Selasa, 23 Juni 2026
Beranda blog Halaman 8276

Demi Kesehatan Gus Dur, Penjual Bilang Habis

0
Abdurrahman Wahid (Gus Dur) diapit Haji Erman alias Cak Man (kiri) dan Siti Qoirumlah. (Frizal/Jawa Pos)

Di hadapan makanan, semua orang sederajat. Egaliter. Presiden Keempat Indonesia Abdurrahman Wahid alias Gus Dur pun membuang privilesenya dengan mengantre demi mendapat sepiring nasi kikil empuk dan sayur pepaya muda.

AZAMI RAMADHAN, Jombang

”SELAMAT Datang di Kikil Merah Kesukaan Gus Dur.” Demikian bunyi tulisan di spanduk putih pada warung yang dikelola Siti Munawaroh beserta kedua saudaranya. Destinasi kuliner di Jalan KH Hasyim Asy’ari, Mojosongo, Jombang, itu memang punya keterikatan sejarah yang panjang dengan Gus Dur.

Saat ditemui Jawa Pos Januari lalu, Munawaroh menjelaskan bahwa ada anekdot yang sangat terkenal di warungnya tersebut. Suatu ketika dokter pribadi Gus Dur pernah menemui Munawaroh dan saudaranya. Dokter berpesan, jika Gus Dur mampir ke warung untuk membeli nasi kikil, langsung saja bilang nasi kikil sudah habis. Munawaroh memahami permintaan sang dokter untuk sikap bohong tersebut. Yakni, terkait dengan kondisi kesehatan Gus Dur.

Dan, benar saja, beberapa waktu seusai kedatangan dokter pribadinya, Gus Dur datang ke warung. Kiai empat anak itu menyuruh ajudannya membeli nasi kikil. Munawaroh yang sudah diberi pesan dokter pribadi Gus Dur mengaku nasi kikil sudah habis. ”Saya tahu Gus Dur berada di dalam mobil, tapi tidak turun,” kata Munawaroh.

Nah, label warung kesukaan Gus Dur di warungnya itu disematkan para santri di Jombang. Alasannya, Gus Dur merupakan pelanggan setia di warung tersebut.

Pengelola Warung Abang Cak Man Siti Munawaroh meracik menu yang menjadi kesukaan Gus Dur. (Frizal/Jawa Pos)

Sepanjang menjadi pelanggan nasi kikil di Warung Abang Cak Man, Gus Dur juga menolak dispesialkan. Dengan label seorang pemimpin pesantren, tokoh agama terkemuka, maupun pemimpin negara, Gus Dur rela antre saat membeli. ”Beliau mau nunggu, nggak mau dilayani duluan,” ujar Munawaroh.

Lantas, apa menu favorit suami Sinta Nuriyah itu? ”Nasi lodeh kikil dan lidah sapi. Tapi, menu lain juga mau, seadanya saja. Kadang juga nggak pakai nasi, hanya kikil,” terang Munawaroh.

Munawaroh mengungkapkan, sejak dulu hingga generasi ketiga, resep tidak pernah berubah. Secara turun-temurun, resep tetap dipertahankan meski harga bahan kebutuhan pokok naik. Bukan hanya itu, kebiasaan memasak kikil dengan satu panci berukuran sedang juga tetap dilestarikan.

”Porsinya juga tetap, antara 30 sampai 50 porsi sehari. Dari dulu (bahannya, Red) juga sepasang kaki depan-belakang saja per hari,” ungkap Munawaroh. ”Nggak pernah lebih, kecuali pesanan, ya. Kalau habis, ya sudah,” lanjutnya.

Bukan hanya Gus Dur yang kepincut dengan cita rasa nasi kikil Warung Abang Cak Man ini. Foto pengacara Hotman Paris, penyair cum pendakwah Cak Nun atau Emha Ainun Nadjib, mantan Wakil Gubernur Jatim Gus Ipul, putri Gus Dur Yenny Wahid, sampai mantan Bupati Jombang Suyanto dibingkai di tembok warung sebagai bukti kuliner itu memang dinikmati berbagai kalangan.

Munawaroh bercerita, usia warung nasi kikil itu berdekade lamanya. Pengelolaan yang saat ini dijalankan Munawaroh bersama sang kakak, Siti Munazilah, dan adiknya, Muhammad Idris, berasal dari orang tuanya, Haji Erman dan Hajah Siti Qoirumlah. Dari nama Haji Erman alias Cak Man inilah kemudian label warung nasi kikil itu berasal.

Rupanya, Haji Erman dan Hajah Siti Qoirumlah juga bukan pionir warung ini. Mereka meneruskan rintisan usaha orang tuanya, Haji Latif dan Hajah Sampurni. ”Dapat cerita dari orang tua dulu, nenek sudah menjual nasi kikil ke orang Belanda. Katanya, dulu modelnya mlijo berkeliling,” kenang Munawaroh.

Selain kikil, Warung Abang Cak Man menyediakan sayur pepaya, sayur kluwih, sayur tewel, dan rebung. Untuk pilihan lauknya, ada empal, cingur, paru, babat, dan kikil sapi goreng. ”Yang paling disukai ya nasi kikil lengkap dengan sayur pepaya,” ujar Munawaroh.

Warung Abang Cak Man ini mulai buka pada pukul 16.30. Jam operasional warung bergantung ketersediaan kikil. Jika nasi kikil habis sebelum pukul 21.00, Munawaroh akan langsung menutup lapaknya. ”Tapi, di situasi pandemi ini, pokoknya pukul 21.00 sudah harus tutup,” katanya.

Pada masa sebelum pandemi, Warung Abang Cak Man pernah baru buka pada pukul 21.00 dan tutup menjelang waktu subuh. Seporsi nasi kikil dibanderol Rp 15 ribu.

Menurut salah seorang pelanggan yang ditemui Jawa Pos saat andok Januari lalu, Hadi S. Purwanto, rasa kikil di Warung Abang Cak Man ini tidak pernah berubah. Hadi yang langganan di warung tersebut sejak tiga dekade lalu menyebut kikil di warung itu punya tekstur yang empuk, tidak bau, dan tidak lengket.

Cara Memilih Kikil

Pemilihan kikil yang bagus menjadi salah satu proses penting yang tak boleh terlewatkan. Sebab, kikil bagus juga dapat menentukan empuk tidaknya olahan jadinya dan menghilangkan bau amis.

Berdasar informasi, kikil yang pas dan bagus untuk olahan berwarna sedikit kecokelatan. Entah itu cokelat tua atau cokelat muda. Selanjutnya, proses yang dilakukan adalah pencucian.

Menurut M. Idris, anak ketiga pasangan H Erman dan Hj Siti Qoirumlah, kikil yang baru dibeli dari pasar akan lebih bagus jika dicuci dengan air yang mengalir. ”Biar kotorannya terbawa air. Kalau kikil direndam, ya nggak ada masalah asalkan keran tetap terbuka. Soalnya, kikil juga digosok,” papar Idris.

Dia mengungkapkan, penggosokan dilakukan secara berkala, tidak harus menggunakan sikat. Digosok dengan tangan pun bisa.

Ditanya tentang perebusan kikil, Idris menuturkan bahwa diperlukan waktu yang cukup lama agar kikil empuk. Bila kikil direbus dengan air mendidih, waktu yang dibutuhkan mencapai 4–5 jam. Waktu tersebut tentu menyesuaikan jumlah kikil yang akan dimasak. ”Itu kalau bisa juga ditunggoki (ditungguin, Red). Biar tahu dan diubah posisinya. Ngecek empuk atau nggaknya ditusuk-tusuk pakai garpu,” jelas Idris.

Dia menyampaikan, perebusan dengan air mendidih juga dilakukan agar kikil tidak bau amis. Dalam salah satu treatment secara turun-temurun itu, ditambahkan pula garam. ”Setelah itu, baru diolah dengan bumbu sesuai selera,” tutur Idris. (zam/c14/dra)

Walikota Tanjungpinang Kembalikan Uang TPP Rp,2,3 M, Akhirnya Jaksa Tidak Ditemukan Unsur Pidana

0

batampos- Penyelidikan dugaan dugaan korupsi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Pemko Tanjungpinang resmi dihentikan boleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri.

Plh Kasipenkum Kejati Kepri Hadi Riyanto. F. Yusnadi Nazar

Pada proses penyelidikan, penyidik tidak menemukan unsur pidana dalam dugaan korupsi TPP ASN Pemko Tanjungpinang. Penyidik juga telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) pada 22 Maret 2022. “Tidak ditemukan peristiwa pidananya,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Kepri Hadi Riyanto, Sabtu (26/3).

BACA JUGA: 2020, Walikota Tanjungpinang Terima TPP Rp 102 Juta Perbulan

Selain itu, berdasarkan pemeriksaan dokumen dan pemeriksaan saksi-saksi, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) hanya menemukan adanya unsur kesalahan administrasi dalam dugaan tersebut. “Jadi penyelidikannya sudah ditutup,” terang Hadi.

Sebelumnya diketahui, penyidik Kejati Kepri melakukan gelar perkara guna menentukan ada atau tidaknya tindak pidana dalam dugaan tersebut. Dalam proses penyelidikan, Walikota Tanjungpinang Rahma telah mengembalikan uang hasil TPP sebesar Rp 2,3 miliar ke Kas Daerah. Wakil Walikota Tanjungpinang Endang Abdullah juga mengembalikan uang TPP sebesar Rp 139 juta.

Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang diduga menerima aliran dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Dari telaah yang telah dilakukan, kejaksaan menyimpulkan perlu dilakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat tersebut. (*)

Reporter: Yusnadi

PT Sat Nusapersada Batam Produksi Chromebook Pertama di Indonesia 

0
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menghadiri peluncuran Chromebook 4G LTE di Nusa Dua, Bali, Kamis (24/3). f. imq21.com

batampos – Perusahaan perakitan elektronik asal Batam, PT Sat Nusapersada Tbk memproduksi Chromebook 4G LTE pertama di Indonesia. Produk anyar hasil kerja sama dengan PT Tata Sarana Mandiri itu diberi label ’Libera Merdeka’.

Adapun komponen lokal yang membalut produk tersebut merupakan hasil kolabo­rasi dengan Indonesia Manufacturing Center (IMC) Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan, pihaknya mengapresiasi adanya produk chromebook lokal. Menurutnya, hal ini sejalan dengan program Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang diserukan pemerintah.

”Produk laptop menjadi salah satu produk yang tercatat berkontribusi atas tingginya nilai importasi. Rata-rata dalam lima tahun terakhir, 2017-2021, nilai importasi mencapai angka sebesar USD 1 miliar,” ujar Agus dalam Peluncuran Libera Merdeka di Sofitel Nusa Dua, Bali, Kamis (24/3).

Dia melanjutkan, rata-rata permintaan laptop sebesar 3 juta unit per tahun, di mana 95 persennya masih dikuasai oleh produk impor. Ironisnya, saat ini industri dalam negeri tercatat memiliki kapasitas produksi laptop sebesar 4 juta unit per tahun. Menurutnya, ini karena rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap produk-produk buatan lokal.

”Sebagai salah satu upaya, untuk meningkatkan kualitas produk laptop dalam negeri, Kementerian Perindustrian berkolaborasi dengan beberapa stakeholder di antaranya PT TSM, Qualcomm, Google, PT. Sat Nusapersada dan PT Libera Technologies Indonesia untuk membangun sebuah ekosistem yang kita sebut dengan Indonesia Manufacturing Center Elektronika dan Telematika (IMC-ET),” jelasnya.

Sementara itu, Chairwomen TSM Technologies, Yovita Bellina, mengatakan, Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk produk Libera Merdeka ini mencapai 47,02 persen.

Dia menyebut, generasi Chrome terbaru yang diluncurkan oleh TSM dilengkapi dengan modul selular tertanam (built-in) 4G LTE. Sehingga memungkinkan pemakai memperoleh manfaat konektivitas secara nirkabel atau virtual agar dapat dimanfaatkan di mana pun tanpa batasan.

”Chromebooks di Indonesia saat ini hanya mengandalkan jaringan wifi untuk konektivitas yang menjadi kendala bagi pemakai yang tinggal di daerah dengan tingkat zona konektivitas rendah. Dengan Chromebook ini, TSM mendukung kesuksesan program Merdeka Belajar yang dicetuskan oleh Menteri Pendidikan, Kebuda­yaan, Riset, dan Teknologi,” jelas Yovita.

Dia menuturkan, TSM juga mendukung pemerintah dalam membangun kompetensi teknis serta kemandirian riset dalam negeri. Riset dan pengembangan tersebut dijalankan secara penuh oleh TSM dan dilakukan melalui kolaborasi Qualcomm.

Untuk mencapai TKDN di atas 40 persen, Chromebook 4G LTE tersebut diproduksi secara CKD (completely knock down) serta alat Catu Daya (PD Adaptor/Charger) yang didesain secara penuh oleh TSM dan diproduksi di Indonesia untuk mendukung pasokan rantai ekosistem industri lokal.

BACA JUGA: Axioo Luncurkan 2 Model Laptop & PC Baru 

“Chromebook adalah alat komputasi yang terhubung dengan cloud, oleh karena itu dengan adanya jaringan konektivitas yang tertanam melalui selular 4G LTE akan menjadi sebuah manfaat besar bagi pemakai yang memiliki kendala dalam mendapatkan jaringan WIFI bagi masyarakat kota dan pedesaan,” kata Sjamsudin Ali, Chief Technology Officer TSM Indonesia.

Dengan menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon, maka Chromebook tersebut memiliki performa dan durasi pemakaian baterai lebih lama serta konektivitas yang kuat, sejalan dengan kebutuhan para pelajar dan masyarakat umum.

“Kami optimistis kerja sama kami dengan mitra strategis dan pemegang lisensi di Indonesia, TSM Technologies, akan membantu perusahaan-perusahaan Indonesia untuk mengembangkan inovasi mereka dan meningkatkan kemampuan mereka untuk menjadi bagian dari rantai pasokan global,” tutupnya. (*)

Reporter: JP Group

 

PBNU Bantu Atasi Konflik Palestina dari Sisi Keagamaan

0
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf. (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)

batampos  – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf bertatap muka dengan Penasihat Presiden Palestina Mahmod Abbas secara virtual kemarin (27/3). Dalam pertemuan itu Yahya menyampaikan komitmen membantu rakyat Palestina.

Dalam kesempatan itu Yahya menyampaikan persoalan yang dihadapi Palestina rumit, komplek, dan tumpang tindih. Ada aspek politik, keagamaan, dan sebagainya. Untuk itu perlu dipikirkan strategis yang tepat untuk memulai membantu penyelesaian persoalan di Palestina.

’’Pemihakan terhadap rakyat Palestina bukan soal muslim dan Masjidil Aqsa. Tetapi kemanusiaan,’’ kata Yahya. Dia mengatakan PBNU akan masuk ke aspek atau domain keagamaan. Dia menegaskan PBNU tidak masuk dalam ranah politik. Karena untuk urusan politik, mereka serahkan ke pemerintah Indonesia.

Yahya menuturkan sejumlah upaya keagamaan yang sudah dijalankan selama ini. Diantaranya adalah membangun komunikasi dengan kalangan keagamaan. Tidak hanya dari kalangan agama Islam saja, tetapi juga dari kalangan Kristen dan Yahudi. Komunikasi yang didasari aspek keagamaan itu tujuannya untuk menjadi jalan keluar dari persoalan kemanusiaan di Palestina.

’’Ini bukan upaya yang mudah,’’ kata Yahya. Meskipun begitu dia mengatakan ada kemajuan dari hasil dialog yang dilakukan dengan komunitas Kristen dan Yahudi. Dia berharap ke depan lintas agama itu memiliki wawasan keagamaan yang bisa membawa Palestina dalam perdamaian.

Mahmod Abbas mengatakan permasalahan di Palestina dalah permasalahan umat Islam di dunia. Rakyat Palestina saat ini ingin membebaskan Alquds atau wilayah sekitar Masjidil Aqsa dari penjajahan. ’’Palestina dari sejarahnya, berada dalam penjajahan,’’ katanya.

Mahmod Abbas mengatakan mereka ingin Alquds terbuka untuk semua agama. Khususnya agama Islam, Kristen, dan Yahudi. Umat dari ketiga agama itu bisa menjalankan ibadah dengan tenang di tempat ibadah masing-masing. Tanpa ada gangguan keamanan.

Dia juga mengajak umat Islam di Indonesia untuk berziarah ke Alquds. Sebab menurut dia, Alqdus adalah kota suci bagi umat Islam selain Makkah dan Madinah. Termasuk kepada Yahya dan jajaran PBNU lainnya, dia undang secara resmi ke Alquds melalui pintu masuk Palestina. (*)

Reporter: JP Group

Paket Sembako Murah Tak Menjangkau Semua Warga

0
Baznas Kota Batam 2 F Cecep Mulyana scaled e1646805519130
Wali Kota Batam Muhammad Rudi memberikan sembako secara simbolis pada acara Baznas Batam Berbagi kepada honorer Satpol PP dan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Batam di Panggung Engku Putri Batamcenter, Selasa (8/3/2022) lalu. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Pemerintah Kota Batam mulai mendistribusikan ribuan paket sembako murah, Senin (28/3/2022).

Paket sembako senilai Rp 50 ribu ini merupakan program tahunan yang digelontorkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, jelang menghadapi bulan suci
Ramadan.

”Alhamdulillah, selama pandemi program ini tidak pernah berhenti. Kami masih konsisten mengupayakan hal-hal yang dibutuhkan, termasuk paket sembako murah ini. Besok (hari ini) mulai didistribusikan,” kata Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

Ia menjelaskan, pendistribusian paket sembako memang belum bisa mengakomodir seluruh masyarakat Batam. Hal ini juga melihat ketersediaan anggaran.

Kendati demikian, pihaknya sudah memerintahkan kepada camat, lurah untuk memprioritaskan masyarakat yang kurang mampu.

”Kami sasar yang prioritas dulu. Memang belum semua ya dapat. Namun semoga yang berhak yang dapat paket sembako murah ini. Karena mendekati puasa, semua pada naik, meskipun tidak terlalu signifikan,” bebernya.

Paket sembako berisi minyak, beras dan gula seharga Rp 50 ribu. Paket sembako ini merupakan subsidi dari pemerintah daerah untuk masyarakat Batam.

Ia berharap paket sembako ini bisa sedikit membantu di tengah pemulihan ekonomi saat ini. Rudi menjelaskan, polemik harga minyak goreng yang masih belum kembali ke normal, masih menjadi fokus pemerintah daerah.

Rencananya, ia ingin bertemu dengan distributor minyak demi mencari solusi masih diupayakan.

”Karena naiknya se-Indonesia, dan bukan hanya di Batam. Tapi saya tidak mau berdiam diri saja melihat keluhan masyarakat. Nanti saya coba carikan solusinya bersama distributor tentunya,” jelasnya.

Lanjutnya, sambil menunggu adanya kebijakan penurunan harga minyak kemasan, masyarakat bisa memanfaatkan minyak curah untuk saat ini. Dibandingkan dengan harga minyak kemasan, minyak curah cukup murah.

”Ini solusi juga. Apa saja bisa jadi solusi saat ini. Kami pemerintah daerah juga berupaya. Dan masyarakat bisa beli yang curah dulu,” imbuh Rudi.

Ia berharap kenaikan harga sembako tidak melonjak mendekati bulan puasa. Berdasarkan laporan Disperindag untuk pasokan tidak ada masalah, dan stok juga cukup. Sementara ini, paket sembako murah yang dibagikan.(*)

Reporter: Yulitavia

KM ITB Sebut Penguasa Antisains

0
Pengacara dan aktivis hak asasi manusia (HAM) Haris Azhar (kanan) dan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Fatia Maulidiyant (tengah) saat berada di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/1/2022). (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

batampos – Pemidanaan terhadap Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti memantik reaksi Keluarga Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (KM ITB). Mereka menilai pemaparan hasil riset sembilan non-government organization (NGO) yang berujung pidana merupakan sebuah sikap antisains penguasa.

Menteri Koordinator Sosial Politik Kabinet KM ITB Reza Rahmaditio mengatakan pihaknya mengecam segala bentuk kriminalisasi terhadap penyampaian hasil kajian ilmiah. KM ITB juga menuntut pemerintah membuka data dan informasi tentang operasi militer di Papua, khususnya di Intan Jaya.

”Kami juga menuntut kepolisian untuk mentaati seluruh prosedur, undang-undang, dan peraturan yang berlaku dalam penegakan hukum,” kata Reza dalam keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos (grup Batam Pos), kemarin (27/3).

Reza menyebut mestinya kepolisian lebih dulu memeriksa kebenaran atas dugaan keterlibatan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan (LBP) dalam skandal bisnis pertambangan di Intan Jaya. Bukan sebaliknya, memidanakan speaker yang mengungkap keterlibatan LBP tersebut.

Selain mendesak polisi, KM ITB juga mendesak LBP membuktikan kepada publik perihal tidak terlibat atau terlibatnya dirinya dalam bisnis pertambangan emas di Intan Jaya. ”Kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk aktif menyampaikan evaluasi dan kritik kepada pemerintah yang dilandasi kajian ilmiah,” ujarnya.

Reza memaparkan desakan dan tuntutan itu dilandaskan pada hasil analisis penilaian kualitas oleh KM ITB terhadap kajian cepat sembilan NGO. Analisis dilakukan menggunakan kerangka principles of research quality yang dibuat oleh United Kingdom (UK) The Department for Intternational Development (DFID).

Dari penilaian itulah disimpulkan bahwa kajian sembilan NGO terkait relasi ekonomi dan operasi militer di Intan Jaya, Papua memenuhi sebagian besar prinsip kualitas kajian.

”Meski ditemukan juga beberapa kekurangan (kajian sembilan NGO, Red), salah satunya adalah ketiadaan penjelasan tentang alternatif interpretasi dari analisis,” terangnya. Namun, Reza menegaskan kekurangan itu tidak menjadikan kajian cepat koalisi masyarakat sipil tersebut ngawur atau tidak layak.

Selain menganalisis hasil riset masyarakat sipil, KM ITB juga membedah pernyataan Fatia Maulidiyanti yang dilaporkan LBP. Yakni ‘PT Tobacom Del Mandiri ini direkturnya adalah purnawirawan TNI namanya Paulus Prananto. Kita tahu juga bahwa Toba Sejahtra Group ini juga dimiliki sahamnya oleh salah satu pejabat kita, namanya adalah Luhut Binsar Pandjaitan (LBP), The Lord, Lord Luhut. Jadi Luhut bisa dibilang bermain dalam pertambangan-pertambangan yang terjadi di Papua hari ini.’

Menurut KM ITB, pernyataan Fatia dalam video Youtube Haris Azhar yang diperkarakan LBP itu memiliki konteks yang merujuk pada hasil kajian 9 NGO. Di mana pembahasan kajian itu disusun secara runut mengikuti metodologi yang digunakan.

”Tidak terlihat adanya intensi kajian dibuat untuk mencemarkan nama baik siapa pun. Justru, kajian ini mengungkap informasi yang penting untuk diketahui publik dan pemerintah,” ujarnya. Informasi yang dimaksud antara lain kegiatan operasi militer yang masif, ilegal, sarat kepentingan bisnis, dan mengancam masyarakat Papua. Bahkan operasi militer yang masih bergulir hingga saat ini tersebut telah menelan banyak korban jiwa.

”Alih-alih menangkap pesan tersebut, pemerintah justru ‘menangkap’ orang yang telah berperan mengungkapnya. Apabila data, analisis, dan/atau kesimpulan dalam kajian tersebut keliru, maka pemerintah dapat mengeluarkan kajian, atau setidaknya data-data tandingan,” imbuh Reza.

KM ITB juga menyayangkan bantahan LBP terkait hasil kajian sembilan NGO yang tidak dibarengi dengan satu pun bukti atau data tandingan yang dibuka ke publik. Padahal, LBP tengah berada dalam dugaan konflik kepentingan (conflict of interest) sebagaimana diatur dalam UU 30/2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

”Dalam UU itu, Luhut sebagai pejabat pemerintahan memiliki kewajiban mematuhi asas keterbukaan,” imbuhnya. KM ITB menyebut LBP selaku pejabat pemerintah yang diduga memiliki konflik kepentingan sudah sepatutnya membuka data terkait keterlibatannya dalam bisnis pertambangan di Intan Jaya.

Sementara itu, Jodi Mahardi, Juru Bicara Menko Marves belum bisa memberikan komentar atas pernyataan KM ITB tersebut. Saat dihubungi Jawa Pos melalui pesan singkat, Jodi tak memberikan respon.

Sebagaimana diberitakan, Direktur Lokataru Foundation Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulidiyanti ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik terhadap LBP. Laporan itu merupakan buntut unggahan video ‘Ada Lord Luhut Dibalik Relasi Ekonomi-Ops Militer di Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!!’ di kanal Youtube milik Haris. (*)

Reporter: JP Group

Belum Semua Retail Modern di Batam Jual Minyak Curah

0
minyak goreng
Ilustrasi minyak goreng curah. Foto: Jawapos.com

batampos – Disperindag Kota Batam meminta agar seluruh retail modern di Batam menyediakan minyak goreng curah, pekan lalu.

Namun hingga kini, masih ada beberapa retail modern yang belum menjual minyak goreng subsidi tersebut.

Bahkan, di beberapa swalayan, minyak goreng curah masih sulit ditemui. Pantauan Batam Pos di beberapa retail modern seperti di Indomaret, Batam Center, tak terlihat adanya minyak goreng curah.

Menurut salah satu karyawan, pihaknya memang tak menyediakan minyak goreng curah.

”Minyak goreng curah tak ada, adanya minyak goreng kemasan bantal. Per liter cuma Rp 18 ribu,” ujar karyawan yang tak menyebutkan namanya.

Diakuinya, beberapa orang sudah pernah menanyakan minyak goreng curah. Namun, ia menegaskan saat ini di tempatnya tak tersedia minyak goreng curah.

”Sudah beberapa orang yang nanya, tapi di sini memang belum ada,” imbuhnya.

Begitu juga di beberapa swalayan di wilayah Nongsa, tak terlihat tanda-tanda adanya minyak goreng curah. Adapun untuk minyak kemasan bantal yang dijual berkisar Rp 20-21 ribu per liter.

”Minyak goreng adanya kemasan biasa, yang curah tak ada,” ujar salah satu karyawan.

Desi, warga Nongsa mengatakan, sempat kesulitan mencari minyak goreng curah. Namun akhirnya, ia mendapatkan minyak goreng curah di Pasar Botania 1, Batam Center.

”Per liternya Rp 14.500, di swalayan tak pernah ketemu,” jelas Desi yang juga pedagang makanan.

Menurut dia, tingginya harga minyak goreng sampai saat ini cukup berdampak pada modal usahanya. Ia yang sehari-hari berjualan makanan, harus mengeluarkan anggaran yang lebih untuk membeli bahan pokok.

”Hampir semuanya naik, minyak goreng, telur, cabai, ayam. Modal makin besar, untung tak seberapa,” ungkapnya.

Sementara itu, Dian, penjual kue-kue kecil mengatakan sejumlah pedagang makanan sepakat menaikkan harga. Dari yang serba Rp 1.000 naik menjadi Rp 1.500.

”Mulai Senin (hari ini, red) pedagang kue-kue sepakat menaikkan harga jadi Rp 1.500,” ujar Dian.

Menurut dia, alasan pedagang menaikkan harga karena hampir semua bahan-bahan naik. Terutama minyak goreng dan telur.

”Karena semua naik, modal jadi lebih besar,” pungkasnya.(*)

Reporter: Yashinta

Janji Independen, Anwar Usman Tolak Mundur

0
Ketua MK Anwar Usman (Miftahulhayat/Jawa Pos)

batampos – Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman akhirnya angkat bicara terkait rencana pernikahannya dengan adik Presiden Joko Widodo, Idayati. Hakim konstitusi asal Nusa Tenggara Barat itu menegaskan dirinya hanya akan taat pada konstitusi.

Anwar Usman mengatakan, rencana pernikahannya dengan Idayati semata-mata untuk melaksanakan perintah agama. Hal itu juga bagian dari hak asasinya sebagai manusia untuk memiliki pendamping dan menikah yang tidak bisa dilarang.

“Itu hak mutlak Allah untuk menentukan si A menikah dengan si B,” ujarnya dalam kanal Youtube Mahkamah Konstitusi, kemarin (27/3).

Dalam konteks negara, lanjut dia, Hak asasi tersebut, juga dijamin dalam konstitusi yang diatur dalam pasal 28d ayat 1 dan Pasal 29 ayat 1 UUD 1945. Atas dasar itu, Anwar menegaskan tidak akan melepaskan apapun yang sudah menjadi haknya termasuk dalam kaitannya sebagai hakim konstitusi.

Hakim berusia 65 tahun itu menambahkan, meski menikah dengan keluarga Presiden, dia menegaskan untuk tidak menggadaikan independensi dan kredibilitasnya sebagai penjaga konstitusi.

“Lalu integritas saya sebagai seorang hakim konstitusi apa sebagai seorang Ketua MK akan berubah? Sampai dunia kiamat, Anwar Usman akan tetap tatap kepada perintah Allah SWT,” tegasnya.

Anwar juga berjanji untuk tidak tunduk pada pihak manapun dan siapapun. “Saya hanya tunduk pada konstitusi, pada Undang-undang Dasar,’ Kata dia.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago sepakat jika menikah merupakan perkara pribadi dan jodoh merupakan takdir tuhan. Namun konteks pernikahan ketua MK dan adik Presiden, dia menilai tidak bisa dipandang secata normatif.

“Bernegara tidak hanya prosedur, tapi ada nilai nilai yang harus dijaga,” ujarnya. Dalam kasus ini, lanjut dia, pernikahan tersebut berpotensi membawa dampak bagi masyarakat secara luas. Khususnya bagi pihak-pihak yang tidak puas dengan produk UU dan memilih MK sebagai jalur penyelesaian.

Dijelaskan Pangi, ada banyak potensi benturan kepentingan pasca pernikahan tersebut. Sebab, UU yang notabene produk pemerintah, akan diuji oleh keluarga Presiden yang merupakan kepala negara dan representasi pemerintah. Sehingga dikhawatirkan ada kompromi kepentingan.

Lagi pula, dia meyakini pernikahan tersebut juga akan melunturkan reputasi dan wibawa MK sebagai penjaga konstitusi. Sebab, publik akan skeptis setelah mengetahui ketua MK punya hubungan dengan Presiden. “Orang udah putus asa, udah ga percaya,” jelasnya. Atas dasar itu, Pangi menyarankan Anwar untuk mundur dari posisinya sebagai hakim konstitusi.

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD menyampaikan bahwa tidak ada yang salah dengan pernikahan tersebut. Sebab tidak ada aturan apapun yang dilanggar.

“Tidak ada pelanggaran hukum ataupun pelanggaran etik,” tegas dia. Mantan ketua MK itu pun yakin, pernikahan itu juga tidak akan berpengaruh terhadap kinerja MK maupun kerja-kerja hakim MK. “Mau menikah ataupun tidak menikah lagi, Ketua MK itu harus punya integritas,” tambah dia. (*)

Reporter: JP Group

Perusahaan asal Kalsel, PT Pandji Bangun Persada Garap Jalan Layang di Tanjungpinang, Nilai Proyek Rp58,3 M

0

batampos-Perusahaan asal Kalimatan Selatan (Kalsel) PT. Pandji Bangun Persada menjadi yang terpilih untuk menggarap mega proyek milik Pemerintah Provinsi Kepri, Fly Over (Jalan Layang,red) Basuki Rahmat, Tanjungpinang. Proyek strategis tersebut ditargetkan tuntas dalam delapan bulan kerja.

“Proses lelang sudah selesai, dan pemenanya adalah PT. Pandji Bangun Persada dari Kalsel. Namun belum ada laporan dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Provinsi Kepri,” ujar Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemprov Kepri, Azwandi, Jumat (25/3) lalu di Tanjungpinang.

Dijelaskannya, perusahaan tersebut memenangkan lelang dengan penawaran sebesar Rp58,3 miliar. Disebutkannya, untuk lelang proyek strategis ini, ada 55 perusahaan bersaing mengajukan penawaran. Lebih lanjut katanya, sebelum digelarnya lelang proyek ini, pihak sudah menuntaskan lelang konsultan pengawasanya.

BACA JUGA: Jalan Layang akan Dibangun di Simpang Ramayana

“Berdasarkan proses lelang yang sudah kami gelar, PT. Adhimascipta Dwipantara, Jakarta yang bertanggungjawab sebagai konsultan pengawas,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPP Provinsi Kepri, Rodiantari mengatakan, untuk pembangunan Fly Over Basuki Rahmat, Tanjungpinang sudah dilakukan kontrak kerja antara Pemprov Kepri dengan perusahaan pemenang tender atau kontraktor. Setelah ini, pekerjaan akan dilakukan beberapa waktu ke depan.

“Tandatangan kontrak kerja dengan PT. Pandji Bangun Persada, Kalsel sudah dilakukan pada 21 Maret 2022 lalu. Kami juga sudah menyusun struktur kerja, baik Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), maupun Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) untuk pembangunan itu nanti,” ujar Rodiantari, Minggu (27/3) di Tanjungpinang.

Mantan Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga tersebut menjelaskan, apabila tidak ada halangan, pekan depan (minggu ini,red) sudah mulai dilakukan penyelidikan tanah (soil tes). Kemudian setelah itu, akan dilakukan pekerjaan persiapan untuk tahapan lanjutan.

“Kami juga sudah menyusun rekayasa lalu lintas, untuk kebutuhan selama pekerjaan pembangunan nanti. Kita berharap tidak terjadi kendala, sehingga pekerjaan bisa tuntas tepat waktu,” jelasnya.

Terpisah, Legislator Komisi III DPRD Kepri (Bidang Infrastruktur dan Pembangunan) Irwansyah mengingatkan pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan Detail Engineering Design (DED) yang sudah dirancang. Ia berharap, kegiatan pembangunan strategis ini bisa membuka lapangan kerja, meskipun sifatnya hanya sementara waktu.

“Kami juga akan mengawasi sesuai dengan tugas dan fungsi kami. Karena ingin pembangunan yang dilakukan sesuai dengan rencana dan tidak menjadi persoalan hukum yang berdampak pada tindak tuntasnya pembangunan,” ujar Irwansyah yang merupakan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Kepri tersebut, Minggu (27/3). (*)

Reporter: Jailani

 

Tiga Hari Bendera Setengah Tiang

0
Personel TNI saat menurunkan jenazah anggota Marinir  yang gugur dalam kontak tembak di Pos Marinir Perikanan Quari Bawah, Kabupaten Nduga saat tiba di Bandara Mozes Kilangin, Timika, Kabupaten Mimika, Minggu (27/3). (Kodim 1715/Yahukimo for Cepos)

batampos – Seorang anggota marinir yang terluka parah akibat serangan kelompok separatis teroris (KST) akhirnya meninggal dunia kemarin. Prajurit yang gugur itu bernama Pratu Mar Wilson Here.

Dengan demikian, anggota TNI yang menjadi korban jiwa dalam baku tembak Sabtu lalu (26/3) itu berjumlah dua orang. Satu orang lain adalah Letda Mar Mohammad Iqbal, komandan pos (danpos) Marinir Perikanan Kuari Bawah di Distrik Kenyam Kabupaten Nduga. Selain dua orang tersebut, delapan prajurit yang bertugas di pos marinir tersebut mengalami luka-luka. Dua orang di antaranya dalam kondisi kritis.

Informasi yang dihimpun Cenderawasih Pos dari berbagai sumber, penyerangan itu berlangsung sekira pukul 17.50 WIT. Anggota TNI yang berjaga di pos tiba-tiba diserang tembakan beruntun dari dua arah. Belakangan, para penyerang diketahui merupakan anggota KST pimpinan Egianus Kogeya. Dibanding aksi-aksi sebelumnya, serangan kali ini terbilang lebih dahsyat. Sebab, KST menggunakan senjata grenade launcher module (GLM) atau pelontar granat. Tembakan GLM itu lantas disusul dengan berondongan tembakan ke arah markas pos marinir.

Dalam baku tembak itulah Letda Mar Mohammad Iqbal gugur. Dia terkena tembakan di lengan atas bagian kanan. Sedangkan Pratu Wilson terluka di perut sebelah kiri, kepala sebelah kiri bagian belakang, dan luka lecet di kaki sebelah kiri. Kala itu, kondisi Pratu Wilson sudah kritis. Dia meninggal dunia dalam proses evakuasi. ’’Keduanya sudah dievakuasi ke Timika, Minggu pagi pukul 08.25 WIT menggunakan helikopter. 8 anggota yang luka masih dirawat,” ungkap Kapolres Nduga AKBP I Komang Budiartha melalui ponselnya, kemarin (27/3) pagi.

Dia mengatakan, setelah menyerang pos marinir, masih terdengar suara tembakan kelompok Egianus sekitar pukul 05.00 WIT. Namun, tembakan itu berasal dari arah gunung. Biasanya ini hanya penanda bahwa mereka mulai menjauh. “Bukan menembak ke pos lagi, melainkan diarahkan ke atas,” tambahnya.

Dari data Pindad, GLM memiliki jarak lontar mencapai 350 meter dengan kecepatan 75 meter/detik. Mekanisme penembakan dilakukan satu persatu dengan cara pengisian manual. Kapolres menduga, senjata GLM itu diperoleh kelompok Egianus pada 2020. Namun, baru kali ini senjata itu dipergunakan. Sebab, Egianus dan kelompoknya tidak bisa mengoperasikan senjata tersebut. Senjata itu baru dimanfaatkan setelah seorang oknum prajurit TNI membelot dan bergabung dengan KST. ’’Oknum itulah yang kemungkinan mengajarkan bagaimana menggunakan GLM,’’ katanya.

Kelompok Egianus terbilang paling kuat di daerah pegunungan Papua. Dia memiliki anggota sekitar 30 orang dan menguasai 27 pucuk senjata api. Ada sejumlah senjata berat yang dikuasai kelompok ini, salah satunya GLM itu. “Yang kami tahu mereka juga miliki senjata sniper 2 unit, senjata serbu yang diperkirakan ada 15 unit, dan senjata rakitan,” beber Kapolres Budiartha.

Penjelasan Kadispenal

Dari Jakarta, Kepala Dinas Penerangan TNI-AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono kepada Jawa Pos kemarin mengungkapkan, kelompok Egianus menyerang dari dua arah. ”Yaitu dari arah belakang pasar dan dari arah Sungai Alguru,” terangnya. Saat itu, 35 personel Korps Marinir di pos tersebut tengah bertugas seperti biasa. Menjelang petang, KST beraksi. Persisnya pukul 17.40 WIT. Pelontar granat yang mereka luncurkan mengagetkan pasukan di pos tersebut.

Merespons serangan itu, pasukan marinir melakukan serangan balasan. Kontak tembak berlangsung sekitar 20 menit. Komandan satgas lantas memerintahkan dua Tim Trisula membantu pasukan di Pos Kuari Bawah. Pasukan bantuan tersebut langsung memburu kelompok Egianus.

Menurut Julius, satgas Korps Marinir itu tidak pernah bermasalah dengan siapapun di Nduga. Tugas mereka sehari-hari lebih banyak dihabiskan untuk kegiatan sosial. Misalnya, mengerahkan mobil sehat untuk membantu masyarakat yang sakit, mobil pintar untuk mengajar anak-anak sekolah di sana, dan membantu kegiatan adat maupun kegiatan keagamaan masyarakat. Karena itu, TNI-AL belum mengetahui motif KST menyerang mereka.

Mengenai senjata pelontar granat yang dipakai KST, dia menduga senjata itu hasil rampasan. ”Diduga diambil dari Satgas Yonif 700, sedangkan amunisinya adalah rampasan dari Satgas Yonif 330,” beber Julius. Beberapa kali KST memang dilaporkan menyerang dan merampas senjata milik prajurit TNI.

Pos Kuari Bawah hanya berjarak 1 kilometer dari Polres Nduga. Sedangkan jarak pos tersebut dengan Koramil Nduga kurang lebih 2 kilometer. Karena itu, lokasi tersebut sebenarnya relatif aman.

Bendera Setengah Tiang

TNI-AL memerintahkan jajarannya mengibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda duka cita atas gugurnya dua prajurit mereka. Bendera setengah tiang itu berkibar di seluruh kantor, markas, dan pangkalan yang berada di bawah AL. ”Selama tiga hari berturut-turut. Mulai Senin, 28 Maret 2022,” imbuhnya. Selain itu, TNI-AL juga akan melaksanakan doa bersama.

Terpisah, Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Letkol Infanteri Candra Kurniawan menyatakan bahwa evakuasi korban langsung dilakukan oleh TNI. Dari Nduga, para korban diterbangkan menggunakan helikopter milik TNI-AU ke Timika, Kabupaten Mimika. ”Kedua korban yang meninggal dunia telah berada di RSUD Mimika,” imbuhnya. Bersama dua jenazah tersebut, enam korban luka juga dievakuasi. Sementara itu, dua prajurit Korps Marinir yang luka ringan masih bertahan di Nduga.

Candra mengungkapkan, hari ini (28/3) korban meninggal dunia akan dipulangkan ke daerah asal masing-masing. Jenazah Iqbal akan diterbangkan ke Kendari melalui makassar. Sedangkan jenazah wilson akan dibawa ke Kupang melalui Surabaya. Upacara pelepasan kedua jenazah tersebut akan dilakukan sebelum pesawat lepas landas dari Papua. ”Mohon doanya dari semua pihak, agar prajurit TNI korban kekejaman KST segera tertolong dan dapat bertugas kembali mengemban tugas negara,” kata dia.

Respons KST

KST mengakui bertanggung jawab atas penyerangan terhadap pos marinir di Papua. Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Sebby Sambom menuturkan, dalam serangan tersebut, pasukan TPNPB-OPM memprediksi telah menembak tiga anggota TNI. “Penyerangan ini bertepatan dengan terbentuknya TPNPB-OPM pada 26 Maret,” jelasnya.

Sebelum melakukan penyerangan, TPNPB-OPM mengaku telah melakukan pemantauan selama satu minggu. Selanjutnya diserang menggunakan senjata sniper dan senjata pelontar granat. “Tiga orang menjadi korban,” tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima kemarin.

Egianus Kogoya juga membenarkan bahwa serangan itu dilakukan kelompoknya. “Saya yang bertanggung jawab dalam penyerangan di ujung bandara dan belakang kantor perikanan,” kata Egianus yang menjabat sebagai Panglima Kodap III Ndugama TPNPB-OPM itu.

Dalam keterangan tertulisnya, Egianus juga mengungkit soal pendekatan pemerintah Indonesia terhadap keluarganya. Menurutnya, pihaknya tidak akan kompromi dengan keluarga. “Baik adik, kakak, mama, atau papa. Saya tidak kompromi dengan semua yang membawa program pembangunan pemerintah Indonesia,” ujarnya. TPNPB-OPM menolak adanya dialog damai. Yang harus ditempuh adalah perundingan dengan keberadaan Persatuan Bangsa Bangsa. “Kami minta PBB mengintervensi,” tuturnya.

Saat diwawancarai mengenai operasi TNI di Papua dan upaya pemerintah menyelesaikan masalah di sana, Direktur Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menyatakan bahwa sejauh ini belum tampak akselerasi yang dilakukan pemerintah. Terus bergugurannya prajurit TNI di Papua, kata dia, bukan hanya tanggung jawab Mabes TNI dan jajaran. ”Yang harus mengevaluasi itu justru pemerintah,” kata dia.

Masalah Papua, lanjut dia, tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada TNI. Bahkan, dia menilai bahwa porsi TNI mestinya tidak lebih banyak dari tugas pemerintah. Perubahan pendekatan yang sudah berulang kali disampaikan oleh pemerintah, lanjut Fahmi, belum tampak. Pun demikian dengan operasi teritorial. Selama pendekatan baru tersebut tidak berjalan, dia sangsi masalah Papua akan cepat selesai. Dengan kondisi tersebut, bukan tidak mungkin korban akan terus berjatuhan. Baik dari pihak TNI, KST, maupun masyarakat sipil.

Terkait dengan pola operasi yang dijalankan oleh TNI, Fahmi lagi-lagi menyinggung peran pemerintah. Menurut dia, yang harus berada di garda depan menyelesaikan masalah Papua adalah pemerintah. ”TNI hanya mendukung,” kata dia. Namun demikian, yang terjadi saat ini, TNI bersama Polri tetap berada di garda depan. Dia juga menyinggung soal pengerahan pasukan dari luar Papua. Menurut dia, operasi teritorial mestinya mengedepankan personel yang bermarkas di Papua. Mulau satuan setingkat koramil, kodim, sampai kodam.

Namun demikian, Fahmi tidak menampik minimnya jumlah satuan di Papua. Sehingga TNI masih butuh personel dari luar Papua yang bertugas secara bergantian. Karena itu, dia menyebut, pemerintah harus melakukan akselerasi. ”Operasi teritorial itu harus juga dibarengi pendekatan yang dilakukan pemerintah,” imbuhnya.

Fahmi menambahkan, butuh lebih banyak suara dari masyarakat Papua untuk menyelesaikan persoalan di sana. ”Sejauh ini yang banyak justru suara dari Jakarta,” kata dia. Agar solusi berbagai persoalan di sana benar-benar paripurna, Fahmi menyarankan supaya pemerintah memberi lebih banyak ruang kepada masyarakat Papua untuk urun pendapat. Dia pun berharap, perubahan atau pendekatan baru yang dijanjikan oleh pemerintah segera membuahkan hasil. (*)

Reporter: JP Group

Aksi Teror KST di Papua

– Sabtu (26/3), KST di bawah komando Egianus Kogoya menyerang pos marinir di Kabupaten Nduga. Dua prajurit meninggal, dua kritis, dan enam lainnya luka-luka.

– Rabu (2/3), delapan karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT) meninggal akibat diserang KST. Mereka disergap saat memperbaiki BTS milik Telkomsel di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. Pada hari yang sama, KST menembaki Pos Koramil Dambet yang dijaga oleh Satgas Kodim Batalyon Infanteri Raider 408/Suhbrastha. Akibatnya, seorang prajurit TNI mengalami luka tembak.

– Minggu (20/2), KST membakar permukiman penduduk di Distrik Omikia, Kabupaten Puncak.

– Sabtu (19/2), KST menembaki prajurit Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI-AU di Bandara Aminggaru, Kabupaten Puncak. Aksi serupa dilakukan pada karyawan PT Martha Tunggal Teknik.

– Sabtu (5/2), KST menyerang pos TNI di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Akibatnya, seorang prajurit TNI-AD dari Satgas Kodim Yonif Para Raider 328/Dirgahayu mengalami luka tembak di paha sebelah kanan.

– Kamis (27/1), KST menyerang Pos Ramil Gome di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, yang dijaga oleh prajurit TNI. Tiga personel TNI-AD meninggal.

Sumber: Kodam XVII/Cenderawasih, dokumen Jawa Pos, diolah