Kamis, 14 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8252

Buka Pre-order Eksklusif untuk Mendapatkan Smartphone

0
Samsung
ILUSTRASI: Samsung Z Fold3 5G. F. Istimewa

batampos – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus membangun ekosistem pendukung layanan 5G, termasuk mempermudah pelanggan untuk mendapatkan smartphone dan tablet 5G berkualitas. Untuk itu, XL Axiata secara eksklusif bekerja sama dengan Samsung Indonesia, membuka pemesanan lebih dulu (pre-order) Samsung Galaxy Tab S8 Series 5G yang sudah dinantikan oleh masyarakat Indonesia.

”XL Axiata juga membuka pre-order untuk Samsung Galaxy S22 series 5G. Pre-order ini bisa didapatkan dengan paket bundling myPRIO DEAL X dengan harga spesial paket mulai Rp 50 ribu per bulan. Penawaran menarik ini berlaku mulai tanggal 10 Februari hingga 3 Maret 2022,” kata Chief Marketing Officer XL Axiata, Alfons Eric, Senin (28/2).

Bagi pelanggan yang melakukan pre-order Samsung Galaxy Tab S8 Series 5G dan Galaxy S22 Series 5G di XL Center, pelanggan akan mendapatkan penawaran paket kuota myPRIO DEAL X Gold 354GB untuk masa berlangganan satu tahun dengan harga spesial. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 50 ribu per bulan dari harga normal Rp 165 ribu per bulan.

”Layanan ini tersedia di 14 XL Center yang berada di area Jakarta dan sekitarnya,” jelasnya.

Pelanggan juga bisa melakukan pre-order melalui toko mitra smartphone yang bekerja sama untuk program ini. Untuk pre-order melalui outlet mitra, tersedia penawaran pre-order Samsung Galaxy Tab S8 Series 5G dan Galaxy S22 Series 5G dengan paket kuota myPRIO DEAL X Gold 192GB selama enam bulan mulai harga Rp 83.333 per bulan.

”Pelanggan dapat mengunjungi Toko Erafone, NASA, Trio Distribusi, GTN (BliBli), Cellular World, Fonel, Felixindo, Toko PDA, dan DGADGET terdekat untuk mendapatkan penawaran ini,” ujarnya.

BACA JUGA: Belanja di Indomaret Lebih Hemat Pakai GoPay

Paket myPRIO DEAL X Gold sendiri adalah paket bundling yang memiliki benefit diskon harga smartphone dan kuota komunikasi lengkap selama masa kontrak berlangganan.

Adapun benefit kuota bulanan dari myPRIO DEAL X Gold adalah kuota data utama 15GB per bulan ditambah ekstra kuota 12GB per bulan, 30 menit telepon dan 30 SMS ke operator lain, unlimited telepon dan SMS ke seluruh nomor XL & AXIS, unlimited chat WhatsApp dan LINE, serta unlimited kuota lifestyle untuk mengakses Netflix, Viu, Iflix, Spotify, Instagram, Facebook, TikTok, dan banyak aplikasi favorit lainnya.

”Tak hanya itu, pelanggan yang mengikuti program pre-order ini juga bisa mendapatkan bonus kuota 30GB untuk 6 bulan (5GB per bulan) yang dapat diklaim melalui aplikasi myXL,” tutupnya. (*)

Reporter: Azis Maulana

Sesmenko Minta Pengawasan Aktifitas Layanan Kepelabuhanan di Batam Diperkuat 

0
bp batam sesmenko
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar forum diskusi bertajuk “Pembahasan Penyelesaian Hambatan Pelayanan Kepelabuhanan di Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar forum diskusi bertajuk “Pembahasan Penyelesaian Hambatan Pelayanan Kepelabuhanan di Batam” dihelat secara hybrid yakni secara tatap muka dan daring, di Marriott Hotel Harbour Bay Batam, pada Jumat (25/2/2022) lalu.

Forum diskusi dibuka langsung oleh Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian, Susiwijono dan didampingi oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi serta dihadiri oleh delegasi peserta dari pelaku jasa kepelabuhanan di Batam, di antaranya, Kadin Kepri, Kadin Batam, BSOA, INSA, APINDO, ISAA, APBMI dan Bea Cukai.

Kegiatan forum diskusi ini dilaksanakan dalam rangka membahas secara tuntas dalam menyelesaikan hambatan pelayanan dan upaya peningkatkan kinerja layanan kepelabuhanan guna mendorong pengembangan kepelabuhanan Batam kedepannya.

Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian, Susiwijono, mengatakan, permasalahan pada kinerja layanan kepelabuhanan terutama di bidang logistik perlu diuraikan secara jelas demi mendorong pengembangan kepelabuhanan secara optimal, efektif dan efisien.

“Kinerja layanan kepelabuhanan terutama logistik, dari sisi aturan tarif dan angka yang terkait dengan layanan kapal dan barang di BP Batam sudah sangat efisien dan murah, namun ditataran operasionalnya masih perlu diawasi secara bersama,” ujar Susiwijono.

Ia juga menambahkan, proses bisnis logistik di Batam masih ada beberapa ruang yang harus dioptimalkan dan masih perlu adanya peningkatan serta kapasitas baik dari segi fasilitas, infrastruktur, sistem, sarana dan prasarana.

Sementara Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pihaknya terbuka dalam menampung seluruh permasalahan di Pelabuhan Batam yang harus segera diselesaikan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian telah mengarahkan BP Batam agar menurunkan tarif Kepelabuhanan dan digitalisasi untuk menjaga kepentingan umum, meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan usaha.

Lebih lanjut, Muhammad Rudi menegaskan bahwa biaya logistik di Batam terbilang murah dan mampu mendukung kompetensi Batam.

“Selama ini harga yang digunakan sebagai perbandingan ke/dari Singapura yakni harga dari Port to Port (Pelabuhan ke Pelabuhan), sedangkan di Batam berlaku harga Door to Door (Pabrik ke Pabrik). Sehingga persepsi ini harus diluruskan agar perbandingan menjadi seimbang,” Tegas Muhammad Rudi.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar, berkesempatan untuk memaparkan breakdown harga logistik serta perbandingan biaya logistik di Batam secara terperinci.

Pihaknya mengatakan kegiatan kapal dari sisi logistik secara keseluruhan di Batam lebih murah baik untuk dalam negeri maupun luar negeri.

“Terkait dengan komponen biaya logistik secara komprehensif, diantaranya biaya dari Batam ke Singapura, untuk kontainer ukuran 20’ (dua puluh feet) dikenakan biaya sekitar lima jutaan rupiah sedangkan ukuran 40’ (empat puluh feet) akan dikenakan sekitar enam jutaan rupiah,” jelas Dendi.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Batam, Abidin dan Rafky turut mengharapkan BP Batam sebagai operator dan regulator pelabuhan dapat segera mengambil kebijakan dan langkah untuk memangkas potensi monopoli pasar yang terjadi.

“Setelah menyimak hasil pemaparan dari Direktur BUP BP Batam, berarti dapat dikatakan bahwa harga ini sangat kompetitif. Namun mereka sebagai end user mendapatkan harga tinggi, untuk itu Pemerintah dalam hal ini BP Batam di bawah Kementerian Koordinator Perekonomian harus bisa menetapkan batas harga atas dan harga bawah, sehingga tidak terjadi monopoli harga di marketplace” ujar Abidin.

Asosiasi Jasa Kepelabuhanan, Delegasi dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Batam, Suyono, menyampaikan aspirasinya, bahwa forum diskusi ini merupakan peluang yang sangat baik bagi para pengusaha khususnya di bidang kepelabuhanan.

Mengingat Sesmenko memberikan kesempatan kepada Pengusaha untuk menyampaikan apa yang terjadi selama operasional kepelabuhanan berlangsung.

“Perkembangan industri untuk kepelabuhanan memang seharusnya dikembangkan dengan segera, dengan adanya perbaikan di pelabuhan dan mendukung konsep dalam meminimalkan biaya cost, maka semua akan terwakili dan memudahkan para pengusaha, kemudian akan dikontrol dengan baik oleh BP Batam selaku regulator,” ujar Suyono.

Susiwijono, mengapresiasikan kegiatan forum diskusi ini, menurutnya, forum ini sangat bagus dalam menyelesaikan semua masalah kepelabuhanan yang nantinya akan dituangkan dalam surat formal dan dilaporkan kepada pimpinan lembaga agar segera ditindaklanjuti.(*)

Sesmenko Minta Pengawasan Aktifitas Layanan Kepelabuhanan di Batam Diperkuat 

0
bp batam sesmenko
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar forum diskusi bertajuk “Pembahasan Penyelesaian Hambatan Pelayanan Kepelabuhanan di Batam. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar forum diskusi bertajuk “Pembahasan Penyelesaian Hambatan Pelayanan Kepelabuhanan di Batam” dihelat secara hybrid yakni secara tatap muka dan daring, di Marriott Hotel Harbour Bay Batam, pada Jumat (25/2/2022) lalu.

Forum diskusi dibuka langsung oleh Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian, Susiwijono dan didampingi oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi serta dihadiri oleh delegasi peserta dari pelaku jasa kepelabuhanan di Batam, di antaranya, Kadin Kepri, Kadin Batam, BSOA, INSA, APINDO, ISAA, APBMI dan Bea Cukai.

Kegiatan forum diskusi ini dilaksanakan dalam rangka membahas secara tuntas dalam menyelesaikan hambatan pelayanan dan upaya peningkatkan kinerja layanan kepelabuhanan guna mendorong pengembangan kepelabuhanan Batam kedepannya.

Sekretaris Kementerian Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian, Susiwijono, mengatakan, permasalahan pada kinerja layanan kepelabuhanan terutama di bidang logistik perlu diuraikan secara jelas demi mendorong pengembangan kepelabuhanan secara optimal, efektif dan efisien.

“Kinerja layanan kepelabuhanan terutama logistik, dari sisi aturan tarif dan angka yang terkait dengan layanan kapal dan barang di BP Batam sudah sangat efisien dan murah, namun ditataran operasionalnya masih perlu diawasi secara bersama,” ujar Susiwijono.

Ia juga menambahkan, proses bisnis logistik di Batam masih ada beberapa ruang yang harus dioptimalkan dan masih perlu adanya peningkatan serta kapasitas baik dari segi fasilitas, infrastruktur, sistem, sarana dan prasarana.

Sementara Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, pihaknya terbuka dalam menampung seluruh permasalahan di Pelabuhan Batam yang harus segera diselesaikan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian telah mengarahkan BP Batam agar menurunkan tarif Kepelabuhanan dan digitalisasi untuk menjaga kepentingan umum, meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan usaha.

Lebih lanjut, Muhammad Rudi menegaskan bahwa biaya logistik di Batam terbilang murah dan mampu mendukung kompetensi Batam.

“Selama ini harga yang digunakan sebagai perbandingan ke/dari Singapura yakni harga dari Port to Port (Pelabuhan ke Pelabuhan), sedangkan di Batam berlaku harga Door to Door (Pabrik ke Pabrik). Sehingga persepsi ini harus diluruskan agar perbandingan menjadi seimbang,” Tegas Muhammad Rudi.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar, berkesempatan untuk memaparkan breakdown harga logistik serta perbandingan biaya logistik di Batam secara terperinci.

Pihaknya mengatakan kegiatan kapal dari sisi logistik secara keseluruhan di Batam lebih murah baik untuk dalam negeri maupun luar negeri.

“Terkait dengan komponen biaya logistik secara komprehensif, diantaranya biaya dari Batam ke Singapura, untuk kontainer ukuran 20’ (dua puluh feet) dikenakan biaya sekitar lima jutaan rupiah sedangkan ukuran 40’ (empat puluh feet) akan dikenakan sekitar enam jutaan rupiah,” jelas Dendi.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Batam, Abidin dan Rafky turut mengharapkan BP Batam sebagai operator dan regulator pelabuhan dapat segera mengambil kebijakan dan langkah untuk memangkas potensi monopoli pasar yang terjadi.

“Setelah menyimak hasil pemaparan dari Direktur BUP BP Batam, berarti dapat dikatakan bahwa harga ini sangat kompetitif. Namun mereka sebagai end user mendapatkan harga tinggi, untuk itu Pemerintah dalam hal ini BP Batam di bawah Kementerian Koordinator Perekonomian harus bisa menetapkan batas harga atas dan harga bawah, sehingga tidak terjadi monopoli harga di marketplace” ujar Abidin.

Asosiasi Jasa Kepelabuhanan, Delegasi dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Batam, Suyono, menyampaikan aspirasinya, bahwa forum diskusi ini merupakan peluang yang sangat baik bagi para pengusaha khususnya di bidang kepelabuhanan.

Mengingat Sesmenko memberikan kesempatan kepada Pengusaha untuk menyampaikan apa yang terjadi selama operasional kepelabuhanan berlangsung.

“Perkembangan industri untuk kepelabuhanan memang seharusnya dikembangkan dengan segera, dengan adanya perbaikan di pelabuhan dan mendukung konsep dalam meminimalkan biaya cost, maka semua akan terwakili dan memudahkan para pengusaha, kemudian akan dikontrol dengan baik oleh BP Batam selaku regulator,” ujar Suyono.

Susiwijono, mengapresiasikan kegiatan forum diskusi ini, menurutnya, forum ini sangat bagus dalam menyelesaikan semua masalah kepelabuhanan yang nantinya akan dituangkan dalam surat formal dan dilaporkan kepada pimpinan lembaga agar segera ditindaklanjuti.(*)

BMH Kepri Resmikan 5 Sumur Bor di Pulau Air Kota Batam 

0
BMH Kepri Pulau Air
Warga Pulau Air, Kota Batam, berfoto bersama pada peresmian dan serah terima sumur bor dan fasilitas air bersih yang dibangun oleh BMH Kepri. Foto: BMH Kepri untuk Batam Pos

batampos – Bagi warga Pulau Air, Kota Batam, air bersih merupakan dambaan yang tersimpan dalam benak selama bertahun-tahun.

Hal itupun akhirnya terwujud pada Senin (28/2/2022). General Manager BMH Kepri, Ustaz Abdul Aziz, meresmikan 5 sumur bor dan terminal air bersih di pulau tersebut.

Ketua RT setempat, Amir, mengatakan, hadirnya sumur bor dan terminal air bersih di kampung berpenduduk 130 KK atau 570 jiwa ini sangat membantu warga.

Menurutnya sejak adanya sumur bor, tidak ada lagi warga yang ke pulau-pulau sekitar untuk mengambil air bersih.

“Selama ini warga mengandalkan sumur tua yang berada di pulau Sidi, Tanjung Linau dan Tanjung Kruing yang berada di kawasan hinterland (pulau penyangga) Batam,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jika musim kemarau warga harus menunggu malam hari untuk mengambil air dengan cara dididih atau menimba sedikit demi sedikit.

Program pengadaan sumur bor di pulau-pulau merupakan prioritas BMH Kepri, karena mayoritas warga yang bermukim di pulau mengeluhkan sulitnya mendapatkan air bersih. Hingga saat ini sudah 20 sumur bor dan terminal air bersih yang dibangun BMH Kepri.

Dalam sambutannya saat peresmian, Abdul Aziz, mengungkapkan, BMH sebagai lembaga amil zakat yang diamanahi mengelola dana ummat berupa zakat, infaq dan shadaqah memiliki tanggungjawab untuk menyalurkan tepat sasaran dan menjadi problem solver atas kesulitan-kesulitan yang dihadapi kaum muslimin khususnya di pulau-pulau.

“Kami berharap sumur bor dan fasilitas terminal air bersih yang telah beroperasi dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan juga merawatnya agar dapat terus dipergunakan,” pesan ustadz Abdul Aziz diakhir sambutan.(*)

Reporter: Iman Wachyudi

Penjualan Tiket MotoGP Mandalika Belum Menggembirakan

0
Sirkuit Mandalika.

batampos – Penyelenggaraan event internasional MotoGP 2022 Mandalika akan berlangsung pada 18-20 Maret mendatang. Namun, penjualan tiketnya masih belum memuaskan.

Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi. Ia berujar, hingga 20 Februari lalu penjualan tiket baru menyentuh angka 21.530 lembar dari 60 ribu kapasitas kursi yang tersedia.

“Permasalahan besar adalah bagaimana melakukan penjualan tiket, sampai saat ini tiket terjual 20 Februari sebesar 20 ribu,” terang dia dalam Konferensi Pers Penyelenggaraan MotoGP Mandalika, Selasa (1/3).

Angka yang belum menggembirakan ini, kata dia dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya adalah kebijakan soal kesehatan, yakni biaya karantina serta antigen itu sendiri.

“Misalnya ada pelonggaran, tentu tidak ada pembiayaan ekstra dari penonton selain tiket, tidak perlu antigen dan sebagainya,” ujarnya.

Namun, apabila kebijakan terkait kesehatan karena adanya pandemi Covid-19 ini ditiadakan. Ia meyakini akan banyak masyarakat berbondong-bondong menonton penyelenggaraan balap motor terbesar di dunia tersebut.

“Sehingga dengan tidak ada kebijakan wajib karantina, tentu animo masyarakat akan makin tinggi,” ujar dia.

Oleh karena itu, untuk menambah kuota penonton MotoGP Mandalika ini, pihaknya tengah mengajak seluruh elemen masyarakat di NTB untuk ikut memeriahkan gelaran perdana MotoGP di Indonesia.

“Maka tugas kami adalah peningkatan penjualan tiket dan mobilisasi penonton dari 60 ribu penonton ini, 35 ribu diharapkan bisa melihat ini dari penduduk Lombok,” tutup Lalu Gita. (*)

Reporter: JPGroup

Bea Cukai Batam Aman Rokok Ilegal Senilai Rp766 Juta

0
Bea Cukai Rokok Ilegal
Personel Bea Cukai Kota Batam saat melakukan penindakan rokok ilegal di Kota Batam. Foto: Humas Bea Cukai Kota Batam untuk Batam Pos

batampos – Dalam kurun waktu empat bulan November 2021 sampai dengan Februari 2022 Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam mengamankan Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKC HT) sebanyak 774.943 batang dari berbagai jenis dan merek.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Kota batam, M Rizki Baidillah, mengatakan, total sebanyak 35 Surat Bukti Penindakan (SBP) telah diterbitkan terhadap BKC HT ilegal dalam kurun waktu empat bulan terakhir.

“Dengan rincian sebanyak 5 SBP diterbitkan pada bulan November, 4 SBP pada bulan Desember, 22 SBP pada bulan Januari, dan 4 SBP pada bulan Februari,” jelasnya, Selasa (1/3/2022).

Ia menjelaskan, untuk jumlah barang yang berhasil diamankan sebanyak 774.943 batang BKC HT. Jumlah tersebut terdiri dari berbagai jenis sigaret dan merek.

“Mulai dari Sigaret Kretek Mesin (SKM), Sigaret Putih Mesin (SPM), maupun Cerutu,” kata Rizki.

Rizki menambahkan, nilai barang dari ratusan ribu batang BKC HT ilegal tersebut diestimasikan mencapai Rp766.939.000 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp537.441.000.

Bea Cukai Batam lanjutnya, terus berkomitmen dalam melakukan pengawasan terhadap peredaran Barang Kena Cukai Hasil Tembakau ilegal.

Sepanjang Januari sampai dengan Desember 2021, secara keseluruhan Bea Cukai Batam telah melakukan penindakan terhadap BKC HT dengan jumlah sebanyak 74.277.096 batang.

Dengan potensi kerugian negara sebesar Rp78,8 miliar. Pada Agustus sampai dengan Oktober 2021 Bea Cukai Batam juga telah aktif berpartisipasi dalam Operasi Gempur 2021 yang diselenggarakan secara serentak dan terpadu oleh Kantor Bea Cukai seluruh Indonesia.

“Operasi ini diselenggarakan dalam rangka menekan angka peredaran rokok ilegal,” tuturnya.

Kata dia, berdasarkan survei yang diselenggarakan pada tahun 2020 oleh Universitas Gadjah Mada (UGM), hasil survei menunjukkan persentase peredaran rokok ilegal secara nasional termasuk Kota Batam berada di angka 4,86 persen.

Modus pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah salah peruntukan pita cukai dengan angka sebesar 2,19 persen. Efektivitas penindakan sangat berperan dalam menekan angka peredaran rokok ilegal.

Bea Cukai Batam juga telah menerapkan berbagai strategi dalam mencegah peredaran BKC HT ilegal. Mulai dari tindakan preventif seperti pelayanan dengan mitigasi risiko di Unit Pelayanan dan sosialisasi dan edukasi oleh Unit Kehumasan hingga tindakan represif melalui patroli dan operasi oleh Unit Pengawasan.

Reporter: Messa Haris

Bank Tidak Boleh Memfasilitasi Perdagangan Aset Kripto

0
ILUSTRASI: Aset kripto. (istimewa)

batampos – Deputi Komisioner Stabilitas Sistem Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Agus Edy Siregar mengatakan, bank boleh memfasilitasi transaksi pembayaran untuk perdagangan aset kripto. Namun, mereka tidak boleh memfasilitasi perdagangannya.

“Saya garis bawahi bahwa kripto dinilai sebagai aset, bukan currency (mata uang). Jadi, dilarang sebagai alat pembayaran. Tapi sebagai komoditas yang diperdagangkan,” ucap Agus dalam webinar Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia akhir pekan lalu.

Dari sisi investor, lanjut dia, risiko yang ditimbulkan perdagangan aset kripto adalah berinvestasi di aset ilegal atau bodong. Misalnya, money game, robot trading, dan perdagangan aset kripto tanpa izin.

Masyarakat umumnya tertarik dengan iming-iming imbal hasil yang sangat tinggi. Kemudian diminta menyetor dana terlebih dahulu.

“OJK meminta calon investor lebih berhati-hati menyikapi tawaran investasi model ini,” tegas Agus.

Sementara itu, Direktur Ekonomi Digital Ditjen Aplikasi Informatika I Nyoman Adhiarna menyebutkan, belakangan ramai isu pengembangan blockchain berupa non-fungible token (NFT). Token digital yang unik, langka, dan bernilai.

BACA JUGA: Cermat sebelum Masuk ke Perdagangan Kripto

Tidak bisa dipecah-pecah dan transparan. Aset digital tersebut telah menarik minat investasi masyarakat Indonesia hingga global.

Nyoman mengatakan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sedang menelaah dampak perkembangan investasi kripto jenis NFT. Saat ini masih tahap awal. Apalagi, tidak banyak sumber daya manusia (SDM) yang menguasai.

“Kami butuh sharing dengan para pakar. Sebab, Kemenkominfo lebih banyak bertanggung jawab dari sisi penyelenggaraan sistem elektronik. Itu yang kami atur. Lebih kepada tata kelola, kewajiban registrasi, hingga pengamanan data,” bebernya. (*)

Reporter: JP Group

151 Wisman Akan Masuk Batam Maret Ini

0
turis spore
Wisatawan Singapura akan berlibur di kawasan Nongsa Sensation selama tiga hari. F Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sebanyak 151 wisatawan mancanegara menkonfirmasi akan liburan di kawasan Nongsa Sensation. Tentu ini menjadi angin segar bagi para pelaku pariwisata. Sebab, animo wisman datang ke Kepri sudah mulai meningkat kembali. Sementara itu, 37 wisatawan mancanegara masuk ke Batam dari 23 sampai 28 Februari.

Namun, beberapa pelaku wisata menyoroti, bahwa wisman yang datang baru hanya untuk kawasan tertentu saja. Ada yang meminta, agar pemberlakuan travel bubble diperluas, sehingga bisa menjangkau pelaku pariwisata lainnya.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPD ASITA (Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies) Kepri, Eva Betty.

“Travel bubble ini sudah berhasil, kami menunggu diperluas, bahkan jika perlu tidak ada lagi penggunaan karantina untuk memasuki Kepri,” kata Eva, Selasa (1/3).

Ia mengatakan ASITA menunggu kebijkan terbaru dari pemerintah. Ia juga terus berusaha agar ada perubahan kebijakan, yang adil bagi seluruh para pelaku pariwisata. “Bali sudah akan memulai wacana wisman masuk tanpa karantina,” ujarnya.

Walaupun begitu, Eva mengapresiasi apa yang telah dilakukan pemerintah, dalam rangka meningkatkan kunjungan wisman ke Kepri. “Saya dengar, dalam waktu dekat ini ada tambahan akses Travel Bubble, Harbourbay (Batuampar),” tuturnya.

Mengenai permintaan dari pelaku pariwisata ini. Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar mengaku sudah berusaha mendorong agar travel bubble diperluas. “Sebelum teman-teman pelaku pariwisata meminta, kami sudah bergerak dan mendorong agar ini terlaksana,” ujarnya.

Namun, pemberlakuan ini tidak bisa cepat terlaksana. Sebab kebijakan travel bubble ini, baru saja dikeluarkan pemerintah beberapa pekan lalu. “Kebijakan travel bubble ini harus dijalani dulu, sejauh ini sudah berjalan baik. Selama satu minggu ini, semua wisman yang datang negatif Covid-19. Begitu pulang dari kawasan travel bubble, alhamdulillah semuanya masih tetap negatif Covid-19. Berati protkes benar-benar terjaga dengan baik,” ucapnya.

Ia meminta pelaku pariwisata bersabar sedikit lagi. Jika travel bubble ini dalam seminggu ke depan berjalan lancar, akan diminta lagi perluasan wilayah masuk wisman. “Kami inginnya jadi VTL (Vaccinated Travel Lane), tapi kan kasus Covid-19 masih tinggi,” tuturnya. (*)

Reporter FISKA JUANDA

Jutaan Vaksin Bakal Kedaluwarsa, Pemerintah Harus Kebut Vaksinasi

0
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Strategi percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia perlu dilakukan. (Alfian Rizal/JawaPos)

batampos – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Kurniasih Mufidayati meminta agar mata rantai proses penerimaan, distribusi, penyimpanan hingga penyuntikan dievaluasi dengan mempertimbangan tanggal kedaluwarsa sebuah vaksin. Dia meminta, jangan sampai jumlah dosis vaksin kedaluwarsa bertambah banyak karena anggaran negara sudah digunakan dalam proses penerimaan, distribusi, hingga penyimpanan.

Pernyataan ini menyikapi ucapan juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi yang menyebut ada enam juta dosis vaksin yang akan kedaluwarsa akhir Februari 2022. Vaksin ini adalah jenis vaksin hibah dari negara-negara maju yang disalurkan ke beberapa negara di Afrika maupun Indonesia.

“Meski vaksinnya gratis tapi proses dari diterima, distribusi hingga penyimpanan memakai anggaran negara. Kalau akhirnya kedaluwarsa dan tidak bisa digunakan bisa mubazir sekaligus pemborosan anggaran negara. Harus dipertimbangkan mata rantai hingga proses vaksinasi dari sisi kadaluarsanya,” kata Mufida dalam keterangannya, Senin (28/2).

Mufida meminta strategi percepatan vaksinasi perlu dilakukan. Sebab hingga 27 Februari 2022, baru sembilan provinsi yang sudah mencapai vaksin lengkap dua dosis.

“Secara nasional saja kita masih kurang sedikit untuk vaksin lengkap dua suntikan baru 69 persen. Bahkan ada tiga provinsi yang cakupan vaksin dosis pertamanya di bawah 70 persen yakni Maluku, Papua Barat dan Papua. Artinya masih ada warga negara Indonesia yang masuk dalam program vaksin tapi belum mendapat satupun dosis vaksin,” ucap Mufida.

Ia menyebut percepatan vaksinasi bisa dilakukan dengan beberapa cara. Beberapa jenis vaksin yang mendekati kadaluarsa bisa digunakan sebagai vaksin booster yang capaiannya baru 4,7 persen secara nasional.

“Kemarin sudah ada percepatan untuk Lansia vaksin booster cukup menunggu tiga bulan sejak vaksin kedua tidak harus enam bulan. Ini bisa dikaji untuk petugas publik dan kelompok rentan lainnya bisa tidak cukup tiga bulan jaraknya untuk booster. Tapi ini harus melalui kajian sains dan kesehatan, jika memungkinkan kenapa tidak dilakukan,” ujar Mufida.

Strategi kedua guna menghindari kemubaziran adalah mengukur diri dan realistis dengan mempertimbangkan dari faktor distribusi dan penyimpanan ke 34 provinsi yang medannya tidak sama serta kesiapan tenaga vaksinator.

“Negara-negara Afrika saja berani menolak saat mau diberikan vaksin gratis yang tanggal kadaluarsanya tidak lama lagi dengan alasan realistis. Kita juga seharusnya bisa mengukur kemampuan penggunaan Vaksin agar tak terjadi kemubaziran. Vaksin ini bukan hal yang baru, seharusnya kita bisa lebih berpengalaman. Mampu tidak mengjangkau wilayah yang luas dengan waktu yang tersedia. Ini persoalannya dengan penggunaan anggaran negara. Kalau memang tidak mampu berani untuk menolak,” beber Mufida.

Mufida juga meminta untuk daerah-daerah yang cakupannya masih kecil agar dilakukan pendekatan sesuai kulturalnya dan dengan komunikasi intensif kepada tokoh masyarakat setempat. Hal ini berhasil ia lakukan saat turun ke daerah-daerah dan melakukan pendekatan ke tokoh setempat agar bersedia dilakukan vaksinasi di daerah tersebut.

“Butuh pendekatan persuatif dan intensif memang akhirnya butuh ketelatenan. Seperti di Papua masih minim sekali capaiannya bisa lakukan dengan pendekatan kultur,” tandas Mufida. (*)

Reporter: JP Group

Persebaran Varian Omicron Membuat Masyarakat Lebih Hati-hati

0
ILUSTRASI: Pelanggan berbelanja di Jodoh Centre, One Mall Batam, Sabtu 8 Januari 2022, F Suprizal Tanjung, Batam Pos

batampos – Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja mengatakan, meski ada libur panjang, tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan tidak akan naik secara signifikan. Menurut dia, persebaran varian Omicron membuat masyarakat lebih berhati-hati dengan kondisi tersebut.

“Bahkan, sebelum diberlakukan PPKM level 3 pun, tingkat kunjungan ke pusat perbelanjaan menurun cukup tajam,” bebernya.

Sebelumnya, APPBI menargetkan tingkat kunjungan mal berada di kisaran 70 sampai 80 persen. Target tersebut ditetapkan sebelum muncul varian Omicron dan akan dikoreksi sesuai dengan kondisi saat ini.

“Tentunya ada koreksi sedikit terhadap target, tapi saya kira tidak akan kurang dari 70 persen. Sebab, alasan terutama adalah kita bersama pemerintah sudah menemukan pola keseimbangan antara kesehatan dan perekonomian,” urainya.

Alphonzus optimistis target 70 persen dapat tercapai tahun ini dengan semakin didorongnya vaksinasi. “Tahun 2022 sebetulnya kita menargetkan sampai 80 persen karena target pemerintah untuk vaksinasi 70 persen populasi itu bisa dilaksanakan Maret dan April,” tuturnya.

BACA JUGA: Jika Sudah Vaksin, Anak -Anak Boleh Masuk Mall

Sementara itu, Kepala Center of Macroeconomics and Finance Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M. Rizal Taufikurohman menyampaikan bahwa masyarakat sudah berpengalaman terhadap pembatasan kegiatan dan mobilitas. Ditambah dengan masifnya vaksinasi, hal itu menjadi pendorong optimisme.

Karena itu, masyarakat tetap belanja. Apalagi, daya beli dinilai sudah tumbuh lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya.

“Sudah banyak yang mendapatkan vaksin dan booster. Hal tersebut menjadi dorongan untuk melakukan konsumsi. Daya beli masyarakat juga sudah tumbuh,” ujarnya. (*)

Reporter: JP Group

Play sound