Senin, 11 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7649

Polisi Ungkap 2 Kasus Pencurian Motor, 3 Pelaku Masih Dibawah Umur

0
Pelaku pencurian motor scaled e1653823429601
Polisi menggiring para pelaku pencurian motor di Mapolsek Seibeduk, Sabtu (28/5) siang. F.Yofi Yuhendri/Batam Pos

batampos – Jajaran Polsek Seibeduk berhasil mengungkap 2 kasus pencurian motor. Ironisnya, barang curian tersebut diketahui dijual pelaku ke Kampung Aceh, Simpang Dam, Mukakuning.

Dari 2 kasus ini, polisi menangkap 4 orang pelaku yang terdiri dari 1 pria dewasa, dan 3 orang anak dibawah umur. Serta barang bukti 2 unit sepeda motor.

Kapolsek Seibeduk, AKP Betty Novia mengatakan untuk kedua kasus ini terungkap berawal dari laporan korban. Pelaku yang ditangkap yakni WR, 41, dan 3 anak dibawah umur M, 16, AW, 15, AJF, 14.

“Pencurian ini dilakukan di dua lokasi. Pertama di Baloi dan di Batubesar. Pelaku ditangkap langsung setelah kita menerima laporan,” ujar Betty di Mapolsek Seibeduk.

Betty menjelaskan pelaku WR ditangkap saat melakukan transaksi motor curian di Kampung Aceh, Mukakuning. Namun, saat itu pelaku melakukan perlawanan dengan mengeluarkan sebilah sangkur.

“Pelaku terpaksa kita lumpuhkan (ditembak bagian kaki) karena setelah mengancam (menggunakan sangkur) kemudian berusaha kabur,” kata Betty.

Sedangkan penangkapan 3 anak dibawah umur dilakukan di kawasan Tanjunguma. Pelaku beraksi secara berkelompok dengan mengincar motor yang terparkir di depan ruko dan rumah.

“Pelaku merusak kunci kontak motor dan menendang stang motor,” kata Betty.

Dengan kejadian ini, Betty mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Yakni dengan menambah kunci ganda motor saat parkir.

“Parkirlah di lokasi yang mudah diawasi dan lengkapi dengan kunci ganda,” katanya.

Dari pengakuan WR, ia sudah kerap mencuri dan menjual barang curian tersebut ke Kampung Aceh dengan harga Rp 1-1,5 juta. Ia mengaku pencurian itu dilakukan karena tidak memiliki pekerjaan setelah bebas dari penjara pada Maret lalu.

“Pernah ketangkap kasus narkoba. Sudah beberapa kali mencuri, uangnya untuk kebutuhan,” katanya.

Sedangkan dari pengakuan pelaku anak dibawah umur, uang hasil curian tersebut dibagi dan digunakan untuk berjudi.

“Buat bermain (judi). Uangnya dibagi,” kata AW, remaja putus sekolah ini.

Atas perbuatannya, untuk WR dijetat pasal 362 KUHP dan Pasal 2 ayat 1 UU Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman 10 tahun penjara. Sedangkan tiga pelaku anak dibawah umir dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman 7 tahun penjara. (*)

 

 

Reporter: YOFI YUHENDRI

BP Batam dan BP Karimun Tandatangani Dua Nota Kesepahaman 

0
bp batam 1
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi (tiga dari kiri) dan Plt Kepala BP Karimun, Faisal Rizal, memperlihatkan nota kesepahaman yang ditandangani kedua belah pihak. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) bersama Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Karimun (BP Karimun) melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Jumat (27/5/2022) di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun.

Hal ini bertujuan untuk mewujudkan efektivitas kerja, pola kerja terpadu, terarah dan berkesinambungan dalam sinergitas kelembagaan antara BP Batam dan BP Karimun yang diimplementasikan dalam suatu Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan Plt. Kepala BP Karimun, Faisal Rizal.

BP Karimun melihat bahwa Batam sangat handal dalam mengelola Investasi, pembangunan infrastruktur, pengembangan Industri dan pariwisatanya, hal ini yang menjadikan BP Karimun ingin menjalin hubungan baik dan bekerja sama dengan BP Batam.

Pada kesempatan tersebut, BP Batam juga melakukan kerjasama dalam bidang kesehatan antara Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam dengan Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Sani yang ditandatangani oleh Direktur RSBP Batam, Afdhalun Hakim dan Plt. Direktur RSUD Muhammad Sani Karimun, Rosdiana yang disaksikan langsung oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Dalam sambutannya, Bupati Karimun, Aunur Rafiq, menyampaikan, ia menyambut baik adanya kerja sama yang dilakukan oleh BP Batam dan BP Karimun serta kerja sama di bidang kesehatan antara RSUD Muhammad Sani Karimun dan RSBP Batam.

“Kami sangat menyambut baik dengan adanya penandatanganan MoU ini, tentu hal ini akan memperkuat kerja sama antara Karimun dan Batam serta meningkatkan kerjasama antara Rumah Sakit terbaik di masing-masing daerah, baik di Kabupaten Karimun maupun di Kota Batam yang sudah terjalin selama ini,” ujar Aunur Rafiq.

Dengan kecanggihan teknologi serta sumber daya manusia yang handal di RSBP Batam dan kedepannya akan dilakukan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sekupang Batam, menjadikan RSBP Batam sebagai tujuan rujukan bagi pasien yang berasal dari Karimun dan Kepri yang membutuhkan pengobatan secara intensif.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi juga menyambut baik penandatanganan MoU antara Batam dan Karimun, dengan dilaksanakannya MoU ini maka hubungan baik antara Batam dan Karimun dapat terjalin erat.

“Kita serumpun di Kepulauan Riau, dengan pembangunan dan pengembangan yang dilakukan di Batam saat ini, diharapkan daerah sekitar juga dapat merasakan dampaknya dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya untuk Kabupaten Karimun, Batam ingin dapat bermanfaat untuk daerah sekitar,” kata Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi menyampaikan bahwa dengan dilakukannya MoU tersebut pihaknya mengundang secara langsung dokter dan tenaga kesehatan di RSUD Muhammad Sani Karimun untuk melakukan studi banding ke RSBP Batam.

“Saya ingin setelah penandatanganan MoU ini jajaran RSUD Muhammad Sani Karimun dapat melakukan studi ke RSBP Batam untuk bertukar pengetahuan dan informasi, agar kualitas, fasilitas serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat semakin meningkat,” ujar Muhammad Rudi.

Diharapkan nantinya dengan hadirnya rumah sakit bertaraf internasional di Kota Batam akan memberikan multiplier effect yang nyata ke Kabupaten Karimun bahkan untuk Kepulauan Riau.

Turut hadir dalam kegiatan, Wakil Gubernur, Marlin Agustina; Sekretaris Daerah Kab.Karimun, Muhammad Firmansyah; Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin; Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait; Kepala Biro Umum BP Batam, Budi Susilo, Kepala Biro Keuangan BP Batam, Siswanto serta OPD di lingkungan Kabupaten Karimun dan Kota Batam.

BP Batam dan BP Karimun Tandatangani Dua Nota Kesepahaman 

0
bp batam 1
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi (tiga dari kiri) dan Plt Kepala BP Karimun, Faisal Rizal, memperlihatkan nota kesepahaman yang ditandangani kedua belah pihak. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) bersama Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Karimun (BP Karimun) melakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Jumat (27/5/2022) di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun.

Hal ini bertujuan untuk mewujudkan efektivitas kerja, pola kerja terpadu, terarah dan berkesinambungan dalam sinergitas kelembagaan antara BP Batam dan BP Karimun yang diimplementasikan dalam suatu Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan Plt. Kepala BP Karimun, Faisal Rizal.

BP Karimun melihat bahwa Batam sangat handal dalam mengelola Investasi, pembangunan infrastruktur, pengembangan Industri dan pariwisatanya, hal ini yang menjadikan BP Karimun ingin menjalin hubungan baik dan bekerja sama dengan BP Batam.

Pada kesempatan tersebut, BP Batam juga melakukan kerjasama dalam bidang kesehatan antara Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam dengan Rumah Sakit Umum Daerah Muhammad Sani yang ditandatangani oleh Direktur RSBP Batam, Afdhalun Hakim dan Plt. Direktur RSUD Muhammad Sani Karimun, Rosdiana yang disaksikan langsung oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Dalam sambutannya, Bupati Karimun, Aunur Rafiq, menyampaikan, ia menyambut baik adanya kerja sama yang dilakukan oleh BP Batam dan BP Karimun serta kerja sama di bidang kesehatan antara RSUD Muhammad Sani Karimun dan RSBP Batam.

“Kami sangat menyambut baik dengan adanya penandatanganan MoU ini, tentu hal ini akan memperkuat kerja sama antara Karimun dan Batam serta meningkatkan kerjasama antara Rumah Sakit terbaik di masing-masing daerah, baik di Kabupaten Karimun maupun di Kota Batam yang sudah terjalin selama ini,” ujar Aunur Rafiq.

Dengan kecanggihan teknologi serta sumber daya manusia yang handal di RSBP Batam dan kedepannya akan dilakukan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sekupang Batam, menjadikan RSBP Batam sebagai tujuan rujukan bagi pasien yang berasal dari Karimun dan Kepri yang membutuhkan pengobatan secara intensif.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi juga menyambut baik penandatanganan MoU antara Batam dan Karimun, dengan dilaksanakannya MoU ini maka hubungan baik antara Batam dan Karimun dapat terjalin erat.

“Kita serumpun di Kepulauan Riau, dengan pembangunan dan pengembangan yang dilakukan di Batam saat ini, diharapkan daerah sekitar juga dapat merasakan dampaknya dan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya untuk Kabupaten Karimun, Batam ingin dapat bermanfaat untuk daerah sekitar,” kata Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi menyampaikan bahwa dengan dilakukannya MoU tersebut pihaknya mengundang secara langsung dokter dan tenaga kesehatan di RSUD Muhammad Sani Karimun untuk melakukan studi banding ke RSBP Batam.

“Saya ingin setelah penandatanganan MoU ini jajaran RSUD Muhammad Sani Karimun dapat melakukan studi ke RSBP Batam untuk bertukar pengetahuan dan informasi, agar kualitas, fasilitas serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat semakin meningkat,” ujar Muhammad Rudi.

Diharapkan nantinya dengan hadirnya rumah sakit bertaraf internasional di Kota Batam akan memberikan multiplier effect yang nyata ke Kabupaten Karimun bahkan untuk Kepulauan Riau.

Turut hadir dalam kegiatan, Wakil Gubernur, Marlin Agustina; Sekretaris Daerah Kab.Karimun, Muhammad Firmansyah; Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin; Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait; Kepala Biro Umum BP Batam, Budi Susilo, Kepala Biro Keuangan BP Batam, Siswanto serta OPD di lingkungan Kabupaten Karimun dan Kota Batam.

Pedagang di Batam Minta Gubernur Segera Keluarkan Rekomendasi Pengiriman Hewan Kurban

0
Hewan Kurban 1 F Cecep Mulyana
Hewan kurban di Batam. F.Cecep Mulyana

batampos – Pedagang sapi dan kambing di Batam yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Hewan Ternak Batam (APHTB) meminta Gubernur Kepri Ansar Ahmad segera mendisposisikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kepri guna mengeluarkan rekomendasi pemasukan sapi dan kambing. Pasalnya saat ini sejumlah pedagang hewan kurban di Batam maupun Lampung sudah siap melakukan proses distribusi pengiriman sapi dan kambing ke Batam.

“Tinggal rekomendasi gubernur saja. Rekomendasi dikeluarkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Propinsi Kepri atas nama Gubernur. Segala saranan dan prasarana pengiriman sudah kita persiapakan dengan baik,” ujar Penasehat APHTB, Musofa, Minggu (29/5).

Menurutnya, rekomendasi ini sangat penting mengingat hal ini sebagai syarat utama mengirim hewan kurban ke Kota Batam. Rekomendasi ini juga dinilai sangat mendesak mengingat pelaksanaan ibadah kurban yang tinggal menunggu hari saja.

“Karena di Lampung nanti hewan kurban diisolasi selama 14 hari dan untuk dibawa ke sini juga butuh waktu minimal tiga hari. Dan gubernur perlu segera mengeluarkan rekomendasi ini,” tutur Musofa.

Ia menambahkan, prinsipnya pedagang-pedagang baik yang di Lampung maupun di Batam sudah siap untuk proses pengiriman. Persiapan mulai dari karantina hewan, kapal angkut, pengecekan kesehatan hewan dari daerah asal serta ketersediaan lahan di Batam untuk isolasi hewan.

Musofa menyebutkan, sebelum sapi dan kambing dikirim ke Batam terlebih dahulu telah melalui pengecekan kesehatan di Lampung. Saat sampai di Batam hewan tersebut langsung di tempatkan ke tempat isolasi seluas 6.000 meter selama tiga hari.

“Kita sudah siapkan lahan untuk isolasi seluas 6.000 meter untuk isolasi hewan selama tiga hari. Kemudian setelah di cek oleh dokter hewan dari dinas terkait di Batam, sekarang tinggal keluar rekomendasi dari dinas ketahanan pangan provinsi atas nama gubernur itu sudah beres,” ujarnya

Sementara proses distribusinya dari lampung menuju Batam pedagang sudah menyiapkan tiga kapal untuk sekali jalan. Dimana satu kapal memuat 300 ekor sapi plus 100 ekor kambing.

“Jadi diutamakan dulu untuk sapi yang berangkat, dua kali berangkat sudah mencukupi untuk kebutuhan sapi. sedangkan untuk kambing bisa berangkat berikutnya untuk memenuhi kebutuhan hampir 14 ribu ekor kambing,” jelasnya.

Terkait hal ini, Asosiasi APHTB juga sudah mengajukan Hearing ke ketua DPRD Kepri, dimana saat ini masih menunggu surat balasan untuk audiensi. “Kita sudah mengirimkan surat ke Ketua DPRD Provinsi mudah-mudahan ada tanggapan secepatnya untuk rapat dengar pendapat (RDP) terkait masalah kesehatan hewan,” harap Musofa.

Diketahui, kebutuhan sapi dan kambing untuk di Batam jelang Idul Adha mengalami kekurangan. Hal ini di pengaruhi oleh wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak berkuku ganda di Indonesia sehingga sejumlah daerah memberlakukan kebijakan lockdown untuk pengiriman maupun menerima dari luar daerah.

“Jika meliat stock hewan kurban kita saat ini sangat tak mencukupi. Sementara disisi lain sudah banyak warga yang memesan hewan kurban dan ini harus segera ditindaklanjuti,” pungkas Musofa. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Peluang Besar Leclerc di Sirkuit Jalanan Monte Carlo

0
Charles Leclerc berpeluang merebut kembali posisi puncak klasemen pada balapan GP Monako nanti malam. (Simon BAKER / POOL / AFP)

batampos – Harapan pembalap Ferrari Charles Leclerc berjaya di balapan kandang sejauh ini berjalan mulus.

Semalam (28/5) pembalap Monako tersebut mengamankan pole position untuk memulai start terdepan di balapan GP Monako malam nanti.

Leclerc sampai saat ini memang masih sangat penasaran dengan peruntungannya di sirkuit jalanan Monte Carlo tersebut.

Sejak terjun penuh di F1 mulai musim 2018, dia tak pernah meraih hasil maksimal. Catatan terbaik pembalap 24 tahun itu sejauh ini di GP Monako adalah finis di posisi ke-18 pada 2018.

Musim lalu dia gagal finis. Begitu juga di 2019. Pada 2020 GP Monako tidak digelar lantaran Covid-19.

”(Pole) ini raihan spesial yang membuatku sangat bahagia. Sejauh ini semuanya berjalan begitu mulus.”

”Aku tahu benar kecepatan mobil yang aku tunggangi. Dan aku hanya perlu memaksimalkan itu di balapan besok (hari ini),” ucap Leclerc seusai sesi kualifikasi dilansir Independent.

Pole position Leclerc di Monako ini menjadi yang kelima musim ini. Start dari posisi terdepan tentu saja akan memberikan keuntungan besar bagi jagoan Kuda Jingkrak tersebut.

Karakter sirkuit jalanan yang sempit sudah pasti akan menyulitkan pembalap lain untuk menyalip. Atau setidaknya, peluang menyalip menjadi sangat kecil.

Selain itu, yang start di posisi kedua adalah rekan satu timnya sendiri di Ferrari Carlos Sainz Jr.

Posisi ini bisa dimanfaatkan untuk mengahalangi laju Max Verstappen yang start dari posisi keempat agar tidak mudah menyalip Leclerc.

Jika skenario itu berhasil, sebuah kemenangan akan memberi Leclerc peluang mengambil alih lagi puncak klasemen pembalap atas rival terkuatnya musim ini, yakni Verstappen.

Saat ini, Verstappen memuncaki klasemen pembalap dengan raihan 110 poin.

Leclerc membuntuti di belakangnya dengan terpaut 6 angka. Sebelumnya, karena gagal finis di Barcelona, Leclerc kehilangan posisinya dari puncak klasemen.

Start di belakang Sainz Jr adal ada rekan setim Verstappen, Sergio Perez, yang menyegel posisi start ketiga.

Dengan situasi ini Ferrari dan Red Bull akan beradu cerdik untuk meramu strategi melalui pit stop. Di tengah balapan mereka bakal memainkan taktik undercut atau overcut demi mendapatkan peluang saling mengalahkan. (*)

 

 

Reporter: JPGroup

Aktris China Jing Tian Didenda Rp15,6 miliar karena Langgar Aturan Iklan

0

batampos- Dinilai mempromosikan produk yang dianggap melanggar Undang-Undang Periklanan setempat,aktris China Jing Tian dikenai denda sebesar 7,22 juta yuan (Rp15,6 miliar) oleh otoritas pasar di Guangzhou.

Jiang tercatat sebagai duta merek (brand ambassador) Infinite Free yang terdaftar di Guangzhou sebagai produk permen buah dan sayur.

Jing Tian (ANTARA/Istimewa/irfan)

Dalam iklannya, Jing mengeklaim produk tersebut mampu mencegah penyerapan gula, minyak, dan lemak tanpa melakukan verifikasi, demikian pernyataan Badan Administrasi Pasar Nasional China (SAMR) yang dirilis pada Sabtu.

Menurut UU Periklanan China, makanan biasa tidak boleh dipromosikan untuk kepentingan terapi.

Dari promosi produk tersebut, Jing mendapatkan honor sebesar 2,58 juta yuan (Rp5,6 miliar).

BACA JUGA: Artis Pendatang Baru Terbaik, Olivia Rodrigo Borong 3 Grammy Awards

Seluruh honor tersebut disita dan dia masih diwajibkan membayar denda sebesar 4,64 juta yuan (Rp10 miliar) sehingga total denda yang harus dibayarkan Jing sebanyak 7,22 juta yuan.

SAMR juga akan menyelidiki perusahaan yang memproduksi permen tersebut.

Setelah putusan ditetapkan, Jing meminta maaf lewat akunnya di Weibo atas ketidakhati-hatiannya dalam menerima kontrak komersial sehingga bisa menyesatkan konsumen yang terlanjur memercayai produk tersebut.

Jing mengakui kesalahannya dan bersedia membayar denda serta berjanji tidak akan lagi mempromosikan produk terkait.

Permen tersebut telah ditarik dari mal-mal daring terbesar di China, seperti Taobao dan JD.com. Produk itu dijual dengan harga 100 yuan (Rp217 ribu) per kotak seberat 28 gram.

Jing, yang juga memiliki nama populer Sally Jing, lahir di Xian, Provinsi Shaanxi, pada 33 tahun silam.

Artis peran yang mengawali debutnya pada 2008 itu telah membintangi sejumlah film, di antaranya The Warring States, Special ID, Story 2013, The Great Wall, dan Pacific Rim. (*)

reporter: antara

Terjatuh saat Dikejar, Dua Pencuri di Tiban Babak Belur Diamuk Massa 

0
Ilustrasi pencurian
Ilustrasi. Foto: Jawapos.com

batampos – Dua pencuri di wilayah Sekupang babak belur setelah diamuk massa. Aksi mereka dapat digagalkan korban dan warga sekitar hingga akhirnya menjadi bulan-bulanan warga tepatnya di depan jalan raya Perumahan Tiban Ayu, Batam.

Unit Reskrim Polsek Sekupang yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sekupang Iptu Muhammad Ridho langsung turun mengamankan kedua pelaku dari amukkan warga. Kedua korban sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka-luka serius.

Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana mengatakan, setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat bahwasannya ada 2 orang pelaku pencurian dengan menggunakan sepeda Motor Suzuki Satria FU hitam sedang dikejar oleh warga.

“Setibanya di sana, petugas mendapati dua orang yang diduga sebagai pelaku pencurian sedang dipukuli oleh warga yang saat itu sedang melewati jalan tersebut. Kedua pelaku itu adalah RS, 39, dan HNP, 37,” ujar Kapolsek Yudha, Minggu (29/5).

Dimana, pada saat kejadian tersebut pelaku melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor hingga menabrak pintu samping sebelah kiri satu unit mobil Toyota Avanza Bp 1559 GE yang sedang melintas. Lalu pelaku terjatuh dan diamuk massa.

“Dikarenakan pelaku mengalami luka robek dibagian kepala, bibir dan luka lebam lain, petugas membawa keduanya ke RS BP guna mendapatkan perawatan medis,” imbuhnya.

Kemudian, setelah mendapatkan tindakan medis terhadap pelaku, selanjutnya pelaku dibawa dan amankan ke Polsek Sekupang guna proses lebih lanjut.

Barang bukti yang berhasil diamankan yakni satu unit R2 Suzuki Satria FU Warna Hitam, satu buah laptop merk Acerr warna hitam, satu buah tas warna hitam merek Eiger, dua buah kunci L, satu buah pisau gagang warna merah dan dua buah pahat gagang warna biru.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 3,5 juta. Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sekupang,” pungkasnya. (*)

 

 

Reporter : Rengga Yuliandra

 

Bocah SD di Jember Tewas Tenggelam Saat Berenang di Bendungan

0
Ilustrasi orang tenggelam (Antara)

batampos – Pembelajaran di luar ruangan yang dilaksanakan SDN Dukuhmencek 03, Kecamatan Sukorambi, Jember berubah menjadi petaka. Musababnya, Muhammad Dhanar Agustian, 10, salah satu siswa SD tersebut, ditemukan meninggal tenggelam di sungai di sela-sela pembelajaran di alam.

Korban ini ditengarai terpisah dari rombongan, sebelum warga menemukannya tak bernyawa Sabtu (28/5) pukjul 10.30. Abdul Rochim, 34 adalah warga setempat yang kali pertama menemukan jasad Muhammad Dhanar Agustian, Sabtu (28/5) siang kemarin.

Saat itu, warga Dusun Botosari, Desa Dukuhmencek ini hendak mandi di kawasan DAM desa setempat, yang tidak jauh dari perkampungan. Mengetahui ada tubuh bocah, dia langsung memberitahu Eko Andry Susilo, 34, wali kelas di sekolah korban.

Siang itu, Eko bersama puluhan siswa lainnya sedang mengikuti pembelajaran di alam terbuka. “Namun pada saat kita memberikan pembelajaran ada warga yang melapor kalau satu siswa ditemukan meninggal,” ujar Eko.

Menurut Eko, sebelum warga menemukan jasad siswa kelas 3 itu, ada sekitar 25 siswa kelas 3 sedang mengikuti pembelajaran tema delapan, yakni Praja Muda Karana (Pramuka). “Pagi harinya para siswa belajar di dalam kelas, karena praktik maka anak-anak dibawa ke sungai,” ujarnya.

Eko mengatakan, tujuan ke sungai itu bukan untuk mandi, melainkan menjelaskan kepada siswa kalau sungai itu sangat bermanfaat bagi kehidupan. Sehingga siswa diberi pemahaman agar jangan sampai mengotori atau merusak alam supaya tak berbalik menjadi ancaman bencana, ujar Wali kelas 3 tersebut. “Saya bertetangga dan satu RT dengan korban,” ujarnya dikutip dari Radar Jember.

Sayangnya, ada lima siswa yang lepas dari pengawasan. “Ada sekitar lima siswa yang lepas dari rombongan saat pembelajaran di luar sekolah. Sementara dari puluhan siswa lainnya juga tidak tahu kalau lima termasuk korban yang mandi ini ada yang tahu. Tidak ada yang tahu siswa lainnya, kecuali empat temannya yang ikut mandi tetapi masih selamat,” ujar Eko yang terus menangis.

Di saat sang wali kelas menerangkan ada lima siswa yang keluar dari rombongan. Mereka mandi di area dam yang tak jauh dari lokasi pembelajaran. Rupanya, petaka tak dapat ditolak, satu dari lima siswa itu tenggelam dan ditemukan meninggal oleh warga.

Kapolsek Sukorambi Iptu Agus Yudi mengungkapkan, saat itu korban bersama beberapa temannya berpisah dari rombongan. Kala itu, wali kelas bersama puluhan lainnya sedang melaksanakan pembelajaran di alam. “Jadi beberapa siswa termasuk korban ini terpisah dengan teman lainnya,” ungkapnya.

Ketika salah satu korban yang ditemukan sudah meninggal ini wali kelasnya tidak tahu. Karena ada puluhan yang saat itu mengikuti pembelajaran alam diluar kelas. “Wali kelasnya baru tahu kalau ada siswa yang meninggal setelah ada warga yang menolong itu datang untuk memberitahu,” ujar Agus.

Korban yang sudah ditemukan meninggal langsung dilarikan ke IGD puskesmas setempat. “Setelah dilakukan visum, jasad korban akhirnya dibawa pulang untuk dimakamkan,” pungkasnya. (*)

Reporter: JP Group

Pemprov Kepri Incar Pengelolaan PLBN di Natuna

0
Proses pembangunan pembangunan PLBN, Serasan, Natuna akan terus dilanjutkan hingga selesai

batampos-Pemerintah Provinsi Kepri mengincar untuk mengelola Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan, Natuna. Keinginan tersebut disampaikan Kepla Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kepri, Doli Boniara ke Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kepri.

“Kunjungan ini untuk meningkatkan efektivitas dalam memfasilitasi dan koordinasi pengelolaan perbatasan negara, salah satunya adalah PLBN Terpadu yang saat ini sedang dibangun di Serasan, Kabupaten Natuna,” ujar Doli Boniara, Jumat (27/5) di Tanjungpinang.

Mantan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kepri tersebut menjelaskan, PLBN Terpadu tersebut adalah infrastruktur strategis yang bisa menjadi lintasan perbatasan. Karena dibangun di Provinsi Kepri, tentu ada harapan terlibatnya Pemprov Kepri dalam pengelolaan infrastruktur itu nanti.

BACA JUGA: Sudah Lewat Deadline Kemen PUPR, PLBN Natuna masih Belum Tuntas

“Salah satu tujuan pembangunan PLBN adalah untuk mengatur lalu lintas orang dan barang. Outputnya adalah pada peningkatan ekonomi daerah,” jelas Doli.

Sementara itu, Kepala BPPW Kepri, Fasri Bachmid mengatakan, penuntasan pembangunan proyek strategis negara tersebut terus digesa. Ia berharap, kehadiran PLBN ini dapat dijadikan international hub port dengan dukungan fasilitas yang baik dan memadai.

“Kami juga meminta dukungan dan kerja sama dari Pemerintah Provinsi Kepri untuk menuntaskan program pembangunan kawasan perbatasan negara, khususnya PLBN Terpadu Serasan Kabupaten Natuna,” ujar Fasri.

Seperti diketahui, Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Natuna di Serasan molor dari target. Sampai akhir Januari lalu, proyek strategis nasional senilai Rp145 miliar tersebut progresnya masih 73 persen. Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (Kemen PUPR) menargetkan pembangunan selesai pada Februari 2022 .

Dalam laporan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kepri sebagai Satuan Kerja (Satker) Kemen PUPR ke Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, pembangunan baru akan tuntas 100 persen pada Mei 2022. Pada awal pembangunan PLBN Serasan diplot dengan anggaran Rp133 miiar. Namun infrastruktur yang dibangun sejak 2020 tersebut membutuhkan anggaran sampai Rp145 miliar. (*)

reporter: Jailani

Spanduk Bergambar Firli Bahuri Bertebaran, Nawawi: Harusnya Gambar DPO

0
Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

batampos – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango memgomentari munculnya baliho bergambar Ketua KPK Firli Bahuri. Menurut Nawawi, jika masyarakat mendukung kinerja KPK dalam pemberantasan korupsi, seharusnya bisa memasang baliho para daftar pencarian orang (DPO) KPK.

“Hemat saya, kalau masyarakat berkeinginan mendukung kerja-kerja KPK, mungkin pemasangan spanduk ataupun baliho itu akan lebih pas kalau memuat gambar para DPO KPK, seperti Harun Masiku,” kata Nawawi dikonfirmasi, Minggu (29/5).

Kinerja KPK, menurut Nawawi bukan hanya dilakukan oleh satu pimpinan semata. Sebagaimana dalam Pasal 1 butir (4) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 menyatakan, pemberantasan tindak pidana korupsi adalah serangkaian kegiatan untuk mencegah dan memberantas terjadinya tindak pidana korupsi, melalui upaya koordinasi, supervisi, monitor, penyelidikan, penyidikan, penuntutan, pemeriksaan disidang pengadilan, dengan peran serta masyarakat.

Menurut Nawawi, lembaga antirasuah bukan kekurangan anggaran. Namun, alangkah baiknya masyarakat mendukung kerja-kerja KPK dalam isu pemberantasan korupsi.

“Ini bukan berarti KPK kekurangan anggaran untuk membuat sticker ataupun spanduk bergambar para DPO KPK,” tegas Nawawi.

Spanduk bergambar Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri kembali muncul di sejumlah wilayah. Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Dewan Pengawas (Dewas) KPK untuk bergerak memeriksa maksud munculnya spanduk tersebut.

“Menjamurnya spanduk atau baliho Ketua KPK mestinya menggerakkan Dewan Pengawas untuk menelusurinya lebih lanjut,” ucap peneliti ICW Kurnia Ramadhana.

Karena bukan kali ini saja, spanduk bergambar Firli Bahuri terpasang di sejumlah wilayah di Indonesia. Dia khawatir, spanduk tersebut dipasang untuk kepentingan politik, dengan mengatasnamakan lembaga KPK.

“Ini penting disampaikan, sebab jika terjadi maka dapat dipersoalkan secara etik karena melanggar Pasal 4 ayat (1) huruf d Peraturan Dewas 2/2020,” tegas Kurnia.

“ICW berharap tokoh-tokoh dalam spanduk atau baliho ialah figur-figur yang bisa dijadikan teladan bagi masyarakat Indonesia, bukan justru pejabat yang sempat tersandung kode etik berulang kali,” imbuhnya.

Terpisah, pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri menegaskan, secara kelembagaan pihaknya tidak pernah memasang spanduk yang memuat gambar Ketua KPK Firli Bahuri. Spanduk tersebut berisi pesan dukungan kepada Firli untuk kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Pemasangan tersebut, kami pastikan bukan program KPK,” tegas Ali.

Ali mengatakan kegiatan KPK lebih mengedepankan sosialisasi dan kampanye yang fokus pada pencegahan korupsi. Sekaligus membangkitkan kesadaran masyarakat dalam mewujudkan budaya antikorupsi.

“KPK terus mengajak keterlibatan masyarakat, melalui perannya masing-masing, untuk berkolaborasi dan bahu-membahu dalam memberantas korupsi di negeri tercinta ini,” pungkas Ali. (*)

Reporter: JP Group