Kapal barang ilegal diamankan BC Tanjungpinang. f. Yusnadi Nazar
batampos– Bea Cukai (BC) Tanjungpinang mengamankan kapal kayu bermuatan barang campuran asal Kawasan Bebas Batam di perairan Lobam Bintan, Jumat (18/2) lalu.
Pasalnya, kapal tanpa nama yang ditangkap petugas Patroli Laut BC Tanjungpinang ini, tidak dilengkapi dokumen Kepabeanan.
Pejabat Fungsional Pemeriksa BC Tanjungpinang Kurniawan, mengatakan penangkapan kapal dilakukan saat BC Tanjungpinang saat patroli pengawasan di perairan Lobam Tanjunguban, Bintan. Saat pemeriksaan, kapal yang dinakhodai oleh HR itu, tidak dilengkapi dokumen resmi.
“Tim P2 (Penindakan dan Penyidikan) telah melakukan penyegelan dan penegahan terhadap barang diatas kapal lalu dibawa ke Kantor BC Tanjungpinang,” terang Pejabat Fungsional Pemeriksa Bea Cukai Bagian Humas, Kurniawan, Senin (21/2).
Kepada petugas BC Tanjungpinang, HR mengaku kapal yang membawa barang campuran dari Pelabuhan Punggur Batam menuju pelabuhan Sei Gentong Tanjunguban, Bintan. “Kapal tanpa nama itu sarana pengangkut barang campuran dari Kawasan Bebas Batam,” jelas Kurniawan.
Dugaan sementara, terperiksa HR melanggar Pasal 30 ayat 1 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemasukan dan Pengeluaran Barang dari Kawasan yang Telah Ditetapkan sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.
“Terkait hasil penindakan, masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegas Kurniawan. (*)
batampos – Sejumlah rute penerbangan pesawat udara dengan tujuan ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, terpaksa dialihkan ke bandara lain. Itu dilakukan karena terdampak cuaca buruk di sekitar Kota Makassar.
”Iya benar, hujan deras mengguyur Kota Makassar, beberapa penerbangan terdampak dan dialihkan ke bandara lain,” ujar Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar Iwan Risdianto seperti dilansir dari Antara di Makasar, Senin (21/2).
Dia menyebutkan sejumlah rute penerbangan awal Bandara Sultan Hasanuddin dialihkan ke Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. Di antaranya Lion Air JT3740 rute Bali–Makassar, Citilink QG332 rute Jakarta–Makassar, Lion Air JT3955 rute Merauke–Makassar, dan Lion Air JT853 rute Palu–Makassar.
Selanjutnya, penerbangan lain yang dialihkan (divert) ke Bandara Haluleo Kendari di antaranya Lion Air JT997 rute Kendari–Makassar, Wings Air IW2333 rute Mamuju–Makassar, dan Wings Air IW1309 rute Maumere–Makassar. Begitu pula penerbangan lain juga dialihkan (divert) ke Bandara Juanda Surabaya yakni pesawat Lion Air JT675 rute Balikpapan–Makassar.
”Sedangkan untuk penerbangan yang tertunda (delay) di antaranya Lion Air JT996 rute Makassar–Kendari tertunda selama 45 menit dan Citilink QG332 rute Makassar–Kendari tertunda selama 120 menit,” ujar Iwan Risdianto.
Pengalihan dan penundaan keberangkatan pesawat penumpang tersebut, lanjut dia, akibat dampak cuaca buruk sejak Minggu (20/2) hingga hari ini (21/2), dengan intensitas curah hujan cukup tinggi.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, Sulawesi Selatan, mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca di wilayah Sulawesi Selatan selama empat hari. Yakni mulai Minggu hingga Rabu (20–23 Februari) dengan curah hujan sedang hingga lebat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BMKG Wilayah IV Makassar Irwan Slamet menyatakan, hasil pemantauan dinamika atmosfer menunjukkan indikasi adanya potensi peningkatan curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan.
”Berdasarkan prospek kondisi dinamika atmosfer menunjukkan adanya potensi peningkatan curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan,” papar Irwan Slamet. (*)
batampos – Menteri Desa, Pembangunan Daerah dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Abdul Halim Iskandar resmi meluncur program Recognition of Prior Learning atau Rekognisi Pembelajaran Lampau Desa (RPL Desa), yaitu penyetaraan akademik atas pengalaman kerja untuk memperoleh kualifikasi pendidikan tinggi.
Dengan demikian, pengalaman kerja sebagai Kepala Desa, Perangkat Desa, Pendamping Desa, pengurus BUM Desa dan BUM Desa Bersama dapat disetarakan dengan materi kuliah di universitas dengan berbagai program studi, sehingga mendapat gelar sarjana S1 maupun doktor.
“Bojonegoro adalah daerah pertama, artinya ini bentuk perhatian Bupati Bojonegoro untuk meningkatkan SDM serta didukung atas kerjasama semua pihak,” ungkap pria yang akrab disapa Gus Halim itu di Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (20/02/2022).
Gus Halim menjelaskan, RPL Desa merupakan program yang khusus untuk meningkatkan meningkatkan sumber daya manusia perangkat desa. Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang ditunjuk Kemendesa PDTT sebagai pelaksana RPL Desa adalah Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Program ini akan dimulai pada Maret 2022, setiap desa berkesempatan mendaftarkan 4 peserta, maka total yang mengikut Program RPL Desa Kabupaten Bojonegoro adalah 1676 kuota, dengan syarat peserta harus lulus SLTA atau sederajat, telah bekerja minimal 5 tahun dan usia 25-50 tahun.
“Bojonegoro sebagai daerah rujukan nasional pertama yang melaksanakan RPL Desa. Sehingga Bojonegro akan banyak kedatangan tamu dari daerah lain untuk belajar bagaimana proses RPL Desa,” katanya.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengaku bangga karena dipercaya Gus Halim menjadi daerah role model pelaksana RPL Desa yang pertama. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bakal melakukan pemantauan dan evaluasi selama masa studi dan melakukan tracer study pasca pelaksanaan RPL Desa agar dapat terealisasi dengan baik.
“Ini merupakan hal yang luar biasa. Kami sangat ingin berkolaborasi serta mendukung penuh program Kemendes untuk mendorong pembangunan SDM berbasis desa,” terang Anna.
Untuk diketahui program RPL dilakukan dalam rangka mendukung percepatan pelaksanaan pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat desa, guna mengakselerasi kemajuan serta kemandirian desa, sehingga diperlukan peningkatan kapasitas SDM di desa.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Kemendes PDTT telah memiliki program RPL desa bagi Kepala Desa, Perangkat Desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa, Pengelola BUM Desa, Tenaga Pendamping Profesional, serta Pegiat Pemberdayaan Masyarakat Desa.
Program RPL Desa dilaksanakan sesuai Nota Kesepahaman Bersama (MoU) antara Kemendes PDTT, dengan Kemendagri serta Kemendikbudristek , juga kerja sama antara Kemendes PDTT dengan Forum Perguruan Tinggi untuk Desa (PERTIDES).
RPL sendiri adalah pengakuan atas capaian pembelajaran seseorang yang diperoleh dari pendidikan formal, nonformal, informal, dan/atau pengalaman kerja sebagai dasar untuk melanjutkan pendidikan formal dan untuk melakukan penyetaraan dengan kualifikasi tertentu. (*)
batampos – Wakil ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Sultan B Najamudin mengusulkan agar Pemerintah dan DPR menerapkan sistem Multi Ibukota Negara (IKN) yakni IKN Jakarta dan IKN Nusantara.
Usulan tersebut disampaikan Sultan di tengah proses pembahasan revisi UU DKI Jakarta oleh DPR dan DPD RI.
“Jakarta dan sekitarnya tidak akan pernah bisa dinafikan dari ingatan bangsa sebagai wilayah historis yang paling menentukan bagi ke-Indonesiaan kita. Jakarta dengan segala kekurangannya adalah Aset nasional yang tak ternilai harganya”, ujar Sultan melalui keterangan resminya, Senin (21/02).
Posisi Jakarta, kata Sultan, sebagai kota sejarah berdirinya negara bangsa ini tidak diabaikan begitu saja setelah kita mendapatkan lokasi IKN baru. Jadi kami berpendapat bawah status IKN Jakarta tak perlu dicabut.
“Biarkan negara ini memiliki lebih dari satu IKN dengan fungsinya masing-masing, kenapa tidak? Lebih bagus jika Istana negara berdiri di mana-mana kalau ingin pemerataan pembangunan dilakukan secara lebih presisi”, ujar mantan Wakil Gubernur Bengkulu itu.
Menurutnya, tidak perlu ada kekhawatiran terhadap keberadaan dua IKN, kita hanya harus memastikan tidak terjadi dualisme kepemimpinan presiden di NKRI ini. Jakarta dan Nusantara harus berbagi peran strategis dalam posisinya sebagai IKN.
“Multi IKN akan memungkinkan Indonesia mampu tumbuh secara seimbang tanpa harus saling menegasikan secara sosio-historis. Karena akan menjadi aneh bagi bangsa ini saat mengetahui istana negara dan gedung MPR RI dijual atau setidaknya hanya dijadikan moseum Nasional. Salam Jasmerah”, tutupnya. (*)
Ishari Sahida alias Ari Wulu, Seniman gamelan Jogjakarta di Studionya di Gayam 16. (MUHAMAD ALI/JAWAPOS)
Baik saat ngeband, nge-DJ, maupun sebagai penyelenggara festival musik, Ari Wulu konsisten mengolaborasikan gamelan dengan alat musik lain. ”Jangan takut gamelan kehilangan jati diri,” katanya kepada mereka yang mengkritik invasi musiknya.
FERLYNDA PUTRI, Jogjakarta
DI benak Ishari Sahida alias Ari Wulu, memperkenalkan Indonesia di luar negeri itu jangan tanggung-tanggung. Sekalian saja Indonesiakan dunia. Alias, menjadikan keindonesiaan sebagai bagian keseharian di penjuru bumi.
”Kalau orang Indonesia fasih memakai fuck you, misalnya, seharusnya anak-anak muda di Brooklyn, Amerika, juga lancar misuh ’asu!’” kata seniman asal Jogjakarta tersebut.
Salah satu cara Ari Wulu membawa Indonesia ke keseharian dunia adalah melalui gamelan. ”Tapi, saya tidak bisa nggamel,” ujarnya saat ditemui Jawa Pos di base camp Gayam16, Jogjakarta, pada 20 Januari lalu.
Yang dia lakukan adalah memadukan gamelan dengan musik elektro. Ari Wulu memang akrab dengan musik sejak kecil. Papanya, Sapto Raharjo, merupakan seniman kontemporer yang erat dengan gamelan. Terutama gendang.
Sapto juga sejak dulu mengeksplorasi musik dari gamelan dengan teknologi. Poster-poster konser Sapto berjejer di Gayam16. ”Tapi, sejak kecil saya tidak pernah diajak ngobrol soal musik sama papa. Malah soal teknologi,” ungkap Ari Wulu.
Namun, sejak kecil Ari Wulu mengenali tempat atau benda dengan suara. Telinganya lebih banyak mendeskripsikan sesuatu ketimbang matanya. ”Misalnya, ketika ditanya kedai kopi, saya mendeskripsikannya suara orang ngobrol, bunyi mesin kopi, suara motor, dan musik yang lirih,” paparnya.
Meski di lingkungan pertemanan papanya banyak yang bisa nggamel, Ari Wulu muda justru lebih akrab dengan musik rock dan MTV. Pada 1992, saat masih duduk di bangku SMP, dia dan dua temannya membentuk grup band.
Tahun-tahun itu, jauh sebelum YouTube dan Spotify eksis, memang masanya anak nongkrong MTV. MTV menjadi jendela terdepan penghubung anak-anak muda di sini dengan jagat musik di luar sana.
Yang membedakan, Ari Wulu dan teman-temannya mulai memasukkan unsur gamelan. ”Ide memasukkan unsur gamelan ini berasal dari guru seni musik saya Pak Navi yang juga pengrawitnya Cak Nun (budayawan Emha Ainun Nadjib, Red),” ungkapnya.
Di sekolahnya, memang ada gamelan. Namun, perspektif pria kelahiran 1979 itu terkait dengan gamelan berbeda. Dia mendengarkan gamelan sebagai sumber bunyi yang bisa dikolaborasikan dengan alat musik lain.
Eksplorasi musiknya terus berlanjut. Pada 1996, Ari Wulu mulai bermain-main dengan alat musik Nusantara. Dia memasukkan unsur suara beragam alat musik dari berbagai wilayah dan dikolaborasikan dengan alat musik lain. ”Itu nggak lama karena sesudahnya kembali fokus ke gamelan. Sebab, alat yang ada ya itu,” ujarnya.
Meski hampir tak pernah berdiskusi dengan sang papa, Ari Wulu mengakui terinspirasi. Terutama dalam memadukan gamelan dengan alat musik lain. Sampai saat menjadi disjoki (DJ) pun, dia tetap memasukkan unsur gamelan.
”Pada 2005, saya mulai manggung sebagai DJ di Singapura dan Malaysia. Dan, pada 2010 saya membentuk kelompok musik elektro-gamelan,” jelasnya.
Tentu bukan dia yang memainkan gamelan. Ari Wulu awalnya hanya membayangkan suara dari gamelan, menuliskan nadanya, lalu meminta temannya yang pengrawit memainkan gamelan. Dia akan merekamnya. Selanjutnya, penghulu Gayam16 itu mengolahnya di laptop. Memadupadankan dengan suara dari benda atau alat musik lain.
Saat Jawa Pos bertandang ke tempatnya bulan lalu, dia sempat memperdengarkan salah satu musik yang diciptakannya. Dia menceritakan, ada karyanya yang dibuat dari bisingnya suara orang menggunakan gerinda potong. Ada juga musik yang memakai gamelan jogja yang dipukul dengan tempo yang cepat yang akhirnya membentuk suara gamelan bali.
Kini dia bersama Komunitas Gayam16 setiap tahun menyelenggarakan Yogyakarta Gamelan Festival (YGF). Event itu sebenarnya dipelopori Sapto dan Ari sebagai penerus di Gayam16 yang memiliki rasa tanggung jawab untuk melanjutkannya.
Hanya, dia mengembangkan pertunjukan tersebut dengan berbagai kejutan dengan melibatkan banyak pihak. Misalnya, pada penutupan YGF tahun lalu, ada pertunjukan robot.
Sebagaimana yang ditulis di website Komunitas Gayam16, YGF Ke-26 ditutup dengan penampilan kolaborasi gamelan robot dengan Saron Groove dan Youngster Gamelan16 Yogyakarta. Gamelan robot dikembangkan developer game di Jogjakarta, Arutala.
Perusahaan itu membuat sebuah aplikasi gamelan yang dimainkan secara virtual dengan memakai kacamata virtual reality (VR) Oculus. Orang yang memakai kacamata VR dan memainkan aplikasi ini seolah-olah memainkan gamelan secara langsung. ”Ini kali pertama Arutala berkolaborasi dengan komunitas kesenian. Sebelumnya, lebih banyak berkolaborasi untuk kepentingan bisnis dan perusahaan,” jelas Chief Product Officer Arutala Ambar Setyawan.
Menurut Ari Wulu, dirinya yang tak henti berusaha terus memadukan gamelan itu bukan lagi soal nguri-uri kabudayan (melestarikan kebudayaan). ”Tapi, ini invasi musik,” katanya serius.
Dia ingin menunjukkan, gamelan dimainkan bukan hanya untuk pertunjukan kebudayaan. Ari Wulu ingin gamelan ini juga bisa ”bergerak” seperti alat musik lain yang populer. Dia tak ingin memberikan jarak antara gamelan dan penontonnya.
Dia mengakui sering mendapatkan kritikan terhadap apa yang sudah dilakukannya. Apalagi, masih ada yang beranggapan bahwa gamelan tak bisa dikembangkan atau memiliki aturan yang saklek.
”Jangan takut gamelan kehilangan jati diri. Anak-anak sekarang itu lebih cerdas dan punya keinginan untuk mencari tahu akar dari suatu hal,” tuturnya.
Cita-citanya tak hanya ingin gamelan dikenal seluruh dunia. Ari juga ingin gamelan populer dan digandrungi. Bahkan menjadi keseharian orang-orang di pelosok dunia. Ya, seperti cita-citanya anak muda di Brooklyn fasih misuh ”asu!” (*/c14/ttg)
batampos– Polsek Batuaji masih memburu Dr, pria yang menyerang dan melukai Sandro, komandan regu (danru) sekuriti di kawasan galangan PT Sumber Marine Shipyard, Sabtu (19/2) lalu. Dr sudah kabur dari rumah bersama keluarganya sehingga polisi masih terus mencari keberadaanya hingga, Senin (21/1).
Tangkapan Layar CCTV, pria berhelm itu lari setelah menyabetkan golok kepada Satpam.
Informasi yang didapat, aksi penyerangan diduga karena sakit hati. Dr disebut-sebut dipecat oleh manajemen perusahaan akibat ulahnya yang tidak kooperatif saat dimintai untuk pindah parkiran sepeda motor oleh petugas sekuriti. Persoalan awal pelaku adalah parkiran kendaraan sepeda motor. Pelaku salah parkir sepeda motor sehingga ditegur oleh korban agar parkir ditempat yang sudah ditentukan dengan rapi. Pelaku enggan merespon teguran sekuriti tersebut sehingga dia dilaporkan ke pihak manajemen. Pihak manajemen sempat memanggil pelaku untuk dimintai keterangan namun ditolak pelaku. “Mungkin karena sikapnya yang cuek dan tak mau tau itu akhirnya diberhentikan,” ujar sumber di lapangan.
Diduga tak terima dengan pemberhentian itu, pelaku lantas pulang mengambil senjata tajam dan menyerang, korban seperti yang terlihat dalam rekaman CCTv.
Kapolsek Batuaji Kompol Daniel Ganjar Kristanto menuturkan, saat ini pihaknya masi memburu pelaku. “Untuk motif pastinya nanti setelah kita cocokan keterangan saksi, korban dan pelaku. Saat ini pelaku masih kami cari,” ujar Daniel. (*)
batampos- Gubkepri Ansar Ahmad ikut farewell golf Danrem 031 Wira Bima (WB) di Provinsi Riau, Minggu (20/2). Momen ini sekaligus dimanfaatkan oleh Ansar Ahmad untuk mempromosikan turnamen golf Gubernur Kepri I di Propinsi Kepri.
Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menghadiri undangan farewell golf Danrem 031 Wira Bima (WB) di Provinsi Riau, Minggu (20/2).
Melalui olahraga golf, Guberbur Ansar berharap bisa mendongkrak pertumbuhan dunia wisata, tidak hanya bagi wisatawan domestik, tapi juga widatawan mancanegara.
“Semua usaha untuk mempromosikan dunia pariwisata di Kepri kita lakukan. Dan pada kesempatan ini, kita jadikan momen farewell golf Danrem 031 Wira Bima ini sekaligus untuk usaha promosi meningkatkan wisatawan domestik di Kepri,” kata mantan Bupati Bintan selama dua periode ini.
Gubernur Ansar mengakui bahwa peminat olahraga golf di Riau cukup banyak. Dan hal ini dinilai Ansar merupakan sebuah peluang untuk bisa meyakinkan para pemain golf yang ada di Riau untuk menjajal lapangan golf yang ada di Kepri.
“Peminat golf di Riau cukup banyak. Dan Kita memiliki banyak lapangan golf di Kepri yang bagus-bagus, terutama di Batam dan Bintan. Dan saya rasa dengan keistimewa yang kita tawarkan, akan menarik minat para golfer yang ada di Riau untuk menjajal lapangan golf yang kita miliki,” ucapnya lagi.
Adapun untuk mempermudah akses transportasi dari Riau ke Kepri dan sebaliknya, Gubernur Ansar juga mengakui telah melakukan komunikasi dengan pihak General Manager (GM) Lion Air di Jakarta agar membuka kembali jalur penerbangan Pekanbaru-Tanjungpinang. Karena sejauh ini baru akses penerbangan Pekanbaru ke Batam yang ada.
”Kita sedang melakukan komunikasi dengan GM Lion Air untuk dapat membuka kembali akses penerbangan Pekanbaru – Tanjungpinang. Sementara ini yang jalan baru akses penerbangan Pekanbaru – Batam. Semoga usaha kita ini membuahkan hasil dan pihak maskapai mau membuka jalur penerbangan seperti yang kita inginkan,” kata Ansar.
Selama pandemi covid19, dunia pariwisata, jelas Ansar, adalah sektor paling terdampak, sehingga mengakibatkan banyak hotel dan restoran yang tutup, atau terpaksa merumahkan karyawannya. Oleh sbab itu, untuk mengembalikan geliat dunia wisata di Kapri, satu-satunya jalan harus banyak melakukan promosi sambil menyiapkan regulasi yang pas ditengah pandemi saat ini.(*)
batampos– Lantai Pasar Ikan yang terletak di Pelantar KUD ambruk Minggu (20/2) malam. Pantauan batampos.co.id, panjang lantai yang ambruk tempat pedagang ikan itu berjualan sekitar 5 meter dan lebar 5 meter, namun tepat di samping itu terdapat lantai yang juga sudah miring dan untuk sementara tidak bisa ditempati pedagang.
Lantai pasar Ikan di Pelantar KUD Tanjungpinang ambruk, Senin (21/2) f. Peri Irawan
Salah satu pedagang yang terdampak, Yadi, 30, mengaku mendapat kabar ambruknya lantai tempatnya berjualan sekitar pukul 20.30 WIB Minggu (20/2) malam.
Di lokasi lantai ambruk itu terdapat 12 meja pedagang ikan, namun semuanya ada 16 meja yang terdampak dan tidak bisa digunakan karena kondisi lantai yang juga sudah rusak dan dikhawatirkan ambruk saat digunakan.
“Semuanya ada 16 meja yang terdampak, tak bisa ditempati karena lantainya sudah miring juga,” kata Yani, saat diwawancarai, Senin (21/2).
Yadi mengaku sebelumnya memang belum ada tanda-tanda akan ambruk, hanya saja kondisi lantai yang sudah miring tidak rata dengan lantai di sampingnya. Karena kejadiannya pada malam hari pedagang tidak berada di lokasi sehingga tidak ada korban saat kejadian itu.
“Kalau kejadiannya siang hari mungkin ada pedagang yang terjatuh,” ucapnya.
Untuk kerugian, Yadi memperkirakan satu meja pedagang rugi sekitar Rp 2-3 juta per orang. Namun dirinya tidak begitu mempersoalkan karena menurutnya keselamatan yang lebih berharga.
Selain itu saat ini Yadi juga masih bisa berjualan di tempat yang tidak begitu jauh dari lokasi itu. “Sekarang alhamdulillah kami masih bisa jualan,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu pedagang ikan, Yanto, 38, mengaku kondisi pasar ikan itu memang sudah cukup meresahkan para pedagang ikan, ia memperkirakan bangunan itu sudah berumur sekitar 20 tahun sehingga sudah selayaknya diperbaiki.
“Kami juga tidak berani menyimpan ikan banyak-banyak di sini takut lantainya tidak kuat karena banyak yang retak-retak,”tambahnya.
Pedagang ikan lainnya, Akuong, 55, menyebutkan lantai yang ambruk itu tidak memiliki tiang penyangga di tengahnya, sehingga saat diisi barang dengan beban yang cukup berat lantainya akan miring ke tengah.
“Iya coba lihat, tiang penyangga di bawahnya tidak ada, hanya ada di tepinya saja,” tambahnya. (*)
batampos – Hingga triwulan pertama 2022, anggaran bantuan sosial (bansos) tahun anggaran 2021 masih belum terserap 100 persen. Setidaknya, ada sekitar Rp 2,1 Triliun yang masih belum disalurkan.
Guna mempercepat penyaluran tersebut, Kementerian Sosial (Kemensos) memutuskan untuk menyalurkan bansos secara tunai. Lagi-lagi, PT Pos Indonesia digandeng untuk terlibat dalam proses penyaluran bansos tunai tersebut.
”Kami sudah memutuskan untuk menyalurkan BPNT (Bantuan pangan non tunai) atau kartu sembako secara tunai dengan melibatkan PT Pos Indonesia,” ujar Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini di Jakarta, Minggu (20/2).
Dia menjelaskan, di tahun Anggaran 2021, Kemensos mendapat pagu bansos Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp102.517.951.650.000. Dari jumlah tersebut, 2,1 persen atau sekitar Rp 2,1 Triliun masih membutuhkan penyaluran pada tahun 2022. Dengan mekanisme pencairan melalui PT Pos Indonesia maka tidak perlu lagi melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Diharapkan, dapat mempercepat proses penyaluran nantinya.
Menurutnya, saat ini proses penyaluran secara tunai untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BPNT/Kartu Sembako terus dimatangkan. Skenarionya, mereka dapat menerima bantuan untuk beberapa bulan dalam sekali pencairan. ”KPM bisa mencairkan bantuan sekaligus untuk tiga bulan,” katanya.
Keputusan untuk menyalurkan BPNT/Kartu Sembako secara tunai ini, lanjut dia, merupakan hasil evaluasi dari penyaluran di sejumlah tempat. Salah satunya, soal KPM yang menerima bansos dalam bentuk paket. Padahal, harusnya KPM bisa bebas menentukan jenis barang yang dibeli sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, di sejumlah lokasi diketahui pula bahwa kualitas barang dalam paket tersebut di bawah standar.
Risma sendiri sudah berulangkali menekankan bahwa BPNT bisa diambil manfaatnya dalam bentuk tunai. Besarannya Rp 200 ribu per bulan. Hal ini didasarkan pada Perpres No. 63 tahun 2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai. Di mana, disampaikan bahwa penerima bantuan tidak harus menerima dalam bentuk barang.
”Kalau mau ngambil uangnya dari ATM atau dari bank boleh. Jadi di Perpres itu indikasinya bisa uang tunai,” ungkap Mantan Walikota Surabaya tersebut.
Di sisi lain, ia pun tetap berupaya meningkatkan akurasi salur bansos dengan pembaruan data setiap bulannya. Dia menegaskan, hal ini penting dilakukan karena data kependudukan dinamis. Misalnya, ada yang meninggal atau pindah lokasi tempat tinggal.
Untuk mendukung upaya tersebut, Risma meminta pemerintah daerah (pemda) melakukan pembaruan data penduduk secara menerus. Data tersebut kemudian disinkronkan dengan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memastikan tidak double nama atau risiko lainnya. (*)
batampos– RM, anak panti asuhan Miftahul Ulum, Bida Asri, Batam Kota dilaporkan tewas, Jumat, (18/2). Diduga, bocah 10 tahun ini tewas dengan gantung diri di lantai III panti asuhan.
F.Yustinus
Informasi yang didapatkan, jasad RM pertama kali ditemukan oleh anak panti lainnya. Saat itu, jasadnya tergantung menggunakan seutas tali yang diikat pada kayu.
“Lantai III itu sedang ada pembangunan. Informasinya disitu ditemukan oleh anak lain,” ujar Ahmad, salah seorang warga sekitar.
Ahmad mengaku dari keterangan pihak yayasan, RM tewas karena sakit dideritanya. Namun, sebelum ditemukan tewas, RM sempat terlihat menunaikan salat Jumat di masjid sekitar.
“Kata anak-anak panti lainnya juga dia sehat. Tidak ada sakit apa-apa. Ini janggal,” katanya.
Menurut Ahmad, penyebab tewasnya RM diduga sengaja ditutupkan oleh pihak panti. Menurutnya, informasi tewasnya anak panti dengan gantung diri tersebut nantinya akan memperburuk nama yayasan.
“Pastinya akan mempengaruhi yayasan. Seperti tidak ada donatur,” katanya.
Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Batamkota Iptu Yustinus Halawa membenarkan adanya anak panti asuhan yang tewas tersebut. “Kita sudah ada laporannya. Masih lidik,” katanya. (*)