ASAP Rocky dan Rihanna. ANTARA/REUTERS/MARIO ANZUONI.
batampos – Rihanna dikaruniai bayi laki-laki. Bersama rapper, A$AP Rocky, mereka resmi menjadi orangtua. Hal ini dilansir Reuters melalui ANTARA, Jumat.
Rihanna (34) melahirkan pada 13 Mei di Los Angeles, kata TMZ mengutip seorang sumber. Bayi ini adalah anak pertama mereka.
Pasangan ini mengumumkan kehamilan Rihanna pada Januari lalu.
Baca juga :
Pelantun Diamonds asal Barbados yang punya nama asli Robyn Fenty ini telah memenangi sembilan penghargaan Grammy dan juga mengembangkan lini fesyen dan kosmetik Fenty.
Rihanna dan A$AP Rocky berteman selama beberapa tahun sebelum mulai berpacaran. Sang rapper mengatakan kepada majalah GQ pada Mei 2021 bahwa Rihanna adalah “cinta dalam hidupnya” dan dirinya tentu ingin menjadi seorang ayah. (*)
batampos– Petugas Polresta Tanjungpinang meringkus tiga pengedar sabu di salah satu Ruko Jalan Kijang Lama Tanjungpinang, Senin (16/5) lalu. Saat penggerebekan, polisi menyita barang bukti 17 paket sabu dari tangan seorang laki laki dan dua perempuan.
Barang bukti narkoba yang disita dari para tersangka
Kasi Humas Polres Tanjungpinang AKP Suprihadi Hantono, mengatakan setelah mendapat informasi, polisi melakukan penyelidikan. Setelah melakukan pengintaian, polisi bergerak menggerebek sebuah ruko yang dijadikan tempat persembunyian tiga pengedar narkotika. Hasilnya, polisi menangkap pengedar inisial T alias A. Polisi juga menangkap dua perempuan yakni TA dan MS. “Tiga pelaku usai pakai sabu. Tes urine positif,” kata Suprihadi, Jumat (20/5).
Hasil penggeledahan, polisi menemukan empat paket ukuran sedang. Satu plastik bening berisi sabu dan 12 paket sabu ukuran kecil. Selain itu polisi juga menyita satu ikat plastik transparan, timbangan digital, alat hisap sabu (bong), korem api gas serta tiga unit ponsel. “Total berat sabu lebih kurang 244 gram (8,6 Ons),” ungkap Suprihadi.
Atas perbuatannya, pelaku dapat dijerat Pasal 114 ayat 2 dan atau 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana 5 tahun hingga 20 tahun penjara. “Kasus ini masih pengembangan guna mengungkap siapa pemasok sabu kepada pelaku,” jelas Suprihadi. (*)
batampos – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) akhirnya angkat bicara soal kasus penolakan Ustadz Abdul Somad (UAS) masuk ke Singapura. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah menegaskan, hal tu merupakan kedaulatan dan kebijakan imigrasi masing-masing negara.
Faiza menjelaskan, setiap negara memiliki yurisdiksi dan ketentuan hukum yang berlaku di negaranya mengenai imigrasi ini. Sehingga, bisa saja tidak menerima seseorang masuk ke teritorial wilayahnya berdasarkan berbagai pertimbangan yang dimiliki. ”Dan kita tidak selalu tahu apa alasannya,” ujarnya dalam press briefing virtual, kemarin (19/5).
Dan, lanjut dia, dalam praktiknya, hal ini tidak hanya dilakukan oleh Singapura. Indonesia pun sebagai negara berdaulat juga memiliki kebijakan keimigrasian yang mana bisa menolak siapapun itu masuk ke wilayahnya. Negara pun tak wajib memberikan penjelasan atas penolakan yang dilakukan. Menurutnya, sejak awal tahun hingga saat ini, ada sekitar 300-400 orang yang tidak diizinkan masuk ke Indonesia. ”Tidak ada presedennya kita harus menjelaskan yang ada di ketentuan keimigrasian. Demikian juga apa yang terjadi sesuai pertanyaan (termasuk soal penolakan UAS, red),” paparnya.
Kendati demikian, Faiza memastikan, bahwa KBRI telah melakukan langkah perlindungan terhadap WNI. Salah satunya, dengan melayangkan nota diplomatik untuk meminta penjelasan atas alasan penolakan yang terjadi pada UAS. Nota tersebut pun sudah ditanggapi oleh Kementerian Dalam Negeri Singapura (MHA) melalui pernyataan tertulisnya. Di mana, UAS ditolak masuk lantaran dianggap menyebarkan ajaran ekstremis.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemenlu Judha Nugraha turut meluruskan soal isu deportasi yang dialami UAS. Dia menegaskan, bahwa UAS bukan dideportasi seperti yang ramai diperbincangkan. Tapi, ditolak masuk atau not to land. Sebab, yang bersangkutan belum melewati proses imigrasi dan pemeriksaan.
Sementara, istilah deportasi sendiri merupakan tindakan paksa mengeluarkan WNA dari suatu wilayah keimigrasian. Di mana, yang bersangkutan sudah melewati pemeriksaan imigrasi lalu melakukan pelanggaran. Sehingga akhirnya dideportasi. ”Jadi ada dua istilah yang harus kita pahami, soal deportasi dan not to land,” ujarnya.
Judha pun mengamini bahwa setiap negara memiliki kedaulatan dan kebijakan masing-masing soal imigrasi. Indonesia pun memiliki aturan keimigrasian sendiri yang diatur dalam UU Nomor 6 Tahun 2011. Termasuk soal kewenangan Indonesia untuk tidak menyampaikan alasan penolakan terhadap WNA untuk masuk ke wilayah Indonesia.
Dari data Kemenlu, sejak Januari hingga 17 Mei 2022, tercatat ada 452 WNA yang ditolak masuk ke Indonesia dengan berbagai alasan keimigrasian, termasuk diantaranya warga negara Singapura. ”Ini adalah data WNA yang ditolak di Bandara Soetta karena berbagai alasan keimigrasian,” ungkapnya. (*)
Ilustrasi. ATM Bank Riau Kepri. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Kasus skimming di Batam masih dalam penyelidikan kepolisian. Usai menerima laporan dari Bank Riau Kepri, 11 Mei lalu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri menggesa penyelidikan.
Kasus yang membuat bobolnya uang milik nasabah Bank Riau Kepri senilai Rp 800juta itu, masih dalam pengembangan polisi.
“Kami masih melakukan pendalaman atas kasus ini,” Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri, Kombes Pol Teguh Widodo, Kamis (19/5).
Pengumpulan informasi juga masih terus dilakukan tim penyidik dari Subdit V Ditreskrimsus. Beberapa bukti telah berhasil didapat dan ditelaah para penyidik.
Selain itu, Teguh menyebut telah dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi terkait.
Namun, untuk detail kasus Teguh mengaku belum bisa menyampaikannya. Ia berjanji akan segera memberikan informasi lengkap, saat penyelidikan selesai dilakukan.
“Jika penyelidikan rampung, maka akan kami sampaikan,” ujar Teguh.
Hal yang senada diucapkan Kasubdit V Ditreskrimsus, Kompol Yunita. Ia dan jajarannya sedang turun ke lapangan, untuk melakukan pemeriksaan hasil dari pengembangan alat bukti didapat dan keterangan para saksi.
“Masih di lapangan, nantilah akan disampaikan,” tuturnya.
Dugaan skimming ini baru diketahui saat dua pegawai Bank Riau Kepri, Arya dan Sucipto yang melakukan pengecekan rutin ke kawasan PriMart, Tiban Center, 1 Mei lalu. Saat pengecekan itu ditemukan dua alat skimmer yang diduga sudah ditanam pelaku beberapa hari sebelumnya.
Usai penemuan alat skimmer itu, pihak Bank Riau Kepri melakukan pengecekan menyeluruh di seluruh ATM milik Bank Riau Kepri. Dari hasil pemeriksaan Bank Riau Kepri, alat skimmer juga dipasang di mesin ATM yang ada di HBC Plaza, Sekupang dan Jodoh Center.
Ada beberapa nasabah Bank Riau Kepri menjadi korban skimming ini. Hasil pengecekan dilakukan internal Bank Riau Kepri, uang yang berhasil dibobol sebanyak Rp 800juta. (*)
Pemain Burnley Ashley Barnes mencetak gol dari tendangan penalti dalam pertandingan Liga Inggris melawan Aston Villa di Villa Park, Birmingham, Kamis (19/5). ( Peter Cziborra/Action Images/Reuters/Antara)
batampos – Burnley keluar dari zona degradasi setelah bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Aston Villa pada pertandingan Kamis (19/5) malam waktu setempat. Hasil itu membuat mereka di ambang bertahan di Liga Premier sebelum menjalani pertandingan terakhirnya, Minggu (22/5) pekan ini.
Striker Ashley Barnes membuat Burnley unggul sebelum turun minum dengan mengecoh kiper Emiliano Martinez ke arah yang salah saat mengeksekusi penalti. Burnley dihadiahi tendangan penalti karena pelanggaran yang dilakukan Villa kepada Maxwel Cornet.
Tim tamu tak perlu menunggu lama untuk menyamakan kedudukan. Emiliano Buendia menebus kesalahannya yang berujung penalti dengan mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-48 dengan tembakan first time yang sangat baik dari dalam kotak penalti.
Villa mendominasi periode akhir laga tersebut tetapi kiper Burnley Nick Pope terlalu tangguh sehingga mengangkat tim asuhan Mike Jackson keluar dari posisi tiga terbawah. Mereka berada di urutan ke-17 dengan 35 poin atau sama dengan Leeds tetapi memiliki selisih gol jauh lebih unggul menjelang pertandingan terakhir mereka di kandang sendiri melawan Newcastle United pada Minggu (22/5). Villa sendiri tetap berada pada urutan ke-14.
Sementara itu, dikutip Reuters seperti dilansir dari Antara, Dominic Calvert-Lewin pada lima menit sebelum pertandingan usai mencetak gol untuk memastikan Everton tetap berada di Liga Premier. Mereka bangkit dari ketinggalan dua gol untuk menang 3-2 dalam pertandingan mendebarkan melawan Crystal Palace di Goodison Park, Kamis (19/5).
Everton membutuhkan kemenangan guna memastikan diri melanjutkan 68 tahun berada di liga papan atas. Calvert-Lewin yang terpinggirkan karena cedera menciptakan gol dari sundulan yang menyambut tendangan bebas Demarai Gray yang sontak disambut meriah pendukung tuan rumah.
Jean-Philippe Mateta dan Jordan Ayew yang mungkin seharusnya mendapatkan kartu merah beberapa saat sebelumnya, mencetak gol babak pertama untuk klub papan tengah Palace. Tetapi Everton bangkit pada babak kedua berkat gol yang dibuat Michael Keane dan Richarlison, sebelum Calvert-Lewin mencetak gol penentu kemenangan.
Kemenangan itu sudah pasti melegakan manajer Frank Lampard dan penggemar berat Everton yang memberikan dukungan besar menjelang pertandingan dengan menyambut tim kesayangan mereka saat masuk stadion. Tetapi sempat dibuat kembang kempis oleh penampilan buruk selama babak pertama. (*)
Ilustrasi: PPDB di SMPN 9 Batam sebelum pandemi. F.Dalil Harahap
batampos – Sebanyak 11.252 siswa di Kota Batam terancam tidak dapat tertampung dalam pendaftaran peserta didik baru (PPDB) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri maupun swasta.
Jumlah siswa yang hendak masuk SD dan SMP negeri dan swasta tidak sebanding dengan kuota yang tersedia.
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam yang disampaikan kepada Komisi IV DPRD Kota Batam, pada tahun ini terdapat 23.807 anak usia 6 hingga 7 tahun yang akan masuk SD.
Sementara, untuk jumlah kelas yang ada di 12 kecamatan di Kota Batam hanya ada 377 kelas. Baik itu di sekolah negeri maupun swasta.
Dengan daya tampung setiap kelas atau di setiap rombongan belajar sebanyak 36 siswa, maka untuk daya tampung sebanyak 13.572 anak. Dengan demikian, akan ada 10.235 anak yang tidak dapat tertampung di SD negeri maupun swasta.
Begitu juga untuk siswa tamatan SD yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan SMP. Diperkirakan, 1.017 siswa lulusan SD tidak dapat tertampung.
Menurut data Disdik Batam, untuk daya tampung di SMP negeri dengan kapasitas setiap kelas 36 orang, akan dapat menampung sebanyak 13.132 siswa dengan jumlah kelas atau rombongan belajar sebanyak 337.
Sementara untuk daya tampung di SMP swasta sebanyak 8.055. Sehingga siswa yang akan dapat diterima masuk SMP negeri dan swasta di tahun ini sebanyak 20.187 siswa.
Dengan demikian, akan ada 10.235 anak usia 6 hingga 7 tahun yang tidak dapat tertampung dan 1.017 siswa lulusan SD tidak dapat tertampung di SMP negeri dan swasta. Sehingga totalnya, 11.252 siswa tak dapat tertampung.
Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam Udin P Sihaloho meminta kepada Disdik Batam untuk segera mencari solusi untuk ribuan siswa yang tak terampung tersebut.
Menurutnya, untuk mengatasi masalah itu perlu dilakukan penambahan kuota siswa disetiap kelas.
“Disdik sendiri melihat daya tampung tahun ini tetap ada kekurangan. Mereka tetap berupaya dengan ruang kelas yang ada,” katanya.
Tidak hanya opsi penambahan kuota siswa per kelas, opsi lainnya bisa dilakukan untuk masuk ke sekolah swasta. Namun, hal itu juga tidak menyelesaikan masalah daya tampung ini karena jumlah daya tampung yang juga terbatas.
Hal itu akan diperberat lagi dengan situasi ekonomi yang sebelumnya pulih. Sehingga orangtua lebih memilih untuk ke sekolah negeri karena masalah biaya.
Pembangunan ruang kelas baru (RKB) dan sekolah baru pun sangat diharapkan untuk mengatasi permasalahan yang terjadi setiap tahun ini.
Sebab, Udin mencontohkan SMPN 62 Batam yang mempunyai 2 kelas. Mestinya setiap sekolah itu minimal harus mempunyai 10 hingga 12 ruangan kelas. Sehingga permasalahan daya tampung ini juga dapat teratasi.
“Ini hal yang menggelikan. Masa sekolah cuma punya dua ruang kelas? Mungkin ini satu-satunya di Indonesia,” tegas Udin.
Selain mengenai daya tampung, Udin juga meminta Disdik Batam memperhatikan anak-anak yang putus sekolah. Pasalnya, saat ini cukup banyak kasus-kasus kriminal yang pelakunya masih di bawah umur atau usia sekolah.
Ia sangat prihatin atas permasalahan ini, sehingga perlu campur tangan pemerintah, terutama Dinas Pendidikan untuk mengatasinya.
“Masih tingginya tingkat putus sekolah ini juga harus menjadi prioritas buat Disdik supaya anak-anak ini bisa ditampung di sekolah atau PKBM,” ujar Udin.
Sementara itu, Kepala Bidang SMP Disdik Kota Batam, Hernowo, mengatakan, ada sejumlah solusi yang ditawarkan kepada anak yang tak dapat tertampung ini. Salah satunya menambah jumlah siswa dalam satu kelas menjadi 40 orang.
“Untuk SD, yang belum diterima tahun lalu karena keterbatasan usia minimal 7 dan tahun ini sudah 8 tahun, akan menjadi prioritas,” katanya.
Kemudian, terkait dengan masalah anak putus sekolah, pihaknya akan melakukan pembaharuan data ke setiap sekolah dan bekerjasama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
“Anak putus sekolah selagi bisa kami monitor akan kami selesaikan,” ujar Hernowo. (*)
Ilustrasi: Pencari kerja di Batam sedang mengurus kartu kuning di Disnaker Batam. F.Dalil Harahap
batampos – Badan Riset dan Inovasi Nasional melakukan riset atas implementasi kebijakan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) di Cikarang dan Batam. Dari dua daerah ini, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendapatkan jumlah pemohon JKP tidak banyak, walaupun saat pandemi banyak PHK dan angka pengangguran yang sangat tinggi.
“Kami pilih Batam karena sebagai Kota Industri, pastinya ada ribuan kerja calon penikmat JKP. Tapi faktanya, tak banyak yang urus JKP,” kata Koordinator Peneliti BRIN atas implementasi JKP, Yanu E. Prasetyo PhD, Kamis (19/5).
Minimnya pemohon kebijakan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) ini, dinilai Yanu disebabkan beberapa faktor. Seperti kurangnya sosialisasi ke para pekerja.
Selain itu, di Batam karakteristik pekerjanya kebanyakan sistem kontrak. “Turn off and turn on-nya sangat besar,” ungkap Yanu.
Penyebab lain adalah persyaratan permohonan JKP yang terlalu berat dan banyak. Yanu mengatakan, program JKP diberikan ke pekerja yang sudah benar-benar di PHK (pemutusan hubungan kerja).
“Sedangkan pekerja kehilangan kerja akibat habis kontrak, tidak masuk sebagai syaratnya,” ujar Yanu.
Namun, dari semua itu, Yanu mengatakan ada pernyataan dari para buruh, yang menolak kebijakan JKP. Sebab kebijakan ini lahir dari UU Cipta Kerja yang selama ini ditolak para buruh.
“Teman-teman buruh menilai spirit dari JKP adalah kemudahan PHK. Makanya teman-teman buruh cenderung menolak,” ungkap Yanu.
Dari data yang didapat BRIN, hanya ada 20 pemohon JKP sampai saat ini. Dari 20 orang itu, hanya 8 orang yang berhasil menikmati kebijakan ini.
Yanu mengatakan, responden yang dikumpulkan mulai dari para pekerja, BPJS Ketenagakerjaan di Kota Batam (Nagoya dan Sekupang), Dinas Tenaga Kerja Kota Batam, Apindo Kota Batam, Lembaga-Lembaga Pelatihan Kerja, hingga pelaku media di Kota Batam sebagai corong sosialisasi program.
Sebagai informasi tambahan, Yanu menyampaikan bahwa para peserta JKP akan mendapatkan manfaat dalam bentuk uang tunai, akses informasi pasar kerja, dan pelatihan tenaga kerja dari lembaga pelatihan yang bekerja sama dengan pemerintah.
Intensif atau uang tunai yang akan diterima peserta JKP sebesar 45 persen dari upah untuk 3 bulan pertama dan 25 persen dari upah untuk 3 bulan berikutnya.
“Di banyak negara maju lainnya, program serupa sudah lama dikenal dengan nama Unemployment Benefit (UB) atau Unemployment Insurance (UI),” kata Yanu. (*)
SANG ayah mantan juara dunia dan empat kali jadi personel tim juara Piala Thomas. Ibundanya juga bagian integral dari tim Uber Indonesia terakhir yang bisa jawara.
Tapi, keduanya sepakat melarang putri kembar mereka, Bilqis Prasista dan Bilqis Pratista, untuk menekuni bulu tangkis. Alasannya lebih pada karena ’’tidak tega’’.
”Ya, waktu itu kan saya dan ibunya Bilqis sama-sama tahu betul bagaimana capeknya latihan (menjadi atlet),” ungkap Joko Suprianto, sang ayah, saat dihubungi.
F. dokumentasi Joko Suprianto untuk Batam Pos Joko Suprianto bersama dua putrinya, Bilqis Prasista (kiri) dan Bilqis Pratista.
Joko dan sang istri, Zelin Rosiana, bagian dari masa kehebatan bulu tangkis Indonesia pada era 90-an. Dekade yang diwarnai keberhasilan merebut emas di Olimpiade 1992, 1996, serta 2000. Juga dominasi di Piala Thomas serta dua gelar terakhir Piala Uber yang berhasil direbut Indonesia.
Toh pada akhirnya buah tak pernah jatuh jauh dari pohonnya. Kedua putri Joko tetap jatuh hati pada bulu tangkis. Dan, bertahun-tahun kemudian, di Impact Arena, Bangkok, Thailand, tempat Piala Thomas dan Uber 2022 dihelat, salah satu putri mereka, Bilqis Prasista, mencatat sejarah besar.
Berperingkat 333, Bilqis yang di laga-laga sebelumnya hanya menjadi tunggal ketiga berhasil menundukkan Akane Yamaguchi, tunggal pertama Jepang sekaligus pemain tunggal putri nomor satu dunia, dalam duel terakhir fase grup. Keesokan harinya, Bilqis yang pada 24 Mei mendatang baru berusia 19 tahun itu mengajak He Bingjiao, tunggal kedua Tiongkok, peringkat ke-9 dunia, bermain rubber game.
Kemenangan Sista, sapaan akrab Bilqis, atas Akane juga sangat mengejutkan sang ayah.
”Jangankan mengalahkan, bisa bertemu Akane saja saya sangat kaget. Sebab, dari sisi peringkat kan dia pemain tunggal ketiga,” kata Joko.
Sista bermain lepas, dengan pukulan-pukulan variatif, saat melawan Akane. Yang juga kemudian dia ulangi ketika menghadapi He Bingjiao, setidaknya di game pertama yang dia menangkan.
”Di game kedua saya kurang sabar. Di game ketiga kaki saya juga sudah berat,” tutur Sista seperti dikutip dari Djarum.org.
Tim Uber Indonesia akhirnya memang terhenti di tangan Tiongkok pada perempat final. Tapi, dengan kekuatan terbelah karena lapisan pertama diturunkan di SEA Games, raihan tersebut sudah sesuai target. Mengulangi raihan di ajang yang sama tahun lalu ketika skuad Uber Merah Putih full team.
Dan, Bilqis adalah salah satu bintang kecil yang bersinar terang. Joko ingat betul, saat sang putri ingin fokus 100 persen ke badminton, dia tak langsung mengiyakan. Pelatih di PB Victory, Jakarta, itu berunding dengan sang istri. Apakah memang Bilqis kuat di pelajaran yang membuatnya cenderung ingin sang anak fokus belajar?
Joko menyebutkan bahwa minat Bilqis di pelajaran memang ada. Tapi, akhirnya dia sadar. Air cucuran atap jatuhnya ke pelimpahan juga.
”Memang di olahraga ini dia lebih menunjukkan kemauan yang keras. Sebagai orangtua, melihat kemauan seperti itu, dan saya melihat dia ada bakat di situ, ya sudah akhirnya saya mengalah,” ujarnya.
Namun, lagi-lagi, sejak dini Joko sudah menekankan bah-wa menjadi atlet tidak mudah. Dia memberikan wejangan kepada sang putri tentang tanggung jawab dan tuntutan prestasi.
Bilqis mendapat gemblengan dari beberapa klub bulu tangkis. Mulai dari PB Wiratama Magelang, PB Purnama Solo, Victory Jakarta, hingga akhirnya di PB Djarum sejak 2018 sebelum akhirnya masuk Pelatnas PBSI Cipayung.
Dia terpilih ke Cipayung berkat sederet prestasinya. Di antaranya, juara di Jakarta Junior International Series 2019 (U-17), juara tunggal remaja putri Djarum Sirnas Sumatera Selatan Open 2019, dan semifinalis Badminton Asia Junior Championships 2019 (U-17).
Jarak antara Pelatnas PBSI di Cipayung dengan kediamannya di kawasan Cibubur yang sama-sama berada di Jakarta Timur sangat dekat. Itu memudahkan Joko untuk memantau perkembangan sang putri.
’’Saya bisa seminggu dua kali ke pelatnas. Tapi lebih ke sharing. Kalau keseharian Bilqis, saya sudah nggak hafal. Tapi, masih manja ya,’’ ujarnya seraya tergelak.
Kala sang anak terpilih masuk tim Uber, Joko hanya mengulangi wejangannya seperti di awal sang putri ingin menggeluti bulu tangkis. ’’Harus lebih bertanggung jawab, terutama harus berani mati-matian. Semangat tidak mau kalah, itu saja yang saya tekankan,’’ ucapnya.
Minarti Timur, mantan pelatih tunggal putri di Cipayung, menyebut para pemain tim Uber Indonesia, baik tunggal maupun ganda, menunjukkan tren positif. ’’Keberhasilan Bilqis mengalahkan Akane menunjukkan tak ada yang tak mungkin asal mau berusaha dan berdoa,’’ ujarnya.
”Semoga PBSI juga bisa memberi lebih banyak jam terbang kepada para pemain. Biar bisa mendapat banyak pengalaman melawan para pemain elite dunia,” imbuhnya.
Senada, Joko menyebut keberhasilan mengalahkan Akane membawa sang putri ke tangga ketenaran. Otomatis ekspektasi publik menjadi lebih tinggi. ”Sekarang tugasnya harus lebih terfokus dan keras lagi untuk menjawab tantangan dan keinginan masyarakat banyak,” ucapnya.
Ya, agar bintang kecil Bilqis, juga para pemain lain, bisa kian terang bersinar. Sehingga kelak dahaga Piala Uber yang terakhir direbut di zaman sang ibu bisa dia akhiri bersama kawan-kawan segenerasi. (***)
batampos- Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun sudah berkurang drastis. Namun, vaksinasi terus berlanjut. Khususnya, Vaksinasi booster atau tahap ketiga. Karena, pencapaian vaksinasi booster masih di bawah 50 persen.
Rachmadi
”Memang, untuk penyebaran Covid-19 dan kasus aktif Covid-19 saat sudah jauh menurun. Tapi, untuk kegiatan vaksinasi masih tetap berlanjut. Khususnya Vaksinasi booster untuk usia 18 tahun ke atas pencapaiannya baru 34 persen sampai dengan hari ini,” ujar Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun, Rachmadi, Kamis (19/3).
Jika melihat grafik pencapaian vaksinasi booster, kata Rachmadi, Kabupaten Karimun berada di urutan ketiga. Urutan pertama itu Kota Batam dan kedua Kota Tanjungpinang. Salah satu kendalanya kalau dia melihat karena ketersediaan vaksin. Khususnya, vaksin untuk booster.
Menyinggung tentang kasus aktif, Rachmadi menyebutkan, sejak dua hari lalu ada satu kasus aktif dan saat ini sedang mendapatkan perwatan di rumah sakit. ”Satu orang yang positif terpapar Covid-19 jika melihat identitasnya berasal dari Tanjungbatu. Namun, setelah ditelusuri yang bersangkutan sudah lama tinggal di Tanjungbalai Karimun. Hanya saja belum merubah alamat tempat tinggal yang ada di e-KTP,” paparnya.
Dikatakannya, untuk kondisi satu orang pasien Covid-19 tersebut dalam kondisi baik. Memang, pada saat diketahui positif memiliki gejala demam. Namun, secara umum kesehatan bagus. Terkait tracing dan testing, pihaknya sudah meminta kepada petugas Puskesmas untuk turun ke lapangan. Hasilnya belum dilaporkan. Namun, dia berharap tidak ada tambahan kasus positif. (*)
Manajer Chelsea Thomas Tuchel (kanan) memberi arahan kepada pemainnya. (Pascal Rossignol/Reuters/Antara)
batampos – Pelatih Chelsea Thomas Tuchel memastikan anak asuhnya tetap fokus menghadapi dua laga tersisa pada Liga Inggris musim ini.
Termasuk ketika menghadapi Leicester City pada pekan tunda ke-27 di Stadion Stamford Bridge, London, Jumat dini hari WIB.
Dikutip dari situs resmi klub, Kamis, Tuchel menjelaskan saat ini tidak alasan bagi dirinya untuk mengubah komposisi pemainnya ketika menghadapi Leicester City.
Menurutnya, selama satu musim , Chelsea pernah berada di posisi satu, dua, atau tiga klasemen, dan tidak bukan hasil yang bagus jika mereka pada akhirnya finis di posisi empat.
Yakni, posisi terakhir bagi tim yang bisa lolos ke Liga Champions.
“Kami masih harus bermain, untuk kami sendiri, penggemar, dan yang paling penting untuk apa yang kami targetkan,” terang Tuchel.
“Kami sangat senang telah mengamankan tempat di empat besar. Ini adalah target pertama di awal musim, tetapi ini adalah dua pertandingan kandang dan kami akan melakukan segalanya untuk memenanginya,” sambungnya.
Setelah menghadapi Leicester, Chelsea dijadwalkan akan menjamu Watford pada pekan terakhir Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, pada Minggu.
Tuchel menjelaskan, saat ini situasinya sedikit berbeda dibanding dengan beberapa pekan sebelumnya.
Karena mereka sudah mengamankan posisi empat besar. Saat ini The Blues berada di posisi ketiga klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 70 poin dari 36 laga.
Pelatih asal Jerman itu mengatakan, Chelsea saat ini baru saja kembali dari laga final Piala FA dan akan ada beberapa pemain yang akan pergi pada musim depan. Sehingga semua pemain layak untuk bermain.
“Misalnya, Toni (Antonio Rudiger) layak bermain. Penting untuk memberinya pertandingan terakhir, karena dia sangat berarti bagi kami.”
”Mari kita lihat bagaimana perasaan semua orang, siapa yang lapar untuk tampil, dan ini akan menjadi faktor paling menentukan dalam susunan pemain,” ungkap Tuchel. (*)