Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7672

Syahbandar Sebut KM Ladang Pertiwi Tidak Memiliki Ijin Penumpang

0
Sejumlah penumpang KM Ladang Pertiwi yang selamat usai kapal yang ditumpanginya tengelam di perairan Selat Makassar tiba di Dermaga Parappa, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Sabtu (28/5/2022). (ANTARA/HO/Dokumentasi Basarnas Sulsel)

batampos – Otoritas Syahbandar Pelabuhan Rakyat Paotere Makassar, Sulawesi Selatan, menyatakan, KM Ladang Pertiwi yang tenggelam di perairan Selat Makassar, tidak memiliki izin pelayaran penumpang, tetapi hanya mengantongi izin penangkapan ikan.

“Kalau untuk status kapal, itu kapal nelayan, dan bukan kapal barang atau penumpang,” ujar Koordinator Syahbandar Pos Paotere Makassar, Nufrizal, kepada wartawan, Sabtu.

Mekanisme untuk mendapatkan izin berlayar harus dari persetujuan dari Syahbandar Perikanan, di bawah naungan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sehingga pihaknya tidak mengetahui pasti izin yang dimiliki pemilik kapal tersebut.

“Untuk izin persetujuan berlayar itu (diterbitkan) di syahbandar perikanan,” katanya.

Sejauh ini, kapal kayu KM Ladang Pertiwi, kata dia, tidak melaporkan kedatangan saat sandar di Pelabuhan Rakyat Paotere, maupun saat berangkat yang membawa barang dan penumpang, hingga karam di perairan Selat Makassar pada Jumat, (27/5).

“Kapal ini datangnya tidak pernah melapor, begitu juga saat berangkat tidak melapor selama kegiatan disini. Tidak pernah ada laporan. Kalau terkait penumpang yang ada di kapal itu, kami tidak tahu,” kata Nufrizal.

Selain itu, pihak syahbandar Pos Paotere telah mengeluarkan peringatan pada 26-27 Mei 2022 kepada pemilik kapal mengingat cuaca buruk terjadi selama dua hari tersebut sesuai prakiraan BMKG setempat.

“Datanya ada, karena sejak tanggal 25 Mei dan 26 Mei tidak dikeluarkan izin berlayar dari Pos, begitu pula pada tanggal 27 Mei. Sudah dikeluarkan larangan berlayar karena cuaca ekstrim,” tuturnya.

Sebelumnya, KM Ladang Pertiwi ini mengangkut puluhan penumpang dikabarkan mengalami kecelakaan laut di Perairan Selat Makassar, pada Kamis (26/5), setelah bertolak dari Pelabuhan Rakyat Paotere Kota Makassar, menuju Pulau Liukang Kalmas, Kabupaten Kepulauan Pangkajene (Pangkep) pada Rabu (25/5).

Dari informasi yang diterima, penumpang kapal sebanyak 42 orang, 17 orang penumpang di antaranya dinyatakan selamat setelah ditolong tiga kapal yakni, Kapal TB Sabang, TB Max dan TB Cipta pada Jumat (27/5) saat melintas di lokasi kejadian.

Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Sulsel, Djunaidi mengatakan, untuk perkembangan saat ini, sebanyak 17 orang dinyatakan selamat, sisanya 25 orang penumpang masih dilakukan pencarian di titik lokasi tenggelamnya kapal tersebut.

“Malam ini kita hentikan pencarian untuk sementara waktu, dan besok dilanjutkan dengan melaksanakan penyisiran di lokasi. Dari kejadian itu, sebanyak 17 orang dinyatakan selamat, selebihnya tetap dilakukan pencarian,” papar Djunaidi. (*)

Reporter: Antara

Mesin X Ray Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang Beroperasi Kembali

0

batampos- Mesin X Ray di pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang selesai diperbaiki. Kini mesin pemindai barang bawaan penumpang tersebut telah beroperasi kembali.

Penumpang kapal di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang saat akan keluar pelabuhan, Minggu (27/2). F. Peri Irawan

Kepala Seksi (Kasi) Penyuluhan dan Pelayanan Informasi Bea Cukai (BC) Tanjungpinang Faisal Rusydi, mengatakan saat ini petugas BC Tanjungpinang tidak lagi memeriksa barang bawaan penumpang secara manual. “Sudah bisa digunakan. Sudah berjalan normal,” kata Faisal, Jum’at (27/5).

Sebelumnya, kata Faisal, petugas terpaksa memeriksa barang bawaan penumpang dari luar negeri secara manual. Hal tersebut dilakukan sebab mesin X Ray mengalami kerusakan. “Pemeriksaan barang bawaan itu ada SOP nya. Untuk pelayanan secara manual, kami juga melihat dari negara mana datangnya penumpang,” jelasnya.

BACA JUGA: Tinjau Pelabuhan Domestik Tanjungbatu, Kundur, Bupati Karimun Minta Segera Perbaikan Ruang Tunggu

Terkait aduan warga yang tidak terima barang bawaannya diperiksa secara manual, Faisal mengaku pihaknya telah melakukan pertemuan dengan penumpang yang mengadukan pihaknya ke polisi. Menurutnya, penumpang tersebut telah mengerti keadaannya. Pihaknya juga telah telah berdamai dengan penumpang tersebut. “Semua penumpang perlakuannya sama. Baik itu warga negara asing maupun warga negara Indonesia yang masuk ke pelabuhan,” katanya.

Sebelumnya diketahui, warga melaporkan petugas BC Tanjungpinang ke pihak berwajib, Senin (23/5). Pelapor mengaku mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari petugas BC saat tiba di pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang. Sebab petugas BC memeriksa dan membuka koper yang berisikan pakaian dalam milik keluarganya di depan umum. (*)

Reporter: yusnadi

KSAD Perintah Prajurit TNI-AD Awasi Distribusi Minyak Goreng

0
KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman. (Antara/HO-Dispenad)

batampos – KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan perintah kepada prajurit TNI-AD untuk memantau ketersediaan minyak goreng di pasar.

Prajurit yang dikerahkan mulai dari tingkat kodim hingga kodam. Terutama yang tersebar di lingkungan Kodam Jaya/Jayakarta, Kodam III/Siliwangi, Kodam IV/Diponegoro, Kodam V/Brawijaya dan Kodam IX/Udayana.

Kata Dudung, berdasar laporan dari para Pangdam harga minyak goreng masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Kondisi itu disebabkan pengecer masih menjual stok lama, ketika harga masih mahal serta beban biaya distribusi tinggi. Tingginya biaya distribusi kondisi jarak tempuh antara distributor, pengecer, hingga konsumen cukup jauh.

Di beberapa daerah terdapat pengecer yang menjual minyak goreng sesuai HET, Rp 14.000 per kilogram. Di Sumenep ada yang menjual di bawah HET dengan harga Rp 12.750 di tingkat distributor. Harga tertinggi ditemukan di Garut dengan harga jual dari pengecer ke konsumen sebesar Rp 25.000/liter.

Dudung meminta kepada jajarannya di daerah agar terus memantau dan mengendalikan distribusi maupun harga minyak goreng di pasaran, sehingga masyarakat tidak kesulitan.

“Terus lakukan pemantauan agar harga minyak goreng betul-betul dapat dikendalikan supaya dampak harga dari distributor dan pengecer ke konsumen tidak terlalu tinggi sehingga dapat mengatasi kesulitan ekonomi masyarakat,” kata Dudung kepada wartawan, Sabtu (28/5).

Jenderal bintang empat itu meminta dilakukan sidak kepada pengecer dan distributor, dan mengecek hingga ke konsumen. “Anggota diminta berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengantisipasi penimbunan oleh oknum-oknum nakal,” ujarnya. (*)

Reporter: JP Group

Blusukan ke Pasar Kreneng Bali, Jokowi Serahkan Bantuan untuk Pedagang

0
Presiden Joko Widodo menyerahkan bantuan kepada para pedagang di Pasar Kreneng, Kota Depasar, Bali, pada Sabtu (28/5). (Setpres)

batampos –  Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana telah menyerahkan bantuan sosial (Bansos) di Pasar Kreneng, Kota Denpasar, Bali. Di lokasi tersebut, Presiden juga melakukan pengecekan harga yang di jual oleh pedagang kios dan los di dalam pasar.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi turut menyerahkan tiga jenis bantuan sekaligus, yaitu bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada penerima manfaat di Kecamatan Denpasar Utara, Bantuan Modal Kerja (BMK) kepada 100 orang penerima dan BLT Minyak Goreng kepada 100 orang penerima. Selain itu terdapat dua orang penyandang disabilitas yang diberikan bantuan tongkat adaptip, kursi roda dan modal usaha.

Salah seorang penerima, Wayan Sariadi yang kesehariannya menjual nasi kuning mengaku senang dan berterimakasih atas bantuan yang diberikan. ’’Senang dan berterimakasih, dan akan digunakan untuk menambah modal usaha,” ujarnya, Sabtu (28/5).

Hal senada juga disampaikan Wayan Noviani yang memiliki usaha sembako, pihaknya mengaku bantuan ini sangat membantu. Bantuan ini juga akan dipergunakan untuk menambah modal guna mengembangkan usaha. ’’Akan digunakan untuk menambah modal, sehingga bisa mengembangkan usaha,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengapresiasi Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Pasar Kreneng, Denpasar. ’’Tentu Pemerintah Kota Denpasar berterimakasih atas kunjungan bapak Presiden di Pasar Kreneng ini,” ujarnya

Jaya Negara berharap dengan adanya bantuan dari Presiden RI, seperti PKH, Modal Kerja dan lainya dapat menjadi motovasi dan semangat bagi masyarakat, khususnya pedagang untuk terus berusaha. Hal ini terlebih di masa pandemi saat ini. (*)

Mengenang Sosok Buya Syafii Maarif, Jagalah Indonesia hingga Sehari sebelum Kiamat

0
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melayat Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii di Masjid Gede Kauman, Kota Jogja, Jumat (27/5).  (AGUS SUPARTO/SETPRES)

batampos – Ahmad Syafii Maarif memang telah berpulang pada Jumat (27/5) lalu. Namun, kenangan tentang tokoh yang dikenal dengan nama Buya Syafii Maarif itu tak akan hilang dari sejarah Indonesia. Pesan dan gagasannya bahkan menjadi pegangan hidup bagi banyak orang hingga kini.

Direktur Eksekutif Maarif Institute Abdul Rohim Ghazali kemarin (28/5) menyatakan, Buya Syafii Maarif merupakan orang yang gemar berdiskusi. Terutama saat masih sehat. ”Kalau diskusi, justru beliau sering bertanya dan lebih banyak mendengarkan uraian lawan bicaranya,” tuturnya. Jika pria kelahiran Sumatera Barat itu tertarik berdiskusi, akan dilanjutkan bertanya. Namun, jika kurang pas, Buya Syafii akan mengoreksinya. ”Jadi, termasuk orang yang segan memberikan wejangan,” katanya.

Dia menyatakan, kecintaan Buya pada Indonesia bukan hanya harga mati, melainkan suatu keharusan. ’’Beliau ingin bangsa Indonesia tetap utuh sampai satu hari menjelang kiamat,” tuturnya.

”Satu hari menjelang kiamat,” itu merupakan kalimat yang sering Buya Syafii ungkapkan. Entah dalam acara resmi maupun pembicaraan informal. ”Beliau selalu mengatakan Indonesia ini negara yang sangat plural dan terdiri dari berbagai suku yang harus dijaga bersama, minimal satu hari menjelang kiamat,” kenang Rohim.

Gagasan lain Buya Syafii, menurut Rohim, keindonesiaan itu tidak bisa dipertentangkan dengan keiislaman dan kemanusiaan. Sebab, tiga hal tersebut harus selalu bersama dalam satu tarikan napas.

Direktur Program Maarif Institute M. Shofan bercerita tentang pendirian Maarif Institute pada 2003 silam. Dia mengungkapkan, lembaga yang mengambil nama belakang dari Buya Syafii Maarif itu didirikan dengan tujuan utama menyosialisasikan ide-ide brilian Buya Syafii. ”Awalnya, Buya tidak bersedia namanya dijadikan sebuah lembaga, dia (Buya Syafii) merasa tidak layak,” ungkap Shofan kepada Jawa Pos. Akhirnya, Buya Syafii bersedia setelah diyakinkan bahwa pendirian Maarif Institute untuk merawat pemikiran dan ide-ide Buya Syafii.

Shofan menceritakan, sumbangan pemikiran Buya Syafii dalam ilmu keislaman, kebangsaan, kemanusiaan, dan kebinekaan di Indonesia begitu besar. Buya Syafii juga punya peran sangat penting dalam melakukan kaderisasi intelektual sekaligus melembagakan gagasan yang bercita-cita sosial.

Buya Syafii menginspirasi sejumlah kegiatan di Maarif Institute. Khususnya kegiatan yang mengusung tema keislaman, toleransi, kebinekaan, dan kebangsaan. Kegiatan-kegiatan itu ditujukan bagi generasi penerus agar dapat mewarisi pemikiran-pemikiran Buya.

Buya Syafii tak hanya dekat dengan satu kalangan. Seorang dokter yang aktif dalam penanganan Covid-19 di Jogjakarta, Jagaddhito Probokusumo, bahkan menyebutnya guru. Dhito, sapaannya, mengenal Buya pada Oktober 2016. ’’Waktu itu sedang ramai-ramainya pilgub DKI. Kami dari Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI) mengundang beliau sebagai pembicara mengenai kesehatan sebagai bagian dari ketahanan nasional,” kenangnya. Namun, diskusi dengan Buya tidak berlanjut. Sebab, dikhawatirkan membuat situasi kampus panas. Sebagai orang yang mengundang langsung, Dhito pun menemuinya di Jogjakarta untuk meminta maaf. Tak disangka, Buya sangat memahami hal itu dan meminta Dhito mengikuti arahan kampus.

Dalam kunjungannya ke rumah Buya Syafii, Dhito malah diajak makan tongseng. Lalu, dia meminta Dhito mengingat sila ke-5 Pancasila. Dia berpesan bahwa sila itulah poin paling penting bagi seorang dokter. ”Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sebagai dokter, Anda tidak diperkenankan memilah-milah pasien Anda. Begitu juga dengan sila ke-5. Hampir semua masalah yang ada di Indonesia akarnya adalah ketimpangan antara si kaya dan si miskin,” kata Dhito menirukan ucapan Buya Syafii. (*)

Reporter: JP Group

Konsinyasi Lahan untuk Jembatan Babin Belum Tuntas

0

batampos-Keinginan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad untuk menyerahkan sertifikat lahan pembangunan Jembatan Batam Bintan (Babin) pada akhir Mei 2022 terancam meleset. Pasalnya, proses konsinyasi masih belum tuntas di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

“Pada tahun 2022 berjalan ini, PN Tanjungpinang sudah menyelesaikan sebagian proses konsinyasi dan penetapannya sudah dikeluarkan. Sedangkan sebagiannya lagi prosesnya masih berjalan,” ujar Humas PN Tanjungpinang, Isdaryanto, Jumat (27/5) di Tanjungpinang.

Pemilik lahan yang terdampak pembangunan jembatan Batam Bintan di Tanjunguban, Mukhlis yang menggugat Dinas PUPRP Kepri dan BPN Bintan ke Pengadilan Negeri Tanjungpinang saat berada di lokasi lahannya. F.kiriman Urip Santoso

Ditanya berapa banyak persil lahan yang masih dalam proses konsinyasi? Mengenai hal itu, Isdaryanto mengaku kurang detail berapa jumlahnya. Menurutnya, PN Tanjungpinang memproses sidang konsinyasi ketika adanya pengajuan dari Pemerintah Provinsi Kepri.

“Pengadilan bersifat pasif, ketika ada berkas yang diajukan, kita periksa atau digelar sidangnya. Sedangkan untuk data di lapangan kita tidak punya,” tegasnya.

Belum lama ini, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, Pemerintah Provinsi Kepri fokus untuk menyelesaikan persoalan lahan untuk pembangunan strategis Jembatan Batam Bintan (Babin). Gubernur menargetkan pada bulan Mei ini sudah tuntas dan diserahkan ke Pemerintah Pusat.

BACA JUGA: Gubkepri: Pemprov Fokus Tuntaskan Lahan Pembangunan Jembatan Babin, Konsorsium Urusan Pusat

“Yang jelas, saat ini kita tengah fokus untuk menyelesaikan persoalan konsinyasi lahan di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang. Karena ada beberapa persil yang belum selesai,” ujar Gubernur Ansar.

Menurut Gubernur, sebagian lahan yang sudah dikonsinyasi, telah terbit sertifikat dari Badan Pertanahan Nasional (BPN). Ditegaskannya, setelah proses konsinyasi selesai, dan sertifkat diterbitkan, maka akan segera diserahkan ke Pemerintah Pusat. Setelah itu, Pemerintah Provinsi Kepri segera menunggu tindaklajut dari Pemerintah Pusat.

“Kita sudah menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah untuk mendukung pembangunan strategis nasional itu nanti. Tentu kita berharap, konsorsium segera terbentuk, dan pembangunan bisa cepat terlaksana,” jelas Gubernur.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas PU Kepri, Rodiantari mengatakan, untuk mendukung pembebasan lahan tersebut, Pemprov Kepri lewat APBD TA 2022 ini sudah mengalokasikan anggaran sebesar Rp7 miliar. Dana tersebut akan dipergunakan untuk membebaskan lahan seluas 4,9 hektare.

“Dari 4,9 hektare tersebut terdapat 34 bidang tanah. Sebenarnya pembayaran bisa diselesaikan tahun 2021 lalu. Namun karena sejumlah persoalan administrasi, akan diselesaikan pada bulan ini,” ujar Rodi.(*)

reporter: Jailani

Jemaah Haji Diingatkan Sering Minum

0
ILUSTRASI.  Jemaah Haji di Makkah. (Darmawan MCH/Jawa Pos)

batampos – Menjelang hari pemberangkatan ke Tanah Suci, calon jemaah haji terus diperingatkan untuk mempersiapkan diri dengan baik. Terutama menghadapi cuaca panas. Saat puncak ibadah haji, suhu di Arab Saudi diperkirakan mencapai 50 derajat Celsius.

Untuk menghindari risiko dehidrasi hingga heatstroke, calon jemaah haji diminta mempersiapkan elektrolit. Jemaah juga harus dapat mengenali tanda-tanda heatstroke. ”Jangan sampai mereka tidak menyadari bahwa sudah masuk dalam tahap heat exhaustion,” kata Kepala Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah dr Muhammad Imran. Gejalanya, antara lain, pusing, kulit terlihat pucat, napas cepat, nyeri otot, dan mual pada saat aktivitas di luar ruangan.

Menurut Imran, ada kondisi sebelum orang dinyatakan mengalami heatstroke. Kondisi pertama adalah heat exhaustion. Kondisi itu dapat diatasi dengan minum air yang cukup, mengganti elektrolit yang hilang, menyemprot tubuh dengan air, dan beristirahat setidaknya 30 menit.

Ketika abai dengan heat exhaustion, bisa terjadi heatstroke. Itu merupakan kondisi paling berat pada tubuh akibat cuaca panas. Tubuh tidak dapat mengontrol suhu badan. Lalu, terjadi peningkatan suhu badan dengan cepat hingga mencapai 41 derajat Celsius dalam kurun waktu 10–15 menit. Pada tahap tersebut, tubuh sudah tidak dapat mengeluarkan keringat.

Heatstroke atau serangan panas dapat memperberat kondisi orang yang sedang sakit dan mengakibatkan kematian. ”Jangan menunggu haus untuk minum,” imbaunya.

Koordinator Promosi Kesehatan PPIH Bidang Kesehatan Edi Supriyatna mengatakan, perbedaan suhu yang ekstrem ditambah kelembapan yang rendah di Arab Saudi menimbulkan potensi dehidrasi bagi jemaah haji. ”Kunci dehidrasi adalah mineral loss. Jadi, harus minum air yang dicampur elektrolit,” ujar Edi.

Fungsi elektrolit di sini bukan obat diare. Melainkan pengganti mineral yang hilang selama menjalankan aktivitas di tengah cuaca yang sangat terik dan minim kelembapan.

Dia menyarankan agar jemaah mencampurkan satu saset oralit dengan 600 ml air. Selain itu, jemaah diminta untuk minum air sebanyak enam botol sehari dengan takaran 600 ml air setiap botol.

Lebih lanjut Edi menyampaikan, jemaah haji diminta untuk menghindari paparan sinar matahari langsung dengan melengkapi diri dengan alat pelindung diri (APD). Salah satunya, menggunakan topi dengan pinggiran yang lebar.

Selain itu, jemaah diminta untuk sering menyemprot bagian tubuh yang terpapar pajanan matahari langsung. Terutama muka dan tangan. Jemaah juga diminta untuk mengenakan pakaian yang longgar dan mudah menyerap keringat serta selalu memakai alas kaki saat bepergian. ”Edukasi ini harus dijalankan mulai dari sekarang, sebelum jemaah haji berangkat,” kata Edi.

Sesuai dengan rencana, calon jemaah haji secara bertahap mulai masuk asrama haji pada 3 Juni. Selanjutnya, kloter pertama akan diterbangkan ke Saudi pada 4 Juni.

Sebelumnya, informasi soal cuaca ekstrem di Saudi disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Dalam lawatannya untuk mengecek kesiapan menyambut calon jemaah haji, mulai pemondokan, katering, hingga transportasi, dia merasakan panas yang menyengat. ”Panasnya bukan main. Saya sampai sana, temperatur 40 sampai 44 derajat Celsius,” kata Yaqut (23/5). (*)

Reporter: JP Group

Tim Futsal Bupati Karimun Kalahkan Tim Futsal Walikota Batam

0

batampos– Dalam kunjungan muhibah Pemko Batam yang dipimpin Walikota Batam, Muhammad Rudi ke Pemerintah Kabupaten, Jumat (27/5) digelar salah satu kegiatan yakni pertandingan futsal di lapangan Indo Futsal.

Bupati Karimun jadi kiper saat melawan Pemko Batam dalam pertandingan futsal

Pada pertandingan grup pertama, Tim Bupati Karimun dipimpin Bupati Karimun Aunur Rafi sebagai kiper. Dan dari Tim Wako Batam dipimpin oleh Muhammad Rudi yang berperan sebagai striker.

Sebelum pertandingan dimulai, terlebih dulu dilakukan tendangan penalti. Wako Batam, Muhammad Rudi menjadi penendang pertama. Tendangannya mengarah ke kanan gawang dan berhasil ditahan Bupati Karimun, Aunur Rafiq.

Selanjutnya, giliran Aunur Rafiq melakukan tendangan penalti yang dijaga oleh salah seorang staf Pemko Batam. Tendangan keras tersebut masuk. Dan setelah itu, pertandingan dimulai.

BACA JUGA:Pemko Batam Kunjungan Muhibah ke Pemkab Karimun

Pada saat bertandingan persahabatan ini, tim tuan rumah berhasil mengalahkan tim tamu dengan skro akhir 7-3 untuk kemenangan Tim Futsal Bupati Karimun. Jaringan gol terbanyak terjadi pada babak kedua.

Pada babak pertama, kedua tim terlihat sama kuat. Tuan rumah berhasil menjaringkan gol terlebih dulu. Beberapa menit kemudian berhasil membalas. Skor sampai babak pertama berakhir imbang 1-1.

Memasuki babak kedua, tim tuan rumah terus melakukan serangan. Striker tuan rumah, Sugianto yang merupakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi penyumbang gol terbanyak. Ada 5 gol yang disumbangkan. Tim tuan rumah berhasil menjaringkan 7 gol, sedangkan tim tamu hanya berhasil menjaringkan 3 gol. Skor akhir 7-3 untuk kemenangan Tim tuan rumah. (*)

reporter: Sandi

Aritmia, Penyebab Henti Jantung

0

batampos– Penyakit henti jantung sangat fatal. Apalagi salah penanganan. Ini sebabnya kita seringkali kita mendengar di sebuah berita bahwa seorang atlet mengalami henti jantung saat bertanding ataupun setelah melakukan olahraga sedang berat, seseorang jatuh dan meninggal dengan waktu yang singkat apabila salah penanganan maupun terlambat mendapatkan pertolongan medis.

Dr. Rerdin Julario, SpJP(K), Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Aritmia dan Intervensi dari Mayapada Hospital Surabaya dalam keterangannya mengatakan bahwa henti jantung disebabkan oleh aritmia.

Aritimia atau gangguan irama jantung adalah gangguan pada sistem kelistrikan jantung yang menyebabkan denyut jantung menjadi lebih lambat (bradikardi), lebih cepat (takikardi), atau tidak beraturan. Denyut jantung dikendalikan oleh sistem kelistrikan sehingga dapat berdenyut dengan irama yang teratur.

Normalnya, jantung akan berdenyut 60 – 100 kali/menit. Ketika tidak berdenyut dengan normal, jantung tidak dapat memompa darah sebagaimana mestinya dan mengakibatkan gangguan asupan darah ke organ tubuh lainnya. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pada jantung dan organ penting lainnya.

BACA JUGA: Gagal Jantung di Akhir Masa Kehamilan Sulit Dikenali

Gejala aritmia dapat berbeda-beda untuk setiap orang tergantung dari jenis aritmia yang dialami. Gejala yang biasanya dirasakan adalah jantung berdebar (palpitasi), nyeri dada, sesak nafas, mudah lelah, keringat dingin, rasa akan pingsan. Jika terlambat ditangani, aritmia dapat menyebabkan henti jantung yang dapat berujung pada kematian.

Aritmia biasanya muncul saat olahraga, stress atau setelah terpapar kafein, nikotin dan obat-obatan tertentu. Aritmia juga dipengaruhi oleh faktor risiko lain seperti memiliki penyakit jantung koroner, hipertensi, diabetes, hipo/hipertiroid, penyakit jantung bawaan, dan faktor genetik.

Aritmia juga meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke 4 – 5 kali lebih besar dibanding yang tidak mengalami aritmia. Data CDC tahun 2017 menyebutkan bahwa aritmia menyebabkan stroke iskemik sebesar 15 persen – 20 persen.

Untuk mendiagnosa aritmia, dokter akan mengevaluasi gejala dan riwayat medis pasien melalui pemeriksaan fisik dan penunjang, seperti Elektrokardiografi (EKG), Treadmill Test, Holter Monitor, dan Electrophysiology Study (EP Study).

“Electrophysiology Study adalah golden standard untuk mendiagnosa aritmia. Dengan pemeriksaan ini, dapat dipetakan aktifitas listrik jantung sehingga titik penyebab gangguan kelistrikan jantung dapat diketahui. Berdasarkan hasil EP Study dapat ditentukan jenis aritmia dan terapi yang dibutuhkan untuk mengembalikan irama jantung normal.” kata dr. Rerdin.

Penanganan aritmia disesuaikan dengan jenis aritmia yang dialami pasien,” kata dr. Agung Fabian Chandranegara, SpJP(K), Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Aritmia, Mayapada Hospital Tangerang.

“Tindakan berupa pemasangan alat pacu jantung atau pacemaker biasanya digunakan untuk kasus aritmia di mana jantung berdenyut lebih lambat dari normal. Tindakan lain yaitu ablasi jantung merupakan tindakan untuk mengkoreksi aritmia dengan cara memasukkan kateter melalui pembuluh darah sampai ke jantung. Elektroda pada ujung kateter dilengkapi dengan energi radiofrekuensi untuk mengablasi titik tertentu pada jantung yang menyebabkan aritmia sehingga jantung dapat kembali berdenyut normal. (*)

reporter: antara

 

Support Song Hye Kyo, Kim Joo Heon Kirim Truk Kopi ke Lokasi Syuting “The Glory”

0
Kim Joo Heon dan Song Hye Kio (wikiasia/instagram@kio1122)

batampos – Mensupport Song Hye Kyo, Kim Joo Heon mengirim truk kopi ke lokasi syuting drakor terbarunya, “The Glory”.

Song Hye Kyo  berterima kasih kepada pemeran “Now We Are Breaking Up”, Kim Joo Heon atas hadiahnya yang luar biasa!

Pada tanggal 28 Mei, aktris itu melalui Instagram Stories membagikan foto sebuah truk kopi yang diberikan kepadanya dan menulis, “Terima kasih banyak.” dilansir Soompi, Sabtu (28/5).

Baca juga:Trauma Hanyut, Zaskia Mecca Ingatkan Bahaya Arus Sungai Sangat Tidak Terduga

Truk kopi itu dikirim ke lokasi syuting drama terbarunya ” The Glory ,” yang akan menandai reuninya dengan penulis ” Descendants of the Sun ” Kim Eun Sook. Dalam “The Glory,” aktris tersebut akan memerankan Moon Dong Eun, mantan korban kekerasan brutal di sekolah yang membalas dendam pada para pengganggunya setelah menjadi wali kelas sekolah dasar dari anak penindasnya.

Truk kopi itu menyertakan spanduk penyemangat yang berbunyi, “Saya mendukung Song Hye Kyo dan tim ‘The Glory’! Harap tetap sehat saat syuting!” Spanduk lain berbunyi, “Saya berharap ‘The Glory’ sukses besar!”

Song Hye Kyo dan Kim Joo Heon sebelumnya bekerja bersama di “ Now We Are Breaking Up .” Ikatan para pemain masih kuat hingga hari ini, dan mereka bahkan pergi untuk melihat lawan main mereka Yoon Na Moo  dalam  musikalnya “Showman” baru-baru ini. (*)

Reporter: Andriani S

Play sound