
batampos – Berbicara mengenai sektor perikanan di Indonesia memang tidak ada habisnya. Sentra perikanan budidaya yang tersebar di berbagai daerah, menawarkan berbagai komoditas unggulan. Salah satunya di Kabupaten Subang, Jawa Barat, dimana sentra perikanan budidaya sukses melakukan budidayakan ikan. Daerah dikenal sebagai penghasil ikan nila dan mas dengan berbagai ukuran, mulai dari benih hingga siap konsumsi.
Usaha budidaya ikan nila dan mas diminati oleh berbagai kalangan, termasuk oleh Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Yakin Makmur Desa Cijambe, Kecamatan Cijambe. Pokdakan ini diketuai oleh Maman (62) yang sebelumnya telah sukses melakukan budidaya secara perorangan sejak 2000.
Keahlian yang dimiliki Maman, meyakinkan ia untuk mempekerjakan masyarakat di sekitar tempat tinggalnya sekaligus menjadi anggota Pokdakan. Meski bersama orang sekitarnya, namun diakui mengelola usaha bersama bukanlah hal yang mudah.
“Awalnya, susah untuk menyatukan tujuan, karena mereka punya pemikiran masing-masing. Tapi intinya, dibutuhkan komunikasi yang baik agar bisa maju bersama-sama,” tutur Maman membagikan tips mengelola usaha kelompoknya, Selasa (12/4).
Pokdakan Yakin Makmur mengelola sekitar 70 kolam yang terbagi menjadi beberapa fungsi. Kolam milik Maman, difokuskan untuk indukan ikan mas. Sementara anggota lainnya, melakukan proses pembenihan dan pembesaran hingga siap konsumsi. Umumnya, baik ikan nila maupun ikan mas membutuhkan waktu 4 bulan hingga siap panen.
Memahami besarnya peluang usaha budidaya ikan nila dan mas, membuat Pokdakan Yakin Makmur terus mengembangkan usahanya. Seperti salah satunya melalui pemanfaatan dana bergulir yang mereka peroleh dari Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) untuk menambah pasokan pakan maupun benih ikan.
BACA JUGA: Ekspor Produk Perikanan Naik 6,6%
“Setelah ada dana tambahan, sekarang produksi kami meningkat drastis, bisa dibilang over produksi. Alhamdulillah, kami bisa menjadi pemasok semuanya, baik dari indukan hingga ikan konsumsi,” tutur Maman dengan nada bahagia.
Jumlah produksi Pokdakan Yakin Makmur rata-rata mencapai 1 ton per kolam. Tidak hanya memenuhi permintaan konsumen di Subang, ikan hasil budidayanya juga dipasarkan hingga ke berbagai wilayah seperti Jakarta dan Bandung.
Selain itu, berkat keberhasilan usaha yang dijalankannya, Maman juga turut memberikan peluang lapangan kerja bagi masyarakat di Desa Cijambe untuk bersama mengelola kolam budidaya. (*)
Reporter: JP Group




