Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7607

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 1.000 Bibit Mangrove Ditanam di Pantai Pengudang, Bintan

0

batampos – Banyan Tree Bintan bersama kelompok studi mahasiswa Coral FIKP Umrah Tanjungpinang didukung Bapeda HL Seijang Duriangkang dan Pengudang Bintan Mangrove menanam 1.000 bibit mangrove.

Penanaman dalam memperingati hari lingkungan hidup sedunia dilaksanakan di pantai Pengudang, Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (5/6).

Peserta antusiasi menanam bibit mangrove di Pantai Pengudang, Desa Pengudang, Bintan dalam peringatan hari lingkungan hidup sedunia, Minggu (5/6). F.Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

“Rasanya senang bisa kembali menanam bibit mangrove. Mungkin karena sudah lama tidak turun lapangan,” kata Conversation Officer Banyan Tree Bintan, Renald Yude.

Peringatan hari lingkungan hidup sedunia yang diinisiasi Banyan Tree Bintan dimulai dari karyawan. Perusahaan mengajak karyawan untuk tidak menyisahkan makanan di piring dan sehari tidak makan daging untuk mengurangi emisi karbon dari suplai makanan.

Selain itu, Banyan Tree melakukan pelepasan tukik, pengamatan burung dan lintas alam yang melibatkan wisatawan baik domestik dan mancanegara.

Kemudian, Banyan Tree bersama masyarakat Kampung Baru, Teluk Sebong membersihkan sampah plastik di sepanjang pantai Kampung Baru.

Bersih pantai turut diikuti mahasiswa Politeknik Bintan Cakrawala, karyawan PT. Bintan Resort Cakrawala, siswa SMP Islam Harmoni Bintan, dan pegawai Pemerintah Desa Sebong Lagoi.

“Sebagian besar sampah yang dikumpulkan sampah plastik. Kita meminta masyarakat memilah sampah yang dikumpulkan untuk dijual kembali. Karena, jika sampah dikelola dengan baik maka memiliki nilai ekonomi,” kata Renald.

Environmental Naturalist Banyan Tree Bintan, Henry A Singer menyampaikan, peringatan hari lingkungan hidup sedunia diikuti semua properti Banyan Tree Grup di 22 negara sebagai bentuk kampanye isu pemanasan global dan perubahan iklim.

“Batas peningkatan suhu rata-rata di bumi untuk tidak melewati 1,5 derajat celcius yang ditetapkan oleh PBB,” kata Henry.

BACA JUGA: Pemprov Kepri Bersama 8 Provinsi Lainnya Dukung Percepatan Rehabilitasi Mangrove

Oleh karena itu, Henry meminta semua pihak bisa bekerja sama untuk lebih peduli terhadap lingkungan. “Terutama ikut menurunkan emisi karbon dalam kegiatan sehari-hari, meningkatkan cadangan karbon dengan melalui penanaman pohon,” kata Henry.

Ketua LP3M Umrah yang sekaligus pembina kelompok mahasiswa ilmiah Coral Umrah, Henky Irawan mengatakan, kegiatan penanaman bibit mangrove sudah lama terjalin antara Banyan Tree Bintan dan kelompok studi mahasiswa Coral FIKP Umrah Tanjungpinang.

Dia berharap, kegiatan ini terus berlanjut dengan melibatkan masyarakat desa yang memiliki semangat kelestarian lingkungan, antara lain masyarakat Desa Pengudang.

Hadir dalam kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove di Desa Pengudang, Plt Kadisbudpar Bintan, Dahlia Zulfah. (*)

Reporter: Slamet

Oknum ASN Ditahan Polresta Tanjungpinang, Diduga Terlibat Penipuan Cek Kosong

0

batampos- Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) diamankan Satreskrim Polresta Tanjungpinang, Jumat (3/6). Oknum inisial EHB dilaporkan telah melakukan penipuan modus operandi pemberian cek kosong pembayaran proyek pembangunan.

AKP Awal Sya’ban Harahap. F. Yusnadi Nazar

Dugaan penipuan ini bermula pada Maret 2020. Saat itu pelaku EHB bekerjasama dengan PT. Kartika Teguh Karya mendapatkan proyek pembangunan Bendungan Tapau Natuna. Seiring berjalannya waktu, pembangunan dilaksanakan. Material atau bahan yang digunakan untuk pembangunan, diambil (dibeli) dari PT Jaya Mix Utama Karya. “Saat itu, pihak PT Jaya Mix Utama Karya belum mendapatkan pembayaran,” ungkap Kasat Reskrim AKP Awal Sya’ban Harahap, Minggu (5/6).

BACA JUGA: Develover Perumahan Ditangkap Polisi di Nongsa, Batam, Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan

Selanjutnya, pada Mei 2020, perwakilan PT Jaya Mix bertemu pelaku EHB di rumah makan Jalan Hang Tuah Tanjungpinang untuk meminta kejelasan pembayaran. Pelaku kemudian memberikan satu lembar cek Bank Riau Kepri senilai Rp 300 juta atas nama PT. Kartika Teguh Karya kepada perwakilan PT Jaya Mix. “Saat pencairan di bank, ternyata cek itu kosong (tanpa saldo),” kata Awal.

Perwakilan PT Jaya Mix (pelapor) lalu menghubungi EHB selaku pemberi cek. Namun EHB tidak menanggapinya sehingga dilaporkan ke pihak kepolisian. “Akibat penipuan itu, pelapor mengalami kerugian sebesar Rp. 630 juta,” jelas Awal.

Setelah mendapat laporan, pihaknya melakukan penyelidikan. Pelaku ternyata telah pindah tugas ke Jambi. Polisi lalu melakukan pemanggilan. Pelaku memenuhi panggilan pemeriksaan di Mapolresta Tanjungpinang. Saat pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya dan ditetapkan sebagai tersangka. “Pelaku ini sebelumnya berdinas di Pemprov Kepri. Setelah terlibat penipuan ini, pelaku pindah tugas ke Jambi,” jelas Awal. (*)

Reporter: Yusnadi

Polda Sulsel Kembali Identifikasi 1 Jenazah KM Ladang Pertiwi

0
Suasana pencarian korban KM Ladang Pertiwi 2 oleh tim Basarnas yang masih dinyatakan hilang usai tenggelam di perairan Selat Makassar. (ANTARA/HO/Basarnas Sulsel)

batampos – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) kembali mengidentifikasi satu korban kecelakaan KM Ladang Pertiwi 02 seorang wanita bernama Rahama.

“Teridentifikasi melalui data primer, yaitu gigi geligi, sidik jari, dan data sekunder berupa properti,” kata Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigjen Pol Asep Hendradiana dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu.

Jenazah merupakan warga Pulau Pamalikang, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Kalukuang Masalima, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, berusia sekitar 70-75 tahun.

“Jenazah diterima oleh Wakil Bupati Pangkep setelah dilakukan pemulasaraan jenazah dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Kabupaten Pangkep,” katanya.

Dengan teridentifikasinya jenazah atas nama Rahama, katanya, maka total sudah ada tiga jenazah korban kecelakaan KM Ladang Pertiwi yang berhasil teridentifikasi. Sebelumnya, kepolisian berhasil mengidentifikasi seorang korban bernama Sitti Hajrah dan korban kedua bernama Asni.

“Jumlah penumpang 50 orang. Selamat 31 orang. Meninggal 4 orang. Sudah teridentifikasi 3 orang dan masih dalam pencarian 15 orang,” ujarnya.

Sebelumnya, KM Ladang Pertiwi 02 tenggelam pada Kamis, 12 Mei 2022, sekitar 10 nautical mill (nm) di Selat Makassar.

KM Ladang Pertiwi mengalami kecelakaan setelah bertolak dari Pelabuhan Rakyat Paotere, Kota Makassar, menuju Pulau Kalmas, Kabupaten Kepulauan Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan, pada Rabu (11/5).

Kapal motor dengan fisik kayu tersebut, menurut keterangan Syahbandar setempat, tidak memiliki izin mengangkut penumpang dan barang, tapi hanya memiliki izin menangkap ikan.

Polisi sudah menetapkan nakhoda dan pemilik kapal sebagai tersangka. Keduanya terbukti terlibat dalam unsur kelalaian yang menyebabkan tenggelamnya kapal tersebut. (*)

Reporter : Antara

Polda Sulsel Kembali Identifikasi 1 Jenazah KM Ladang Pertiwi

0
Suasana pencarian korban KM Ladang Pertiwi 2 oleh tim Basarnas yang masih dinyatakan hilang usai tenggelam di perairan Selat Makassar. (ANTARA/HO/Basarnas Sulsel)

batampos – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) kembali mengidentifikasi satu korban kecelakaan KM Ladang Pertiwi 02 seorang wanita bernama Rahama.

“Teridentifikasi melalui data primer, yaitu gigi geligi, sidik jari, dan data sekunder berupa properti,” kata Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigjen Pol Asep Hendradiana dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu.

Jenazah merupakan warga Pulau Pamalikang, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Kalukuang Masalima, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, berusia sekitar 70-75 tahun.

“Jenazah diterima oleh Wakil Bupati Pangkep setelah dilakukan pemulasaraan jenazah dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Kabupaten Pangkep,” katanya.

Dengan teridentifikasinya jenazah atas nama Rahama, katanya, maka total sudah ada tiga jenazah korban kecelakaan KM Ladang Pertiwi yang berhasil teridentifikasi. Sebelumnya, kepolisian berhasil mengidentifikasi seorang korban bernama Sitti Hajrah dan korban kedua bernama Asni.

“Jumlah penumpang 50 orang. Selamat 31 orang. Meninggal 4 orang. Sudah teridentifikasi 3 orang dan masih dalam pencarian 15 orang,” ujarnya.

Sebelumnya, KM Ladang Pertiwi 02 tenggelam pada Kamis, 12 Mei 2022, sekitar 10 nautical mill (nm) di Selat Makassar.

KM Ladang Pertiwi mengalami kecelakaan setelah bertolak dari Pelabuhan Rakyat Paotere, Kota Makassar, menuju Pulau Kalmas, Kabupaten Kepulauan Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan, pada Rabu (11/5).

Kapal motor dengan fisik kayu tersebut, menurut keterangan Syahbandar setempat, tidak memiliki izin mengangkut penumpang dan barang, tapi hanya memiliki izin menangkap ikan.

Polisi sudah menetapkan nakhoda dan pemilik kapal sebagai tersangka. Keduanya terbukti terlibat dalam unsur kelalaian yang menyebabkan tenggelamnya kapal tersebut. (*)

Reporter : Antara

Wisatawan Singapura Serbu daerah Hinterland Kota Batam

0
wisman siangpura
Puluhan wisman asal Singapura yang merupakan sukarelawan dari Dls Caring Community dedicated locals self before self, berkunjung ke Pulau Karas Besar dan Anak Karas. Foto: Istimewa untuk Batam Pos

batampos – Sektor pariwisata di Batam mulai berangsur pulih usai dua tahun mati suri akibat dihantam pandemi Covid-19. Tingkat kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) asal Singapura juga meningkat dan ramai datang ke Batam.

Tidak hanya hanya menikmati tempat-tempat wisata di daerah mainland seperti berbelanja di sejumlah mal di Batam saja.

Sejumlah pulau yang ada di Batam seperti Pulau Karas Besar dan Anak Karas, Sembulang yang menyimpan potensi alam yang luar biasa juga menjadi tujuan para wisman ini untuk menikmati keindahan alam laut.

Seperti Jumat (3/6/2022) siang lalu misalnya. Puluhan wisman asal Singapura, yang kesemuanya merupakan sukarelawan dari Dls Caring Community dedicated locals self before self, berkunjung ke Pulau Karas Besar dan Anak Karas.

Selain untuk menikmati keindahan alam di dua pulau tersebut, mereka juga ingin melihat langsung keberlangsungan habitat lautan yang hampir punah saat ini di dunia yakni penyu sisik.

Sekaligus melakukan pelepasan penyu serta pembersihan karang-karang yang menempel di cangkang penyu.

Pelepasan penyu oleh wisman Singapura juga didampingi oleh duta penyu Kota Batam yakni masih usia anak-anak yakni Adam, Keanu, serta Shakira.

Didampingi belasan tim dari Yayasan Maritim dan Kelautan Indonesia Sejahtera, puluhan wisman asal Singapura ini disambut hangat warga Pulau Karas dengan dijamu makan siang khas menu masakan seafood.

Kedatangan puluhan wisman yang juga sukarelawan ini ke Pulau Karas, selain menikmati keindahan alam laut dan pulau-pulau yang masih asri, juga ingin mengetahui kehidupan satwa laut, pengembangbiakkan satwa yang hampir punah yakni penyu jenis sisik yang ada di perairan Pulau Karas.

Seperti yang dikatakan pendiri sekaligus ketua bidang maritim dan kelautan dari Yayasan Maritim dan Kelautan Indonesia Sejahtera, Oesman Hasyim.

Pihaknya sengaja mengundang dan mendatangkan puluhan wisman sekaligus sukarelawan asal Singapura ke Pulau Karas untuk mengenalkan ke sejumlah negara bahwa di Batam ada Pulau yang dijadikan sebagai eco wisata, tempat konservasi satwa yang hampir punah yakni penyu sisik.

“Keindahan alam di Batam tak hanya bisa dinikmati di daerah mainland saja,” ujarnya.

Karena lanjtunya, masih ada tempat lainnya di Batam yang menyimpan keindahan alam yang luar biasa, yakni di daerah hinterland.

Selain dapat menikmati kelebihan dan keindahan pulau-pulau di sekitar Karas Sembulang, wisman lanjutnya, bisa belajar dan mendapatkan edukasi bagaimana kehidupan penyu sisik yang jumlahnya tak lebih dari 10 persen dari populasi penyu sisik di dunia.

Serta bagaimana cara melindungi habitat kura-kura langka ini, bagaimana merawatnya agar keberadaannya bisa tetap eksis.

Ia menjelaskan, banyaknya pulau-pulau di Batam sangat indah, tak mustahil kedepannya  akan jadi incaran investor.

Karena lanjutnya, baik dari letak pulau yang strategis, potensi alam yang luar biasa memiliki magnet daya tarik yang luar biasa ke wisman.

Untuk itulah, keberadaan habitat yang ada di dalamnya harus tetap dijaga keberlangsungan hidupnya dari kepunahan sebagai nilai tambah yang lebih.

“Boleh saja pulau-pulau seperti Karas ini dijadikan objek wisata, tapi harus diatur dengan seksama karena di alamnya tersimpan biota laut yang hampir punah yakni penyu sisik. Harus diatur dimana wilayah untuk tangkapan ikan nelayan, dimana titik untuk wilayah konservasi penyu dan dimana titik untuk wisman menikmati keindahan pulau dan alamnya di Karas,” terangnya.

Karena di perairan Karas ini merupakan lalulintas penyu, maka pihaknya harus ikut andil menjaga dan menyelamatkan biota laut penyu sisik ini.

“Kami ingin membantu pemerintah untuk memberikan masukan, aksi nyata, sehingga seluruh potensi yang ada di sini, bisa dikembangkan menjadi wisata bahari, eco wisata,” jelasnya.

Kata dia, edukasi, penyuluhan dan kampanye-kampanye penyelamatan penyu harus dilakukan agar masyarakat memahami pentingnya keberadaan penyu.

Karena penyu merupakan satu hewan yang memiliki masa waktu hidupnya panjang, serta tingkat kepunahan yang sangat parah.

“Selain itu keberadaan penyu di Perairan Karas ini merupakan magnet utama para wisman dan peneliti dunia untuk datang melakukan penelitiannya,” tegasnya.

Sementara pembina sekaligus pendiri Karas turtles rescue and rehabilitation, Rahman Usman, mengatakan, nantinya di bulan Agustus akan ada puluhan peneliti dari luar negeri, dari sejumlah universitas ternama di Singapura seperti dari NUS, Nanyang dari Jepang dan Amerika yang datang ke Pulau Karas dengan tujuan penelitian selama kurang lebih seminggu.

“Nantinya puluhan peneliti dari luar negeri ini didampingi Profesor asal Universitan Maritim Raja Ali Haji (UMRAH). Mereka akan beraktivitas melakukan penelitian selama kurang lebih seminggu. Mereka akan tinggal di rumah-rumah masyarakat Karas yang artinya akan memberikan tambahan pendapatan ke masyarakat Pulau Karas,” ujarnya.

Sementara dari Karas Isle Project, Malawi, mengatakan, biota laut yang ada di perairan Pulau Karas ini banyak dibutuhkan para peneliti dari manca negara untuk melengkapi kebutuhan penelitian mereka, untuk melengkapi literasi pendidikan di universitas.

“Makanya tak heran kalau di Pulau Karas ini tak mustahil nantinya akan jadi magnet sorotan dunia dan para penelitinya, karena tersimpan potensi alam yang hampir punah, biota laut yang hampir punah yang di perairan lainnya belum tentu ada yakni penyu-penyu seperti penyu sisik ini,” tuturnya.

Untuk mengimplementasikan hal tersebut, terbentuklah Karas Isle Project yang yang utamanya lebih ke arah turtle rescue and rehabilitation centre.

Berdasarkan data dari Karas Isle, beberapa jenis penyu keberadaannya saat ini hampir punah. Seperti misalnya penyu sisik yang ada di Perairan Karas hanya tersisa sekitar 10 sampai 15 persen saja dari populasi yang ada di dunia.(*)

Reporter: Galih Adi Saputro

Ada Perempuan Lain, Pique dan Shakira Resmi Berpisah

0
Foto diambil pada 5 September 2019. Saat itu, Shakira dan Gerard Pique menghadiri acara presentasi Davis Cup di New York. Kemarin (4/6), Shakira dan Pique mengumumkan bahwa mereka telah berpisah. (Bryan R. Smith/AFP)

batampos – Relasi yang terlihat sangat solid dan harmonis itu, hancur berkeping-keping. Bintang pop asal Kolombia Shakira dan bek tengah FC Barcelona Gerard Pique mengonfirmasi bahwa hubungan yang mereka bangun selama 12 tahun akhirnya kandas.

Shakira dan Pique memiliki dua anak lelaki. Dan kemarin (4/6), mereka memastikan telah berpisah. Kabar yang berembus, Pique dituding melakukan perselingkuhan dengan perempuan lain.

“Dengan berat hati, kami mengumumkan bahwa kami berpisah,” tulis pernyataan resmi Pique dan Shakira dikutip dari media Spanyol, Marca. “Untuk menjaga perasaan anak-anak kami, yang merupakan prioritas utama kami, kami meminta untuk menghormati privasi kami,” lanjut pernyataan itu. “Terima kasih atas pengertiannya.”

Dikutip dari koran Spanyol El Periodico, Pique saat ini sudah tinggal di apartemen yang terpisah dari Shakira dan dua anaknya.

Dua wartawan El Periodico Lorena Vazquez dan Laura Fa juga melakukan investigasi untuk mengungkap, siapa sebenarnya selingkuhan Pique.

Berdasarkan El Periodico, selingkuhan Pique adalah gadis pirang berusia 20 tahun. Dia berstatus mahasiswi dan seorang hostes yang tinggal di Barcelona. Namun, identitas selingkuhan Pique tersebut masih belum terungkap.

Laporan dari El Periodico mengklaim bahwa Pique telah bertemu dengan perempuan muda tersebut beberapa kali. Dan akhirnya, Shakira menemukan fakta bahwa Pique telah melakukan perselingkuhan.

Pique dan Shakira mulai berkencan setelah keduanya bertemu pada Piala Dunia 2010. Shakira sendiri, berusia 10 tahun lebih tua ketimbang Pique. Meski sudah menjalin hubungan selama lebih dari satu dekade, namun sampai saat ini, mereka belum menikah.

Setelah menjalin hubungan asmara, Shakira lalu pindah ke Barcelona dan mulai membangun keluarga bersama Pique. Mereka diberkati dengan dua anak lelaki bernama Milan dan Sasha.

Kabar merenggangnya hubungan Pique dan Shakira mulai muncul ke permukaan pada Mei lalu. Ketika itu, Shakira mengajak anak-anaknya berlibur ke Ibiza. Namun, Pique tidak bergabung bersama mereka. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Cegah Kejahatan dan Curanmor, Polisi Awasi Objek Vital dan Pusat Keramain

0
polisi patroli
Ilustrasi: Personel Polresta Barelang menggelar operasi cipta kondisi untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat selama menjalankan ibadan puasa Ramadan lalu  Foto: Polresta Barelang untuk Batam Pos

batampos – Meminimalisir aksi kejahatan baik itu pencurian dan kekerasan (curat), pencurian dan pemberatan (curat) ataupun pencurian kendaraan bermotor (curanmor), polisi kembali serius mengawasi pusat keramaian ataupun kawasan objek vital.

Melalui operasi pencegahan C3 (curat, curas dan curat) jajaran Polsek Batuaji melakukan monitoring dan pengawasan di pusat keramaian wilayah hukum Mapolsek Batuaji sepanjang akhir pekan.

Selain pasar dan pusat perbelanjaan, lokasi ATM dan kawasan industri juga tak luput dari pengawasan polisi. Personil Polsek Batuaji secara bergantian melakukan pengawasan baik menggunakan mobil patroli ataupun kendaraan dinas lainnya.

Kapolsek Batuaji Kompol Daniel Ganjar Kristanto menuturkan, operasi pengawasan berjalan dengan lancar sebab didukung oleh personil Batara Biru.

“Alhamdulillah situasi aman terkendali. Masyarakat beraktivitas dengan normal. Kami terus lakukan pengawasan. Kami menghimbau dan menyampaikan untuk waspada atas aksi kejahatan yang kemungkinan dapat terjadi apabila kita lengah,” ujarnya.

Dalam patroli ini, petugas mengimbau masyarakat untuk bekerja sama dengan Polri dalam pencegahan kejahatan C3. “Jika melihat atau mengetahui aksi kejahatan segera laporkan ke pos atau kantor polisi terdekat. Kita selalu siaga untuk mencegah aksi kejahatan ini,” ujar Danniel.

Dalam operasi tersebut, petugas juga menghimbau kepada masyarakat bagi yang belum vaksin agar segera melaksanakan vaksinasi dan tetap menerapkan Prokes apabila beraktivitas.

“Jika ada kesulitan saat melakukan transaksi di mesin ATM segera laporkan ke pihak sekuriti. Dan jangan mudah percaya kepada orang yang memberikan bantuan,” himbau Ganjar. (*)

 

Reporter : Eusebius Sara

Pesona Tari Jogi dan Harapan agar Digemari Generasi Masa Kini

0

Tari jogi menjadi bagian dari kesenian Melayu karena mengiringi pertunjukan Makyong, teater tradisional masyarakat Melayu. Namun, seiring derap perubahan zaman, tak banyak lagi yang mengenal seni tari tradisional ini. Padahal, tari jogi juga punya gerak yang tak kalah elok nan rancak.

Reporter : Ratna Irtatik

batampos – Lima penari dan seorang penyanyi terlihat menaiki panggung sambil menangkupkan telapak tangan di dada. Itu pertanda, mereka tengah menghatur salam kepada penonton. Menangkupkan tangan, sekaligus menjadi gerakan pertama dalam seni pertunjukan tari jogi.

Sejurus kemudian, lantunan musik yang berpadu antara suara gendang panjang, biola, dan gong, terdengar harmonis mengiringi tiap gerakan penari jogi. Gemulai dan syahdu, tercermin dari tiap gerakan para penari yang mengenakan baju kurung khas Melayu tersebut.

Adapun, lagu yang dibawakan oleh penyanyi yang mengiringi gerakan tari jogi, berjudul “Rabesi Are Dunia Jogi”. Lirik berbahasa Melayu, terdengar sangat melekat pada lagu tersebut.

Muasal tari jogi berasal dari banyak cerita. Salah satunya, dari joget dangkong, yakni sebuah tarian kebudayaan masyarakat Melayu Kepri.

Joget ini ditampilkan saat upacara adat Melayu maupun sebagai hiburan yang ditampilkan di hadapan masyarakat. Tari jogi dibuat karena adanya permintaan dari penonton yang menghendaki sesuatu yang baru.

“Dulu, joget dangkong itu digelar saat ada orang kawin. Kata orang tua dulu, “Oi, buatlah tari hiburan, kami ngantuk lihat tari dangkong ini”.

Lagu ape (lagunya apa), lagu rabesi are dunia jogi,” tutur Normah, Pemimpin Sanggar Pantai Basri Pulau Panjang, Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam.

budaya
Noormah, Pemimpin Sanggar Pantai Basri Pulau Panjang, Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam bersama para penari jogi.
Foto: Disbudpar untuk Batam Pos

Seperti diketahui, tari jogi memang berasal dari Pulau Panjang, Batam. Seturut kini, tari jogi dimotori oleh Sanggar Pantai Basri, yang kerap menggelar pertunjukan tari jogi maupun teater makyong.

Adapun, perbedaan tari jogi dengan joget dangkong, yakni tari jogi tidak dilakukan secara berpasangan seperti joget dangkong. Gerakan tari jogi ini terlihat elok sesuai dengan alunan musik yang dimainkan.

“Tari jogi terinspirasi dari lagu. Rentak-rentaknya rancak (apik), dan ada beberapa penari yang membuat gerakan masing-masing,” jelas wanita kelahiran Pulau Panjang, 8 Juli 1956 silam tersebut.

Normah menceritakan, tari jogi pernah tampil di Pekanbaru, Riau, bersamaan dengan pementasan joget dangkong dan makyong. Saat itu, ia menjadi penari dari Batam serta mendapatkan penghargaan berupa piala dan piagam.

Pada dasarnya, sambung Normah, tari jogi ini dibuat untuk menghibur masyarakat. Bisa dipentaskan di mana saja dan setiap penampilannya, para penonton tidak dipungut biaya.

Urutan dalam tarian yang berdurasi enam menit ini, memiliki tujuh gerakan yakni menangkupkan tangan mengandung makna memberi salam kepada penonton, lalu memegang pinggang sambil memutar ke kiri dan ke kanan serta ke bawah dan ke atas.

Gerakan kedua ini memiliki makna penari melihat busana yang dipakai sudah sesuai atau belum. Gerakan ketiga, bersolek atau ber make-up, lalu gerakan keempat penari melihat cermin. Gerakan kelima melihat bahu, gerakan keenam mencuci baju, dan ketujuh melayang-layang.

budayaa
Penari dari Sanggar Pantai Basri Pulau Panjang, Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang, menampilkan tari jogi lengkap dengan baju kurung khas Melayu.
Foto: Disbudpar untuk Batam Pos

Ketujuh gerakan diambil dari kehidupan masyarakat Melayu yakni kebahagian seorang istri menyambut suami setelah pulang dari melaut atau pergi ke laut.

“Suka hati menyambut suami, seorang nelayan yang menunggu di pantai. Makanya, tari jogi disebut tari pantai,” ucapnya.

Putra Normah yang juga menjadi pembimbing tari jogi, Zulkifli Igor, mengatakan, tari jogi sudah diperkenalkan secara luas kepada masyarakat Kota Batam.

“Mulai dari murid Sekolah Dasar (SD) dan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), juga telah dikenalkan dengan tari jogi lewat guru yang sudah mendapat pengajaran sebelumnya,” tuturnya.

Pada tahun 2020, tepatnya pada acara Peringatan 4 Tahun Kepemimpinan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berlokasi di depan Gedung Museum Batam Raja Ali Haji, Dataran Engku Putri, Batam Center, Sanggar Pantai Basri Pulau Panjang juga menampilkan tari jogi di hadapan masyarakat umum.

“Kami juga pernah membuat 1.000 penari menampilkan tari jogi bertempat di Dataran Engku Putri, Batam Center. Untuk anak-anak namanya tari massal,” terangnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan, Kota Batam memiliki banyak tradisi budaya yang menarik untuk diketahui. Salah satunya, tari jogi.

“Tarian ini hadir di setiap gelaran acara tahunan kebudayaan di Kota Batam, serta diikuti tarian dan musik Melayu lainnya yang artistik dan menghibur,” ujarnya.

Ardi berharap, tari jogi dikenalkan kepada generasi muda Kota Batam, sehingga tradisi ini tetap lestari.

Tak hanya itu, Ardi menginginkan tari jogi didokumentasikan dengan baik dan dijadikan konten di media sosial seperti Youtube, Instagram, Facebook, dan sebagainya.

“Sebarkan atau share di media sosial, sehingga banyak orang yang tahu tari jogi itu seperti apa, gerakannya bagaimana, busana yang dipakai seperti apa,” pintanya.

Ardi juga mengajak masyarakat Kota Batam ikut melestarikan budaya Melayu yang ada di Kota Batam. Salah satunya, menjaga agar tari jogi serta tradisi lainnya, tetap lestari hingga anak cucu nanti.

“Ayo kita cintai budaya kita, sehingga budaya kita tetap lestari,” ajaknya.(*)

Pertama Kali Dalam 60 Tahun Inggris Ditaklukkan Hungaria

0
Pemain Hungaria Dominik Szoboszlai mencetak gol dari tendangan penalti setelah menaklukkan penjaga gawang Inggris Jordan Pickford dalam pertandingan UEFA Nations League di Puskas Arena Park, Budapest, Hungaria, Sabtu (4/6). (Lee Smith/Action Images/Reuters/Antara)

batampos – Gol dari tendangan penalti yang dibuat Dominik Szoboszlai pada babak kedua mengantarkan Hungaria menang 1-0 atas Inggris dalam pertandingan Nations League pada Sabtu (4/6). Itu merupakan kemenangan pertama Hungaria dari tim Inggris dalam kurun 60 tahun terakhir.

Tengah melakukan persiapan menghadapi putaran final Piala Dunia Qatar yang dimulai akhir tahun ini, tim Inggris di bawah asuhan Gareth Southgate secara mengejutkan tampil lebih buruk dibandingkan dengan tuan rumah dalam laga di Budapest itu. Bahkan bisa dibilang beruntung mengakhiri babak pertama dengan seri tanpa gol.

Tuan rumah terus menekan sampai mendapatkan ganjaran ketika Szoboszlai mengonversi tendangan penalti pada menit ke-66 setelah Zsolt Nagy dilanggar bek Chelsea Reece James. Keputusan penalti sempat diprotes para pemain Inggris.

Inggris kemudian balik menekan dalam upayanya menyamakan kedudukan. Tetapi mereka tidak dapat menciptakan peluang berarti sehingga memastikan kampanye Nations League mereka diawali dengan start yang mengecewakan.

Lawan berikutnya tim Inggris adalah Jerman yang sama-sama masuk Grup Tiga League A, demikian Reuters seperti dilansir dari Antara. Sementara itu, dalam pertandingan lainnya, tuan rumah Finlandia ditahan seri 1-1 oleh Bosnia and Herzegovina.

Finlandia unggul lebih dulu dari gol penalti ciptaan Teemu Pukki pada menit 45+1. Tuan rumah sempat menyangka mengakhiri laga itu dengan kemenangan. Namun, Smail Prevljak memupus harapan Finlandia dengan golnya pada menit 90+3.

Pertandingan lain, tim lemah Luksemburg secara mengejutkan menang 2-0 atas tuan rumah Lithuania berkat dua gol yang dilesakkan Danel Sinani pada menit ke-44 dan 78. Sedangkan Armenia menundukkan tamunya Republik Irlandia dengan kemenangan tipis 1-0 berkat gol Eduard Spertsyan pada menit ke-74. (*)

 

 

Reporter: Antara

Pengamat: Silaturahim KIB Untuk Menaikkan Posisi Tawar Politik

0
Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam (ANTARA/HO-Dokumen pribadi Arif Nurul Imam)

batampos – Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam menilai Silaturahim Nasional Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) merupakan upaya menaikkan posisi tawar politik untuk menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“Selain sebagai ajang konsolidasi, Silaturahim Nasional Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bisa kita baca sebagai sarana menaikkan daya tawar poros politik KIB,” kata Arif Nurul Imam di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, ketika dihubungi Minggu.

Poros politik ini dibentuk, lanjutnya, lantaran belum memiliki pasangan kandidat yang akan diusung pada Pemilihan Presiden (Pilres) 2024. Hal itu, katanya, tentu akan menjadikan koalisi ini menarik bagi tokoh potensial maju pada Pilpres 2024.

“Karena itu, silaturahim tersebut akan berdampak melonjaknya daya tawar politik di hadapan eksternal,” katanya.

Menurut Arif, dengan naiknya daya tawar politik tentu akan menguntungkan ketiga partai itu, yakni Golkar, PAN, dan PPP.

“Jika mereka sendiri-sendiri hanya akan dilirik sebelah mata, namun kalau bergabung dan telah memenuhi aturan mengusung pasangan calon pada Pilpres 2024, maka daya tawar politiknya melambung,” katanya.

Sebelumnya, Koalisi Indonesia Bersatu (KB) dibentuk setelah ketiga ketua umum partai politik ini, yakni Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa, dan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan sepakat membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Koalisi tersebut, papar dia, bertekad untuk mengawal keberhasilan Program Pembangunan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai tahun 2024.

Koalisi Indonesia Bersatu, tambahnya,  mendorong agar Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 bisa diikuti sekurangnya tiga pasangan calon presiden (capres). (*)

Reporter: Antara