Senin, 25 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8324

Undang Pemateri dari UI dan Pusat Kebijakan Kesehatan Global & Teknologi Kesehatan, HIMA KL Ibnu Sina Selenggarakan Webinar Perubahan Iklim

0
webinar Universitas Ibnu Sina
Acara webinar dengan tema ”Climate Change Terhadap Kualitas Lingkungan” pada Sabtu (26/2) yang diselenggarakan oleh HIMA KL Universitas Ibnu Sina Batam. Foto dokumentasi panitia.

batampos – Universitas Ibnu Sina (UIS) kembali menggelar kegiatan webinar yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ibnu Sina dengan tema ”Climate Change Terhadap Kualitas Lingkungan” pada Sabtu (26/2).

Webinar kali ini mengundang tiga pemateri dari Eksternal UIS, yaitu Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Prof. Dr. dra. Dewi Susana, M.Kes, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Drs. Bambang Wispriyono, Apt., PhD, dan Pusat Kebijakan Kesehatan Global dan Teknologi Kesehatan (Pusjak KGTK), Dra. Athena Anwar, M.Si.

Kegiatan dibuka oleh Rektor Universitas Ibnu Sina, Assoc. Prof. Dr. Mustaqim Syueib, SE., MM. Dalam sambutannya Mustaqim Syueib mengapresiasi webinar kesehatan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kesehatan Lingkungan (HIMA KL) ini. “Tema yang diangkat sangat cocok sekali dengan keadaan lingkungan sekarang, dimana perubahan iklim yang sangat sulit untuk diprediksi, apalagi di masa pancaroba seperti saat ini,” sebut Mustaqim Syueib.

”Dengan ulasan dari para narasumber kali ini, yang menjelaskan dan juga memberikan contoh serta detail-detailnya, sehingga para mahasiswa bisa memahami dengan baik dan mampu mengetahui perubahan iklim yang berpengaruh terhadap kualitas lingkungan,” tambahnya.

Ia berharap, di tahun mendatang bisa kembali melakukan berbagai kegiatan offline atau tatap muka, secara bertahap dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Kemudian sambutan dilanjutkan oleh Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Fitri Sari Dewi, SKM., M.KKK. Fitri menyampaikan webinar kali ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kesehatan Lingkungan (HIMA KL).

Dengan keterbatasan kegiatan yang digelar secara online, Fitri berharap tidak mengurangi ilmu yang didapat oleh mahasiswa. Sehingga saat terjun ke masyarakat bisa ikut serta membantu pemerintah dalam mengatasi perubahan iklim yang terjadi secara tidak stabil.

”Kegiatan ini lebih mendalami dan melihat isu terkait climate change yang terjadi. Adapun narasumber yang menyampaikan materi pada hari ini merupakan narasumber yang sudah ahli pada bidangnya,” ungkap Fitri Sari Dewi.

Dra. Athena Anwar, M.Si. yang mengangkat tema perubahan iklim dan adaptasi dampak perubahan iklim di bidang kesehatan (APIK).

Konsep perubahan iklim terhadap kesehatan dibagi dalam dua bentuk upaya mitigasi dan upaya adaptasi. Upaya mitigasi merupakan upaya menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang berasal dari kegiatan manusia. Sedangkan upaya adaptasi upaya menemukan dan menerapkan cara-cara penyesuaian terhadap perubahan iklim (UNFCCC).

”Penelitian atau kajian perubahan iklim terkait kesehatan masih sangat diperlukan. Hasil penelitian/kajian yang dilakukan telah mengidentifikasi dampak perubahan iklim terhadap kesehatan, walaupun pembuktian masih terbatas pada penyakit tertentu,” ungkapnya.

Kemudian, Dosen Fakultas Ilmu kesehatan (FKM) Universitas Indonesia, Drs. Bambang Wispriyono, Apt., PhD, menambahkan dampak perubahan iklim terhadap kesehatan manusia seperti asma, malaria, kholera, diare, dan lain-lain.

”Perubahan lingkungan karena perubahan iklim akan mempengaruhi karakteristik faktor risiko baik dalam konsentrasi atau jumlah, kualitas atau jenis dan keberadaannya dalam lindungan, yang akan menjadi faktor ekstrinsik yang meningkatkan risiko kesehatan pada masyarakat disamping faktor intrinsik seperti aspek genetik, dan gangguan metabolik yang mempengaruhi kerentanan individu,” ungkapnya.

Selanjutnya, Dosen Fakultas Ilmu kesehatan (FKM) Universitas Indonesia, Prof. Dr. dra. Dewi Susana, M.Kes. menambahkan terkait iklim mikro terhadap covid-19. 26,46 % masyarakat masih belum menjalankan protokol kesehatan secara benar ketika berada di luar rumah (BPS, 2020). Kebijakan pemerintah atau peraturan daerah tidak ada menyangkut iklim; suhu, kelembapan, curah hujan, angin dan sinar matahari.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Fajar, SKM., M.Kes, selaku ketua Prodi Kesehatan Lingkungan. “Semoga dengan adanya kegiatan webinar kesehatan mengenai climate change terhadap kualitas lingkungan, mahasiswa jadi lebih mengerti dan mengetahui bagaimana cara dalam mengatasi perubahan iklim khusus untuk di Kota Batam sendiri. Bersama wujudkan lingkungan sehat,” ungkap Fajar. (adv)

Yamaha Kepri Perkenalkan Fazzio

0
Launching Yamaha Fazzio di DC Mall, Lubukabaja. F. Azis Maulana

batampos – Yamaha Alfa Scorpii untuk wilayah Yamaha Kepulauan Riau sukses menggelar Launching Yamaha Fazzio 26 dan 27 Februari ini
di DC Mall, Lubukbaja.

Terdapat beberapa penawaran menarik dari Yamaha untuk pengunjung , seperti dapatkan voucher tambahan potongan uang muka Rp 100 ribu tiap pembelian 30 unit pertama khusus semua tipe.

“Fazzio Hybrid Connected menjadi skutik kelas entry level pertama Yamaha yang diluncurkan di awal 2022. Yamaha memadukan desain retro dengan teknologi hybrid di sepeda motor ini. Menariknya pada saat launching, indent online sebanyak seribu unit , keuntungan lainnya konsumen akan mendapatkan helm klasik, dan tambahn satu helm.” ucap Promosi Development Yamaha Kepri, Redho, Sabtu (26/2).

Ia menerangkan, Sebagai skutik kelas entry level, Fazzio dibekali dengan dapur pacu 125 cc. Disematkan teknologi Blue Core Hybrid yang diklaim lebih ramah lingkungan dibanding Blue Core generasi lawas.

Fazzio dipasarkan dalam dua pilihan tipe, yakni Neo dan Lux. Perbedaan kedua trim ini berfokus pada tampang di mana Neo memiliki pilihan warna cerah sporty sementara Lux diberi warna yang lebih elegan.

“Fitur menariknya terdapat Yamaha Motorcycle Connected dengan teknologi Communication Control Unit (CCU) pertama di kelasnya yang berfungsi menghubungkan sepeda motor dengan smartphone melalui applikasi Y-Connect,” terangnya.

Sementara itu , Area Marketing Development Service Kepri, Dedi Yanto Sinaga menyampaikan bahwa Yamaha juga menaruh fitur smart key system membuat berkendara semakin praktis dengan sistem kunci canggih tanpa anak kunci (keyles). Dengan fitur answer back system memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.

Yamaha Fazzio Hybrid memiliki tambahan tenaga listrik dari Electric Power Assist Start sehingga membantu mesin meningkatkan tenaga pada akselerasi awal terutama saat membawa penumpang, , dan jalan menanjak.

“Tampilan speedometer juga semakin canggih setelah menggunakan full digital, dengan desain yang informatif dengan indikator Electric Power Assitant , batre smarphone , notifikasi pesan dan telepon , serta jam digital,” ujarnya.

Fazzio memiliki kapasitas tangki yang cukup besar yakni 5.1 liter sehingga membuat semakin irit dipadukan dengan mesin Blue Core Hybrid. Yamaha Kepri memberikan garansi bagi anda yakni garansi , umum satu tahun , lalu kelistrikan , dua tahun , khsusus mesin tiga tahun,
cooled injection garansi lima tahun.

BACA JUGA: Yamaha Gear 125, Matik Multiguna Terbaik di Kelasnya

Yamaha Fazzio terpadat beberpa pilihan warna untun tipe Lux terdapat dua pilihan yaitu Matte Black dan Prestige Silver., lalu tipe Neo terdapat empat pilihan yaitu NEO Cyan, NEO Red, NEO Beige, dan NEO Black.

“Dari pilihan warna saja sudah jelas terlihat untuk model NEO ini hadir dengan warna-warna cerah dan pencuri perhatian,” jelasnya.

Harga untuk On The Road Batam Fazzio neo Rp 21.600 juta Fazzio lux Rp 21.900 juta . Seluruh konsumen Yamaha, bisa memanfaatkan aplikasi My Yamaha Motor , atau mengunjungi www.alfascorpii.co.id atau di sosial media Yamaha, @YamahaKepri. (*)

Reporter: Azis Maulana

Korban Gempa Pasaman Barat Jadi 9 Orang

0
Petugas Tim SAR Gabungan menemukan satu dari enam didiuga korban longsor di Malampah, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu, (26/2). (SAR Padang)

batampos – Kerusakan akibat gempa dengan magnitudo 6,1 yang berpusat di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat, Jumat (25/2), terus diinventarisasi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman mencatat jumlah korban meninggal bertambah menjadi sembilan orang.

Dilansir dari Padang Ekspres, informasi yang dirangkup hingga kemarin (26/2) sore, di antara korban meninggal tersebut ada 4 orang di Kabupaten Pasaman Barat dan 5 orang di Kabupaten Pasaman. Korban tertimpa bangunan saat gempa.

Kalaksa BPBD Pasaman Alim Bazar mengatakan, satu tambahan korban tewas di Pasaman berjenis kelamin laki-laki. Saat ini masih ada lima warga di Malampah yang hilang. Mereka diperkirakan terbawa arus sungai akibat turunnya sebagian tanah di lereng Gunung Talamau ke arah Sungai Batang Timah di daerah Siparayo, Nagari Malampah.

Sementara itu, BMKG menurunkan tim untuk meneliti keadaan tanah di lokasi gempa di Pasaman Barat. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan, pihaknya ingin mengetahui seberapa besar risiko dampak jika kembali terjadi gempa. ’’Tim BMKG juga bakal melakukan survei dan mengukur tanah serta bebatuan yang ada di sekitar episentrum gempa,’’ ujarnya kepada awak media setiba di Bandara Internasional Minangkabau kemarin.

Dia menjelaskan, analisis digunakan untuk verifikasi kondisi tanah di lapangan. Bagaimana dampak gempa terhadap tanah seperti tingkat getarannya. Dari hasil pengukuran tersebut, bisa dipetakan secara faktual zona mana yang bisa mengalami guncangan kuat dan tinggi di kemudian hari.

Hasil pengecekan itu berguna bagi pemerintah daerah untuk mengambil kebijakan terhadap bangunan warga. Ke depan, konstruksi bangunan harus tahan gempa untuk mencegah timbulnya korban. ’’Pengecekan dilakukan seminggu ke depan. Kami menyiapkan bagaimana pembangunan kembali agar bangunan dibangun dengan kondisi yang tepat,’’ katanya.

Pengecekan itu juga bermanfaat bagi pemerintah daerah jika nanti diambil kebijakan relokasi. ’’Kalau memang harus dilakukan relokasi, tentu ditentukan di zona mana yang diperlukan, kemudian mencari lokasi baru yang tepat,’’ terangnya.

Di sisi lain, Menteri Sosial Tri Rismaharini tiba di Nagari Kajai, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasbar, kemarin (26/2) siang. Selain mengecek rumah yang rusak karena gempa, dia memberikan santunan kepada ahli waris korban meninggal, menyerahkan bantuan logistik, dan menghibur anak-anak di tenda pengungsian. ’’Bantuan didrop dari gudang di Palembang. Langsung dikirim ke Kabupaten Pasaman Barat,’’ ucap Risma yang didampingi Bupati Pasaman Barat Hamsuardi.

Selain itu, ada bantuan yang dikirim dari gudang Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Padang. Di antaranya berupa tenda, paket pakaian bayi, matras, air minum kemasan, dan paket makanan. Bantuan juga dikirim dari gudang Dinas Sosial Provinsi Sumbar.

Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Suharyanto meninjau Kampung Aur, Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, dan Kampung Tengah, Kajai, Pasaman Barat. Dua daerah itu merupakan yang terdampak paling parah. Suharyanto pun memastikan korban gempa tertangani dengan baik.

’’Bupati Pasaman telah menetapkan daerah tanggap darurat selama 14 hari sehingga kita bisa masuk. Setelah peninjauan ini, saya akan rapat koordinasi dengan TNI, Polri, BPBD, dan relawan untuk menentukan langkah penanggulangan gempa,’’ jelasnya di Malampah.

Dia menambahkan, rumah dengan kerusakan ringan akan dibantu perbaikannya oleh pemkab setempat. ’’Rumah yang rusak sedang akan dibantu perbaikannya oleh Pemprov Sumbar. Untuk rumah yang rusak berat, dibantu pemerintah pusat melalui BNPB dengan kementerian terkait,’’ paparnya. (eko/cr5/rid/tau/c18/fal)

Jeda Vaksin Dosis Kedua dan Booster Diperpendek

0
Juru Bicara Kemenkes terkait vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi. (F. BNPB)

batampos – Pemerintah memperpendek aturan jeda waktu antara vaksinasi dosis kedua dan dosis ketiga atau booster. Dari semula 6 bulan menjadi 3 bulan. Itu berlaku untuk kalangan lansia atau usia 60 tahun ke atas. Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Ditjen P2P Kemenkes Nomor SR.02.06/II/1180/2022.

Menurut Jubir Vaksinasi Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, keputusan tersebut mempertimbangkan masukan dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI). Namun, sebelumnya sudah ada kajian soal pemberian vaksin dosis kedua dan ketiga dalam rentang 3–6 bulan. ’’Tidak ada risiko sama sekali,’’ jelas Nadia kepada Jawa Pos kemarin (26/2).

Dia mengatakan, Kemenkes terus melakukan percepatan program vaksinasi Covid-19 nasional, terutama untuk kelompok lansia. Per 22 Februari, jumlah kasus aktif Covid-19 mencapai 549.431 orang dengan total 37.638 pasien yang dirawat di rumah sakit. Dari jumlah itu, ada 813 pasien dengan kondisi berat dan 185 pasien dengan kondisi kritis.

Dari analisis terhadap 17.871 pasien yang dirawat di RS pada periode 21 Januari–22 Februari 2022, terdapat 2.489 pasien yang meninggal. Sebagian besar belum divaksin lengkap.

Pasien yang meninggal, kata Nadia, terdiri atas berbagai kategori kelompok. Yakni, kelompok pasien lansia dan nonlansia, kelompok pasien komorbid dan nonkomorbid, serta kelompok pasien yang belum divaksin dan telah divaksin. ’’Angka kematian terpantau meningkat pada kelompok lansia, komorbid, dan yang belum melengkapi vaksinasi,’’ terangnya.

Dia memaparkan, risiko kematian bagi nonlansia tanpa komorbid yang telah mendapat booster adalah 0,49 persen. Sementara itu, risiko kematian bagi lansia tanpa komorbid yang sudah mendapat booster adalah 7,5 persen. Risiko kematian nonlansia tanpa komorbid yang telah divaksin lengkap dua dosis adalah 2,9 persen. Lalu, risiko kematian lansia tanpa komorbid yang telah mendapat vaksin lengkap dosis 22,8 persen.

Jumlah kematian pada kelompok dengan komorbid yang belum divaksin lengkap mencapai 739 kasus jika dibandingkan dengan yang telah mendapat booster, yakni 20 kematian. ’’Vaksinasi lengkap, ditambah booster, dapat memberikan perlindungan hingga 91 persen dari kematian atau risiko terburuk lainnya akibat Covid-19,’’ ujarnya. (*)

Reporter: JP Group

DPD RI Dorong Indonesia Aktif Akhiri Konflik Militer Rusia-Ukraina

0
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

batampos – Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti mendorong pemerintah Indonesia untuk melakukan diplomasi tingkat dunia, dalam rangka membantu menyelesaikan konflik Rusia dan Ukraina.

“Sebagai negara yang cinta perdamaian dan komitmen menjalankan amanat Pembukaan UUD 1945, Indonesia perlu melakukan langkah konkret untuk mencegah meluasnya konflik militer Rusia dan Ukraina,” kata LaNyalla dalam keterangannya, Sabtu (26/2).

Menurut LaNyalla, apapun alasannya perang akan merenggut banyak korban dari masyarakat sipil, terutama dari kalangan anak-anak dan perempuan.

“Perang tidak dapat diterima di belahan dunia manapun. Pemerintah kita, terutama Presiden Jokowi harus segera mengambil bagian dari penyelesaian konflik internasional, terutama agar korban sipil tidak terus bertambah,” tegasnya.

LaNyalla berharap pemerintah Indonesia dan negara lainnya mampu menekankan kepada pihak yang berkonflik agar tidak menambah persoalan global di tengah pandemi Covid-19.

“Perang tentunya akan mempersulit proses pemulihan, baik dari sisi kesehatan maupun pertumbuhan ekonomi,” imbuhnya.

LaNyalla juga menyorot dampak konflik Rusia dan Ukraina. Menurutnya peperangan kedua negara berpengaruh bagi Indonesia, terutama dari sektor perdagangan dan investasi.

“Dalam konteks perdagangan dan investasi pasti Indonesia terkena imbas. Karena sejauh ini Indonesia memiliki hubungan kedekatan baik dengan Ukraina dan Rusia,” tutur Senator Jawa Timur itu.

Selain itu, perang juga bakal berdampak pada mobilitas manusia di Ukraina dan sekitarnya.

“Kalau terus berlanjut, pasti akan terjadi eksodus besar-besaran warga untuk mengungsi. Ini akan memberi masalah bagi negara sekitarnya, bahkan bisa bergerak ke negara yang lebih jauh,” tandas LaNyalla. (*)
Reporter: JP Group

Respons Muhammadiyah Soal Wacana Penundaan Pemilu 2024

0
Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

batampos –  Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti meminta para elite politik bersikap Arif dan bijaksana dalam merespons wacana penundaan Pemilu 2024. Dia mengharapkan, para elite politik tidak menambah masalah bangsa dengan membangun wacana yang melanggar konstitusi.

“Terkait dengan wacana penundaan Pemilu, sebaiknya para elit politik bersikap arif, bijaksana, serta mementingkan masa depan bangsa dan negara di atas kepentingan individu dan kelompok. Janganlah menambah masalah bangsa dengan wacana yang berpotensi melanggar Konstitusi,” kata Mu’ti dalam keterangannya, Sabtu (26/2).

Menurut Mu’ti, seharusnya para elite politik bisa melihat langsung keadaan masyarakat. Dia menyebut, seharusnya tidak boleh membangun wacana hanya berdasarkan hasil survei. “Jangan hanya membaca hasil survei yang mungkin saja tidak akurat,” tegas Mu’ti

Oleh karena itu, Mu’ti meminta para elite politik mengakhiri wacana menunda Pemilu 2024 yang berimplikasi pada perpanjangan masa bakti Presiden-Wakil Presiden, Menteri, DPD, DPR, dan DPRD serta jabatan terkait lainnya diakhiri. “Mari berpikir jernih dan jangka panjang,” pungkas Muti.

Sebagaimana diketahui, wacana penundaan Pemilu 2024 baru-baru ini disampaikan Ketua Umum PKB yang juga menjabat Wakil DPR Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Menurut Cak Imin, Pemilu Serentak 2024 sebaiknya ditunda 1-2 tahun agar tidak menggangu momentum kebangkitan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Wacana ini kemudian disambut baik oleh sejumlah elite politik, seperti Ketum PAN Zulfikli Hasan yang mengaku sepakat dengan usulan penundaan Pemilu dengan 5 alasan antara lain situasi pandemi yang masih berlangsung dan memerlukan perhatian khusus dan kondisi perekonomian yang belum stabil. Sehingga pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat masih perlu melakukan pemulihan untuk kembali bangkit. (*)

Reporter: JP Group

Ahmad Muzani Sebut Kader Gerindra Tunggu Prabowo Deklarasi Capres 2024

0
Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani (kiri) berbincang dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jumat (25/2/2022) malam. (ANTARA/Fiqih Arfani)

batampos – Kader Partai Gerindra menunggu Prabowo Subianto melakukan deklarasi dan menyatakan diri maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024.

“Teman-teman, khususnya di Jawa Timur, telah meminta beliau (Prabowo) untuk maju calon presiden. Sekarang kami tunggu deklarasi,” ujar Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Ahmad Muzani usai bertemu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Jumat (25/2) malam.

Sampai sekarang, pihaknya mengaku belum menerima jawaban resmi dari ketua umum Prabowo Subianto terkait kepastian maju atau tidaknya sebagai calon presiden. “Nah, kami sekarang fokus menunggu jawaban dari ketua umum. Nanti setelah itu, baru berbicara tentang koalisi maupun bakal nama calon wakilnya,” ucap Muzani.

Ia bahkan selama beberapa hari berada di Jatim untuk melakukan persiapan sekaligus mengecek kekuatan kader dan pengurus jika Prabowo maju sebagai calon presiden.

Didampingi Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad beserta pengurus lainnya, Sekjen Muzani selama dua hari berada di Madura untuk melakukan konsolidasi. “Ternyata respons-nya positif dan kekuatan struktur partai untuk memenangkan Pak Prabowo sebagai Presiden RI periode mendatang cukup maksimal,” kata dia.

Disinggung tentang nama Khofifah Indar Parawansa sebagai tokoh yang layak mendampingi Prabowo Subianto, Wakil Ketua MPR RI tersebut mengaku belum memikirkan ke arah pasangan. “Sekali lagi, fokus kami menunggu jawaban Pak Prabowo maju atau tidak. Setelah itu baru memikirkan langkah lainnya,” kata Muzani.

Namun, pada kesempatan sama ia tak henti-hentinya memuji Gubernur Khofifah kendati pada Pilkada 2018 tak didukungnya. “Berbangga lah warga Jatim memiliki Khofifah sebagai gubernur. Beliau ini fasih dan komplet dalam menangani persoalan dengan cepat serta tepat,” ujar Muzani.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tak memberikan komentar terkait Pemilihan Presiden 2024. Orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut mengapresiasi dan berterima kasih kepada Sekjen Gerindra beserta rombongan yang telah bersedia singgah ke Grahadi sekaligus menikmati hidangan khas Jatim. (*)

Reporter: JP Group

Satlantas Polresta Barelang Tindak 60 Motor Balap Liar dan Knalpot Brong

0

batampos – Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang menggelar cipta kondisi di 6 lokasi, Sabtu (27/2) malam. Kegiatan ini dengan sasaran balap liar, dan sepeda motor yang menggunakan knalpot brong.

razia knalpot
foto: Dalil Harahap / Batam Pos

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Ricky Firmansyah, Kanit Turjawali Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra serta jajaran. Hasilnya, petugas menindak 60 unit sepeda motor.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Ricky Firmansyah mengatakan kegiatan ini dilaksanakan karena banyaknya komplain masyarakat terkait aktivitas balap liar pada malam minggu.

“Pada malam minggu ditemukan banyak sekali remaja dan anak muda melakukan balap liar,” ujar Ricky yang didampingi Kanit Turjawali Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra di lokasi.

Ricky menjelaskan dalam kegiatan tersebut, petugas juga menindak sepeda motor yang menggunakan knalpot brong. Menurut dia, penggunaan knalpot brong ini sangat menganggu kenyamanan para pengguna jalan.

“Ini salah satu program dan target Satlantas Polresta Barelang, tahun 2022 ini Batam zero knalpot brong,” katanya.

Sementara Kanit Turjawali Polresta Barelang, Ipda Yudhi Patra menjelaskan kegiatan cipkon ini dilakukan dengan membagi 2 tim. Dengan mengambil titik Palm Spring, Bundaran Madani, Masjid Raya, Simpang Kara, Simpang Frengky, serta Simpang Helm, Legenda.

“Jika ditemukan di jalanan yang menggunakan knalpot brong langsung kita tindak. Termasuk remaja-remaja yang berkumpul,” katanya.

Yudhi menjelaskan untuk sepeda motor yang terjaring, petugas memberikan sanksi tilang. Selain sanksi tilang, khusus untuk sepeda motor yang menggunakan knalpot brong, diwajibkan untuk mengganti sesuai standarisasi dealer.

“Kendaraan kita amankan, dan langsung ditilang. Nanti yang menggunakan knalpot brong wajib mengganti dengan standarisasi dealer,” tegasnya.

Dengan banyaknya kendaraan dan remaja yang terjaring cipkon ini, Yudhi mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat dan para orangtua untuk meningkatkan pengawasan kepada anak-anaknya. Yakni tidak mengizinkan anak di bawah umur untuk mengendarai motor, serta tidak memberi izin anak bepergian pada malam hari.

“Kegiatan ini akan rutin kita lakukan hingga target kita tahun ini tercapai,” tutup Yudhi. (*)

Reporter: YOFI YUHENDRI

Bupati Pasbar Tetapkan Tanggap Darurat 14 Hari

0
Eskavator berupaya membersihkan material Masjid Raya Kajai, Nagari Kajai, Keacmatan Talamau, Pasaman Barat, kemarin (25/2). (ROHIMUDIN/PADANG EKSPRES)

batampos – Gempa berkekuatan 6,1 SR mengejutkan warga Pasaman dan Pasaman Barat (Pasbar) di Sumatera Barat. Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar hingga pukul 18.00 kemarin (25/2) mencatat 7 orang meninggal dan 2 orang dinyatakan hilang. Sementara itu, ribuan warga di dua kabupaten tersebut memilih mengungsi hingga situasi aman.

Kerusakan fisik juga terlihat di sejumlah bangunan di Pasaman dan Pasbar. Ratusan rumah dan sejumlah perkantoran rusak. Bahkan, di beberapa lokasi terjadi longsor. BPBD Pasaman menyebut sekitar 5.000 warga mengungsi di 35 titik. Saat ini petugas masih memerinci jumlah pasti warga yang mengungsi.

“Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, para personel organisasi maupun relawan, dan warga masih memfokuskan pada pencarian, penyelamatan, dan evakuasi serta pelayanan kepada warga terdampak,” kata Kepala Pelaksana BPBD Pasaman Alim Bazar. Dari tujuh orang meninggal, lima berasal dari Pasaman.

Kepala Pelaksana BPBD Sumbar Jumaidi menambahkan, dua orang meninggal akibat gempa tercatat di Pasbar. Lokasi yang terdampak gempa adalah Kecamatan Kinali, Talamau, dan lainnya. Longsor terjadi di Bukit Lintang dan Nagari Malampah. Warga yang luka ringan sebanyak 50 orang dan luka berat 10 orang. Jumlah bangunan rusak berat mencapai seratusan unit.

Menyikapi gempa itu, Bupati Pasbar Hamsuardi telah menetapkan masa tanggap darurat bencana alam selama 14 hari. Terhitung kemarin sampai 10 Maret.

Para pengungsi saat ini membutuhkan bantuan. Warga Talamau, misalnya, membutuhkan tenda pengungsian (tenda barak dan tenda keluarga), terpal, tenaga kesehatan, dapur umum, makanan siap saji, air minum, selimut, tikar, dan family kit.

’’Pihak PMI Kabupaten Pasaman Barat bersama stakeholder sudah mendirikan pos kesehatan di Puskesmas Kajai dan Puskesmas Talu beserta dapur umum,’’ ujar Kepala Markas PMI Pasbar Rida Warsa.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Suharyanto telah memerintah tim reaksi cepat (TRC) BNPB untuk melakukan kaji cepat situasi dan kebutuhan serta memberikan pendampingan penanganan darurat di Sumbar. Suharyanto dan jajaran BNPB hari ini dijadwalkan meninjau lokasi terdampak. (*)

Reporter: JP Group

Yusuf Mansur Sebut Wirda Masuk Universitas Buckingham, Bukan Oxford

0
Wirda Mansur(Instagram)

batampos – Latar belakang pendidikan Wirda Mansur sempat menjadi sorotan karena kuliahnya yang berbeda-beda. Mulai dari kuliah di Universitas Oxford, Universitas Buckingham, hingga Institut Daarul Qur’an.

Yusuf Mansur selaku ayahanda ikut memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang menyebut sang putri telah berbohong terkait latar belakang pendidikannya. Pimpinan Pesantren Daarul Qur’an itu dengan tegas membantah kalau Wirda lulusan Universitas Oxford.

 

Yusuf Mansur. (IMAM HUSEIN/JAWA POS)

“Enggak ada yang ngaku ngaku dari kami papanya dan Wirda bahwa Wirda lulusan Oxford, umur berapa dia. Bahwa Wirda sangat berpeluang kuliah di Oxford iya karena pengalaman internasional beliau. Dari SD saya sudah bawa keliling nusantara dan ke mancanegara ketemu dengan syekh dan lain sebagainya,” aku Yusuf Mansur kepada JawaPos.com Sabtu (26/2).

Baca juga: Venna Melinda-Ferry Irawan Akan Gelar Pengajian sebelum Menikah di Bali

Untuk menjernihkan persoalan, penceramah yang kerap mungungkap keajaiban sedekah dalam sejumlah kesempatan itu membeberkan latar belakang pendidikan Wirda Mansur. Menurutnya, sejak kecil sang putri memang sering pindah pindah sekolah.

“SMP di Jordan sama di Turki, SMA dititipin ke ustad Syamsi Ali di New York, sekolah di sekolah Islam di sana. Terus kemudian pindah ke Washington DC sekolah di sana dan ngambil kursus lado, sertifikasi bahasa Inggris supaya gampang kuliah di Amerika,” tuturnya.

Namun seiring berjalannya waktu Wirda lebih tertarik kuliah di Inggris bukan di Amerika. “Cara menyiasatinya ikut workshop workshop, kursus di Oxford. Oxford itu kan kayak kota, nggak diterima di A bisa ke B,C, D. Kalau beasiswa susah tapi kalau bayar kan gampang,” aku Yususf Mansur.

Setelah berpetualang mencari universitas terbaik di Inggris, akhirnya Wirda Mansur masuk di Universitas Buckingham dan sempat menjalani perkuliahan via daring. Mengingat saat baru mendaftar kuliah pandemi Covid-19 melanda dunia. Yusuf Mansur menyebut Wirda sempat mau berangkat ke Inggris kala itu. “Beruntung dia belum berangkat karena kalau nggak, dia bisa kena lockdown di sana,” ujarnya.

Terkait Wirda yang juga terdaftar di Institut Daarul Qur’an, ustad Yusuf Mansur membenarkannya. Menurutnya, selain kuliah di Universitas Buckingham, Wirda juga kuliah di perguruan tinggi yang dikelolanya itu.

“Wirda kemudian ikut kuliah di Institut Daarul Quran karena dalam tanda petik punya babenya, dikelola babenya dan kawan kawan. Dan yang lebih berhak untuk ikut kuliah ya Wirda sekalian biar dia punya pengalaman kuliah di sini,” tuturnya.

Yusuf Mansur mengungkapkan, kemungkinan Wirda Mansur tidak akan melanjutkan pendidikannya di Universitas Buckingham dan akan pindah ke salah satu univeristas di Singapura. Pertimbangannya karena waktu perkuliahan yang digelar secara online bermasalah lantaran adanya perbedaan waktu. (*)

Reporter : JP Group