Senin, 15 Juni 2026
Beranda blog Halaman 8160

Masjid Agung Batam Center Direvitalisasi Awal Juni Mendatang

0
Masjid Agung Batam 1 F Cecep Mulyana
Masjid Agung Batam Center akan direvitalisasi pada Juni 2022 mendatang dan saat ini rencana pengerjaan sudah memasuki lelang fisik. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Revitalisasi Masjid Agung Batam Center akan dilakukan pada awal Juni 2022 mendatang dan saat ini rencana pengerjaan sudah memasuki lelang fisik.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Batam, Suhar, mengatakan, semua dokumen untuk lelang fisik sudah final.

Untuk selanjutnya, pekan depan lelang fisik akan diunggah, untuk mendapatkan pemenang lelang.

Ia menyebutkan, proses lelang fisik ini akan berlangsung selama 30 hari kalender. Harapannya, proses lelang bisa berjalan dengan baik tanpa adanya gagal lelang.

Sehingga, pengerjaan masjid sesuai dengan rencana awal. Suhar menyebutkan, revitalisasi masjid dikerjakan secara multiyears. Tahun ini, Pemko Batam menyiapkan anggaran kurang lebih Rp 63 miliar.

Pengerjaan diharapkan bisa mulai awal Juni dan rampung di bulan Desember untuk tahap pertama.

”Alhamdulillah semua proses berjalan dengan baik. Tentu kami harapkan proses lelang fisik hingga pengerjaan juga begitu,” sebutnya.

Ia menambahkan, peningkatan fasilitas masjid ini merupakan salah satu yang prioritas tahun ini untuk dikerjakan. Seperti diketahui salah satu bangunan masjid tertua di Batam ini sudah cukup lama tidak dilakukan perbaikan.

”Setelah diserahkan ke Pemko Batam, dan Pak Wali ingin bangunan masjid ditingkatkan. Untuk desain dibuat lebih modern dan memudahkan jemaah mulai dari tempat wudu hingga tempat salat nantinya,” ujar Suhar.

Ketua Umum Pengurus Masjid Agung Kota Batam, Raja Azmansyah, mengatakan,selama proses revitalisasi masjid, untuk pelaksanaan ibadah tetap digelar. Namun, kondisinya menyesuaikan dengan pengerjaan yang akan dikerjakan nantinya.

”Ibadah lima waktu tetap diperbolehkan dan akan diatur nantinya. Hanya saja terbatas, karena ada pengerjaan fisik. Mungkin tidak seperti sekarang ini, namun kami upayakan untuk mengatur nanti,” jelasnya.

Revitalisasi masjid ini diperlukan agar bangunan masjid lebih baik dan luas tentunya. Desain dibuat lebih moderen dan menyesuaikan dengan kebutuhan.

”Untuk pengaturan nanti kami akan koordinasi dengan DCKTR, karena mereka yang bertanggungjawab terhadap pengerjaan fisik bangunan masjid,” ujarnya.(*)

Reporter: Yulitavia

Polresta Barelang Tingkatkan Pengamanan Objek Vital

0
pelabuhan batam center
Arus penumpang di Pelabuhan Feri Internasional Batam Center mulai terlihat ramai pasca dibukanya pintu perbatasaan Singapura dan Malaysia, Jumat (1/4/2022) lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Polresta Barelang meningkatkan pengaman objek vital seperti pelabuhan, lokasi wisata, dan pusat perbelanjaan di Kota Batam.

Kapolresta Barelang, Kombes Nugroho Tri Nuryanto, mengatakan, hal ini ini dilakukan setelah pemerintah membuka seluruh pintu masuk bagi wisatawan mancanegara (wisman) di Batam.

”Pengamanan ke wisman akan kami tingkatkan. Pintu pelabuhan sudah dibuka dan diharapkan wisatawan masuk,” katanya.

Nugroho menjelaskan, selain pengamanan, ia meminta seluruh masyarakat Batam untuk mengukuti vaksinasi Covid-19. Sehingga, wisatawan yang datang ke Batam merasa lebih nyaman.

”Kita harus memberikan kepercayaan kepada pihak luar bahwa Batam siap menumbuhkan ekonomi,” katanya.

Nugroho menambahkan, selama bulan Ramadan ini, pihaknya akan terus menggesa program vaksinasi. Dalam kegiatan ini, pihaknya menyediakan ratusan dosis setiap harinya di setiap Polsek.

”Vaksin tidak membatalkan puasa seperti fatwa MUI. Maka diimbau kepada masyarakat untuk mengikuti vaksin baik dosis 1, 2 dan booster,”
ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Kawasan Khusus Pelabuhan (KKP) Polresta Barelang, AKP Yusriadi Yusuf, mengatakan, saat ini ada tiga pelabuhan Internasional di Batam yang sudah dibuka.

Yaitu Pelabuhan Harbour Bay dengan 1 trip setiap hari, Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center 2 trip dan Nongsa Pura 1 trip, khusus pada hari Kamis, Jumat, Sabtu dan Minggu.

”Untuk penumpang saat ini masih didominasi WNI dan selebihnya WNA untuk urusan pekerjaan,” katanya.(*)

Reporter: Yofi Yuhendri

Berkat Kelola Bus Kayu, Kintan, Suku Asli Akit Mampu Hantarkan Anaknya Jadi Sarjana

0

batampos- Bus kayu atau truk kayu yang dimodifikasi sebagai kendaraan mengangkut penumpang milik Kintan, 51, warga suku asli Akit Bawah Batang, kecamatan Belat masih eksis sampai sekarang. Bahkan berkat bus kayu pengangkut penumpang dapat menghantarkan anaknya meraih gelar sarjana.

Kintan, pengelola bus kayu

Saat ditemui selesai menghantar penumpang, Kintan mengatakan jika bus kayu sudah puluhan tahun menemaninya. Disebutkan bus kayu miliknya ia jalankan sejak tahun 1990-an hingga sekarang. Bahkan Kintan mengatakan hasil menambang dari bus kayu dapat menyekolahkan ketiga anaknya satu orang di antaranya bergelar sarjana.

“Ya saya bangga berkat bus kayu ini anak saya bisa kuliah bahkan satu-satunya dari suku asli Akit yang bergelar Sarjana,”terang Kintan bangga.

BACA JUGA: Kelompok Wanita Tani Keban Binaan Muhamad Helmi Berhasil Budidaya Sayuran di Lahan Bauksit

Lebih lanjut dikatakan jika ongkos tambang naik bus kayu miliknya dari Tanjungberlian-Tanjungbatu sekitar 18 Kilometer saat itu hanya Rp 1.000 penumpang umum. Jika penumpang status pelajar cuma Rp 250. Sampai sekarang bus kayu masih terawat dengan baik dengan trayek yang sama Tanjungberlian Kundur Utara-Tanjungbatu Kundur. Meskipun tergolong angkutan jaman dulu (Jadul) namun bus kayu milik Kintan justru menjadi favorit bagi pelajar dan wisatawan lokal.

Anak Kintan, foto seusai proses wisuda

Kintan juga mengaku jika bus kayu miliknya sampai sekarang masih mengangkut pelajar di Kundur Utara. Ia juga mengaku sering menerima permintaan mengantar rombongan wisatawan lokal dan acara keluarga. Kintan mengaku sangat bersyukur memiliki kendaraan bus kayu walaupun usianya sudah lumayan tua namun masih saja digemari anak-anak muda, remaja, pelajar dan wisatawan lokal. Kintan juga mengaku tidak ada niat untuk mengganti kendaraan bus kayu miliknya. (*)

Reporter: Imam Sukarno

Pedagang Diduga Naikkan Harga Sesuka Hati

0
Ayam Potong Dalil Harahap5555
Ilustrasi. Pembeli membeli ayam potong di salah satu pasar di Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos – Hari ketiga Ramadan atau Selasa (5/4) kemarin, harga daging sapi beku dan telur ayam buras masih tinggi di pasaran.

Meski harga di pasar mahal, namun distributor bahan pangan di Batam mengklaim tak ada kenaikan harga selama bulan puasa ini.

Ketua Asosiasi Distributor Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto, mengatakan, tak ada kenaikan harga daging sapi beku. Bahkan, untuk stok daging sapi beku juga masih aman di tingkat distributor, termasuk penyaluran ke pasaran.

”Distributor khusus daging sapi impor atau beku sudah saya cek, tak ada kenaikan. Stok pun aman,” ujar Aryanto.

Menurut dia, dari distributor ke pedagang harga satu kilogram daging sapi beku dijual berkisar Rp 85 ribu per kilogram (kg). Harga ini pun sudah lama berlaku dan tak pernah ada kenaikan.

”Ini harga lama, Sementara tak ada kenaikan. Dari distributor ke retail masih Rp 85 ribu,” terangnya.

Kondisi itu tentu berbeda dengan yang dijumpai di pasaran. Misalnya di Pasar Botania 1, Batam Center, harga daging sapi beku dijual Rp 100
ribu per kg.

Padahal biasanya, daging ini dijual Rp 90 ribu hingga Rp 95 ribu per kg. Sedangkan harga telur ayam buras, tak mengalami kenaikan signifikan. Ditegaskannya, harga telur saat di acara operasi pasar murah dan di toko tentunya berbeda.

Sebab, di operasi pasar, harga yang diberikan adalah harga dari distributor. Sedangkan di pasar, pengecer telah mengambil untung.

”Harga telur naik jangan patokannya di operasi pasar, itu jelas berbeda. Saat ini memang harga telur di pasaran antara Rp 46-48 ribu per papan (isi 30 butir), itu masih wajar,” terangnya.

Ia menduga, momen bulan puasa banyak dimanfaatkan para pengecer atau pedagang di pasaran untuk menaikkan harga. Sehingga, harga kebutuhan yang harusnya normal, menjadi naik dan tak menentu.

”Kami dari distributor sudah memberi harga wajar, tapi pedagang mereka justru menaikan harga suka-suka. Sehingga, harga dipasaran tak terkontrol,” imbuhnya.

Karena itu, ia berharap para pedagang bisa memberi harga yang wajar. Apalagi, di tengah Kondisi ekonomi masyarakat yang belum pulih.

”Ambil untung silahkan, tapi jangan tinggi kali. Jual lah dengan harga wajar,” tegasnya.

Jika harga daging masih mahal, harga ayam potong berangsur turun. Pantauan Batam Pos di Pasar Melcem, Tanjungsengkuang, Batuampar, Selasa (5/4), harga ayam potong kini melandai jadi Rp 36 ribu per kg.

Padahal sebelumnya, harga ayam ini mencapai Rp 38 ribu hingga Rp 40 ribu per kg.

”Agak turun sedikit, makanya pembeli juga sudah lumayan banyak,” ujar Wawan, pedagang ayam di pasar tersebut.

Sedangkan harga ikan air tawar seperti ikan patin, dijual Rp 33 ribu per kg. Sedangkan ikan tenggiri, ditawarkan dengan harga miring.

”Ini beku, harganya Rp 55 ribu per kg,” sebut Dani, pedagang ikan.(*)

Reporter: Yashinta

Pengusaha Janji Bayar Penuh THR Pekerja

0
Ilustrasi pekerja pabrik (Antara)

batampos – Pengusaha mengaku satu suara dengan pemerintah soal pembayaran tunjangan hari raya (THR) 2022. Janji bakal penuhi kewajiban THR pekerja.

Wakil Ketua Umum Bidang Ketenagakerjaan Kadin Indonesia Adi Mahfudz Wuhadji meyakinkan, bahwa Kadin Indonesia telah menghimbau kepada rekan-rekan pengusaha untuk taat pada regulasi dalam memenuhi THR di tahun ini.

”Kita merujuk pada pertumbuhan ekonomi yang sudah membaik progresnya. Dampak pandemik juga terus dikawal oleh pemerintah. Berpijak dari sana kami mendukung apa yang menjadi kebijakan pemerintah,” ujar Adi, saat dihubungi, kemarin (5/4).

Menurut Adi, pengusaha skala menengah sampai besar seharusnya tidak ada kesulitan yang berarti untuk memenuhi kewajiban THR pekerja. Memang diakui, beberapa sektor masih merasakan dampak pandemik seperti sektor hotel, restoran, dan sejenisnya. Namun, pengusaha dinilai sudah pasti mempersiapkan kewajiban THR dari jauh-jauh hari.

”Untuk pengusaha UMKM, jika ada yang tidak mampu, tentu hal tersebut harus dibicarakan melalui dialog pekerja dan pengusaha untuk mencari titik temu,” sebut Adi.

Namun, menurut Adi hal tersebut juga tidak boleh dijadikan pengecualian bagi perusahaan untuk tidak memenuhi kewajiban THR. ”Ketidakmampuan tersebut bukan berarti lantas tidak dibayarkan, mungkin hanya masalah mekanismenya saja. Dan kita di lingkungan pengusaha juga tidak sepakat jika ada pengusaha yang memutuskan secara sepihak,” tegas Adi.

Terpisah, rencana pemerintah mewajibkan pembayaran THR 100 persen tanpa dicicil mendapat dukungan penuh serikat pekerja/buruh. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menilai, hal itu sudah jadi keharusan mengingat perekonomian Indonesia sudah mulai pulih.

Begitu pula dengan perekonomian perusahaan pun sudah mulai tumbuh dan bergerak positif.”Artinya semua sektor mulai bergerak. Perusahaan sudah menuju normal dan mendapat keuntungan,” ujar Presiden KSPI Said Iqbal dalam temu media, kemarin (5/4).

Alasan lainnya, kata dia, daya beli masyarakat termasuk buruh sedang turun tajam saat ini. Dari survey yang dilakukan KSPI, penurunan daya beli buruh turun hingga 30 persen akibat tidak ada kenaikan upah selama dua tahun terakhir.

”Apalagi saat ini harga-harga kebutuhan pokok melonjak menjelang Idul Fitri,” katanya. Diantaranya, minyak goreng, cabai, hingga LPG yang juga diisukan bakal naik dalam waktu dekat. Kondisi ini tentu akan semakin mencekik para buruh.

Karenanya, pembayaran THR tahun ini tak boleh dicicil. Harus diberikan 100 persen. Lagi pula, kata dia, pemberian THR dapat meningkatkan konsumsi dan daya beli masyarakat. Mengingat, pada hari raya, buruh bisa membelanjakan 1,5 kali gaji mereka usai menerima THR. Tentu hal ini akan berpengaruh langsung pada pertumbuhan ekonomi.

”Di sisi lain perusahaan juga akan diuntungkan karena produksi akan meningkat. Oleh karena itu pembayaran THR 100 persen akan membantu mengimbangi,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Presiden Partai Buruh tersebut.

Lalu, bagaimana jika perusahaan kesulitan membayar THR pekerjanya? Dia menyarankan agar perusahaan bisa meminjam dana ke bank untuk membayar THR. Tak ada alasan untuk tidak memenuhi kewajibannya sesuai dengan aturan menteri ketenagakerjaan (menaker).

Kendati demikian, dia juga meminta agar pemerintah bisa memberikan support penuh. Pemerintah bisa memberikan relaksasi berupa kebijakan bunga rendah pada perusahaan yang meminjam dana untuk pembayaran THR pekerja. (*)

Reporter: JP Group

Puskesmas Tanjung Balai Layani Vaksin Covid untuk Anak Usia 6 Tahun ke Bawah

0

batampos- UPT Puskesmas Tanjung Balai, hingga sekarang masih melayani vaksinasi Covid-19. Kepala TU UPT Puskesmas Tanjung Balai Azmi ketika dikonfirmasi mengatakan, selama bulan suci Ramadan 1443 H pihaknya tetap melayani vaksinasi kepada masyarakat mulai dari vaksin pertama, kedua dan ketiga.

” Alhamdulillah, hingga sekarang tidak ada masalah masyarakat yang melakukan vaksin. Jadi, tidak langsung suntik vaksin, dilakukan observasi dahulu oleh dokter,” terangnya, Selasa (5/4).

Warga Karimun saat menerima vaksin booster beberapa waktu lalu

Untuk UPT Puskesmas Tanjung Balai sendiri, terjadi peningkatan pada hari Sabtu (2/4) lalu banyak masyarakat yang ingin divaksin dosis lanjutan atau booster. Banyaknya warga yang melakukan vaksin booster, diakibatkan sebagai syarat untuk keluar daerah yang tidak lagi mensyaratkan antigen atau PCR.

” Lumayan jugalah, Sabtu (2/4) belum puasa ada 344 orang dan Senin (4/4) puasa kedua ada 118 orang yang melakukan vaksin,” tuturnya.

Dan, Selasa (5/4) tetap melakukan vaksin yang diperuntukan anak-anak usia 6 tahun ke bawah. Sedangkan, untuk dewasa vaksin booster pihaknya masih menunggu dari Dinas Kesehatan untuk stok vaksin di UPT Puskesmas Tanjung Balai.

” Masih menunggu dari Dinas Kesehatan. Kuota vaksin kita sudah habis,” ungkapnya.

BACA JUGA: Selama Ramadan, Faskes di Tanjungpinang Tetap Buka Layanan Vaksinasi 

Sementara itu informasi dari tim gugus tugas Covid-19 kabupaten Karimun, pencapaian vaksinasi untuk dosis pertama usia 6 sampai 11 tahun sudah mencapai 96,50 persen. Kemudian, usia 12 sampai 17 tahun sudah 101,06 persen, usia 18 tahun keatas baru 86,80 persen dan usia lansia 69,21 persen.

Kemudian untuk dosis kedua usia 6 sampai 11 thun sudah 76,07 persen, usia 12 sampai 17 tahun 85,64 persen, usia 18 tahun 72,37 persen dan usia lansia 60,84 persen. Terakhir dosis lanjutan atau dosis 3 atau booster untuk usia 18 tahun baru 21,75 persen dan usia lansia 14,30 persen.

Adapun jenis vaksin yang dipergunakan untuk sinovac single doses, sinovac multi doses dan astra zeneca sudah habis. Tersisa, vaksin moderna 201 vial dan sinovac dua dosis 4.233 vial.

” Waduh udah habis ya vaksin dosis 3. Kapan ada lagi Bu,” tanya salah seorang warga Karimun Bujang.(*)

Reporter: Tri Haryono

 

Bakal Dibuka Rute Penerbatang Tambelan – Pontianak, Runway Bandara Tambelan, Bintan Diperpanjang

0

batampos-  Runway Bandara Tambelan, Bintan akan diperpanjang sehubungan rencana dibukanya rute penerbangan Tambelan – Pontianak.

Kadishub Bintan, M Insan Amin.

Kadis Perhubungan Bintan, M Insan Amin mengatakan, pihaknya sedang menyelesaikan masalah hibah lahan untuk perpanjangan pembangunan runway Bandara Tambelan di Kecamatan Tambelan, Bintan. “Iya lagi digesa masalah hibah

di Bandara Tambelan, karena mau dibuka rute penerbangan Tambelan-Pontianak,” kata Insan.

Insan menjelaskan, salah satu syarat dibukanya rute penerbangan Tambelan-Pontianak yakni runway harus memadai.

Runway di Bandara Tambelan saat ini sekira 1.200 meter x 30 meter dan baru digunakan pesawat jenis cassa milik maskapai penerbangan Susi Air yang melayani rute Tanjungpinang-Tambelan.

BACA JUGA: Tempuh 9 Jam dengan Pompong, Polisi di Bintan Gelar Vaksinasi Jangkau Pulau ke Pulau Pengikik, Tambelan

“Rencanan ke depan, pesawat yang lepas landas di Bandara Tambelan, pesawat yang jauh lebih besar,” kata Insan.

Insan berharap, dibukanya rute penerbangan Tambelan Pontianak akan membuat potensi – potensi di Tambelan dapat dimaksimalkan, salah satunya potensi wisata dan bahari. (*)

Reporter: Slamet

Bupati Nonaktif Langkat jadi Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia

0
Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin ditetapkan sebagai tersangka suap, Jakarta Kamis (20/1/2022). Penyidik Direktorat Reskrimum Polda Sumatera Utara menetapkan Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin-angin sebagai tersangka dalam kasus tewasnya penghuni kerangkeng miliknya.  (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Penyidik Direktorat Reskrimum Polda Sumatera Utara menetapkan Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin-angin sebagai tersangka dalam kasus tewasnya penghuni kerangkeng miliknya. Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mengatakan, penetapan tersangka setelah tim penyidik melakukan penyelidikan hingga penyidikan dalam kasus tersebut.

“Setelah menetapkan delapan tersangka, tim kemudian koordinasi dengan Komnas HAM termasuk LPSK,” ujar Panca kepada wartawan, Selasa (5/4).

Panca menuturkan, setelah mengumpulkan bukti-bukti dan fakta-fakta serta berkoordinasi dengan Komnas HAM dan LPSK, kemudian tim melakukan gelar perkara. “Hari ini tim penyidik telah melakukan gelar perkara dan menetapkan TRP (Terbit Rencana Perangin-angin) sebagai orang atau pihak yang memiliki tempat dan bertanggung jawab terhadap tempat itu dan ditetapkan sebagai tersangka,” tegasnya.

Lebih lanjut Panca mengungkapkan, penyidik mempersangkakan Terbit Rencana Perangin-angin melanggar Pasal 2, Pasal 7, Pasal 10 UU nomor 21 Tahun 2007 tentang tentang pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO)

“Hasil gelar perkara terhadap TRP ditetapkan sebagai tersangka dijerat psl 2 ayat 1 dan 2, psl 7 ayat 1 jo psl 10 UU RI No. 21 th 2007 ttg Pemberabtasan TPPO dan atau pasal 333 ayat 1, 2, 3 dan 4 dan atau pasal 170 ayat 1, 2, 3 dan 4, dan atau psl 351 ayat 1, 2, 3 dan atau psl 353 ayat 1, 2, 3 jo psl 55 ayat 1 ke 1 dan ke 2, mengakibatkan korban meninggal dunia. Semuanya diterapkan khususnya kepada TRP,” ungkapnya.

Panca mengatakan penyidik bekerja secara profesional dalam menangani kasus ini. Pihaknya berjanji akan menuntaskan kasus kerangkeng manusia milik TRP. “Penyidikan masih terus berproses melengkapi semua alat bukti yang ada. Dalam waktu dekat kita akan tuntaskan perkara ini,” ungkapnya.

Sebelumnya, penyidik Polda Sumut telah menetapkan delapan tersangka kasus tewasnya penghuni kerangkeng milik Bupati nonaktif Langkat Terbit Rencana Perangin-angin. Menurut temuan dari Komnas HAM terdapat enam orang yang meninggal dunia di kerangkeng manusia milik Terbit Rencana Perangin-Angin.

Analis Pelanggaran HAM Komnas HAM Yasdad Al Farisi menjelaskan bentuk-bentuk kekerasan fisik yang diterima korban antara lain, dipukuli di bagian rusuk, kepala, muka, rahang, bibir, ditempeleng, ditendang, diceburkan ke dalam kolam ikan, direndam, diperintahkan untuk bergelantungan seperti monyet, dicambuk menggunakan selang air, mata dilakban, kaki dipukul menggunakan martil hingga kuku terlepas, dipaksa tidur di atas daun atau ulat gatal, dipaksa makan cabai, dan tindakan kekerasan lainnya.

Yasdad menambahkan, setidaknya ada 18 alat yang digunakan dalam tindakan penganiayaan terhadap penghuni kerangkeng. Antara lain selang, ulat gatal, cabai, daun jelatang, besi panas, lilin, jeruk nipis, garam, plastik yang dilelehkan, martil, rokok, korek, batako, tang, alat setrum, kerangkeng dan kolam. Yasdad mengatakan para korban yang mengalami kekerasan fisik tersebut meninggalkan bekas luka di bagian tubuhnya. Bahkan ada salah satu korban yang mencoba melakukan percobaan bunuh diri, akibat tidak kuat menghadapi penyiksaan. (*)
Reporter: JP Group

Kasus Aktif Covid-19 di Tanjungpinang Turun 

0

batampos- Kasus covid-19 di Tanjungpinang sedang menunjukkan tren penurunan, dalam 11 hari belakang, Data pasien sembuh lebih banyak dibanding penambahan kasus baru setiap harinya.

Saat ini kasus aktif di Tanjungpinang, hanya tersisa 89 kasus aktif, padahal pada pertengahan Maret 2022 kemarin tepatnya pada Rabu (16/3) angka kasus aktif masih tercatat sebanyak 584 kasus.

Pemeriksaan aplikasi peduli lindungi bagi warga yang baru sampai ke Tanjungpinang, f. Peri Irawan

Sekarang ini yang menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak 8 pasien, yang dikarantina di mes bhayangkara 5 orang, diisolasi terpadu 3 orang dan sisanya 71 orang menjalani karantina mandiri.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Sri Handono mengakui saat ini memang kasus aktif covid-19 di Tanjungpinang terus mengalami penurunan setiap harinya.

“Setiap hari kasusnya turun. Penambahan yang positif sedikit sementara yang sembuh bertambah banyak,” kata Handono, Selasa (5/4).

Menurutnya, tren penurunan itu terjadi karena cakupan vaksinasi, terutama dosis kedua sudah tinggi, tercatat sekitar 90 persen masyarakat Tanjungpinang sudah divaksin.

“Apalagi sekarang ada booster, sehingga imunitas masyarakat sudah terbentuk,” ujarnya.

Selain itu, kata Handono puncak penyebaran kasus covid-19 di Tanjungpinang yang terjadi pada awal Februari 2022 kemarin sudah lewat.

BACA JUGA: Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isolasi Mandiri

Meski demikian, ia tetap mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan baik sesuai anjuran pemerintah serta bagi yang belum melalukan vaksinasi bisa mendatangi ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Bagi yang belum vaksin silakan datang ke faskes terdekat, sebab itu akan menambah kekebalan imunitas,” imbaunya. (*)

Reporter : Peri Irawan

Polisi Turun Atur Lalu Lintas Kendaraan di Pasar Tumpah Penjualan Takjil

0

batampos- Polres Bintan menerjunkan anggotanya untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan di beberapa lokasi pasar tumpah tempat penjualan takjil.

“Biasa sore hari menjelang berbuka puasa, kita ada tempatkan beberapa orang personel di tempat pasar tumpah,” kata Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono.

Polisi mengatur arus kendaraan yang melintas di lokasi pasar tumpah tempat penjualan takjil, Selasa (5/4). F.Polres Bintan

Hal ini dilakukan untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan warga yang sekedar melintas atau mampir ke pasar tumpah untuk membeli takjil.

Tidak hanya itu, anggotanya juga disiagakan di tempat-tempat ibadah salat tarawih seperti masjid dan musala.

“Agar masyarakat muslim yang menjalankan ibadah merasa nyaman dan aman,” kata Tidar.

Pihaknya pun melakukan patroli untuk mengantisipasi aksi kenalakalan remaja seperti balab liar dan kejahatan jalanan lainnya.

Tidar berpesan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada saat akan meninggalkan rumah untuk beribadah.

“Jangan lupa mengunci pintu, mematikan kompor untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan saat menjalankan ibadah tetaplah selalu mematuhi protokol kesehatan,” pesan Tidar. (*)

 

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO