Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano (duduk kanan) saat berbincang-bincang dengan Vecky Macpal. Foto: Pulres Karimun
batampos – Polres Karimun mengelar bakti sosial pada Jumat (18/2/2022). Pada kesempatan kali ini Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano mendatangi kediaman Vecky Macpal, seorang lansia berumur 73 tahun yang hidup sebatang kara dan tidak mempunyai keluarga.
“Bakti sosial ini diberikan kepada bapak Vecky Macpal berdasarkan informasi yang didapat dari ketua RT setempat,” ujar Kapolres Karimun, AKBP Tony Pantano.
Ia menjelaskan, Vecky Macpal hidup sebatang kara dan tidak mempunyai keluarga. Vecky lanjutnya, dulu kerja sebagai buruh bangunan.
Dikarenakan umurnya yang sudah tua dengan kondisi pendengaran yang kurang dan mengidap penyakit gatal-gatal, Vecky tidak bisa bekerja lagi.
“Bapak Vecky tinggal sendiri menumpang di lahan yang diberikan warga dan sampai sekarang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dibantu oleh warga sekitar dan sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah,” katanya.
Kapolres berharap, bakti sosial yang diberikan setidaknya dapat membantu biaya kebutuhan Vecky.
“Bantuan ini kita berikan sebagai bentuk kedekatan Polri bersama masyarakat. Terlebih lagi dimasa covid-19 ini ada yang benar-benar perlu mendapatkan bantuan,” jelasnya.
Ia mengatakan, meskipun bantun yang diberikan nilainya tidak besar, namun pihaknya berharap dapat bermanfaat bagi yang menerimanya.
“Terima kasih yang tak terhingga kepada Kapolres Karimun yang telah sudi menjenguk kami dan memberi bantuan,” ucap Vecky.(*)
Menkomarinves Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menhub, Budi Karya Sumadi, meninjau lokasi pelabuhan baru dengan konsep green and smart port di Tanjungpinggir, Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Rencana Pemerintah untuk membangun pelabuhan baru di Batam “Batam New Port” terus di gesa.
Penasehat Menteri Bidang Pertahanan dan Keamanan Maritim Kemenko Marves, Laksamana TNI (Purn) Marsetio hadir dalam rapat koordinasi percepatan pembangunan Batam New Port di Balairungsari, BP Batam, Jumat (18/2/2022).
Dikatakan Marsetio, rencana implementasi pembangunan Batam New Port akan berstandar Internasional dengan konsep green and smart port.
“Kita harapkan Batam bisa menjadi hub untuk kegiatan kemaritiman dan perekonomian dengan standar green and smart port,” jelasnnya.
Sehingga lanjutnya, akan didesain untuk jangka waktu hingga 2045 dari segi IT, lingkungan, pembangunan yang berkelanjutan dan termasuk keberpihakan dari pada climate change.
“Jadi desain sesuai standar internasional,” katanya.
Dijelaskan, pihaknya ingin mendata dan menilai peluang Tanjung Pinggir menjadi Batam New Port.
“Jadi hari ini kita mem-breakdown dan mendata apa yang dimiliki dan dari PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur) yang nantinya sebagai lembaga di bawah Kementerian Keuangan dan BUMN untuk menilai dan membuat Feasibility Study (FS) apakah layak atau tidak Tanjung Pinggir dijadikan sebagai Batam New Port,” tegasnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, aktivitas pelabuhan Singapura rata-rata mencapai 33 sampai 35 juta TEUs per tahun.
Dimana, dari data kegiatan dipelabuhan, aktivitas bongkar muat barang dimaksud sekitar 18 sampai 19 juta TEUs berasal dari
“Seperti dari pelabuhan Malayati, Belawan, Kuala Tanjung, Dumai, Batam, Jakarta, Banten, Makassar, Surabaya, Semarang, Samarinda, Balikpapan, hingga Manado,” ucapnya.
“Itu semua datanya ke Singapura. Sekarang dengan hadirnya pelabuhan ini, kita harapkan datangnya ke Indonesia. Apalagi Pelindo sudah bersatu dari Pelindo 1 hingga 4 menjadi satu Pelindo,” katanya lagi.
Ia melanjutkan, dalam setahun data dari pelabuhan di bawah Pelindo kurang lebih hampir 18 juta sampai dengan 19 juta TEUs.
“Saya kira ini sebuah momentum dan sudah dicanangkan oleh Pak Menko Marves dimana sebelum tahun 2024 harus sudah tuntas,” ungkap Marsetio.
Sementara Staf Ahli Bidang Konektivitas Kemenko Marves, Sahad M. Panggabean, mengatakan, rencana groundbreaking akan dilaksanakan pada akhir September atau awal Oktober 2022.
Dimana, sebelum pelaksanaan akan disiapkan hal-hal yang mendukung terutama dari sisi regulasi dan teknis.
Pihaknya pun saat ini sedang inten melakukan koordinasi dengan Kementerian dan lembaga terkait untuk mempercepat revisi regulasi yang dibutuhkan dalam pembangunan Batam New Port.
“Kemudian, dari sisi teknis, dari Kementerian PUPR akan membantu dari segi aspek teknisnya dan juga data dari BP Batam juga sudah lengkap dan langkah untuk ground breaking bisa kita percepat,” pungkasnya.
Sementara Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo K, menyatakan, dukungan BP Batam mendukung penuh kebijakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Dimana, pemerintah pusat menginisiasi pembangunan Batam New Port.
“Kami harapkan dengan dilakukannya rapat pagi ini dapat memberikan dampak positif pada peningkatan investasi di Kota Batam,” jelasnya.
Ia menyampaikan, lokasi Batam yang strategis dalam pelayaran internasional, memberikan Batam keuntungan.
Jika dapat membangun pelabuhan internasional yang melayani pelayaran langsung ke negara tujuan sehingga tidak lagi bergantung kepada Singapura dalam melakukan kegiatan ekspor dan impor.
“Pembangunan Batam New Port kami harapkan dapat mempercepat proses perpindahan barang dari dan ke Batam, memperlancar arus ekspor dan impor, sebagaimana visi Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk kemudahan aksesibilitas barang. Hal ini tentu akan menambah kembali daya saing Kota Batam di mata Internasional,” imbuhnya.
Hadir dalam rapat Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad; Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar, dan Delegasi peserta dari Kementerian ATR, Kementerian Perhubungan, BPKP, Pusat Hidro Oseanografi TNI AL, KSOP Khusus Batam, PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur), dan Persero Batam.(*)
Menkomarinves Luhut Binsar Pandjaitan bersama Menhub, Budi Karya Sumadi, meninjau lokasi pelabuhan baru dengan konsep green and smart port di Tanjungpinggir, Kota Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
batampos – Rencana Pemerintah untuk membangun pelabuhan baru di Batam “Batam New Port” terus di gesa.
Penasehat Menteri Bidang Pertahanan dan Keamanan Maritim Kemenko Marves, Laksamana TNI (Purn) Marsetio hadir dalam rapat koordinasi percepatan pembangunan Batam New Port di Balairungsari, BP Batam, Jumat (18/2/2022).
Dikatakan Marsetio, rencana implementasi pembangunan Batam New Port akan berstandar Internasional dengan konsep green and smart port.
“Kita harapkan Batam bisa menjadi hub untuk kegiatan kemaritiman dan perekonomian dengan standar green and smart port,” jelasnnya.
Sehingga lanjutnya, akan didesain untuk jangka waktu hingga 2045 dari segi IT, lingkungan, pembangunan yang berkelanjutan dan termasuk keberpihakan dari pada climate change.
“Jadi desain sesuai standar internasional,” katanya.
Dijelaskan, pihaknya ingin mendata dan menilai peluang Tanjung Pinggir menjadi Batam New Port.
“Jadi hari ini kita mem-breakdown dan mendata apa yang dimiliki dan dari PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur) yang nantinya sebagai lembaga di bawah Kementerian Keuangan dan BUMN untuk menilai dan membuat Feasibility Study (FS) apakah layak atau tidak Tanjung Pinggir dijadikan sebagai Batam New Port,” tegasnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, aktivitas pelabuhan Singapura rata-rata mencapai 33 sampai 35 juta TEUs per tahun.
Dimana, dari data kegiatan dipelabuhan, aktivitas bongkar muat barang dimaksud sekitar 18 sampai 19 juta TEUs berasal dari
“Seperti dari pelabuhan Malayati, Belawan, Kuala Tanjung, Dumai, Batam, Jakarta, Banten, Makassar, Surabaya, Semarang, Samarinda, Balikpapan, hingga Manado,” ucapnya.
“Itu semua datanya ke Singapura. Sekarang dengan hadirnya pelabuhan ini, kita harapkan datangnya ke Indonesia. Apalagi Pelindo sudah bersatu dari Pelindo 1 hingga 4 menjadi satu Pelindo,” katanya lagi.
Ia melanjutkan, dalam setahun data dari pelabuhan di bawah Pelindo kurang lebih hampir 18 juta sampai dengan 19 juta TEUs.
“Saya kira ini sebuah momentum dan sudah dicanangkan oleh Pak Menko Marves dimana sebelum tahun 2024 harus sudah tuntas,” ungkap Marsetio.
Sementara Staf Ahli Bidang Konektivitas Kemenko Marves, Sahad M. Panggabean, mengatakan, rencana groundbreaking akan dilaksanakan pada akhir September atau awal Oktober 2022.
Dimana, sebelum pelaksanaan akan disiapkan hal-hal yang mendukung terutama dari sisi regulasi dan teknis.
Pihaknya pun saat ini sedang inten melakukan koordinasi dengan Kementerian dan lembaga terkait untuk mempercepat revisi regulasi yang dibutuhkan dalam pembangunan Batam New Port.
“Kemudian, dari sisi teknis, dari Kementerian PUPR akan membantu dari segi aspek teknisnya dan juga data dari BP Batam juga sudah lengkap dan langkah untuk ground breaking bisa kita percepat,” pungkasnya.
Sementara Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo K, menyatakan, dukungan BP Batam mendukung penuh kebijakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Dimana, pemerintah pusat menginisiasi pembangunan Batam New Port.
“Kami harapkan dengan dilakukannya rapat pagi ini dapat memberikan dampak positif pada peningkatan investasi di Kota Batam,” jelasnya.
Ia menyampaikan, lokasi Batam yang strategis dalam pelayaran internasional, memberikan Batam keuntungan.
Jika dapat membangun pelabuhan internasional yang melayani pelayaran langsung ke negara tujuan sehingga tidak lagi bergantung kepada Singapura dalam melakukan kegiatan ekspor dan impor.
“Pembangunan Batam New Port kami harapkan dapat mempercepat proses perpindahan barang dari dan ke Batam, memperlancar arus ekspor dan impor, sebagaimana visi Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk kemudahan aksesibilitas barang. Hal ini tentu akan menambah kembali daya saing Kota Batam di mata Internasional,” imbuhnya.
Hadir dalam rapat Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad; Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar, dan Delegasi peserta dari Kementerian ATR, Kementerian Perhubungan, BPKP, Pusat Hidro Oseanografi TNI AL, KSOP Khusus Batam, PT SMI (Sarana Multi Infrastruktur), dan Persero Batam.(*)
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata. (dok JawaPos.com)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak segan menjerat PT Waskita Karya sebagai tersangka korporasi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan kampus IPDN di Minahasa. Lembaga antirasuah saat ini tengah mengumpulkan bukti untuk menguatkan dugaan tersebut.
“Nanti akan didalami, kalau bukti-bukti dalam proses penyidikan cukup kuat ada keterlibatan korporasi, dan ada persetujuan dari pihak manajemen atau jajaran direksi di perusahaan, tentu akan kita kenakan terhadap korporasi,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (17/1) malam.
Pimpinan KPK dua periode ini mengungkapkan, pihaknya tidak segan menetapkan PT Waskita Karya sebagai tersangka korporasi. Meskipun, PT Waskita Karya merupakan perusahaan BUMN.
“Bagaimana ini, Waskita kan BUMN? Enggak ada urusannya! KPK sudah beberapa kali mempidanakan korporasi,” tegas Alex.
KPK memastikan, bakal mencari alat bukti dan memeriksa saksi-saksi untuk mendalami keterlibatan PT Waskita Karya dalam kasus ini. Semua dugaan pemufakatan jahat yang dilakukan perusahaan itu bakal diusut sampai tuntas.
“Artinya, kita tidak menghalangi BUMN menjadi tersangka korporasi. Nanti di proses penyidikan pasti akan kita dalami sejauh mana keterlibatan manajemen atau korporasi dalam proses pemberian suap,” ujar Alex.
Dalam perjalanan kasusnya, KPK menetapkan tersangka baru terkait dugaan korupsi yang menyeret PT. Waskita Karya, KPK menetapkan mantan Kepala Divisi Konstruksi VI PT. Adhi Karya (Persero) Dono Purwoko dan mantan Direktur Operasi PT Waskita Karya, Adi Wibowo sebagai tersangka. Selain itu, KPK juga menjerat tersangka kepada mantan pejabat Kemendagri, Dudy Jocom.
Kasus ini bermula pada awal tahun 2010, diadakan pertemuan terkait adanya rencana pengadaan dan pekerjaan pembangunan gedung kampus IPDN di beberapa lokasi di Indonesia, yang salah satunya di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, perusahaan konsultan, dan perusahaan kontraktor, yang salah satunya adalah PT. Adhi Karya.
Hasil dari pertemuan tersebut, disepakati bahwa pengerjaan proyek pekerjaan konstruksi pembangunan gedung kampus IPDN di Kabuapten Minahasa Sulawesi Utara akan dilaksanakan oleh PT Adhi Karya, disertai adanya komitmen berupa pemberian sejumlah uang dalam bentuk fee proyek untuk pihak Kemendagri yang dimasukkan dalam Rencana Anggaran dan Biaya (RAB) Pekerjaan Pembangunan Kampus IPDN di Sulawesi Utara tahun anggaran 2011.
Terkait pemberian fee proyek tersebut, telah disetujui oleh tersangka Dono Purwoko, kemudian dicantumkan dalam surat penawaran PT. Adhi Karya. Lantas sekitar Desember 2011, tersangka Dono Puwoko diduga mengajukan pembayaran pelaksanaan
pekerjaan mencapai 100 persen kepada Dudy Jocom, dimana progres pekerjaan baru terlaksana 89 persen.
Hal ini lantas ditindaklanjuti Dudy Jocom dengan memerintahkan Panitia Penerima Barang menandatangani Berita Acara Serah Terima Barang yang tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Waskita Karya dalam hal ini mendapat proyek untuk menggarap di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sedangkan Adhi Karya, menggarap proyek di Sulawesi Utara. Atas perbuatannya, negara mengalami kerugian sebesar Rp 11,18 miliar di proyek pembangunan gedung IPDN Sulawesi Selatan dan Rp 9,378 miliar di proyek Sulawesi Utara. (*)
batampos – Masyarakat yang sudah menerima vaksin covid-19 dosis pertama namun belum mendapatkan suntik dosis kedua dengan jarak lebih dari enam bulan harus mengulang proses penyuntikan dari awal.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang, dr. Elfiani Sandri, menjelaskan, hal tersebut berdasarkan surat edaran (SE) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
“Peserta vaksin drop out namanya. Jadi warga yang sudah melewati batas enam bulan sejak dosis pertama harus mengulang proses vaksinasi dari awal,” ujarnya, Jumat (18/2/2022).
Dijelaskan Elfiani, penerima vaksin jenis sinovac diberi masa selama 30 hari atau satu bulan untuk melanjutkan dosis kedua. Sedangkan jenis Astrazeneca selama 90 hari atau tiga bulan untuk melanjutkan suntik kedua.
“Bagi mereka yang belum menerima vaksin kedua dan masih kurang dari enam bulan, maka akan diberi vaksin yang ada. Karena vaksin jenis sinovac dikhususkan untuk anak sekolah,” katanya.
Menurutnya, diawal apabila penerima vaksin dosis pertama jenis sinovac maka dosis kedua harus jenis yang sama. Namun saat ini boleh diberi jenis lain sesuai vaksin yang tersedia.
“Sekarang kalau sudah lewat enam bulan maka suntik primernya diulang lagi dengan vaksin yang tersedia,” paparnya.
Konsumen warung Pak Bozz mennikmati durian sepuasnya hanya dengan membayar Rp 100 ribu/orang. makan durian sepuasnya dengan hanya membayar Rp100 ribu. Promo ini diberikan Warung Pak Bozz yang berlokasi di Komplek Ruko Central Aladin I Blok C Nomor 11 (Belakang RS Elisabeth) Batamcentre setiap Sabtu dan Minggu. Foto: Iman Wachyudi/Batam Pos
batampos – Anda pencinta durian? jangan lewatkan kesempatan makan durian sepuasnya dengan hanya membayar Rp100 ribu. Promo ini diberikan Warung Pak Bozz setiap Sabtu dan Minggu.
Promo makan sepuasnya ini hanya berlaku untuk makan di tempat mulai pukul 15.00 WIB hingga 18.00 WIB.
“Makan durian sepuasnya hanya bayar Rp100 ribu per orang,” kata Erwin Al Varo pemilik Warung Pak Bozz.
Erwin menjelaskan, makan durian di tempatnya bergaransi dan pengunjung dijamin puas.
“Keunggulan kita yaitu menghadirkan durian berkualitas dan bergaransi. Untuk durian yang asam, busuk, mentah ataupun hambar langsung kita tukar. Kami ingin pengunjung yang pulang dari sini benar-benar puas menikmati durian,” ujarnya.
Selain membuka gerai durian, Warung Pak Bozz juga menyajikan menu serba durian. Seperti ketan durian, sop durian, es teler durian, cendol durian dan es campur durian.
“Harganya sangat terjangkau mulai dari 10 ribu rupiah hingga 20 ribu rupiah. Khusus untuk durian kupas harganya 50 ribu rupiah per kotak,” kata Erwin.
Erwin menambahkan durian yang didatangkan dari Medan ini terdiri dari dua jenis durian yaitu durian mentega dan susu.
“Kami buka sampai malam hingga pukul 23.00 WIB, khusus untuk malam hari kami buka harga 45 ribu perkilo,” jelas Erwin.
Tak hanya itu, warung yang berada di Komplek Ruko Central Aladin I Blok C Nomor 11 (Belakang RS Elisabeth) Batamcentre ini juga menyajikan menu makanan nusantara dengan harga terjangkau.
“Selain itu bagi pengunjung yang ingin olah vocal kami sediakan fasilitas karaoke,” tutup Erwin.
Peta penyebaran Covid-19 di Kota Batam. Foto: Tangkapan layar
batampos – Kasus aktif Covid-19 di Kota Batam terus meroket, bahkan hingga Jumat (18/2/2022) terdapat 146 kasus baru.
Dilansir dari data Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, dari jumlah tersebut diketahui 104 orang bergejala dan 42 orang tanpa gejala.
Dengan adanya penambahan tersebut saat ini total ada 803 orang di Batam yang terkonfirmasi Covid-19.
Dari jumlah tersebut diketahui 400 orang probable omicron, 70 orang selesai isolasi dan 2 orang meninggal dunia.
Sementara itu untuk kawasan yang paling banyak kasus Covid-19 terdapat di Kecamatan Batam Kota, jumlah mencapai 239 orang.
Kecamatan Batam Kota telah ditetapkan sebagai area zona merah penyebaran Covid-19.
Berikut daftar kecamatan di Kota Batam yang masuk dalam zona merah:
1. Batam Kota, 239 orang
2. Sagulung, 150 orang
3. Sekupang, 80 prang
4. Bengkong, 68 orang
5. Sei Beduk, 65 orang
6. Batu Aji, 64 orang
7. Nongsa, 64 orang
8. Lubuk Baja, 39 orang
9. Batu Ampar, 32 orang
Polisi mencari barang bukti sabu milik pelaku di Sei Lekop Kijang Bintan. f. Humas Polres Tanjungpinang
batampos– Satnarkoba Polres Tanjungpinang menangkap pengedar sabu di Perumahan Taman Seraya, Tanjungpinang Timur, Selasa (15/2) lalu. Saat penggeledahan, polisi menemukan barang bukti empat paket sabu dari tangan pelaku.
Kepala Seksi Humas Polres Tanjungpinang AKP Suprihadi Hantono mengatakan penangkapan tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat. Polisi lalu menyelidiki dan menangkap pelaku yakni DW. Saat penggeledahan, polisi awalnya menemukan dua paket sabu dan satu unit ponsel milik pelaku.
Saat pemeriksaan di Kantor Satnarkoba Polres Tanjungpinang, pelaku mengaku masih menyimpan barang bukti sabu di kebun kawasan Sei Lekop Kijang, Bintan. “Polisi menemukan kotak berisi barang bukti yang di tanam pelaku di bawah pohon pisang,” jelas Suprihadi, Jumat (18/2).
Saat pemeriksaan kotak milik pelaku, polisi menemukan dua peket sabu, Slsatu ikat plastik bening, timbangan digital dan alat hisab sabu (bong). “Barang bukti yang diamankan empat paket sabu 4,25 gram. “Semua barang itu milik pelaku,” terang Suprihadi.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun penjara. “Kasus ini masih pengembangan guna mengungkap asal dan pemasok sabu kepada pelaku,” tutup Suprihadi. (*)
Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
batampos- Lonjakan kasus Covid-19 di Kota Batam tampaknya bakal belum berhenti. Pasalnya, berdasarkan laporan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, pasien terkonfirmasi positif Covid 19 bertambah sebanyak 146 orang.
Selain kasus baru, kasus pasien meninggal juga bertambah sebanyak dua orang sepanjang 24 jam terakhir. Sehingga secara kumulatif pasien meninggal di Kota Batam berjumlah 847 orang.
“Ya, update per hari ini tambahan 146 kasus baru dan dua kasus meninggal,” ujar Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Covid -19 Batam, Didi Kusmarjadi.
Selain itu Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam juga melaporkan tambahan kasus sembuh yakni 70 orang. Secara kumulatif pasien sembuh ini berjumlah 25.429, dengan tingkat kesembuhan berada di angka 93,9 persen.
Bertambahnya kasus baru ini juga berdampak pada kasus aktif. Dimana Angka kasus aktif terus mengalami peningkatan sejak satu bulan terakhir. “Ada 803 kasus aktif. Rinciannya, 311 orang dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Batam dan RSKI Galang, 309 asrama haji dan 183 isolasi mandiri,” terang Kepala Dinas Kesehatan Batam itu.
Kecamatan Batam Kota masih menjadi wilayah dengan kasus aktif tertinggi yakni 239 kasus. Lalu, Sagulung 150 kasus dan Sekupang 80 kasus. Sepanjutnya Bengkong 68 kasus, Seibeduk 65 kasus serta Nongsa dan Batuaji masing-masing 64 kasus. Lubukbaja 39 kasus dan Batuampar 32 kasus.
Sementara itu Kecamatan Belakang Padang dan Galang masing-masing satu kasus aktif. Bulang nol kasus. (*)
batampos– Tumpukan sampah rumah tangga dan material bangunan di lokasi hutan bakau belakang perumahan Taman Anugerah, Tembesi dibersihkan oleh Ikatan Pemuda Karya (IPK) kota Batam dan petugas dari Kecamatan Sagulung, Jumat (18/2). Pembersihan ini juga disaksikan oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Batam agar tidak merusak ekosistem di lokasi resapan air tersebut.
IPK dan pegawai kecamatan Sagulung menurunkan alat berat untuk membersihkan tumpukan sampah di hutan bakau
Ketua IPK Batam Budi Purba menuturkan, gotong royong “Jumat Bersih” ini diatur secara baik dimana seluruh tumpukan sampah yang menggunung di sepanjang pinggiran hutan bakau tadi dikumpulkan dan dipindahkan ke tempat yang sesuai. Untuk sampah rumah tangga diangkut ke lokasi pembuangan sampah akhir di Punggur sementara sampah material bangunan seperti pecah semen coran dan batu bata ditimbun ke lokasi yang tepat seperti lokasi penimbunan lahan perumahan dan lain sebagainya.
“Sudah kita koordinasikan dengan baik bersama pihak kecamatan dan DLH jadi tidak menimbulkan masalah baru. Disaksikan DLH langsung bahwa sampah rumah tangga diangkut ke TPA, sementara sampah material bangunan dibawa ke lokasi yang membutuhkan penimbunan sehingga tidak berdampak dengan lingkungan,” ujar Budi.
Dijelaskan Budi, proses pemindahan tumpukan sampah ini menggunakan dua unit alat berat yang memang disediakan oleh IPK dan pihak kecamatan. Dua alat berat ini untuk mengangkat material tanah yang memang agak sulit diangkat pakai tenaga manusia. “Jumlah sampahnya sangat banyak jadi memang perlu alat berat. Tak apa kita lakukan saja karena memang IPK peduli dengan lingkungan,” kata Budi.
Kasi Trantib Kecamatan Sagulung Rudi Oktovianus di lokasi yang sama menuturkan hal yang sama. Pihak kecamatan apresiasi dengan respon positif IPK kota Batam ini. Sampah yang menggunung di lokasi hutan bakau itu memang menjadi masalah selama ini sebab bisa menimbulkan banjir dan masalah kesehatan lainnya. Dia berharap agar kedepannya masyarakat tak Lagi membuang sampah ke sana. “Cukup bagus kegiatan hari ini dan ini yang kita harapkan bersama. Sekarang sudah bersih mohon agar kedepannya semua pihak menjaga ini. Tak boleh ada yang buang sampah ke sini lagi,” tegas Rudi. (*)