Minggu, 19 April 2026
Beranda blog Halaman 7549

Sirajudin Nur: PR Berat Politisi di Kepri Adalah Soal Kepercayaan

0
batam pos1
Anggota DPRD Provinsi Kepri, Sirajudin Nur dan Ririn Warsiti, melakukan kunjungan ke kantor Batam Pos di Gedung Graha Pena Lantai 3, Rabu (25/5/2022). Foto: Messa Haris/Batam Pos

batampos – Anggota DPRD Provinsi Kepri, Sirajudin Nur dan Ririn Warsiti, melakukan kunjungan ke kantor Batam Pos di Gedung Graha Pena Lantai 3, Rabu (25/5/2022).

Kedatangan dua anggota Komisi IV itu disambut langsung oleh Direktur Batam Pos, Anthon Joy Nahampun dan Pimpinan Redaksi Batam Pos, Muhammad Iqbal.

Pada kesempatan tersebut, Sirajudin Nur, menyampaikan, ada satu catatan satu hal penting yang harus dicatat oleh para polisiti di Provinsi Kepri.

“Saya agak membeirkan catatan bagi kawan2 politisi di Kepri, satu hal yang jadi PR berat politisi di Kepri ini adalah soal kepercayaan,” ujarnya.

Politisi PKB itu menjelaskan, apabila dilakukan survei, tingkat kepercayaan masyarakat kepada politisi di Provinsi Kepri masih rendah.

batam pos
Anggota DPRD Provinsi Kepri, Ririn Warsiti (tiga dari kiri), Sirajudin Nur (empat dari kiri) berfoto bersama Pimpinan Redaksi Batam Pos, Muhammad Iqbal (tiga dari kanan) dan manajemen Batam Pos dengan Direktur Batam Pos, Anthon Joy Nahampun. Foto: Messa Haris/Batam Pos

Ia melanjutkan, orang yang paling dicuragai di muka bumi ini adalah politisi.

Menurutnya, hidup sebagai politisi jika tidak dibantu dengan pencitraan yang benar akan berdampak kurang baik. Tidak hanya bagi sang politisi tapi juga lembaganya.

“Karena saya tidak melihat ada gebrakan dari teman-teman saya ini untuk berusaha membangun trust (kepercayaan,red) ini,” paparnya.

Anggota Komisi IV itu mengatakan, kepercayaan bisa dibangun dengan berbagai pihak.

“Khususnya dengan media. Inilah upaya dan langkah yang kita lakukan supaya harapan-harapan saya dan bu Ririn khususnya bisa terkomunikasikan dengan baik,” katanya.

Karena lanjutnya politisi ini sebenarnya harus melakukan pencitraan. Pencitraan kata dia, merupakan bagian dari kerja politik.

“Pencitraan ini ikut membantu membangun kepercayaan terhadap DPRD maupun orangnya (politisi,red),” paparnya.

Sementara itu, Ririn Warsiti, menjelaskan, dirinya adalah salah satu politisi yang sangat jarang ingin disorot oleh media.

“Saya ini mungkin salah satu politisi yang agak baper dan saya tidak se-PD (percaya diri) seperti pak Siraj, tapi ya inilah saya,” tuturnya.

Ia mengatakan, selama ini dirinya lebih banyak berjuang di kawasan hinterland Provinsi Kepri.

“Cuma selama ini memang tidak pernah terpublish karena kepaberan saya,” tuturnya.

Direktur Batam Pos, Anthon Joy Nahampun, menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan dua politisi tersebut.

Anthon mengatakan, Batam Pos sangat terbuka untuk menjadi mitra kerja bagi DPRD Provinsi Kepri.(*)

Reporter: Messa Haris

Sirajudin Nur: PR Berat Politisi di Kepri Adalah Soal Kepercayaan

0
batam pos1
Anggota DPRD Provinsi Kepri, Sirajudin Nur dan Ririn Warsiti, melakukan kunjungan ke kantor Batam Pos di Gedung Graha Pena Lantai 3, Rabu (25/5/2022). Foto: Messa Haris/Batam Pos

batampos – Anggota DPRD Provinsi Kepri, Sirajudin Nur dan Ririn Warsiti, melakukan kunjungan ke kantor Batam Pos di Gedung Graha Pena Lantai 3, Rabu (25/5/2022).

Kedatangan dua anggota Komisi IV itu disambut langsung oleh Direktur Batam Pos, Anthon Joy Nahampun dan Pimpinan Redaksi Batam Pos, Muhammad Iqbal.

Pada kesempatan tersebut, Sirajudin Nur, menyampaikan, ada satu catatan satu hal penting yang harus dicatat oleh para polisiti di Provinsi Kepri.

“Saya agak membeirkan catatan bagi kawan2 politisi di Kepri, satu hal yang jadi PR berat politisi di Kepri ini adalah soal kepercayaan,” ujarnya.

Politisi PKB itu menjelaskan, apabila dilakukan survei, tingkat kepercayaan masyarakat kepada politisi di Provinsi Kepri masih rendah.

batam pos
Anggota DPRD Provinsi Kepri, Ririn Warsiti (tiga dari kiri), Sirajudin Nur (empat dari kiri) berfoto bersama Pimpinan Redaksi Batam Pos, Muhammad Iqbal (tiga dari kanan) dan manajemen Batam Pos dengan Direktur Batam Pos, Anthon Joy Nahampun. Foto: Messa Haris/Batam Pos

Ia melanjutkan, orang yang paling dicuragai di muka bumi ini adalah politisi.

Menurutnya, hidup sebagai politisi jika tidak dibantu dengan pencitraan yang benar akan berdampak kurang baik. Tidak hanya bagi sang politisi tapi juga lembaganya.

“Karena saya tidak melihat ada gebrakan dari teman-teman saya ini untuk berusaha membangun trust (kepercayaan,red) ini,” paparnya.

Anggota Komisi IV itu mengatakan, kepercayaan bisa dibangun dengan berbagai pihak.

“Khususnya dengan media. Inilah upaya dan langkah yang kita lakukan supaya harapan-harapan saya dan bu Ririn khususnya bisa terkomunikasikan dengan baik,” katanya.

Karena lanjutnya politisi ini sebenarnya harus melakukan pencitraan. Pencitraan kata dia, merupakan bagian dari kerja politik.

“Pencitraan ini ikut membantu membangun kepercayaan terhadap DPRD maupun orangnya (politisi,red),” paparnya.

Sementara itu, Ririn Warsiti, menjelaskan, dirinya adalah salah satu politisi yang sangat jarang ingin disorot oleh media.

“Saya ini mungkin salah satu politisi yang agak baper dan saya tidak se-PD (percaya diri) seperti pak Siraj, tapi ya inilah saya,” tuturnya.

Ia mengatakan, selama ini dirinya lebih banyak berjuang di kawasan hinterland Provinsi Kepri.

“Cuma selama ini memang tidak pernah terpublish karena kepaberan saya,” tuturnya.

Direktur Batam Pos, Anthon Joy Nahampun, menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan dua politisi tersebut.

Anthon mengatakan, Batam Pos sangat terbuka untuk menjadi mitra kerja bagi DPRD Provinsi Kepri.(*)

Reporter: Messa Haris

Dirut BTN Disematkan Pin Emas Komitmen Bangun Rumah Rakyat

0
Pemyematan pin emas dari Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI), Paulus Totok Lusida, kepada Dirut PT BTN (Persero), Haru Koesmahargyo. f. dok BTN

batampos – Apresiasi tinggi diberikan kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atas dukungan yang selama ini diberikan terhadap pembangunan rumah masyarakat.
Apresiasi tersebut diberikan langsung oleh Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI), Paulus Totok Lusida, kepada Dirut PT BTN (Persero), Haru Koesmahargyo, melalui penyematan pin emas saat HUT ke-50 REI di Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA: BTN Dapat Dukungan Pendanaan Pembiayaan Rumah Rakyat

BTN sendiri tercatat sebagai bank BUMN satu-satunya yang memberi dukungan terbesar dalam pembangunan rumah rakyat yang dilakukan oleh REI selama ini.

Hingga saat ini, total rumah KPR yang didukung BTN jumlahnya sekitar 5 juta unit dengan nilai kredit Rp 365 triliun dan 70% di antaranya merupakan produk rumah yang dibangun oleh REI. (*)

Reporter: JP Group

Per 1 Juni, Jerman Longgarkan Aturan Bagi Pendatang

0

batampos- Mulai 1 Juni 2022 Kementerian kesehatan Jerman akan melonggarkan aturan COVID-19 menyangkut kedatangan para pelaku perjalanan atau pendatang ke negara itu.

Kemenkes akan menangguhkan persyaratan vaksinasi, bukti sembuh, dan hasil negatif tes COVID-19, demikian menurut laporan kelompok media Funke, Rabu.

Para pelanggan menunggu di luar toko IKEA setelah “lockdown” terkait penyakit virus corona (COVID-19) dilonggarkan di seluruh negeri dan perusahaan membuka beberapa tokonya di Berlin, Jerman, Senin (11/5/2020). (ANTARA/REUTERS/HANNIBAL HANSCHKE/TM)

“Kami akan menangguhkan aturan 3G soal kedatangan, hingga akhir Agustus,” kata Menteri Kesehatan Jerman Karl Lauterback seperti dikutip Funke.

Aturan-aturan baru itu masih harus mendapatkan persetujuan dari Kabinet pada Rabu serta akan memuat pengakuan pada vaksin-vaksin COVID-19 apa saja yang disetujui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) walaupun tidak disetujui oleh Uni Eropa, lapor Funke.

BACA JUGA: Lepas Ketergantungan Gas dari Rusia, Jerman Percepat Energi Terbarukan

Kasus infeksi virus corona di Jerman terus berkurang.

Badan penelitian pemerintah Roberet Koch Institute pada Selasa (24/5) melaporkan 64.437 kasus baru infeksi. Jumlah pada Selasa itu lebih kecil dibandingkan satu pekan lalu, yakni 21.815 kasus. (*)

reporter: antara

Menko Airlangga Utarakan Indonesia Berada di Posisi Sentral Pengaturan Transisi Energi

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (F.Istimewa)

batampos – Dengan terus berkembangnya isu perubahan iklim, yang salah satunya disebabkan oleh penggunaan bahan bakar fosil yang dominan sehingga menimbulkan emisi gas rumah kaca (GRK) di atmosfer bumi. Untuk itu, langkah-langkah mengurangi emisi GRK dengan mengalihkan penggunaan energi fosil menjadi energi baru terbarukan (EBT) menjadi hal yang harus terus dipikirkan.

Pada saat yang sama, dunia saat ini berada dalam terpaan krisis pangan, energi, dan keuangan yang dipicu oleh gejolak konflik di Ukraina, dan pandemi Covid-19 yang masih terus berlanjut meski jumlah kasus sudah menurun drastis.

“Penting bagi kita untuk mengenali situasi yang dihadapi, serta perlu memastikan bahwa kita sudah menyeimbangkan permintaan saat ini untuk energi konvensional, sambil tetap berkomitmen pada upaya transisi energi,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Selasa (24/5).

Dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik meski di tengah pandemi, masyarakat Indonesia memiliki kebutuhan energi yang besar untuk menunjang aktivitasnya. Namun, target elektrifikasi universal telah menjadi penghasil emisi GRK terkemuka, karena penggunaan tenaga batu bara menjadi berlipat ganda dan juga terlihat adanya peningkatan emisi GRK sebesar 140 persen antara tahun 1990 dan 2017.

Dalam Presidensi G20 Indonesia, transisi energi juga menjadi salah satu tema utama karena seluruh negara yang terlibat ingin mencapai kesepakatan global dalam upaya memitigasi dampak buruk perubahan iklim untuk generasi mendatang. Dalam forum G20 tersebut, Indonesia akan memperkenalkan skenario negara untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) yang disebut National Grand Energy Strategy (GSEN) yang mencakup rencana transisi dari energi fosil ke EBT.

Dalam gelaran COP26 akhir tahun lalu, Indonesia membuat komitmen iklim baru dengan menetapkan target NZE pada 2060 atau lebih awal. GSEN menjanjikan komitmen yang lebih ambisius dengan target 100 persen porsi EBT dalam bauran energi di 2060. Dipatok pada kapasitas lebih kurang sebesar 587 GigaWatt (GW), pembangkit listrik tenaga surya diharapkan akan menghasilkan 361 GW, pembangkit listrik tenaga air sebesar 83 GW, pembangkit listrik tenaga angin sebesar 39 GW, pembangkit listrik tenaga nuklir sebesar 35 GW, pembangkit listrik tenaga bioenergi sebesar 37 GW, PLTP sebesar 18 GW, dan pembangkit listrik tenaga arus laut sebesar 13,4 GW.

“Permintaan dan potensi energi terbarukan di Indonesia semakin meningkat, sebab diperkirakan kebutuhan energi Indonesia juga akan meningkat semakin besar. Data menunjukkan bahwa Indonesia memiliki penambahan energi terbarukan yang konsisten dalam bauran energi secara keseluruhan. Hal ini tentunya merupakan perkembangan positif dalam pergeseran penggunaan energi di Indonesia menjadi energi hijau,” terang Menko Airlangga.

Penelitian menunjukkan transisi energi akan membutuhkan sejumlah besar investasi. Untuk mendorong hal ini, Indonesia akan memainkan peran penting dalam menerapkan pembiayaan hijau dan berkelanjutan yang inovatif, sekaligus memastikan jalur investasi yang tepat. Indonesia juga mempertimbangkan untuk menyiapkan skema-skema inovatif dalam hal harga karbon, termasuk mekanisme pasar dan non-pasar.

Energi terbarukan juga diprediksi akan menciptakan banyak lapangan kerja. Keuntungan tidak langsung ini juga akan mencakup pemberdayaan transfer teknologi dan pengurangan ketergantungan pada impor produk minyak bumi dan batu bara. Hal ini diharapkan disumbangkan oleh produksi panel surya dan manufaktur kendaraan listrik.

“Dalam jangka panjang, harus juga dipastikan bahwa terjadi transisi yang penuh keadilan terhadap manfaat biaya dan memastikan tidak ada yang tertinggal. Bagi Indonesia sendiri, jika dikelola dengan baik, transisi tersebut tentu saja memberikan peluang. Arah kami untuk mencapai ambisi adalah positif. Namun tantangan seperti aspek pembiayaan, kurangnya standar desain yang memadai, kesadaran yang terbatas, dan keterbatasan ruang akan selalu ada,” ungkap Menko Airlangga.

Seiring bergesernya isu pandemi menuju pemulihan ekonomi pasca pandemi, Menko Airlangga menyatakan saat ini adalah momentum tepat untuk bersama-sama mengambil kebijakan strategis pemulihan ekonomi sekaligus melakukan transisi energi. “Dengan momen G20, GCRG, COP26, dan lainnya, Indonesia akan berada di posisi sentral yakni dengan ikut mengatur transisi energi,” pungkas Menko Airlangga. (rep/fsr)

Anggota DPR Sebut Penangkapan 2 Hakim Pengguna Sabu Memalukan

0
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

batampos – Anggota DPR RI Ahmad Sahroni menyatakan penangkapan dua (2) hakim pengguna narkoba jenis sabu sangat memalukan kalangan institusi penegak hukum.

“Penangkapan ini sangat memalukan, memprihatinkan, dan membuat geram,” katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, hakim adalah posisi yang sangat mulia, di mana orang banyak yang datang mencari keadilan. Namun faktanya, para hakim itu dengan tidak bertanggung jawab justru menggunakan barang haram.

“Ini sangat membuat miris,” ujarnya.

Sahroni meminta badan pengawas di Komisi Yudisial (KY) menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk meningkatkan pengawasan guna mencegah peredaran narkoba di kalangan hakim. Menurutnya, diperlukan evaluasi dan pengawasan menyeluruh terkait penemuan tersebut.

“Saya meminta Komisi Yudisial dengan menggandeng BNN untuk menggelar tes narkoba kepada hakim secara massal. Hal ini perlu dilakukan demi menjaga dan memulihkan meruah hakim dan kepercayaan publik pada lembaga kehakiman,” katanya.

Sebelumnya, dua hakim Pengadilan Rangkasbitung berinisial DA (39) dan YR (39) ditangkap BNN Banten karena terlibat kasus narkoba jenis sabu. Saat penggeledahan, BNN menemukan alat isap sabu atau bong di dalam pengadilan.

Kepala BNN Banten Hendri Marpaung mengatakan setelah menangkap ASN pengadilan berinisial RASS (32) yang mengambil sabu 20,634 gram di kantor jasa pengiriman, maka Tim BNN Banten langsung mendatangi Pengadilan Rangkasbitung. Di sana tim menggeledah ruang kerja YR sebagai pemesan.

“Tim membawa YR dan kita lakukan penggeledahan di ruang kerjanya, penggeledahan disaksikan oleh atasannya. Ternyata dia menyimpan alat-alat yang biasa digunakan untuk mengonsumsi metamfetamin ini,” jelas Hendri.

Petugas menemukan pipet, bong, dan korek api yang biasa digunakan tersangka. Saat dilakukan tes, mereka dinyatakan positif sabu.

Keduanya mengatakan sabu digunakan bersama hakim DA. BNN langsung memeriksa dan hasilnya positif narkoba. (*)

Reporter: Antara

Mahasiswa Malang Ditangkap Saat Hendak Serang Kantor Polisi

0
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. (Dok Humas Polri)

batampos – Penyidik Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri masih mendalami penangkapan seorang mahasiswa berinisial IA. Dia terindikasi hendak melakukan amaliah di kantor-kantor polisi.

“Merencanakan amaliah terhadap fasilitas umum dan kantor-kantor polisi,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Rabu (25/5).

Ramadhan mengatakan, IA menyusun rencana bersama MR, tersangka yang lebih dahulu ditangkap. IA berkomunikasi intens dengan tersangka terorisme kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) untuk membahas rencana amaliah.

Ramadhan tidak bisa memastikan waktu komunikasi intens itu terjadi. Hanya, dia menyebut komunikasi dilakukan sebelum MR ditangkap.

“MR ditangkap tahun ini. Penangkapan itu tentunya kita kan tidak menerima keterangan langsung melakukan penindakan, penyidik Densus sangat berhati-hati dalam melakukan tindakan, mengumpulkan bukti yang cukup untuk melakukan upaya-upaya paksa termasuk upaya penangkapan,” jelas Ramadhan.

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menangkap seorang mahasiswa di Kota Malang, Jawa Timur berinisial IA, pada Senin (23/5). Dia terindikasi terlibat tindak pidana terorisme dan terafiliasi dengan ISIS.

“Penangkapan satu orang tersangka atas nama inisial IA umur 22 tahun, seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di kota Malang,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (24/5).

Ramadhan mengatakan IA seorang pria. Dia kini telah dilakukan penahanan untuk menjalani proses hukum.

“Untuk menangkap tersangka tentu penyidik harus memiliki alat bukti. Tapi dalam keterangan ini masih didalami oleh penyidik. Alat bukti yang dimiliki Densus tentu sudah cukup karena menentukan sebagai tersangka kita harus mendasari minimal dua alat bukti,” imbuhnya. (*)

Reporter: JP Group

Ada Apa Dengan Cinta Diaransemen Ulang oleh Isyana dan Gamaliel, Melly Goeslaw Berikan Pujian

0
Isyana dan Gamaliel aransemen ulang lagu “Ada Apa Dengan Cinta” (ANTARA/Instagram @gamaliel)

batampos – Lagu hit Ada Apa Dengan Cinta karya Melly Goeslaw diaransemen ulang oleh Isyana Sarasvati dan Gamaliel Tapiheru. Melly Goeslaw pun melontarkan pujian buat keduanya.

Menurut Melly Goeslaw lagu Ada Apa Dengan Cinta versi Isyana dan Gamaliel merupakan karya yang jenius. Dia mengaku takjub pada sudut pandang kedua musisi tersebut terhadap lagunya.

“Kehilangan semua kata-kata waktu dengerin lagu ini dibawakan oleh @isyanasarasvati dan @gamaliel, cuma bisa bilang versi kalian berdua ‘jenius’, Terlalu takjub aku sama sudut pandang kalian pada lagu ini. Terima kasih,” tulis Melly Goeslaw dalam Instagram-nya.

Baca juga : Raline Shah Gandeng Lee Jung Jae di Festival Film Cannes ke-75

Lagu Ada Apa Dengan Cinta karya Melly Goeslaw rilis pada tahun 2002 dan sempat menjadi hit. Lagu tersebut menjadi lagu tema film berjudul sama yang dibintangi Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadi mereka, Isyana dan Gamaliel juga mengungkapkan rasa terima kasih mereka kepada Melly Goeslaw yang telah memberikan mereka ruang untuk mengaransemen dan menyanyikan kembali lagu tersebut.

“Terima kasih teh @melly_goeslaw atas kepercayaannya memberikan kami ruang bebas untuk mengaransir dan menyanyikan kembali salah satu karya Teh Melly yang legendaris,” tulis Isyana, dikutip Rabu.

“Kali ini diberikan kesempatan buat mengaransemen ulang karya legendaris yang sangat sakral bagi kami berdua (dan untuk banyak orang tentunya). Terima kasih buat kepercayaannya teh @melly_goeslaw. Ini akan jadi pengalaman di karir bermusik aku yang enggak akan aku bisa lupain,” tulis Gamaliel.

Versi terbaru lagu Ada Apa Dengan Cinta yang diaransemen oleh Isyana dan Gamaliel terkesan semakin megah dan dramatis dengan iringan piano, synthesizer, strings, violin, hingga cello.

Isyana dan Gamaliel sendiri sebelumnya pernah berduet di beberapa judul lagu, seperti Terpesona yang rilis pada 2017. Selain itu, keduanya juga dipilih oleh Disney Indonesia untuk membawakan lagu A Whole New World yang merupakan lagu tema film Aladdin. (*)

Reporter : Antara

Kehilangan Medali saat Seremoni Juara, Pioli: Tolong Kembalikan

0
Pelatih AC Milan Stefano Pioli (kedua kanan) Bersama pemainnya. (Daniele Mascolo/Reuters/Antara)

batamposScudetto bersama AC Milan merupakan gelar debut dalam 23 tahun karier kepelatihan Stefano Pioli.

Apesnya, medali juara pelatih berusia 56 tahun tersebut raib sesaat setelah seremoni juara bersama Alessio Romagnoli dkk.

Sangat mungkin medali Pioli raib karena ulah oknum dari ribuan Milanisti yang masuk ke dalam lapangan Mapei Stadium.

Ada yang ingin berswafoto, meminta kenang-kenangan seperti jersey maupun sepatu para pemain, dan bisa jadi memanfaatkan kesempatan dengan mencuri medali juara.

Pioli mengakui, tidak lama setelah seremoni, sudah tidak ada lagi medali yang terkalung di lehernya. Apalagi, medali sempat dilepas dan digenggamnya.

Untung, mantan pelatih Inter Milan dan SS Lazio itu sudah sempat berfoto dengan medali saat seremoni.

’’Siapa pun yang mengambilnya (medali juara, Red), tolong kembalikan. Hanya itu yang aku punya,” tutur Pioli kepada La Gazzetta dello Sport.

Kesedihan Pioli langsung mendapat respons Lega Serie A. Melalui akun Twitter resmi mereka, medali pengganti segera diberikan kepada Pioli paling cepat pada hari ini waktu setempat. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Anda Migrain, Coba Pengobatan secara Akupuntur

0
Ilustrasi seseorang mendapatkan penanganan akupuntur (Pexels)

batampos– Akupuntur bisa membantu menangani keluhan migrain yang tak bisa sembuh usai diberikan terapi obat-obatan.

“Metode akupunktur yang digunakan adalah akupunktur secara manual, dilakukan 2-3 kali seminggu dengan durasi 20-30 menit per sesi, total 12 kali. Setelah terapi, sambung Newanda, dokter akan melakukan evaluasi,” ujar Dokter Spesialis Akupunktur Klinik dr. Newanda Mochtar, Sp.Ak yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan berpraktik di RS Pondok Indah – Bintaro Jaya itu melalui siaran pers, Rabu.

Menurut dia, akupunktur medis bekerja dengan merangsang sistem saraf dan memengaruhi berbagai neurotransmitter yang berperan terhadap serangan nyeri kepala, sehingga nyeri kepala berdenyut tidak terjadi. Terapi ini mampu membantu meredakan nyeri serta pengurangan kekambuhan migrain secara jangka panjang.

BACA JUGA: Mengidap Salah Satu Dari 11 Penyakit ini? Dianjurkan Tidak Puasa

“Setelah terapi, akan terjadi pengurangan dalam hal jumlah hari serangan migrain, keparahan serangan migrain, serta lamanya serangan migrain,” kata Newanda.

Migrain merupakan nyeri kepala primer yang banyak ditemukan baik di Eropa, Amerika, maupun Asia. Berdasarkan studi populasi Balitbangkes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, migrain memiliki prevalensi sebesar 22,4 persen di Indonesia.

Kondisi ini merupakan nyeri kepala tipe kronis dengan gejala keluhan yang sama berulang-ulang, menyerang usia produktif, dan dapat menyebabkan penurunan produktivitas kerja hingga 80 persen, sehingga berpotensi untuk memengaruhi kualitas hidup dan kehidupan perekonomian, serta pendidikan secara global.

Serangan nyeri kepala migrain bersifat spesifik, paroksismal atau mendadak, dan terkadang dibarengi adanya kilatan cahaya di depan mata. Menurut Newanda, migrain hanya dapat diobservasi oleh dokter yang memeriksa pasien baik sebelum maupun sesudah serangan.

Kondisi migrain dinyatakan sebagai nyeri kepala berulang, lebih dari lima kali, dengan durasi 4-72 jam dengan karakteristik berdenyut, intensitas sedang sampai berat, unilateral/menyerang pada satu sisi yang bertambah dengan aktivitas fisik, serta adanya manifestasi mual, sensitif terhadap cahaya dan suara.

Namun, kelompok studi nyeri kepala Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI) pada tahun 2013 dan American Headache Society (AHS) menyebutkan tidak mengharuskan terdapatnya nyeri kepala berdenyut, nyeri kepala unilateral, dan ada tidaknya gejala dalam setiap serangan.

“Adanya ketidakseimbangan neurotransmitter otak dapat menyebabkan migrain,” tutur Newanda.

Dia mengungkapkan, sekitar 60 persen pencetus migrain berasal dari faktor genetik, sementara 40 persen pencetus migrain lainnya yakni faktor lingkungan, sehingga dalam pendekatan penanganannya diperlukan satu kesinambungan baik terhadap individu maupun keluarga atau lingkungannya.

Bila dirinci, penyebab migrain ini antara lain perubahan hormon pada wanita termasuk sebelum dan sesudah menstruasi, kehamilan, dan menopause. Makanan seperti keju, makanan asin dan makanan yang diproses, pemanis aspartame dan monosodium glutamate, serta minuman beralkohol dan berkafein juga dapat memicu migrain.

Selain itu, stres di tempat kerja atau rumah, cahaya terang, silau matahari, suara keras, bau yang kuat, perubahan pada siklus tidur, dan perubahan lingkungan seperti cuaca, dapat pula memicu timbulnya migrain.

“Obat-obatan hormonal seperti kontrasepsi oral dan terapi pengganti hormon dapat memperburuk keadaan migrain,” kata Newanda.

“Serangan migrain dapat terjadi kapan saja. Apabila Anda mengalami serangan migrain berulang dan tak kunjung sembuh dengan terapi obat-obatan, mungkin Anda dapat mencoba terapi akupunktur. Namun, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis akupuntur klinik di rumah sakit terdekat sebelum memutuskan untuk melakukan terapi tersebut,” demikian pesan dia. (*)

reporter: antara