Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 7630

2.927 Narapidana dapat Remisi Idul Fitri

0

batampos- 2.927 narapidana di Kepri yang beragama Islam mendapat remisi Idul Fitri 1443 H. 12 napi langsung bebas.

Proses pemimdahan napi dari Karimun ke Batam dikawal polisi. 2.927 napi beragama Islam tahun ini dapat remisi Idul Fitri

“Remisi khusus Idul Fitri 1443 Hijriah kepada 2.927 narapidana yang beragama Islam, 12 orang di antaranya bebas setelah menerima remisi itu,” kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kepri, Dwinastiti, Senin (2/5).

Remisi atau pemotongan masa tahanan yang diberikan kepada narapidana, variatif. Kementerian Hukum dan HAM membagi empat kelompok penerima remisi tersebut.

BACA JUGA: 314 Napi Rutan Karimun Diusulkan Dapat Remisi Idul Fitri

Kelompok pertama menerima remisi khusus itu selama 15 hari, sementara kelompok kedua sebulan. Kelompok ketiga menerima 1,5 bulan, dan kelompok keempat menerima remisi 2 bulan.

“Warga binaan yang menerima remisi itu berasal dari sembilan lembaga permasyarakatan dan rumah tahanan,” ucapnya.

Dwinastiti merincikan sebanyak 332 orang yang memperoleh remisi merupakan narapidana di Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Tanjungpinang, sedangkan 948 orang narapidana di Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Batam 948 orang.

“Satu dari 948 orang narapidana itu dinyatakan bebas setelah memperoleh remisi,” ungkapnya.

Ia menambahkan remisi diterima sebanyak 454 orang narapidana di Lembaga Permasyarakatan Narkotika Kelas IIA, dan lima orang di LPKA Kelas II Batam dan LPP Kelas IIB Batam sebanyak 162 orang. Sebanyak 551 orang narapidana menerima remisi, 11 orang di antaranya bebas setelah mendapatkan potongan tahanan itu.

Sebanyak 37 orang narapidana di Lembaga Permasyarakatan Kelas II Dabo Singkep, Kabupaten Lingga juga menerima remisi. Sebanyak 129 orang narapidana di Rumah Tahanan Kelas I Kota Tanjungpinang terima remisi.

“Remisi juga diberikan kepada 309 orang narapidana di Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun mendapatkan remisi,” ungkapnya. (*)

Reporter: antara

3 Tips Awasi Berat Badan Naik Usai Lebaran

0

batampos– Kita semua sudah tau makna puasa, yakni menahan lapar dan haus serta pengendalian diri. Makna pengendalian diri tersebut salah satunya dengan mengendalikan pola makan. Setelah menang menahan diri saat berpuasa, jangan sampai lupa diri ketika Lebaran dengan menyantap semua hidangan dalam porsi terlalu berlebihan. Ada 3 tips untuk mengatasi berat badan naik usai lebaran.

Ahli Spesialis Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Ari Fahrial Syam, mengatakan jangan sampai setelah Lebaran bobot tubuh malah melonjak tajam.

“Puasa adalah menahan makan dan minum. Puasa juga membawa makna adanya pengendalian diri. Dampak dari menahan makan dan mengendalikan makan adalah penurunan berat badan. Ingat bagaimana Islam menganjurkan kita untuk tidak berlebihan-lebihan,” katanya kepada wartawan baru-baru ini.

Pada saat puasa, kata dia, seharusnya kita bisa mengendalikan nafsu makan kita. Sehingga secara mudah kalau kita benar-benar melaksanakan puasa, berat badan menjadi patokan.

“Berat badan semestinya turun. Asupan makan yang kurang selama berpuasa akan menyebabkan asupan kalori berkurang dan hal ini akan berdampak pada penurunan berat badan. Sehingga bagi orang-orang yang berpuasa dan berat badannya tidak turun bahkan berat badannya naik, boleh disebutkan bahwa sebenarnya tidak melaksanakan puasa dengan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Bagaimana cara mencegahnya?

1. Cek Berat Badan

Cara untuk mencegah kenaikan berat badan, sederhana saja. Datang ke alat timbang berat badan dan ukur berat badan anda. Jika berat badan turun itu berarti anda telah melakukan puasa sesuai anjuran.

2. Kendalikan Kembali

Jika berat badan tetap atau bahkan naik berarti kita telah salah memaknai puasa, karena kita tidak melakukan pengendalian diri dalam hal mengonsumsi makan dan minum, padahal kita sudah dikasih kesempatan untuk mengatur makan. Maka saat Lebaran, cobalah untuk membatasi porsi dan mengendalikan diri sendiri. Jika tidak, maka pasca Lebaran berat badan kita akan naik berlebih-lebihan dan bahkan lebih parah daripada sebelum puasa Ramadhan.

3. Puasa Syawal

Dampak kita mengurangi makan, radikal bebas yang bersifat ‘racun’ akan menurun dan sebaliknya anti oksidan (anti racun) dalam tubuh kita akan meningkat. Masih ada waktu untuk memperbaiki dan menahan diri untuk tidak berlebih-lebihan dalam menkonsumsi makan dan minum. Untuk menahan godaan cukup besar di hari Lebaran, kita dianjurkan untuk puasa sunah Syawal sebagai upaya agar kita bisa tetap menjaga untuk selalu mengendalikan diri. (*)

Reporter: Jpgrup

Lampu Colok Khas Warga Desa Limau, Karimun Sambut Lebaran

0

batampos-Pemasangan lampu colok saat malam takbiran Lebaran masih terjaga di Karimun. Inilah yang terpantau di Desa Batu Limau, Karimun, Minggu (1/5) malam. Selain itu, tradisi pawai takbiran masih dilakukan walau sudah absen dua tahun akibat pandemi covid.

Pawai takbir keliling dengan arak-arakan ratusan kendaraan yang mayoritas roda dua itu digelar setelah habis salat Isya hingga larut malam.

Para peserta takbir keliling dari berbagai kalangan usia antusias berkendara keliling kampung sembari mengumandangkan kalimat takbir Idul Fitri menggunakan pengeras suara.

Suasana malam takbiran makin meriah dengan adanya pemasangan lampu colok di sepanjang jalan dan tiap-tiap halaman depan rumah warga.

“Ini sudah jadi tradisi tahunan saat menyambut momen Lebaran,” kata salah satu tokoh masyarakat Batu Limau, Awang.

Ia mengaku bersyukur karena pada Lebaran 2022 ini takbir keliling kembali diperbolehkan setelah dibatasi pelaksanaannya selama dua tahun terakhir akibat pandemi COVID-19.

Malam takbir di Karimun dimeriahkan pawai keliling hingga lampu colok. f.antara

Di sisi lain, katanya, perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah lebih semarak karena pemerintah memperbolehkan masyarakat mudik, sehingga banyak warga yang pada Lebaran tahun sebelumnya tidak bisa pulang kampung, kini berbondong-bondong merayakan Hari Raya di Batu Limau.

“Tadi saya lihat, peserta takbir keliling jauh lebih ramai dibanding tahun lalu. Pemasangan lampu colok juga makin banyak, hampir di tiap-tiap sudut kampung ada pemandangan lampu colok hingga gapura,” kata Awang.

Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengajak masyarakat bersyukur sebab berkat kerja keras pemerintah, forkopimda, dan masyarakat dalam menangani pandemi, maka kini pemerintah mengizinkan kembali pelaksanaan takbir keliling bahkan mudik ke kampung halaman.

Kendati begitu, ia berpesan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan selama Lebaran agar tidak terjadi peningkatan kasus COVID-19 yang saat ini sudah jauh melandai.

“Tetap taati prokes, terutama memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan,” katanya.

Dia pun mengajak warga merayakan Lebaran dengan perbanyak rasa syukur, meningkatkan amal ibadah, dan tidak euforia berlebihan.

“Selamat merayakan Lebaran dengan keluarga dan sanak saudara. Semoga kita dipertemukan lagi dengan Ramadan hingga Lebaran tahun depan,” demikiann Ansar Ahmad. (*)

Reporter: antara

Gubkepri Ingatkan Masyarakat dalam Momen Lebaran agar Menyayangi dan Hormati Orangtua

0

batampos- Gubkepri Ansar Ahmad jadi khatib Shalat Id 1443 hijriah di Masjid An-Nur, Kavling Melati Dapur 12, Sagulung, Kota Batam, Senin (2/5). Dalam sambutannya, Ansar meminta masyarakat untuk selalu menyayangi dan menghormati kedua orang tua yang telah melahirkan, merawat dan membesarkan anak-anaknya.

“Ridho Allah terletak pada keridhoan kedua orangtua. Maka dari itu, sudah seharusnya kita sebagai anak senantiasa menyayangi dan menghormati para orangtua kita. Dengan harapan kita mendapatkan ridhonya agar Allah pun meridhoi setiap apapun yang kita lakukan,” kata Ansar saat menjadi khatib Shalat Id 1443 hijriah di Masjid An-Nur, Kavling Melati Dapur 12, Sagulung, Kota Batam, Senin.

Di momen lebaran ini, Ansar juga mengajak untuk menjadikan momen Idul Fitri untuk saling meminta maaf dan memaafkan. Menurutnya memberi maaf dan meminta maaf adalah dua hal yang sama-sama mulia untuk dilakukan.

“Semoga lebaran tahun ini menjadi momentum bagi kita semua untuk menuju lebih baik lagi. Dan sebagai Gubernur tentu saya mengajak seluruh masyarakat untuk sebaris dengan Pemerintah, guna mensukseskan pembangunan di Provinsi Kepri,” ucap Ansar.

Selesai melaksanakan khotbah, Gubernur Ansar langsung bersilaturahmi dengan masyarakat Kavling Melati Dapur 12 dan dihidangi lontong sayur oleh warga.

Setelah selesai bercengkerama dengan masyarakat Kampung Melati Dapur 12, Gubernur melanjutkan safari silaturahmi ke rumah Wakil Gubernur Kepri Hj. Marlin Agustina dan Walikota Batam H. Muhammad Rudi dan diakhiri bersilaturahmi di kediaman tokoh masyarakat Kepri H. Soerya Respationo.

BACA JUGA: Tradisi Rebus Ketupat Lebaran dengan Tungku masih Bertahan di Desa Batu Limau, Karimun

Ansar menjelaskan, silaturahmi ini adalah sebuah hal yang wajib dilakukan bagi setiap Muslim kepada Muslim lainnya, apalagi saat momen lebaran seperti saat ini.

“Hari ini adalah hari kemenangan bagi umat Muslim di seluruh penjuru dunia, setelah selama satu bulan kita berpuasa. Saya mengajak kita semua, mari kita memaknai kemenangan ini dengan saling bersilaturahmi satu dengan yang lainnya. Bahwa kemenangan yang hakiki adalah bagaimana kita mampu mengendalikan diri dari nafsu dan amarah,” ujar Ansar. (*)

Reporter: antara

 

Ansar Ahmad Ajak Warga Sayangi Orang Tua di Momen Lebaran

0
322C884E 9188 4C01 A94E E7C6CDB3A979
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad saat silaturahmi dengan warga di Batam. (ANTARA/ HO-Pemprov Kepri)

batampos – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad ingatkan masyarakat untuk selalu menyayangi dan menghormati kedua orang tua yang telah melahirkan, merawat dan membesarkan anak-anaknya.

“Ridho Allah terletak pada keridhoan kedua orang tua. Maka dari itu, sudah seharusnya kita sebagai anak senantiasa menyayangi dan menghormati para orangtua kita. Dengan harapan kita mendapatkan ridhonya agar Allah pun meridhoi setiap apapun yang kita lakukan,” kata Ansar saat menjadi khatib Shalat Id 1443 hijriah di Masjid An-Nur, Kavling Melati Dapur 12, Sagulung, Kota Batam, Senin.

Di momen lebaran ini, Ansar juga mengajak untuk menjadikan momen Idul Fitri untuk saling meminta maaf dan memaafkan. Menurutnya memberi maaf dan meminta maaf adalah dua hal yang sama-sama mulia untuk dilakukan.

“Semoga lebaran tahun ini menjadi momentum bagi kita semua untuk menuju lebih baik lagi. Dan sebagai Gubernur tentu saya mengajak seluruh masyarakat untuk sebaris dengan Pemerintah, guna mensukseskan pembangunan di Provinsi Kepri,” ucap Ansar.

Selesai melaksanakan khotbah, Gubernur Ansar langsung bersilaturahmi dengan masyarakat Kavling Melati Dapur 12 dan dihidangi lontong sayur oleh warga.

Setelah selesai bercengkerama dengan masyarakat Kampung Melati Dapur 12, Gubernur melanjutkan safari silaturahmi ke rumah Wakil Gubernur Kepri Hj. Marlin Agustina dan Walikota Batam H. Muhammad Rudi dan diakhiri bersilaturahmi di kediaman tokoh masyarakat Kepri H. Soerya Respationo.

Ansar menjelaskan, silaturahmi ini adalah sebuah hal yang wajib dilakukan bagi setiap Muslim kepada Muslim lainnya, apalagi saat momen lebaran seperti saat ini.

“Hari ini adalah hari kemenangan bagi umat Muslim di seluruh penjuru dunia, setelah selama satu bulan kita berpuasa. Saya mengajak kita semua, mari kita memaknai kemenangan ini dengan saling bersilaturahmi satu dengan yang lainnya. Bahwa kemenangan yang hakiki adalah bagaimana kita mampu mengendalikan diri dari nafsu dan amarah,” ujar Ansar. (*)

Reporter: Antara

6.771 WBP Riau Dapat Remisi Khusus Idul Fitri 2022

0
Sebanyak 6.771 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di 16 Lapas dan Rutan di Riau mendapat remisi khusus Idul Fitri 2022. Foto Antara/HO-Humas Kanwil Kemenkumham Riau. (Antara)

batampos –  Sebanyak 6.771 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di 16 lapas dan rutan di Riau mendapat remisi khusus Idul Fitri 2022, yakni pengurangan masa hukuman yang diberikan kepada warga binaan beragam Islam pada setiap lebaran.

Remisi diberikan serentak se-Riau diberikan kepada WBP yang telah memenuhi syarat, yaitu harus berkelakuan baik yang dibuktikan tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurun waktu enam bulan terakhir, sudah membayar lunas denda dan uang pengganti bagi napi tipikor, serta mengikuti program pembinaan di lapas dan rutan.

“Terdapat dua jenis remisi yang diberikan, yaitu RK I adalah pengurangan masa hukuman biasa dan RK II, dimana WBP bisa langsung bebas setelah mendapatkan remisi,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Mhd Jahari Sitepu, dalam keterangannya kepada media di Pekanbaru, Senin.

Ia mengatakan, besaran RK keagamaan adalah 15 hari bagi yang telah menjalani pidana selama 6 sampai 12 bulan, dan 1 bulan bagi yang telah menjalani pidana selama 12 bulan atau lebih, dan maksimal didapat adalah 2 bulan.

Ia menyebutkan, napi yang telah menjalani hukuman selama 6 sampai 12 bulan akan memperoleh remisi 15 hari. Sedangkan napi yang telah menjalani 12 bulan atau lebih, pada tahun kedua hingga ketiga, memperoleh Remisi 1 bulan. Sedangkan pada tahun keempat dan kelima masa pidana memperoleh Remisi 1 bulan 15 hari.

“Tahun keenam dan seterusnya mendapat remisi 2 bulan,” katanya.

Ia merinci sebanyak 6.740 Napi mendapatkan RK I dan 31 orang mendapat RK II atau bisa langsung bebas di hari nan fitri ini. Sedangkan Rutan Kelas I Pekanbaru menjadi lapas/rutan yang WBP paling banyak menerima RK I, yaitu sebanyak 983 orang.

Kemudian Lapas Kelas II A Bangkinang sebanyak 905 orang dan Lapas Kelas II A Pekanbaru sebanyak 817 orang. Untuk penerima RK II, WBP Lapas Kelas II A Bengkalis menjadi yang terbanyak yaitu 10 orang.

Berikutnya Rutan Kelas I Pekanbaru sebanyak 7 orang dan Lapas Kelas II A Pekanbaru sebanyak 6 WBP.

Dari 6.771 WBP yang menerima remisi tersebut, sebanyak 3.830 orang merupakan WBP kasus narkoba, sedangkan WBP kasus Tipikor yang mendapatkan emisi hanya 10 orang saja.

Dalam pemberian remisi ini, Kepala Kanwil Kemenkumham Riau memastikan prosesnya berjalan transparan dan bebas dari praktek pungutan liar, sebab setiap proses pelaksanaan pengusulan menggunakan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) secara otomatis.

“SDP akan otomatis mengusulkan remisi apabila narapidana tersebut memang telah memenuhi syarat. Begitu pula sebaliknya, sistem akan otomatis menolak. Masyarakat juga dapat berpartisipasi dalam proses pemberian remisi ini, apabila terdapat kecurangan bisa melaporkan ke saya langsung atau ke Call Center Kemenkumham Riau di nomor 081261331866,” ujarnya.

Jahari menjelaskan per 01 Mei 2022, total warga binaan pemasyarakatan pada seluruh lapas/rutan yang berada di lingkungan Kanwil Kemenkumham Riau tercatat sebanyak 13.403 orang.

Sedangkan kapasitas kamar hunian Lapas dan Rutan di Riau sebanyak 4.300 orang, artinya telah terjadi kelebihan hunian sebanyak 311 persen dari kapasitas yang seharusnya.

“Selamat bagi WBP yang mendapatkan remisi, semoga dapat memotivasi menjadi manusia yang lebih baik lagi. Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1443 H juga buat kita semua. Mohon maaf lahir dan batin,” kata Kakanwil Kemenkumham Riau.  (*)

Reporter: Antara

Idul Fitri di Singapura Selasa, 3 Mei 2022

0

batampos- Idul fitri di Singapura jatuh pada Selasa (3/5/2022). Hal ini sesaui dengan pengumuman Majlis Ugama Islam Singapura (Islamic Religious Council of Singapore).

Seiring menurunnya kasus Covid-19, masjid di Singapura mulai menawarkan lebih banyak ruang salat untuk salat Idul Fitri tahun ini.

Salat id sebelum pandami covid

Laporan Hindustan Times, Minggu (1/5), Majelis Agama Islam Singapura (Muis) bersama dengan sektor masjid membuka loket pemesanan slot salat Ied sejak 28 April 2022 pukul 10.00 WIB. Salat akan dilakukan di 66 dengan total 153.250 ruang.

Setiap masjid akan melakukan setidaknya dua sesi salat Hari Raya. Sesi pertama akan dilaksanakan pada pukul 07.30 hingga 08.15, dan sesi kedua pada pukul 8.45 hingga 09.30.

BACA JUGA: Tiga Negeri di Maluku Tengah Lebaran Idul Fitri Lebih Dulu

Dari 66 masjid tersebut, 15 masjid diperkirakan dihadiri lebih banyak jamaah, menawarkan sesi ketiga yang akan dimulai pukul 10.00 pagi hingga 10.45. Jamaah yang menghadiri sesi ketiga di masjid-masjid yang dipilih ini bisa salat tanpa harus memesan slot.

Berdasarkan pola kehadiran dan permintaan selama Ramadan, 60 masjid akan melayani jamaah pria dan wanita. Sementara 6 masjid akan melayani jamaah pria saja.

Muis juga mengimbau jamaah yang kurang sehat atau berhalangan hadir salat untuk membatalkan pemesanan agar yang lain bisa mendapatkan jatah. Pemesanan slot salat dapat dilakukan melalui aplikasi.

Dengan berbagai pilihan yang tersedia, Muis mendorong masyarakat untuk merencanakan sesi mana yang akan memberikan pengalaman yang nyaman bagi mereka. “Masyarakat harap mempertimbangkan pergi ke masjid yang tidak terlalu ramai yang terletak jauh dari lingkungan dan perumahan,” kata Muis. (*)

Reporter: jpgrup

Gubkepri Lepas Pawai Takbir Keliling di Tanjungpinang

0

batampos – Gubkepri Ansar Ahmad melepas Pawai Takbir Keliling Idul Fitri 1443 H / 2022 M Kota Tanjungpinang di Terminal Sei Carang, Bintan Center, Minggu, (1/5) malam. Acara tahunan Pemko Tanjungpinang dalam rangka menyambut Idul Fitri yang sempat absen 2 tahun akibat pandemi Covid-19 akhirnya diizinkan untuk diselenggarakan kembali.

Iring-iringan pawai takbir dilepas Gubernur Ansar dan Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma ditandai dengan kumandang takbir yang dipimpin Gubernur Ansar dan penabuhan bedug.

Ansar Ahmad melepas Pawai Takbir Keliling Idul Fitri 1443 H / 2022 M Kota Tanjungpinang di Terminal Sei Carang, Bintan Center, Minggu, (1/5) malam.

Gubernur Ansar menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Pemko Tanjungpinang karena dapat menggelar pawai takbir yang dinanti-nanti masyarakat ditandai dengan antusiasme peserta takbir dan masyarakat yang hadir meramaikan acara tersebut.

“Alhamdulllah dengan izin Allah SWT setelah kerja keras pemerintah, forkopimda, dan masyarakat, dapat mengendalikan pandemi dengan baik. Maka hari ini Pemerintah Pusat memberikan izin bagi setiap pemda untuk melaksanakan pawai takbir keliling, dengan protokol kesehatan yang baik tentunya” ujar Gubernur.

Kemudian Gubernur berpesan agar pawai takbir diikuti dengan baik dan khusyuk karena merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan. Juga agar semua pihak menjaga ketertiban dan keamanan.

“Beri contoh bahwa Umat Islam adalah umat yang Rahmatan Lil Alamin. Mudah-mudahan kesan Ramadhan akan memacu kita menghasilkan karya-karya terbaik untuk membangun Provinsi Kepri, khususnya Kota Tanjungpinang sebagai ibukota provinsi yg lebih baik” tutupnya.

Pawai Takbir Keliling Kota Tanjungpinang tahun ini diikuti oleh 73 peserta yang terdiri dari perwakilan kecamatan, kelurahan, dan OPD Kota Tanjungpinang.

Ikut melepas takbir keliling kali ini Sekdaprov Kepri Adi Prihantara, Asisten II Setdaprov Luki Zaiman, Para Staf Khusus Gubernur dan Kepala OPD Pemprov Kepri, Ketua TP-PKK Kota Tanjungpinang, Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Forkopimpda Provinsi Kepri dan Kota Tanjungpinang, Ketua LAM Kota Tanjungpinang, tokoh agama serta tokoh masyarakat Kota Tanjungpinang. (*)

Pawai Takbiran Batam Meriah, Ada Mobil Hias dan Lampu Colok

0
pawai takbiran
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama dengan Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, melepas pawai takbiran yang dipusatkan di Dataran Engku Hamidah. Foto: Diskominfo untuk Batam Pos

batampos – Pawai takbiran yang dimulai di Dataran Engku Hamidah Jalan Raja Haji Fisabillilah berlanung meriah.

Pawai takbiran dilepas langsung oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama dengan Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin.

Kegiatan tersebut diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan se-Kota Batam hingga perwakilan masjid dan musala.

“Pada malam hari ini, sama-sama mengakhiri puasa besok Bulan Syawal. Kota Batam menggelar malam takbiran se-Kota Batam sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri dan itu diperbolehkan dan menjaga protokol kesehatan,” ucapnya.

Pemko Batam dua tahun tidak melaksanakan kegiatan ini. Ia bersyukur kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat Kota Batam.

“Kegiatan ini kita ingin merayakan kemenangan puasa 29 hari yang telah berlalu. muda-mudahan puasa kita mendapat pahala ganjaran dari Allah, peserta pawai selamat berangkat dan kembali ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Rudi mengajak masyarakat untuk melaksanakan Shalat Idulfitri 1443 Hijriah seluruh titik yang telah ditentukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga niat baik kita dijabah Allah dan Covid tidak menyerang kita dan ekonomi bangkit,” katanya.

Malam takbiran itu juga dimeriahkan dengan adanya tradisi Melayu lampu colok dan penampilan grup religi Malaykustik

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, antusias menyambut atraksi yang kembali digelar.

Ardi mengatakan, dalam malam 1 Syawal tersebut, Disbudpar Kota Batam menampilkan sesuatu yang berbeda yakni lampu colok.

Adapun makna yang terkandung dalam lampu yakni ikut bergembira menyambut Hari Raya Idulfitri.

“Lampu colok ini dipasang jelang tiga hari lebaran sampena malam Lailatul Qadar,” katanya.

Bahan membuat lampu colok yakni sumbu, minyak tanah, dan bekas kaleng minuman.

“Adanya lampu colok ini mengingatkan kita merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Ada anak-anak main petasan juga,” ujarnya.

Kegiatan ini ada penampilan spesial dari Malaykustik salah satu band religi Kota Batam.

“Malaykustik menampilkan lagu-lagu spesial hari raya,” terangnya.

Ardi menyampaikan, kedepannya kegiatan ini akan menjadi kegiatan kepariwisataan yang dikemas secara menarik.

“Tak hanya lampu colok kita nanti tampilkan lagi tradisi Melayu yang lainnya,” ucapnya.(*)

Pawai Takbiran Batam Meriah, Ada Mobil Hias dan Lampu Colok

0
pawai takbiran
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama dengan Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, melepas pawai takbiran yang dipusatkan di Dataran Engku Hamidah. Foto: Diskominfo untuk Batam Pos

batampos – Pawai takbiran yang dimulai di Dataran Engku Hamidah Jalan Raja Haji Fisabillilah berlanung meriah.

Pawai takbiran dilepas langsung oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama dengan Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin.

Kegiatan tersebut diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan se-Kota Batam hingga perwakilan masjid dan musala.

“Pada malam hari ini, sama-sama mengakhiri puasa besok Bulan Syawal. Kota Batam menggelar malam takbiran se-Kota Batam sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri dan itu diperbolehkan dan menjaga protokol kesehatan,” ucapnya.

Pemko Batam dua tahun tidak melaksanakan kegiatan ini. Ia bersyukur kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat Kota Batam.

“Kegiatan ini kita ingin merayakan kemenangan puasa 29 hari yang telah berlalu. muda-mudahan puasa kita mendapat pahala ganjaran dari Allah, peserta pawai selamat berangkat dan kembali ke rumah masing-masing,” ujarnya.

Rudi mengajak masyarakat untuk melaksanakan Shalat Idulfitri 1443 Hijriah seluruh titik yang telah ditentukan dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Semoga niat baik kita dijabah Allah dan Covid tidak menyerang kita dan ekonomi bangkit,” katanya.

Malam takbiran itu juga dimeriahkan dengan adanya tradisi Melayu lampu colok dan penampilan grup religi Malaykustik

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, antusias menyambut atraksi yang kembali digelar.

Ardi mengatakan, dalam malam 1 Syawal tersebut, Disbudpar Kota Batam menampilkan sesuatu yang berbeda yakni lampu colok.

Adapun makna yang terkandung dalam lampu yakni ikut bergembira menyambut Hari Raya Idulfitri.

“Lampu colok ini dipasang jelang tiga hari lebaran sampena malam Lailatul Qadar,” katanya.

Bahan membuat lampu colok yakni sumbu, minyak tanah, dan bekas kaleng minuman.

“Adanya lampu colok ini mengingatkan kita merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Ada anak-anak main petasan juga,” ujarnya.

Kegiatan ini ada penampilan spesial dari Malaykustik salah satu band religi Kota Batam.

“Malaykustik menampilkan lagu-lagu spesial hari raya,” terangnya.

Ardi menyampaikan, kedepannya kegiatan ini akan menjadi kegiatan kepariwisataan yang dikemas secara menarik.

“Tak hanya lampu colok kita nanti tampilkan lagi tradisi Melayu yang lainnya,” ucapnya.(*)