batampos – Empat orang pengunjung di dua objek wisata di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) ditemukan meninggal dunia pada hari kedua lebaran, Selasa (3/5). Diduga, mereka tewas karena tidak bisa berenang sehingga hanyut dan tenggelam, dikutip dari Antara.
Ketua Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat Rida Warsa, di Simpang Empat, Rabu (4/5) pagi, mengatakan keempat pengunjung itu ditemukan sudah meninggal dunia pada Selasa sore.
“Selasa malam keempat korban sudah berada di rumah duka,” katanya lagi.
Ia mengatakan tiga orang korban itu ditemukan di objek wisata Pantai Sikabau Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka adalah pria inisial F, 42, seorang mahasiswa inisial TY, 28, dan seorang petani A, 52.
Sementara itu satu orang pelajar ditemukan meninggal dunia di objek wisata Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang inisial RH, 16.
Dia menjelaskan keempat pengunjung diduga pergi liburan ke dua lokasi objek wisata itu pada Selasa siang.Diduga saat itu pengunjung ramai mandi-mandi dan diduga korban hanyut atau tenggelam, sehingga berkemungkinan kram atau korban tidak bisa berenang.
Upaya pencarian dilakukan oleh tim gabungan Polri, TNI, Basarnas Pos Pasaman, BPBD, kelompok sadar wisata dan pemerintahan nagari.
Korban ditemukan pada Selasa sore atau empat jam setelah korban diketahui hilang.
PMI berharap agar setiap kelompok atau panitia yg mengadakan kegiatan wisata khususnya wisata air yang termasuk berisiko, agar dibentuk semacam tim keselamatan dari pemuda atau kelompok sadar wisata (pokdarwis) setempat.
“Kami dari PMI bersedia memberikan ilmu pertolongan pertama dan dari Basarnas ilmu water rescue siap untuk melatih mereka secara gratis,” katanya pula.
Apalagi, katanya, saat ini Pasaman Barat banyak objek wisata berbasis air seperti pantai, air terjun, bendungan bahkan waterboom. (*)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat menunjukkan berbagai macam hasil pertanian kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (3/5) (ANTARA/HO-Biro Adpim Jatim)
batampos – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengupaskan nanas jenis Pasir Kelud 1 (PK-1) yang merupakan produk hortikultura daerah setempat. Kemudian, Gubernur Khofifah menyuguhkannya ke Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Momen tersebut tersaji saat Khofifah menerima kunjungan silaturahmi Prabowo di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (3/5) malam WIB.
“Bu Khofifah memamerkan produk-produk pertanian hortikultura, salah satunya nanas. Malah Bu Khofifah yang mengupas sendiri lalu diberikan ke Pak Prabowo dan Pak Sekjen Ahmad Muzani,” ujar Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (4/5) pagi.
Nanas jenis Pasir Kelud 1 merupakan produk petani di Kaki Gunung Kelud, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Istimewanya, biji nanas sangat sedikit, kulit tidak terlalu berduri dan cara mengirisnya seperti mengupas buah melon.
“Itu memang diakui produk hortikultura yang punya nilai ekonomi tinggi, dan pasarnya bisa sampai luar negeri. Rasanya enak, manis,” ujar Anwar Sadad yang turut mendampingi Prabowo.
Pertemuan Khofifah dan Prabowo yang diikuti pengurus partai di tingkat pusat dan sebagian daerah tersebut berlangsung tertutup.
Selain itu, Khofifah juga sempat mengajak Prabowo berkeliling di Taman Grahadi, sekaligus melihat keindahan Sungai Kali Mas Surabaya yang berada persis di belakang gedung negara bangunan Belanda tersebut.
“Kata Pak Prabowo seperti di Amsterdam, Belanda. Soalnya langsung menghadap ke sungai,” kata Anwar Sadad.
Disinggung tentang peluang pasangan calon presiden dan wakil presiden antarkeduanya, Anwar Sadad menampik karena diakuinya tak ada bahasan tentang Pemilihan Umum Serentak 2024. Ia menegaskan tak ada perbincangan membahas isu politik, karena temanya silaturahmi dan saling bertukar pandangan membahas bangsa Indonesia.
“Belum bisa diarahkan ke situ karena suasana pertemuannya sangat cair. Murni membahas tentang bangsa dan seputar pertanian, tak ada politik-politikan,” kata Wakil Ketua DPRD Jatim tersebut. (*)
batampos – Momen Idul Fitri atau lebaran digunakan sejumlah tokoh elit politik untuk silaturahmi guna menjalin komunikasi. Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto misalnya, di hari H menemui Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Teungku Umar.
Sementara ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan memilih menemani Gubernur DKI Jakarta salat ied di JIS. Anies sendiri salah satu tokoh dengan elektabilitas papan atas dalam sejumlah survei.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, kedatangan Prabowo ke kediaman Megawati merupakan kunjungan idul Fitri. Sehingga tidak membahas persoalan politik. “Pembicaraan santai, tidak berbicara politik,” ujarnya.
Dia juga membantah spekuasi yang menyebut pertemuan bagian dari rencana mengusung Prabowo-Puan untuk 2024 mendatang. Muzani menyebut tidak ada pembicaraan untuk “menjodohkan” prabowo dengan Ketua DPR itu.
“Saya tidak mau memprediksi terlalu jauh karena ini hari lebaran dan tadi itu betul-betul suasananya suasana lebaran,” imbuhnya. Untuk diketahui, saat menerima kunjungan Prabowo, Megawati ditemani Puan Maharani dan Prananda.
Sementara itu, Pengamat politik Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin mengatakan, perayaan Idul Fitri merupakan salah satu momentum untuk menjalin komunikasi. Tak terkecuali bagi elit politik.
Dari segi pembicaraan, lanjut dia, mungkin saja tidak membahas politik praktis. Namun silaturahmi antar elit tetap tidak bisa dilepaskan dari kepentingan politik. Paling tidak, itu menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan. Apalagi, kontestasi Pemilihan Presiden 2024 sudah dekat.
“Penting menjaga kedekatan. Ketika nanti akan berkoalisi, sudah ada modal kedekatan itu,” ujarnya saat dihubungi.
Indikasi itu, lanjut dia, bisa dilihat dari pemilihan tokoh mana yang dikunjungi. Dia meyakini, Prabowo memilih mengunjungi Megawati atau Zulhas menemani Anies punya alasan yang sudah pertimbangan. Bukan hanya kepentingan, namun juga kenyamanan untuk potensi Koalisi kedepannya.
“Pasti akan dicari kedekatan-kedekatan yang memungkinkan untuk membangun Koalisi itu,” imbuhnya.
Lantas, bagaimana peluang Koalisi? Ujang menilai kans Koalisi PDIP dengan Gerindra terbuka. Sejauh ini, intensitas komunikasinya semakin kental.
Namun untuk kepastian koalisi, Ujang memprediksi akan sangat bergantung pada elektabilitas calon yang disodorkan. Jika calon yang disodorkan PDIP tidak cukup tinggi, Prabowo pasti akan menghitung ulang. “Kalau nanti akan tinggi saya raya bisa. Tapi kalau rendah ya buat apa dipaksakan,” tuturnya.
Selain, Megawati dalam safari Idul Fitri Prabowo juga menemui Presiden Joko Widodo di Yogyakarta serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Di Yogyakarta, Prabowo mengaku mendapatkan kehormatan besar bisa diterima Presiden Jokowi beserta keluarga. Menurutnya sudah menjadi tradisinya saat hari pertama lebaran untuk bersilaturahmi dengan pemimpin.
’’Pada hari Idul Fitri memang sudah tradisi kami hari pertama kita silaturahmi kepada pemimpin kita, kepada Presiden kita, dan saya mendapatkan kehormatan diterima pagi ini,’’ katanya. Selain ditemui Jokowi, Prabowo juga ditemui Ibu Iriana dan Kaesang. Dalam kesempatan itu Prabowo hadir bersama Didit Hediprasetyo.
Prabowo mengatakan dalam pertemuan tersebut dia dan Jokowi hanya berbincang-bicang ringan. Contohnya merasakan sama-sama cocok tinggal di Bogor. Seperti diketahui Jokowi selama jadi Presiden, tinggal di komplek Istana Bogor. Sedangkan Prabowo tinggal di Hambalang, Kabupaten Bogor.
Dalam kesempatan itu, Jokowi mengajak Prabowo menyantap hidangan opor. Prabowo juga ikut menyantab bakso serta tempe bacem. ’’Ini kehormatan besar. Kami optimistis menghadapi tahun yang akan datang ini,’’ katanya.
Jokowi juga menegaskan bahwa dalam pertemuannya dengan Prabowo, hanya berbicang ringan. Tidak ada obrolan tentang politik maupun ekonomi. Dia mengatakan pertemuan itu adalah silaturahmi dan momen saling bermaafan. (*)
Sri Suwati memperlihatkan foto Presiden Jokowi saat mampir ke Soto Triwindu. (RIANA SETIAWAN/JAWA POS)
Mau gorengan atau jeroan? Keleluasaan semacam itu menjadi nilai plus Soto Triwindu. Warung soto dengan menu utama daging sapi tersebut menjadi jujukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan keluarganya jika sedang pulang ke Solo.
RETNO DYAH AGUSTINA, Solo
TERLETAK di jantung kota Solo, Soto Triwindu mudah dijangkau dari mana saja. Meski warungnya agak nylempit, ada plang cukup besar yang menjadi petunjuk dan terlihat dari jalan raya. Lokasi Soto Triwindu memang agak masuk ke gang.
Sebelum punya warung, Mbah Karyo –pencipta Soto Triwindu– menjajakan soto keliling kampung. Ketika itu soto buatan Mbah Karyo belum disebut Soto Triwindu. Pada 1939, orang-orang mengenalnya sebagai soto daging. Tidak berbeda dengan para penjual soto pada era itu, Mbah Karyo memikul dagangannya. Sebuah kuali besar berisi kuah soto menjadi daya tarik utama pikulan tersebut.
Mbah Karyo sempat berjualan di dekat Keraton Mangkunegaran. Dia mangkal di sana. Namun, beberapa waktu kemudian, Mbah Karyo dipindahkan ke area Pasar Triwindu Ngarsopuro. ’’Namanya jadi Soto Triwindu karena terkenalnya di sana,’’ ungkap Sri Suwati, cucu menantu Mbah Karyo, ketika ditemui Jawa Pos di warungnya pada Desember lalu.
Di area Pasar Triwindu pun, sebenarnya lokasi warung sempat berpindah-pindah. Namun, karena kadung dikenal publik, nama Soto Triwindu dipertahankan. Di bawah nama warung, ada foto perempuan sepuh dalam balutan kebaya dan rambut digelung. Nama yang tertulis di sana adalah Hj Yoso Sumarto.
’’Itu nama ibu mertua saya. Justru generasi kedua,’’ kata perempuan yang akrab disapa Wati tersebut. Hj Yoso adalah putri Mbah Karyo. Dialah yang meneruskan usaha kuliner Soto Triwindu. Resep dan teknik memasak tetap menggunakan pakem yang diterapkan Mbah Karyo. Yakni, dengan tungku dan arang. Sepeninggal Mbah Karyo dan Hj Yoso, Soto Triwindu dimasak di meja khusus dengan bahan bakar arang.
Saat dikelola Hj Yoso, Soto Triwindu menempati warung di kawasan Teuku Umar. Lokasi itulah yang dipertahankan sampai sekarang. Di warung ini pun, kuali sotonya masih ada di dalam pikulan. Wati sengaja menempatkan pikulan yang dulu menjadi saksi perjuangan Mbah Karyo, penggagas Soto Triwindu, di warungnya. ’’Sebagai pengingat sejarah saja,’’ ujar perempuan berhijab tersebut.
Dalam setiap porsinya, Soto Triwindu menghadirkan potongan daging sapi, taoge, dan irisan seledri. Biasanya, Soto Triwindu disajikan lengkap bersama nasi di dalamnya. ’’Tapi, mau nasinya dipisah juga bisa. Ada yang tanpa nasi, maunya dengan gorengan juga banyak,’’ ungkap Wati.
Dia menuturkan, pelanggan juga bisa memesan setengah porsi soto. Pesanan setengah ini hadir dalam mangkuk kecil.
Dengan semangkuk soto di tangan, pelanggan bisa lebih tenang mencermati etalase kaca yang menyatu dengan meja. Ada dua bagian, jeroan dan gorengan. Empal, lidah, paru, iso, limpa, babat, otak, dan kikil di salah satu sisi. Tempe, tahu, lentho, perkedel, bakwan, dan sosis Solo pada sisi yang lain.
Ternyata pelanggan Soto Triwindu tidak hanya mengincar sotonya, tetapi juga lauk tambahannya. ’’Pak Akbar Tanjung itu suka banget lentho. Nah, Pak Wiranto sukanya paru, tapi gosong,’’ terang Wati. Dua nama yang dia sebutkan itu pernah menjabat menteri. Di kalangan pejabat pemerintahan, Soto Triwindu memang cukup dikenal.
Jokowi adalah salah seorang pejabat yang menjadi pelanggan lama Soto Triwindu. Sebagai wong Solo, presiden 60 tahun itu tidak hanya sekali–dua kali ngiras di Soto Triwindu. Wati menyatakan bahwa Jokowi dan Iriana menjadi pelanggan sejak putra-putri mereka masih kecil. ’’Apalagi pas Bapak jadi wali kota itu. Habis sidak Pasar Triwindu, pasti ke sini,’’ jelas perempuan kelahiran Solo tersebut.
Setiap singgah ke Soto Triwindu, Jokowi pasti membawa rombongan. Terdiri atas minimal 20 orang. Karena itu, setiap Jokowi mampir, warung langsung penuh. Setelah menjabat presiden, Jokowi jarang makan soto langsung di tempat. ’’Dua kali sempat ke sini. Ya begitu, dikawal Paspampres ketat sekali,’’ kata Wati.
Sejak dulu sampai sekarang, menurut dia, Jokowi dan Iriana punya karakter yang tidak berubah. Yakni, patuh antrean. Jika memang ada pelanggan yang lebih dulu datang, mereka tidak mau didahulukan. Keduanya tetap antre sampai giliran mereka tiba.
’’Ibu biasanya datang sama teman lamanya. Mungkin reuni begitu, ya. Tapi, tetap maunya antre saja. Kalau disajikan duluan, pasti menolak,’’ ungkap Wati. Jika kebetulan antrean sedang panjang, Iriana biasanya meminta disiapkan segelas jeruk hangat. Dia akan menunggu antrean sambil menikmati minumannya.
Selain Jokowi dan keluarganya, Wati mengungkapkan bahwa Soto Triwindu menjadi kegemaran keluarga Cendana. Kendati tidak pernah makan langsung di warung, Presiden Ke-2 RI Soeharto sering membungkus soto untuk dibawa pulang. ’’Biasanya, Mbak Tutut (putri pertama Presiden Soeharto, Red) dan Mas Tommy (putra kelima Presiden Soeharto) sendiri yang datang ke sini. Sudah bawa panci buat dibawa ke Dalem Kalitan,’’ kenang Wati.
Bagaimana bisa soto daging yang kuahnya bening seperti itu membius para pemimpin dan pejabat negara? Kuncinya terletak pada cita rasa kuahnya. Ada rasa rempah yang kuat di sana. Pedas merica, aroma khas daun salam, dan sensasi segar daun jeruk berpadu sempurna dalam gurihnya kaldu sapi yang menjadi komposisi utama kuah soto. Daging yang empuk juga menambah lezat sajian hangat dalam mangkuk tersebut.
Pelanggan bisa menambahkan sambal atau air perasan jeruk nipis ke dalam mangkuk sesuai dengan selera. Tidak heran jika Jokowi, keluarga almarhum Presiden Soeharto, dan para pejabat pemerintahan yang lain ketagihan Soto Triwindu.
Sebagai generasi ketiga yang mengelola Soto Triwindu, Wati mengakui bahwa ada banyak pihak yang mengajaknya bekerja sama. Yaitu, membuka cabang di tempat lain. ’’Tapi, kami sekeluarga maunya di sini saja,’’ tegasnya.
Suami Wati dan delapan saudaranya juga sepakat menjadikan Soto Triwindu sebagai kekayaan kuliner lokal Solo. ’’Jadi, kalau memang mau coba Soto Triwindu, ya datang ke Solo. Biar Solonya makin ramai deh,’’ terang Wati, lantas terkekeh.
Meski tidak ingin melebarkan sayap bisnis Soto Triwindu, Wati dan saudara-saudaranya tetap berharap bisa mengembangkan kuliner warisan keluarga itu. Namun, pengembangannya tetap dilakukan di warung di Jalan Teuku Umar tersebut. ’’Apalagi, sudah ada rencana untuk memperbagus Pasar Triwindu. Semoga kami juga makin berkembang karena banyak wisatawan ke sini,’’ tuturnya.
Khas Solo: Kuahnya Bening, Rasanya Gurih
Semangkuk soto sapi kuah bening plus nasi ditemani sambal dan jeruk nipis. (RIANA SETIAWAN/JAWA POS)
SOTO Triwindu melegenda di Surakarta. Tidak heran, selain Presiden Joko Widodo (Jokowi), sejumlah pesohor negeri ini juga menggemarinya.
”Di Solo itu, kalau bicara soto daging, rajanya ya Soto Triwindu,” ujar Eni Harmayani, pengamat makanan tradisional dan gastronomi, kepada Jawa Pos bulan lalu.
Daging yang empuk menjadi salah satu keunggulannya. Pemilihan dagingnya juga pasti tidak sembarangan.
Maya –sapaan Eni Harmayani– menyatakan bahwa karakter Solo dan Jawa Tengah dalam Soto Triwindu sangatlah kuat.
Yang paling menonjol adalah kuahnya. ”Bening. Beda dengan soto Jawa Timuran yang lebih kental. Apalagi dengan koyanya,” jelas guru besar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada tersebut.
Dalam ragam kuliner Indonesia, setidaknya ada 75 jenis soto yang berkembang di berbagai wilayah. Semuanya punya ciri khas. Mulai warna kuah, bahan kaldu, hingga bahan rempah yang dipilih. ”Olahan di Solo lebih mengutamakan rasa gurih dengan sedikit kombinasi manis,” jelas Maya.
Bekennya nama Soto Triwindu diakui perempuan Solo itu sebagai daya tarik wisata. Dalam perkembangannya, wisata kuliner pun bisa meningkatkan kesejahteraan warga. ”Jadi, saat bicara makanan khas, banyak aspek yang sebenarnya kita jaga,” terangnya. (*)
ILUSTRASI: Arus balik lebaran (RAKA DENNY/JAWA POS)
batampos – Puncak arus balik diperkirakan terjadi akhir pekan ini. Mulai dari Jumat, 6 Mei 2022 hingga Minggu 8 Mei 2022. Masyarakat bisa balik sebelum akhir pekan. Atau alternatifnya balik awal pekan depan.
Korlantas Polri sudah mempersiapkan rekayasa lalu lintas untuk arus balik pasca Idul Fitri. Mereka meminta agar pemudik yang hendak kembali dari kampung halaman masing-masing untuk melakukan perjalanan lebih awal. Yakni sebelum Jumat (6/5).
Bila tidak bisa, pemudik disarankan memilih waktu setelah Senin (9/5). Tujuannya tidak lain agar pemudik terhindar dari potensi macet.
Menurut Kepala Korlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi, puncak arus balik bakal terjadi pada 6 Mei sampai 8 Mei. Selama tiga hari tersebut diprediksi pemudik akan bertolak dari kampung halaman masing-masing ke daerah perantauan. Baik Jakarta maupun kota-kota besar lainnya. ”Pada 6, 7, 8 (Mei 2022) itu akan terjadi puncak arus balik yang cukup tinggi,” terang dia.
Karena itu, Firman memberi saran agar pemudik memilih kembali ke perantauan sebelum atau setelah puncak arus balik tersebut. ”Untuk pulang lebih awal. Kalau waktunya cukup bagi yang cuti, bisa pulang setelah tanggal 9,” pesannya. Saran itu disampaikan bukan untuk menakuti pemudik. Melainkan agar pemudik lebih nyaman selama di perjalanan kembali ke perantauan.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo. Menurut Dedi, masyarakat punya opsi untuk menghindari puncak arus balik. Opsi itu yang ditawarkan oleh Polri. Namun demikian, bukan berarti mereka tidak punya rencana untuk mengatur agar potensi kepadatan lalu lintas saat arus balik bisa dikurangi. Polri memastikan telah menyiapkan rekayasa lalu lintas.
Langkah antisipasi yang mereka siapkan sedikit banyak serupa dengan antisipasi arus mudik. ”Yakni one way dan contra flow,” ungkap Dedi. Rekayasa lalu lintas tersebut bakal diterapkan mulai 6 Mei sampai 9 Mei di Jalan Tol Trans Jawa. Mulai dari Gerbang Tol Kalikangkung di kilometer 414 sampai Gerbang Tol Halim di kilometer 3.500. Waktu penerapannya pun telah diatur.
Dedi mengungkapkan bahwa pada 6 Mei nanti, one way rencananya dilaksanakan mulai pukul 14.00 sampai 24.00. Mulai Gerbang Tol Kalikangkung sampai kilometer 47 di Cikampek. ”Diteruskan contra flow sampai dengan kilometer 28.500,” bebernya. Kemudian pada 7 Mei, pelaksanaan one way lebih lama lagi. Yakni dari pukul 07.00 sampai 24.00. Berlaku dari Gerbang Tol Kalikangkung sampai Gerbang Tol Halim.
Lebih lanjut, jenderal bintang dua Polri itu menyampaikan bahwa pelaksanaan one way bakal lebih lama lagi pada 8 Mei. Sebab, rekayasa lalu lintas itu bakal dilakukan mulai pukul 07.00 pada 8 Mei hingga pukul 03.00 pada 9 Mei. Rekayasa lalu lintas tersebut disiapkan dengan harapan seluruh kendaraan yang digunakan oleh pemudik untuk kembali ke perantauan sampai tujuan masing-masing tanpa terkena macet parah.
Senada, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga menyarankan agar mudik sebelum atau sesudah periode puncak arus Balik yang diprediksi pada 6 hingga 8 Mei mendatang. Budi juga menyebut, dua titik utama yang diwaspadai terjadi kepadatan pada arus balik yaitu tol Semarang – Jakarta, dan penyeberangan Bakauheni-Merak.
“Kami menghimbau masyarakat untuk kembali lebih awal sebelum puncak arus balik di tanggal 6, 7 dan 8 Mei 2022 nanti. Atau kalau cutinya bisa diperpanjang, sebaiknya pulang setelah tanggal 8 Mei,” kata Budi kemarin (3/5)
Mantan dirut PT Angkasa Pura II ini menambahkan, selain menghindari perjalanan puncak arus balik, beberapa imbauan lain kepada masyarakat agar perjalanan arus balik bisa lebih lancar yakni jangan memaksakan diri untuk menggunakan rest area di jalan tol jika sudah penuh. Kemudian hindari untuk berhenti di bahu jalan, karena selain membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya, juga dapat menyebabkan kemacetan.
“Jika lelah, masyarakat bisa keluar tol di kota terdekat, dan bisa istirahat di tempat-tempat yang telah disiapkan. Di sana lebih aman dan leluasa,” ujar Menhub.
Budi menyebut, sejumlah rest area di jalan arteri telah disiapkan baik oleh pemda, kepolisian, maupun unsur terkait lainnya. “Mulai dari kantor kecamatan, kelurahan, kantor polisi, dan tempat-tempat lainnya sudah disiapkan sebagai tempat istirahat sementara,” paparnya.
Selanjutnya, untuk mengantisipasi arus balik di sektor penyeberangan (Bakauheni-Merak), sejumlah antisipasi telah disiapkan. Diantaranya mengimbau masyarakat untuk membeli tiket jauh hari sebelum keberangkatan secara daring. Sehingga tidak terjadi penumpukan di area pelabuhan seperti yang terjadi pada arus mudik.
Selain itu, sejumlah dermaga tambahan masih terus dioperasikan seperti yang dilakukan pada arus mudik. Untuk melayani arus dari arah Sumatera menuju Jawa, beberapa pelabuhan akan diaktifkan untuk meringankan beban pelabuhan Bakauheni.
Diantaranya adalah Pelabuhan Panjang di Lampung yang akan dimanfaatkan untuk kendaraan besar seperti truk pengangkut barang, Sehingga di Pelabuhan Bakauheni bisa memuat lebih banyak kendaraan lainnya seperti: mobil, bus dan sepeda motor. Begitupun di Merak, Pelabuhan Ciwandaran dan Indah Kiat akan terus dioperasikan untuk memecah kepadatan arus balik menuju Pelabuhan Penyeberangan Merak.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengimbau masyarakat untuk mengatur jadwal balik. Tujuannya untuk menghindari potensi kemacetan. Himbauan ini dia sampaikan dari Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta, kemarin (3/5).
Dia mengatakan masyarakat bisa mengawali kembali ke kota atau belakangan setelah puncak arus balik.’’Setelah kita merayakan hari raya Idul Fitri di kampung halaman, tentu kita akan kembali ke tempat masing-masing untuk bekerja,’’ tuturnya.
Jokowi mengatakan bagi masyarakat yang akan balik belakangan setelah puncak arus balik, tentu harus mendapatkan izin dari tempat kerja masing-masing. Dia mengatakan pemerintah akan terus menegaskan bahwa pemerintah selalu berupaya melakukan upaya terbaik.
Termasuk mengatur perjalanan arus balik untuk mengurai kemacetan. Diantaranya adalah menerapkan kebijakan ganjil dan genap di ruas jalan tol. Lalu ada kebijakan satu arah atau one way. ’’Kemudian larangan truk masuk jalan tol akan tetap diberlakukan,’’ katanya. Jokowi menegaskan seluruh kebijakan itu untuk kenyamanan dan keselamatan masyarakat. (*)
batampos – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengimbau seluruh tenaga kesehatan dan masyarakat untuk mewaspadai sejak dini sejak kasus hepatitis akut.
Himbauan tersebut utamanya ditujukan pada para orangtua untuk menjaga anak-anak mereka terutama di masa mudik lebaran dan aktivitas silaturahmi. Anak-anak diimbau tetap menjalankan protokol kesehatan.
Hal ini setelah pada Selasa (2/5) kemarin Kementerian Kesehatan mengumumkan kematian tiga orang pasien anak yang diduga menderita penyakit ini. Kemenkes sendiri telah mengeluarkan Surat Edaran tentang kewaspadaan terhadap KLB Hepatitis Akut (Acute Hepatitis of Unknown Aetiology) kepada seluruh Dinas Kesehatan Provinsi dan Kab/Kota pada 27 April 2022 lalu.
Sejak secara resmi dipublikasikan sebagai KLB oleh WHO, jumlah laporan kasus ini terus bertambah, dimana tercatat lebih dari 170 kasus dilaporkan oleh lebih dari 12 negara.
Ketua Umum PB IDI, Adib Khumaidi meminta agar seluruh organisasi profesi medis dibawah IDI, seluruh dokter dan tenaga Kesehatan yang bertugas di berbagai jenis fasilitas Kesehatan tingkat pertama yakni Puskesmas, Posyandu, Klinik praktek mandiri, serta dokter praktek perorangan juga mewaspadai setiap gejala Hepatitis pada anak dan dewasa.
Adib menjelaskan, Hepatitis Akut yang masih belum diketahui penyebabnya ini memiliki gejala antara lain perubahan warna urin menjadi gelap bisa disertai warna feses yang pucat), beberapa bagian tubuh menjadi kuning. Kemudian gatal, nyeri sendi atau pegal-pegal, demam tinggi, Mual, muntah, atau nyeri perut, Lesu, dan atau hilang nafsu makan, diare, serta kejang.
Dalam gejala klinisnya, infeksi Hepatitis Akut ini ditandai dengan beberapa indikator. Diantaranya Serum Aspartate Transaminase (AST/SGOT) atau Alanine Transaminase (ALT/SGPT) dalam darah lebih dari 500 liter per serum.
Adib menjelaskan, laporan Laboratorium dari berbagai kasus sementara ini menunjukkan negatif infeksi virus Hepatitis A, B, C, D hingga E. Namun pada beberapa kasus ditemukan infeksi SARS-CoV-2 yang bisa berbarengan (ko-infeksi) dengan Adenovirus. ”Oleh karena itu, pemeriksaan patogen biologis maupun kimiawi perlu dilakukan lebih lanjut,” jelas Adib.
Adib mengatakan IDI meminta bantuan dan dukungan dari setiap tenaga medis dan tenaga Kesehatan untuk aktif mengedukasi masyarakat setempat untuk segera mengunjungi Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) terdekat apabila ada anak atau anggota keluarga yang mengalami gejala-gejala hepatitis akut ini.
”Jika gejala ditemukan, serta berkoordinasi dengan dokter spesialis anak terkait untuk menindaklanjuti dan mengawasi dengan ketat penyakit ini, serta melaporkan kepada Dinas Kesehatan setempat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (PP IDAI), Piprim Basarah Yanuarso juga meminta agar seluruh dokter anak dan residen dokter anak juga turut mengawasi apabila gejala diatas muncul pada pasiennya.
Bagi masyarakat, Basarah tetap menghimbau agar tidak panik dan berhati-hati. Cara pencegahan yang bisa dilakukan sejauh ini antara lain seperti mencuci tangan, meminum air bersih yang matang, makan makanan bersih yang matang, serta membuang tinja dan atau popok sekali pakai pada tempatnya. Kemudian menggunakan alat makan sendiri-sendiri, serta memakai masker dan menjaga jarak
“Penting agar orang tua yang menemukan anak-anak dengan gejala-gejala seperti kuning, mual/muntah, diare, nyeri perut, penurunan kesadaran/kejang, lesu, demam tinggi memeriksakan diri ke fasilitas layanan kesehatan terdekat,” kata Basarah.
Sejauh ini, respon klinis dan kesehatan masyarakat telah diterapkan di Inggris Raya dan sejumlah negara dimana kasus ini muncul untuk mengkoordinasikan penemuan kasus dengan penyelidikan penyebab penyakit dalam kasus Hepatitis Akut ini. Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI dan juga Dinas Kesehatan RI sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memasukkan riwayat yang lebih rinci, dan tes virologi/mikrobiologi tambahan.
European CDC sejauh ini telah mengeluarkan beberapa hipotesis tentang penyakit ini dan hubungannya dengan infeksi Covid-19. Diantaranya ada faktor penyerta yang membuat infeksi Adenovirus menjadi lebih parah sehingga memicu kondisi patologi imun tertentu diantaranya faktor kerentanan pasien-pasien yang telah terdeteksi sejauh ini.
Kemudian infeksi Covid-19 juga bisa menjadi faktor. Termasuk efek dari varian Omicron yang sebelumnya tidak muncul. Atau kandungan obat maupun racun tertentu di tubuh penderita. E CDC juga memasukkan kemungkinan adanya patogen baru. Baik itu berupa cabang Adenovirus baru (Novel Adenovirus), atau varian baru SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. (*)
Reporter: JP Group
Penyakit Hepatitis Misterius
Acute Hepatitis of Unknown Aetiology
5 April 2022
Hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya dilaporkan menyerang 10 orang anak di Inggris. Semuanya di rawat di RS. Pemeriksaan laboratorium menunjukkan negatif infeksi virus A,B,C maupun D.
8 April 2022
Penyelidikan dilakukan lebih lanjut, kasus bertambah menjadi 74 orang di seluruh Inggris Raya. 6 anak diantaranya harus menjalani transplantasi hati.
11 April 2022
Hingga 11 April 2022, tidak ada laporan kematian
21 April 2022
WHO merilis laporan bahwa kasus sudah menyebar di berbagai negara. Inggris 114 kasus, Spanyol 13 kasus, Israel 12 kasus, Amerika Serikat 9 kasus, Denmark 6 kasus, Irlandia kurang dari 5 kasus, Belanda 4 kasus, Italia 4 kasus, Norwegia 2 kasus, Perancis 2 kasus, Romania and Belgia masing-masing 1 kasus.
April 2022
Kasus serupa dilaporkan di Jepang dan Kanada
1 Mei 2022
Dilaporkan 1 kasus di Singapura. Hingga saat ini tercatat 2 kasus.
2 Mei 2022
Kemenkes melaporkan kematian 3 anak dengan kasus serupa di Jakarta.
Ciri dan Gejala
1. Mirip dengan Hepatitis biasa, seperti beberapa bagian tubuh menjadi kuning
Petugas Dinas Pemadam Kebarakan Kota Padang tengah berjibaku memadamkan api yang membakar tujuh petak toko di daerah itu pada Rabu pagi (4/5/2022). (ANTARA/ HO Damkar Padang)
batampos – Sebanyak tujuh petak toko yang berada di Jalan Jhoni Anwar Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat, terbakar saat libur Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah pada Rabu pagi.
Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang di Padang, Rabu, mengatakan sejumlah toko itu ditinggal penghuni dan pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar pukul 06.03 WIB.
“Kita langsung bergerak dan sampai di lokasi pukul 06.14 WIB dan selesai melakukan penanganan pukul 06.46 WIB,” kata dia.
Menurut dia, informasi yang dikumpulkan dari warga sekitar, api berasal dari arah belakang petak toko yang menjual kebutuhan sehari-hari lalu menyebar ke toko lainnya.
Ia menyebutkan luas areal yang terbakar sekitar 300 meter persegi dan berhasil dipadamkan apinya oleh petugas.
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang sendiri menurunkan enam unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk memadamkan api di lokasi kejadian.
“Pemilik memang tidak di lokasi kejadian karena toko ini setiap hari ditinggal pemiliknya saat tutup,” kata dia
Ia mengatakan api membakar tujuh petak bangunan yang berada di kawasan padat penduduk dan diprediksi kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
“Untuk sumber api diduga akibat korsleting listrik,” kata dia.
Ia mengimbau warga yang libur Idul Fitri dan meninggalkan rumah agar memastikan kondisi instalasi listrik di rumahnya dalam keadaan baik.
“Kita minta warga waspada terhadap pemicu kebakaran ini dan selalu waspada baik ketika berada di rumah maupun saat keluar rumah,” kata dia. (*)
batampos – Sejumlah kalangan menyampaikan aspirasi soal pendidikan dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2022. Peringatan Hardiknas tahun ini bertepatan dengan Idul Fitri 1443 H. Diantara sorotan terhadap dunia pendidikan dalam momen Hardiknas 2022 disampaikan Sekjen Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa Ki Saur Panjaitan XIII.
Salah satu aspek pendidikan yang disoroti adalah posisi pendidikan nasional di tengah serbuan atau arus globalisasi. ’’Di tengah serbuan budaya asing berbungkus globalisasi, makin diperlukan usaha serius untuk membenahi pendidikan Indonesia,’’ katanya kemarin (3/5).
Dia mengatakan membenahi pendidikan Indonesia harus berlandaskan iklim, lingkungan, dan kebutuhan nasional bangsa Indonesia. Saur mengatakan sudah terlalu lama bangsa Indonesia memandang pohon pendidikan yang tumbuh di negara asing. Kemudian bermimpi membawanya dengan mengadopsi ke pendidikan nasional. Harapannya dapat membangun sumber daya manusia Indonesia sejajar dengan negara-negara asing.
’’Tentu saja pohon-pohon pendidikan itu bisa kita tanam di Indonesia,’’ katanya. Tetapi hasilnya tidak akan bisa sama seperti ketika pohon tersebut ditanam di negaranya. Dia menegaskan bangsa Indonesia bisa sejajar dengan bangsa maju, ketika pendidikannya berdasarkan budaya, filosofi, dan tujuan NKRI.
Saur mengatakan semangat Hardiknas harus bisa menghidupkan kembali pemikiran Ki Hadjar Dewantara. Yaitu tentang pendidikan sebagai proses pembudayaan. Supaya anak-anak Indonesia tetap berpijak kepada budaya bangsa Pancasila dengan kokoh.
Menurut dia tujuan pendidikan bagi Ki Hadjar Dewantara adalah mendorong munculnya daya cipta atau kreativitas pada anak-anak. Caranya dengan mengasah rasa untuk membedakan mana yang baik dan buruk. Kemudian mempertajam nalar untuk membedakan mana yang benar dan salah. Serta menuntun karya untuk membedakan yang bagus dan jelek. Ketiga aspek itu bisa diperoleh melalui pembelajaran yang menekankan etika, logika, dan estetika.
Sementara itu Kemendikbudristek sudah menerbitkan panduan pelaksanaan Hardiknas 2022. Diantaranya berisi tema yang diambil yaitu Pimpin Pemulihan, Bergerak untuk Merdeka Belajar. Kemudian untuk pelaksanaan upacara bendera peringatan Hardiknas 2022 digeser menjadi 13 Mei 2022 pukul 08.00 WIB.
Perubahan jadwal upacara Hardiknas 2022 itu karena bertepatan dengan Idul Fitri dan libur cuti bersama. Di tengah pandemi Covid-19 yang mulai terkendali, pelaksanaan upacara bisa dengan tatap muka, terbatas, dan minimalis serta menerapkan protokol kesehatan. Daerah dengan status PPKM level 1 dan 2 diperkenankan untuk menggelar upacara bendera tatap muka. Sementara untuk daerah dengan status PPKM level 3 diimbau untuk mengikuti upacara bendera melalui kanal Youtube Kemendikbudristek. (*)
batampos-Tradisi junjung duli masih terus dipertahankan Kesultanan Deli. Tradisi ini dilaksanakan di Istana Maimoon setiap Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha oleh Seripaduka Sultan Deli XIV Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam Shah.
“Junjung duli tahun ini, langsung dipimpin Sultan Deli XIV. 1 Syawal kemarin junjung duli diawali Shalat Id di Masjid Raya Al-Mahsun,” terang Humas Kesultanan Deli, Tengku Moharsyah Nazmi di Medan, Selasa (3/5).
Seripaduka Sultan Deli XIV Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam Shah menggelar tradisi junjung duli di Istana Maimoon, Medan, Senin (2/5/2022). (ANTARA/HO-Kesultanan Deli)
Setelah Salat Id, mendengarkan khotbah khatib, dan bersilaturahim di Masjid Raya Al-Mahsun, lanjut dia, barulah Sultan Deli menuju Istana Maimoon untuk menjalankan tradisi yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu.
Tradisi junjung duli ini sangat kental dengan nuansa Melayu, di antaranya perangkat adat, sejumlah imam masjid, pejabat istana maupun pasukan pengawal, sultan mengenakan pakaian khas Kesultanan Deli.
Kegiatan ini diawali dengan penghaturan sembah dilakukan kepada Sultan Deli oleh perangkat adat, perangkat istana, kerabat keluarga, imam masjid dan masyarakat, khusus bagi kaum pria.
“Setelah Sultan Deli duduk di tahta, pertama yang melakukan junjung duli itu datuk empat suku, baru orang-orang besar wajir daerah atau raja-raja daerah di bawah Sultan Deli,” jelasnya.
Moharsyah yang juga bergelar Tengku Duta Setia Narawangsa mengatakan, tradisi junjung duli ini tidak berlaku bagi perempuan selayaknya kaum lelaki yang menghadap Sultan Deli.
“Setelah selesai, sultan turun dari singgasananya mendatangi perempuan untuk mengucapkan selamat Idul Fitri. Makna tersirat di situ bahwa Sultan Deli sangat menghargai, dan menghormati kaum hawa,” terang dia.
Untuk diketahui, Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam Shah lahir 29 Agustus 1998 naik tahta menjadi Sultan Deli termuda pada 23 Juli 2005, setelah Sultan Deli XIII Tengku Otteman Mahmud Ma’amun Padrap Perkasa Alam mangkat akibat kecelakaan pesawat udara pada 21 Juli 2005 di Lhokseumawe, Aceh.
Tuanku Mahmud Lamantjiji ini didampingi oleh Pemangku Sultan Deli XVI Tengku Hamdy Osman Delikhan Al-Haj bergelar Tengku Raja Muda Deli.
“Hari Raya Idul Fitri tahun 2022 ini bisa kita bilang Tuanku Mahmud pertama kali memimpin langsung tradisi junjung duli bersama pemangku Sultan Deli XIV,” papar Moharsyah. (*)
batampos-Tradisi junjung duli masih terus dipertahankan Kesultanan Deli. Tradisi ini dilaksanakan di Istana Maimoon setiap Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Idul Adha oleh Seripaduka Sultan Deli XIV Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam Shah.
“Junjung duli tahun ini, langsung dipimpin Sultan Deli XIV. 1 Syawal kemarin junjung duli diawali Shalat Id di Masjid Raya Al-Mahsun,” terang Humas Kesultanan Deli, Tengku Moharsyah Nazmi di Medan, Selasa (3/5).
Seripaduka Sultan Deli XIV Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam Shah menggelar tradisi junjung duli di Istana Maimoon, Medan, Senin (2/5/2022). (ANTARA/HO-Kesultanan Deli)
Setelah Salat Id, mendengarkan khotbah khatib, dan bersilaturahim di Masjid Raya Al-Mahsun, lanjut dia, barulah Sultan Deli menuju Istana Maimoon untuk menjalankan tradisi yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu.
Tradisi junjung duli ini sangat kental dengan nuansa Melayu, di antaranya perangkat adat, sejumlah imam masjid, pejabat istana maupun pasukan pengawal, sultan mengenakan pakaian khas Kesultanan Deli.
Kegiatan ini diawali dengan penghaturan sembah dilakukan kepada Sultan Deli oleh perangkat adat, perangkat istana, kerabat keluarga, imam masjid dan masyarakat, khusus bagi kaum pria.
“Setelah Sultan Deli duduk di tahta, pertama yang melakukan junjung duli itu datuk empat suku, baru orang-orang besar wajir daerah atau raja-raja daerah di bawah Sultan Deli,” jelasnya.
Moharsyah yang juga bergelar Tengku Duta Setia Narawangsa mengatakan, tradisi junjung duli ini tidak berlaku bagi perempuan selayaknya kaum lelaki yang menghadap Sultan Deli.
“Setelah selesai, sultan turun dari singgasananya mendatangi perempuan untuk mengucapkan selamat Idul Fitri. Makna tersirat di situ bahwa Sultan Deli sangat menghargai, dan menghormati kaum hawa,” terang dia.
Untuk diketahui, Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam Shah lahir 29 Agustus 1998 naik tahta menjadi Sultan Deli termuda pada 23 Juli 2005, setelah Sultan Deli XIII Tengku Otteman Mahmud Ma’amun Padrap Perkasa Alam mangkat akibat kecelakaan pesawat udara pada 21 Juli 2005 di Lhokseumawe, Aceh.
Tuanku Mahmud Lamantjiji ini didampingi oleh Pemangku Sultan Deli XVI Tengku Hamdy Osman Delikhan Al-Haj bergelar Tengku Raja Muda Deli.
“Hari Raya Idul Fitri tahun 2022 ini bisa kita bilang Tuanku Mahmud pertama kali memimpin langsung tradisi junjung duli bersama pemangku Sultan Deli XIV,” papar Moharsyah. (*)