batampos– Lonjakan kasus covid-19 dalam beberapa pekan terakhir di Bintan membuat Pemerintah Kabupaten Bintan bergerak cepat. Salah satunya mengaktifkan kembali tempat isolasi terpadu bagi masyarakat yang terpapar covid-19 di Bintan.

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan mengatakan, perkembangan kasus covid di Bintan beberapa minggu lalu terjadi lonjakan cukup cepat.
Terkait hal ini, Roby mengatakan, sudah meminta Dinas Kesehatan Bintan untuk berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 baik kabupaten dan provinsi untuk mengaktifkan kembali tempat isolasi terpadu.
BACA JUGA: Tekan Peredaran Covid, Gubkepri Serukan Serbuan Vaksinasi dan Terapkan Protkes
“Kita sudah koordinasi juga dengan LPMP Kepri, yang selama ini menjadi tempat isolasi terpadu masyarakat yang terpapar covid-19,” kata Roby ditemui usai perpisahan Dandim 0315 Tanjungpinang di Aula Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu, Selasa (22/2).
Selain penanganan dari pihak Satgas, Roby juga berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dalam kehidupan sehari-hari di antaranya memakai masker dengan benar.
“Kita melihat sebagian masyarakat mulai lengah dengan prokes,” kata Roby.
Karena itu, Roby mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI Polri dan Forkopimda di Bintan agar kembali mengingatkan masyarakat terkait pentingnya penerapan prokes.
Apalagi, masih kata Roby, varian baru covid-19 yakni varian omicron sangat cepat penularannya. Karena itu, diperlukan kerja sama semua pihak dalam mencegahnya.
Disinggung terkait sejumlah orangtua siswa yang berharap agar pelaksanaan sekolah tatap muka kembali dibuka? Roby mengatakan, pihaknya akan memantau perkembangan covid-19 di Bintan.
“Kalau kasus turun, segera kita buka lagi (sekolah tatap muka),” kata Roby. (*)
Reporter: SLAMET NOFASUSANTO



