batampos – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengingatkan pentingnya orang tua mengawasi anak dalam menggunakan media sosial. Sebab, tak sedikit kejahatan terjadi bermula dari dunia maya.
Hal itu menyusul terjadinya kasus pencabulan terhadap seorang anak perempuan berusia 12 tahun oleh 3 orang laki-laki di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, setelah berkenalan lewat media sosial Facebook.
’’Saya sangat geram dan sedih terhadap kekerasan seksual yang dialami anak usia 12 tahun di Natuna. Saya sangat mengharapkan, para orang tua dan pendidik dapat mengawasi anak dalam menggunakan internet,” kata Menteri PPPA Bintang Puspayoga.
Bintang mengatakan, anak usia 5–18 tahun merupakan pengguna aktif internet. Anak bisa menemukan informasi apa saja dari internet, baik yang positif dan negatif. Karena itu, anak perlu pendampingan dan pengawasan dari orang tua agar tidak tersesat dalam menyerap informasi.
Dia menegaskan, anak perlu mengerti informasi apa yang layak dikonsumsi, bagaimana melindungi data pribadi di internet, memilih dan memilah informasi yang benar dan baik, serta berguna bagi dirinya sendiri.
’’Kasus-kasus kekerasan seksual berbasis online sangat mendukakan kita semua, apalagi terjadi pada anak. Kekerasan seksual ini harus kita cegah bersama, jangan membiarkan anak menjadi konsumen konten negatif di internet. Perlu etiket berinternet bagi anak, dan saya harap orang tua menunjukkan kepeduliannya,” imbuhnya.
Sementara itu, Asisten Deputi Pelayanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus Kemen PPPA, Robert Parlindungan Sitinjak mengatakan, kasus pencabulan terhadap anak di Natuna terjadi pada Februari 2022. Namun baru terungkap saat ini setelah kakak dari korban melapor ke Polisi pada 12 Maret 2022.
Dari laporan ini kemudian terungkap satu per satu pelaku kekerasan seksual tersebut. Berdasarkan informasi dari Polres Natuna, peristiwa kekerasan seksual tidak terjadi pada waktu yang bersamaan oleh ketiga pelaku sekaligus, tetapi pada waktu yang berbeda dan pelaku yang berbeda. Salah satu dari tiga pelaku adalah masih berusia anak.
’’Korban saat ini tinggal bersama orang tuanya, dan sempat menarik diri dari sekolah karena mengalami trauma. UPTD PPA telah berkunjung dan berkoordinasi ke pihak sekolah korban terkait keberlanjutan pendidikan korban. Saat ini korban sudah mau kembali ke sekolah,” kata Robert. (*)
Ilustrasi. Penerapan kenaikan tarif parkir khusus di pusat perbelanjaan, perkantoran, mal dan bandara diperkirakan baru akan diterapkan pada Juli atau semester kedua 2022. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Pemberlakuan kenaikan tarif parkir khusus atau dalam kawasan diproyeksi berlaku pada Juli 2022 mendatang.
Saat ini Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam masih menunggu finalisasi regulasi dari pihak Provinsi Kepri.
Kepala Bapenda Batam, Raja Azmansyah, mengatakan, pihaknya berharap evaluasi yang dilakukan di tingkat provinsi bisa berjalan dengan baik.
Seperti diketahui, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) kenaikan tarif parkir khusus untuk roda dua naik dari Rp1.000 menjadi Rp 2.000.
Sedangkan untuk kendaraan roda empat, naik dari Rp 2 ribu menjadi Rp 4 ribu per jam.
”Harapannya memang secepatnya diterapkan. Karena sekarang ekonomi sudah kembali membaik dan diharapkan pasti ada dampak terhadap pendapatan pajak dari parkir khusus ini,” kata dia.
Ia menargetkan, penerapan target parkir khusus ini diharapkan paling lambat diterapkan di semester kedua tahun ini. Untuk itu, pihaknya berharap evaluasi yang dilakukan provinsi Kepri bisa berjalan dengan cepat.
Penerapan target parkir khusus ini diharapkan bisa mendongkrak capaian target pajak parkir. Tahun ini, parkir ditargetkan Rp 28 miliar.
Untuk itu, dengan penerapan tarif parkir khusus ini diharapkan bisa mendongkrak capaian yang sudah ditargetkan tahun ini.
”Target kita sudah naik tahun ini, dan penghitungan targetini dibuat dengan mempertimbangkan perubahan tarif parkir yang akan diterapkan tahun ini,” jelasnya.
Azmansyah mengungkapkan, tahun ini target pendapatan asli daerah (PAD) cukup tinggi. Sektor penghasil diharapkan bisa maksimal dalam mencapai target yang sudah ditetapkan tahun ini.
Berdasarkan data dan evaluasi yang dilakukan setiap bulannya terdapat beberapa sektor yang memang memerlukan usaha yang lebih kuat untuk mencapai target capaian.
Untuk hasil, capaian parkir tepi jalan masih rendah. Tahun ini, Dinas Perhubungan (Dishub) ditargetkan Rp 40 miliar.
Sedangkan capaian masih rendah. Sehingga, membutuhkan upaya yang lebih besar untuk mencapai target.(*)
batampos- Akibat memblukdanya arus penumpang kapal antarpulau seiring dengan berakhirnya musim liburan, sejumlah warga Karimun tak dapat tiket kapal antarpulau, Minggu (8/5).
Penumpang yang hendak berangkat ke Batam usai Rayakan Imlek di Tanjungbatu
Seorang calon penumpang kapal tujuan Kota Batam di pelabuhan Tanjungbatu, Kundur Rinto mengaku tak bisa berangkat karena kapasitas kapal sudah penuh. Padahal Rinto antre sejak pagi di loket penjualan tiket di pelabuhan tersebut.
Ia yang baru saja menghabiskan mudik di kampung halaman di Kecamatan Ungar itu hendak kembali bekerja sebagai karyawan swasta di Batam.
“Tak dapat tiket sebab kapal penuh, jadi terpaksa berangkat besok,” kata Rinto.
Calon penumpang lainnya Riko juga tak bisa berangkat ke Dapur Enam, Kecamatan Galang, Batam karena tak dapat jatah tiket.
Ia diminta pihak agen tiket kapal menunda keberangkatan Senin (9/5), karena arus balik mudik pada hari itu diprediksi sudah mulai longgar.
“Informasi dari agen kapal, hari ini diperkirakan jadi puncak arus balik mudik, karena besok pegawai negeri/swasta sudah mulai masuk kerja,” ujar Riko.
Sedangkan calon penumpang lainnya tujuan Kota Tanjungpinang Ali memilih berangkat Senin (9/5) untuk menghindari kepadatan penumpang arus balik mudik hari ini.
Ia dengan keluarga yang melakukan mudik di Kecamatan Ungar, bahkan telah memesan tiket keberangkatan kapal sehari sebelumnya.
“Tiket sudah ada, tinggal berangkat saja besok. Sampai Tanjungpinang langsung masuk kerja,” kata Ali yang seorang karyawan swasta tersebut.
Berdasarkan informasi dari agen penjualan tiket kapal tujuan Tanjungpinang bahwa dua kapal telah disiapkan untuk mengantisipasi apabila penumpang masih padat untuk jadwal keberangkatan besok.
Dari penelusuran ANTARA, situasi penumpang di pelabuhan penyeberangan antarpulau dan lintas provinsi di pelabuhan Tanjung Batu Kundur ramai sejak Minggu pagi.
Hingga sore hari tadi, para penumpang tampak berjibaku antre untuk mendapatkan tiket di depan loket penjualan tiket di pelabuhan tersebut. (*)
Tim Indonesia yang akan berlaga pada SEA Games 2021 Hanoi resmi dikukuhkan hari ini di Jakarta (8/5). (Antara Photo)
batampos – Tim Indonesia resmi berkekuatan 499 atlet pada SEA Games ke-31 Vietnam. Kemarin (8/5), kontingen Indonesia resmi dikukuhkan dalam acara yang digelar di Hall Basket, Senayan, Jakarta Pusat.
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali bersyukur Indonesia dapat berlaga dalam pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara itu. Sebab Indonesia masih berada dalam pandemi Covid-19.
“Kita bersyukur bahwa Indonesia masih bisa berpartisipasi dalam SEA Games ke-31 di Vietnam walaupun kita tahu bahwa sekarang masih dalam situasi pandemi. Tetapi sebagai tanda persahabatan kita dengan negara-negara Asia Tenggara, kita mengirimkan kontingen untuk ikut berlaga di dalam SEA Games ke-31 di Vietnam tahun ini,” kata Menpora dikutip dari Antara.
Menpora mengatakan pengiriman kontingen Indonesia ke SEA Games kali ini adalah pertama kali menggunakan paradigma baru. Yakni tentang pembinaan prestasi olahraga nasional setelah mendapatkan arahan dari Presiden RI pada peringatan Hari Olahraga Nasional yang ke-37 tahun 2020.
Saat itu Presiden Joko Widodo meminta review total tentang ekosistem pembinaan prestasi olahraga nasional. Arahan tersebut diwujudkan dengan perubahan Undang-Undang Olahraga. Yakni UU No 11 tahun 2022. Sebelumnya undang-undang itu sudah didahului dengan Perpres No 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional.
Salah satu pembeda SEA Games ke-31 dengan SEA Games ke-30, kata Menpora adalah terkait jumlah kontingen yang diberangkatkan.
Menurut Zainudin, jumlah kontingen yang diberangkatkan, baik atlet, ofisial, pendamping, jauh berkurang dari yang diberangkatkan pada SEA Games ke-30 Filipina pada 2019 lalu.
“Kira-kira berkurang hampir 50 persen. Tetapi kami meyakini bahwa yang diberangkatkan ini benar-benar akan bisa menunjukkan prestasi yang dibanggakan,” ucap Menpora.
“Kami tidak asal-asal mengirim atlet, kami tidak asal-asal memilih kontingen, tetapi semua atlet ini sudah sesuai dengan ukuran-ukuran ditentukan oleh tim review yang terdiri dari para akademisi, para praktisi, dan juga ada perwakilan KONI, dan Komite Olimpiade Indonesia di dalamnya,” lanjut politikus Partai Golkar tersebut.
Tim review, lanjut Menpora, mendiskusikan berdasarkan catatan, prestasi, track record, dan pertimbangan-pertimbangan lain yang dimiliki oleh atlet.
“Jadi, saya ingin menyatakan bahwa pengiriman kali ini Insha Allah kita upayakan seobjektif mungkin berdasarkan parameter dan ukuran-ukuran yang bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Menpora.
Sebanyak 93 atlet dari 32 cabang olahraga hadir pada upacara pengukuhan. Mereka mewakili 499 atlet yang akan bertanding. Adapun jumlah atlet kali ini lebih sedikit dibandingkan SEA Games sebelumnya di Filipina. Yakni 841 atlet dari 52 cabang olahraga.
Chef De Mission (CdM) Ferry Kono melaporkan ada 24 cabang olahraga yang akan berangkat. Sisanya sudah berangkat terlebih dahulu. Baru setelah itu, Ketum KOI mengukuhkan Tim Indonesia SEA Games ke-31 Vietnam 2021.
Dalam acara tersebut hadir pula Ketua Umum KONI Letjen TNI Purn Marciano Norman dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari. (*)
Ilustrasi. Salah seorang siswa SD di Kota Batam sedang mengecek suhu tubuhnya sebelum masuk ke sekolahnya. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam memberikan kesempatan sekolah swasta menerima siswa lebih awal pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini.
Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, mengatakan, kesempatan untuk menerima peserta didik lebih awal merupakan antisipasi, agar sekolah swasta bisa bertahan dan tidak menutup operasional sekolah mereka.
”Sekolah banyak. Namun kalau semua lari ke sekolah negeri, nanti swasta tutup. Akibatnya pendaftaran ke negeri semua, padahal daya tampung terbatas,” kata dia.
Menurutnya, jika sekolah swasta kesulitan mendapatkan siswa, maka kelanjutan operasional sekolah juga terkendala. Untuk saat ini, tidak sedikit sekolah yang bertahan meskipun muridnya tidak banyak.
”Kami apresiasi sekolah yang mampu bertahan. Untuk itu, jika semua ke sekolah negeri kasihan sekolah swasta, padahal niat mulia mereka untuk memajukan pendidikan di Batam sangat tinggi,” sebutnya.
Mengenai saya tampung sekolah negeri mulai SD dan SMP tahun ini, Hendri menjelaskan, pihaknya masih menghitung dan menunggu laporan dari masing-masing sekolah.
Nantinya pihak sekolah akan melaporkan berapa kelas yang bisa mereka tampung.
”Biasanya untuk SD mereka bisa tampung satu sampai dua kelas, dengan jumlah siswa per kelas mulai dari 28 orang dan maksimal 32 orang. Begitu juga dengan tingkat SMP biasanya buka dua hingga empat kelas,” jelasnya.
Beberapa sekolah yang baru dibangun juga belum memiliki jumlah ruang kelas yang banyak. Sebab, untuk tahap awal pembangunan masih mendasar dan terdiri dari beberapa kelas. Sebagian ruang kelas diisi siswa yang sebelumnya menumpang di sekolah lain.
”Jadi tetap saja daya tampung terbatas. Saya berharap pendaftar ke negeri tidak melebih kuota yang disediakan sekolah,” harap Hendri.
Ia menilai, jika jumlah satu kelas melebih kuota, maka akan berdampak terhadap optimalisasi dalam proses belajar mengajar. Kemampuan guru dalam mengajar dalam kelas juga berdampak terhadap efektivitas belajar.
”Kalau siswa kebanyakan nanti tidak maksimal serapan ilmu yang disampaikan. Untuk itu tidak ada salahnya jika orangtua memilih sekolah swasta,” imbuhnya.
Untuk kuota siswa serta rombongan belajar (rombel), juga masih dihitung. Berdasarkan data tahun lalu, tingkat SD menyediakan 314 rombel dengan total daya tampung mencapai 11.260 siswa.
Sedangkan untuk tingkat SMP berdasarkan data tahun lalu total rombel SMP negeri sebanyak 1.255 dengan total daya tampung mencapai 10.836 siswa.(*)
Barista menyiapkan kopi solong pesanan pelanggan. Kain penyaring menjadi alat penting yang tidak boleh sembarangan diletakkan. (Hendra Eka/Jawa Pos)
Dikaruniai kopi Gayo yang menggugah selera, masyarakat Aceh doyan ngopi sambil ngobrol. Kopi Solong menjadi salah satu yang favorit. Bahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai tiga kali memesannya.
FOLLY AKBAR, Banda Aceh
”BELUM datang ke Aceh kalau belum mencicipi kopi solong.” Ungkapan itu membuat animo pelancong terhadap kopi racikan Haji Nawawi tersebut selalu tinggi. Mereka ingin membuktikan kenikmatan kopi solong yang termasyhur.
Kepopuleran kopi solong juga membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) penasaran. Dalam tiga kali kunjungan kerja ke Banda Aceh, Jokowi memesan kopi solong. Memang, orang nomor satu Republik Indonesia (RI) itu belum sempat singgah ke kedai Nawawi untuk menikmati langsung kopi solong di sana. Namun, pesanan berulang dari sang presiden membuat Nawawi bangga.
”Ada pesan acara tol tiga kali,” kata Nawawi saat menerima Jawa Pos di kedainya pada awal Februari. Warung kopi dengan nama lengkap Kedai Kopi Solong Nawawi itu terletak di Jalan T. Iskandar No 13–14, Ulee Kareng, Banda Aceh. Itulah kedai pusat. Ada total enam cabang Kopi Solong di Banda Aceh.
Jokowi tiga kali memesan dapur portabel Kopi Solong. Nawawi memang menyediakan paket dapur portabel untuk mengakomodasi pesanan pelanggan di luar kedai. ”Satu paket 600 gelas,” terangnya.
Sebetulnya, lanjut Nawawi, beberapa tahun lalu Jokowi sempat mengagendakan kunjungan ke kedainya. Bahkan, Nawawi sudah dikontak staf istana. Namun, karena ada perubahan jadwal saat lawatan ke Banda Aceh, kunjungan ke Kopi Solong urung. Jokowi lantas hanya memesan kopi solong untuk dinikmati di luar kedai. Ya, dengan layanan dapur portabel itu.
Sebenarnya kopi solong itu apa? Bagaimana ceritanya bisa menjadi tenar dan legendaris? Menurut Nawawi, kopi solong kali pertama dikreasikan sang ayah yang bernama Muhammad Saman. Bisnis Kopi Solong berawal pada 1974. ”Saya generasi kedua. Hingga sekarang, masih saya kelola,” jelasnya.
Kopi solong lahir di kedai sederhana berupa bangunan semipermanen di emperan jalan. Jauh berbeda dengan keadaan kedai pusat yang sekarang. Ukuran ruang utamanya saja sekitar 8 x 15 meter. Belum lagi, jika ditambah area outdoor yang membentang hingga ke Jalan Kebun Raja, Banda Aceh.
Dari cerita Nawawi, Jawa Pos mengetahui bahwa Solong adalah nama panggilan Saman. Gara-garanya, ayah Nawawi itu berteman karib dengan seorang Tionghoa yang dipanggil Solong. Imbasnya, nama Solong malah kemudian identik dengan Saman. Sejak masih muda hingga sekarang. Kopi solong berarti kopi yang dijual Solong.
Nawawi mulai mengambil alih kendali Kopi Solong pada 1982. Dia mendapatkan ilmunya secara langsung dari sang ayah. Bermula dari hanya membantu, Nawawi lantas memberanikan diri untuk mengelola kedai secara penuh. Sejak saat itulah dia memegang komando Kopi Solong.
Fasad kedai dengan tulisan Solong Coffee memudahkan pengunjung dari luar kota menemukan alamat. (Hendra Eka/Jawa Pos)
Langkah pertama yang Nawawi lakukan adalah membuat bangunan permanen. Tujuannya adalah pelanggan yang kian hari kian banyak tetap nyaman menikmati kopi sambil berbincang di warungnya.
Sama seperti saat masih dipegang ayahnya, Nawawi pun hanya menggunakan biji kopi robusta untuk membuat kopi solong. ”Andalan kami tetap robusta,” ujarnya.
Namun, seiring dengan berjalannya waktu dan meluasnya pasar penikmat kopi, Nawawi pun menggunakan biji kopi arabika. Ada tiga varian arabika yang dia racik menjadi kopi solong. Yakni, arabica peaberry atau kopi lanang, arabica wine, dan arabica specialty.
Dari semua jenis itu, yang paling disukai pelanggan tetaplah yang jenis robusta. Khususnya yang dipadukan dengan susu kental manis dan gula. Namanya sanger. Sanger adalah minuman kopi khas Aceh. Jika dilihat tampilan fisiknya, sanger tidak berbeda dengan kopi susu. Namun, aroma dan rasa sanger lebih kuat. Sanger lebih pahit ketimbang kopi susu.
Karena ngopi selalu identik dengan ngobrol, Kopi Solong juga menyajikan banyak kudapan. Beberapa di antaranya khas Aceh. Misalnya, kue srikaya, bingkang, kue lapis, timphan, dan pulut.
Ada pula menu makan berat di Kopi Solong. Bukan olahan Nawawi dan timnya, melainkan sajian dari para pedagang makanan di area kedai. Kopi Solong membiarkan para pedagang makanan mangkal di sana. Dengan demikian, para pelanggan warung bisa dengan mudah memesan dagangan mereka jika lapar. Ada nasi goreng, mi Aceh, martabak, sate daging bebek, hingga nasi kambing. Menariknya, semua pembayaran bisa dilakukan kolektif di kasir Kopi Solong.
”Penjualan mulai pesat pascatsunami,” kata Nawawi. Juga, setelah media memviralkan pesanan kopi Jokowi.
Dalam sehari, kedai pusat Kopi Solong bisa menjual sekitar 1.000 cangkir. Per cangkirnya, Nawawi mematok harga Rp 6.000 sampai Rp 20 ribu. Menu minuman dengan harga termurah adalah kopi robusta pancong. Sebaliknya, yang paling mahal adalah arabica peaberry susu dingin.
Nawawi mengungkapkan, sebelum pandemi, kedai pusat bisa menjual lebih dari 1.000 cangkir kopi. ”Kalau nggak Covid, ramai sekali. Sekarang tamu paling berasal dari Sumut. Kalau dari Jakarta, sedikit. Event juga nggak pernah ada lagi di Aceh,” keluhnya.
BUT FIRST, COFFEE: Secangkir kopi solong siap mengalirkan energi positif kepada para penikmatnya sejak seruputan pertama. (Hendra Eka/Jawa Pos)
Apa resep Nawawi mempertahankan bisnisnya? Jawabannya adalah kualitas. Kualitas yang terjaga adalah kunci bisnis yang sukses. Terkait dengan bahan baku, Nawawi tidak mau kompromi. Semuanya dia ambil langsung dari Gayo. Untuk menjamin kualitasnya, Nawawi hanya membeli biji kopi grade 1 atau level yang terbaik.
Setelah itu, Nawawi memperlakukan biji-biji kopi tersebut dengan baik. Mulai proses jemur, sortir, goreng/sangrai dengan bara api kecil, hingga giling.
Untuk meraciknya, Kopi Solong masih menggunakan metode tradisional. Caranya adalah meletakkan bubuk kopi pada saringan kain tipis. Selanjutnya, dengan tambahan air panas, hasil perahan bubuk kopi itu dipindah-pindahkan dari satu wadah ke wadah lain. Dengan begitu, ampas kopi yang tertinggal di dalam gelas sangat sedikit. Namun, kekuatan kopi Gayo tetap tidak hilang.
Kini Kopi Solong memiliki total tujuh kedai. Semuanya laris manis. ”Saya dua (kedai, Red). Adik saya tiga, adik saya lagi dua. Semua di Banda Aceh. Pengin buka di luar kota, tapi saya sudah nggak kuat lagi,” terang Nawawi.
Tahun ini usia Nawawi mencapai 63 tahun. Dia pun sudah memikirkan regenerasi alias penerus bisnis. Rencananya, anak sulung yang meneruskan usaha Kopi Solong. ”Anak saya dua dokter spesialis, yang ketiga dokter umum. Nanti yang paling tua meneruskan,” tandasnya.
Jonatan Christie membawa Indonesia unggul 2-1 atas Singapura dalam laga perdana Grup A Thomas Cup 2022. (Humas PP PBSI)
batampos – Indonesia sempat tertinggal 0-1 melawan Singapura pada laga perdana Grup A Piala Thomas 2022. Untung saja, Indonesia berhasil bangkit dan memukul Singapura dengan skor telak 4-1.
Dalam laga di Impact Arena, Bangkok, Minggu (8/5), Jonatan Christie meraih kemenangan penting. Jonatan mengalahkan tunggal kedua Singapura Jason Teh. Jonatan menang dalam dua game dengan skor 21-19 dan 21-13.
Sempat kesulitan pada game pertama, Jonatan tampil jauh lebih baik pada game kedua. Dia mengunci kemenangan dengan skor cukup nyaman dalam tempo 45 menit.
“Pada game pertama, pola pikir saya masih seperti main di Kejuaraan Asia di Manila lalu yang anginnya cukup keras. Jadi saat menang angin, pukulan-pukulan saya kurangi powernya. Ternyata malah serba tanggung dan justru mengenakan lawan karena embusan angin di sini tak sekencang di Manila lalu,” ucap Jonatan dikutip dari siaran pers PP PBSI.
“Di game kedua, saya sudah lebih fleksibel, tahu mengantisipasi soal angin. Pukulan kencang saya pun, tidak takut keluar. Saya bisa pegang kendali permainan dan bisa memenangkan pertandingan,” kata Jonatan lagi.
Indonesia sendiri tidak menjalani start yang baik dalam laga ini. Indonesia awalnya tertinggal 0-1. Tunggal pertama Indonesia Anthony Sinisuka Ginting dikalahkan juara dunia 2021 Loh Kean Yew dalam dua game langsung dengan skor 13-21 dan 14-21. Pertandingan tersebut berjalan cukup cepat, hanya 37 menit saja.
Pada awal game pertama, Ginting selalu tertinggal jauh. Yakni mulai posisi 2-7 dan 9-13. Ginting sempat memperpendek kedudukan hanya satu poin saja dalam kedudukan 12-13.
Tetapi sayang, ketika mencoba mengejar, Ginting gagal memanfaatkan momentum. Saat memimpin 16-13, Loh mencetak lima angka beruntun untuk langsung mengunci game pertama dalam kedudukan 21-13.
Pada game kedua, Ginting juga tak mampu bangkit. Dia tertinggal jauh dalam posisi 6-12. Sama dengan game pertama, Ginting mencoba menyusul dan memperpendek kedudukan dalam situasi 12-14. Sayang, setelah itu, dia banyak melakukan kesalahan dan akhirnya kandas dengan skor 14-21.
“Saya kecewa juga tidak bisa mempersembahkan angka pertama dalam pertandingan lawan Singapura di Piala Thomas. Saya sudah mencoba yang terbaik dan memberikan hasil yang maksimal,” ucap Ginting dikutip dari siaran pers PP PBSI.
“Loh Kean Yew dari pertama memang bermain lebih nge-push, serta mengontrol tempo permainan. Dia juga cepat bisa membaca strategi saya. Dia terus menekan,” kata Ginting lagi.
“Sebenarnya di game kedua, saya sudah berusaha keluar untuk meredam kecepatannya, tetapi lawan memang sudah menemukan pola permainan terbaiknya. Saya sendiri juga masih kurang konsisten,” lanjut Ginting.
Untung saja, setelah kekalahan Ginting, Indonesia mampu menyapu bersih empat pertandingan sisa. Indonesia bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.
Fajar/Rian sukses mengandaskan Terry Hee/Loh Kean Hean dalam rubber game dengan skor 21-14, 19-21, dan 21-12.
Setelah kemenangan Jonatan, juara All England 2022 Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri memastikan kemenangan Indonesia dengan skor 3-1. Bagas/Fikri sukses mengalahkan ganda Singapura Danny Bawa Chrisnanta/Jun Liang Andy Kwek dalam dua game langsung dengan skor 24-22 dan 21-14.
Pada pertandingan kelima, tunggal ketiga Shesar Hiren Rhustavito mengandaskan Jia Wei Joel Koh dengan skor nyaman 21-16 dan 21-7.
Malam ini (9/5), Indonesia akan menjalani partai berat. Yakni berhadapan dengan tuan rumah Thailand. (*)
Ilustrasi. Cuaca mendung disertai hujan terlihat di kawasan Batamcenter dan sekitarnya. BMKG memprediksi bulan Mei menjadi puncak hujan di Provinsi Kepri. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos
batampos – Mei menjadi masa puncak hujan pertengahan tahun di Provinsi Kepri, salah satunya di Kota Batam. Hal itu menyebabkan intensitas hujan menjadi lebih sering dibanding bulan-bulan lainnya.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Stamet Hang Nadim, Suratman, mengatakan, bulan Mei jadi salah satu puncak hujan di wilayah Kepri. Namun, karena pengaruh siklon di wilayah selatan Khatulistiwa, menyebakan potensi hujan tertarik ke wilayah selatan.
”Intensitas hujan lebih sering dan besar. Kepri juga wilayah yang sangat berpengaruh terhadap iklim regional, dimana potensi hujan saat ini tertarik ke wilayah selatan,” terangnya.
Meski begitu, lanjut Suratman, potensi hujan di wilayah Kepri masih besar. Namun, untuk intensitasnya bersifat lokal.
”Dua hari ke depan, prakiraan cuaca berawan. Kemungkinan hujan juga ada, sifatnya lokal dan ringan hingga sedang,” jelasnya.
Disinggung kecepatan angin, menurut Suratman, bergantung pada lebat atau tidaknya hujan. Jika hujan lebat, maka angin akan berhembus cukup kencang.
”Untuk potensi puting beliung kecil, karena ini bukan waktu peralihan, melainkan puncak hujan. Jika terjadi pun itu kemungkinan kecil,” jelasnya.
Lalu untuk gelombang di laut, lanjut Suratman, masih bisa dikatakan normal. Alur pelayaran juga tak terganggu dengan kondisi cuaca saat ini.
”Gelombang di laut normal, bahkan bisa dikatakan kecil,” pungkas Suratman.(*)
Suasana di Bandara Hang Nadim pada hari terakhir libur Lebaran Idul Firti, Minggu (8/5). F-Cecep-Mulyana
batampos – Arus penumpang diakhir libur lebaran Idulfitri 1443 H di Bandara Hang Nadim Batam padat, Minggu (8/5) masih terlihat padat. Namun, untuk puncak arus balik penumpang sudah terjadi pada Sabtu (7/5) dengan jumlah penumpang mencapai 14.445 orang.
Pantauan Batam Pos, ratusan orang terlihat memadati ruangan keberangkatan maupun kedatangan bandara. Bahkan sanak keluarga dari penumpang pun memadati area bandara untuk mengantar atau menjemput.
Rosma, warga Batuaji mengaku sudah datang sejak pukul 15.00 WIB untuk menunggu kedatangan saudaranya dari Surabaya sekitar pukul 17.00 WIB. Menurut dia, saudaranya itu baru pertama kali ke Batam, sehingga harus ditunggui.
“Takutnya nyasar. Awalnya saya pikir sampai Batam jam 3, ternyata jam 3 baru pesawat dari Surabaya, sampai sini jam 5,” terang Rosma.
Sementara, GM Bubu Hang Nadim Batam,Bambang Soepriyono mengatakan, arus penumpang pada hari Minggu memang masih padat. Namun jumlahnya tak seramai pada Sabtu.
“Kemungkinan jumlah penumpang hari ini (Minggu, red) menurun dibanding hari Sabtu yang mencapai 14.445 orang. Untuk data hari ini (kemarin, red) belum keluar,” ujar Bambang Minggu sore.
Dijelaskannya, arus penumpang juga dapat dilihat dari kepadatan penumpang pada Minggu pagi. Jauh berbeda dengan Sabtu pagi yang sangat padat, baik di keberangkatan maupun kedatangan.
“Jadi, dapat dipastikan puncak arus balik penumpang pada Sabtu. Jumlah penumpang tertinggi, bahkan diluar perkiraan. Jumlahnya juga lebih besar dibanding puncak arus mudik yang hanya 14.037 penumpang,” jelas Bambang.
Untuk jumlah total maskapai baik kedatangan maupun keberangkatan yakni 82 penerbangan. Terdirii dari 41 keberangkatan dan 41 kedatangan.
“Untuk extra flight ada dua tujuan yakni Padang dan Pekanbaru,” pungkasnya. (*)
Komang Ayu saat tampil di nomor tunggal putri Uber Cup 2022 melawan Qi Xuefei dari Prancis di Bangkok, Thailand (8/5). (PBSI)
batampos – Timnas bulu tangkis Indonesia sukses menyapu bersih kemenangan 5-0 atas Prancis pada pertemuan di babak penyisihan Grup A Piala Uber 2022 di Bangkok, Thailand.
Pebulu tangkis tunggal putri Bilqis Prasista menjadi wakil terakhir yang mengemas kemenangan kelima bagi Skuad Merah Putih setelah mengalahkan Yaelle Hoyaux 17-21, 21-14, 21-18.
“Di gim pertama anginnya lumayan kencang, jadi agak sulit untuk mencocokkan pukulan. Tadi sebenarnya juga sudah sempat (skor) imbang, tapi di akhir malah eror sendiri,” kata Bilqis soal pertandingannya di Impact Arena Bangkok, Thailand, Minggu (8/5).
Bilqis mengaku agak tegang saat tampil menghadapi pebulu tangkis peringkat ke-69. Bukan karena gentar dengan kemampuan lawannya, tapi lebih dikarenakan berlaga di Piala Uber untuk pertama kalinya.
Meski sebelumnya Bilqis sudah sempat mengikuti Kejuaraan Beregu Asia (BATC), namun putri dari pasangan legenda bulu tangkis Joko Suprianto dan Zelin Resiana ini menilai Piala Uber punya level yang berbeda.
“Lebih banyak pemain top yang ikut. Di sini mau jadi pengalaman dan ingin ketemu pemain dunia, ingin membuktikan kalau saya bisa. Kapan lagi bisa diberi kesempatan untuk main di sini,” katanya.
Berkaca dari rubber game hari ini, atlet tunggal putri peringkat ke-332 mengaku akan mengevaluasi permainannya sebagai persiapan jika kembali diturunkan menghadapi tim Jerman hari Selasa. “Evaluasi untuk selanjutnya kalau main harus lebih sabar lagi, lalu antisipasi angin juga yang tak kalah penting,” ungkap Bilqis.
Berikut hasil pertandingan Piala Uber Indonesia vs Prancis:
Tunggal Putri
Komang Ayu Cahya Dewi vs Qi Xuefei 22-20, 19-21, 21-18
Ganda putri
Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi vs Vimale Heriau/Margot Lambert 21-13, 27-25
Tunggal putri
Aisyah Sativa Fatetani vs Leonice Huet 12-21, 21-13, 21-15
Ganda putri
Nita Violina Marwah/Lanny Tria Mayasari vs Flavie Vallet/Emilie Vercelot 21-14, 21-11