Badan Karantina Pertanian Bangkalan menolak sapi asal Jawa masuk ke Pulau Madura untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak di wilayah itu. (dok JawaPos.com)
batampos – Badan Karantina Pertanian Bangkalan menolak sapi asal Jawa masuk ke Pulau Madura untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak di wilayah itu.
“Hingga kini kami sudah enam kali menolak sapi asal Jawa yang hendak masuk Madura,” kata Kepala Badan Karantina Pertanian Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Agus Mugiyanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Pamekasan, Kamis malam.
Penolakan sapi luar Madura itu dilakukan menindaklanjuti Surat Edaran Badan Karantina Pertanian Nomor: 12950/KR.120/K/05/2022 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Kejadian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Selain menolak adanya sapi luar Madura yang hendak masuk ke Pulau Madura, institusi ini juga melarang adanya sapi Madura keluar dari Pulau Madura.
“Khusus sapi yang akan ke luar, penolakan telah dilakukan dua kali hingga saat ini,” katanya.
Selain sapi, hewan lain yang juga dilarang keluar masuk Pulau Madura adalah kambing, karena jenis hewan ini juga rentan terserang PMK sebagaimana sapi.
Menurut Agus, sapi dan kambing yang hendak masuk Pulau Madura dan ditolak oleh Badan Karantina Pertanian Bangkalan berasal dari Jember, Surabaya, Blora, dan Probolinggo.
Perinciannya dua kali penolakan sapi dari Jember sebanyak 19 ekor, satu kali penolakan sapi dari Surabaya empat ekor, satu kali penolakan kambing dari Blora sebanyak 20 ekor, satu kali penolakan 15 ekor kambing dari Lamongan, dan satu kali penolakan 30 kambing dari Probolinggo.
Sedangkan penolakan hewan yang hendak keluar Madura dilakukan dua kali sebanyak 43 sapi. Selain menolak sapi dan kambing yang hendak masuk dan keluar Pulau Madura, Badan Karantina Pertanian Bangkalan juga gencar melakukan observasi dan perawatan sapi yang ada di Instalasi Karantina Hewan wilayah kerja Telaga Biru, Bangkalan. (*)
ILUSTRASI: Lansia wajib mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak. Serta meningkatkan aktivitas fisik seperti olahraga ringan agar kebugaran tubuh terjaga. (jawapos)
batampos – membatasi konsumsi gula untuk kelompok lanjut usia (lansia), wajib dilakukan. Termasuk garam dan lemak. Tujuannya untuk mencegah kemungkinan munculnya penyakit tertentu.
Menurut buku lanjut usia dari Kementerian Kesehatan, konsumsi GGL yang dianjurkan yaitu gula maksimum empat sendok makan (50 gram/hari), garam maksimum satu sendok teh (2 gram/hari), dan lemak maksimum lima sendok makan minyak sayur (67 gram/hari).
”Penduduk Indonesia sudah eksesif konsumsi GGL-nya, jadi musti dilihat (dicek) lagi. Kalau misalnya dia sudah makan nasi (sumber karbohidrat) berlebih, kemudian masih harus minum kopi, ya, kopinya tidak perlu pakai gula, atau hindari makanan manis. Prinsipnya kebutuhan GGL itu bisa tidak berlebihan,” kata Ahli gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Dr. Atmarita, MPH saat dihubungi ANTARA, Kamis (26/5).
Pada lansia dengan kondisi sehat, konsumsi camilan, kopi, goreng-gorengan, atau junk food masih diperbolehkan asalkan sesuai dengan batasan jumlah konsumsi yang ditetapkan. Namun Atmarita juga mencatat bahwa setiap orang memiliki batasan jumlah GGL tertentu sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing.
Studi oleh Atmarita beserta rekan di jurnal Persagi menunjukkan bahwa 29,7 persen penduduk Indonesia atau setara dengan 77 juta jiwa telah mengonsumsi GGL melebihi rekomendasi WHO. Studi tersebut dilakukan dengan menganalisis data Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI) 2014.
Atmarita mengatakan sejumlah risiko penyakit yang dapat muncul terkait dengan konsumsi GGL berlebih termasuk obesitas, hipertensi, diabetes, dan sebagainya.
”Obesitas sudah tinggi. Kemudian penyakit tidak menularnya berdampak juga. Jadi ada orang misalnya obesitas, hipertensi, dan diabetes, komplikasi itu sudah lebih dari 50 persen (yang menderita di Indonesia) di atas usia 18 tahun. Jadi memang risikonya sudah tinggi sekali,” katanya.
Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan prevalensi hipertensi dan diabetes melitus meningkat dari 2013 ke 2018. Pada hipertensi dari hasil pengukuran di atas 18 tahun, angkanya meningkat dari 25,8 persen menjadi 34,1 persen. Penderita diabetes melitus di atas 15 tahun juga meningkat dari 6,9 persen menjadi 8,5 persen.
Sementara itu, proporsi obesitas pada dewasa dengan usia di atas 18 tahun juga mengalami peningkatan dari 14,8 persen pada 2013 menjadi 21,8 persen pada 2018.
Atmarita mengatakan penyakit tidak menular sebetulnya dapat dicegah dengan menerapkan pedoman gizi seimbang dalam keseharian. Pedoman tersebut antara lain mengonsumsi makanan yang beragam, melakukan aktivitas fisik atau berolahraga, memantau berat badan ideal, dan mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir sebelum dan sesudah makan.
Atmarita mengingatkan agar lansia tetap melakukan aktivitas fisik sehingga kebugaran tubuh tetap terjaga. Aktivitas fisik dapat berupa menyapu, membersihkan rumah, atau berkebun. Selain itu, lakukan juga latihan fisik ringan seperti jogging, senam, jalan cepat, atau bersepeda.
Adapun berat badan ideal, Atmarita mengatakan bahwa indeks massa tubuh (IMT) pada lansia prinsipnya masih sama dengan kelompok usia lainnya, yaitu dengan IMT normal antara 18,5 hingga 25.
”IMT itu ukurannya berat badan dalam kilogram dibagi tinggi badan dalam meter kuadrat. Kalau orang tua itu biasanya sudah mulai penurunan tinggi badan atau berat badan, tapi prinsipnya tetap saja, 18,5 sampai 25 itu harus dijaga,” katanya. (*)
Atlet renang Indonesia, Masniari Wolf saat berlaga di SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam. (NOC INdonesia )
batampos – Di balik pencapaian tiga besar Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam ada barisan para debutan yang awalnya tidak diperhitungkan justru berhasil menyumbang medali dan menjadi calon bintang masa depan.
Medali yang diraih para debutan datang dari sejumlah cabang olahraga seperti renang, panahan, angkat besi, bulu tangkis, menembak hingga wushu.
Dari arena kolam renang, ada nama Masniari Wolf yang mendadak mencuri perhatian. Dia menjadi penyumbang emas pertama Indonesia dari cabang olahraga renang.
Perenang keturunan Indonesia-Jerman itu menyabet medali emas pada nomor 50 meter gaya punggung putri.
Persembahan emas yang diraih belia 16 tahun itu menjadi sebuah kejutan mengingat Masniari merupakan perenang cadangan yang namanya baru masuk menjelang keberangkatan ke SEA Games.
Masniari bahkan belum pernah bergabung latihan bersama pemusatan latihan nasional (pelatnas) renang di Jakarta dan hanya berlatih mandiri bersama klubnya di Jerman.
Perenang putri lainnya yang juga bersinar di Vietnam adalah Flairene Candrea Wonomiharjo, yang meraih emas pada nomor 100 meter gaya punggung.
Emas yang diraih Flai, sapaan Flairene, boleh dibilang luar biasa. Selain SEA Games adalah kompetisi internasional pertamanya, Flai juga baru tiga bulan bergabung di pelatnas.
Dia sebelumnya merupakan atlet renang artistik yang pernah menyumbang emas nomor beregu pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021.
Namun keterbatasan dan asumsi tidak mungkin itu berhasil dipatahkan. Selain merebut emas, gadis berusia 17 tahun itu juga mencetak rekor nasional (rekornas) dengan catatan waktu 1 menit 3,23 detik pada babak kualifikasi.
Masniari dan Flairene mengakhiri 11 tahun penantian emas dari perenang putri di ajang SEA Games.
Mereka mengakhiri paceklik emas renang putri yang terakhir kali diraih oleh Yessy Yosaputra di nomor 200m gaya punggung SEA Games 2011 Palembang.
Masniari dan Flairene tidak hanya mencatatkan sejarah. Kedua perenang spesialisasi gaya punggung itu juga menyelamatkan wajah tim renang Indonesia di saat perenang yang diandalkan dan diharapkan justru tenggelam di Vietnam.
Perenang veteran seperti I Gede Siman Sudartawa dan Gagarin Nathaniel Yus yang menjadi andalan justru gagal mencapai target emas.
Siman, peraih emas dalam dua edisi SEA Games di Kuala Lumpur dan Filipina, ”hanya” meraih perunggu nomor 50m gaya punggung. Sedangkan Gagarin harus puas dengan perak nomor 50m gaya dada.
Kondisi hampir sama terjadi di cabang olahraga angkat besi. Di saat dua olimpian Windy Cantika Aisah dan Nurul Akmal gagal bersinar, ada nama Muhammad Zul Ilmi yang tak diduga-duga mampu menyumbang emas dalam debutnya di SEA Games.
Meskipun baru menekuni angkat besi saat kelas 1 SMA, namun Zul Ilmi mampu tampil luar biasa mengalahkan lifter yang jauh lebih berpengalaman untuk merebut emas kelas 89kg.
Lifter berusia 26 tahun itu membukukan total angkatan 337kg dengan snatch 150kg dan clean and jerk 187kg.
Sementara itu rekannya, Rizki Juniansyah, gagal mempersembahkan emas dari kelas 81 kg putra. Tetapi Rizki tetap membuat catatan manis karena merebut perak dalam debutnya pada kelas ini.
Rizki, yang biasanya turun di kelas 73kg, membuat total angkatan 354kg, yang masing-masing dari snatch 157kg dan clean and jerk 197kg.
Dia hanya terpaut satu kilogram dari peraih emas kelas 81kg Natthawut Suepsuan dari Thailand yang membukukan 355kg (snatch 155kg dan clean and jerk 200kg).
Dari cabang olahraga bela diri, ada nama Alisya Mellynmar yang sukses menuntaskan janjinya sekaligus mengangkat tim wushu Indonesia mencapai target tiga emas di saat nama-nama besar gagal bersinar.
Alisya, yang merupakan debutan itu, mempersembahkan emas pertama wushu Indonesia dari nomor Taolu Taiji Quan.
Sementara itu dari arena bulu tangkis, debutan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang datang ke SEA Games 2021 Vietnam tanpa target apapun, malah sukses membawa pulang emas dari ganda putri.
Apriyani/Fadia yang baru dipasangkan sebagai ganda putri pada awal tahun ini turun ke SEA Games untuk menyamakan hati dan pola permainan agar semakin padu.
Namun mereka mampu melesat sampai ke final dan mengalahkan unggulan kedua asal Thailand Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard dalam dua gim langsung.
Kejutan juga datang dari lapangan panahan di mana Rezza Octavia berhasil menyumbang dua emas sekaligus dalam debutnya di kejuaraan kawasan Asia Tenggara itu.
Dua emas tersebut datang dari nomor recurve perseorangan putri dan beregu campuran bersama Riau Ega Agatha.
Hasil yang diraih Rezza bukan lagi sebuah kejutan mengingat dia datang ke SEA Games dengan bekal pengalaman bertanding di kompetisi internasional.
Seperti Piala Dunia Panahan 2021 di Paris dan Piala Dunia Panahan 2022 di Turki.
Selanjutnya ada penembak Dewi Laila Mubarokah yang menandai debutnya di SEA Games dengan meraih emas 10 meter air rifle putri.
Dia juga menjadi penyumbang emas pertama Indonesia dari cabang menembak di Vietnam.
Emas tersebut adalah impian Dewi yang tertunda selama lebih dari tiga tahun. Dewi batal membela Indonesia di SEA Games 2019 Filipina karena keterbatasan kuota atlet.
Dewi dan barisan debutan yang bersinar di Vietnam itu memberikan asa dan harapan terhadap prestasi olahraga Indonesia.
Namun seperti yang selalu dibilang Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, SEA Games hanyalah sasaran antara, tujuan utama adalah Olimpiade.
Dengan tujuan besar maka dibutuhkan pula program besar, jelas, dan terukur untuk meningkatkan kemampuan para debutan itu agar bisa bersaing di level yang lebih tinggi lagi.
Para stakeholder olahraga termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga harus konsisten memberikan pendanaan agar pelatnas tidak terputus.
Para atlet juga harus lebih banyak diberi kesempatan turun dalam berbagai kejuaraan internasional.
Apabila tidak ada program yang jelas dan pembinaan yang kontinyu maka jangan heran jika sinar para debutan itu meredup di masa mendatang. (*)
Penyelundupan benih lobster yang berhasil digagalkan oleh TNI AL di Perairan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Batam, Rabu (25/5/2022). (FOTO ANTARA/Ilham Yude Pratama)
batampos – Tim gabungan Koarmada I, Lantamal IV, Lanal Batam dan Lanal Tanjung Balai Karimun menggagalkan upaya penyelundupan 466 ribu Benih Bening Lobster (BBL) ilegal di Pulau Kelapa Gading. BBL senilai Rp 46,7 miliar ini rencananya diselundupkan dari Palembang menuju Vietnam melalui Singapura.
Komandan Koarmada I Laksamana Muda TNI Arsyad Abdullah mengatakan, penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat pada Senin (23/5) pagi.
“Berdasarkan data inteligen, akan ada kapal berkecepatan tinggi membawa BBL yang melintas di perairan Pulau Kelapa Gading. Malamnya kita lakukan penyekatan, sehingga kita berhasil menyekat semua jalur speadboat yang menuju ke Singapura,” ujarnya.
Arsyad menjelaskan dari penyekatan itu didapati 1 unit speedboat. Namun saat melihat petugas, speed tersebut berubah arah ke arah barat Perairan Pulau Kelapa Gading.
“Kapal kemudian dikandaskan, kemudian pelaku berhasil kabur dan tim belum mampu menangkapnya,” katanya.
Dari pemeriksaan speedboat tersebut, kata Arsyad, didapati 95 kotak box stereofoam berisi BBL. Box itu diketahui berisikan 466.600 jenis lobster pasir dan 785 jenis lobster mutiara.
“Kemudian barang tangkapan ini diserahkan ke Pangkapan PSDKP dan sudah kita lepaskan di Perairan Pulau Abang,” ungkapnya.
Dalam pengungkapan ini, Arsyad juga berjanji akan menangkap para penyelundup. Diduga, pelaku berjumlah 5 orang.
“Mudah-mudahan kita berhasil menangkap para pelaku karena ada beberapa identitas yang tertinggal di kapal,” katanya.
Sementara Kepala Ditjen PSDKP Batam Turman Hardianto Maha mengapresiasi upaya aparat yang menggagalkan penyelundupan BBL tersebut. Ia mengatakan akan terus menjalin kerjasama antar penegak hukum dalam upaya melawan BBL. Sejalan dengan itu, pengawasan oleh tim patroli PSDKP Batam juga akan digencarkan.
“PSDKP akan terus berkordinasi dengan penegak hukum di seperti TNI AL, Polri, Bakamla dan lainya untuk menjaga kedaulatan, pertumbuhan ekonomi, dan keberlanjutan ekosistem,” kata Turman. (*)
Pemadam kebakaran mengevakuasi sarang tawon yang berada di rumah warga, jalan Taman Sari, Tanjunguban, Rabu (25/5) malam. F.Slamet Nofasusanto
batampos- Terganggu dengan kawanan tawon vespa yang sering beterbangan di rumahnya, Laras Pratiwi, warga jalan Taman Sari, Tanjunguban meminta pertolongan pemadam kebakaran, Rabu (25/5) malam.
Menurut Laras kepada petugas, kawanan tawon sering terbang ketika dia membersihkan ikan atau daging. Penasaran, Laras menelusuri di mana sarang tawon.
Setelah menemukan sarang tawon di teras rumah, Laras melaporkan ke petugas pemadam kebakaran.
“Jadi setiap dia (Laras) membersihkan ikan atau daging, banyak tawon beterbangan,” kata Kasubbag TU pada UPT Damkar Tanjunguban, Panyodi.
Setelah menerima laporan, Panyodi mengutus seorang pemadam kebakaran untuk melihat sarang tawon.
“Seperti biasa kita kirim satu orang petugas ke lapangan,” kata Panyodi.
Setelah melihat sarang, petugas yang dikirim akan melaporkan alat yang diperlukan untuk mengevakuasi tawon.
“Baru kita bergerak ke lokasi dengan membawa peralatan yang dibutuhkan,” kata Panyodi.
Panyodi menjelaskan, evakusi tawon dilakukan dengan menyemprot cairan pertalite ke lubang yang ada di sarang tawon. Kemudian, sarangnya dimasukkan ke dalam karung goni.
“Baru kita bawa sarang tawon ke kantor untuk dimusnahkan dengan dibakar,” kata Panyodi.
Panyodi mengatakan, petugas pemadam kebakaran Tanjunguban selalu siap siaga memberikan pertolongan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk mengevakuasi hewan liar atau berbahaya.
“Tugas pemadam kebakaran tidak hanya memadamkan api ketika ada kebakaran, tapi mengevakuasi sarang tawon, ular atau menyelamatkan kucing dan lain-lainnya,” kata Panyodi. (*)
batampos – Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Prof. Dr. K.H. Ahmad Syafii Maarif alias Buya Syafii dikabarkan meninggal dunia. Dia menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Kabupaten Sleman, Jogjakarta.
Informasi ini dikabarkan secara resmi oleh Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dalam akun media sosial Twitter.
“Muhammadiyah dan bangsa Indonesia berduka. Telah wafat Buya Prof. Dr. H Ahmad Syafii Maarif pada hari Jumat tanggal 27 Mei 2022 pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping,” kata Haedar, Jumat (27/5).
Haedar menyampaikan doa, agar Buya Syafii wafat dalam keadaan baik dan diterima amal ibadahnya.
‘Semoga beliau husnul khatimah, diterima amal ibadahnya, diampuni kesalahannya, dilapangkan di kuburnya, dan ditempatkan di jannatun na’im,” ucap Haedar.
Haedar juga meminta masyarakat memafkan keasalahan dan memberikan doa kepada almarhum Buya Syafii Maarif. Terkait informasi pemakaman akan diinformasikan lebih lanjut.
“Mohon dimaafkan kesalahan beliau dan do’a dari semuanya. Pemakaman dan lain-laim informasinya menyusul,” pungkas Haedar. (*)
ILustrasi: Petenis Spanyol Rafael Nadal beraksi pada pertandingan putaran pertama Australia Terbuka melawan Marcos Giron dari AS di Melbourne Park, Melbourne, Australia, Senin (17/1). (ANTARA/REUTERS/Asanka Brendon Ratnayake)
batampos – Rafael Nadal meraih kemenangan ke-300 di ajang grand slam di pertandingan babak kedua Prancis Terbuka.
Petenis Spanyol tersebut mengalahkan wakil tuan rumah Corentin Moutet straight set 6-3, 6-1, 6-4. Kemenangan itu mengantarnya lolos ke babak ketiga Roland Garros.
Ini adalah pertemuan pertama Nadal dengan petenis 23 tahun yang berstatus wildcard di Prancis Terbuka.
Pada babak berikutnya Nadal yang akan menginjak usia 36 pekan depan akan menghadapi Botic van de Zandschulp (Belanda) sekaligus membuka peluang pertemuan dengan Novak Djokovic di perempatfinal.
Nadal, yang telah mengoleksi 13 gelar di Roland Garros. Sampai saat ini dia tercatat sebagai pemilik gelar mayor terbanyak tunggal putra sepanjang masa, yakni 21 gelar.
Di hari yang sama, bintang muda Spanyol Carlos Alcaraz juga lolos ke babak ketiga. Pun, unggulan ketiga Alexander Zverev.
Persiapan Nadal menuju Prancis Terbuka terganggu dengan cedera rusuk. ”Aku tidak akan bisa melaju jauh dalam sebuah turnamen jika aku khawatir tentang kondisi fisikku setiap hari,” ucapnya kepada Reuters.
”Jadi jika (kelak) terjadi sesuatu, aku akan menerimanya. Tapi saat ini aku akan fokus dengan permainanku.” (*)
Putra dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz dikabarkan hilang saat berenang di sungai Aare, Bern, Swiss, Kamis (26/5) kemarin. (Instagram emmerilkahn)
batampos – Putra dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Emmeril Khan Mumtadz dikabarkan hilang saat berenang di sungai Aare, Bern, Swiss, Kamis (26/5) kemarin. Kabar musibah ini pun dibenarkan oleh pihak keluarga, Elpi Nazmuzaman.
“Bahwa benar anak pertama kakak kami, Ridwan Kamil, yang bernama Emmeril Khan Mumtadz atau biasa dipanggil Eril mengalami musibah di Bern, Swiss pada 26 Mei 2022 siang hari waktu Swiss,” kata Elpi dalam keterangannya, Jumat (27/5).
“Keluarga sedang berada di Swiss untuk mencari sekolah Eril yang akan melanjutkan ke jenjang S2,” sambungnya.
Elpi menyampaikan, saat peristiwa kejadian, Ridwan Kamil sedang berada di Inggris dalam kegiatan pemerintahan di luar negeri bersama delegasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Sampai saat ini, Eril masih dalam pencarian.
“Kondisi Eril saat ini masih dalam pencarian tim SAR dan polisi Swiss. Namun pencarian dihentikan sementara karena hari sudah mulai gelap dan rencananya akan dilanjutkan esok pagi,” ujar Elpi.
Dia menjelaskan, kronologis peristiwa tersebut terjadi saat Eril berenang di sungai Aaree, Bern bersama adik dan kawannya. Saat ingin naik ke permukaan, Eril terseret arus sungai yang cukup deras yang sebelumnya sempat mendapat bantuan dari kawannya.
“Kejadian tersebut terjadi pada 26 Mei 2022 siang hari waktu Swiss dengan kondisi cuaca cerah,” papar Elpi.
Mengetahui informasi tersebut, sang Ayah Ridwan Kamil langsung menyusul ke Swiss. Elpi sebagai perwakilan pihak keluarga menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian dan bantuan dari pihak kedutaan besar Indonesia di Swiss, maupun kepolisian setempat yang terus berupaya mencari keberadaan Emmeril
“Kami mohon doa agar Eril dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan baik. Dapat berkumpul kembali bersama keluarga dalam keadaan sehat wal afiat,” pungkasnya. (*)
Ilustrasi. Ibadah haji di masa pandemi. Foto: Jawapos.
batampos – Kementerian Agama (Kemenag) Batam menggelar persiapan terakhir jelang keberangkatan jemaah calon haji (JCH) asal Batam. Tahun ini total yang berangkat 292 orang yang masuk dalam kuota haji, usai ditunda selama dua tahun karena pandemi Covid-19.
Ketua Manasik Haji, Kantor Kemenag Batam, Ridwan Syam mengatakan untuk persiapan sudah mulai berjalan. Persiapan dokumen seperti paspor sudah selesai, sedangkan visa haji merupakan bagian dari Kanwil Kepri.
“Kegiatan manasik haji dimulai hari ini sampai beberapa hari ke depan. JCH akan memantapkan tata cara ibadah haji yang akan mereka ikut di tanah suci mendatang,” kata dia, Kamis (26/5).
Ia menyebutkan JCH Batam mulai masuk asrama tanggal 14 dan berangkat 15 Juni mendatang. JCH akan berangkat menggunakan pesawat Saudi Arabia Airlines. Seluruh JCH Batam sudah mendapatkan vaksin pertama, kedua, dan booster, serta vaksin meningitis.
Ia menyebutkan dari kuota 292 orang, lima di antaranya tidak melakukan pelunasan biaya haji. Hal ini disebabkan berbagai faktor. Pertama karena urusan kesehatan, serta usia yang membuat mereka memilih mundur dan batal berangkat
“Cadangan langsung ada, karena memang sudah disiapkan. Jemaah merasa tidak yakult n untuk berangkat, sehingga memilih tidak berangkat,” sebutnya.
Ridwan berharap perjalanan ibadah haji JCH tahun ini bisa berjalan dengan lancar. Meskipun banyak yang batal berangkat karena keterbatasan usia yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.
“Usia 65 tahun ke atas tidak diperkenankan berangkat. Selain itu kuota haji juga tahun ini dikurangi, semua tidak lepas dari pandemi yang masih ada. Semoga yang berangkat bisa menjadi haji yang mabrur,” harapnya.
JCH diminta bisa menjadi kesehatan, dan bisa sehat sampai keberangkatan nanti. Untuk barang bawaan tolong diperhatikan, agar tidak menyebabkan masalah nantinya.
“Kami ingin semua jemaah yang berangkat bisa kembali dengan selamat, sehat dan menjadi haji yang mabrur,” tambah staf Kantor Kemenag Batam ini.
Mohzaini, 45, salah seorang JCH sangat bersyukur akhirnya bisa berangkat haji tahun ini. Setelah menunggu selama 10 tahun, niat ibadah ke tanah suci akhirnya menjadi kenyataan.
“Harusnya berangkat 2020 lalu, tapi karena pandemi diundur tahun ini. Kalau jadi berangkat 20220 lalu saya menunggu delapan tahun, karena diundur jadinya 10 tahun. Alhamdulillah bisa berangkat ibadah haji juga dalam waktu dekat ini,” ujarnya saat mengikut kegiatan manasik haji di Hotel PIH Batamcenter, Kamis (26/5).
Karena dua tahun ditunda, persiapan keberangkatan sudah maksimal. Untuk berkas sudah diproses, tinggal menyelesaikan manasik haji dan menunggu waktu masuk asrama.
“Sudah siap semua. Tinggal menjaga kesehatan agar tetap sehat sampai jadwal keberangkatan, sehingga ketika di tanah suci bisa mengikuti semua tahapan ibadah,” ujar ASN Pemko Batam ini. (*)
Putra pertama dari Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil yakni Emmeril Khan Mumtadz atau biasa dipanggil Eril. (Instagram Emmerilkahn)
batampos- Upayakan pencarian Emmeril Khan Mumtadz, putra pertama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang hilang ketika berenang di Sungai Aaree, Swiss, Kamis (26/5) terus diupayakan KBRI Bern.
“KBRI Bern telah berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk proses pencarian,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha melalui pesan singkat, Jumat.
Judha menjelaskan bahwa upaya pencarian langsung dilakukan setelah kejadian pada Kamis dengan menyusuri Sungai Aaree di Bern dan akan terus dilanjutkan pada Jumat.
“Proses pencarian dihentikan tadi malam dan akan dimulai kembali pagi ini waktu Bern. Kita doakan agar Saudara Eril segera ditemukan selamat,” kata Judha, merujuk pada nama panggilan Emeril.
Ridwan Kamil dan keluarga sedang berada di Swiss untuk mencari sekolah buat Eril yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.
Saat kejadian, Ridwan Kamil sedang berada di Inggris dalam kegiatan pemerintahan di luar negeri bersama delegasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Pada 26 Mei 2022 siang, Eril berenang di Sungai Aaree, Bern bersama adik dan kawannya. Kondisi cuaca saat itu cerah. Ketika berusaha naik ke permukaan, Eril terseret arus sungai yang cukup deras meski sempat dibantu oleh kawan-kawannya.
Ridwan Kamil langsung menyusul ke Swiss setelah menerima kabar tentang musibah tersebut dan saat ini telah bersama dengan keluarganya. (*)