Sabtu, 16 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8380

Pemko Batam akan Kembangkan Potensi Wisata Sisir Pulau

0
Belakang Padang
Ilustrasi: Perahu pompong tengah bersandar di Pelabuhan Kuning Belakang Padang. Foto: Rifki Setiawan Lubis/Batam Pos

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi berencana mengembangkan destinasi sisir pulau di Kecamatan Belakang Padang. Wisatawan akan diajak berkeliling menikmati pemandangan di pulau-pulau yang ada di pulau penyangga tersebut.

Untuk tahap awal sejak tahun lalu Pemko sudah membenahi infrastruktur seperti jalan dan pelabuhan. Tahun ini infrastruktur masih dilanjutkan, agar bisa layak ketika ada wisatawan yang masuk ke Belakangpadang.

“Kuliner di pulau tidak usah diragukan lagi. Masakan orang pulau ini jauh lebih enak dari restauran ya. Mungkin karena resep turun temurun yang mereka gunakan. Tapi tetap saya ingin benahi juga agar tidak ada keraguan di mata wisman. Tradisional food ini yang harus dipertahankan, dan dipromosikan lagi,” bebernya, Kamis (10/2).

Rudi mengungkapkan pembangunan tidak saja di mainland, namun juga hinterland. Termasuk potensi pariwisata yang bisa dibuka. Wisata ini tidak pernah mati, malah ada terus penikmatnya. Untuk itu, disiapkan dulu infrastrukturnya.

Untuk transportasi wisata sisir atau mengelilingi pulau ini, pihaknya menyiapkan dia alat transportasi laut berupa dua unit alat kapal khusus untuk mengangkut penumpang dalam berwisata mengelilingi pulau ini.

“Kalau sekarang yang ada cuma boat pancung ya, nanti khusus untuk wisata ini ada dua unit tongkang ya namanya yang bisa dinaiki penumpang,” imbuhnya.

Menurutnya, sudah terbayang wisata yang akan memiliki potensi ini. Pariwisata di Hinterland jangan sampai hanya begini saja, jika ada peluang harus dimanfaatkan.

Muatan tongkang ini bisa mengangkut 200 orang. Dilengkapi dengan kafe dan fasilitas lainnya. Transportasi tongkang ini bisa keliling pulau.

“Wisata keliling pulau ini akan saya hidupkan. Jadi bukan hanya transportasi dari Belakang Padang ke Sekupang atau sebaliknya. Tapi bisa keliling pulau di Kecamatan Belakang Padang,” katanya.

Rudi berharap wisata keliling pulau ini bisa diminati nantinya oleh wisman mancanegara. Khususnya wisman asal Singapura dan Malaysia. Sehingga saya bisa bantu ekonomi masyarakat di hinterland.

Wisata keliling pulau ini akan dikelola oleh pemerintah dan swasta. Serta menggandeng seluruh lapisan masyarakat. Mereka yang membawa boat pancung saat ini, itu yang menjadi prioritas.

“Nanti untuk yang bawa kapalnya bisa diambil dari persatuan pengemudi pancung ini. Nanti akan ada pelatihan dan teknis rencana wisata ini bagi petugasnya, tujuannya jika bawa wisman mereka tidak kesulitan,” imbuh Rudi.

Ia menambahkan untuk tahap awal pengadaan tongkang ada 2 unit. Tahun ini sudah dianggarkan. Sementara 2 unit dulu.

“Satu untuk pergi, satu lagi untuk datang sehingga orang tak terlalu lama menunggu di Pelabuhan,” sebut Kepala BP Batam ini. (*)

Reporter : YULITAVIA

Kolonel CKM dr Robert Simanjuntak: Tak Ada Pungutan Apapun di RSKI Galang

0
RSKI Galangg
Ilustrasi. RSKI Galang. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

batampos- Kepala RSKI Pulau Galang Kolonel CKM dr Robert Simanjuntak memastikan tak ada pungutan apapun kepada pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di RSKI Galang. Ini disampaikan Robert menanggapi adanya keluhan sejumlah mantan pasien Covid-19 yang mengaku harus membayar uang sebesar Rp 150 ribu untuk biaya transportasi pulang dengan kendaraan operasional rumah sakit.

BACA JUGA: RSKI Tangani 52 Pasien Covid-19, 11 Probable Omicron

“Tak ada itu. Tak betul. Di sini semuanya bebas administrasi. Banyak kok pasien yang nanya gimana administrasi (perawatan) segalah macam, kita tegaskan tak ada sama sekali,” ujar Robert.

Dijelaskan Robert, RSKI Batam bertanggung jawab penuh atas perawatan pasien Covid-19 hingga sembuh, namun tidak bertanggung jawab dengan kepulangan pasien setelah sembuh. Nah keluhan pungutan biaya transportasi ini bisa saja kesalahan informasi yang disampaikan pasien di luar sana. Pasienlah yang minta agar mereka diantarkan oleh petugas rumah sakit di sana dengan kendaraan operasional rumah sakit, dan karena tak ada anggaran untuk pengantaran pulang pasien maka, pasienlah yang berinisiatif untuk bantu uang BBM kendaraan yang mengantar mereka.

“Kalaupun ada itu permintaan pasien sendiri bukan dipaksakan atau diwajibkan. Tak ada itu. Tugas kami menangani pasien di sini hingga sembuh,” kata Robert.

Namun demikian pihak akan tetap melakukan evakuasi interen agar tak ada lagi informasi miring yang beredar di masyarakat. Untuk pasien Covid-19 yang dirawat di RSKI saat ini sebanyak 263 orang dengan yang Probable omicron sebanyak 92 orang. (*)

Reporter : Eusebius Sara

 

 

Kolonel CKM dr Robert Simanjuntak: Tak Ada Pungutan Apapun di RSKI Galang

0
RSKI Galangg
Ilustrasi. RSKI Galang. Foto: Messa Haris/batampos.co.id

batampos- Kepala RSKI Pulau Galang Kolonel CKM dr Robert Simanjuntak memastikan tak ada pungutan apapun kepada pasien Covid-19 yang menjalani perawatan di RSKI Galang. Ini disampaikan Robert menanggapi adanya keluhan sejumlah mantan pasien Covid-19 yang mengaku harus membayar uang sebesar Rp 150 ribu untuk biaya transportasi pulang dengan kendaraan operasional rumah sakit.

BACA JUGA: RSKI Tangani 52 Pasien Covid-19, 11 Probable Omicron

“Tak ada itu. Tak betul. Di sini semuanya bebas administrasi. Banyak kok pasien yang nanya gimana administrasi (perawatan) segalah macam, kita tegaskan tak ada sama sekali,” ujar Robert.

Dijelaskan Robert, RSKI Batam bertanggung jawab penuh atas perawatan pasien Covid-19 hingga sembuh, namun tidak bertanggung jawab dengan kepulangan pasien setelah sembuh. Nah keluhan pungutan biaya transportasi ini bisa saja kesalahan informasi yang disampaikan pasien di luar sana. Pasienlah yang minta agar mereka diantarkan oleh petugas rumah sakit di sana dengan kendaraan operasional rumah sakit, dan karena tak ada anggaran untuk pengantaran pulang pasien maka, pasienlah yang berinisiatif untuk bantu uang BBM kendaraan yang mengantar mereka.

“Kalaupun ada itu permintaan pasien sendiri bukan dipaksakan atau diwajibkan. Tak ada itu. Tugas kami menangani pasien di sini hingga sembuh,” kata Robert.

Namun demikian pihak akan tetap melakukan evakuasi interen agar tak ada lagi informasi miring yang beredar di masyarakat. Untuk pasien Covid-19 yang dirawat di RSKI saat ini sebanyak 263 orang dengan yang Probable omicron sebanyak 92 orang. (*)

Reporter : Eusebius Sara

 

 

SIBAKAU Sapa Anak-anak di Belakangpadang

0
Satlantas Polresta Barelang Sibakau
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Ricky Firmansyah (tengah) bersama Personel Unit Kamsel Satlantas Polresta Barelang berfoto dengan anak-anak SDN 001 Belakangpadang. Foto: Humas Polresta Barelang

batampos – Unit Kamsel Sat Lantas Polresta Barelang melaksanakan Inovasi “SIBAKAU” yakni Polisi Sahabat Anak Pulau di Pulau Belakang Padang, Kota Batam, Rabu (9/2/2022)

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Ricky Firmansyah, bersama Personil Unit Kamsel Satlantas Polresta Barelang dengan mengunjungi SDN 001 Belakang padang yang di ikuti 25 Orang Anak.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Ricky Firmansyah, mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk mendekatkan diri dan memperkenalkan diri antara Polisi dan Anak-anak yang berada di Pulau.

“Dalam inovasi Sibakau dilakukan penyuluhan dan sosialisasi dengan memberikan pengetahuan tentang kepolisian yang disampaikan secara menarik melalui permainan-permainan,” katanya.

Pihaknya juga ingin menanamkan wawasan dan pengetahuan tentang tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Salah satu caranya yakni dengan memperkenalkan rambu-rambu lalu lintas kepada anak anak SDN 001 Belakang Padang.

“Kegiatan ini juga dapat memberikan pemahaman kepada anak-anak usia dini tentang Polisi Sahabat Anak, agar menjadi bekal dan Pengetahuan tentang polisi dan motivasi menjadi polisi dimasa depan,” ujarnya.(*)

Reporter: Messa Haris

SIBAKAU Sapa Anak-anak di Belakangpadang

0
Satlantas Polresta Barelang Sibakau
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Ricky Firmansyah (tengah) bersama Personel Unit Kamsel Satlantas Polresta Barelang berfoto dengan anak-anak SDN 001 Belakangpadang. Foto: Humas Polresta Barelang

batampos – Unit Kamsel Sat Lantas Polresta Barelang melaksanakan Inovasi “SIBAKAU” yakni Polisi Sahabat Anak Pulau di Pulau Belakang Padang, Kota Batam, Rabu (9/2/2022)

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Ricky Firmansyah, bersama Personil Unit Kamsel Satlantas Polresta Barelang dengan mengunjungi SDN 001 Belakang padang yang di ikuti 25 Orang Anak.

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Ricky Firmansyah, mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk mendekatkan diri dan memperkenalkan diri antara Polisi dan Anak-anak yang berada di Pulau.

“Dalam inovasi Sibakau dilakukan penyuluhan dan sosialisasi dengan memberikan pengetahuan tentang kepolisian yang disampaikan secara menarik melalui permainan-permainan,” katanya.

Pihaknya juga ingin menanamkan wawasan dan pengetahuan tentang tertib berlalu lintas sejak usia dini.

Salah satu caranya yakni dengan memperkenalkan rambu-rambu lalu lintas kepada anak anak SDN 001 Belakang Padang.

“Kegiatan ini juga dapat memberikan pemahaman kepada anak-anak usia dini tentang Polisi Sahabat Anak, agar menjadi bekal dan Pengetahuan tentang polisi dan motivasi menjadi polisi dimasa depan,” ujarnya.(*)

Reporter: Messa Haris

IPW Anggap Tindakan Aparat di Wadas Seperti Orde Baru

0
Tangkapan layar saat polisi mengeepung Warga di Masjid Desa Wadas. (Istimewa)

batampos – Indonesia Police Watch (IPW) mengecam tindakan aparat dalam konflik di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah. IPW mendesak agar Polda Jawa Tengah dievaluasi terkait proses pengamanan yang diterapkan di Wadas.

“IPW mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengevaluasi tindakan represif yang dilakukan Polda Jawa Tengah terhadap warga desa Wadas,” kata Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dalam keterangan tertulis, Kamis (10/2).

IPW menyoroti penangkapan terhadap puluhan warga di Desa Wadas oleh aparat. Meskipun pada akhirnya dibebaskan, namun peristiwa itu dianggap tidak perlu terjadi.

“Peristiwa itu sangat memprihatinkan, di mana mereka yang ditangkap karena menolak pengukuran tanah telah mendapat intimidasi serta ancaman fisik bahkan pemukulan. Disamping, adanya sweeping handphone kepada masyarakat dan jaringan internet terputus,” kata Sugeng.

“Kejadian ini, identik dengan tindakan- tindakan kekerasan yang dilakukan aparat pada masa Orde Baru. Yang mana, sejumlah personil dengan cukup banyak dikerahkan untuk menggusur rakyat yang tertindas;” tandasnya.

Diketahui, Polda Jawa Tengah menjaga ketat area konflik pembangunan Waduk Bener, di Desa Wadas, Purworejo. Hal ini menyusul masih adanya penolakan dari sejumlah warga terhadap upaya ganti rugi atas pembebasan lahan.

Kabid Jawa Tengah Kombes Pol Iqbal Alqudusy mengatakan, pihaknya mengerahkan ratusan personel gabungan untuk menjaga lokasi. “Kalau gabungan ada sekitar 300an personel,” ucapnya saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (8/2).

Pengamanan dilakukan atas permintaan Badan Pertahanan Nasional (BPN) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sebab, Waduk Bener sudah masuk dalam program pembangunan strategis nasional.

Sejauh ini ada 70 petugas BPN yang bekerja melakukan pengukuran tanah di Desa Wadas. Namun, masih ada sekelompok warga yang menolak pembebasan lahan. Pada Selasa (8/2) bahkan 23 orang telah diamankan karena diduga membawa senjata tajam dan menjadi provokator. (*)

Reporter: JP Group

Timnas Putri Targetkan Meraih Emas di Hanoi

0
Point Guard timnas basket putri Hanny Sutjiono (nomor 5) melakukan tos dengan rekannya sebelum laga FIBA Women’s Asia Cup tahun lalu. (FIBA Asia)

batampos – Sebanyak 20 pebasket putri dipanggil untuk memperkuat timnas menuju SEA Games 2021 Hanoi.

Induk basket tertinggi tanah air (PP Perbasi) menargetkan timnas putri bisa meraih medali emas di SEA Games kali ini.

Sejauh ini, capaian terbaik Srikandi Pertiwi di ajang multievent terbesar se-Asia Tenggara itu adalah medali perak. Masing-masing pada edisi 1991 dan 2015. Lalu medali perunggu pada 2017 dan 2019.

Sekretaris Jenderal PP Perbasi Nirmala Dewi menyatakan, target prestasi maksimal realistis bagi pasukan Merah Putih. Sebab, mayoritas pemain yang dipanggil merupakan skuad SEA Games sebelumnya sekaligus skuad yang tampil di FIBA Women’s Asia Cup 2021 Divisi B di Amman, Jordania.

Para pemain menjalani training center (TC) sejak 3 Februari 2022 di GOR Cahaya Lestari, Surabaya.

TC kali ini diadakan untuk dua timnas sekaligus. Selain timnas 5 x 5 putri, ada timnas 3 x 3 putri. Timnas 5 x 5 putri berada di bawah asuhan coach Lin Chi Wen. Sementara itu, coach July Wong ditugaskan memoles timnas 3 x 3 putri.

Manajer Timnas Putri Christopher Tanuwidjaja menambahkan, pelatih meminta kembali memanggil 12 pemain yang ke Jordania.

Sebanyak 12 pemain yang berjuang bersama coach Lin Chi Wen di FIBA Women’s Asia Cup 2021 adalah Lea Elvensia Wolobubo Kahol, Agustin Elya Gradita Retong, Kadek Pratita Citta Dewi, Priscilla Annabel Karen, Sumiati, Yuni Anggraeni, Mega Nanda Perdana Putri, Nathania Claresta Orville, Gabriel Sophia, Henny Sutjiono, Kimberley Pierre Louis, dan Angelica Jennifer Candra.

Itop (sapaan Christopher Tanuwidjaja) menuturkan, pemain yang diboyong ke Jordania itu dianggap pelatih sudah mengerti sistem permainan yang dia terapkan.

’’Lalu, ditambah delapan pemain dari hasil pemantauan beliau di Liga Mahasiswa, Tournament Ultah GMC, dan para pemain dengan potensi tinggi yang ada di luar negeri,’’ jelasnya.

Para pemain bakal bersaing untuk memperebutkan kuota yang ada. Untuk 5 x 5, disediakan 12 slot. Sedangkan 3 x 3 disediakan empat pemain.

’’Tapi, tidak menutup kemungkinan satu pemain akan kami panggil untuk memperkuat dua event yang berbeda tersebut. Dalam seleksi, tidak ada promosi dan degradasi. Yang ada hanya terpilih masuk ke dalam skuad utama atau tercoret,’’ ujar Itop. (*)

Reporter: JPGroup

Gandeng Dinkes Kepri, Wirya Gelar Vaksinasi Booster di Sungai Panas

0
WhatsApp Image 2021 04 20 at 12.59.43 e1642560698947
Wirya Putra Sar Silalahi

batampos- Untuk mempercepat proses vaksin booster, Sekretaris komisi IV DPRD Kepri Wirya Silalahi menggandeng Dinas Kesehatan Kepri menggelar vaksin khusus dosis 3 (booster) di Sungai Panas, Batam, Kamis (10/2). ”Kita ingin agar masyarakat semua dapat segera vaksin booster, atau vaksin ketiga,” ujar Wirya di sela sela kegiatan.

Dalam kegiatan itu, ujar Wirya, ada juga warga yang ingin vaksin tapi gagal. Penyebabnya karena rentang waktu dengan vaksin ke II harus 6 bulan. ”Ada warga datang mau booster. Tapi karena baru tiga bulan vaksin II, terpaksa gagal. Jadi bagi warga yang ingin vaksin booster harus melihat persyaratannya juga. Harus ada rentang waktu dari vaksin ke II enam bulan baru boleh vaksin Booster. Selain itu harus sehat juga,” ujarnya

Ke depan jika ada kelompok warga yang ingin dan mau vaksin khusus booster, bisa menghubungi Wirya. Tujuannya biar Wirya bisa koordinasi dengan Dinkes Kepri untuk sesegera mungkin melakukan vaksinasi.

BACA JUGA: Apindo Buka Layanan Vaksin Booster, Daftar di Sini

”Apalagi saya dengar vaksinasi booster di Kepri masih jauh dari harapan. Kita harus ikut mensukseskan vaksinasi ini agar cepat terbentuk herd immunity warga Batam,” beber anggota DPRD Kepri dapil Batam ini.

Wirya berharap, jika herd immunity warga sudah bagus, secara otomatis, roda kehidupan, perekonomian akan berjalan dengan baik. (*)

Tambah Lagi, 62 Warga Batam Terpapar Covid

0
uji sempel covid e1643272652393
Ilustrasi. Pengujian sempel covid di BPKLP Batam. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batamppos- Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Covid-19 Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan, pada Kamis 10 Februari 2022 ditemukan 62 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlah itu didapat dari hasil tes PCR dan hasil tracing bagi kontak langsung pasien yang terkonfirmasi Corona. “Ada tambahan 62 orang,” ujarnya, Kamis (10/2).

BACA JUGA: Pecah Rekor Lagi di Batam, Sehari Positif Covid-19 Tambah 72 Orang

Didi mengatakan, bahwa kasus aktif di Batam saat ini bertambah 61 orang. Hal ini dikarenakan ada satu pasien yang dinyatakan sembuh. Sehingganya, total kasus aktif saat ini berjumlah 330 orang. “Kasus aktif kita juga terus naik,” tambahnya.

Sementara itu untuk kasus Probable Omicron saat ini berjumlah 110 orang. Dimana 19 orang diantaranya positif Omicron. Ini diketahui setelah keluarnya hasil pengujian sampel Whole Genome Sequencing (WGS) oleh Litbangkes Kementerian Kesehatan RI.

“Hasil pemeriksaan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI, dsri 110 Probable Omicron, ada 19 positif Omicron di Kota Batam,” ungkap Didi.

Menurutnya, dari 19 kasus Omicron ini sebagian besar berasal dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau para pelaku perjalanan internasional. Sejauh mereka sebanyak 16 orang diantaranya dirawat di RSKI Galang dan tiga lain di rumah sakit Batam.

Sepanjang bulan Februari 2022 ini, tim gugus tugas Covid-19 Kota Batam mencatat penambahan kasus Covid-19 sebanyak 339 orang. Sementara itu ada sebanyak 51 yang dinyatakan sembuh Covid-19. “Penambahan cukup tinggi sepanjang bulan ini, ada 339 pasien selama 10 hari ini,” bebernya.

Sementara itu bila melihat peta penyebaran Covid-19, hampir seluruh wilayah mainland Batam kecuali Batuampar berzona merah dengan jumlah kasus tertinggi di Kecamatan Batamkota 95 kasus.

“Dua kecamatan yang masih hijau Belakang Padang dan Galang. Sementara Bulang zona kuning dengan satu kasus aktif,” pungkasnya. (*)

Reporter: Rengga

Ponpes Darussilmi Bintan Wisuda 113 Tahfiz Quran 

0
Santri Ponpes Darussilmi Bintan mengikuti Wisuda Akbar Tahfiz Quran 30 Juz di Hotel CK Tanjungpinang. F. Humas Pemprov Kepri

batampos- Pondok Pasantren (Ponpes) Darussilmi Bintan menggelar Wisuda Akbar Tahfiz Alauran 30 Juz di Tanjungpinang. Dalam wisuda akbar tersebut, sebanyak 113 santri Ponpes berhasil menyelesaikan hafalan Alquran.

Pimpinan Ponpes Darussilmi Bintan Imran Abdurrosyid, mengatakan dari 113 wisudawan dan wisudawati, sebanyak 30 santri berhasil menyelesaikan atau menamatkan hafalan Alquran 30 Juz. “Selebihnya, baru menyelesaikan hafalan Alquran 20 Juz dan 15 Juz,” terangnya, Kamis (10/2).

BACA JUGA: Wagubkepri Buka STQ Mahasiswa Nasional

Menurutnya, Ponpes tidak memberikan metode khusus untuk santri agar segera menyelesaikan atau menamatkan hafalan Alquran. Namun, santri harus memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk menghafal dan memahami Alquran. Selain itu, Ponpes juga menerapkan sistem hafalan harian, mingguan dan bulanan. “Jadi rata rata para santri dapat menyelesaikan hafalan selama empat hingga lima tahun,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Tim Penggerak PKK Kepri Dewi Kumalasari yang hadir dalam Wisuda Akbar di Hotel CK Tanjungpinang mengatakan, saat ini pesantren tidak lagi dianggap tempat yang mengurung atau membatasi ruang gerak tetapi justru telah menjelma menjadi pusat peradaban. “Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya generasi muda yang melanjutkan pendidikannya ke pondok-pondok pesantren dan pusat-pusat Tahfiz Quran,” ujarnya.

Dewi juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan anak-anak di Provinsi Kepri. “Khususnya pendidikan di bidang pembinaan keagamaan yang memiliki peran sangat fundamental terhadap masa depan anak, seperti halnya hafal, baca dan tulis Alquran,” tegasnya. (*)

Reporter : YUSNADI NAZAR

 

Play sound