Jumat, 1 Mei 2026
Beranda blog Halaman 819

Banyak KIR Mati, Puluhan Truk Terjaring Razia di Tanjungpinang

0
Sebuah truk diberhentikan untuk diperiksa barang bawaan dalam razia, Rabu (19/11). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Puluhan truk terjaring razia saat melintas di Jalan WR Supratman Km 13, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (19/11). Banyak di antaranya kedapatan tidak lagi memiliki KIR yang berlaku, hingga memodifikasi bodi kendaraan.

Razia digelar untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan angkutan barang. Hingga November 2025, tercatat sedikitnya 12 kecelakaan yang melibatkan kendaraan jenis ini, sebagian disebabkan muatan berlebih atau pelanggaran teknis.

Kasatlantas Polresta Tanjungpinang, AKP Arbi Guna Bimantara, mengatakan puluhan truk dilakukan penindakan mulai dari teguran hingga wajib mengurus perpanjangan KIR.

“Ada 12 kendaraan yang kita tegur dan ada 20 kendaraan yang wajib mengurus KIR karena masa berlakunya sudah habis,” ujarnya.

Selain itu, dua pengendara truk diberikan tilang manual lantaran membawa muatan berlebihan.

Dalam pemeriksaan, petugas juga menemukan satu truk lori yang telah ditambah rakitan pada bagian atas kendaraan. Arbi menyebutkan pelanggaran tersebut masuk kategori over dimensi, meski truk tersebut tidak sedang mengangkut barang.

“Ada penambahan rakitan di bagian atas yang termasuk pelanggaran over dimensi. Muatannya kosong, jadi pelanggarannya pada bodi kendaraan,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Tanjungpinang, Syavrant, mengatakan bahwa pengurusan KIR kini tidak dipungut biaya. Pemilik truk cukup datang ke UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor di Batu Tujuh dan membawa dokumen yang diperlukan.

“Cukup datang ke pengujian KIR di Batu Tujuh bawa surat KIR lama atau kelengkapan administrasi lainnya. Mudah kok, tidak sulit,” katanya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Banyak KIR Mati, Puluhan Truk Terjaring Razia di Tanjungpinang pertama kali tampil pada Kepri.

Warga Kampung Baru Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri di Rumah

0
Ilustrasi gantung diri. F. Istimewa.

batampos – Warga Kampung Baru, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga digegerkan dengan temuan seorang pria bernama Muri yang ditemukan tewas di rumahnya, Rabu (19/11/2025). Ia diduga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh rekan kerja korban, Pak Mur, bersama ayah Muri yang datang untuk mengecek kondisinya. Sebelumnya, Muri sempat izin tidak masuk kerja dengan alasan sakit.

“Malam tadi kami coba hubungi Muri, tapi tidak ada jawaban. Pagi juga tetap tidak aktif,” ujar Pak Mur.

Karena khawatir, ia mendatangi rumah Muri. Sesampainya di lokasi, rumah dalam keadaan tertutup. Telepon Muri berdering dari dalam rumah, namun tidak ada jawaban sehingga kecurigaan semakin besar.

Pak Mur kemudian menemui ayah Muri untuk bersama-sama mengecek kondisi anaknya. Sekitar pukul 08.00 WIB, mereka tiba kembali di rumah.

Tak lama setelah masuk dari pintu belakang, ayah Muri berteriak histeris saat menemukan anaknya sudah tidak bernyawa.

“Saya ikut masuk dan kaget melihat kondisinya,” kata Pak Mur.

Ayah Muri kemudian berusaha menurunkan anaknya dengan bantuan Pak Mur. Saat dievakuasi, tubuh Muri sudah dalam keadaan lemas dan dingin.

Hingga saat ini, penyebab pasti dugaan tindakan tersebut belum diketahui. Namun rekan-rekan kerja menyebut Muri belakangan kerap mengeluh terkait masalah rumah tangga dan sering merasa pusing.

“Dia memang pisah rumah dengan istrinya, tapi belum cerai. Akhir-akhir ini sering curhat soal masalah itu,” ujar Pak Mur.

Jenazah sempat dibawa ke rumah sakit untuk keperluan visum sebelum akhirnya dibawa kembali ke rumah duka untuk dimakamkan.

Reporter: Vatawari 

Catatan Redaksi:

Artikel ini memuat konten tentang bunuh diri. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan psikologis, depresi, atau memiliki tanda-tanda ingin menyakiti diri, segera hubungi layanan bantuan profesional atau tenaga kesehatan terdekat.

Artikel Warga Kampung Baru Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri di Rumah pertama kali tampil pada Kepri.

Ratusan ASN Bintan Jalani Tes CAT untuk Pemetaan Jabatan dan Kompetensi

0
ASN mengikuti tes CAT di kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bintan, Selasa (18/11) sore. F. Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Sebanyak 500 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan mulai menjalani tes Computer Assisted Test (CAT) di kantor BKPSDM Bintan, Bintan Buyu. Pelaksanaan berlangsung sejak 17 hingga 21 November 2025.

Sekda Bintan, Ronny Kartika, mengatakan tes CAT ini merupakan bagian dari tahapan profiling yang digelar Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Kantor Regional XII BKN Pekanbaru. Program ini menilai potensi, minat, bakat, hingga kompetensi ASN.

“Kurang lebih 500 ASN Bintan mengikuti tes CAT. Mereka akan menjawab 700 soal,” ujarnya.

Ronny menjelaskan, hasil profiling akan memperlihatkan peta potensi dan kompetensi setiap ASN. Data tersebut kemudian akan diintegrasikan melalui aplikasi khusus.

Menurutnya, program ini menjadi instrumen penting dalam menyiapkan formasi jabatan yang tepat.

“Ketika ada jabatan yang kosong, kita dapat mencari data pegawai yang tepat di sistem. Setelah itu dilakukan tracking dan evaluasi untuk menentukan kelayakan,” katanya.

Ronny juga mendorong ASN Bintan aktif mengikuti sertifikasi pendidikan dan pelatihan guna meningkatkan keahlian serta profesionalisme.

Dengan adanya profiling, Pemkab Bintan menargetkan aparatur yang lebih kompeten, profesional, dan bersertifikasi.

Bupati Bintan, Roby Kurniawan, berharap seluruh peserta menunjukkan hasil terbaik, mengingat profiling akan menjadi acuan dalam regenerasi pejabat ke depan. Dengan demikian, proses pergeseran jabatan dapat dilakukan secara tepat berdasarkan data yang sudah terpetakan. (*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Artikel Ratusan ASN Bintan Jalani Tes CAT untuk Pemetaan Jabatan dan Kompetensi pertama kali tampil pada Kepri.

Wali Kota Amsakar Lantik Swara Batam, Wadah MC Siap Jadi Mitra Pemerintah

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad melantik pengurus SWARA Kota Batam di Mega Mall Batam Center, Selasa (18/11). F. Disbudpar untuk Batam Pos.

batampos – Suasana hangat memenuhi area panggung Mega Mall Batam Center saat para pembawa acara dari berbagai penjuru kota berkumpul mengikuti Pelantikan Solidaritas Pembawa Acara (Swara) Kota Batam.

Di pusat keramaian itu, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad secara resmi melantik jajaran pengurus Swara untuk periode perdana sejak organisasi tersebut memperoleh SK Wali Kota dan legalitas dari Kemenkumham.

Ketua Swara Kota Batam, Rani Purba, berdiri di barisan terdepan memimpin jalannya prosesi. Sorak antusias para anggota terdengar usai pelantikan, menandai tonggak baru bagi profesi pembawa acara di Batam.

Dalam sambutannya, Amsakar menekankan bahwa pelantikan Swara hadir pada momentum penting ketika Batam terus memperkuat posisinya sebagai kota Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE).

Ia memaparkan, sepanjang tahun 2024 Batam mencatat 3,6 juta kunjungan wisatawan, yang terdiri dari 2,3 juta wisatawan domestik dan 1,3 juta wisatawan mancanegara.

“Batam tidak pernah keluar dari tiga besar kota tujuan wisata di Indonesia, setelah Bali dan Jakarta. Ini menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan pelaku industri kreatif, termasuk Swara,” ujarnya.

Amsakar juga mengajak pengurus Swara untuk menyiapkan arah organisasi dengan fokus pada profesionalisme dan sinergi dengan pemerintah.

“Setelah pelantikan ini, susunlah program kerja yang baik. Jika ingin maju, harus berani mengambil peran dalam pembangunan. Bangun sinergi mulai sekarang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, menegaskan bahwa keberadaan Swara akan memperkaya ekosistem komunikasi publik dan dunia event di Batam.

“Pelantikan Swara ini adalah yang pertama sejak disahkan melalui SK (Surat Keputusan) Wali Kota Batam dan sudah memiliki badan hukum dari Kemenkumham. Luar biasa, karena di dalam klausanya disebutkan bahwa Swara bermitra dengan pemerintah. Mereka bisa menjadi corong promosi atau informasi pemerintah,” kata Ardiwinata.

Menurutnya, Swara dapat mengambil bagian penting dalam berbagai kegiatan kota, terutama ketika pimpinan daerah tidak dapat hadir secara langsung.

“Tidak semua event bisa dihadiri Bapak Wali Kota atau Ibu Wakil Wali Kota secara langsung. Nah, Swara ini bisa menjadi perpanjangan tangan pemerintah di setiap acara, karena panggung (acara) pasti mereka yang handle,” ungkapnya.

Ardiwinata juga mengingatkan bahwa penguatan internal penting dilakukan pada tahun pertama organisasi.

“Karena masih baru, tentu harus merapatkan kerja dulu. Buat program-program yang membumi, dimulai dari penguatan personal. Sesuai tagline mereka: Solid. Silakan konsolidasi di dalam dulu, lalu rencanakan program yang nyata dan bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri Kota Batam, Datuk Yang Mulia Raja Haji Muhammad Amin, yang menjadi pelindung organisasi. Wali Kota Batam juga tercatat sebagai Penasihat Swara.

Ardiwinata menilai dukungan para tokoh tersebut menunjukkan pentingnya peran profesi pembawa acara dalam membangun citra kota.

“Profesi MC itu mulia. Saya selalu mengibaratkan seperti sopir—kalau dia bisa membawa mobil dengan baik, penumpangnya sampai dengan selamat dan bahagia. Begitu juga MC, membawa suasana hingga acara berjalan sukses,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Swara bukan hanya wadah bagi MC, tetapi juga moderator, komentator, penyiar, dan profesi komunikasi publik lainnya.

“Ke depan, saya yakin Swara dapat memandu berbagai acara skala kota di Batam,” tutupnya.

Dengan pelantikan perdana di Mega Mall Batam Center, Swara menapaki babak baru sebagai organisasi yang siap memperkuat kualitas acara dan komunikasi publik di Kota Batam. (*)

Reporter: Ratna Irtatik

Artikel Wali Kota Amsakar Lantik Swara Batam, Wadah MC Siap Jadi Mitra Pemerintah pertama kali tampil pada Metropolis.

Aksi BP Batam Bersihkan Waduk Duriangkang, Jaga Kualitas Sumber Air

0

batampos — Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Usaha SPAM dan Fasling kembali melakukan aksi pembersihan gulma yang menutupi permukaan Waduk Duriangkang, Selasa (18/11/2025).

Selain membersihkan gulma seperti eceng gondok dan putri malu, aksi ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran terhadap kelestarian waduk.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih ini sekaligus menjadi bentuk komitmen BP Batam untuk merawat ekosistem waduk.

Apalagi Waduk Duriangkang merupakan waduk terbesar di Batam dan berperan strategis dalam sistem penyediaan air. Namun, pertumbuhan gulma di sana kerap menutupi permukaan waduk sehingga berpotensi menghambat sirkulasi air dan menurunkan kualitasnya.

“Kami mengajak seluruh komponen daerah dan masyarakat untuk bekerja sama merawat waduk-waduk yang ada sebagai sumber air bersih,” jelas Ariastuty.

Ia menambahkan bahwa upaya menjaga waduk bukan hanya persoalan teknis, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjamin ketahanan air kota di masa kini dan masa depan. Edukasi publik dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan upaya ini.

Selain di Waduk Duriangkang, lanjut Ariastuty, aksi serupa juga telah terlaksana di dua waduk lainnya yaitu di Tembesi dan Rempang.

Mengingat, waduk menjadi aset vital yang menjadi sumber utama distribusi air bersih di Kota Batam.

Sehingga, kegiatan pembersihan rutin menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan waduk tetap terjaga secara ekologis.

“Penting bagi kita untuk menjaga waduk dan daerah tangkapan air sekitarnya. Tujuannya agar seluruh pasokan air baku di Batam tetap stabil dan memenuhi standar kualitas,” pungkasnya. (*)

Artikel Aksi BP Batam Bersihkan Waduk Duriangkang, Jaga Kualitas Sumber Air pertama kali tampil pada Metropolis.

Aksi BP Batam Bersihkan Waduk Duriangkang, Jaga Kualitas Sumber Air

0

batampos — Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Usaha SPAM dan Fasling kembali melakukan aksi pembersihan gulma yang menutupi permukaan Waduk Duriangkang, Selasa (18/11/2025).

Selain membersihkan gulma seperti eceng gondok dan putri malu, aksi ini juga bertujuan menumbuhkan kesadaran terhadap kelestarian waduk.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa kegiatan bersih-bersih ini sekaligus menjadi bentuk komitmen BP Batam untuk merawat ekosistem waduk.

Apalagi Waduk Duriangkang merupakan waduk terbesar di Batam dan berperan strategis dalam sistem penyediaan air. Namun, pertumbuhan gulma di sana kerap menutupi permukaan waduk sehingga berpotensi menghambat sirkulasi air dan menurunkan kualitasnya.

“Kami mengajak seluruh komponen daerah dan masyarakat untuk bekerja sama merawat waduk-waduk yang ada sebagai sumber air bersih,” jelas Ariastuty.

Ia menambahkan bahwa upaya menjaga waduk bukan hanya persoalan teknis, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjamin ketahanan air kota di masa kini dan masa depan. Edukasi publik dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan upaya ini.

Selain di Waduk Duriangkang, lanjut Ariastuty, aksi serupa juga telah terlaksana di dua waduk lainnya yaitu di Tembesi dan Rempang.

Mengingat, waduk menjadi aset vital yang menjadi sumber utama distribusi air bersih di Kota Batam.

Sehingga, kegiatan pembersihan rutin menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan waduk tetap terjaga secara ekologis.

“Penting bagi kita untuk menjaga waduk dan daerah tangkapan air sekitarnya. Tujuannya agar seluruh pasokan air baku di Batam tetap stabil dan memenuhi standar kualitas,” pungkasnya. (*)

Artikel Aksi BP Batam Bersihkan Waduk Duriangkang, Jaga Kualitas Sumber Air pertama kali tampil pada Metropolis.

Referensi 5 Mie Aceh Enak di Batam dengan Cita Rasa Rempah yang Wajib Dicoba

0
Sajian mie Aceh. F. Tangkapan layar YouTube @devinahermawan.

batampos – Batam dikenal sebagai kota yang menyajikan ragam kuliner nusantara, termasuk Mie Aceh yang punya penggemar setia. Perpaduan rasa gurih, pedas, dan aroma rempah yang kuat membuat hidangan ini selalu dicari pencinta kuliner.

Berikut lima rekomendasi Mie Aceh di Batam yang dikenal dengan cita rasa rempah khas dan selalu ramai pengunjung:

1. Mie Aceh Mercure

Mie Aceh legendaris ini terkenal dengan porsi besar dan rempah yang kuat. Terletak di Jl. Raden Patah No.70, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Batam. Kedai ini hampir selalu dipadati pembeli karena rasa khasnya yang konsisten.

2. Mie Aceh 99 Terowongan

Bagi pecinta pedas, Mie Aceh 99 Terowongan bisa jadi pilihan. Kuahnya dikenal sangat pedas dengan harga yang masih ramah di kantong. Berlokasi di Komplek Gading Mas No.1 & 2, Sungai Panas, Kec. Batam Kota.

3. Mie Aceh Greenland

Tempat ini menawarkan variasi menu cukup lengkap, mulai dari mie aceh ayam hingga seafood. Porsinya pas dan menjadi salah satu favorit wisatawan. Lokasinya berada di kawasan Tlk. Tering, Kec. Batam Kota.

4. Mie Aceh Abdya

Warga Bengkong tentu sudah familiar dengan Mie Aceh Abdya. Rasa mie acehnya terkenal kuat dan nikmat. Lokasinya di Jl. Bengkong Harapan 1, Pasar Bengkong Harapan 1, Bengkong, Batam.

5. Mie Aceh Kuta Raja

Tempat ini menyajikan rasa mie aceh yang otentik seperti di Aceh. Topping-nya pun terkenal melimpah. Beralamat di Jl. Bengkong Sadai, Sadai, Kec. Bengkong, Batam.

Rekomendasi ini bisa menjadi pilihan kuliner bagi warga maupun wisatawan yang ingin menikmati sajian rempah khas Aceh di Kota Batam. Jangan lupa cek jam buka sebelum berkunjung.(*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Referensi 5 Mie Aceh Enak di Batam dengan Cita Rasa Rempah yang Wajib Dicoba pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Kuatkan Komitmen Bersama 21 FKPD Unsur Pengamanan, Jaga Alam dan Investasi di KPBPB Batam

0

batampos – BP Batam menggelar Rapat Koordinasi dan Komitmen Bersama 21 FKPD dalam rangka mengukuhkan sinergitas dan soliditas unsur pengamanan dalam menjaga investasi dan wilayah KPBPB Batam, Selasa (18/11/2025), di Grand Mercure Hotel Batam.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra memimpin penandatanganan Komitmen Bersama, diikuti dengan 21 Komandan Utama FKPD terkait dengan pengamanan.

Komitmen Bersama dibuat dalam rangka pengamanan Kawasan yang lebih efektif dengan pola koordinasi lintas instansi yang cepat dan konsisten.

Hal ini diharapkan dapat menguatkan pencegahan aktivitas illegal, penanganan konflik yang antisipatif, edukatif dan menimbulkan efek jera bagi para perambah liar, pencemaran, dan aktivitas illegal guna menjaga Kawasan hutan Batam sebagai aset strategis negara.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengapresiasi atas langkah dan upaya bersama Tim Terpadu yang diinisiasi oleh Direktorat Pengamanan Aset BP Batam dalam melakukan pengamanan aktivitas dan kegiatan illegal di Kota Batam.

“Era tata kelola pemerintahan sekarang adalah era yang mengesampingkan ego sektoral dan mengutamakan sinergi dan kolaborasi bagaimana agar program Pembangunan bisa terlaksana. Saya berterima kasih atas keberhasilan seluruh stakeholders yang hadir, maka Batam menjadi aman dan kondusif.” Kata Amsakar.

Namun demikian ia menitipkan pesan kepada seluruh FKPD yang hadir bahwa sinergi ini tidak berhenti begitu saja. Batam sebagai pusat industri dan investasi dengan target capaian ekonomi di atas 2% dari pertumbuhan nasional, memiliki segudang potensi yang luar biasa.

Bersamaan dengan hal tersebut, Batam memiliki tantangan dalam ancaman perambahan hutan, pencemaran lingkungan, dan aktivitas illegal lainnya.

Amsakar berharap penandatanganan komitmen bersama ini, dapat meningkatkan sinergi dan soliditas dalam mengamankan Kawasan KPBPB Batam.

“Hari ini menjadi komitmen dan penanda pengamanan kawasan yang lebih efektif dan soliditas yang makin erat antar sectoral sehingga dapat meningkatkan respons cepat terhadap potensi dan gangguan keamanan.” Imbuh Amsakar.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menambahkan bahwa komitmen hari ini merupakan upaya tegas BP Batam dalam menyusun langkah aksi bersama untuk pengamanan Kawasan KPBPB Batam yang aman, kondusif dan inklusif.

“Kami telah banyak turun ke lapangan dan melihat secara langsung potensi gangguan keamanan dan aktivitas illegal. Hal ini menjadi perhatian serius bagi BP Batam dalam rangka upaya bersama menjaga keamanan wilayah dan menjaga kelestarian alam kita agar tetap seimbang.”

Lebih lanjut Li Claudia juga berpesan kepada masyarakat agar bersama mencintai Kota Batam dengan memanfaatkan alam secara benar dan bijak.

“Mari bersama kita jaga hutan dan alam kita. Kawasan Hutan adalah wilayah yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya sebagai Hutan Tetap untuk menjaga ketersediaan alam, air dan udara. Aktivitas illegal dapat meningkatan Risiko Bencana Alam Erosi dan sedimentasi Banjir dan tanah longsor.” Pungkas Li Claudia Chandra.

Kegiatan turut menghadirkan narasumber dari Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau, Detasemen Polisi Militer I/6 Batam Kepri, dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepri.

Penandatanganan Komitmen Bersama diikuti oleh 23 Komandan Utama FKPD, sebagai berikut :

1. Kepala BP Batam
2. Wakil Kepala BP Batam
3. Kapolda Provinsi Kepri
4. Komandan Kodaeral IV
5. Direktur Pengamanan Aset
6. Dansat Brimobda Polda Kepri
7. Direktur Reserse Kriminal Khusus
8. Direktur Samapta Polda Kepri
9. Kapolresta Barelang
10. Dandim 0316/Batam
11. Danlanud Hang Nadim Batam
12. Kasatpol PP
13. Kepala Pangkalan PSDKP Batam
14. Kepala Pangkalan Bakamla Batam
15. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam
16. Kepala BKSDA Batam
17. Kepala DLHK Provinsi Kepri
18. Kepala Kanwil BPN Provinsi Kepri
19. Denpom I/6 Batam
20. Dendom AL
21. Dansatpom AU
22. Danyon Infanteri 136 Raider/TS
23. Danyon Marinir 10 Sby

(*)

Artikel BP Batam Kuatkan Komitmen Bersama 21 FKPD Unsur Pengamanan, Jaga Alam dan Investasi di KPBPB Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

BP Batam Kuatkan Komitmen Bersama 21 FKPD Unsur Pengamanan, Jaga Alam dan Investasi di KPBPB Batam

0

batampos – BP Batam menggelar Rapat Koordinasi dan Komitmen Bersama 21 FKPD dalam rangka mengukuhkan sinergitas dan soliditas unsur pengamanan dalam menjaga investasi dan wilayah KPBPB Batam, Selasa (18/11/2025), di Grand Mercure Hotel Batam.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra memimpin penandatanganan Komitmen Bersama, diikuti dengan 21 Komandan Utama FKPD terkait dengan pengamanan.

Komitmen Bersama dibuat dalam rangka pengamanan Kawasan yang lebih efektif dengan pola koordinasi lintas instansi yang cepat dan konsisten.

Hal ini diharapkan dapat menguatkan pencegahan aktivitas illegal, penanganan konflik yang antisipatif, edukatif dan menimbulkan efek jera bagi para perambah liar, pencemaran, dan aktivitas illegal guna menjaga Kawasan hutan Batam sebagai aset strategis negara.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengapresiasi atas langkah dan upaya bersama Tim Terpadu yang diinisiasi oleh Direktorat Pengamanan Aset BP Batam dalam melakukan pengamanan aktivitas dan kegiatan illegal di Kota Batam.

“Era tata kelola pemerintahan sekarang adalah era yang mengesampingkan ego sektoral dan mengutamakan sinergi dan kolaborasi bagaimana agar program Pembangunan bisa terlaksana. Saya berterima kasih atas keberhasilan seluruh stakeholders yang hadir, maka Batam menjadi aman dan kondusif.” Kata Amsakar.

Namun demikian ia menitipkan pesan kepada seluruh FKPD yang hadir bahwa sinergi ini tidak berhenti begitu saja. Batam sebagai pusat industri dan investasi dengan target capaian ekonomi di atas 2% dari pertumbuhan nasional, memiliki segudang potensi yang luar biasa.

Bersamaan dengan hal tersebut, Batam memiliki tantangan dalam ancaman perambahan hutan, pencemaran lingkungan, dan aktivitas illegal lainnya.

Amsakar berharap penandatanganan komitmen bersama ini, dapat meningkatkan sinergi dan soliditas dalam mengamankan Kawasan KPBPB Batam.

“Hari ini menjadi komitmen dan penanda pengamanan kawasan yang lebih efektif dan soliditas yang makin erat antar sectoral sehingga dapat meningkatkan respons cepat terhadap potensi dan gangguan keamanan.” Imbuh Amsakar.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menambahkan bahwa komitmen hari ini merupakan upaya tegas BP Batam dalam menyusun langkah aksi bersama untuk pengamanan Kawasan KPBPB Batam yang aman, kondusif dan inklusif.

“Kami telah banyak turun ke lapangan dan melihat secara langsung potensi gangguan keamanan dan aktivitas illegal. Hal ini menjadi perhatian serius bagi BP Batam dalam rangka upaya bersama menjaga keamanan wilayah dan menjaga kelestarian alam kita agar tetap seimbang.”

Lebih lanjut Li Claudia juga berpesan kepada masyarakat agar bersama mencintai Kota Batam dengan memanfaatkan alam secara benar dan bijak.

“Mari bersama kita jaga hutan dan alam kita. Kawasan Hutan adalah wilayah yang ditetapkan oleh Pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya sebagai Hutan Tetap untuk menjaga ketersediaan alam, air dan udara. Aktivitas illegal dapat meningkatan Risiko Bencana Alam Erosi dan sedimentasi Banjir dan tanah longsor.” Pungkas Li Claudia Chandra.

Kegiatan turut menghadirkan narasumber dari Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau, Detasemen Polisi Militer I/6 Batam Kepri, dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kepri.

Penandatanganan Komitmen Bersama diikuti oleh 23 Komandan Utama FKPD, sebagai berikut :

1. Kepala BP Batam
2. Wakil Kepala BP Batam
3. Kapolda Provinsi Kepri
4. Komandan Kodaeral IV
5. Direktur Pengamanan Aset
6. Dansat Brimobda Polda Kepri
7. Direktur Reserse Kriminal Khusus
8. Direktur Samapta Polda Kepri
9. Kapolresta Barelang
10. Dandim 0316/Batam
11. Danlanud Hang Nadim Batam
12. Kasatpol PP
13. Kepala Pangkalan PSDKP Batam
14. Kepala Pangkalan Bakamla Batam
15. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam
16. Kepala BKSDA Batam
17. Kepala DLHK Provinsi Kepri
18. Kepala Kanwil BPN Provinsi Kepri
19. Denpom I/6 Batam
20. Dendom AL
21. Dansatpom AU
22. Danyon Infanteri 136 Raider/TS
23. Danyon Marinir 10 Sby

(*)

Artikel BP Batam Kuatkan Komitmen Bersama 21 FKPD Unsur Pengamanan, Jaga Alam dan Investasi di KPBPB Batam pertama kali tampil pada Metropolis.

Ironi, Saat Jepang Terapkan 4 Hari Kerja Tekan Angka Kematian Karoshi, PM Baru Justru Gelar Rapat Dini Hari

0

Batampos – Jepang menerapkan pekan kerja empat hari guna menekan death by overwork atau kematian akibat kerja berlebih, justru Perdana Menteri (PM) Sanae Takaichi menggelar rapat pukul 3 dini hari. Sungguh ironi.

Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi hanya tidur dua jam setiap malam dan selebihnya kerja. F AP

Dalam hal masa depan dunia kerja, Jepang kini berada posisi tarik-menarik dua arah. Pejabat Tokyo mendorong sistem kerja empat hari sebagai upaya mengurangi budaya kerja ekstrem yang telah lama menjadi masalah, sekaligus menekan angka death by overwork atau yang dikenal dengan karoshi.

Dengan tingkat kelahiran yang menurun dan burnout yang meningkat, banyak pihak melihat perubahan ini bukan sebagai keuntungan tambahan, tetapi kebutuhan demi kelangsungan ekonomi Jepang.

Namun Sanae Takaichi, memberikan sinyal berbeda. Perdana menteri berusia 64 tahun itu menjadi sorotan setelah memanggil staf untuk rapat pukul 3 pagi, bukan karena krisis keamanan nasional, melainkan untuk mempersiapkan diri menghadapi penampilannya di parlemen.

BACA JUGA:
Sanae Takaichi Terpilih Jadi PM Perempuan Pertama Jepang, Sejarah Baru Negeri Sakura

Ia kemudian mengakui bahwa awal rapat yang terlalu dini itu menyebabkan ketidaknyamanan bagi staf, namun tetap membela keputusannya sebagai langkah yang perlu untuk menjawab pertanyaan para anggota parlemen.

Setelah terpilih, Takaichi pernah mengatakan ia akan membuang istilah keseimbangan kerja dan kehidupan bagi dirinya sendiri. “Saya akan bekerja, bekerja, bekerja, bekerja, dan bekerja,” ujarnya seperti dikutip dari The New York Times, Selasa (18/11/2025) waktu setempat.

Ini bukan kali pertama Takaichi menunjukkan kenyamanan dengan pola kerja ekstrem. Dia hanya tidur sekitar dua jam per malam, kadang empat jam. Sebuah kebiasaan yang diakuinya mungkin buruk untuk kulitnya.

Meski demikian, di tengah dorongan nasional untuk menumbuhkan ekonomi sekaligus mengurangi tekanan kerja, Takaichi tetap menyatakan ia mendukung kebijakan perlindungan kesehatan pekerja, meskipun ia sendiri tidak menjadi contoh.

“Jika kita dapat menciptakan situasi di mana orang bisa menyeimbangkan pengasuhan anak dan tanggung jawab merawat keluarga sesuai keinginan mereka, serta tetap bisa bekerja, menikmati waktu luang, dan beristirahat. Itu tentu ideal,” ujar Takaichi seperti dikutip AFP. (*)

Reporter: CHAHAYA SIMANJUNTAK

Artikel Ironi, Saat Jepang Terapkan 4 Hari Kerja Tekan Angka Kematian Karoshi, PM Baru Justru Gelar Rapat Dini Hari pertama kali tampil pada News.