batampos – Pertemuan Ketua Steering Commite Muswil-IV MPW Pemuda Pancasila Provinsi Kepulauan Riau,Dr.Fadlan,S.H.,M.H bersama kedua tokoh pengurus MPN Pemuda Pancasila(PP) yakni Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan yaitu Gunung Hutapea dan Ben Hauser Manik pada siang ini(Selasa,19/04/2022) di BlueGrass Bar & Grill cukup antusias guna mengaturkan strategi pelaksanaan Muswil-IV MPW Kepri yang rencananya digelar pada bulan Juni mendatang dapat berjalan lancar dan aman.
Bincang santai ini sekaligus bersilaturahmi guna mempererat hubungan antara MPW Kepri dan pengurus MPN.
Menurut Ben Hauser Manik bahwa momen Bulan Ramadan menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi.
“Salah satu tujuannya adalah untuk berbagi informasi dan pengalaman yang bisa bermanfaat untuk masing-masing pihak sekaligus bisa saling koordinasi dan sinergi”Ujar Ben Hauser Manik.
Sementara ketua OK MPN Pemuda Pancasila (PP) Gunung Hutapea menyambut baik kehadiran kader pemuda pancasila asal Provinsi Kepulauan Riau ini,setidaknya memberikan waktu untuk berbincang seputar pelaksanaan Muswil MPW Kepri dengan harapan bisa berjalan lancar dan aman.
Lebih luas lagi Gunung Hutapea mengajak para kader PP lebih kepada perenungan demokrasi pasca amandemen UUD 1945 terkait menyoal kepemimpinan nasional yang ingin jabatan Presiden tiga periode atau ingin memperpanjang sampai dengan tahun 2027.
Gunung Hutapea dengan tegas menyampaikan bahwa pendapat tersebut bukan saja membingungkan,namun sangat membodohi masyarakat.
Sepatutnya kalangan ataupun para tokoh itu harusnya mendidik masyarakat agar konsisten melaksanakan konstitusi dengan baik untuk mewujudkan kemajuan bangsa dan negara.
Besar harapan seluruh kader Pemuda Pancasila yang tersebar di seluruh nusantara untuk menghentikan semua usaha menjatuhkan kepemimpinan yang ada dengan menghentikan wacana melanjutkan tiga periode Presiden RI ataupun memperpanjang sampai dengan tahun 2027.
“Saya menyerukan seluruh kader PP untuk menolak wacana 3 periode untuk jabatan Presiden RI”tutup Gunung Hutapea. (*)

Hingga saat ini, total ada 13 korban berhasil dievakuasi dari reruntuhan bangunan tiga lantai yang ambruk pada Senin (18/4) sore. Sembilan orang di antaranya selamat dan empat tewas.

