimas Pamungkas.

Selain mereka, pemain tim nasional senior Indonesia Marselino Ferdinan juga memperkuat skuad “Garuda Nusantara” pada TC tersebut. Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan bahwa Piala AFF U-19 akan menjadi turnamen tolok ukur untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 dan Piala Dunia U-20 2023.

“Alhamdulillah, mulai hari ini persiapan tim U-19 untuk mengikuti Piala AFF U-19 dimulai. Turnamen ini bagus untuk mengasah kemampuan dan tolok ukur perkembangan pemain sebagai persiapan mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-20 dan tentunya Piala Dunia U-20 2023,” ujar Iriawan.

Sementara penyerang Hokky Caraka menegaskan bahwa dia dan rekan-rekannya siap mengikuti penggemblengan untuk Piala AFF U-19 meski baru berkompetisi pada Turnamen Toulon 2022 pada Mei-Juni.

“Saya dalam kondisi oke dan tidak ada masalah. Turnamen ini juga sebagai ajang pembuktian kemampuan kami sebelum mengikuti Kualifikasi Piala AFC U-20 dan Piala Dunia U-20. Semoga kami mampu meraih hasil maksimal di Piala AFF U-19 2022, apalagi kami bermain di Indonesia,” kata Hokky.

Piala AFF U-19 2022 akan dilaksanakan di dua wilayah Indonesia yakni Jakarta dan Bekasi. Di Jakarta, laga akan berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno, sementara di Bekasi, Stadion Patriot Candrabhaga akan menjadi arena pertandingan.

Pada turnamen itu, Indonesia berada di Grup A bersama Myanmar, Thailand, Vietnam, Brunei Darussalam dan Filipina.Thailand merupakan pemegang lima gelar juara turnamen, Myanmar punya dua dan Vietnam serta Indonesia masing-masing sudah merasakan sekali juara. Indonesia menjadi kampiun pada tahun 2013 saat dilatih oleh Indra Sjafri. (*)

 

Berikut 30 pemain yang dipanggil ke timnas U-19 persiapan Piala AFF U-19 2022:

Ahmad Rusadi
Alexandro Felix (Barito Putera)
Alfriyanto Nico (Persija)
Althaf Indie (Persis)
Arkhan Fikri (Arema)
Cahya Supriadi (Persija)
Dimas Juliono
Dimas Maulana (Persis)
Edgard Amping (PSM)
Erlangga Setyo (Persis)
Ferdiansyah Cecep (Persib)
Frezy Al Hudaifi (Bhayangkara FC)
Hokky Caraka (PSS)
Kadek Arel (Bali United)
Kakang Rudianto (Persib)
Marcell Januar (Persis)
Marselino Ferdinan (Persebaya)
Mikael Alfredo (Waanal Bintuka)
Muhammad Faiz (Bina Taruna)
Muhammad Ferarri (Persija)
Muhammad Rafli Asrul (PSM)
Rabbani Siddiq (Borneo FC Samarinda)
Radzky Syahwal (Persija)
Raka Cahyana (Persija)
Razzaa Fachrezi (Persija)
Ricky Pratama (PSM)
Ronaldo Kwateh (Madura United)
Subhan Fajri (Dewa United)
Yogi Hermawan (Barito Putera)
Zanadin Fariz (Persis).

 

 

Reporter: Antara

KST Klaim Bertanggungjawab Tewasnya Brimob

0
Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sembom. (Pojoksatu)

batampos – Pembunuhan keji terhadap anggota Brimob Bripda Diego Rumaropen dipastikan ulah kelompok separatis teroris (KST). Kelompok tersebut telah mengakui bertanggungjawab atas pembunuhan tersebut serta perampasan dua senjata jenis AK 101 dan SSG08. Kedua senjata itu sedang dikirim dari Distrik Napua ke Nduga.

Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat- Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom mengatakan bahwa manajemen markas pusat TPNPB-OPM telah mendapatkan laporan lapangan bahwa pembunuhan terhadap Bripda Diego memang dilakukan anggotanya di lapangan. “Benar,” tuturnya.

Menurutnya, pembunuhan tersebut dilakukan pasukan TPNPB-OPM Kodap II Nduga pimpinan Egianus Kogeya. Pembunuhan dilakukan dengan menggunakan senjata tajam. “Anak buah Egianus Kogeya yang melakukan pembacokan,” jelasnya dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Setelah melakukan pemcabokan, lanjutnya, dua senjata juga dirampas dari anggota Brimob tersebut. Kedua senjata tersebut sedang dibawa dari Distrik Napua, Jayapura ke Nduga. “Kami bawa ke Nduga,” terangnya.

Karena itu, TPNPB-OPM meminta Polri dan TNI untuk tidak melakukan penyisiran dan penggeledahan di rumah warga sipil. Karena penggeledahan di rumah masyarakat itu justru mengganggu.”Kejar kami saja,” tegasnya.

Bahkan, Sebby membocorkan posisi anggotanya yang sedang membawa kedua senjata rampasan itu. Anggota TPNPB-OPM yang membawa senjata berada di Jalan Besar Habema, Nduga. “AnggotaTPNPB-OPM sudah berada di jalan itu,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, kalau polisi mau mengejar tentunya harus menanggung risikonya. “Kalau mengejar tentu kami siap melawan dan sebaiknya pamitan ke anak istri dulu,” tuturnya.

Karena TPNPB-OPM akan langsung menembak mati bila menemukan anggota Polri dan TNI. Apalagi, senjata sniper sudah ada di TPNPB-OPM. “Egianus Kogeya perintahkan tembak mati,” jelasnya.

Sebby juga menyinggung soal pemekaran di Papua. Menurutnya, TPNPB-OPM menolak pemekaran di Papua dengan risiko apapun. “Kalau memaksakan pemekaran, TPNPB-OPM akan masuk ke Wamena dan berperang,” ujarnya.

Sebelumnya, Polda Papua membeberkan ada anggota Brimob yang meninggal karena penganiayaan di Napua. Setelah penganiayaan tersebut, dua senjata api juga dirampas.

Insiden tersebut terjadi saat Danki Brimob Yon D Wamena AKP R dan Bripda Diego membantu warga untuk menembak hewan ternaknya. Bripda Diego dianiaya sesaat setelah menjalankan tugas. (*)

Reporter: JP Group

Hujan Deras + Drainase Kecil = Tergenang

0

 

batampos- Komplek Ruko Taman Carina tergenang akibat hujan lebat, Selasa (21/6/2022). Posisi tergenangnya di jalan komplek Taman Carina. Air kiriman dari jalan raya Brigjen Katamso yang menggenang di jalan komplek ruko Taman Carina tersebut.

“Drainase terlalu kecil sehingga tidak bisa menampung debit air. Ditambah lagi drainase tersumbat yang memperlambat air mengalir.

“Biasanya tidak separah ini genangan airnya. Tapi ini gara-gara kiriman dari jalan raya yang lagi ada proyek pelebaran jalan yang menambah debit air makin banyak,” ujar ketua RW 02 Perumaha Taman Carina, Hakimin.

Masih kata RW yang menjabat 2 periode ini, saya berharap pemerintah segera turun menyelesaikan genangan ini. Kasian warga yang mau belanja dan beraktivitas terganggu. Apalagi ini daerah bisnis central ekonomi warga, tuturnya.

Pantauan Batam Pos dilokasi banjir, air buangan dari jalan raya ke taman carina dan drainase Taman Carina tidak bisa menampung debit air yang begitu besar.

Reporter : Dalil Harahap

Warga Batam Berharap Pemerintah Turut Kendalikan Harga Cabai

0
Cabai Merah Keriting f Iman Wachyudi
Ilustrasi. Salah seorang pedagang mengangkat cabai merah keriting. Saat ini diketahui harga cabai masih di atas harga daging sapi. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Warga Batam semakin menjerit akibat harga cabai yang semakin mahal. Syafliana, warga KDA mengaku biasanya membawa uang Rp 150ribu, bisa mendapatkan banyak item saat berbelanja. Tapi, Senin (20/6), Syafliana kaget uang tersebut tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya.

“Biasanya Rp 100 ribu, bisa beli beberapa item. Tapi, sekarang ini tidak bisa,” kata Syafliana, Senin (20/6).

Ia mengatakan cabai merah keriting di Pasar Botania 2, Rp 100 ribu per kilogramnya. Cabai hijau Rp 80 ribu per kilogramnya. “Paling mahal itu cabai setan, Rp 125 kilogram. Sedangkan harga lainnya masih normal sih, bawang jawa yang agak mahal. Tapi ada padanannya, bisa beli bawang burma. Harganya lebih murah,” tuturnya.

Namun, akibat mahalnya harga cabai ini, Syafliana mengaku hanya membeli beberapa ons cabai saja. “Saya hanya beli dua ons cabai merah, satu ons cabe hijau, satu ons cabai setan, selebihnya beli telur. Jika dulu, bisa beli cabai dalam jumlah banyak,” ucapnya.

Ia berharap pemerintah dapat menurunkan harga cabai. Sehingga dapat mengurangi beban para ibu-ibu rumah. “Saya jualan, namun cabai mahal akibatnya mengurangi kuantitas. Cabe saya gunakan hanya sedikit saja, tidak sebanyak biasanya,” tutur Syafliana.

Hal yang senada diucapkan Rahmawati, warga Tiban Center. Ia mengatakan harga cabai di Pasar Tiban Center, mencapai Rp 100ribu per kilogramnya. “Mahal banget, agak mikir jika membuat balado,” ujarnya.

Ia memiliki harapan yang sama dengan Syafliana, agar harga cabai ini bisa lebih murah. Sehingga dapat terjangkau oleh masyarakat. “Kalau bisa, ada operasi pasar. Sehingga bisa menekan harga cabai,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter : Fiska Juanda

 

Polsek Lubukbaja Berbagi ke Anak Yatim dan Purnawirawan

0
Polsek Lubukbaja e1655787335816
Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono menyerahkan paket sembako kepada anak yatim di kawasan Tanjunguma, Senin (20/6) pagi. F.Budi untuk Batam Pos

batampos – Jajaran Polsek Lubukbaja kembali menggelar bakti sosial (baksos) dengan berbagi sembako, Senin (20/6) pagi. Kegiatan ini dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara Ke-76.

Kapolsek Lubukbaja, Kompol Budi Hartono mengatakan kegiatan tersebut dilakukan dengan sasaran anak yatim dan purnawirawan. Untuk lokasi, yakni di wilayah Tanjunguma, dan Batu Selicin.

“Kegiatan ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia. Total ada 20 paket yang kita bagikan di dua lokasi,” ujar Budi.

Budi menambahkan pembagian sembako ini sebagai wujud kepeduliaan dan perhatian Polsek Lubukbaja kepada masyarakat.

“Selama kegiatan kita tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dengan menggunakan masker dan menjaga jarak,” katanya.

Sebelumnya, Polsek Lubukbaja melakukan bakti sosial dengan berbagi sembako di Rumah Liar (ruli) Batu Batam RT 006/Raw 005, Baloi, Lubukbaja, Jumat (17/6) pagi. Total ada 50 paket yang dibagikan kepada warga.

“Nanti akan rutin kita lakukan. Semoga bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 1,8 Km

0
Arsip foto – Luncuran lava pijar Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (5/2/2022). (ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah/rwa.)

batampos- Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah mengeluarkan guguran lava pijar delapan kali pada Selasa (21/6).

Guguran lava pijar itu meluncur dengan jarak maksimum sejauh 1.800 meter (1,8 km) ke arah barat daya mulai pukul 00.00 sampai 06.00 WIB.

Menurut Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi Santoso selama periode pengamatan itu Merapi juga mengalami 20 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-13 mm selama 42-124 detik.

BACA JUGA: Lagi, Gunung Merapi Luncurkan 13 Guguran Lava Pijar

Pada Selasa pagi, asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50-100 meter di atas puncak kawah.

Berdasarkan hasil analisis morfologi pada periode 27 Mei – 2 Juni 2022, tidak teramati perubahan ketinggian, baik kubah barat daya maupun kubah tengah.

Volume kubah lava barat daya tercatat sebesar 1.551.000 meter kubik, dan kubah tengah Merapi sebesar 2.582.000 meter kubik.

Hingga kini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Boyong (sejauh maksimal lima km) serta Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (sejauh maksimal tujuh km).

Selain itu, guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area di sektor tenggara yang meliputi Sungai Woro (sejauh maksimal tiga km) dan Sungai Gendol (sejauh lima km).

Apabila gunung api itu mengalami letusan eksplosif, maka lontaran material vulkaniknya dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung. (*)

reporter: antara

Biar Daunnya Banyak dan Enak Rasanya, Usia 4 Bulan Pohon Kelor Wajib Dipotong

0
BERKHASIAT TINGGI: Warga RT 10, RW 4, Kelurahan Wonorkomo, panen daun kelor. Tumbuhan tersebut diolah menjadi beberapa jenis makanan dan minuman yang bermanfaat untuk mencegah anak stunting. (ALFIAN RIZAL/JAWA POS)

batampos – Daun kelor banyak manfaatnya. Bahan olahannya berupa makanan dan minuman bermanfaat untuk mencegah stunting.

Menanam pohon kelor terbilang cukup mudah. Hanya saja meski mudah, perawatan pohon kelor harus benar. Jika salah perawatan bisa memengaruhi pertumbuhan daun dan mengurangi khasiatnya.

Hal ini diungkapkan Suyanto, salah seorang inisiator Kampung Kelor RT 10, RW 4, Kelurahan Wonokromo. Di kampung ini memiliki ratusan pohon kelor. Yang usianya sebulan hingga tiga tahun pun ada. Yang ditanam di pot maupun di kebun juga tersedia. Semuanya lengkap. Pembibitan pun dilakukan secara rutin.

Menurut Suyanto, penanaman pohon kelor sangat mudah. Begitu juga perawatannya. Hanya, butuh pemantauan. ’’Empat bulan pertama pohon wajib dipotong,’’ ucapnya.

Dengan begitu, lanjutnya, tumbuh tunas baru dan bercabang. Daunnya lebat. Selain itu, pertumbuhan lebih rapi. ’’Ini wajib biar daunnya banyak dan rasanya enak,’’ lanjutnya.

Baca juga : Menanam Alpukat Cipedak Bagi Pemula

Proses pembibitan juga sangat mudah. Cukup dengan mengambil tunas yang ada atau bagian sisa potongan pohon. Biasanya, kata Suyanto, pohon dipotong 60 sentimeter. Kemudian, ditanam di sekam dan tanah di pot. Bagian bawah tunas atau pohon sisa pemotongan cukup dibersihkan. Setelah itu, ditancapkan di media tanam. ’’Cuma begitu dan bisa tumbuh,’’ jelasnya.

Ditambahkan Ketua RW 4 Kelurahan Wonokromo, Soegeng Irianto, hal penting lain yang perlu diperhatikan dalam menanam kelor adalah kondisi tanahnya.

”Jangan berada di kubangan air. Sebab, pohon kelor tidak butuh banyak air. Yang ada nanti mati karena busuk. Tanahnya harus kering,’’ ujarnya.

Selain penanamanya yang mudah, pohon kelor tak butuh waktu lama untuk bisa dimanfaatkan. Kurang lebih empat bulan khasiatnya sudah bisa diambil. Sebab, dalam kurun waktu itu, daunnya mulai tumbuh lebat.

Pemanfaatan daun kelor tidak bisa sembarangan. Jika salah, rasanya bisa pahit. ”Apalagi yang digunakan daun tua. Batang daun tidak boleh diikutkan. Dicuci bersih, lalu diolah sesuai kebutuhan,’’ tambahnya.

Ketua RT 10 Mustofa menambahkan, ada cara agar tunas yang dipotong itu bisa tumbuh cepat. Yakni, diberi jarak 5 sentimeter bagian yang dipotong dengan batang pohon. Cara tersebut bisa membuat akar cepat tumbuh.

Kegiatan di Kampung Kelor tidak hanya menanam, tapi juga memproduksi berbagai olahan daun kelor. Mulai mi kelor, siomay kelor, kue kelor, sirup kelor, hingga teh kelor. Bukan hanya itu, setiap Jumat dan Minggu ada gerakan mengonsumsi olahan daun kelor.

Menurut Mustofa, Jumat merupakan jadwal balita, anak-anak, dan ibu hamil makan olahan kelor. Sementara itu, jadwal orang dewasa makan olahan kelor adalah Minggu. Langkah itu dilakukan untuk mencegah dan mengobati stunting. Termasuk untuk menjaga kesehatan masyarakat.

Cara tersebut setidaknya sudah memberikan hasil. ’’Ada empat balita yang mengidap stunting. Dua di antaranya sudah bebas dari stunting,’’ katanya.

PEMBIBITAN: Pohon kleor mudah tumbuh. Untuk mendapatkan daun yang berkhasiat, tanam kelor di tanah kering dan mendapatkan sinar matahari. (ALFIAN RIZAL/JAWA POS)

BERIKUT CARA PEMBIBITAN KELOR:

1. Potong tunas berjarak 5 sentimeter dari batang
2. Hindari di media tanam yang basah
3. Rutin dipotong 4 bulan sekali
4. Kurangi penggunaan pupuk
5. Empat bulan daun mulai tumbuh
6. Tempatkan di ruang terbuka
7. Harus mendapat sinar matahari. (*)

Reporter : JPGroup

Play sound