Rabu, 29 April 2026
Beranda blog Halaman 787

Polemik Pembangunan Gereja HKBP Tarempa Selatan, Pro-Kontra Warga Muncul

0
Ketua FKUB Anambas, Ali Muhsin (pegang microphone) saat menjadi moderator sosialisasi pembangunan Gereja HKBP di Tarempa Selatan. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Rencana pembangunan Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Tarempa Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, hingga kini belum menemukan titik terang. Lokasi tempat ibadah itu rencananya dibangun di atas lahan milik salah satu jemaat di persimpangan menuju Air Terjun Temburun.

Meski sosialisasi telah dilakukan pemerintah desa bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan pengurus gereja, perbedaan pandangan di tengah masyarakat masih belum mereda. Sejumlah warga diketahui masih keberatan menerima rencana pembangunan gereja tersebut.

Ketua HKBP Tarempa, Edies Simanjuntak, menyampaikan bahwa pihaknya sudah berupaya memberikan penjelasan kepada masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa jemaat sebelumnya pernah mencoba membangun gereja di Air Padang, Kelurahan Tarempa, namun gagal mendapatkan rekomendasi FKUB terdahulu.

Menurut Edies, salah satu alasan penolakan saat itu diduga karena posisi bangunan gereja direncanakan berada lebih tinggi dari Masjid Agung Baitul Ma’mur, sehingga menimbulkan keberatan dari sebagian pihak.

Karena itu, jemaat akhirnya sepakat memindahkan rencana pembangunan ke Desa Tarempa Selatan agar proses berjalan sesuai aturan dan menghindari polemik serupa. “Selama ini kami harus menyewa aula hotel untuk beribadah, dan biayanya bisa mencapai jutaan rupiah,” ujar Edies.

Ia menambahkan, pemilihan lokasi baru dianggap wajar karena sebagian besar jemaat tinggal di Tarempa Selatan. “Kami lakukan komunikasi secara terbuka agar masyarakat memahami tujuan pembangunan gereja ini. Kami ingin menjaga keharmonisan dan memperkuat toleransi,” katanya.

Pantauan Batam Pos menunjukkan suasana sosialisasi berlangsung dinamis. Sejumlah warga menyatakan dukungan, namun sebagian lainnya tetap menolak.

Salah satu pengurus surau secara tegas menolak pembangunan gereja dan meminta FKUB memperjelas syarat administratif, terutama soal dukungan 60 KTP. “Perlu ditafsirkan, apakah 60 KTP itu untuk warga terdampak di lokasi pembangunan atau seluruh warga desa,” ujarnya.

Sementara itu, warga lainnya, Solihin, menyatakan dukungan penuh. Menurutnya, setiap umat beragama memiliki hak beribadah dengan nyaman sesuai ketentuan undang-undang.

“Yang penting prosesnya transparan. Warga harus dilibatkan melihat lokasi dan memastikan semuanya sesuai,” ucapnya.

Solihin juga mengingatkan agar perbedaan pendapat tidak membuat masyarakat saling bermusuhan. “Kita hidup di negara demokratis. Kalau ada warga yang mendukung, jangan dimusuhi. Toleransi harus dijunjung,” tegasnya.

Menanggapi polemik tersebut, Ketua FKUB Anambas, Ali Muhsin, menjelaskan bahwa syarat 60 KTP tidak terbatas pada warga yang terdampak langsung. “Menurut tafsir FKUB Provinsi Kepri, dukungan bisa dari warga satu kelurahan atau desa. Yang penting syarat administratif terpenuhi,” kata Ali.

Ia menegaskan FKUB menjalankan tugas secara hati-hati untuk memastikan setiap proses pembangunan rumah ibadah sesuai aturan. “Kami memegang prinsip keadilan bagi semua umat beragama,” ujarnya.

Ali menambahkan, besar kemungkinan akan ada pertemuan lanjutan yang melibatkan pengurus gereja, pemerintah desa, ketua RT/RW, dan tokoh pemuda. “Mudah-mudahan pertemuan berikutnya menghasilkan kesepahaman bersama,” tutupnya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel Polemik Pembangunan Gereja HKBP Tarempa Selatan, Pro-Kontra Warga Muncul pertama kali tampil pada Kepri.

Perluasan FTZ Kepri Masih Tersandera Keputusan Pemerintah Pusat

0
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad

batampos– Rencana perluasan kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) secara menyeluruh di Provinsi Kepri belum akan terealisasi dalam waktu dekat. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri memastikan proses pembahasan intensif masih berlangsung dan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan kementerian terkait untuk mendorong percepatan realisasi FTZ menyeluruh. Langkah tersebut membutuhkan pertimbangan mendalam di tingkat pusat.

“Sudah kami sampaikan ke Pak Menteri. Nanti kita lihat bagaimana perkembangan selanjutnya,” katanya, Sabtu (22/11).

BACA JUGA: Wali Kota Amsakar: Pembangunan Rumah Al-Qur’an Tegaskan Identitas Batam sebagai Bandar Madani

Salah satu pertimbangan utama pemerintah pusat adalah potensi penurunan pendapatan negara. Oleh karena itu, pembahasan lanjutan akan digelar bersama jajaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan penjadwalan pertemuan resmi dengan Menteri Keuangan.

“Kita perlu menjelaskan secara komprehensif, mungkin ada potensi kehilangan pendapatan negara. Tetapi multiplier effect jangka panjang jauh lebih besar,” katanya.

Menurutnya, perluasan FTZ dipandang sebagai upaya strategis untuk menciptakan kepastian hukum bagi investor. Selama ini, masih terdapat perbedaan perlakuan antara wilayah yang sudah berstatus FTZ dan yang belum, sehingga menghambat arus barang dan mobilisasi produksi di sejumlah titik di Kepri.

Kondisi itu membuat pemerintah daerah berkomitmen mendorong agar status FTZ dapat diberlakukan secara merata, termasuk di wilayah Bintan dan Karimun yang selama ini masih menghadapi ketimpangan kebijakan.

“Saat ini masih ada wilayah FTZ dan non-FTZ. Itu yang kita dorong agar berlaku menyeluruh,” ujar dia.

Ia menilai, harmonisasi regulasi kawasan akan membuat Kepri lebih kompetitif di mata investor regional maupun internasional. Hal itu terlihat dari meningkatnya ketertarikan investor terhadap tiga kawasan utama Kepri, yakni Batam, Bintan, dan Karimun (BBK).

Dalam kegiatan promosi BBK di Singapura yang diikuti Ansar bersama BP Batam, BP Bintan, dan BP Karimun, sejumlah investor menyampaikan langsung kegelisahan mereka mengenai belum meratanya kebijakan FTZ. Mereka menilai ketidakselarasan aturan dapat menghambat ekspansi maupun penempatan investasi baru.

Ansar memastikan bahwa seluruh aspirasi investor tersebut sudah disampaikan kepada pemerintah pusat. Meski demikian, proses pengambilan keputusan tidak dapat dilakukan cepat karena berkaitan dengan kebijakan fiskal nasional dan dampaknya terhadap penerimaan negara.

Pemprov Kepri akan terus mengikuti setiap perkembangan pembahasan di tingkat pusat dan memastikan bahwa seluruh dokumen pendukung telah disiapkan.

“Kita terus berupaya. Semoga ada titik terang setelah pembahasan bersama kementerian terkait,” ujar Ansar.

Rencana perluasan FTZ Kepri dipastikan belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Meski begitu, pemerintah daerah berharap koordinasi intensif di tingkat pusat dapat membuka jalan bagi penyatuan kebijakan kawasan yang selama ini dinilai menjadi kunci percepatan pertumbuhan ekonomi Kepri. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Perluasan FTZ Kepri Masih Tersandera Keputusan Pemerintah Pusat pertama kali tampil pada Metropolis.

Roby Kurniawan Masuk Bursa Ketua Golkar Kepri, Ansar: Semua Kader Berhak Maju

0
Bupati Bintan, Roby Kurniawan. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos– Nama Bupati Bintan, Roby Kurniawan, mencuat dalam bursa Pemilihan Calon Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kepri. Hal itu disampaikan Pembina DPD I Partai Golkar Kepri, Ansar Ahmad, yang menyebut sejumlah nama telah muncul menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) partai tersebut.

Ansar mengungkapkan, munculnya nama Roby Kurniawan, yang juga merupakan putranya, adalah hal yang wajar dalam dinamika internal Golkar. Ia menyebut, bahwa setiap kader berhak maju selama memenuhi ketentuan organisasi.

“Pak Roby juga kader Partai Golkar, jadi sah saja kalau beliau maju dalam kompetisi bursa Muswil Partai Golkar Kepri ini,” katanya, Sabtu (22/11).

Terkait perdebatan internal yang muncul akibat mencuatnya nama Roby, dia menilai hal tersebut justru menunjukkan bahwa proses kaderisasi dalam partai berjalan dengan baik.

“Namanya partai besar. Kalau partainya besar mesti harus dinamis,” katanya.

Ansar menambahkan, bursa Muswil Golkar sepenuhnya terbuka bagi semua kader. Tidak ada penentuan khusus dari pihak tertentu, karena mekanisme pemilihan sepenuhnya berada di tangan pemilik hak suara.

“Siapa saja boleh ikut dan bersaing. Semua kader berhak maju. Biar saja nanti yang punya hak suara yang menentukan,” ujar Ansar.

Disinggung mengenai dukungan khusus kepada Roby Kurniawan, Ansar menegaskan bahwa pihaknya akan mendukung semua kader yang berpartisipasi dalam proses pemilihan.

“Semua kita dukung lah. Siapapun yang terpilih nantinya itulah yang layak dan menjadi pemimpin DPD Partai Golkar di Kepri ini,” katanya. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Roby Kurniawan Masuk Bursa Ketua Golkar Kepri, Ansar: Semua Kader Berhak Maju pertama kali tampil pada Kepri.

Teh Tawar Lebih Sehat dari Teh Manis? Ini 5 Manfaatnya yang Jarang Diketahui

0
Ilustrasi minuman teh tanpa gula. F. Freepik.

batampos – Teh menjadi salah satu minuman paling populer dengan ragam rasa dan aroma. Namun, pilihan tanpa gula atau pemanis tambahan dinilai memberikan manfaat kesehatan yang jauh lebih optimal.

Sejumlah penelitian yang dipublikasikan di PubMed menunjukkan bahwa konsumsi teh tawar secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan jantung, metabolisme, hingga mengurangi stres.

Berikut manfaat teh tawar yang jarang disadari banyak orang:

1. Menurunkan risiko penyakit jantung
Minum dua cangkir teh tawar setiap hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan gagal jantung. Efek positif ini hanya terlihat pada teh tanpa tambahan gula maupun pemanis buatan.

2. Menurunkan risiko kematian
Rutin mengonsumsi teh tawar dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih rendah, termasuk kematian akibat kanker dan penyakit jantung.

3. Kaya antioksidan dan polifenol
Teh mengandung polifenol, senyawa antioksidan alami yang membantu menurunkan tekanan darah, menekan kolesterol LDL, dan mengurangi peradangan dalam tubuh.

4. Meningkatkan sensitivitas insulin
Teh tawar dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin sekaligus mengurangi inflamasi. Penelitian menunjukkan manfaat ini terkait regulasi miRNA pada jaringan lemak yang berperan dalam metabolisme lemak dan pengendalian gula darah.

5. Membantu tubuh lebih relaks
Kandungan L-theanine dalam teh tawar berfungsi menenangkan, meredakan stres, meningkatkan suasana hati, dan membantu fungsi otak lebih optimal.

Mengonsumsi teh tawar secara rutin dapat menjadi langkah sederhana untuk mendukung gaya hidup sehat. Tanpa tambahan gula, manfaat yang dirasakan jauh lebih maksimal dan berpengaruh jangka panjang.(*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Teh Tawar Lebih Sehat dari Teh Manis? Ini 5 Manfaatnya yang Jarang Diketahui pertama kali tampil pada Lifestyle.

Aktivitas Gunung Semeru Masih Tinggi, PVMBG: Status Awas Level IV

0
Aktivitas Gunung Semeru terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, Sabtu (22/11). (PVMBG/Antara)

batampos – Aktivitas Gunung Semeru masih berada pada level tinggi. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menegaskan status gunung api tertinggi di Jawa itu tetap berada pada Level IV atau Awas.

Kepala PVMBG Priatin Hadi Wijaya mengatakan, hasil analisis dan evaluasi terbaru menunjukkan aktivitas Semeru belum menunjukkan tanda penurunan.

“Berdasar hasil analisis dan evaluasi, aktivitas Gunung Semeru masih tinggi sehingga tingkat aktivitasnya tetap ditetapkan pada level IV,” ujarnya, dikutip dari Antara, Minggu (23/11).

Pemantauan visual pada 21–22 November 2025 hingga pukul 12.00 WIB merekam aktivitas erupsi yang berkelanjutan. Pada 20 November, asap kawah putih bertekanan sedang membumbung hingga 1.000 meter dari puncak.

“Beberapa letusan dengan tinggi 300–500 meter dominan mengarah ke tenggara pada periode kedua pengamatan. Aktivitas guguran lava juga masih berlangsung dengan jarak luncur mencapai 800 meter ke arah Besuk Kobokan,” jelas Priatin.

Menurutnya, aktivitas erupsi dan guguran lava sebenarnya terus terjadi, namun visualnya kerap tidak teramati karena kondisi cuaca yang menutup area puncak.

Dalam periode pengamatan yang sama, jumlah gempa yang terekam mengindikasikan aktivitas Semeru masih meningkat.

“Gempa-gempa yang terekam mengindikasikan masih adanya suplai dari bawah permukaan Semeru bersamaan dengan pelepasan material ke permukaan,” kata Priatin.

PVMBG juga mencatat getaran lahar yang terekam dua kali berturut-turut dengan durasi panjang, menunjukkan adanya aliran lahar di Besuk Kobokan yang memicu letusan sekunder.

Sebelumnya, pada Rabu (19/11) pukul 14.13 WIB, Semeru kembali mengalami erupsi disertai awan panas yang meluncur sejauh 13,8 kilometer ke arah Besuk Kobokan. Awan panas itu terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi gempa 14.283 detik atau sekitar empat jam.

Sejak 19 November 2025 pukul 17.00 WIB, PVMBG menaikkan status Semeru dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas). (*)

Artikel Aktivitas Gunung Semeru Masih Tinggi, PVMBG: Status Awas Level IV pertama kali tampil pada News.

BI Kepri dan Transformasi Digital di Ujung Negeri

0
Konsumen memindai kode batang (barcode) yang disediakan pedagang kuliner di Belakang Padang, Batam. F. Arjuna/Batam Pos.

LEMBAYUNG terakhir hilang saat malam mengambil alih Belakang Padang, membawa serta cahaya lampu bazar dan harapan yang bergerak di sela-sela angin laut. Di pulau kecil ini, jauh dari hiruk-pikuk kota besar, orang-orang belajar bahwa masa depan bisa hadir lewat satu gerakan sederhana: mengarahkan kamera ponsel pada bintik hitam kode matriks dua dimensi bernama QRIS.

Penulis: Arjuna

Sabtu (15/11), sejak sore sampai ke malam, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), terasa seperti jantung yang berdetak lebih kencang dari biasanya. Seakan pulau kecil di batas negeri ini menolak menjadi sunyi barang sehari saja.

Dari dermaga, arus manusia bergerak seperti parade tanpa aba-aba: ibu-ibu membawa anak, lelaki muda berjalan berkelompok, para pedagang yang mengelap etalase sederhana sambil menyiapkan uang kembalian, walau mereka tahu, di bazar uang kertas hanya akan jadi penonton.

Dari kejauhan, panggung utama berdiri seperti perahu yang baru saja merapat. Lampu-lampu warna-warni menyala, memantul di permukaan laut yang sedang pasang, membentuk tarian kecil pada riak air. Di atas panggung itu, nanti akan berdiri Iyeth Bustami dengan suara yang merdu, namun sopan, membelah malam seperti doa yang naik ke langit terbuka.

Di Lapangan Indera Sakti, acara itu terselenggara. Event tersebut dinamai Berlayar Belakang Padang 2025, tajaan dari Bank Indonesia (BI) Kepri. Nama yang terdengar seperti metafora panjang tentang perjalanan, pergerakan, dan arah yang terus digambar ulang.

“Nama Berlayar bukan hanya indah didengar, tapi melambangkan perjalanan kita bersama untuk menembus batas.” Begitu kata Deputi Kepala Perwakilan BI Kepri, Ardhieanus.

Batas yang dia maksud bukan garis tipis di peta. Ia bicara tentang Pulau Penawar Rindu (julukan Belakang Padang) sebagai beranda terdepan Indonesia, menghadap Singapura, menjadi jembatan kecil dari sebuah negeri yang terus mencari cara untuk mendekat pada masa depannya sendiri. Pulau kecil ini bisa menjadi ikon ekonomi digital kawasan perbatasan.

Bazar yang digelar sejak sore itu terdiri dari 20 stand yang disediakan secara cuma-cuma oleh BI Kepri. Ada pedagang otak-otak yang asapnya menari pelan. Ada penjual es jeruk yang memeras buah dengan ritme sabar. Ada pula deretan keripik, kue tradisional, hingga mainan anak-anak yang digantung seperti bendera kecil masa kanak-kanak yang enggan pudar.

Selain itu, berdiri juga sebuah wahana komidi putar sederhana–bukan yang berputar dengan musik elektronik, tapi yang diputar pelan oleh mesin tua yang gemerisik seperti radio lama. Anak-anak tertawa ketika kursi putar itu bergerak, seolah mereka sedang berada jauh dari keterbatasan pulau kecil tersebut.

Yang berbeda dari pasar malam lain adalah: tidak ada uang tunai berpindah tangan. Semua transaksi berlangsung lewat QRIS. Para pedagang dari UMKM tempatan menempelkan kode QR di papan kardus kecil yang berdiri di depan lapak.

Kenapa QRIS? Karena BI Kepri sedang mendorong digitalisasi pembayaran sampai ke wilayah terluar. Belakang Padang pun harus ikut maju.

BI Kepri memang tengah menggencarkan inklusi digital bagi UMKM. Saat ini, total terdapat sekitar 3.600 UMKM binaan yang mendapatkan pendampingan manajemen, pembukuan digital, packaging, hingga akses perbankan.

Bahkan, lebih dari 81 brand UMKM unggulan pernah dibawa BI Kepri dalam program Gebyar Melayu Pesisir untuk memperluas pasar mereka. Sejumlah pelaku UMKM juga mendapatkan kurasi ketat dan pelatihan pemasaran agar mampu menembus pasar global.

Rahmat, pedagang es jeruk, mengaku tidak pernah membayangkan lapaknya akan menerima pembayaran digital. “Saya jualan begini sudah lima tahun,” katanya sambil menuang es batu ke gelas plastik. “Baru hari ini saya lihat orang bayar es pakai ponsel semua. Cepat pula masuknya.”

Ia menunjukkan layar gawainya. Ada puluhan notifikasi transaksi. “Biasanya kalau ramai pun, saya cuma habis 50 gelas. Sekarang ini sudah lewat seratus. Bazar macam ini, kalau tiap bulan pun saya sanggup,” ia tertawa, suaranya tenggelam oleh denting musik dari panggung.

Beberapa meter dari situ, ada Imah, yang menjual keripik singkong pedas-manis. Tangannya cekatan menata plastik-plastik keripik, sementara matanya memperhatikan lautan manusia yang datang dan pergi.

“Saya ini pertama kali ikut acara BI. Bagus benar mereka buat. Orang yang biasanya tak datang ke pasar malam pun ada di sini malam ini,” katanya.

Imah bercerita, bahwa ia sempat khawatir pembeli enggan memakai QRIS. “Tapi ternyata semua ikut aturan. Malah ada yang bilang, lebih mudah, tak perlu ambil-ambil uang kecil.” Ia menatap papan QR di depannya. “Kalau beginilah caranya, kami pedagang kecil pun bisa ikut zaman.”

Usai memberi sambutan, Ardhienus turun. Ia kembali berbicara lewat doorstop dengan sejumlah wartawan.

“Kami ingin membuktikan bahwa digitalisasi bukan hanya untuk kota besar, tetapi juga untuk pulau-pulau yang menjadi garda terdepan negeri,” katanya.

Ia menyebut capaian transaksi QRIS di Kepri yang tumbuh luar biasa: 33,9 juta transaksi pada 2024, lalu melonjak menjadi 64,9 juta transaksi pada September 2025. Nominal yang tersentuh mencapai Rp7,7 triliun, tumbuh lebih dari 140 persen secara tahunan.

Angka-angka itu baginya bukanlah statistik. Itu adalah cerita tentang kepercayaan. Tentang masyarakat yang mulai merangkul cara baru bertransaksi. Tentang pedagang kecil yang tak lagi terikat pada uang tunai yang rawan salah hitung, rawan hilang, rawan palsu, rawan habis kembalian.

Ardhienus menyebut, BI Kepri ingin memperluas manfaat QRIS cross-border, terutama bagi kawasan perbatasan. Belakang Padang bisa atau bahkan bakal jadi ikon baru ekonomi digital di garis depan.

BI Kepri juga mendorong UMKM untuk naik kelas lewat tiga jalur: peningkatan kapasitas (pelatihan branding, legalitas, dan kualitas produk), peningkatan akses keuangan (business matching dengan perbankan), dan perluasan pasar (pameran, e-katalog, serta rintisan ekspor UMKM). Inisiatif ini tidak hanya membuat UMKM bertahan, tapi memberdayakan mereka menjadi pemain yang kompetitif regional.

Kemudian, bicara soal geliat perekonomian, Kepri sendiri sedang berada dalam tren pertumbuhan ekonomi yang solid. Pada 2023, ekonomi Kepri tumbuh 5,20 persen, lalu berada di 5,02 persen pada 2024, sebelum melonjak menjadi 7,48 persen pada Triwulan III 2025—salah satu yang tertinggi di Sumatra.

Di sisi lain, Batam tumbuh 7,04 persen pada 2023, kemudian 6,69 persen pada 2024, dengan pemulihan kuat sejak kontraksi -2,55 persen tahun 2020. Peningkatan aktivitas UMKM dan digitalisasi pembayaran menjadi salah satu pendorong geliat ekonomi tersebut.

Ketika malam turun perlahan, lampu-lampu bazar menyala lebih terang. Belakang Padang, yang biasanya redup selepas Magrib, mendadak menjadi kota kecil yang berdenting.

Saat waktu merambat ke pukul sembilan malam, panggung utama mulai dipadati orang. Iyeth Bustami muncul dengan gaun berkilau, menyapa penonton dengan suara yang nyaring, menyayat, sekaligus menenangkan. Ia menyanyikan lagu-lagu Melayu, lalu disambut koor penonton yang berdiri memadati lapangan.

Belakang Padang seperti melupakan seluruh beban hidupnya malam itu. Orang-orang berbelanja makanan sambil mengangkat ponsel, memindai QR lalu memasukkan dompet mereka kembali ke tas. Dunia baru terasa begitu dekat, begitu mudah disentuh.

Di tengah lapangan, tampak Belakang Padang seolah menjadi miniatur negeri yang sedang belajar melompat sedikit lebih jauh dari bayangannya sendiri.

Malam pun semakin matang ketika lagu terakhir Iyeth Bustami mengalun pelan, seperti angin yang menyingkap selapis kenangan. Penonton mengangkat ponsel mereka, sebagian merekam, sebagian hanya menatap dengan mata berbinar.

Setelah panggung mulai meredup, beberapa pedagang masih sibuk merapikan lapak. Seorang pedagang bernama Imah kembali dihampiri.

“Alhamdulillah,” katanya, “hari ini habis semua. Tak ada sisa satu bungkus pun.” Ia tersenyum. Wajahnya diterangi lampu bazar yang hampir padam. “Saya rasa digital ini bukan lagi masa depan. Tapi sekarang,” ujarnya.

Satu per satu bazar mulai membungkus diri. Namun suara girang masih terdengar dari sudut gelap lapangan; suara orang-orang yang belum ingin pulang karena malam itu terasa terlalu singkat untuk sebuah pulau yang jarang merayakan kemeriahan.

Menuju dermaga, air laut memantulkan sisa cahaya dari lampu-lampu yang baru saja dipadamkan. Belakang Padang tampak kembali seperti dirinya: kecil, tenang, tetapi hari itu hatinya sudah berubah.

Mungkin benar, seperti kata Ardhienus: kemajuan digital hanya lahir dari partisipasi. Dari tangan-tangan yang berani mencoba, dari pedagang kecil yang tak gentar belajar, dari masyarakat yang mau percaya pada suatu cara baru. Betul tak, Way?

Keyakinan itu terlihat tumbuh. Ia berlayar pelan, tapi pasti. Meninggalkan jejak cahaya yang menempel pada wajah setiap orang yang datang.

Belakang Padang, malam itu, bukan hanya menjadi panggung hiburan. Pulau itu menjadi metafora tentang negeri yang ingin bergerak, masyarakat yang ingin tumbuh, dan laut yang tak lagi menjadi batas.

Malam itu juga, pulau kecil ini seakan berkata pelan: “Kami siap berlayar. Dunia, tunggulah kami.” (*)

Artikel BI Kepri dan Transformasi Digital di Ujung Negeri pertama kali tampil pada Metropolis.

Daftar 10 Berlian Termahal di Dunia, Harganya Tembus Ratusan Miliar!

0
Ilustrasi. F. x.com/GIAnews.

batampos – Berlian sejak lama menjadi simbol kemewahan dan status sosial. Kilauannya yang memukau, ditambah sejarah kepemilikan yang eksklusif, membuat permata ini menjadi salah satu komoditas paling mahal di dunia.

Sejumlah berlian bahkan tercatat bernilai hingga ratusan miliar rupiah.

Berikut daftar 10 berlian termahal di dunia yang keindahannya tak hanya memikat, tetapi juga berharga fantastis, disitat dari media Malaysia, Sinar Harian, Minggu (23/11):

1. Pink Star (CTF Pink Star) – US$71,2 juta

Berlian merah jambu vivid ini berasal dari batu 132 karat yang ditambang De Beers di Afrika Selatan. Warnanya yang langka dengan ukuran besar membuat harganya melambung tinggi.

2. Williamson Pink Star – US$57,7 juta

Ditemukan di tambang Williamson, Tanzania, berlian ini memiliki warna merah jambu terang alami yang sangat jarang dengan potongan berkilau.

3. Oppenheimer Blue – US$57,7 juta

Berlian biru vivid 14,62 karat ini berasal dari Afrika Selatan. Nilainya melonjak karena sejarah kepemilikan oleh keluarga Oppenheimer.

4. De Beers Cullinan Blue – US$57,4 juta

Juga berasal dari tambang Cullinan, Afrika Selatan. Warna biru vividnya membuat berlian ini termasuk yang paling dicari kolektor dunia.

5. Pink Legacy (Winston Pink Legacy) – US$50 juta

Berasal dari Afrika Selatan dan pernah dimiliki keluarga Oppenheimer. Warnanya merah jambu pekat dengan kualitas potongan terbaik.

6. Blue Moon of Josephine – US$48,4 juta

Berlian biru sempurna 12,03 karat yang ditemukan di Afrika Selatan. Kejernihan dan kualitas warnanya membuat harganya selangit.

7. Graff Pink – US$46,2 juta

Berlian merah jambu langka dari Afrika Selatan. Keindahannya membuatnya menjadi salah satu koleksi paling berharga di dunia perhiasan.

8. Princie Diamond – US$39,3 juta

Berlian merah jambu murni 34,65 karat dari Golconda, India. Termasuk salah satu berlian dengan asal-usul paling bersejarah.

9. The Orange Diamond – US$35,5 juta

Berlian berwarna oranye sangat sulit ditemukan. Asal Afrika dengan warna unik membuatnya dibanderol dengan harga luar biasa tinggi.

10. Zoe Diamond – US$32,6 juta

Berlian biru vivid dengan potongan sempurna dari Afrika Selatan. Kejernihan dan ketajaman warnanya menjadi nilai utama permata ini.

Berlian-berlian tersebut bukan hanya dinilai dari besar karat, tetapi juga latar belakang sejarah, warna langka, serta asal-usul penemuannya. Semakin langka dan unik, semakin tak terprediksi pula nilai jualnya di masa mendatang. (*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Daftar 10 Berlian Termahal di Dunia, Harganya Tembus Ratusan Miliar! pertama kali tampil pada Lifestyle.

Masak Apa Hari Ini? Coba Tumis Kangkung Cabai, Menu Hemat Tanggal Tua yang Tetap Nikmat

0
Kangkung cabai. F. Jawa Pos.

batampos – Bingung masak apa di tanggal tua? Kangkung Cabai bisa jadi pilihan tepat. Menu sederhana ini hanya menggunakan bahan-bahan murah, mudah ditemukan, dan proses memasaknya cepat.

Rasanya pedas harum dengan sentuhan kemangi yang segar, cocok disantap bersama nasi hangat.

Berikut resep lengkap Kangkung Cabai yang bisa langsung dipraktikkan di rumah.

Berikut resep kangkung cabai:

Bahan:

  • 5 sdm minyak untuk menumis
  • 3 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai, memarkan
  • 2 cm jahe, memarkan
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 3 lembar daun salam
  • 200 gram kangkung, siangi
  • 1 ikat daun kemangi, petik daunnya
  • Garam secukupnya
  • Merica bubuk secukupnya
  • Gula pasir secukupnya

Bumbu Tumbuk Kasar:

  • 8 cabai hijau besar
  • 5 cabai merah keriting
  • 10 cabai rawit hijau
  • 9 butir bawang merah
  • 5 siung bawang putih

Cara Membuat:

1. Panaskan minyak, lalu tumis bumbu tumbuk bersama daun jeruk, serai, jahe, lengkuas, dan daun salam hingga harum.

2. Masukkan kangkung dan daun kemangi. Aduk rata hingga layu.

3. Tambahkan garam, merica bubuk, dan gula pasir secukupnya. Masak sebentar lalu angkat.

4. Kangkung cabai siap disajikan, nikmat dimakan selagi panas.

Menu ini cocok untuk tanggal tua karena murah, cepat dimasak, dan tetap menggugah selera. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Masak Apa Hari Ini? Coba Tumis Kangkung Cabai, Menu Hemat Tanggal Tua yang Tetap Nikmat pertama kali tampil pada Lifestyle.

Pernah Dicuri, Toilet Emas Karya Cattelan Terjual Rp198 Miliar

0
Toilet Emas Karya Maurizio Cattelan yang akan dilelang di New York. F. dpa/bernama.

batampos – Sebuah toilet emas 18 karat karya seniman Italia Maurizio Cattelan akhirnya laku terjual dengan harga fantastis USD 12,1 juta atau sekitar Rp198 miliar.

Ripley’s Believe It or Not! mengumumkan diri sebagai pembeli dalam unggahan Instagram, setelah sebelumnya identitas penawar misterius itu jadi teka-teki.

Toilet bernama America itu sebelumnya sempat mencuri perhatian dunia saat dicuri dari Blenheim Palace, Woodstock, Inggris pada 2019.

Karya seni tersebut awalnya dipasang di toilet umum Guggenheim Museum, New York, pada 2016 dan telah digunakan lebih dari 100.000 pengunjung sebelum dipindahkan ke Inggris.

Ripley’s Believe It or Not!, franchise hiburan global yang dikenal menampilkan kisah dan objek aneh namun nyata, mengatakan pembelian toilet emas itu akan jadi tambahan koleksi unik mereka.

Barang seni seberat lebih dari 100 kilogram emas murni tersebut juga menawarkan pengalaman “mewah ala bangsawan” bagi mereka yang ingin merasakannya.

Toilet emas kedua sempat muncul dan dilelang di Sotheby’s New York, namun hanya mendapat satu penawar. Lelangannya dibuka dengan harga mengacu pada berat emas, sekitar USD 10 juta atau Rp165 miliar, menurut BBC.

Setelah muncul spekulasi, Ripley’s akhirnya mengonfirmasi pembelian toilet ikonik itu melalui Instagram dengan caption, “we’re flush with excitement.” (*)

Artikel Pernah Dicuri, Toilet Emas Karya Cattelan Terjual Rp198 Miliar pertama kali tampil pada News.

Citilink Tambah Satu Armada Jelang Libur Nataru 2025/2026, Total 31 Pesawat

0
Citilink Tambah Satu Armada Jelang Libur Nataru 2025/2026, Total Jadi 31 Pesawat. F. dok Batam Pos.

batampos – Maskapai Citilink menambah satu armada operasional jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Dengan reaktivasi pesawat tersebut, total armada Citilink kini mencapai 31 unit, mendekati target 36 pesawat hingga akhir tahun.

Direktur Utama Citilink, Darsito Hendroseputro, mengatakan penambahan armada ini merupakan bagian dari program reaktivasi yang tengah dijalankan perusahaan untuk memperkuat kapasitas layanan menjelang musim puncak perjalanan akhir tahun.

“Langkah ini merupakan bagian dari program reaktivasi armada yang dijalankan perusahaan untuk memperkuat kapasitas operasional dan meningkatkan layanan kepada pelanggan,” ujar Darsito dikutip dari Jawapos.com, Minggu (23/11).

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses reaktivasi, termasuk tim teknis, operasional, serta mitra strategis Citilink.

Menurutnya, tambahan pesawat ini memberi momentum penting bagi perusahaan untuk memperluas jaringan penerbangan dan memperkuat keandalan layanan.

“Kami akan terus menjaga komitmen untuk memberikan pengalaman terbang yang aman, nyaman dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan,” katanya.

Reaktivasi pesawat dilakukan oleh GMF AeroAsia melalui proses pemeliharaan menyeluruh, inspeksi ketat, serta pemenuhan seluruh standar regulator.

Upaya tersebut memastikan keamanan dan kesiapan pesawat sebelum kembali beroperasi. Reaktivasi juga menjadi bagian dari kolaborasi strategis Garuda Indonesia Group dalam menjaga kualitas operasional.

Darsito menyebut program reaktivasi Citilink menargetkan 36 pesawat beroperasi hingga akhir tahun, naik signifikan dari 21 pesawat pada pertengahan tahun. Progres ini disebut sebagai langkah penting dalam pemulihan operasional maskapai.

Keberhasilan menambah armada memungkinkan Citilink menyesuaikan kapasitas penerbangan, memperluas jaringan rute, dan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.

“Citilink akan terus melanjutkan program reaktivasi armada secara bertahap sesuai rencana, sekaligus memastikan seluruh proses pemeliharaan dan perawatan dilakukan sesuai standar keselamatan penerbangan yang berlaku,” tutupnya. (*)

Artikel Citilink Tambah Satu Armada Jelang Libur Nataru 2025/2026, Total 31 Pesawat pertama kali tampil pada News.