batampos – Hari terakhir arus balik libur Lebaran Idulfitri 1443 H di bandara maupun pelabuhan masih terbilang tinggi. Bahkan, selama enam hari arus balik (3-8 Mei), tercatat ada 75.561 orang melalui Bandara Hang Nadim.
Puluhan ribu penumpang itu terdiri dari penumpang berangkat maupun yang datang. Namun jika dihitung H-7 hingga H+6 lebaran, tercatat total jumlah penumpang 172.169 orang.
Melani, warga Bengkong, mengaku sengaja memilih hari Senin untuk datang ke Batam. Selain menghindari keramaian, tiket pun baru ia dapat pada hari Senin. Ia memperkirakan hari Senin penumpang menurun karena sudah masuk kerja.

”Awalnya kehabisaan tiket, tapi mikir juga kalau berangkat Sabtu atau Minggu pasti ramai. Ternyata Senin masih ramai juga,” katanya.
GM Bubu Hang Nadim Batam, Bambang Soepriyono, mengatakan, kemarin adalah hari terakhir arus balik penumpang. Namun untuk data penumpang baru akan dirilis pada Selasa pagi, karena masih ada jadwal maskapai pada malam hari.
”Senin H+7 arus balik. Jadi, hari terakhir dari arus balik pasca libur Lebaran. Untuk data Senin belum keluar, kemungkinan turun,” ujar Bambang, kemarin.
Menurut dia, perkiraan puncak arus mudik pada Sabtu (7/5) dengan 14.445 penumpang ternyata melenceng. Dimana penumpang lebih banyak tercatat pada Minggu (8/5) dengan total 14.534 penumpang. Total jumlah penumpang itu merupakan tertinggi selama masa pandemi Covid-19.
”Jadi, puncak arus balik pada hari Minggu kemarin, jumlah penumpang itu pun tertinggi selama pandemi,” jelas Bambang.
Jadwal arus mudik penumpang mulai 25 April hingga 1 Mei, total penumpang 86.527 orang. Sedangkan jadwal arus balik mulai tanggal 3-9 Mei, dengan total penumpang (hingga tanggal 8 Mei) yakni 75.561 orang. Khusus tanggal 2 Mei jumlah penumpang 10.081 orang.
”Total penumpang yang berangkat maupun datang mulai H-7 dan H+6 Lebaran 172.169 orang. Belum termasuk data hari Senin,” sebut Bambang.
Sementara itu, arus balik pemudik Lebaran 2022 di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) terbanyak terjadi Jumat (6/5) sampai Minggu (8/5). Tercatat sebanyak 15.824 pemudik masuk ke Batam mela-lui pelabuhan yang berada di ujung Sekupang tersebut.
”Arus balik penumpang di PDS puncaknya semalam, Minggu (8/5). Penumpang yang masuk ke Batam berjumlah 5.558 orang,” ujar Kepala Pos KSOP PDS, Samosir Pasaroan, kepada Batam Pos, Senin (9/5).
Menurutnya, angka ini menjadi yang paling banyak sepanjang puncak arus balik Lebaran. Dimana pada Sabtu (7/5), jumlah pemudik yang masuk Batam hanya 4.753 orang dan Jumat (6/5), sebanyak 5.513 pemudik. Sebagian besar pemudik berasal dari sejumlah daerah di wilayah Sumatra.
”Ya, selama puncak arus balik ini jumlahnya 15.842 orang,” tambahnya.
Angka itu hampir menyamai jumlah puncak arus mudik pada 28 April sampai 30 April 2022 lalu. Dimana jumlahnya juga ada 15 ribuan pemudik meninggalkan Batam melalui jalur Pelabuhan Domestik Sekupang.
Samosir menambahkan, tingginya jumlah penumpang yang masuk Batam diduga karena arus balik bercampur dengan libur akhir pekan. Sehingga banyak dimanfaatkan warga untuk berlibur.
Pantauan Batam Pos di PDS, Senin (9/5), jumlah penumpang baik yang datang dan berangkat tidak seramai Sabtu dan Minggu. Sejumlah loket penjualan tiket pun terlihat sepi pembeli dan tak ada lagi terlihat penumpang antre di pelabuhan.
”Semalam yang ramai datang, kalau hari ini sudah normal lagi,” ujar salah seorang porter di PDS.
Selain di PDS, pemudik yang balik melalui Pelabuhan Batuampar juga meningkat pada Jumat (6/5). KM Kelud datang dari Belawan, Medan, sekitar pukul 12.30 WIB selanjutnya bertolak ke Tanjung Priok.
Sementara itu, jadwal selan-jutnya, KM Kelud akan tiba di Kota Batam Selasa (10/5) pukul 06.00 WIB. KM Kelud selanjutnya bertolak ke Tanjungbalai Karimun dan Belawan sekitar pukul 11.00 WIB.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan (KKP) AKP Yusriadi Yusuf mengatakan, jumlah penumpang yang diangkut KM Kelud Jumat (6/5) terdiri dari penumpang turun sebanyak 1.956 orang. Sedang untuk penumpang transit sebanyak 271 orang dan penumpang naik 1.029 orang.
Setiap kedatangan kapal Pelni, pihaknya melakukan pengamanan pelayanan yang meliputi penumpang turun dari kapal sampai pintu keluar dan tempat keberangkatan calon penumpang sampai menaiki KM Kelud. Selain itu, dilakukan juga pemeriksaan secara acak terhadap barang bawaan penumpang untuk antisipasi pencegahan terjadinya tindak pidana narkoba dan barang terlarang lain.
Puncak Arus Balik di Pelabuhan Batam Center Terjadi Sabtu
Sementara itu, puncak arus balik Lebaran tahun 2022 dari Malaysia dan Singapura di Pelabuhan Internasional Batam Center terjadi Sabtu (7/5) lalu. Dari data yang tercatat, sebanyak 2.264 orang masuk ke Batam.

Kepala Bidang Teknologi dan Informasi Kanimsus Batam, Tessa Harumdila, membeberkan bahwa 2.264 orang yang masuk ke Batam tersebut didominasi Warga Negara Indonesia (WNI). Dengan rincian: 1.940 WNI dan 324 WNA.
”Dari data paling tertinggi pada Sabtu itu. Satu hari sebelumnya, 2.070 orang dan satu hari setelahnya atau Minggu kemarin (8/5) sebanyak 1.967 orang,” ujar Tessa, Senin (9/5).
Ia menjelaskan, jumlah penumpang WNI dan WNA yang berangkat ke Malaysia dan Singapura mulai tanggal 29 April hingga 8 Mei kemarin sebanyak 14.436 orang. Terdiri dari 10.601 WNI dan 3.835 WNA.
Sementara untuk jumlah penumpang WNI dan WNA yang masuk ke Batam pada periode yang sama sebanyak 14.858 orang. Dengan rincian 10.424 WNI serta 4.434 WNA.
”Untuk kedatangan sebelum Lebaran itu paling tinggi sebelum Lebaran sebanyak 2.222 orang. Yaitu pada tanggal 30 April,” jelasnya.
Ia menambahkan, dengan dibukanya pintu masuk Malaysia dan Singapura dan kemudahan yang diberikan untuk masuk ke Batam, jumlah penumpang dari dan keluar negeri akan terus meningkat.
Dengan demikian, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam pun telah melakukan berbagai kesiapan di seluruh TPI. Salah satunya dengan menyiapkan personel di seluruh pintu masuk.
”Strateginya tetap ada. Nanti kami bisa lihat atau memprediksi berapa jumlah WNA yang masuk,” imbuhnya. (*)
Reporter : YASHINTA – RENGGA YULIANDRA – EGGI IDRIANSYAH
Editor : RYAN AGUNG





