Senin, 18 Mei 2026
Beranda blog Halaman 7887

Permudah Bayar ZIS 

0
ILUSTRASI: Bank CIMB Niaga Nagoya, Batam, Senin 29 Maret 2021. F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos – Bulan Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian kepada sesama dengan berbagi donasi seperti zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat dalam menunaikan ZIS tersebut, Unit Usaha Syariah PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) mengandalkan Super App OCTO Mobile permudah bayar ZIS.

Melalui OCTO Mobile nasabah yang ingin berdonasi ZIS tidak perlu datang ke kantor Lembaga Amil Zakat (LAZ) maupun kantor cabang CIMB Niaga Syariah, karena dapat dilakukan langsung dari ponsel. Dengan jaringan CIMB Niaga Syariah yang luas, nasabah bisa memilih hingga 17 LAZ yang terhubung di OCTO Mobile untuk menyalurkan donasi kepada para mustahik.

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P Djajanegara mengatakan, “Kami akan terus mengoptimalkan kapabilitas Super App OCTO Mobile untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat di bulan Ramadan, termasuk berdonasi. Hal ini sejalan dengan strategi CIMB Niaga Syariah untuk menyasar segmen komunitas dan industri halal di Indonesia. Semoga kemudahan berdonasi dari ponsel ini dapat membantu meningkatkan penghimpunan ZIS tahun ini,” kata Pandji di Jakarta, Kamis (21/4).

Adapun LAZ mitra CIMB Niaga Syariah yang memiliki layanan pembayaran ZIS di OCTO Mobile yaitu Daarut Tauhid Peduli, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Aksi Cepat Tanggap (ACT), Baitul Mal Hidayatullah (BMH), PPPA Daarul Qur’an, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Al-Azhar, Rumah Yatim, Griya Yatim Dhuafa, Nurul Hayat, BAZIS DKI, Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma), Dompet Sosial Madani, ESQ, dan Human Initiative PKPU.

Nasabah yang ingin berdonasi ZIS melalui OCTO Mobile dapat memilih beragam sumber dana seperti Rekening Tabungan, Rekening Ponsel, dan Poin Xtra. Adapun langkah mudah untuk berdonasi sebagai berikut. Pertama, login ke aplikasi OCTO Mobile dan pilih menu Pembayaran Tagihan. Kedua, pilih Zakat dan Kebajikan. Ketiga, lengkapi detil termasuk nama yayasan/lembaga, jenis donasi (Zakat/Infak/Sedekah), serta nominal donasi.

Terakhir, selesaikan dengan konfirmasi PIN OCTO Mobile. Bagi masyarakat yang tertarik untuk memperoleh beragam keunggulan OCTO Mobile lainnya, namun belum memiliki rekening CIMB Niaga Syariah, maka bisa membuka rekening untuk pertama kali melalui OCTO Mobile. Seluruh proses verifikasi akan dilakukan pada aplikasi, sehingga bisa dilakukan dari rumah. Setelah berhasil membuka rekening dan terdaftar di aplikasi OCTO Mobile, maka nasabah dapat menikmati fitur-fitur yang dibutuhkan, termasuk pembayaran ZIS.

BACA JUGA: Bank CIMB Niaga Permudah Pengajuan Xtra Dana via Online

Program Kebaikan Ramadan
Selain menyediakan kemudahan pembayaran ZIS, di bulan Ramadan ini CIMB Niaga Syariah mengadakan Program Kebaikan Ramadan untuk nasabah berupa promo dari produk-produk unggulan. Mulai dari KPR iB dengan special rate 6,5% fixed 8 tahun, cashback Rp500 ribu untuk nasabah Xtra Dana iB (Gold Xtra dan Motor Xtra), diskon hingga 35% untuk bertransaksi di berbagai merchant bagi pemegang Syariah Card, cashback Rp300 ribu untuk transaksi valas melalui e-channel, program Waqf Race dengan hadiah Logam Mulia serta beragam program promo menarik lainnya.

“Kami juga menghadirkan CIMB Niaga Syariah Web Series dan Syariah Talk Ramadan Series yang mengulas beragam tema untuk menginspirasi masyarakat agar terus berbuat kebaikan. Kami berharap program dan inisiatif tersebut dapat mendukung masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan dan menjalankan Ramadan tahun ini menjadi lebih baik,” ujar Pandji. (*)

Reporter: JP Group

Polres Bintan Tangkap Penyelundup TKI Ilegal

0

batampos- Satreskrim Polres Bintan menangkap dua pelaku penyelundupan tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal di Kampung Panglong, Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong.

Kedua pelaku merupakan nelayan masing-masing berinisial Ma, 33, warga Teluk Sebong, Bintan dan Ar, 43, warga Moro, Karimun.

Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono saat menunjuk barang bukti kapal yang digunakan kedua pelaku menyelundupkan TKI ilegal ke perairan Malaysia saat ekspos di Mapolres Bintan, Bintan Buyu, Jumat (22/4). F.Slamet Nofasusanto

Kasus ini terungkap setelah polisi menemukan tiga orang TKI ilegal, yakni Sh, 32, Sy, 42, dan Su, 30 di Kampung Panglong, Desa Berakit, Kamis (14/4).

“Ketiganya merupakan warga Moro, Karimun,” kata Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono dalam ekspos di Mapolres Bintan, Bintan Buyu, Jumat (22/4) pagi.

Dalam waktu bersamaan, polisi menangkap pelaku Ma, warga Teluk Sebong, Bintan. “Peran Ma sebagai pengantar dan penjemput para TKI ilegal dari dan ke kapal Malaysia di perairan Malaysia,” jelas Tidar.

Dari keterangan Ma, polisi mengantongi pelaku Ar di Karimun. Setelah berkoordinasi dengan pihak Polres Karimun, pelaku Ar diamankan di Moro, Karimun, Jumat (15/4).

“Ar sebagai otak di balik ini karena Ar memerintahkan Ma untuk mengantar dan menjemput TKI ilegal dari dan ke kapal yang berada di perairan Malaysia sebelum ke Malaysia,” kata Tidar.

BACA JUGA:  Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyelundupan 11.655 Botol Mikol Ilegal, Diangkut KM Rezeki Baru

Tidar menjelaskan, kejahatan ini merupakan modus baru penyelundupan TKI secara ilegal. Diduga sebelum diselundupkan ke Malaysia, para TKI ilegal dipekerjakan di kapal ikan yang ada di perairan Malaysia.

“Korban dipekerjakan selama 10 hari dengan upah sekira 1.000 ringgit Malaysia,” kata Tidar.

Dari keterangan kedua pelaku, polisi mengantongi pelaku lain berinisial He, yang saat ini sudah ditetapkan sebagai buronan.

“Pelaku He merupakan warga negara Indonesia. Informasi terakhir dia masih berada di perairan Malaysia,” kata Tidar.

Tidar pun menjelaskan, mereka sudah beraksi sejak Januari hingga April 2022. Selama itu, mereka mengaku sudah 5 kali menyelundupkan TKI ilegal ke kapal di perairan Malaysia dengan jumlah  9 orang TKI ilegal.

Namun, lanjut Tidar, 3 orang berhasil kembali ke Bintan dan diamankan. Sedangkan 6 orang TKI ilegal lainnya masih dalam penyelidikan.

Dari kegiatan ini, Tidar mengatakan, para pelaku Ma mendapatkan keuntungan sekira Rp 2 juta sekali menyelundupkan TKI Ilegal ke perairan Malaysia.

Dalam kasus ini, polisi menyita barang bukti diantaranya kapal pancong, jerigen, handphone dan lainnya. (*)

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO

 

Mulai 28 April 2022, Presiden Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng

0
Presiden Joko Widodo. (SETPRES)

batampos – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara tegas memutuskan pelarangan ekspor bahan baku minyak goreng. Pelarangan ini akan berlaku sejak Kamis (28/4) mendatang.

“Saya putuskan pemerintah melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng mulai Kamis 28 April 2022 sampai batas waktu yang akan ditentukan,” kata Jokowi dalam siaraj Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (22/4).

Keputusan ini ditempuh Jokowi usai melakukan rapat bersama jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, terkait kebutuhan pokok rakyat utamanya yang berkaitan dengan ketersediaan minyak goreng di dalam negeri.

Kepala negara menegaskan, akan memantau langsung dan mengevaluasi kebijakan tersebut. Hal ini semata dilakukan untuk memenuhi ketersediaan minyak goreng dalam negeri.

“Saya akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan ini agar ketersediaan minyak goreng di dalam negeri melimpah dengan harga terjangkau,” pungkas Jokowi. (*)

Reporter: JP Group

Survei SMRC: Sangat Ketat Head To Head Prabowo-Puan Lawan Anies-AHY Atau Lawan Ganjar-Airlangga

0
Pendiri SMRC, Prof. Saiful Mujani (kiri) pada program Bedah Politik episode “Prabowo-Puan vs Ganjar-Airlangga atau Anies-AHY?” yang tayang di kanal Youtube SMRC TV pada Kamis (21/4/2022). Foto: Tangkapan layar Youtube

batampos – Persaingan akan sangat ketat jika pasangan Prabowo Subianto-Puan Maharani melawan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono atau lawan Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto.

Demikian temuan survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Hasil survei ini dipresentasikan pendiri SMRC, Prof. Saiful Mujani, dalam program Bedah Politik episode “Prabowo-Puan vs Ganjar-Airlangga atau Anies-AHY?” yang tayang di kanal Youtube SMRC TV pada Kamis, 21 April 2022.

Video utuh pemaparan Saiful Mujani bisa disimak di sini: https://youtu.be/EwbnTBx19G0

Survei ini dilakukan pada 1220 responden yang dipilih secara acak dengan metode stratified multistage random sampling terhadap keseluruhan populasi atau warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih, yakni mereka yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.

Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1027 atau 84%. Sebanyak 1027 responden ini yang dianalisis.

Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,12% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling). Wawancara tatap muka dilakukan pada 13 – 20 Maret 2022.

Dalam presentasinya, Saiful menunjukkan bahwa jika yang bertarung hanya dua pasangan, di mana Prabowo Subianto-Puan Maharani melawan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono, Prabowo-Puan mendapatkan 41 persen, Anies-AHY 37,9 persen. Ada 21 persen yang belum menentukan pilihan.

“Suara dua pasangan ini dinilai seimbang karena selisihnya di bawah margin of error. Dukungan pada dua pasangan ini secara statistik tidak berbeda secara signifikan,” papar Saiful.

Hal yang sama juga terjadi dalam simulasi Prabowo-Puan melawan Ganjar-Airlangga. Pada simulasi ini, Prabowo-Puan didukung 39,3 persen, sementara dukungan pada Ganjar-Airlangga 40,3 persen suara. Masih ada 20,5 persen yang belum menentukan pilihan.

Saiful menambahkan bahwa jika polanya seperti ini, belum bisa diperkirakan pasangan mana yang akan unggul.

Hanya saja, lanjutnya, jika kita lihat Prabowo yang sudah berkali-kali mengikuti kontestasi ini, kemungkinan untuk menaikkan suaranya lebih berat dibanding Ganjar atau Anies.

“Saya kira di akhir tahun, kemungkinan pasangan ini akan semakin mengerucut,” pungkasnya.(*)

Survei SMRC: Sangat Ketat Head To Head Prabowo-Puam Lawan Anies-AHY Atau Lawan Ganjar-Airlangga

0
Pendiri SMRC, Prof. Saiful Mujani (kiri) pada program Bedah Politik episode “Prabowo-Puan vs Ganjar-Airlangga atau Anies-AHY?” yang tayang di kanal Youtube SMRC TV pada Kamis (21/4/2022). Foto: Tangkapan layar Youtube
batampos – Persaingan akan sangat ketat jika pasangan Prabowo Subianto–Puan Maharani melawan Anies Baswedan–Agus Harimurti Yudhoyono atau lawan Ganjar Pranowo – Airlangga Hartarto.
Demikian temuan survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Hasil survei ini dipresentasikan pendiri SMRC, Prof. Saiful Mujani, dalam program Bedah Politik episode “Prabowo-Puan vs Ganjar-Airlangga atau Anies-AHY?” yang tayang di kanal Youtube SMRC TV pada Kamis, 21 April 2022.
Video utuh pemaparan Saiful Mujani bisa disimak di sini: https://youtu.be/EwbnTBx19G0
Survei ini dilakukan pada 1220 responden yang dipilih secara acak dengan metode stratified multistage random sampling terhadap keseluruhan populasi atau warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih, yakni mereka yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.
Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1027 atau 84%. Sebanyak 1027 responden ini yang dianalisis. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,12% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling). Wawancara tatap muka dilakukan pada 13 – 20 Maret 2022.
Dalam presentasinya, Saiful menunjukkan bahwa jika yang bertarung hanya dua pasangan, di mana Prabowo Subianto – Puan Maharani melawan Anies Baswedan – Agus Harimurti Yudhoyono, Prabowo-Puan mendapatkan 41 persen, Anies-AHY 37,9 persen. Ada 21 persen yang belum menentukan pilihan.
“Suara dua pasangan ini dinilai seimbang karena selisihnya di bawah margin of error. Dukungan pada dua pasangan ini secara statistik tidak berbeda secara signifikan,” papar Saiful.
Hal yang sama juga terjadi dalam simulasi Prabowo-Puan melawan Ganjar-Airlangga. Pada simulasi ini, Prabowo-Puan didukung 39,3 persen, sementara dukungan pada Ganjar-Airlangga 40,3 persen suara. Masih ada 20,5 persen yang belum menentukan pilihan.
Saiful menambahkan bahwa jika polanya seperti ini, belum bisa diperkirakan pasangan mana yang akan unggul. Hanya saja, lanjutnya, jika kita lihat Prabowo yang sudah berkali-kali mengikuti kontestasi ini, kemungkinan untuk menaikkan suaranya lebih berat dibanding Ganjar atau Anies.
“Saya kira di akhir tahun, kemungkinan pasangan ini akan semakin mengerucut,” pungkasnya.(*)

Komit Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca 

0
Ilustrasi panel surya. Foto: Jawapos.com

batampos – Pemerintah Indonesia komit kurangi emisi gas rumah kaca. Ini sejalan dengan kondisi geografis Indonesia yang menjadi negara dan terletak di garis khatulistiwa bumi. Di mana dengan kondisi tersebut intensitas penyinaran sinar matahari di Indonesia menjadi lebih besar, sehingga potensi energi surya yang dihasilkan menjadi yang paling besar, yaitu 207,8 gigawatt-peak (GWP) dibanding jenis Energi Baru Terbarukan (EBT) lainnya.

Spesifik di wilayah Jawa Barat, berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), rata-rata energi surya dari radiasi matahari yang dapat diperoleh di provinsi tersebut mencapai 2,56 – 4,15 KWh/m^2. Berkenaan dengan itu dan dalam rangka menyambut Kemilau Hari Ulang Tahun yang ke-33 PT Federal International Finance (FIFGROUP) kembali melakukan pemasangan panel surya yang dilakukan di 2 cabang di Provinsi Jawa Barat, yaitu Cabang Bandung dan Cirebon.

Pemasangan panel surya di Cabang tersebut menjadi yang ke-4 dan ke-5 pada program “Pemasangan Solar Panel Kapasitas 10,8 KWp” setelah sebelumnya dilakukan pemasangan panel surya di Cabang Yogyakarta dan Semarang pada Senin, 11 April 2022 dan juga di Cabang Pamulang pada Maret 2019.

Chief Executive Officer (CEO) FIFGROUP, Margono Tanuwijaya, mengatakan bahwa saat ini salah satu dorongan global untuk menyelamatkan eksistensi kehidupan manusia dari pemanasan global adalah dengan menurunkan tingkat emisi gas rumah kaca.

“Sebagai upaya mendukung implementasi Environment, Sustainability, and Governance (ESG) untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan dalam rangka menyambut Kemilau HUT ke-33 Tahun, FIFGROUP melakukan pemasangan panel surya sebagai salah satu pembangkit listrik di Cabang Cirebon dan Bandung, di mana sebelumnya telah dilakukan di beberapa cabang,” tutur Margono.

Margono juga menyebutkan bahwa, melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meminimalisir emisi gas rumah kaca pada operasional bisnis Perusahaan.

Operational Director FIFGROUP, Setia Budi Tarigan, menyebutkan : “Saat ini, seluruh institusi, perusahan, bahkan sejumlah negara tengah melakukan percepatan teknologi ramah lingkungan di berbagai bidang, besar harapan kami dengan adanya pemasangan panel surya di kedua cabang ini dapat memberikan dampak dalam mendukung pelestarian lingkungan,” kata Budi.

Penyinaran sinar matahari di Indonesia yang besar tidak terlepas dari letak wilayah geografis Indonesia yang berada di garis khatulistiwa bumi. Dengan potensi yang besar tersebut, menjadi peluang yang menguntungkan bagi seluruh insan yang mengimplementasikan penggunaan panel surya sebagai alternatif pembangkit listrik.

Panel surya yang dipasang di Cabang Bandung dan Cirebon menggunakan sistem on-grid dengan panel surya yang digunakan memiliki kapasitas 10,8 KWp. Melalui sistem tersebut, panel surya terhubung dengan jaringan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Daya berlebih yang dihasilkan oleh panel surya akan dikirim menuju jaringan untuk selanjutnya menjadi pengurang biaya tagihan listrik kantor sampai dengan Rp 1,4 juta hingga Rp 2 juta per bulannya.

BACA JUGA: Panel Surya Indonesia Siap Diekspor ke Amerika Serikat

Selain mengurangi biaya tagihan listrik, pemasangan panel surya ini juga menjadi bagian dari kegiatan pelestarian lingkungan dengan cara mengurangi emisi karbon dioksida pada operasional bisnis FIFGROUP. Kegiatan ini juga menjadi program keberlanjutan yang dicanangkan FIFGROUP untuk mendukung implementasi Environment, Social, and Governance (ESG) yang merupakan sebuah instrumen standar operasional dalam mengukur dampak dan keberlanjutan dari investasi sebuah institusi.

Jika mengkalkulasi konversi penggunaan energi dengan emisi yang dihasilkan, penggunaan panel surya dengan kapasitas 10,8 KWp tersebut dapat mengurangi emisi karbon dioksida sebesar 8,7 ton-CO2-equivalen. (*)

Reporter: JP Group

Survei SMRC: Bila Tiga Pasang, Pemilihan Presiden  Kemungkinan Dua Putaran 

0
Pendiri SMRC, Prof. Saiful Mujani (kiri) pada program Bedah Politik episode “Prabowo-Puan vs Ganjar-Airlangga atau Anies-AHY?” yang tayang di kanal Youtube SMRC TV pada Kamis (21/4/2022). Foto: Tangkapan layar Youtube
batampos – Bila yang maju dalam pemilihan presiden tiga pasangan, pemilihan presiden kemungkinan berlangsung dalam dua putaran.
Hal ini diungkapkan ilmuan politik, Prof. Saiful Mujani, dalam program Bedah Politik episode “Prabowo-Puan vs Ganjar-Airlangga atau Anies-AHY?” yang tayang di kanal Youtube SMRC TV pada Kamis, 21 April 2022.
Video utuh pemaparan Saiful Mujani bisa disimak di sini: https://youtu.be/EwbnTBx19G0
Saiful menunjukkan bahwa bila pemilihan presiden dilakukan saat ini dan yang maju adalah tiga pasangan: Anies Baswedan–Agus Harimurti Yudhoyono, Ganjar Pranowo–Airlangga Hartarto, dan Parbowo Subianto–Puan Maharani, maka hasilnya hasilnya seimbang.
Secara statistik suara mereka tidak berbeda signifikan. Anies-AHY mendapatkan 29,8 persen suara, Ganjar-Airlangga 28,5 persen, dan Prabowo-Puan memeroleh 27,5 persen. Masih ada 14,3 persen yang belum menjawab atau tidak tahu.
Saiful menjelaskan bahwa suara yang berimbang ini akan mengakibatkan pemilihan presiden tidak berlangsung satu putaran, melainkan dua putaran.
Survei ini dilakukan pada 1220 responden yang dipilih secara acak dengan metode stratified multistage random sampling terhadap keseluruhan populasi atau warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih, yakni mereka yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.
Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1027 atau 84%. Sebanyak 1027 responden ini yang dianalisis.
Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,12% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling). Wawancara tatap muka dilakukan pada 13 – 20 Maret 2022.
Guru Besar Ilmu Politik UIN Jakarta ini menjelaskan setidaknya ada enam faktor yang bisa mempengaruhi partai politik bisa berkoalisi dan mendukung satu pasangan tertentu.
Faktor pertama, kesamaan platform partai atau ideologi. Ideologi yang dimaksud dalam konteks Indonesia adalah partai yang lebih nasionalis atau kebangsaan, partai yang lebih pluralis dalam pengertian inklusif terhadap pelbagai identitas. Di sisi yang lain ada partai yang lebih menekankan Islam, lebih eksklusif karena Islam lebih diutamakan, kurang terbuka pada semua unsur yang beragam dalam masyarakat Indonesia.
Saiful menilai ada dua kutub ideologi politik di Indonesia. Kutub yang paling nasionalis adalah PDIP. Sementara kutub yang paling Islam adalah PKS. Karena jarak ideologisnya jauh, antara PDIP dan PKS, maka kemungkinan untuk bersama-sama di tingkat nasional tidak mudah.
Sementara partai-partai dalam spektrum antara PDIP dan PKS bisa berkoalisi dilihat dari sisi ideologi, misalnya PDIP dengan Golkar, Demokrat, dan Nasdem.
Faktor kedua, komunikasi elit. “Komunikasi elit sangat menentukan,” kata Saiful.
Dia menjelaskan bahwa sejak Pemilihan Presiden 2004 sampai sekarang, terlihat PDIP dan Demokrat tidak mudah untuk melakukan komunikasi.
Ketika Demokrat berkuasa dan SBY sebagai presiden, PDIP memilih sebagai partai oposisi. Ketika PDIP berkuasa, sebagai partai terbesar pendukung pemerintah, Demokrat sebenarnya ingin bergabung sebagai partai pendukung pemerintah, tapi PDIP nampaknya tidak menerima.
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, lanjut Saiful, Nasdem dan Gerindra juga tidak mudah untuk bertemu. Mereka punya pengalaman tersendiri tentang itu. Belakangan, Nasdem dan PDIP juga tidak mudah berkomunikasi.
“Oleh karena itu, faktor kemudahan komunikasi dan suasana kebatinan di antara elit partai akan mempengaruhi formasi koalisi,” simpulnya.
Faktor ketiga, adanya tiga partai besar yang sangat berpengaruh untuk menjadi atau menarik poros koalisi, yaitu PDIP, yang tanpa koalisi pun sudah cukup untuk mencalonkan presiden. Kemudian Gerindra dan Golkar yang masih membutuhkan tambahan sedikit tambahan suara.
Faktor keempat, intensitas harus menjadi calon presiden. Ada partai yang pimpinannya harus jadi calon presiden, yaitu Gerindra. Saiful menyatakan bahwa mungkin pertimbangannya adalah efek Prabowo pada partai Gerindra itu sendiri.
Sementara partai-partai lain tidak sekuat dukungan pada Prabowo. Misalnya Golkar dengan Airlangga belum terlalu yakin apakah akan maju sebagai nomor satu. Demikian juga Puan Maharani, walaupun partainya besar, juga belum kuat didorong untuk menjadi calon presiden. Karena itu, jelas Saiful, faktor Prabowo menjadi sangat penting karena dia akan maju menjadi nomor satu.
Faktor kelima, elektabilitas bakal calon. Saiful menunjukkan bahwa dalam dua tahun terakhir, belum ada perubahan signifikan dalam komposisi dukungan pemilih terhadap calon.
Tiga besar yang mendapatkan dukungan terbanyak dari publik adalah Prabowo, Ganjar, dan Anies. Prabowo dan Ganjar sudah seimbang. Sementara dalam setahun terakhir, Maret 2021 sampai Maret 2022, Ganjar dan Anies mengalami kemajuan.
Faktor keenam, Ormas Nahdlatul Ulama (NU). “NU juga ikut berpengaruh, setidak-tidaknya untuk calon wakil presiden,” terang Saiful.
Saiful menjelaskan bahwa dalam sejarahnya, Megawati atau PDIP cenderung akan berkoalisi dengan tokoh-tokoh dari Nahdlatul Ulama. Pada 2004, Megawati menggandeng Hasyim Muzadi, 2014 Jokowi-Yusuf Kalla, dan 2019 Jokowi-Makruf Amin. Ada kecenderungan PDIP memilih tokoh NU sebagai calon wakil presiden.
Saiful menyimpulkan bahwa dari kombinasi enam variabel itu, yang paling mungkin muncul adalah tiga poros atau tiga pasangan. Poros pertama adalah PDIP. Partai ini bisa mengambil siapa saja, kemungkinan PPP agar suasana Islam bisa terbentuk.
Poros kedua adalah Gerindra. Suara partai ini tidak cukup, mereka membutuhkan setidaknya satu partai lain. Jika PKB bergabung, itu cukup untuk memasangkan Prabowo dan Muhaimin, misalnya.
Poros ketiga adalah Golkar. Golkar bisa terbuka untuk Nasdem, Demokrat, atau PKS.(*)

Survei SMRC: Pemilih Umumnya Berorientasi Politik Kebangsaan dan Bukan Politik Islam

0
Pendiri SMRC, Prof. Saiful Mujani (kiri) pada program Bedah Politik episode “Prabowo-Puan vs Ganjar-Airlangga atau Anies-AHY?” yang tayang di kanal Youtube SMRC TV pada Kamis (21/4/2022). Foto: Tangkapan layar Youtube
batampos – Pemilih umumnya memiliki orientasi politik kebangsaan, bukan politik Islam. Demikian temuan survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).
Temuan ini dipresentasikan oleh pendiri SMRC, Prof. Saiful Mujani, pada program Bedah Politik episode “Prabowo-Puan vs Ganjar-Airlangga atau Anies-AHY?” yang tayang di kanal Youtube SMRC TV pada Kamis (21/4/2022).
Video utuh pemaparan Saiful Mujani bisa disimak di sini: https://youtu.be/EwbnTBx19G0
Dalam presentasinya, Saiful, menjelaskan, bahwa dalam skala 0-10, di mana makin mendekati 0 makin berorientasi politik kebangsaan, dan 10 makin berorientasi politik Islam, pemilih Indonesia memberikan skor pada diri mereka 4,62. Ini menandakan bahwa warga secara umum berorentasi politik kebangsaan.
“Secara nasional, pemilih Indonesia, dalam spektrum Islam dan nasionalis, cenderung ke nasionalis,” kata Saiful.
Pada survei ini, pemilih Indonesia juga memberikan penilaian seberapa berorientasi politik kebangsaan atau politik Islam partai-partai politik. Menurut pemilih, yang paling berorientasi kebangsaan adalah PDIP, dan yang paling berientasi politik Islam adalah PKS. Partai-partai lain ada di antara keduanya.
Saiful melanjutkan bahwa yang dinilai cenderung lebih Islam adalah PKS, PPP, dan PKB. Sementara yang nasionalis adalah PDIP, Golkar, Nasdem, Demokrat, Gerindra. Sementara PAN cenderung di tengah.
“Masyarakat punya cukup pengetahuan yang akurat tentang partai-partai ini,” kata Saiful
Menurut Saiful, kecenderungan identifikasi ideologi diri pemilih ini menjelaskan mengapa partai-partai politik yang berorientasi kebangsaan dominan dalam politik elektoral Indonesia: PDIP, GOLKAR, GERINDRA, NASDEM, dan Demokrat.
Sementara PKS dan PPP yang dinilai paling Islam serta PKB dan PAN yang berbasis Ormas Islam cenderung tidak mendapat dukungan pemilih mayoritas.
Survei ini dilakukan pada 1220 responden yang dipilih secara acak dengan metode stratified multistage random sampling terhadap keseluruhan populasi atau warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih, yakni mereka yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1027 atau 84%.
Sebanyak 1027 responden ini yang dianalisis. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,12% pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling). Wawancara tatap muka dilakukan pada 13 – 20 Maret 2022.(*)

Sisa 2 Pasien Covid-19 di Batam Dirawat di Rumah Sakit

0
stop covid19
Ilustrasi. Stop Covid-19. Foto: Pixabay.com

batampos – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kota Batam tersisa dua orang, Jumat (22/4). Sementara itu, sebanyak tiga pasien lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah.

Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, kasus aktif di Batam saat ini tersisa lima orang. Adapun kedua pasien yang dirawat dirumah ini dirawat di Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam sepanjang 24 jam terakhir, tidak ada tambahan pasien sembuh atau selesai menjalani perawatan dan isolasi mandiri ataupun pasien baru.

“Hari ini pasien sembuh maupun pasien baru nol,” ungkap Didi.

Secara kumulatif, lanjut Didi, kasus aktif di Kota Batam berjumlah 30.963. Dimana sebanyak 30.047 kasus diantaranya selesai isolasi dan sembuh serta 911 lainnya meninggal dunia. Adapun tingkat kesembuhan saat ini berada di angka 97,04 persen. Tingkat kematian 2,942 persen, serta tingkat kasus aktif terus turun di angka 0,016 persen.

Didi menambahkan, jumlah kasus aktif di Batam terus mengalami penurunan. Hal ini tak lepas dari kerjasama semua pihak dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Batam. Selain itu, hal ini juga tak lepas dari kesadaran masyarakat Kota Batam akan pentingnya vaksinasi.

Dilanjutnya, Pemerintah Kota Batam terus berupaya menekan penyebaran Covid-19. Salah satu dengan menerapkan upaya penanganan Covid -19 melalui sistem tracing (melacak). Lewat sistem ini, diharap dapat memutus penyebaran Covid-19.

“Kita sudah lacak, dan pasien tidak ada riwayat berpergian ke luar kota,” tambahnya.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, tersisa empat kelurahan yang zona kuning atau yang memiliki risiko penyebaran rendah. Sementara sisanya 60 kelurahan lainnya zona hijau.

“Meskipun telah melandai, prokes kesehatan kita imbau tetap dijalankan,” pungkas Didi. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra

Sisa 2 Pasien Covid-19 di Batam Dirawat di Rumah Sakit

0
stop covid19
Ilustrasi. Stop Covid-19. Foto: Pixabay.com

batampos – Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kota Batam tersisa dua orang, Jumat (22/4). Sementara itu, sebanyak tiga pasien lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah.

Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, kasus aktif di Batam saat ini tersisa lima orang. Adapun kedua pasien yang dirawat dirumah ini dirawat di Rumah Sakit Elisabeth Batam Kota.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam sepanjang 24 jam terakhir, tidak ada tambahan pasien sembuh atau selesai menjalani perawatan dan isolasi mandiri ataupun pasien baru.

“Hari ini pasien sembuh maupun pasien baru nol,” ungkap Didi.

Secara kumulatif, lanjut Didi, kasus aktif di Kota Batam berjumlah 30.963. Dimana sebanyak 30.047 kasus diantaranya selesai isolasi dan sembuh serta 911 lainnya meninggal dunia. Adapun tingkat kesembuhan saat ini berada di angka 97,04 persen. Tingkat kematian 2,942 persen, serta tingkat kasus aktif terus turun di angka 0,016 persen.

Didi menambahkan, jumlah kasus aktif di Batam terus mengalami penurunan. Hal ini tak lepas dari kerjasama semua pihak dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 di Batam. Selain itu, hal ini juga tak lepas dari kesadaran masyarakat Kota Batam akan pentingnya vaksinasi.

Dilanjutnya, Pemerintah Kota Batam terus berupaya menekan penyebaran Covid-19. Salah satu dengan menerapkan upaya penanganan Covid -19 melalui sistem tracing (melacak). Lewat sistem ini, diharap dapat memutus penyebaran Covid-19.

“Kita sudah lacak, dan pasien tidak ada riwayat berpergian ke luar kota,” tambahnya.

Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, tersisa empat kelurahan yang zona kuning atau yang memiliki risiko penyebaran rendah. Sementara sisanya 60 kelurahan lainnya zona hijau.

“Meskipun telah melandai, prokes kesehatan kita imbau tetap dijalankan,” pungkas Didi. (*)

 

Reporter : Rengga Yuliandra