Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
batampos – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan berbagai dokumen izin pembangunan dan catatan nilai fee proyek dalam kasus dugaan suap persetujuan izin prinsip pembangunan Alfamidi tahun 2020 di Kota Ambon. Alat bukti itu diamankan setelah tim penyidik KPK menggeledah dua kantor satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Pemerintah Kota Ambon.
“Tim Penyidik KPK, Rabu (18/5) telah selesai melaksanakan upaya paksa penggeledahan di dua SKPD Pemkot Ambon, yaitu kantor Dinas PU dan kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP),” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri, Kamis (19/5).
Ali menjelaskan, dari dua lokasi penggeledahan ditemukan berbagai dokumen terkait berbagai usulan dan persetujuan izin proyek pembangunan Alfamidi, disertai catatan dugaan penentuaan nilai fee proyek. Dokumen tersebut, saat ini sudah diamankan dan akan dianalisa untuk menjadi alat bukti dari perkara tersebut.
“Bukti-bukti dimaksud segera akan dianalisa dan disita yang selanjutnya akan dikonfirmasi pada saksi-saksi terkait untuk melengkapi berkas perkara,” tegas Ali.
Sebelumnya, KPK menetapkan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pemberian hadiah atau janji terkait persetujuan izin prinsip pembangunan cabang retail tahun 2020 di Kota Ambon dan penerimaan gratifikasi. KPK juga menetapkan Staf Tata Usaha Pimpinan pada Pemkot Ambon, Andrew Erin Hehanussa dan karyawan Alfamidi Kota Ambon, Amri sebagai tersangka.
KPK menduga Richard menerima suap terkait izin pembangunan cabang Alfamidi di Kota Ambon. Amri aktif berkomunikasi hingga bertemu dengan Richard agar proses perizinan Alfamidi bisa segera disetujui dan diterbitkan. Atas permintaan itu, Richard memerintahkan Kepala Dinas PUPR Pemkot Ambon untuk memproses dan menerbitkan berbagai permohonan izin, di antaranya surat izin tempat usaha (SITU), dan surat izin usaha perdagangan (SIUP).
Richard juga diduga menerima suap sekitar Rp 500 juta dari Amri. Suap itu terkait persetujuan pembangunan untuk 20 gerai Alfamidi di Kota Ambon.
Selain suap, KPK menduga Richard juga menerima gratifikasi dari sejumlah pihak. Namun, KPK belum dapat menyampaikan lebih jauh mengenai dugaan penerimaan gratifikasi ini karena masih dalam proses pendalaman.
Richard dan Andrew yang menjadi tersangka penerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau pasal 11 dan pasal 12 B UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Sementara Amri yang menjadi tersangka pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (*)
Ilustrasi. Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad saat meninjau sistem belajar tatap muka di salah satu sekolah di Kecamatan Belakang Padang beberapa waktu lalu. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id
batampos – Rencana daya tampung sekolah negeri di Batam akan menyesuaikan dengan jumlah siswa yang lulus di setiap jenjang tingkatan sekolah. Misalnya dalam satu sekolah meluluskan 4 kelas, maka jumlah rencana daya tampung siswa yang diterima saat PPDB adalah empat kelas.
“Adapun kalau tidak tertampung nanti akan dikirim ke sekolah pilihan kedua yang sudah dipilih saat mendaftar. Sedangkan sisanya yang tidak tertampung bisa memilih sekolah alternatif,” jelas Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad .
Sekolah alternatif misalnya sekolah swasta. Saat ini mutu dan ketersediaan daya tampung siswa sangat terbuka. Sehingga bisa menjadi solusi bagi orangtua nanti.
Amsakar menegaskan pemerintah berusaha hadir dalam pemenuhan hak pendidikan anak di Batam. Untuk itu, perlu dukungan orangtua tentunya untuk menyukseskan hal ini. Ketika semua memaksakan masuk ke sekolah negeri, maka dikhawatirkan sistem pembelajaran tidak maksimal. Bahkan sekolah terpaksa membuka sekolah dua sif untuk mengantisipasi kelebihan siswa ini.
“Untuk Rencana Daya Tampung (RDT) itu ada di Disdik, nanti mereka yang akan menjelaskan berapa sebenarnya kemampuan sekolah negeri yang bisa menampung siswa,” ujarnya.
Berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Batam nomor 211 tahun 2022, terkait terkait wilayah zonasi pada penerimaan peserta didik baru sekolah dasar dan sekolah menengah pertama tahun ajaran 2022/2023. Setiap sekolah membuka 1 hingga 4 rombel untuk tingkat SDN, sedangkan untuk tingkat SMPN sekolah membuka 4-11 Rombel dengan jumlah siswa per kelas 36 orang siswa.
Rencana Daya Tampung (RDT) SMPN di Batam
Kecamatan galang jumlah SMPN 8 total RDT 11 Rombel dengan jumlah per kelas 36 siswa
Kecamatan Bulang jumlah SMPN 5 total rombel 5
Kecamatan BLP jumlah SMPN 6 total rombel 11
Kecamatan Sagulung jumlah SMP 11 total rombel 77
Sekupang total SMPN 6 jumlah rombel 45
Sei beduk total sekolah 4 jumlah rombel 20
nongsa total sekolah 6 jumlah rombel 26
bengkong total sekolah 3 jumlah rombel 23
batuaji total sekolah 4 jumlah rombel 26
Batu Ampar total sekolah 2 jumlah rombel 14
Lubukbaja total sekolah 1 jumlah rombel 10
Batamkota total sekolah 8 jumlah rombel 64
*Rencana Daya Tampung (RDT) SDN di Batam *
Kecamatan Galang total SD 23 jumlah rombel 25 jumlah per kelas 36 siswa
Menko Polhukam Mahfud MD secara tegas mengatakan bahwa pemerintah Indonesia tidak perlu campur tangan dalam permasalahan penolakan Ustad Abdul Somad (UAS) saat masuk ke Singapura. (Marsell Pampur/Radar Bali)
batampos – Menko Polhukam Mahfud MD secara tegas mengatakan bahwa pemerintah Indonesia tidak perlu campur tangan dalam permasalahan penolakan Ustad Abdul Somad (UAS) saat masuk ke Singapura. Hal itu disampaikannya ke awak media usai membuka kegiatan Simposium Hukum Tata Negara dan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara – Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) di Nusa Dua, Rabu (18/5) sore.
Menurut Mahfud, hal itu memang sudah kewenangan dan hukum yang sudah berlaku di Singapura. “Kita tidak bisa ikut campur,” tegas Mahfud seperti dilansir Radar Bali (Jawa Pos Group).
Dijelaskannya, hal itu bagian dari kedaulatan negara Singapura sendiri. Sehingga tidak perlu ada intervensi dari pihak atau negara manapun, termasuk Indonesia.
Lebih jauh, Mahfud mengurai bahwa kejadian yang dialami Ustad Abdul Somad bukanlah kejadian luar biasa. Sehingga tidak perlu adanya komunikasi diplomatik kedua negara. Menurut Mahfud, kasus serupa juga kerap terjadi di berbagai negara di belahan dunia manapun.
“Kalau komunikasi antarpemerintah ya enggak ya karena di berbagai negara banyak yang begini. Apalagi kalau komunikasi diplomatik akan lama,” tambahnya.
Sementara itu, Simposium Hukum Tata Negara dan Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara – Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) itu berlangsung tiga hari di Nusa Dua. Mulai dari 17 Mei hingga 19 Mei. Acara itu mengusung tema “Penguatan Fungsi Kementerian Hukum dan HAM dalam Memberikan Perlindungan dan Kepastian Hukum melalui Peningkatan Layanan Ketatanegaraan”.
Selain dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, kegiatan itu juga dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly, dan sejumlah pejabat tinggi lainnya. (*)
Ilustrasi: Bukit Badak Bike Park, Nongsa, Kota Batam, Sabtu (13/3/2021). Foto: Angga/batampos.co.id
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), menggelar Bike Fest 2022, dan melibatkan 60 komunitas pecinta dari berbagai jenis sepeda.
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata menyebutkan perhelatan Bike Fest yang pertama kalinya ini, menjadi simbol bahwa Batam saat ini layak dinobatkan sebagai kota ramah pesepeda.
Tidak itu saja, dengan adanya perhelatan ini membuktikan kondisi Batam sudah sangat siap menggelar event apapun. Tujuannya adalah menarik wisatawan nusantara untuk saat ini dan wisatawan mancanegara ke depannya.
Ajang ini bisa menjadi wadah bagi warga Batam yang merupakan pecinta sepeda. Mengenai konsep tersebut, Ardi menjelaskan ada kompetisi Urban, yang merupakan perlombaan yang diikuti oleh pecinta sepeda gunung MTB.
Konsep Urban ini, penyelenggara akan mengubah Dataran Engku Putri, Batam Center sebagai lokasi dengan berbagai rintangan, sebagai tantangan dalam kompetisi bagi para peserta.
Peserta yang mendaftar untuk kategori ini sudah mencapai 60 orang. Kategori ini, khusus para pecinta sepeda ekstrem. Rintangan yang dibuat juga cukup sulit, dan menantang. Pemenang yang bisa menaklukan rintangan dengan waktu tercepat akan menjadi pemenang di kategori ini.
Selain kategori Urban, salah satu kategori yang tidak pernah diperlombakan sebelumnya adalah freestyle BMX. Kategori ini juga akan diselenggarakan dengan berbagai tantangan “tricky” yang harus dihadapi oleh para peserta.
Kategori ini, peserta diwajibkan untuk menampilkan trik yang berpotensi memiliki angka tertinggi. Peforma peserta selama atraksi menjadi penilaian bagi penentuan pemenang nantinya. Sebab juri yang akan menilai adalah mereka yang memiliki kompetensi dan mengerti mengenai BMX.
“Karena nanti juri adalah merek yang berkompeten di komunitas BMX,” sebutnya.
Kedua kategori Urban dan BMX, akan diselenggatakan, Sabtu (21/5). Acara dimulai sekitar pukul 17.00 WIB. Bagi warga yang ingin datang dan melihat aksi free style sepeda ini silakan datang ke Dataran Engku Putri.
“Jadi ini juga menjadi salah satu tujuan bagi anak muda Batam, yang mungkin bigung menghabiskan waktu malam minggunya nanti,” ungkap Ardi.
Festival ini sendiri direncanakan akan terselenggara selama dua hari. Festival ini sebagai pembuktian bahwa kota Batam pantas untuk predikat tersebut. Dengan di dukung dengan berbagai fasilitas yang sudah ada.
“dan tidak banyak kota di Indonesia yang seperti ini,” tambah dia saat konferensi pers di kantornya.
Selain fasilitas, salah satu alasan lain penyelenggaraan kegiatan ini, dikarenakan minat dari komunitas sepeda yang semakin meningkat.
Untuk itu, pada Bike Fest 2022 pihaknya mengaku menyelenggarakan festival dengan konsep yang berbeda.
“Kalau biasa konsep kegiatan bagi pesepeda hanya fun bike. Tapi dalam Bike Fest 2022 ini, kita selenggarakan dengan tiga konsep yang berbeda dan belum pernah dibuat di Batam sebelumnya,” lanjutnya.
Perhelatan Fest Bike 2022 ini, kemudian ditutup pada, Minggu (22/5). Penyelenggaran Fun Bike dibagi untuk dua kategori yakni kategori 4 kilometer bagi amatir, dan kategori 17 kilometer bagi profesional.
“Untuk fun bike akan diikuti oleh seluruh komunitas sepeda mulai dari pecinta MTB, Road Bike, Fixie, hingga BMX,” tutupnya. (*)
Timnas sepak bola putra Indonesia akan menantang Thailand pada babak semifinal SEA Games 2022 (PSSI)
batampos – Timnas U-23 Indonesia meladeni Thailand dalam semifinal sepak bola SEA Games 2021 pada Kamis (19/5) sore WIB. Tim asuhan Shin Tae-yong tak gentar meski Thailand dikenal kerap menjadi batu sandungan Indonesia. Tren menawan Egy Maulana cs menjadi senjata untuk mencapai ambisi melangkah ke final.
Garuda Muda memang terus menunjukkan penampilan menawan di SEA Games 2021. Sejak kalah telak dari Vietnam pada laga pertama fase grup, Garuda Muda tampil apik dan selalu menang dalam 3 laga berikutnya. Indonesia menang 4-1 atas Timor Leste, kemudian menang 4-0 atas Filipina, dan terakhir menang 3-1 atas Myanmar.
“Kami tidak ada masalah dan siap melawan Thailand. Ya, mereka tim yang bagus, namun kami harus yakin untuk meraih kemenangan,” kata Marc Klok, salah satu pemain senior di skuad Timnas Indonesia di SEA Games 2021 seperti dilansir lama resmi PSSI.
“Dari awal saya sudah bilang, target saya adalah juara. Siapa pun lawannya, kami harus siap dan kalahkan. Kami harus selalu bekerja keras, disiplin, dan fokus,” imbuh pemain naturalisasi tersebut.
Hal sama disuarakan oleh Shin. Dia menyatakan bahwa anak asuhnya sudah siap melawan Thailand yang digelar di Stadion Thien Truong, Nam Dinh. Bagi Shin Tae-yong, ajang SEA Games berbeda dengan Piala AFF. Namun, pengalaman di AFF membuat Shin telah melihat kelebihan dan kelemahan Thailand.
“Saya sudah punya pengalaman di Piala AFF dan ini pertama kali di SEA Games. Thailand, Vietnam, dan Indonesia selalu jadi saingan,” kata Shin Tae-yong.
“Kami memang kalah dari Thailand di Final Piala AFF 2020, tetapi situasi kali ini berbeda. Ini turnamen untuk tim U-23 dan kami sudah melakukan persiapan yang cukup baik untuk melawan Thailand,” tambahnya.
Jadwal Live TV Thailand vs Indonesia
Thailand U-23 vs Indonesia U-23
Stadion Thien Truong, Nam Dinh
Kamis, 19 Mei 2022, Pukul 16.00 WIB
Live RCTI, iNewsTV
batampos-Imbas penghentian sementara sertifikasi hewan dari Balai Karantina Pertanian Kelas I Jambi, harga daging sapi segar di Tanjungpinang berangsur naik karena sebagian besar sapi dan kambing didatangkan dari Kuala Tungkal, Jambi.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang , Riany mengatakan terkait isu Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan penghentian pengiriman pihaknya sudah melakukan pantauan ke pedagang daging sapi di Pasar Baru I.
Salah satu pedagang daging sapi segar di Pasar Baru I Tanjungpinang melayani pembeli, belum lama ini, f. Peri Irawan
“Pada pemantauan di dua titik di pasar tadi, harga masih terbilang normal, hanya naik Rp 10 ribu, yang semula Rp 150 ribu naik Rp 160 ribu,” kata Riany di Kantornya, Kamis (19/5).
Kata Riany, untuk menghindari lonjakan harga oleh pedagang karena kelangkaan daging sapi, pihaknya meminta agar pedagang mengontrol penjualan, yang bisa satu ekor habis dalam satu hari sekarang disiasati agar bisa terjual selama dua hari.
“Memang saat kelangkaan terjadi kita tidak boleh terlalu menekan pedagang untuk menekan harga,”terangnya.
Sekarang ini imbas penghentian pengiriman sapi dan kambing dari Jambi belum begitu terasa di Tanjungpinang, sebab saat ini baru selesai lebaran dan kebanyakan masyarakat sudah memasak daging saat hari raya.
“Sekarang baru selesai lebaran nih, orang bosan makan daging. Mungkin satu bulan ini masih stabil,” ujarnya.
Saat ini yang menjadi perhatian adalah untuk persiapan hari raya idul adha. Pihaknya akan mastikan stok sapi yang ada di kandang milik peternak sapi di Tanjungpinang.
“Jika stok banyak di kandang pedagang di pasar tidak perlu menjual setengah-setengah,” terangnya. (*)
Taylor Swift menghadiri upacara kelulusan di New York University (NYU), Yankee Stadium, New York City, New York, AS, 18 Mei 2022. (REUTERS/SHANNON STAPLETON)
batampos – Taylor Swift menerima gelar kehormatan dari New York University (NYU) pada Rabu waktu setempat. Kepada para wisudawan di Yankee Stadium, Swift mengatakan bahwa semua akan baik-baik saja, seperti dalam lagunya berjudul “Shake It Off”.
Pemenang Grammy itu adalah satu dari tiga penerima gelar kehormatan dari NYU. Ini adalah gelar sarjana pertama untuk Swift yang tampil dalam berbagai konser saat duduk di bangku SMA.
NYU menawarkan mata kuliah tentang Taylor Swift, termasuk evolusinya sebagai pengusaha musik kreatif.
Musisi 32 tahun itu mendorong para mahasiswa untuk memikirkan baik-baik pilihan hidup mereka.
“Hidup bisa sangat berat, apalagi jika kau berusaha melakukan semuanya sekaligus, semua dendam, semua kabar baru tentang mantan pacar… Kau harus memilih apa yang harus kau lakukan dalam hidup,” kata Swift.
“Saya punya kabar baik: semua tergantung kamu. Saya punya kabar menyeramkan: semua tergantung kamu,” kata Swift yang memakai baju wisuda berwarna ungu di Yankee Stadium dalam upacara kelulusan.
Dia memuji para wisudawan yang bisa menghadapi tantangan belajar di tengah pandemi. “Jangan malu untuk mencoba, tak ada usaha itu hanya mitos,” kata Swift. (*)
Jaksa Agung ST Burhanuddin. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com MP
batampos – Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung menetapkan Lin Che Wei sebagai tersangka kelima dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO. Selain Lin Che Wei dan Indrasari Wisnu Wardhana, penyidik juga menetapkan tiga orang lain sebagai tersangka.
Yakni Master Parulian Tumanggor selaku Komisaris PT Wilmar Nabati Indonesia, Stanley MA selaku Senior Manager Corporate Affairs PT Pelita Agung Agroindustri/Permata Hijau Group, dan Picare Tagore Sitanggang selaku General Manager di Bagian General Affair PT Musim Mas.
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan peran tersangka Lin Che Wei (LCW) alias Weibinanto Halimdjati ialah turut membuat kebijakan Kewajiban Pasar Domestik (DMO) dalam kasus dugaan korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO).
Burhanuddin mengungkap kebijakan yang dibuat tersangka LCW didengarkan oleh Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Pedagangan Indrasari Wisnu Wardhana (IWW), yang juga menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut.
“Dia (LCW) orang swasta, tapi kebijakannya di situ (Kementerian Perdagangan) sangat didengar oleh Dirjen-nya (IWW),” kata Burhanuddin seperti dikutip Radar Tegal (Jawa Pos Group), Kamis (19/5).
Sebagai seorang ekonom, lanjut Burhanuddin, tersangka LCW direkrut Kemendag tanpa surat keputusan dan/atau tanpa kontrak tertentu.
“Tetapi di dalam pelaksanaannya, dia (LCW) ikut menentukan kebijakan tentang peredaran prosedur tentang distribusi minyak goreng (CPO),” imbuhnya.
Penyidik Kejagung menelusuri status LCW di Kemendag dan menemukan bahwa tersangka terlibat dalam berbagai kebijakan ekspor serta hadir di setiap rapat penting di kementerian tersebut.
Penyidik juga menelusuri pihak mana saja di Kemendag yang terlibat memberikan kewenangan terhadap tersangka Lin Che Wei. Burhanuddin meyakini penyidik memiliki cukup bukti, antara lain bukti digital yang memperlihatkan keikutsertaan LCW dalam menentukan kebijakan di Kemendag.
“Kami, tim penyidik, sudah mencoba (menelusuri) statusnya apa sih di sana, tapi belum, belum ada. Dia belum menyampaikan juga apa statusnya dan tidak ada surat keputusan yang menentukan dia adalah swasta yang direkrut menjadi suatu (pihak) struktural atau organisasi dalam satu kepengurusan atau dalam satu kementerian,” jelas Burhanuddin dikutip dari Fin.co.id.
Lin Che Wei disangkakan melanggar Pasal 2 juncto Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Perbuatan para tersangka itu mengakibatkan kerugian perekonomian negara, yaitu kemahalan dan kelangkaan minyak goreng, sehingga terjadi penurunan konsumsi rumah tangga dan industri kecil yang menggunakan minyak goreng dan menyulitkan kehidupan rakyat. (*)
batampos – KULIAH kerja nyata atau KKN menjadi salah satu mata kuliah wajib yang harus diselesaikan mahasiswa sebelum lulus. Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari selama kuliah dalam bentuk pengabdian masyarakat. Siapa nih yang nggak sabar merasakan serunya KKN? Eittss, siapin ini dulu! (elv/c12/lai)
#1 Riset is A Must!
Biasanya, lokasi KKN kalau nggak ditentukan pihak kampus, ya mencari sendiri. Apa pun itu, kamu dan kelompokmu perlu untuk riset terlebih dahulu biar paham kondisi di sana. Bisa dengan googling atau survei langsung ke lokasi. Dengan begitu, kalian bisa mengenal medan lokasi sekaligus berkenalan dengan perangkat desa setempat. Riset juga akan menjadi dasar dalam membuat program kerja yang sesuai.
#2 Bikin Planning
Planning akan membantu kegiatan KKN kamu dapat berjalan maksimal. Buatlah program kerja yang bermanfaat bagi warga setempat sesuai dengan situasi dan kondisi di sana. Selanjutnya, buatlah jadwal dan pembagian tugas. Nggak dimungkiri kegiatan KKN juga akan memerlukan banyak dana. Jadi, buat perencanaan anggaran biar nggak melebihi bujet, ya!
#3 Siapkan Barang yang Diperlukan
berlangsung selama kurang lebih satu bulan. So, persiapkan betul barang-barang yang kamu butuhkan. Jangan sampai ketinggalan! Apalagi kalau lokasinya di pelosok kayak desa penari, ups. Nggak mungkin kan kamu pulang buat ambil barang. Mulai perlengkapan penelitian, laptop buat bikin laporan, charger, kamera, pakaian, hingga jas almamater. Peralatan mandi dan obat-obatan juga nggak kalah penting. Ingat, bawa barang secukupnya aja, ya!
#4 Do Your Best!
KKN akan jadi momentum kamu untuk mengembangkan diri dengan terjun langsung ke masyarakat. Jadilah versi terbaik dirimu. Kamu mungkin belum terbiasa dengan lingkungan baru, jangan sungkan untuk bertanya dan terus belajar. Pelajari budaya setempat, jaga sikap, dan ikuti peraturan yang ada. Momentum ini mungkin nggak akan terulang, lho. So, do your best and have fun!
Psstt… Ada Yang Seram
Yuniar Arij – Universitas Airlangga
Awas, Ada Yang Loncat!
’’Ini pengalaman temanku, sih. Kejadiannya sekitar Desember 2019. Pas tengah malam, temanku ke kamar mandi dan nggak sengaja lihat ada putih-putih yang lagi loncat gitu. Terus, pas cerita ke pemilik rumahnya, dibilang udah biasa.’’
Mahasiswi Universitas Airlangga
Deg-degan Sepanjang Jalan
’’Pas malam, kelompokku mau balikin piring. Ada dua rute. Jauh, tapi ada lampu jalan. Atau, dekat, tapi lewat sungai, hutan, dan nggak ada lampu. Pulang pergi lewat rute kedua benar-benar sunyi. Semua pada diam, ngerasa nggak enak. Besoknya cerita ke kepala desa, ternyata jalan itu sengaja nggak dikasih lampu karena warga nggak berani lewat. Pernah ada yang nekat lewat sana dan lihat Mbak Kunti. Motornya ditinggal, orangnya lari.’’
Mahasiswa ITN Malang
Gara-gara Anak Kades
’’Ini lebih horor. Dapat nomor anaknya kepala desa tempat KKN dari warga setempat. Niatnya cuman tanya-tanya seputar desa, eh ketagihan, hehe. Sampai diajak ketemu, terus jalan bareng. Tapi, pas pulang udah nggak kontak lagi, sad!’’
” Permasalahan KKN Yang Tak Ada Habisnya “
Reporter: Vany Aliffia
Editor : Agnes Dhamayanti
Setiap perguruan tinggi memiliki program pengabdian kepada masyarakat atau yang disebut dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN) . Kegiatan KKN ini dilakukan secara berkelompok. Dan beragam masalah akan dialami oleh para mahasiswa. Nah, apa aja sih masalah yang sering timbul ketika KKN? Yuk Simak! (*)
F. Dokumentasi Pribadi
Denise Yuliana Limbong Politeknik Negeri Batam @deniseyul
Permasalahan KKN bisa berupa lokasi KKN kurang tepat, seringkali pihak kampus menempatkan mahasiswa KKN pada lokasi yang tidak tepat. Bagaimana mungkin pihak kampus melaksanakan kegiatan KKN di lokasi perkotaan sedangkan wilayah tersebut dengan mayoritas masyarakatnya merasa tidak memerlukan mahasiswa KKN. KKN sering menguras uang mahasiswa secara sadar atau tidak. Mengapa tidak lapor ke dosen pembimbing? Nah ini permasalahan yang kerap terjadi, karena beberapa kasus pernah melapor, dan berhasil pindah lokasi KKN. Tetapi beberapa juga ada yang gagal karena nomor dosen yang bersangkutan tidak dapat dihubungi. Permasalahan yang kerap terjadi yaitu program KKN tidak tepat sasaran, jiwa rebahan mahasiswa dihadapkan dengan semua anggota yang sama. Terkadang sudah sampai dilokasi dan sudah satu minggu, mahasiswa masih santai dan belum melakukan kegiatan dilingkungan masyarakat. Terkadang program inipun tidak sesuai sasaran, karena ada saja mahasiswa yang relawan mengajar di sekolah, ada juga mahasiswa KKN disuruh cat tembok, karena hal ini tidak relevan dengan visi misi mereka. (*)
F. Dokumentasi Pribadi
Aditya Octavianto Politeknik Negeri Batam @aditya.octavianto
Hal yang tersulit dihadapi mahasiswa adalah kebiasaan baru dan juga kondisi sosial yang berbeda. Rata-rata lokasi KKN di daerah pelosok yang belum tersentuh oleh dunia luar yang terkadang sinyal sulit dijangkau sehingga komunikasi mahasiswa ke pihak kampus atau keluarga jadi terhambat. Masalah KKN yang sering dialami mahasiswa juga sulitnya akses jalan menuju lokasi KKN, karena kondisi lokasi yang pelosok maka lokasi jalan menuju kesana juga sulit dan agak jauh dari perkotaan. Selain masalah tersebut, hal yang terkadang muncul adalah kurangnya sopan santun mahasiswa di lingkungan baru, karena hal ini dapat menyebabkan kendala nya KKN jika kita tidak sopan dan egois. Maka dari itu, jagalah perilaku dan attitude selama di tempat baru. (*)
F. Dokumentasi Pribadi
Nola Reallyfine Politeknik Negeri Batam @nola_rlyfin
Sebelumnya saya belum tahu KKN itu seperti apa, tetapi yang saya sering baca di artikel-artikel, masalah yang biasa timbul biasanya sulit memahami karakter satu sama lain, tim KKN biasanya terdiri dari cewek dan cowok yang bisa saja karakternya berseberangan. Solusinya adalah harus bisa saling menghargai dan menghormati, mengingatkan dan saling menegur. Masalah lainnya bisa dikarenakan warga kurang antusias, ketika ada acara yang diadakan oleh KKN, biasanya warga kurang berminat dan lebih memilih untuk tetap bekerja atau sibuk dengan kegiatannya masing-masing, hal ini karena kurangnya komunikasi antar mahasiswa KKN dan warga sehingga warga kurang antusias mengikuti acara tersebut. Biasanya juga karena acara kurang menarik, maka sebaiknya buatlah kegiatan yang jelas dan disesuaikan dengan waktu senggang warga. (*)
BPJS Kesehatan mengelar sarasehan bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam rangka implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat tahun 2022, di Hotel Best Western Premier, Panbil. Foto: Humas Polda Kepri
batampos – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengelar sarasehan bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam rangka implementasi program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat tahun 2022, di Hotel Best Western Premier, Panbil, Kamis (19/5/2022).
Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman terkait hak dan kewajiban peserta, informasi manfaat, dan prosedur dalam mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan di lingkungan Polri.
Deputi Direksi BPJS bidang pelayanan Peserta, Irfan Humaidi, mengatakan, peningkatan kualitas layanan menjadi salah satu komitmen BPJS Kesehatan seiring dengan tuntutan masyarakat atas layanan di era digital.
“Tuntutan ini mendorong BPJS Kesehatan senantiasa berinovasi melalui perluasan pilihan kanal layanan dan implifikasi proses administrasi,″ ujarnya.
Ia menjelaskan, peningkatan kualitas layanan tidak dapat dilakukan sendiri oleh BPJS Kesehatan. Karena itu pihaknya perlu bekerjasama dengan seluruh stakeholder.
“Kerja sama dan dukungan dari institusi Polri selama ini sudah sangat membantu BPJS Kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta JKN-KIS,″ jelasnya.
Menurutnya, banyak hal yang harus ditingkatkan dari sisi BPJS Kesehatan. Di antaranya Peningkatan pemahaman program JKN kepada seluruh peserta melalui sosialisasi.
Termasuk kepada seluruh personel Polri, perluasan kanal-kanal layanan administrasi serta perluasan kerjasama Faskes untuk menjangkau semua peserta JKN dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan.
Kapusdokkes Polri, Brigjen Pol dr. Asep Hendradiana, mengatakan, BPJS kesehatan merupakan penyelenggara program Jaminan Kesehatan Nasional. Hal ini kata dia, sesuai dengan amanat Undang-Undangan no 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan undang-undang no 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial.
“Sejak 1 Januari 2014 seluruh Pegawai Negeri pada Polri wajib menjadi peserta JKN. Sebagai peserta JKN, Pegawai Negeri pada Polri dan keluarga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan terdekat yang bekerjasama dengan BPJS kesehatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan faskes Polri yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan terdiri dari:
• Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama/Poliklinik sebanyak 564 FKTP yang telah bekerja sama dengan BPJS kesehatan dan 41 FKTP yang belum kerjasama dengan BPJS kesehatan, yang berada di tingkat pusat sampai kewilayahan.
• Fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan / Rumkit Bhayangkara yang sudah bekerjasama dgn BPJS sebanyak 51 RS. Bhayangkara.
″Polri sangat mengapresiasi kegiatan Sarasehan ini, bersama kita melakukan monev serta sosialisasi terhadap pelaksanaan program JKN yang diselenggarakan oleh BPJS kesehatan,” tuturnya.
Kata dia, Polda Kepri baik di Rumkit Bhayangkara TK IV Batam menjadi pilihan tempat pelaksanaan kegiatan supervisi dan sarasehan antara BPJS Kesehatan dengan Polri.
“Dukungan implementasi di tahun 2022 fasilitas kesehatan di jajaran Biddokkes FKTP / Poliklinik Polda Kepri untuk melihat secara dekat dan komitmen faskes untuk memberikan pelayanan kesehatan yang presisi dan bermutu bagi,″ katanya.
Ia memaparkan data Faskes Polri yang ada di Polda Kepri dan jajaran terdiri RS. Bhayangkara tingkat IV Batam dan 10 FKTP. Dari 10 FKTP tersebut, tujuh FKTP sudah kerja sama dengan BPJS kesehatan dan 3 FKTP Polda Kepri belum kerja sama.
Yaitu FKTP Polres Anambas, FKTP Sat Brimob dan Poliklinik SPN Polda Kepri.
Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Rudi Pranoto, mengatakan, seluruh personel Polri dan Bhayangkari yang hadir agar dapat memanfaatkan kegiatan sarasehan ini semaksimal mungkin. Sehingga dapat memberikan manfaat, baik bagi diri sendiri maupun anggota keluarga masing-masing.
“Jadikan sarasehan ini sebagai ajang saling berbagi, melakukan evaluasi, serta menambah pengetahuan dan sebagai sarana meningkatkan sinergitas dalam mengoptimalkan program jaminan kesehatan kedepannya,” ujarnya.
“Sampaikan kembali informasi yang diterima hari ini kepada rekan sejawat dan orang-orang di lingkungan dekatnya, sehingga Polda Kepri siap membantu BPJS kesehatan sebagai salah satu sumber informasi program JKN-KIS,″ kata Wakapolda lagi.(*)