Sabtu, 9 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8389

BP Batam dan Badan Informasi Geospasial Lakukan MoU

0
BP Batam IT Center
Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) memperkuat kerja sama tentang Penyelenggaraan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Data dan Informasi Geospasial periode 2022- 2025. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) memperkuat kerja sama tentang Penyelenggaraan, Pengembangan, dan Pemanfaatan Data dan Informasi Geospasial periode 2022-2025.

Sebagai lembaga yang memiliki tugas dan fungsi dalam perumusan dan pengendalian kebijakan teknis di bidang informasi geospasial, BIG merupakan Lembaga Pemerintahan Non-Kementerian yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia.

Kerja Sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan Kepala BIG, Muh. Aris Marfai di Gedung IT Centre BP Batam, Kamis (3/2/2022).

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menyampaikan, tujuan kerja sama tersebut untuk mengintegrasikan seluruh data baik yang ada di Kota Batam, Rempang, maupun Galang.

“Harapannya kedepan seluruh data perencanaan di Kota Batam, Rempang, dan Galang dapat terintegrasi agar kegiatan pembangunan hingga investasi dapat terealisasi dengan cepat,” ujarnya.

Muhammad Rudi menjelaskan, saat ini data merupakan menu utama dalam penyajian informasi. Sehingga harus disiapkan guna mempermudah akses informasi.

Oleh karena itu, kolaborasi antara pihaknya yang memiliki Data Center dengan BIG selaku pihak yang berwenang dalam pengelolaan Data Geospasial, diharapkan mampu terus terjalin untuk kemudahan akses informasi.

“Kerja sama antara BP Batam dengan BIG sangat dibutuhkan. Karena kita memiliki Data Centre sedangkan BIG memiliki informasi Data Geospasial guna membangun dan menyempurnakan Sistem Informasi dan Teknonologi di Kota Batam sehingga dapat terwujudnya Batam Satu Data,” tuturnya.

Kepala BIG, Muh. Aris Marfai, menyampaikan, kerja sama dengan BP Batam merupakan suatu hal yang baik untuk terus dilanjutkan. Menurutnya, saat ini pembangunan di Kota Batam yang sedang bertumbuh pesat, memerlukan data-data geospasial yang lengkap.

Di sisi lain lanjutnya, BIG juga membutuhkan ruang penyimpanan data yang besar dan BP Batam memiliki ruang server yang memadai untuk mendukung kebutuhan tersebut.

“Langkah kerja sama dengan BP Batam merupakan hal yang sangat baik. Karena saat ini kebutuhan satu data yang terintegrasi sangat diperlukan untuk mendukung penyajian data spasial maupun data non spasial,” jelasnya.

Guna mendukung hal tersebut kata dia,, BIG memerlukan ruang penyimpanan yang sangat besar dan salah satu yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut adalah IT Centre BP Batam.

Reporter: Messa Haris

Buntut Pengusiran Paksa di Hanggar Malinau, Susi Air Inventarisasi Kerusakan

0
Petugas bersama Satpol PP Malinau mengeluarkan tiga pesawat milik Susi Air dari hanggar Bandara Robert Atty Bessing, Malinau, kemarin. (HADI ARIS ISKANDAR/RADAR TARAKAN/KALTIM POST GROUP)

batampos – Pengusiran paksa Susi Air dari hanggar bandara Robert Atty Bessing, Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara) dinilai berlebihan. Pihak kuasa hukum Susi Air menyesalkan tindakan pemerintah daerah (pemda) setempat itu. Dan menganggapnya sebagai tindakan yang terkesan pamer kekuasaan (show off power).

Kuasa hukum Susi Air dari Visi Law Office Donal Fariz mengatakan tindakan berlebihan itu membuat terganggunya pelayanan masyarakat Malinau dan sekitarnya. Sebab, di tahun ini Susi Air melayani 11 rute penerbangan dari dan ke Malinau. ”Mungkin itu yang tidak dipikirkan pihak-pihak yang menggunakan kekuasaan berlebihan itu,” kata Donal, kemarin (3/2).

Untuk diketahui, tahun ini Susi Air melayani 11 rute penerbangan dari dan ke Malinau. Penerbangan perintis pusat, misalnya, Susi Air melayani rute Malinau ke beberapa daerah. Diantaranya, Long Bawan, Long Apung, Mahak Baru, Binuang, Long Layu, Long Alango, Long Punjungan, Data Dian dan Long Sule. Selain itu, Susi Air juga melayani rute penerbangan perintis daerah dan reguler.

Donal menyebut secara umum tindakan pengusiran paksa Susi Air tersebut justru lebih banyak merugikan masyarakat. Bukan pihak Susi Air semata. Menurut Donal, kehadiran Susi Air di Malinau bukan sekadar soal bisnis. Tapi juga didasari niat membantu pemerintah setempat. Khususnya dari sektor transportasi udara. ”Jadi kami tidak habis pikir dengan tindakan pengusiran itu,” ungkapnya.

Mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu pun mempertanyakan kepentingan mana yang lebih besar antara pengusiran paksa Susi Air dengan pelayanan masyarakat Malinau? Tentu, kata dia, kepentingan masyarakat yang mestinya didahulukan. ”Tapi yang jelas, Susi Air menghormati hubungan hukum yang dilakukan selama ini dengan pemda,” ujarnya.

Selain mempelajari langkah hukum yang akan diambil, Donal menyebut pihak Susi Air juga tengah menginventarisir kerusakan dan kerugian akibat pengusiran paksa tersebut. Sejauh ini, pihaknya mendapati laporan adanya kerusakan yang timbul akibat tindakan pemda itu. ”Nanti akan kami update lagi data-data kerusakan dan kerugian itu,” paparnya. (*)

Reporter: JP Group

Bebas dengan Jaminan, MU Belum Beri Lampu Hijau Greenwood untuk Bergabung

0
Pesepak bola Manchester United Mason Greenwood. (Ian Walton/Reuters/Antara)

batampos – Kemarin (3/2) wide attacker muda Manchester United Mason Greenwood belum menampakkan batang hidungnya di Manchester United Training Centre (sebutan markas latihan United).

Meski dia sudah dibebaskan dengan jaminan dari penjara Greater Manchester Police sehari sebelumnya (2/2).

United memang belum memberikan lampu hijau bagi Greenwood untuk kembali berlatih atau masuk dalam daftar pemain.

Termasuk ketika Harry Maguire dkk menjamu Middlesbrough FC dalam putaran keempat Piala FA di Old Trafford dini hari nanti (5/2).

Sumber di internal United kepada The Sun menyebutkan, Mase –sapaan akrab Greenwood– baru benar-benar diperbolehkan bergabung sampai kasusnya tuntas.

Pemain 20 tahun itu terjerat kasus dugaan penganiayaan dan pemerkosaan kepada kekasihnya, Harriet Robson. ”United perlu berkaca pada kasus serupa dari Benjamin Mendy (bek kiri Manchester City, Red) yang dalam perkembangannya mendapat tambahan tuntutan,” tulis The Athletic.

Kebijakan United untuk tidak buru-buru memasukkan kembali Greenwood dalam skuad didukung kelompok suporter mereka, The Manchester United Supporters Trust (MUST).

Sebab, banyak fans United yang kecewa, bahkan kehilangan respek, kepada sosok yang digadang-gadang sebagai aset masa depan The Red Devils tersebut.

Sebelumnya nama Greenwood sudah dicoret dari skuad United dalam game sepak bola FIFA 22. Nike juga memberhentikan sementara kontrak sponsor dengan pemilik nomor 11 di United itu.

Yang terbaru, timnas Inggris diklaim tidak lagi mempertimbangkan Greenwood dalam skuad besutan Gareth Southgate sampai kasusnya tuntas.

Greenwood menjalani debut bersama The Three Lions dalam UEFA Nations League A 2020–2021 kontra Islandia (5/9/2020).

Dua hari kemudian dia bersama Phil Foden (Manchester City) dipulangkan dari timnas karena melanggar aturan kuntara setelah memasukkan wanita ke hotel timnas.

Setelah bebas dari penjara, Greenwood masih mengurung diri dalam rumahnya. Dia pun sampai menyewa dua pengawal pribadi dan melengkapi kediamannya dengan delapan peranti CCTV 4K ultra HD. (*)

Reporter: JPGroup

94 Warga Batam Terjangkit DBD di Awal Tahun, Satu Meninggal Dunia

0
Demam Berdarah DBD
Ketua RW 08 Perumahan Barelang-Central Raya, ikut turun bersama warga mengasapi parit dan area di sekitar rumah warga untuk mengusir nyamuk penyebab DBD, Minggu (7/11/2021). Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

batampos-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Batam mencatat selama periode 1 Januari sampai 2 Februari 2022, sebanyak 94 warga Batam terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD). Bahkan, satu korban diantaranya meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan berdasarkan laporan yang masuk dari seluruh puskesmas di Batam, sebanyak 85 warga Batam terjangkit DBD sepanjang Januari 2022. Lalu hingga 2 Februari 2022 ini setidaknya ada sebanyak sembilan pasien baru DBD. “Totalnya sampai kemarin ada 94 pasien DBD,” ujarnya, Jumat (4/2).

BACA JUGA: Kasus DBD Meningkat Tiga Bulan Terakhir

Bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, angka ini relatif hampir sama. Dimana ada 87 warga Batam terjangkit DBD. Bandingkan periode sama tahun 2020 yakni sebanyak 61 warga.

Didi menambahkan, kasus DBD di Kota Batam terbilang  tinggi di setiap tahunnya. Bahkan, Dinkes Batam mencatat tahun 2021 sebanyak 710 orang terjangkit DBD dan empat orang diantaranya meninggal dunia. Sedangkan di tahun 2020 total warga terjangkit sekitar 763 orang dengan empat orang diantaranya meninggal dunia.

“Hampir di seluruh kecamatan di Batam memiliki kasus DBD ini,” ungkap Didi.

Berbagai upaya terus dilakukan Dinas Kesehatan Batam untuk penanganan kasus DBD ini. Salah satunya dengan memberikan penyuluhan ke masyarakat. Sampai dengan menggalakan peran juru pemantau jentik (jumantik) dengan programnya ‘Gerakan 1 rumah 1 jumantik’. “Kita aktifkan kembali gerakan 1 rumah 1 jumantik,” kata Didi.

Adapun tugas para jumantik ini menjadi mitra puskesmas dalam mencegah dan menurunkan angka penyakit DBD. Kader ini juga bertugas memantau kondisi lingkungan sekitar dari penyebaran penyakit melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

Pasien Aktif Covid-19 Tembus 105 Orang, 52 Kasus Omicron

0
Kadiskes Kepri M Bisri F Dhiyanto batampos co id e1643691224624
Kepal Dinas Kesehatan Kepri, M Bisri

batampos – Pasien aktif Covid-19 di Kepri naik menjadi 105 orang. Hal ini meningkatkan bed occupation rate (BOR) menjadi 1,96 persen. Kasus aktif ini didominasi dari Kota Batam, disusul Tanjungpinang, Bintan, Natuna dan Karimun.

Dinas Kesehatan Provinsi Kepri juga mencatat, pertambahan kasus ini disebabkan, sudah mulai banyaknya penularan lokal varian omicron. Sampai saat ini, sudah tercatat 52 kasus omicron. “Paling banyak di Batam,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, M Bisri, Kamis (3/2).

Berdasarkan perkiraan dari Kemenkes, kasus Covid-19 ini diprediksi akan terus meningkat. Hal ini disebabkan, peningkatan mobilitas dan juga menurunnya kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan. “Sekali saya sampaikan, bahwa Kepri ini nomor 2 se Indonesia, berpotensi mengalami peningkatan kasus. Nomornya satunya Jakarta,” ungkap Bisri.

Ia berharap masyarakat kembali meningkatkan kesadaran, dalam menerapkan protokol kesehatan. Walaupun semakin banyaknya kasus positif, namun Kepri masih dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1. “Pembahasan atau pengakajian PPKM ini akan dibahas 7 Februari mendatang,” ujarnya.

Saat ditanya potensi Kepri naik menjadi level 2 atau 3? Bisri mengatakan tidak mungkin naik ke level 3. Sebab, BOR di Kepri masih dalam batas aman. Selain itu, tracing yang dilakukan petugas kesehatan, cukup masif. Sehingga dapat menemukan orang-orang yang berpotensi dapat meningkatkan penularan Covid-19.

“Langkah dari kami, yah tracing sebanyak-banyaknya. Sehingga dapat meminimalisir penularan,” tuturnya.

Selain itu, ia meminta masyarakat yang sudah bisa melakukan vaksin booster, segeralah mendatangi pusat-pusat pelayanan kesehatan. “Segera booster, agar dapat meningkatkan imun tubuh,” ujarnya.

Pantauan Batam Pos di pusat-pusat keramaian kawasan Tiban, dan Batamkota. Penggunaan masker sudah tidak seketat, waktu pemberlakukan PPKM level 3 atau 4. Masyarakat semakin abai, dalam menerapkan protokol kesehatan. Warung-warung kopi atau tempat makan, yang disarankan mengisi kapasitasnya hingga 75 persen. Tidak lagi menerapkan aturan tersebut.

Aturan jarak tempat makan juga sudah tidak diterapkan. Bahkan pedagang-pedagang yang membuat makanan, tidak lagi menggunakan masker. Patroli yang dulunya digalakan, sekarang sudah tidak terlihat lagi.(*)

 

Reporter : FISKA JUANDA

Pulang dari Swiss, Ayah dan Anak Terpapar Omicron

0
Kadinkes Kota Batam Didi Kusmarjadi Dalil Harahap5 e1638257164824
Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kusmarjadi. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

batampos– Satu keluarga dinyatakan terpapar Virus Covid-19 varian Omicron usai melakukan perjalanan dari luar negeri. Satu keluarga iti merupakan ayah dan anak yang saat ini menjalani karantina di RSKI Galang.

“Ya, ada tambahan dua kasus terkonfirmasi Omicron di Batam. Mereka baru pulang perjalanan dari Swiss,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam Didi Kusmarjadi, Jumat (4/2).

BACA JUGA: Satu Siswa dan Dua Guru Terpapar Covid-19, Belajar Mengajar Kembali dari Rumah

Dengan tambahan dua kasus baru ini, maka secara keseluruhan kasus terkonfirmasi Probable Omicron di Batam berjumlah 36 orang. Rinciannya, 29 orang dirawat di RSKI Galang, dua kasus di RSAB, satu kasus dirawat di RSBK, satu kasus dirawat di RS Elisabeth Lubuk Baja, satu kasus dirawat di RSBP, satu kasus dirawat di RS Elisabeth Batam Kota, satu kasus ditangani Satgas COVID-19 Pekanbaru dan satu kasus tidak diketahui keberadaannya.

“Berdasarkan data yang dilaporkan ada 36 kasus terkonfirmasi Probable Omicron,” tambah Didi.

Dilanjutnya, sama halnya dengan pasien sebelumnya, sampel kedua kasus Probable Omicron ini akan dikirim ke Litbangkes Kementerian Kesehatan RI. Hal ini bertujuan untuk memastikan positif terpapar COVID-19 varian Omicron. Sampel probable ini masih harus melalui pengujian Whole Genome Sequencing (WGS). Melalui metode WGS, protein yang terkandung dalam sampel itu dapat dipastikan merupakan protein Omicron atau bukan.

“Perawatan sama yakni karantina selama 10 hari,” ungkap Didi.

Adapun resume kasus kedua pasien ini adalah, pertama laki-laki usia 48 tahun dengan inisial PS. Ia memiliki riwayat perjalanan dari swiss. Memiliki gejala nyeri tenggorokan dan pilek. Diketahui, pada 5 Januari 2022 lalu, pasien di Jakarta dari Negara Swiss. Selanjutnya, tanggal 5 sampai 11 Januari, ia menjalani karantina di Jakarta, dengan PCR Hasil Negatif. Pada 11 Januari 2022 berangkat ke Batam. Tanggal 13 Januari PS ke rumah saudaranya untuk mengantarkan oleh-oleh. Tanggal 14 Januari ia mengantarkan anaknya APS, ke UGD RSAB. Pasien ke promed cek Rapid Antigen dengan hasil Positif.

Tanggal 17 Januari 2022 yang bersangkutan periksa Swab PCR di RSAB Batam. 18 Januari 2022 hasil PCR Positif dari BTKLPP Batam. Petugas kesehatan Baloi Permai menyampaikan hasil Swab PCR dan selanjutnya evakuasi ke RSKI Galang.

“Pada 3 Februari 2022 WGS keluar, Positif SARS-CoV-2, Variant Of Concern Omicron,” ucap Didi.

Pasien kedua APS, anak dari PS berusia 12 tahun. IA memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri dan bergejala demam, batuk, dan nyeri tenggorokan. Tanggal 5 Januari 2022, ia tiba di Jakarta dari Swiss. Selanjutnya, tanggal 5 sampai 11 Januari, ia menjalani karantina di Jakarta, dengan PCR Hasil Negatif. Pada 11 Januari 2022 berangkat ke Batam.
Tanggal 13 Januari PS ke rumah saudaranya untuk mengantarkan oleh-oleh. Tanggal 14 Januari ia ke promed cek Rapid Antigen dengan hasil Positif.

Tanggal 17 Januari 2022 yang bersangkutan periksa Swab PCR di RSAB Batam. 18 Januari 2022 hasil PCR Positif dari BTKLPP Batam. Petugas kesehatan Baloi Permai menyampaikan hasil Swab PCR dan selanjutnya evakuasi ke RSKI Galang.

Pada 3 Februari hasil WGS keluar dengan hasil Positif SARS-CoV-2, Variant Of Concern Omicron.

Didi menambahkan, tindakan yang dilakukan yakni melakukan PCR test terhadap kontak erat kasus yang belum dilakukan PCR (catatan: semua kontak
erat kasus telah dikarantina dan dilakukan pemeriksaan RDT Antigen atau PCR mandiri).

Mengirim surat rekomendasi ke Dinas Pendidikan Provinsi Kepri untuk menutup sementara
kegiatan belajar tatap muka di SMA 23 Batu Aji selama 5×24 jam. Memberi notifikasi kepada Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru terhadap 1 kasus Probable Omicron yang berada di Pekanbaru. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

 

Ditpam BP Batam Temukan 15 Unit Laptop Tak Bertuan di Pelabuhan Ferry Domestik Sekupang

0
BP Batam Pelabuhan Ditpam
Ilustrasi. Petugas Ditpam BP Batam saat melakukan pengamanan di Pelabuhan Domestik Sekupang. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Petugas Direktorat Pengamanan Aset BP Batam menemukan barang elektronik berupa 15 unit laptop tidak bertuan di Pelabuhan Ferry Domestik Sekupang pada Desember 2021 lalu dan hingga saat ini belum diketahui siapa pemilik barang tersebut.

Kepala Subdit Pengamanan Aset dan Obyek Vital, S.A. Kurniawan, membenarkan hal tersebut.

Ia mengatakan, barang elektronik berupa 15 unit laptop yang tidak bertuan tersebut sudah diamankan di Kantor Ditpam BP Batam.

“Petugas menemukan barang yang tertinggal di Ruang Tunggu Pelabuhan Ferry Domestik Sekupang. Kemudian petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang tersebut dan ditemukan 15 unit laptop,” jelasnya.

Baca Juga: 15 Unit Laptop Ditahan, Sudah Dua Bulan Tak Ada Proses

Ia mengatakan, pihaknya sempat mencari tahu siapa pemilik barang tersebut. Namun saat itu belum ada yang mengakuinya.

“Selanjutnya petugas membawa 15 unit laptop tersebut ke kantor untuk diamankan. Kami juga menunggu klarifikasi dan bukti atas kepemilikan barang tertinggal tersebut, ” tuturnya.

Ia menambahkan, selama ini pihaknya hanya mengamankan dan memeriksa barang-barang yang diduga dapat membahayakan di lingkungan pengawasan Ditpam BP Batam.

“Kami mengimbau untuk masyarakat yang merasa kehilangan atau tertinggal barang elektronik tersebut untuk dapat membawa bukti kepemilikan dan mendatangi kantor Ditpam BP Batam,” katanya.

Menurutnya, penemuan barang tersebut dapat diindikasikan melanggar UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan jo PMK Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemasukan dan Pengeluaran Barang ke dan Dari Kawasan yang Telah Ditetapkan Sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

Ia menegaskan, menjelang akhir Tahun 2021 lalu, Ditpam bersama stakeholders terkait di lingkungan pelabuhan terus meningkatkan pengawasan terhadap produk-produk yang masuk/keluar dari kawasan bebas di pelabuhan.

Sehingga pencegahan dan penindakan terhadap masuknya produk ilegal bisa dioptimalkan.(*)

Reporter: Messa Haris

Ditpam BP Batam Temukan 15 Unit Laptop Tak Bertuan di Pelabuhan Ferry Domestik Sekupang

0
BP Batam Pelabuhan Ditpam
Ilustrasi. Petugas Ditpam BP Batam saat melakukan pengamanan di Pelabuhan Domestik Sekupang. Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Petugas Direktorat Pengamanan Aset BP Batam menemukan barang elektronik berupa 15 unit laptop tidak bertuan di Pelabuhan Ferry Domestik Sekupang pada Desember 2021 lalu dan hingga saat ini belum diketahui siapa pemilik barang tersebut.

Kepala Subdit Pengamanan Aset dan Obyek Vital, S.A. Kurniawan, membenarkan hal tersebut.

Ia mengatakan, barang elektronik berupa 15 unit laptop yang tidak bertuan tersebut sudah diamankan di Kantor Ditpam BP Batam.

“Petugas menemukan barang yang tertinggal di Ruang Tunggu Pelabuhan Ferry Domestik Sekupang. Kemudian petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang tersebut dan ditemukan 15 unit laptop,” jelasnya.

Baca Juga: 15 Unit Laptop Ditahan, Sudah Dua Bulan Tak Ada Proses

Ia mengatakan, pihaknya sempat mencari tahu siapa pemilik barang tersebut. Namun saat itu belum ada yang mengakuinya.

“Selanjutnya petugas membawa 15 unit laptop tersebut ke kantor untuk diamankan. Kami juga menunggu klarifikasi dan bukti atas kepemilikan barang tertinggal tersebut, ” tuturnya.

Ia menambahkan, selama ini pihaknya hanya mengamankan dan memeriksa barang-barang yang diduga dapat membahayakan di lingkungan pengawasan Ditpam BP Batam.

“Kami mengimbau untuk masyarakat yang merasa kehilangan atau tertinggal barang elektronik tersebut untuk dapat membawa bukti kepemilikan dan mendatangi kantor Ditpam BP Batam,” katanya.

Menurutnya, penemuan barang tersebut dapat diindikasikan melanggar UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan jo PMK Nomor 34 Tahun 2021 tentang Pemasukan dan Pengeluaran Barang ke dan Dari Kawasan yang Telah Ditetapkan Sebagai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas.

Ia menegaskan, menjelang akhir Tahun 2021 lalu, Ditpam bersama stakeholders terkait di lingkungan pelabuhan terus meningkatkan pengawasan terhadap produk-produk yang masuk/keluar dari kawasan bebas di pelabuhan.

Sehingga pencegahan dan penindakan terhadap masuknya produk ilegal bisa dioptimalkan.(*)

Reporter: Messa Haris

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, Polsek Sekupang Terima Penghargaan

0
Polsek Sekupang Terima Penghargaan e1643948656373
Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardhana saat menerima penghargaan dari LSM Jaringan Peduli Migran, Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Batam, Kamis (3/2). (istimewa)

batampos – Polsek Sekupang menerima penghargaan dari Jaringan Peduli Migran, Peduli Perempuan, dan Anak Kota Batam, Kamis (3/2).

Ketua dan Pengurus LSM Jaringan Peduli Migran, Perlindungan Perempuan, dan Anak Kota Batam Romo Phaskal menyampaikan penghargaan kepada Polsek Sekupang atas Kinerja Polsek Sekupang dalam menanganani kasus kasus yang terkait perempuan dan anak dalam kurun waktu 2021.

Hal itu juga sebagai apresiasi upaya kampanye yang dilakukan oleh Polsek Sekupang dalam mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak dan perempuan serta perbuatan cabul. Dimana dalam kampanye tersebut Polsek Sekupang telah memasang spanduk-spanduk himbauan di beberapa titik.

Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardhana, menyampaikan ucapan terimakasih atas penghargaan yang disampaikan kiranya dapat memacu sangat Polsek Sekupang untuk bekerja lebih baik dalam melayani masyatakat.

“Hal ini sangat memacu kami dalam upaya terus dapat bekerja melayani masyarakat secara baik,” ujar Kompol Yudha Suryawardhana.

Menurutnya, tercatat sepanjang Oktober 2021 sampai Februari 2022 ini sedikitnya terdapat 14 kasus mengenai kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Sekupang. “Alhamdulilah dari kasus-kasus ini bisa kita tangani sampai tuntas,” tambah Kapolsek.

Selain memasang spanduk berisi himbauan, pihaknya turun serta memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai kekerasan terhadap anak dan perempuan serta antisipasi terhadap perbuatan cabul. Termasuk juga memberikan sosialisasi kepada sekolah-sekolah terkait langkah antisipasi meminimalisir tindakan tersebut.

“Terhadap orang juga kita imbau agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anaknya. Jangan sampai anak kita menjadi korban,” ujarnya.

Perbuatan cabul terhadap anak tidak ada kata pembenaran. Baik suka sama suka ataupun diimingi janji janji akan dinikahi. “Siapapun yang melakukan akan dipidana” tegas Yudha. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

FKPPBM dan MPB Ingin La Nyalla Ikut Nyapres di 2024

0
Ketua DPD RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti didorong oleh sejumlah elemen masyarakat sunda untuk maju di Pilpres 2024. (DPD RI for JawaPos.com)

batampos – Sejumlah tokoh masyakat Jawa Barat mendukung Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattaliti untuk maju menjadi calon presiden (capres) pada konstelasi Pilpres 2024 mendatang.

Tokoh masyarakat dari kota Bandung, Ahmad Syarif menganggap La Nyalla merupakan capres alternatif yang potensial. Selain itu, La Nyalla yang bukan seorang kader partai diyakini dapat lebih mudah untuk dipasangkan dengan capres lain.

Syarif pun menyebut beberapa tokoh-tokoh asal Jawa Barat yang dapat dipasangkan dengan mantan Ketua Umum PSSI itu.

“Banyak tokoh Jawa Barat yang bisa dipasangkan dengan Pak La Nyalla, ada Ridwan Kamil Gubernur Jawa Barat, Ahmad Saikhu Presiden PKS, Dedi Muliadi Anggota DPR, Susi Pujiastuti mantan Menteri Kelautan, Ahmad Heryawan mantan Gubernur Jawa Barat, dan mungkin masih ada yang lain,” ujar Syarif dalam keterangannya kepada JawaPos.com, Kamis (3/2).

Lebih lanjut, Syarif menilai La Nyalla sudah memiliki pengalaman yang teruji di skala nasional. Sehingga ia berharap La Nyalla dapat maju pada konstelasi serta menggandeng pasangan dari Jawa Barat.

“Harapan saya adalah Pak La Nyalla mau menggandeng tokoh-tokoh tersebut untuk ikut kontestasi capres nanti, sebab kiprah dan perjuangan Pak La Nyalla sudah teruji, dan layak disandingkan dengan tokoh Jawa Barat sambungnya,” katanya.

Sementara terpisah, Ketua Forum Komunikasi Putra Putri Baret Merah (FKPPBM) Kota Bogor, Endang Rahmat menyebut La Nyalla adalah sosok yang paling getol memperjuangan aspirasi rakyat, tak terkecuali masyakarakat Jawa barat.

“Kiprah Pak La Nyalla sejak jadi Ketua DPD RI  menjadi corong dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Terlebih lagi La Nyalla sosok pemberani dan pemersatu bangsa,” ucapnya.

Diketahui, sebelumnya La Nyalla Mattaliti mendapat dukungan dari masyarakat Sunda untuk maju sebagai capres 2024 mendatang. Dukungan itu dalam bentuk Deklarasi relawan dari Masyarakat Pasundan Bersatu (MPB) untuk La Nyalla Mattaliti. (*)

Reporter: JP Group