Selasa, 28 April 2026
Beranda blog Halaman 8265

Gubkepri Gesa Pusat Terkait Diskresi Travel Bubble, Agar Pariwisata Kepri Bangkit

0

batampos- Raut wajah Gubkepri Ansar Ahmad sedih saat memasuki Hotel Harmoni di kawasan Sei Jodoh, Batam, Jumat (11/2). Ini karena, hotel tersebut menutup operasionalnya setelah 30 tahun hadir dan turut andil besar dalam dunia pariwisata di Kepri tersebut. Padahal bagi Ansar, hotel itu sangat berkesan. Sebab sejak jadi Bupati Bintan, Ansar selalu memilih hotel tersebut sebagai tempat menginap.

Gubkepri Ansar Ahmad foto bersama manajemen Hotel Harmoni, Jumat (11/2)

Selain menyampaikan rasa prihatinnya  atas nasib 130 karyawan hotel yang terancam PHK,  “Orang Nomor Satu” Kepulauan Riau ini langsung menyusun beberapa langkah upaya pencegahan sebagai bentuk antisipasi terjadinya penutupan hotel-hotel lainnya terutama yang berada di tengah kota.

“Terus terang saya merasa sedih. Ada 130 karyawan yang terancam kehilangan pekerjaan. Saya sudah membuat  beberapa langkah upaya antisipasi yang akan disampaikan ke pemerintah pusat, yakni usulan diskresi travel bubble di Kepri,” tuturnya.

Gubernur Ansar menjelaskan, sehubungan kondisi penutupan hotel, dirinya meminta pemerintah pusat untuk membuat diskresi dalam hal kemudahan bagi wisman yang datang dari Singapura untuk diperluas juga bagi non-Singaporean seperti expatriate yang tinggal di Singapura. Pertimbangannya wisatawan dari kalangan tersebut cukup besar potensinya.

Selain itu, lanjut Gubernur,  Pemprov Kepri akan meminta pemerintah pusat memperluas pilot projek travel bubble yang tidak hanya sebatas Bintan dan Nongsa saja , serta mengaktifkan secara timbal balik jalur VTL ( Vaccinated Travel Lane) atau jalur laut ke Kepri bagi wisman yang sudah divaksin.

“Ada beberapa usulan lainnya yang akan saya sampaikan ke pemerintah pusat, dan saya sudah minta Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Pak Buralimar agar segera menyusun usulan-usulan Kepri sebagai bentuk perjuangan kita mencegah pengangguran yang lebih besar lagi dan membangkitkan sektor pariwisata kita,” jelas Ansar.

Saat bertemu pemilik dan karyawan Hotel Harmoni, Gubernur juga tampak memberikan motivasi dan berharap agar sebagian besar karyawan bisa ditampung di hotel grup Harmoni lainnya.

Gubernur Ansar bahkan sempat mencoba meminta tenggat waktu untuk mengundur agak satu bulan penutupan hotel sembari mencari investor baru. Saat meninjau kondisi hotel Harmoni tersebut, Ansar juga membawa serta beberapa investor.

Gubernur Ansar  meminta pemilik hotel Harmoni dan hotel lainnya untuk terus berupaya seiring dengan upaya keras yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri untuk membangkitkan lagi sektor pariwisata.

Namun, pemilik Hotel Harmoni,  Antonius menyebutkan penutupan Hotel Harmoni tidak bisa dielakkan lagi, karena semakin sepinya kunjungan tamu hotel, terutama selama masa pandemi Covid-19.

“Kami punya 3 hotel, yakni  hotel Harmoni one, hotel Harmoni Suite dan hotel Harmoni. Karena kondisi yang semakin sulit, kami terpaksa harus mengorbankan salah satu diantaranya. Dan dari berbagai pertimbangan, Hotel Harmoni di sei Jodoh ini lah yang kami putuskan untuk tidak beroperasional lagi,” ungkap Antonius.

Antonius menyebutkan sebanyak 130 karyawan tersebut akan diberikan pesangon selama sembilan bulan. Sebagian akan diusahakan ditampung di dua hotel lainnya, sebagian di rumahkan sembari mencari investor baru.(*)

 

Angka Kasus Meroket, Rudi Minta Masyarakat Tidak Paksa Pemerintah Tutup Semua Kegiatan

0
Sekolah pendidikan
Salah seorang siswa SD di Kota Batam sedang mengecek suhu tubuhnya sebelum masuk ke sekolahnya. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Angka kasus Covid-19 di Batam terus meroket. Setiap hari hampir seratus orang dinyatakan terpapar virus yang sudah dua tahun lebih ini mewabah. Pemerintah masih melakukan pengetatan penuh, dan meminta masyarakat untuk patuhi Protkes.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi meminta masyarakat untuk tidak memaksa pemerintah untuk menutup seluruh akses, karena rendahnya tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Sejauh ini sudah angka kasus sudah mencapai 504 orang. Gelombang ketiga ini diharapkan jangan sampai melebih pendahulunya.

“Jangan paksa kami bapak ibu. Sebagai kepada daerah saya akan ikuti arahan pusat jika ada kebijakan pengetatan lagi di Batam. Kalau bisa patuh angka kasus turun, dan kegiatan bapak ibu tidak terganggu,” kata dia usai menghadiri Pengukuhan KBBK di Golden Prawn, Minggu (13/2).

Rudi menjelaskan penertiban pelanggar Protkes sudah kembali digerakkan. Kendati demikian sejujurnya, pemerintah lebih menyenangi pendekatan yang persuasif. Edukasi untuk meningkatkan kembali kepatuhan terhadap Protkes.

Berbagai aktivitas masih diperbolehkan saat ini. Untuk itu, agar kegiatan tidak terganggu pihaknya memohon agar masyarakat patuh. Sekarang ini pemerintah tengah berupaya meningkatkan perekonomian, dan mengembalikan keadaan seperti dulu.

“Kalau bapak ibu tidak mendukung, maka ini tidak akan berjalan. Ayok edukasi keluarga, teman semua. Virus ini hanya memiliki inkubasi selama lima hari. Ayo kita tahan diri dan nanti pemerintah untuk mengendalikan kasus,” ujarnya.

Mengenai upaya dalam menekan penyebaran, Rudi mengungkapkan untuk kegiatan masyarakat masih diperbolehkan, namun tetap dalam pengawasan penegakkan Protkes. Sejauh ini pihaknya masih menunggu arahan dari pusat terkait kebijakan terbaru dalam menindaklanjuti peningkatan kasus ini

Rudi menyebutkan sebentar lagi, umat muslim akan menyambut datangnya bulan Ramadan. Ada kerinduan agar pelaksanaan ibadah bisa digelar seperti dulu lagi. Untuk itu sebelum memasuki awal April, diharapkan kasus ini sudah tuntas.

“Siapa yang tidak merindukan suasana bisa beribadah bersama-sama tanpa adanya kekhawatiran. Untuk itu, kalau penyebaran ini tidak dikendalikan, maka akan sulit rasanya kita bisa bersuka cita menyambut bulan puasa. Seperti selalu dihantui Covid-19,” beber Rudi. (*)

Reporter : YULITAVIA

Tumbuhkan Rasa Kebersamaan, Keluarga Besar Batam Pos Gelar Family Gathering

0

batampos – Keluarga besar Batam Pos menggelar acara Family Gathering di Nuvasa Bay, Sabtu (12/2). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menumbuhkan rasa kebersamaan, kekeluargaan, dan silaturahmi antar karyawan Batam Pos.

Tepat pukul 08.10 WIB dua unit bus besar mengangkut ratusan karyawan Batam Pos bersama keluarganya, dari Graha Pena menuju tempat digelarnya acara Family Gathering.

Dalam kegiatan itu, ikut hadir Direktur Batam Pos Socrates, Pemimpin Redaksi Batam Pos Muhammad Iqbal, dan unsur pimpinan Batam Pos lainnya.

Begitu sampai di Nuvasa Bay, seluruh karyawan Batam Pos langsung berinteraksi sesama karyawan, sarapan pagi, bermain dengan anak-anak yang ikut dalam kegiatan dan duduk di tepi pantai.

BACA JUGA: Wartawan Batampos Juara Kompetisi Karya Jurnalisitik PELNI 2021

Semuanya tampak kegirangan dan ceria dalam kegiatan yang mengusung tema Team Building 2020 “Light Tomorrow With Today”. Tidak ada satu pun karyawan yang memikirkan pekerjaan saat itu. Tidak lama kemudian, seluruh karyawan berkumpul di sebuah tenda yang telah dipersiapkan.

Untuk mendengar sambutan dari Direktur Batam Pos Socrates dan Pimpinan Redaksi Batam Pos, Muhammad Iqbal. Selama kegiatan, acara gathering ini dipandu oleh panitia dari Nuvasa Bay.

1 8 scaled e1644745984672
Foto bersama karyawan Batam Pos

Usai sambutan, beberapa permainan dilakukan sebagai bentuk pemanasan. Selanjutnya, seluruh karyawan Batam Pos dibagi menjadi 8 kelompok yang berjumlah 8 hingga 10 orang. Masing-masing kelompok dipilih satu orang sebagai ketua regu.

Setiap kelompok, juga harus membuat nama kelompok yang mempunyai tiga makna dan berhubungan dengan Batam Pos. Tidak lupa, setiap kelompok juga harus membuat koreografi masing-masing.

Berbagai game yang telah dipersiapkan oleh panitia harus dipermainkan oleh setiap kelompok. Mulai dari permainan menyusun balok kayu menjadi bangunan, puzzle, menggelindingkan bola di talang air hingga kecepatan mengurutkan angka.

Tim yang mengumpulkan nilai terbaik dari empat game yang telah dipersiapkan itu, berhak mendapat hadiah uang tunai yang telah dipersiapkan.

Setelah pengumuman tiga kelompok yang terbaik dalam menjalani setiap tantangan, akhirnya acara yang ditunggu-tunggu oleh seluruh karyawan pun tiba, yakni pengundian doorprize. Ada beberapa hadiah menarik yang bisa dibawa pulang.

Ada voucher makan, uang tunai, voucher menginap di resort hingga hadiah utama tiga unit ponsel pintar.

Meski mempunyai peluang yang sama dan namanya tak mendapat hadiah yang diharapkan, tak sedikit karyawan yang kecewa. Meski demikian, hal itu tidak mengurangi keceriaan setelah berkumpul seharian bersama keluarga Batam Pos. “Padahal udah berharap dapat hape hari ini,” ujar Galih.

Hadiah utama pun berhasil dibawa pulang oleh tiga orang karyawan Batam Pos, yakni Migel Peni, Putut Ariyotejo dan Jamil. Mereka membawa pulang hadiah utama, masing-masing satu unit ponsel pintar. (*)

Reporter : Eggi Idriansyah

Saat Ini Ada 28 Kasus Aktif Covid di Karimun

0

batampos – Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun mulai bulan ini mengalami peningkatan. Namun, belum semua kecamatan yang terpapar. Hanya ada empat kecamatan yang saat ini tercatat terdapat kasus Covid-19.

Kadinkes Karimun, Rachmadi

”Dari data warga yang positif terpapar Covid-19, memang hanya ada di empat kecamatan. Yakni, Kecamatan Karimun, Meral, Tebing dan Meral Barat. Dan sampai dengan hari ini, total kasus aktif ada 28,” ujar Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karimun, Rachmadi, Minggu (13/2).

BACA JUGA: Kadinkes Jangan Takut, Kasus Kematian Akibat Covid Rendah

Untuk saat ini, lanjutnya, dari 28 kasus aktif saat ini, Kecamatan Karimun sementara tercatat terbanyak dengan jumlah 15 kasus. Kemudian, diikuti dengan Kecamatan Meral 6 kasus, Meral Barat 4 kasus dan Kecamatan Tebing 3 kasus. Tapi, secara komulatif sejak munculnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Karimun, j, warga terpapar paling banyak di Kecamatan Meral dengan jumlah sementara 1.311 kasus. Kemudian di Kecamatan Karimun sebanyak 1.158 kasus.

”Untuk saat ini, bagi pasien yang positif terpapar Covid-19 dan memiliki penyakit bawaan, maka perawatannya di rumah sakit. Tujuannya untuk antisipasi agar tidak mengalami kesehatan yang menurun secara tiba-tiba. Sampai saat ini jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit akibat Covid-19 ada 3 orang. Kondisi ketiganya stabil. Untuk yang sembuh hari ini (Minggu, red) belum ada,” jelasnya.

Menyinggung tentang hasil pemeriksaan sampel swab menggunakan metode SGTF, Rachmadi menyebutkan, hasil terbaru pemeriksaannya dari BTKLPP Batam belum ada laporannya. ”Masih ada beberapa sampel yang sudah kita kirim untuk mengetahui terpapar varian Omicron atau tidak. Tapi, laporannya belum ada,” paparnya.

Dikatakannya, dari 3 kasus Omicron yang saat ini ada di Karimun, salah satu ciri-cirinya adalah sakit tenggorokan. Berbeda dengan kasus Covid-19 non Omicron atau kasus-kasus sebelumnya mayoritas yang terpapar itu mengalami demam. Dan masih ada ciri-ciri yang lain. Misalnya diare. Tapi, untuk 3 kasus Omicron tidak ada yang mengalami diare. (*)

Reporter: Sandi

Ada Klas Bergengsi di Lomba Burung Berkicau Digelar Bandit Bird Club di Taman Kota Lobam

0

batampos- Ajang lomba burung berkicau kembali digelar di lapangan futsal Taman Kota Lobam, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan, Minggu (13/2).

Lomba kicau mania dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ini diselenggarakan komunitas pengiat burung berkicau, Bandit Bird Club (BC) bekerjasama dengan EO Ronggolawe Nusantara.

Penilai sedang memberikan penilaian terhadap burung yang dipertandingkan dalam lomba burung berkicau di lapangan futsal Taman Kota Lobam, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan, Minggu (13/2). F.Slamet Nofasusanto

Panitia penyelenggara, Jamil menuturkan, lomba burung berkicau digelar dalam rangka merayakan anniversary ke-8 Bandit BC.

BACA JUGA: Kabur dari Rumah Sakit, DPO Kasus Pencurian Burung di Tanjungpinang Curi Motor di Bintan

Selain itu, lomba ini dijadikan sebagai ajang silaturahmi sesama pegiat kicau mania sekaligus mengasah kemampuan dari burung berkicau yang selama ini dipelihara di rumah dalam mengukir prestasi.

“Mana tau burungnya juara, ada pegiat burung berkicau yang tertarik membeli sehingga dapat menambah pendapatan dari pemilik burung,” kata Jamil.

Peserta yang ikut lomba kicau mania ini tidak hanya dari peserta lokal yakni Tanjunguban, Seri Kuala Lobam, daerah Sei Kecil dan sekitarnya.

Namun juga ada peserta dari Batam, Tanjungpinang, Tanjungbalai dan Kijang.

Dalam ajang lomba kicau mania ini, panitia penyelenggara mempertandingkan 25 klas lomba, kemudian ditambah 3 klas best of the best (BoB).

Ada beberapa jenis burung yang dipertandingkan dalam ajang ini diantaranya Murai Batu, Kacer, dan Kenari.

Selain itu, panitia penyelenggara juga membuka klas paling bergengsi yakni g24 Murai Batu dan g24 Kacer.

“Kelas ini untuk peserta yang kualitas burungnya sudah di atas rata-rata karena kita mencari 7 yang terbaik dari 24 yang terbaik,” kata Jamil.

Sementara Inspektur Pertandingan Kepri, Didit menuturkan, dalam penilaian terdapat beberapa hal yakni kicauan, varian suara, durasi dan gaya juga turut menunjang penilaian.

“Semua penilaian jadi satu kesatuan yang mendukung lomba kicau burung,” jelas Didit.

Didit mengatakan, demam lomba kicau mania sudah merambah Indonesia khususnya di Pulau Jawa dan Sumatera, namun juga di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Alhamdulillah lomba kicau di Lobam ini peserta yang datang bukan hanya lokal Tanjunguban, namun ada dari Tanjungbalai dan Batam ikut meramaikan. Seluruh peserta juga sudah menjaga prokes dengan baik,” kata Didit.

Didit juga mengatakan, adanya lomba burung berkicau secara tidak langsung menggerakkan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

“Setidaknya pedagang yang hobi pelihara burung, pelaku usaha kroto, semut dan peternak burung,” kata Didit.

Terlebih event seperti ini, menurutnya, sering dilaksanakan setiap minggu. Bahkan, ada event yang dilaksanakan harian dengan kelas lebih kecil.

Didit mengatakan, event di Lobam ini digelar swakelola secara mandiri. Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Bintan bisa menggelar event serupa dengan skala lebih besar lagi karena dampak dari event seperti ini dapat menggerakkan roda perekonomian di sekitarnya.

“Kita berharap Pemkab Bintan, Pak Plt bisa mengelar lomba lebih besar lagi, sehingga masyarakat khususnya pedagang di sekitarnya kebagian rezeki,” tukas Didit. (*)

 

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO

 

Tujuh PMI Positif Covid-19

0
RSKI Galangg
Ilustrasi. RSKI Galang. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

batampos – Petugas Medis kembali memindahkan tujuh orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang, Minggu (13/2). Mereka ini adalah PMI yang terkonformasi positif.

Dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di lokasi Karantina menuturkan, sisa PMI di lokasi karantina masih ada 636 orang. Jumlah ini kembali meningkat dari pekan sebelumnya sebab, angka kepulangan PMI dari luar negeri masih cukup tinggi.

“Masih fluktuatif diangka 500 san ke atas. Masih tinggi makanya pengawasan dan penanganan tetap dimaksimalkan,” ujar dr Anggitha.

Memaksimalkan pengawasan dan penanganan PMI ini tidak terlepas dari meningkatnya kasus Covid-19 dan Omicron yang kembali meningkat dalam beberapa bulan belakangan ini. Satgas Penanganan Covid-19 tak mau kecolongan demi kembali menekan penyebaran wabah di Tanah Air.

Ada tiga rusunawa yang menjadi lokasi karantina PMI di kelurahan Tanjunguncang, Batuaji yakni rusunawa BP Batam, Pemko Batam Tanjunguncang I dan Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang II. (*)

Reporter : Eusebius Sara

 

Tujuh PMI Positif Covid-19

0
RSKI Galangg
Ilustrasi. RSKI Galang. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

batampos – Petugas Medis kembali memindahkan tujuh orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang, Minggu (13/2). Mereka ini adalah PMI yang terkonformasi positif.

Dr Anggitha, petugas medis yang menangani kesehatan para PMI di lokasi Karantina menuturkan, sisa PMI di lokasi karantina masih ada 636 orang. Jumlah ini kembali meningkat dari pekan sebelumnya sebab, angka kepulangan PMI dari luar negeri masih cukup tinggi.

“Masih fluktuatif diangka 500 san ke atas. Masih tinggi makanya pengawasan dan penanganan tetap dimaksimalkan,” ujar dr Anggitha.

Memaksimalkan pengawasan dan penanganan PMI ini tidak terlepas dari meningkatnya kasus Covid-19 dan Omicron yang kembali meningkat dalam beberapa bulan belakangan ini. Satgas Penanganan Covid-19 tak mau kecolongan demi kembali menekan penyebaran wabah di Tanah Air.

Ada tiga rusunawa yang menjadi lokasi karantina PMI di kelurahan Tanjunguncang, Batuaji yakni rusunawa BP Batam, Pemko Batam Tanjunguncang I dan Rusunawa Pemko Batam Tanjunguncang II. (*)

Reporter : Eusebius Sara

 

Dukung Pelaku Industri Perkapalan Indonesia, Menko Airlangga Tinjau Produksi KRI Teluk Palu

0
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga (tengah) saat mengunjungi galangan kapal nasional PT Daya Radar Utama (DRU) Shipyard di daerah Srengsem, Kota Bandar Lampung, Sabtu (12/2). (istimewa)

batampos – Sebagai negara kepulauan, Indonesia sangat berkepentingan dengan keberadaan industri perkapalan atau galangan kapal di dalam negeri. Selain memberikan multiplier effect untuk kemudian menjadi penggerak perekonomian, peran industri perkapalan juga sangat penting dalam mewujudkan konektivitas antar wilayah melalui penguatan sarana transportasi laut.

Melihat peran strategis dan prospek pertumbuhan industri ini, Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk memberikan dukungan yang diantaranya yakni dengan menjaga iklim investasi tetap kondusif agar kesinambungan operasional dan produktivitas sektor industri perkapalan dapat menjadi lebih optimal. Selain itu, juga diberikan pelatihan kepada sumber daya manusia yang bergerak di industri perkapalan nasional untuk lebih meningkatkan daya saing.

Bahkan, Pemerintah juga memaksimalkan adanya industri perkapalan nasional untuk dapat mendukung kekuatan Alat Utama Sistem Senjata Tentara Nasional Indonesia (Alutsista TNI), terutama terkait pemenuhan beragam kebutuhan kapal patroli dan sejenisnya.

“Industri ini harus terus kita dukung untuk memperkuat perekonomian Indonesia melalui konektivitas antar wilayah dengan sarana transportasi laut,” ujar Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga saat mengunjungi salah satu galangan kapal nasional yaitu PT Daya Radar Utama (DRU) Shipyard yang berlokasi di daerah Srengsem, Kota Bandar Lampung, Sabtu (12/2).

Peran PT DRU Shipyard sendiri dalam industri perkapalan nasional telah dimulai sejak tahun 1972 serta telah memproduksi kurang lebih 400 kapal dari berbagai tipe dan ukuran. Lini bisnis yang digeluti PT DRU Shipyard yakni pembuatan kapal baru, pemeliharaan dan perbaikan kapal serta proyek-proyek konversi. Pada tahun 1993, perluasan PT DRU Shipyard yang pada saat itu masih bernama PT Noahtu Shipyard diresmikan oleh Menteri Perindustrian RI Bapak Ir. Hartarto.

Dalam peninjauan ke area galangan kapal tersebut, Menko Airlangga juga berkesempatan untuk melihat secara langsung KRI Teluk Palu milik TNI Angkatan Laut, salah satu produksi dari PT DRU Shipyard, dan berkeliling ke beberapa bagian dari kapal.

Dengan memiliki klasifikasi internasional dari beberapa negara lain seperti Jepang, Italia, Amerika Serikat, dan Perancis, PT DRU Shipyard selain dipercaya membuat kapal laut bagi TNI, juga dipercaya untuk membuat kapal bagi Pertamina dan beberapa institusi lainnya. Selain itu, PT DRU Shipyard juga telah bekerja sama dengan perusahaan alutsista ternama dunia yaitu Haveksan Turki dan Thales Belanda.

Dalam agenda kunjungan kerja tersebut, Menko Airlangga didampingi oleh Gubernur Provinsi Lampung, Anggota DPR RI, Perwakilan Pimpinan TNI Angkatan Laut, beserta jajaran PT DRU Shipyard. (*)

 

Reporter: ltg/fsr

Pertamina Naikan Harga BBM di Kepri

0
20191205 172833 scaled e1633316663202
Ilustrasi. Sejumlah kendaraan antre untuk mengisi BBM di salah satu SPBU di kawasan Batam Center, Kota Batam. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

batampos – PT Pertamina kembali menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax Turbo sebesar Rp 1.300 per liter, Pertamina Dex Rp 2.150 per liter dan Dexlite naik Rp 2.750 per liter.

Sebelumnya, harga jual Pertamax Turbo di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kepri dan Batam sebesar Rp 12.700 per liter kemudian naik menjadi Rp 14.000 per liter. Sementara harga jual Pertamina Dex sebelumnya Rp 11.550, kini naik menjadi Rp 13.700.

Begitu juga dengan Dexlite, naik menjadi Rp 12.650 per liter dari harga sebelumnya Rp 9.900 per liter.

Sementara untuk produk BBM lainnya dari Pertamina seperti Pertamax dan Pertalite tidak ada perubahan harga.

Unit Manager Comrel & CSR Pertamina MOR I, Agus Setiawan mengatakan, PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 62 K/12/MEM/2020. Terkait formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis bahan bakar minyak umum jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

“Jadi kenaikan itu sesuai dengan Kepmen ESDM dan kenaikan harga sudah berlaku per tanggal 12 Februari,” ujarnya, Minggu (13/2).

Ia mengungkapkan, kenaikan tersebut tidak hanya terjadi di daerah Kepulauan Riau (Kepri) dan Kota Batam. Namun kenaikan harga BBM jenis Pertamax Turbo dan Pertamina Dex ini berlaku di seluruh Indonesia.

“Kalau Kenaikan ini secara nasional naiknya. Kepmen itu berlaku secara nasional,” tuturnya.

Sementara itu, Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menjelaskan bahwa penyesuaian ini dilakukan mengikuti perkembangan terkini dari industri minyak dan gas.

“Tercatat, harga minyak ICP per Januari mencapai 85 USD/barel, naik sekitar 17% dari harga ICP per Desember 2021,” jelas Irto.

Untuk Pertamax Turbo (RON 98), terdapat penyesuaian harga menjadi Rp 13.500, Pertamina Dex (CN 53) menjadi Rp 13.200, dan Dexlite (CN 51) menjadi 12.150 per liter untuk wilayah DKI Jakarta atau daerah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) 5%. Sebelumnya harga Pertamax Turbo Rp 12.000, Pertamina Dex Rp 11.050, dan Dexlite di harga Rp 9.500.

“Meski mengalami penyesuaian, harga Pertamax Turbo dan Dex Series ini masih paling kompetitif jika dibandingkan dengan produk dengan kualitas setara. Penyesuaian harga ini juga sudah sesuai regulasi Kepmen 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga jenis bahan bakar umum (JBU),” tambah Irto.

Irto menambahkan, untuk BBM Non subsidi lainnya yakni Pertamax dan Pertalite tidak mengalami penyesuaian harga.

Sebelumnya, PT Pertamina telah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax Turbo sebesar Rp 2.450 per liter dan Pertamina Dex Rp 900 per liternya per tanggal 18 September 2021 lalu.

Harga jual Pertamax Turbo di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kepri sebesar Rp 10.250 per liter kemudian naik menjadi Rp 12.700 per liter. Sementara harga jual Pertamina Dex yang sebelumnya Rp 10.650, kini naik menjadi Rp 11.550. (*)

Reporter : Eggi Idriansyah

Ketua DPD RI Kritisi Permenaker 02/2022 Tentang JHT

0

 

batampos – Kehadiran Permenaker 02/2022, menggantikan Permenaker 19/2015, tentang Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua (JHT), mendapat banyak sorotan.

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, turut mengkritisi aturan yang merugikan pekerja tersebut.

“Pemerintah seharusnya membuat kebijakan yang mendukung masyarakat, dalam hal ini pekerja. Jangan sebaliknya kebijakan dibuat untuk membuat susah,” katanya, Minggu (13/2/2022).

Dalam penilaian LaNyalla, Permenaker 02/2022 seperti membuat pekerja ibarat sudah jatuh tertimpa tangga.

Karena, aturan tersebut menyebut jika pekerja yang di PHK atau mengundurkan diri baru bisa mengambil dana Jaminan Hari Tuanya saat usia pensiun, atau di usia 56 tahun.

“Bayangkan jika seorang pekerja di PHK pada usia 40 tahun, dia baru bisa ambil dana JHT-nya di usia 56 tahun. Atau harus menunggu 16 tahun. Padahal, uang tersebut harusnya bisa membantu pekerja yang di PHK untuk melakukan hal-hal yang produktif,” katanya.

Peraturan baru ini sangat kontras dengan aturan lama yang menyebut bila pekerja di-PHK atau mengundurkan diri hanya ada masa tunggu 1 bulan saja untuk mencairkan JHT.

“Pemerintah harus segera mencabut Permenaker 02/2022. Jangan sampai muncul gejolak di masyarakat. Karena dampaknya bisa meluas. Pemerintah harus peka dengan suara-suara di masyarakat. Khususnya pekerja yang menjadi objek dari peraturan tersebut,” katanya.

Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, Permenaker 02/2022 bisa menimbulkan persepsi mengenai penggunaan uang di BPJS Ketenagakerjaan.

“Pada akhirnya, para pekerja akan mempertanyakan dana yang ada di BPJS Ketenagakerjaan. Sebelum masalah ini menjadi bola liar, pemerintah lebih baik segera bersikap, cabut Permenaker 02/2022,” katanya. (*)