
batampos – Pemulihan kinerja perdagangan setelah puncak pandemi semakin terlihat. Kondisi itu juga tampak dalam kinerja PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) mencatatkan pertumbuhan laba bersih hingga 144 persen.
Corporate Secretary CSAP, Idrus Widjajakusuma, menjelaskan, perseroan membukukan pendapatan usaha Rp 14,24 triliun tahun lalu. Angka itu tumbuh 12,5 persen jika dibandingkan dengan kinerja 2020 sebesar Rp 12,65 triliun.
“Sebagian besar penjualan kami merupakan sistem beli putus dengan nilai Rp 13,5 triliun. Penjualan konsinyasi tercatat Rp 730,1 miliar,” paparnya, Minggu (17/4).
Dia menyampaikan, segmen distribusi memang menyumbang 64 persen dari total pendapatan. Lini bisnis yang melayani distribusi bahan bangunan, kimia, dan consumer goods tersebut tumbuh 12,7 persen sepanjang 2021.
BACA JUGA: Sukuk Ritel SR016 Segera Dirilis, CEO Bibit: Investasi Syariah yang Aman dan Dijamin Negara
Kontribusi segmen ritel mencapai 36 persen. Segmen yang diwakili jaringan Mitra10 dan Atria berhasil tumbuh 12 persen. CSAP juga mencatat laba kotor Rp 2,29 triliun. Tumbuh 16,1 persen jika dibandingkan dengan laba 2020 senilai Rp 1,97 triliun.
“Laba bersih naik signifikan 144 persen. Dari Rp 90 miliar menjadi Rp 220 miliar,” ujarnya.
Menanggapi rapor yang baik, CSAP memutuskan untuk melanjutkan ekspansi agresif. Tahun ini perseroan menambah masing-masing empat cabang Mitra10 dan Atria.
Dari target tersebut, satu toko baru Mitra10 beroperasi sejak Januari 2022 di Kota Pekanbaru. Lalu, dua showroom Atria di Pekanbaru dan Pasar Baru, Tangerang. Jadi, CSAP akan memiliki 46 toko Mitra10 dan 19 toko Atria pada akhir tahun. (*)
Reporter: JP Group




