Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7795

Warisan Budaya Tak Benda Bernama Galendo

0

 

Galendo kudapan khas Ciamis berbahan dasar kelapa. Namun, mencari galendo kini tak semudah dulu, termasuk di wilayah asalnya.

SAMPAI dengan beberapa tahun lalu, masih banyak dijumpai produsen galendo di Kelurahan Cigembor, Kabupaten Ciamis. Lia, salah seorang pembuat, masih ingat betul kampungnya rutin mengadakan acara tahunan bertema galendo.

Dia dan pembuat galendo lainnya pawai keliling kampung sambil membawa aneka kreasi mereka. Tapi, sekarang, jangankan pawai, produsen galendo pun bisa dihitung jari. Di Cigembor, hanya Lia dan suaminya, Nana, yang masih memiliki pabrik kudapan tersebut.

Saat bertemu dengan Lia dan Nana pada Jumat pertengahan bulan (15/4/2022) lalu. Kami singgah di sela-sela perjalanan menyusuri jalur mudik di selatan Jawa. ”Dulu masih ada 17 pabrik di Cigembor, sekarang tinggal punya saya,” ungkap Lia menggunakan bahasa Sunda.

Cigembor merupakan sentra pembuatan galendo. Letaknya tidak jauh dari pusat Kota Ciamis, Jawa Barat. Awalnya masyarakat setempat membuat galendo untuk konsumsi pribadi. Tidak diproduksi massal apalagi dijual.

Lia memasukkan galendo ke dalam kemasan di rumahnya di Ciamis sebelum dikirim ke pemesan.
F. Salman Toyibi/Jawa Pos

Alasannya sederhana, bahan baku galendo di Cigembor melimpah. Kelapa adalah bahan utamanya. Secara sederhana, galendo diolah dari kelapa yang tidak terlampau muda dan tidak terlalu tua.

Cara mengolahnya juga mudah. Setelah dikupas, kelapa diparut kemudian diperas sampai benar-benar kering.

”Dulu semua pakai tangan dan kaki, sekarang pakai mesin,” ucap Lia.

Lantaran rumah dan pabrik galendo milik Lia menjadi satu, kami bisa melihat langsung pabrik tersebut. Letak­nya berada di bagian be­­la­kang rumah. Berdekatan dengan dapur milik Lia dan keluarganya. Di tem­pat pembuatan galendo itu, ada mesin parut kelapa, mesin pres, dan tungku.

Di samping tempat pengolahan galendo tersebut, Lia menyimpan stok kelapa. Saat kami datang, jumlah kelapa yang tersedia sangat banyak. Meluber sampai ke luar pabrik.

”Kebetulan lagi banyak memang kelapanya,” kata Lia.

Bersama suaminya, sudah lebih dari 25 tahun Lia memproduksi galendo. Keduanya memilih bertahan meski produsen galendo yang lain tumbang satu per satu. Bukan karena galendo yang mereka buat bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah dalam jumlah banyak. Tapi, lebih karena penganan tersebut sudah jadi warisan turun-temurun. Dari kakek-nenek sampai kedua orangtuanya. Galendo pula yang selama ini membantu menopang kebutuhan keluarganya.

Belum lama galendo dijadikan sebagai warisan budaya tak benda oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, kabar itu tidak sampai ke telinga Lia. Yang dia tahu hanya membuat galendo setiap ada pesanan.

Ya, Lia tidak menjual galendo ke pasar. Dia juga tidak menitipkan galendo ke toko oleh-oleh di Ciamis. Cara jualan Lia benar-benar sederhana. Dia hanya menjual galendo kepada konsumen yang datang ke rumah.

”Sudah tahu semua kalau mau beli galendo ke sini,” imbuhnya.

Bukan jemawa, pola itu memang sudah lama dia terapkan dan dia pertahankan. Termasuk urusan merek, galendo buatan Lia tidak diberi label. Juga tidak dikreasikan dengan tambahan rasa tertentu.

Lia mengakui ada produsen galendo lain yang sudah menambahkan aneka rasa. Misalnya galendo rasa cokelat. ”Di sini rasa aslinya saja,” ujarnya.

Hanya ada dua varian galendo yang dibuat dan dijual oleh Lia. Yang pertama galendo kering, yang kedua setengah kering. Galendo kering bisa bertahan sampai empat bulan tanpa lemari pendingin. Sementara yang setengah kering harus lebih cepat dikonsumsi. Kedua varian itu punya rasa yang mirip.

Bedanya hanya di tekstur. Galendo kering lebih crunchy, sementara yang setengah kering mirip dodol. Karena berbahan dasar kelapa, rasa kelapa pada galendo sangat kental. Murni. Apalagi galendo buatan Lia tidak dicampur rasa-rasa lain.

Selama pandemi Covid-19, pesanan galendo yang datang kepada Lia memang turun. Namun, tidak sampai membuat dia gulung tikar.

Lia masih bisa memproduksi galendo setiap hari. Dia juga masih sanggup membayar upah seorang tetangga yang membantu membuat galendo di pabriknya. Harapan Lia ke depan tidak muluk. Dia hanya ingin galendo tetap ada. Tidak sampai hilang. Dia percaya banyak yang bisa membuat galendo. Namun, yang bersedia memproduksi dalam jumlah banyak bisa dihitung jari.

Dia berkata demikian karena sudah menyaksikan sendiri bagaimana rekan-rekan sesama produsen galendo memilih mundur. Menutup pabrik dan beralih ke usaha lain.
Galendo boleh jadi belum masuk daftar makanan yang langka. Namun, bukan perkara mudah pula mencari galendo. Bahkan di kota asalnya.

Di sepanjang jalan menuju dan keluar dari Ciamis, hanya sedikit toko yang menjual galendo. Kami hanya menemukan satu toko. Saat bertanya kepada masyarakat setempat, kami diarahkan ke dua tempat. Salah satunya pabrik milik Lia. Tempat lainnya adalah toko yang sempat diceritakan oleh Lia menjual galendo dengan aneka rasa.

”Di sana juga kadang pesan galendo aslinya dari sini,” ucap Lia.

Sebagai makanan khas, galendo sebenarnya punya potensi besar. Sebab, tidak ada yang terbuang dari bahan baku galendo. Kulit kelapa bisa dipakai sebagai bahan bakar tungku. Batoknya untuk arang. Sementara hasil perasannya jadi minyak kelapa. (*)

Kalahkan Tiongkok 3-0, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala Thomas

0
Jonatan Christie menjadi penentu lolosnya Indonesia ke semifinal Thomas Cup 2022. Indonesia menang 3-0 atas Tiongkok pada perempat final (12/5).. (Humas PP PBSI)

batampos – Indonesia melaju mulus ke semifinal Piala Thomas 2022. Pada perempat final di Impact Arena, Bangkok, hari ini (12/5), Indonesia menyapu bersih kemenangan atas Tiongkok dengan skor telak 3-0.

Pada semifinal hari ini (13/5), Indonesia akan berhadapan dengan tim kuat, Jepang. Jepang sendiri bekerja sangat keras untuk lolos ke semifinal. Kento Momota dkk hanya menang tipis 3-2 atas Taiwan.

“Kami bersyukur Indonesia ke semifinal. Penampilan pemain luar biasa, bisa mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik,” ucap manajer tim Indonesia Hendro Santoso dikutip dari siaran pers PP PBSI.

“Besok lawan Jepang, kita akan jauh lebih siap lagi. Semoga performa para pemain lebih meningkat,” tambahnya.

Indonesia unggul 1-0 lewat Anthony Sinisuka Ginting. Ginting berhasil mengalahkan Zhao Junpeng dalam pertandingan menegangkan dengan skor 21-12, 25-27, dan 21-17.

“Performa Ginting jauh lebih baik. Dari hari ke hari penampilannya terus meningkat dan membaik. Ini tentu positif bagi dia agar kepercayaan dirinya makin meningkat,” ucap pelatih tunggal putra Irwansyah.

“Dari awal, Ginting sudah mengontrol permainan dan sesuai strategi. Lawan benar-benar tak bisa main dan tak berkembang permainannya,” tambahnya.

Pasangan dadakan Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya Sukamuljo membawa Indonesia unggul 2-0. Ahsan/Kevin sukses mengandaskan Liu Yuchen/Ou Xuanyi dalam dua game langsung dengan skor 21-17 dan 21-16.

Pelatih ganda putra Indonesia Herry Iman Pierngadi mengatakan bahwa permainan Ahsan/Kevin jauh lebih baik dibandingkan saat menghadapi ganda Korea Selatan Kang Min-hyuk /Seo Seung-jae di laga terakhir Grup A. Saat itu, Ahsan/Kevin kalah dalam tiga game dengan skor 18-21, 21-13, dan 12-21.

“Mentalitas dan kematangan Ahsan/Kevin begitu terasa, sementara lawan malah kurang lepas dan tertekan. Beberapa kali salah sendiri dan permainannya tidak lepas,” tambah Herry IP.

Sementara itu Kevin Sanjaya bersyukur bisa menyumbangkan poin kemenangan bagi tim Indonesia. “Kemarin kami masih belum bisa sumbang poin, tentunya kini merasa happy banget karena bisa menang dan sumbang poin,” ucap Kevin.

“Dibanding kemarin, penampilan kami hari ini jauh lebih baik. Kami belajar banyak dari kesalahan dan kekalahan kemarin. Kini kami lebih kompak dan solid, bermain lebih baik,” tambah Kevin.

Dan akhirnya, kemenangan Indonesia ditentukan oleh Jonatan Christie pada partai ketiga. Jonatan berhasil membekap Li Shifeng dalam dua game langsung dengan skor 21-13 dan 21-18.

Kemenangan 3-0 ini mengulangi hasil yang didapatkan Indonesia pada final Thomas Cup 2020 yang berlangsung tahun lalu di Aarhus, Denmark. Saat itu, Indonesia juara lagi setelah penantian panjang, 19 tahun. (*)

 

Reporter: JPGroup

10 Tahun Menunggu Berangkat Haji, Namun Terkendala Usia di Atas 65 Tahun

0
ibadah haji 640x447 1
Ilustrasi. Ibadah haji di masa pandemi. Foto: Jawapos.com

batampos – Menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci menjadi keinginan bagi sebagian besar umat Muslim. Namun tidak semua orang bisa melaksanakan rukun islam kelima tersebut. Sebab selain terkendala biaya, ada juga kendala lain seperti usia.

Seperti aturan terbaru yang dikeluarkan pemerintah Arab Saudi di tahun ini yakni membatasi usia haji 65 tahun. Hal inilah yang dirasakan oleh Mutia, warga Batam. Ia dan suaminya, Priyono, tertunda berangkat ke tanah suci di tahun ini, setelah 10 tahun menunggu.

Mutia baru berusia 58 tahun dan masuk kategori memenuhi verifikasi dari Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama. Namun begitu, suaminya Priyono, 66 tahun melewati batas usia yang diterapkan Pemerintah Arab Saudi.

“Maunya berangkat bareng suami ke tanah suci. Karena suami terkendala usia, makanya saya dan suami sepakat menunda di tahun ini,” ujarnya.

Mutia mengakui, penundaan ini adalah kali ketiga terjadi. Sebenarnya sesuai jadwal, ia dan suaminya berangkat ke Tanah Suci tahun 2020 lalu. Namun karena pandemi ditunda dan tahun 2021 ditunda lagi karena alasan tak ada keberangkatan jemaah.

“Dan tahun ini terkendala usia, karena suami sudah berusia 66 tahun. Harapannya di tahun depan bisa berangkat bersama suami,” ungkapnya.

Meskipun sudah tiga tahun ditunda, hal ini tidak menyurutkan niat Mutia berangkat ke Tanah Suci. Ia mengaku tidak akan mundur dan memilih menunggu satu tahun lagi.

“Kita sabar aja, yang penting sudah ada niat dan Insallah akan diberi jalan yang mudah oleh Allah SWT,” ucap Mutia yang mengaku mendaftar haji sejak tahun 2012 lalu.

Ia juga berharap di tahun pemerintah lebih memprioritaskan para lansia. Apalagi bagi mereka yang sudah berumur. Selain itu, ia juga berharap agar kuota yang dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi ditambah sehingga bisa menampung semua calon jemaah yang akan berangkat ke tanah suci.

“Umur di tangan Allah, alangkah lebih baik yang sudah berumur di daftarkan lebih dulu,” harapnya.

Hal senada juga dikatakan oleh calon jemaah haji asal Kota Batam lainnya Nur Ainun, 67. Menurutnya, aturan ini sudah menjadi kebijakan dari Arab Saudi sehingga tidak terlalu dipermasalahkan.

“Qoddarullah belum rezeki berangkat tahun ini. Insyaa Allah tetap menjadi kebaikan karena sudah berniat berangkat dan pasti ada hikmah dibalik itu semua. Semoga tahun depan bisa berangkat,” ujarnya.

Namun begitu ia tetap berharap, mereka yang berusia diatas 65 tahun ke atas diprioritaskan di tahun depan. Mengingat usia sudah tua, dan semakin ditunda kondisi kesehatan juga semakin menurun.

“Ya harapannya tahun depan semua yang tertunda di tahun ini bisa berangkat ke Tanah Suci,” pungkasnya. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

Timnas Indonesia Jumpa Filipina

0

 

batampos  – Indonesia dan Filipina sudah delapan kali bertemu di panggung SEA Games. Dalam delapan pertemuan itu, Indonesia berhasil menang tujuh kali. Satu pertandingan lain berakhir seri. Namun, masa lalu adalah masa lalu. Filipina yang sekarang sudah jauh berbeda. Pada SEA Games 2021 Vietnam, misalnya. Filipina menjadi salah satu tim paling produktif.


Mereka sudah melesakkan enam gol. Sama seperti Myan-mar yang saat ini memuncaki klasemen grup A cabang olahraga (cabor) sepak bola SEA Games 2021 Vietnam.
Karena itu, Indonesia tidak boleh memandang enteng Filipina saat kedua tim bertemu dalam pertandingan lanjutan grup A cabor sepak bola SEA Games 2021. Pertandingan itu diadakan sore ini pukul 16.00 WIB di Viet Tri Stadium, Phu Tho. Striker Indonesia Irfan Jauhari me-ngungkapkan, pelatih Shin Tae-yong (STY) sudah memberikan instruksi kepada seluruh pemain.

Jangan membuat pelanggaran yang tidak perlu. Terutama di dekat kotak penalti Indonesia. Bila itu terjadi, gawang Indonesia akan berada dalam ancaman.

”Tadi (kemarin, red) sudah diberi tahu pelatih. Filipina memiliki keunggulan dalam set piece. Mereka punya banyak pemain berpostur tinggi,” ucap pemain yang sempat memperkuat Persija Jakarta itu, kemarin.

Kekhawatiran STY cukup beralasan. Lini pertahanan Indonesia dalam dua pertandingan awal grup A belum menjanjikan. Saat bertemu Vietnam, gawang Indonesia kebobolan tiga kali. Lalu, saat berhadapan dengan Timor Leste, gawang Indonesia kebobolan sekali.

Menjelang pertandingan melawan Filipina, STY sudah mengevaluasi cara Indonesia bertahan. Dia berharap pertahanan Indonesia menjadi lebih solid. Meski, pemain bertahan yang ditunggu-tunggu, Elkan Baggott, belum bergabung dengan pasukan Merah Putih.

”Saya yakin kami sudah lebih baik dari pertandingan sebelumnya,” ujar pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu.

Dalam pertandingan melawan Filipina, STY tidak hanya berfokus pada barisan pertahanan. Dia juga ingin anak asuhnya lebih agresif dalam menyerang. Karena itu, dalam masa persiapan jelang pertandingan melawan Filipina, STY juga mengasah kreativitas serangan.
STY menilai ada celah di lini belakang Filipina yang bisa dieksplorasi. Buktinya, dalam tiga pertandingan grup A, gawang Filipina sudah kebobolan tiga kali.

”Karena itu, dalam menye-rang, saya mau para pemain bisa lebih cepat dalam melakukan passing dari kaki ke kaki,” ucap mantan pelatih Seongnam Ilhwa Chunma tersebut.
Winger Indonesia Egy Maulana Vikri siap membuat warna baru dalam gaya menyerang tim Merah Putih. Segala instruksi pelatih akan dijalankan dengan baik.

”Kami akan fokus ke tim sendiri bagaimana caranya agar dapat bermain baik untuk mengalahkan Filipina. Kami harus bermain lebih fokus. Jangan mengulangi kesalahan,” ungkap Egy.

Saat ini, Egy menjadi salah seorang pemain depan Indonesia yang fisiknya lebih bugar. Kondisinya lebih prima karena tidak bermain penuh dalam pertandingan melawan Timor Leste.

”Bagi saya, itu adalah satu di antara taktik pelatih. Saya juga harus mengikutinya. Sebab, saya harus menjaga diri saya,” jelas pemain FK Senica tersebut. (*)

Dishub Batam Usulkan 50 Titik Parkir Gunakan Non Tunai

0
Parkir Dalil Harahap 01
Ilustrasi. Capaian retribusi parkir tepi jalan di Batam belum memenuhi target.

batampos – Capaian retribusi parkir tepi jalan di Kota Batam masih jauh dari harapan. Berdasarkan data siependa.batam.go.id capaian parkir tepi jalan baru mencapai angka Rp 1,7 miliar dari target Rp 40 miliar.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam, Salim mengatakan dengan target Rp 40 miliar, pihaknya ditargetkan kurang lebih Rp 3 miliar setiap bulannya. Angka ini sangat diluar kemampuan usai dilakukan optimalisasi setiap bulannya.

“Angka ril kami hanya mampu Rp 500 juta setiap bulan dengan asumsi target Rp 6-7 miliar pertahun. Namun begitu kami tetap berupaya agar capai setiap bulan bisa naik,” ujarnya, Rabu (12/5).

Ia mengerti hingga saat ini capaian parkir tepi jalan merupakan salah satu yang tidak memuaskan, bila dibanding dengan retribusi lainnya. Hal ini karena besarnya target yang diberikan, namun fakta di lapangan cukup menyulitkan untuk mencapai target tersebut.

Untuk itu, ke depan pihaknya akan menganggarkan untuk survei potensi parkir tepi jalan di Batam. Melalui hal ini nanti bisa dirumuskan atau dihitung berapa potensi parkir yang ril di kota Batam.

Selain itu, Salim menyebutkan juga berencana menerapkan sistem online dengan 50 titik parkir tepi jalan. Nanti akan bekerja sama dengan Bank Riau Kepri (BRK) dan pihak lainnya untuk menunjang kelancaran sistem ini.

“Nanti mau kami pakai sistem barcode. Jadi pelanggan cukup scan saja dan uang parkir langsung masuk ke rekening daerah. Intinya ini upaya memaksimalkan pendapatan dari parkir,” sebutnya.

Mantan Kasatpol PP Batam ini menambahkan kemampuan dari retribusi parkir tepi jalan saat ini hanya Rp 500 juta dalam sebulan. Hasil ini juga akan dilaporkan dalam rapat pembahasan capaian PAD nantinya.

“Kami sudah berupaya semaksimal mungkin. Sebab jukir ini kan tidak kami gaji, jadi tidak bisa memaksa mereka dalam bertugas. Kendati demikian kami tetap berharap ini bisa lebih baik setiap bulannya,” tambah mantan Kadis Kominfo Batam ini.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Batam, Raja Azmansyah mengatakan capaian baik dari pajak maupun retribusi diakui belum optimal. Beberapa sektor penghasil juga belum menunjukkan hasil yang menyenangkan.

Untuk sektor pajak, ia mengatakan pajak restoran menunjukkan peningkatan yang cukup baik. Hal ini tidak lepas dari membaiknya kondisi Covid-19.

Upaya optimalisasi capaian parkir pihaknya juga sudah mengusulkan pemasangan tapping box di 100 titik wajib pajak. Kendati demikian persetujuan pemasangan masih menunggu dari BRK.

“Semakin banyak yang pakai akan makin maksimal capaian pajak. Hal ini ditambah kondisi yang terus membaik,” imbuh Azmansyah. (*)

 

Reporter : YULITAVIA

Tegas, Pemprov Kepri Larang Pesan Hewan dari Daerah Wabah PMK

0

batampos- Pemprov Kepri dengan tegas melarang kabupaten/kota memesan hewan ternak dari daerah-daerah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).

Sekda Kepri Adi Prihantara

“Apalagi nanti ketika mau menyambut Lebaran Haji, diharapkan sumber hewan kurban tidak berasal dari daerah wabah PMK,” kata Sekretaris Daerah Kepri Adi Prihantara, Kamis (12/5).

Menurutnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo telah menetapkan dua kabupaten di Aceh dan empat kabupaten di Jawa Timur sebagai daerah wabah PMK.

“Di Aceh itu ada Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Di Jawa Timur itu Gresik, Sidoarjo, Lamongan dan Mojokerto,” ujarnya.

BACA JUGA: Antisipasi Penyakit, Tim Kesehatan Hewan Bintan Lakukan Penyelidikan dan Pengujian Hewan

Sekda menyebut Pemprov Kepri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian juga sudah meminta bupati/wali kota melakukan surveilans atau pengawasan rutin terhadap hewan-hewan ternak guna mengantisipasi kasus PMK.

Ia menyatakan PMK merupakan penyakit yang disebabkan oleh Foot and Mouth Disease Virus (FMDV). Ini merupakan penyakit hewan menular akut yang menyerang ternak seperti sapi, kerbau, kambing, domba, kuda dan babi dengan tingkat penularan mencapai 90-100 persen.

“Namun penyakit ini tidak menular ke manusia, melainkan menular ke sesama hewan saja,” katanya.

Kendati tak menyerang manusia, namun wabah PMK tersebut bisa memicu kematian hewan ternak sehingga akan mengganggu pasokan daging.

Ia meminta Balai Karantina Pertanian selaku pihak berwenang dalam hal ini, untuk memberikan edukasi kepada peternak terkait tanda klinis wabah PMK agar bisa segera ditindaklanjuti apabila ditemukan gejala awal PMK pada ternak mereka.

“Saat ini memang belum ditemui wabah PMK di Kepri, tapi upaya pencegahan terhadap masuknya penyakit itu perlu diperketat,” katanya. (*)

reporter: antara

Honda All New Vario 160 Tawarkan Promo Spesial

0
Tampilan Honda All New Vario 160, dilengkapi dengan fitur keselamatan dan keamanan yang canggih. F. Honda untuk batam pos

batampos – PT Capella Dinamik Nusantara, selaku distributor utama sepeda motor Honda wilayah Kepulauan Riau memberikan penawaran menarik kepada seluruh konsumena setia Honda pada Mei ini. Capella Honda Kepri memberikan penawaran menarik untuk pembelian Honda All New Vario 160.

Sales Sub Dept Head Honda Kepri, Syaiful, menyampaikan, Honda All New Vario 160 telah didesain untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang berbeda melalui desain yang mewah, fitur berkelas dan posisi berkendara yang sangat nyaman, cukup dengan DP mulai dari Rp 1,9 juta dan angsuran Rp 1.153 ribu dan menda­patkan potongan diskon sebesar Rp 200 ribu.

All New Honda Vario 160 mengusung mesin generasi terbaru dengan kapasitas 160cc 4 katup eSP+, berpendingin cairan, yang mampu mengurangi gesekan dan menghasilkan tenaga maksimal hingga 11,8 kW @8500 rpm dengan torsi puncak 13,8 Nm @7000 rpm.

”Sensasi bertenaga yang dihadirkan skutik premium ini pun semakin mewujudkan kesenangan berkendara,” terangnya, Kamis (12/5).

Skutik premium sporti ini dilengkapi dengan fitur keselamatan dan keamanan yang canggih seperti Honda Smart Key System yang dilengkapi alarm dan Answer back system yang dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara.

Pada tipe ABS sudah dilengkapi dengan fitur keselamatan seperti Antilock-Braking System (ABS) dan peranti rem posisi belakang sudah dilengkapi rear disc brake.

“Konsumen sudah bisa memiliki sepeda motor idaman yang elegan dan diberikan bonus, yakni bebas angsuran satu kali, konsumen juga mendapatkan jaket eksklusif dan plat holder setiap pembelian Honda Vario 160 ini dan di tambah dengan jaket cari aman,” ucapnya.

Didukung lampu LED pada semua sistem tata cahaya, semakin menambah kesan premium sporti dan kecanggihan All New Honda Vario 160.

Model ini juga dilengkapi full digital panel meter dengan informasi yang lengkap antara lain indikator kecepatan, jarak tempuh, bahan bakar, indikator smart key, jam digital, fuel consumption, indikator tegangan baterai, indikator penggantian oli, trip meter, indikator ISS, dan indikator ABS pada tipe ABS.

”Desain bodi yang besar mampu memberikan kapasitas bagasi 18 liter dan semakin memberikan ruang dengan tampilan desain flat deck dalam menemani aktivitas harian pengendara,” katanya.

BACA JUGA: AHM Pasarkan Honda CBR1000RR-R Fireblade di Edisi Spesial 30 Tahun 

Dalam memberikan kenyamanan dan mendukung performa tinggi, All New Honda Vario 160 hadir dengan pengaplikasian teknologi frame (rangka) eSAF (enhanced Smart Architecture Frame) membuat skutik premium sporti ini semakin lincah dan mudah dikendarai.

Model ini mampu mengkonsumsi bahan bakar mencapai 46,9 km/liter. Pengetesan dilakukan melalui pengaktifan fitur ramah lingkungan Idling stop system dengan metode pengetesan WMTC (World-wide Motorcycle Test Cycle) EURO 3.

“Para pecinta big skuter matik yang ingin segera memiliki All New Honda Vario 160 ini, bisa langsung mengunjungi diler terdekat atau cukup dengan menghubungi dari rumah, maka diler jaringan kami siap membantu seluruh konsumen Honda,” tutupnya. (*)

Reporter: Azis Maulana

Eks Napi Teroris Culik 12 Bocah

0

 

batampos – Polisi berhasil menangkap Abbi Rizal Afif (ARA), pelaku penculikan FF, bocah 11 tahun asal Bogor, dan K, 12, asal Jakarta Selatan. Dalam penangkapan ter­sebut, polisi menyelamatkan pula 10 anak yang diba­wa pelaku.

Seperti dilaporkan Jawa Pos Radar Bogor (grup Batam Pos), saat diperiksa, tersangka ternyata merupakan mantan narapidana kasus terorisme. Dia baru keluar dari Lapas Khusus Kelas II-A Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

F. Hendinovian/Jawa Pos Radar Bogor
Petugas membawa pelaku penculikan anak, Abbi Rizal Afif saat jumpa pers di Mapolres Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/5/2022).

Sementara itu, FF hanya bisa tertunduk. Sesekali matanya melihat ke kiri dan kanan. Tatapannya nanar ketika ditemui Jawa Pos Radar Bogor di kediamannya di Kemang, Kabupaten Bogor, pada Rabu (11/5) pagi. Bocah 11 tahun itu masih trauma.

Dia baru saja tiba di rumahnya setelah diculik selama dua hari. Ketika itu, Minggu (8/5/2022), dia sedang berolahraga bersama teman-temannya di kawasan Perumahan Telaga Kahuripan.
Lalu, datang pria tidak dikenal mengendarai motor menghampiri FF dan teman-temannya. Kepada mereka, pria itu menegur karena tidak memakai masker dan akan membawanya ke kantor polisi.

Tanpa curiga, FF dan teman-temannya mengikuti pelaku. Dalam perjalanan, teman-temannya ditinggalkan di pinggir jalan, sedangkan FF tetap dibawa.

Hingga akhirnya FF ditemukan di wilayah Fatmawati, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/5).

”Orang yang bawa (ciri-cirinya) berkumis dan berjenggot,” ujar FF.

Selama dibawa pelaku, FF diajak keliling Jakarta. Dia bahkan sempat dibelikan baju sebelum ditinggalkan pelaku di kawasan Fatmawati, Jakarta. ”Istirahatnya di masjid. Terus dibawa keliling lagi,” imbuhnya.

Selain FF, korban K asal Jakarta Selatan juga dilepas oleh pelaku dan kini sudah di rumah orangtuanya. Berselang dua hari setelah FF dan K ditemukan, dibantu Intel Brimob Kedung Halang, tim Reskrim Polres Bogor akhirnya meringkus pelaku di salah satu masjid di wilayah Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/5/2022).

”Kami berhasil menyelamatkan 10 anak yang ditempatkan tersangka pada salah satu masjid di wilayah Senayan, Jakarta,” ujar Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin di Mako Polres Bogor.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka ARA yang merupakan warga Depok itu mengaku sebagai anggota Polri dan Satgas Covid-19. Kepada para korban, tersangka menegur para korban dengan alasan melanggar protokol kesehatan dan kedapatan tengah merokok.

”Calon korban dibujuk untuk ikut tersangka dan dibawa, lalu dikumpulkan di satu tempat,” tuturnya.

Adapun 10 anak yang dibawa pelaku berasal dari Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Tangerang Selatan, dan Bogor. Iman menuturkan, pihaknya masih mendalami motif penculikan tersebut.

Pasalnya, semua korban saat diselamatkan dalam kondisi baik. Polres Bogor juga berkoordinasi dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Bogor untuk memberikan pelayanan trauma healing kepada para korban.

”Pelaku kami sangkakan dengan Pasal 330 KUHP, ancaman hukuman pidana tujuh tahun penjara,” imbuhnya.

Dalam pemeriksaan itulah, polisi juga mendapati tersangka ternyata seorang mantan napi kasus terorisme. ”Berdasar pengakuan, tersangka sudah tiga kali menjalani hukuman pidana. Dua kali (di antaranya) menjalani pidana kasus terorisme,” jelas Iman.

Selain dua kasus pidana terorisme, tersangka pernah terlibat kasus pidana penipuan di Depok. Iman menyebutkan, tersangka juga pernah mengikuti pelatihan perang di Poso selama tujuh bulan.

”Kami akan bekerja sama dengan Densus 88 untuk melakukan pendalaman dan pe-ngembangan terhadap kasus ini,” jelasnya.

Kasatreskrim Polres Bogor AKP Siswo Tarigan menambahkan, tersangka ARA baru menghirup udara bebas dari kasus terorisme pada Februari 2022. Setelah itu, dia terlibat kasus penipuan di kawasan Depok.

Kepada penyidik, tersangka mengaku melakukan perbuatan tersebut tanpa melibatkan orang lain. Sementara itu, umur rata-rata korban sekitar 10 sampai 14 tahun.

”Kami sedang melakukan pendalaman untuk masalah pelecehannya. Sejauh ini, tersangka membawa korban, lalu merampas HP milik para korban dan menjualnya,” tuturnya.

Sebelum ditahan, tersangka sempat dilumpuhkan polisi karena melawan ketika akan ditangkap. Pelaku berupaya menabrak petugas dengan motor. (*)

Lapor, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, “Berjerawat”, Pak Wali

0

Kusam dan Rusak Masjid Sultan Dalil Harahap5batampos – Foto – foto ini diambi oleh fotografer Batam Pos, Dalil Harahap, pada Kamis 12 Mei 2022. Foto sudut kecil Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah.

Kusam dan Rusak Masjid Sultan Dalil Harahap4Di sana – sini nampak ada cacat. Cat mengelupas, bahkan ada plafon yang bolong. Masjid kebanggaan Kota batam ini dipergunakan pertama kali pada hari Jumat 20 September 2019. Ia dibangun sejak 2017.

Kusam dan Rusak Masjid Sultan Dalil Harahap11

Ia berdiri megah diatas tanah seluas 4,2 hektare. Dari kejahuan ia nampak baik – baik saja. Dari dekat, rupanya “berjerawat”. (*)

 

 

Masuk Nominasi Cowok Tertampan di Dunia, Ini 5 Film/Serial yang Dibintangi Refal Hadi

0
Refal Hady (Instagram/@refalhady)

batampos – Aktor Refal Hady masuk nominasi Cowok Tertampan di dunia versi Tc Candler. Lima film/serial dibintangi pria bernama lengkap Reza Fahlevi Alhady ini.

Refal Hadi memang sudah lama terjun di dunia entertainment Indonesia. Namanya kian bersinar setelah dia sukses memerankan karakter Mas Bian di serial Wedding Agreement. Kini dirinya juga sukses menyihir hati para kaum wanita.

Berkat wajah tampan dan postur tubuh yang gagah, siapa wanita yang tak tertarik dengan aktor 28 tahun itu. Dilansir dari tabloidnyata.com, karirnya pun makin menanjak berkat kepiawaiannya dalam berakting.

Makin populer, Refal Hady berhasil masuk dalam daftar nominasi Cowok Tertampan di dunia versi Tc Candler. Nantinya dari 100 nominasi yang dipilih, nama-nama beken itu akan dinilai oleh juri dan hasil voting dari warganet. Kemudian mereka akan mendapatkan peringkat yang telah disesuaikan dengan hasil penilaian akhir.

Sambil menunggu peringkat dari Refal Hady, berikut untuk diketahui beberapa film maupun serial yang dibintangi oleh cowok kelahiran Jakarta ini.

1. Wedding Agreemeent

F.dok video/wikipedia

Serial yang membuat nama Refal Hady kian dikenal banyak orang. Mengisahkan seorang pria bernama Bian (Refal Hady) yang dijodohkan dengan wanita pilihan keluarganya bernama Tari (Indah Permatasari). Demi membahagiakan ibunya, Bian rela menikahi Tari meski saat itu dia sudah berpacaran dengan kekasihnya, Sarah (Aghniny Haque). Dengan tekad yang kuat Tari ingin merebut hati Bian, akankah usahanya berhasil?

2. Galih dan Ratna

F.dok wikipedia

Film yang di remake dari film terdahulunya Gita Cinta dari SMA yang dibuat tahun 1979. Mengisahkan seorang siswa bernama Galih (Refal Hady) dan Ratna (Sheryl Sheinafia) yang secara tidak sengaja dekat karena memiliki passion yang sama. Mereka saling mendorong satu sama lain untuk mengejar mimpinya.

3. A Perfect Fit

F. Dok wikipedia

Film yang dirilis pada 15 Juli 2021 ini mengisahkan tentang wanita bernama Saski (Nadya Arina) yang percaya akan sebuah ramalan. Ramalan itu menuntunnya untuk berkunjung ke toko sepatu, di sana ia bertemu dengan Rio (Refal Hady) yang langsung jatuh cinta kepadanya. Perlahan keduanya dekat dan cinta mulai tumbuh diantara mereka.

4. Antologi Rasa

F. Dok Wikipedia

Diadaptasi dari novel best seller karya Ika Natassa, film ini bercerita tentang kisah cinta segitiga antara Keara (Carissa Parusset), Ruly (Refal Hady) dan Harris (Herjunot Ali). Ketiganya merupakah pegawai di kantor yang sama. Persahabatan mereka mulai timbul konflik setelah ketiganya muncul perasaan cinta satu sama lain. Lantas siapa yang akan dipilih Keara nantinya? Kamu bisa saksikan film ini di Netflix ya.

5. Pesan di Balik Awan

Refal Hady berperan sebagai cowok bernama Awan (f: Dok. Wikipedia)

Berkisah tentang Kirana (Hanggini) yang bertemu dengan seorang cowok bernama Awan (Refal Hady). Hubungan keduanya kian dekat dan sudah menjurus ke arah yang serius yaitu pernikahan. Tetapi, kemudian Awan memperkenalkan anak kecil yang ternyata adalah anak kandungnya sendiri. Perasaan Kirana menjadi goyah akan kenyataan itu.  (*)

Reporter: jpgroup