batampos- Buruh Batam masih terus berjuang untuk merevisi keputusan Gubkepri soal UMK Batam 2022. Buruh ingin ada kenaikan UMK dibanding yang sudah diteken oleh gubkepri.
Posko keprihatinan buruh Batam di taman aspirasi Batam Center
Tidak bisa melakukan aksi massa dengan demo, maka sekarang buruh tetap berjuang dengan mendirikan posko keprihatinan di Taman Aspirasi Batam Center. Sesuai namanya, taman aspirasi, buruh berharap aspirasi mereka didengar para pihak pihak berkompeten. Siang malam para buruh bergantian mendatangi poko tersebut, sambil menyusun rencana apa yang akan mereka lakukan.
Selasa (18/1), pagi sekitar pukul 07.00, posko tersebut juga terlihat sudah ada para buruh berkumpul di taman aspirasi tersebut. Tampak para buruh tak akan berhentik melakukan aksinya sampai tuntutan mereka dipenuhi. (*)
Robert Lewandowski dengan trofi Pemain Terbaik FIFA 2021. (Twitter @lewy_official)
batampos – Striker Bayern Muenchen dan Timnas Polandia, Robert Lewandowski, resmi dinobatkan sebagai Pemain Terbaik FIFA 2021 dalam acara “The Best FIFA Award”. Ini menjadi gelar kedua secara beruntun yang diraih oleh Lewy – panggilan akrab Lewandowski. Sebelumnya, Lewy terpilih menjadi Pemain Terbaik FIFA 2020.
Dalam prosesnya, Lewy mampu mengungguli megabintang Timnas Argentina, Lionel Messi, yang saat ini berkostum PSG. Selain itu, Lewy juga mengalakan bintang Liverpool dan Timnas Mesir, Mohamed Salah. Lewy mendapatkan 48 poin, sementara Messi 44 poin, dan Salah dengan 39 poin. Sepanjang tahun kalender 2021, Lewy berhasil mencetak total 69 gol.
Lewandowski yang sempat membela Borussia Dortmund juga memecahkan rekor 49 tahun yang dipegang mendiang Gerd Mueller sebagai pencetak gol terbanyak Bundesliga dalam satu tahun kalender dengan 43 gol dalam 34 penampilan liga.
Lewy mengaku sangat bahagia bisa mendapatkan gelar Pemain Terbaik FIFA untuk kali kedua. “Saat saya mendapatkan gelar ini pertama kali, itu selalu akan menjadi yang pertama. Namun, memenangkannya untuk tahun kedua berturut-turut sangat berarti bagi saya,” sebut Lewy seperti dilansir Fifa.com.
“Saya pikir penampilan saya dalam beberapa tahun terakhir telah berkembang ke arah yang lebih baik. Saya selalu senang memenangkan penghargaan individu karena itu juga penghargaan untuk tim saya. Apa pun yang saya menangkan, tim juga menang, dan itu membuat saya sangat bangga. Jadi saya ingin berterima kasih kepada semua rekan satu tim saya karena mereka membuat perbedaan. Saya juga ingin berterima kasih kepada semua orang yang memilih saya dan para penggemar di seluruh dunia. Semua yang kami lakukan adalah untuk para penggemar, jadi saya juga mendedikasikan hadiah ini untuk mereka,” imbuh Lewy.
Sementara itu, Cristiano Ronaldo mendapatkan penghargaan khusus dalam acara tersebut sebagai pencetak gol internasional terbanyak sepanjang masa. Penghargaan Pemain Terbaik Wanita diraih oleh gelandang Barcelona, Alexia Putellas.
Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel memenangkan penghargaan sebagai Pelatih Pria Terbaik FIFA karena membimbing Chelsea meraih gelar Liga Champions 2020-2021.
Gelandang Tottenham Hotspur, Erik Lamela memenangkan penghargaan FIFA Puskas atau gol terbaik tahun 2021. Pemain asal Argentina itu mencetak gol dengan tendangan rabona dalam derby London utara melawan Arsenal pada Maret 2021.
Penghargaan kiper pria terbaik jatuh ke penjaga gawang Chelsea Edouard Mendy setelah menjalani musim pertama yang sukses bersama The Blues.
Tim nasional Denmark dan staf mereka memenangkan penghargaan Fair Play FIFA atas respons cepat mereka membantu Christian Eriksen yang mengalami serangan jantung di lapangan dalam laga Euro 2020 melawan Finlandia.
Selain Tuchel, Chelsea juga menyabet penghargaan pelatih terbaik. Emma Hayes terpilih sebagai pelatih wanita terbaik FIFA setelah mengantarkan timnya meraih treble trofi domestik.
FIFA juga merilis tim terbaik tahun 2021. Berikut daftar pemain yang masuk dalam tim terbaik FIFA 2021:
– Gianluigi Donnarumma (PSG/Italia)
– David Alaba (Real Madrid/Austria)
– Leonardo Bonucci (Juventus/Italia)
– Ruben Dias (Man City/Portugal)
– Kevin de Bruyne (Man City/ Belgia)
– Jorginho (Chelsea/Italia)
– N’Golo Kante (Chelsea/Prancis)
– Cristiano Ronaldo (Man Utd/Portugal)
– Erling Braut Haaland (Borussia Dortmund/Norwegia)
– Robert Lewandowski (Bayern Muenchen/Polandia)
– Lionel Messi (PSG/Argentina)
Terdakwa Azis Syamsuddin menjalani sidang lanjutan kasus suap mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Stepanus Robin Pattuju di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (13/12/2021). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
batampos – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat kembali menyelenggarakan sidang kasus dugaan suap dengan terdakwa eks wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Azis Syamsuddin. Dalam sidang yang dilaksanakan Senin (17/1) majelis hakim yang dipimpin oleh Muhammad Damis mengagendakan pemeriksaan terhadap Azis.
Dalam sidang tersebut, jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) menanyakan beberapa hal terkait dengan uang yang dikirimkan oleh Azis kepada mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju. Saat ditanya oleh JPU KPK terkait pinjaman uang Rp 210 juta yang dia kirim kepada Robin, Azis sempat berkelit. Dia malah menjelaskan bahwa dirinya tahu betul kode etik KPK.
Jaksa kemudian menyatakan bahwa penjelasn itu tidak menjawab pertanyaan yang diajukan di muka sidang tersebut. ”Saat memberikan uang apakah anda nggak khawatir,” tanya jaksa tegas. Setelah penegasan itu, barulah Azis menjawab bahwa dirinya mengirim uang ratusan juta kepada Robin atas dasar kemanusiaan. ”Makanya saya nggak kirim ke rekeningnya Robin,” jawabnya.
Azis pun menjelaskan bahwa uang tersebut dia kirim ke rekening lain atas nama keluarga Robin. Dia menyebut, saat itu Robin tengah terkena Covid-19. Dia juga tidak pikir panjang mengirim uang kepada Robin karena seringkali diminta bantuan oleh banyak pihak. Selain itu, pekerjaan yang tengah padat disebut oleh Azis turut mempengaruhi keputusannya.
Sejatinya, Azis menambahkan, dia sempat enggan mengirimkan uang itu kepada Robin. Namun demikian, dia menyampaikan kembali bahwa tugas yang sedang menumpuk serta rasa kemanusiaan mendorongnya untuk mengirimkan uang tersebut. ”Saya memberikan (uang) itu nggak ada niat untuk Robin melakukan sesuatu,” ujarnya.
Menurut Azis, dia memberikan bantuan kepada Robin serupa dengan bantuan yang seringkali diberikan kepada masyarakat. Dia tidak berharap bantuan itu dibalas oleh apapun. Dalam sidang kemarin, Azis didakwa menyuap Robin dengan uang Rp 3,6 miliar. Uang tersebut diberikan oleh Azis kepada Robin dengan maksud agar dirinya dan Aliza Gunadi tidak dijadikan tersangka.
Sebab, nama Azis dan Aliza muncul dalam kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2017. JPU KPK menduga Azis melalui Aliza telah menerima commitment fee dari mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa. Adapun Commitment Fee tersebut diduga diberikan agar pencairan DAK Lampung Tengah tidak kurang dari Rp 25 miliar.
Namun, Azis membantah dugaan itu. Dalam sidang tersebut, dia menegaskan bahwa Badan Anggaran (Banggar) DPR tidak punya kewenangan memutuskan DAK dari pemerintah pusat untuk pemerintah daerah. Menurut dia, ada yang membawa-bawa namanya sehingga orang berpandangan Banggar DPR bisa mengatur hal tersebut.
Azis memang sempat menjabat sebagai ketua Banggar DPR pada 2017. Namun dia membantah dugaan penerimaan commitment fee terkait pencairan DAK Lampung Tengah. Menjelang sidang ditutup, majelis hakim menyampaikan bahwa Azis bakal menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan pada Senin pekan depan. ”Setelah kami bermusyawarah, disetujui tanggal 24 tuntutan pidana,” kata Hakim Damis. (*)
Komandan Brigade 4 Marinir/BS Kolonel Mar Harry Indarto, didampingi Komandan Batalyon Infanteri 10 Marinir/SBY Letkol Mar Briand Prang melakukan kunjungan silaturahmi ke Polda Kepulauan Riau (Kepri), Foto: Istimewa untuk Batam Pos
batampos – Komandan Brigade 4 Marinir/BS Kolonel Mar Harry Indarto, didampingi Komandan Batalyon Infanteri 10 Marinir/SBY Letkol Mar Briand Prang melakukan kunjungan silaturahmi ke Polda Kepulauan Riau (Kepri), Senin (17/1/2022).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk mempererat sinergitas dan soliditas TNI-Polri dan disambut baik oleh Kapolda Kepri, Irjen Pol Aris Budiman dan Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Rudi Pranoto beserta Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Pol. Mohamad Rendra Salipu.
Kunjungan ini adalah sebagai bentuk silaturahmi memperkenalkan diri sebagai Komandan Brigade Infanteri 4 Marinir/BS baru, sekaligus meningkatkan sinergitas dan soliditas antara Polri dan TNI (Marinir) dalam penanganan kerja di Wilayah Kepri khususnya Batam.
Kapolda Kepri menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan silaturahmi ini dan memberikan ucapan selamat atas jabatan baru yang diemban. Selain itu, Kapolda Kepri juga menyambut baik atas sinergitas kerjasama yang terjalin selama ini antara Polda Kepri dan TNI (Marinir).
Silaturahmi kedua pimpinan ini ditutup dengan kegiatan foto bersama, saling memberikan cendera mata dan tetap mengacu pada protokol kesehatan.
Hendry Saputra bersama Anthony Sinisuka Ginting setelah Ginting menjadi juara China Open 2018. (PP PBSI)
batampos – Hendry Saputra dipastikan tidak akan menjadi pelatih kepala tunggal putra tim nasional Indonesia mulai tahun 2022. Kontrak Hendry habis pada Desember 2021 dan PP PBSI tidak menawarkan perpanjangan masa kerja kepadanya.
“Kabar itu betul,” ucap Hendry kepada JawaPos.com. “Saya profesional. Saya menjalani kontrak mulai (Desember) 2014 sampai Desember 2021. Sekarang kontrak saya sudah habis,” tambahnya.
Selama menjadi pelatih kepala tunggal putra Pelatnas PP PBSI, Hendry mendapatkan durasi perpanjangan kontrak per dua tahun. Dan kontrak terakhirnya, habis bulan lalu.
Hendry saat ini ingin beristirahat dari bulu tangkis. Dia mengaku membutuhkan masa jeda setidaknya dalam satu bulan. Sebab, selama tujuh tahun terakhir, pelatih berusia 57 tahun itu merasa sudah cukup menjalani peran sebagai pelatih tim nasional.
Hendry belum bisa memastikan soal masa depannya. Tetapi, besar kemungkinan dia akan kembali ke mantan klubnya, PB Tangkas, untuk melatih bakat-bakat muda Indonesia.
Hendry mengaku kondisi fisik dan mentalnya cukup berat terutama dalam dua tahun terakhir. Perjalanan-perjalanan ke luar negeri memang menyita waktu dan menguras tenaganya. Hal ini semakin pelik karena situasi dunia masih berada dalam cengkeraman Covid-19. “Apalagi saya sempat positif,” ucap Hendry.
Bagi Hendry pribadi, pencapaiannya sebagai pelatih kepala tunggal putra tim nasional sudah cukup memuaskan. Dia berhasil membantu tunggal putra menjadi tulang punggung tim Indonesia untuk meraih Piala Thomas 2020.
Hendry juga mengantarkan Jonatan Christie mendulang emas Asian Games 2018. Selain itu, Hendry juga membantu Anthony Sinisuka Ginting mendapatkan perunggu Olimpiade Tokyo 2020.
Hendry menambahkan bahwa hal lain yang berkesan selama karier kepelatihannya di pelatnas adalah ketika dia mengantarkan Ginting menjadi juara China Open 2018.
Sebab, Ginting merupakan tunggal putra pertama Indonesia yang menjadi kampiun China Open dalam 24 tahun terakhir. Sebelum Ginting, tunggal putra Indonesia yang menjadi juara China Open adalah Alan Budikusuma pada 1994.
Yang juga membekas bagi Hendry selama di pelatnas adalah ketika Jonatan dan Ginting menciptakan All Indonesian Final pada Korea Open 2017. Saat itu, Ginting menjadi juara setelah menang dalam rubber game atas Jonatan.
“Padahal dua tahun sebelumnya, mereka masih junior dan berperingkat 200-an dunia,” ucap Hendry. “Bagi saya, pencapaian itu cukup bagus. Apalagi di Asian Games 2018 kami mendapatkan dua medali (emas dan perunggu, Red),” tambahnya.
Pengalaman membantu Ginting meraih medali Olimpiade Tokyo 2020 juga sangat berkesan bagi Hendry. Sebab, Tokyo 2020 merupakan debut kepelatihannya pada ajang Olimpiade.
“Yang juga banyak dilupakan orang adalah keberhasilan kita meraih hattrick juara team event Asia beruntun pada 2016, 2018, dan 2020,” katanya.
Di sisi lain, Hendry berusaha meluruskan soal rumor yang menyatakan bahwa dia tidak diperbolehkan oleh pengurus PP PBSI untuk mendampingi para pemain tunggal putra di tepi lapangan pada Piala Thomas 2020. Hendry mengakui bahwa dia memang mendapatkan imbauan untuk tidak berada di sisi lapangan.
“Soal tidak mendampingi di sisi lapangan, itu fakta. Tetapi saya kan bawa asisten,” ucap Hendry. “Mungkin saya agak lelah, fokus juga tidak bagus. Hati yang bagus itu sangat penting untuk bisa mendampingi pemain di lapangan. Penting agar tim bisa sukses,” ucapnya.
“Saya pernah dua sampai tiga tahun tidak mendampingi pemain di ajang-ajang superseries. Fine saja. Para pemain juga maksimal,” imbuhnya.
Di sisi lain, Hendry juga membantah isu yang menyatakan bahwa para pemain sudah tidak nyaman dengan pola kepelatihannya.
“Saya denger itu, tetapi tidak saya tanggepin. Pelatih bisa marah, tetapi bukan berarti tim tidak solid. Sampai akhir, ketika pulang dari Thomas, saya yang meng-handle pemain untuk persiapan ke Bali (ajang Indonesia Badminton Festival 2021, Red),” kata Hendry.
“Masak di umur seperti Jonatan dan Ginting bisa tertekan dengan seorang Hendry Saputra? Normalnya ya tidak mungkin,” tambahnya.
Hendry sendiri sangat optimitis para pemain tunggal putra Indonesia bisa lebih berprestasi pada 2022. Dia lantas memberikan dua masukkan penting kepada Ginting dkk. Pertama, pemain harus fokus untuk memperkuat badan, menaikkan massa otot, dan meningkatkan stamina.
Yang kedua adalah sangat fokus dengan apa yang hendak dicapai. Target-target yang sudah dipatok, sebisa mungkin harus bisa dipenuhi.
“Mereka harus maintenance dengan apa yang sudah dimiliki. Mereka sudah punya peringkat. Dulu kontraknya kecil, sekarang kontraknya besar. Itu yang harus dipertahankan,” ucap Hendry.
Sepeninggal Hendry, para pemain tunggal putra Indonesia akan dibesut oleh asisten pelatih, Irwansyah. PP PBSI belum memberikan pengumuman secara resmi, siapa pelatih kepala tunggal putra pelatnas yang baru. (*)
Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic beraksi saat melawan petenis Spanyol Rafael Nadal dalam ATP Cup di Ken Rosewall Arena, Sydney, Australia pada 12 Januari 2020. (ANTARA/REUTERS/Edgar Su)
batampos – Novak Djokovic kemungkinan besar juga bakal tidak bisa tampil di Prancis Terbuka.
Itu karena Kementerian Olahraga setempat, Senin, mulai memberlakukan aturan yang mewajibkan atlet untuk divaksin saat bertanding di Prancis.
Bahkan, tidak akan ada dispensasi medis dari undang-undang izin vaksin yang baru disahkan.
Petenis nomor satu dunia Djokovic, yang belum dan menolak divaksin Covid-19, dideportasi dari Australia, Minggu, sebelum bermain di Grand Slam pertama tahun ini Australia Terbuka setelah kalah dalam pengadilan banding yang menguatkan keputusan pemerintah untuk mencabut visanya.
Undang-undang Kartu Vaksin Prancis, yang disetujui oleh parlemen pada Minggu, akan mewajibkan setiap orang mempunyai sertifikat vaksinasi untuk memasuki tempat-tempat umum, seperti restoran, kafe, bioskop dan kereta jarak jauh.
“Aturannya sederhana. Kartu vaksin akan diberlakukan, segera setelah undang-udang diundangkan, di tempat-tempat yang sudah diwajibkan, tunduk pada izin kesehatan,” kata kementerian olahraga Prancis, seperti dikutip Reuters.
“Ini berlaku untuk semua orang yang menjadi penonton atau olahragawan profesional. Dan ini akan berlaku sampai pemberitahuan lebih lanjut.”
“Sekarang, menyangkut Roland Garros, pada bulan Mei. Situasinya mungkin berubah antara sekarang dan nanti dan kami berharap itu akan lebih menguntungkan. Jadi kita lihat saja, tapi jelas tidak ada pengecualian.”
Petenis Serbia Djokovic, yang tidak bisa bertanding di Australia Terbuka kehilangan peluang untuk mencetak rekor gelar Grand Slam ke-21.
Dia menolak divaksin dan dikritik karena menghadiri acara publik bulan lalu setelah dites positif tertular virus korona. (*)
Kawasan pendulangan intan Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Rabu (12/1) lalu.
Di Martapura, bijih intan mentah sampai ke perajin yang menyulapnya menjadi berlian bernilai tinggi yang prominen sampai ke Eropa. Namun, seperti para pendulang, jumlah penggosok juga menyusut seiring kian sulitnya intan ditemukan di pendulangan.
AGUS DWI PRASETYO, Martapura
DI sudut rumah kayu itu, H Muhyan menekuni profesinya. Menggosok intan mentah dengan menggunakan beberapa alat sederhana.
Salah satunya dop. Di ujung alat itu ada besi bundar sebesar kelereng untuk menjepit intan berukuran kecil. Agar mudah dipegang, alat krusial untuk menggosok bijih intan mentah tersebut diberi tangkai yang terbuat dari kayu ulin.
Selain dop, Muhyan juga menggunakan tang untuk menjepit intan yang berukuran lebih besar. Intan yang dijepit itu kemudian diasah di atas iskip (gerinda), pelat besi bundar yang berputar di sebuah sumbu. Untuk mengamati hasil gosokan, Muhyan memakai tarupung. Bentuk dan kerja alat itu mirip mikroskop yang biasa digunakan untuk meneliti benda-benda supermungil.
Siang itu Muhyan menggosok intan yang ukurannya sebesar butiran gula. Seperti seorang petugas laboratorium, pria yang akrab disapa Ian itu betul-betul berfokus mengamati batu galuh tersebut. Matanya tak bergeser sedikit pun dari tarupung. ”Memang kecil butirannya (intan, Red). Tapi, karena sudah terbiasa, tidak susah lagi,” kata Muhyan saat ditemui Jawa Pos di rumahnya di Martapura, Kalimantan Selatan.
Dalam rangkaian pembuatan berlian, peran Muhyan sangat sentral. Seperti koki, Muhyan ”memasak” intan mentah menjadi berlian matang yang bisa ”dikonsumsi”. Batu ratna mutu manikam yang berkilau itu kemudian dijajakan para pedagang yang menjamur di Martapura. ”Saat dapat (intan) mentah, langsung digosok di rumah,” ujarnya.
Haji Muhyan mengecek bentuk berlian yang sedang digosok di Martapura. Foto kanan, foto udara kawasan pendulangan intan Cempaka, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Rabu (12/1) lalu.
Muhyan tinggal di perkampungan Dalam Pagar, Martapura Timur, Kabupaten Banjar, tidak jauh dari pasar perhiasan Martapura. Sehari-hari, bapak empat anak itu berkutat dengan butiran-butiran intan mentah yang diperoleh dari pasar.
Di kalangan penggosok intan, Muhyan terbilang senior. ”Saya sudah 40 tahun jadi penggosok,” tuturnya.
Sama dengan pendulangan, penggosokan intan tradisional di Martapura tersohor sejak lama. Sudah terkenal di mana-mana. Bahkan sampai ke luar negeri. Djarani dalam bukunya, Mendulang Intan di Martapura, menyebut berlian hasil gosokan intan itu prominen (terkenal) dan beredar luas di kawasan Asia Tenggara. Mulai Singapura, Malaysia, Thailand, hingga Myanmar. Juga sampai ke India, Pakistan, dan Arab Saudi.
Djarani menyebut penggosokan intan di Martapura dan sekitarnya ada sejak masa sebelum Perang Dunia II. Data 1981 mencatat ada 63 usaha penggosokan intan di ibu kota Kabupaten Banjar tersebut. Mayoritas merupakan penggosok yang menggunakan alat-alat sederhana seperti yang ada di rumah Muhyan. Para penggosok itu menekuni profesinya secara turun-temurun.
Lain dulu, lain sekarang. Penggosokan intan di Martapura dan sekitarnya saat ini tak seramai dulu. Muhyan menyebut perajin intan tradisional yang aktif di kampungnya sekarang bisa dihitung jari. Tak lebih dari dua orang. Padahal, sebelumnya ada delapan penggosok. ”Mungkin tinggal 1 persen sekarang (yang masih menggosok intan, Red),” tutur pria 60 tahun itu.
Kuantitas intan yang diasah pun menurun drastis dari biasanya. Jika dulu hampir setiap hari menggosok intan, kini Muhyan lebih sering menganggur di rumah. Muhyan menyebut beberapa tahun terakhir ini sulit mendapat intan mentah di pasar Martapura. ”Dulu mentahnya masih banyak, kapan saja cari (di pasar) pasti dapat,” paparnya.
Kini Muhyan lebih sering mengerjakan pesanan menggosok intan dari pelanggan. Dia mematok tarif Rp 400 ribu per karat. Soal hasil garapan, Muhyan bisa diandalkan.
Dia betul-betul memperhatikan 4C. Yakni, color (warna), clarity (kejernihan), cut (irisan), dan carat (bobot/berat). Puluhan tahun rumus itu dipatuhi Muhyan agar berlian yang dihasilkan tidak mengecewakan pembeli.
Tak jauh beda dengan Muhyan, nasib penjual intan mentah juga kurang menguntungkan akhir-akhir ini. M. Sahrani, penjual intan mentah dari Cempaka, Kota Banjarbaru, mengaku omzet penjualan intan mentah turun drastis beberapa tahun terakhir ini. ”Dulu omzet bisa sampai ratusan juta (per bulan), sekarang Rp 10 juta sampai Rp 15 juta saja,” ungkapnya.
Pria yang akrab dipanggil Musa itu bertahun-tahun menjembatani para pendulang di Cempaka, Kota Banjarbaru, menjual hasil dulangannya. Biasanya, dia menjual intan mentah itu ke luar kawasan tersebut.
Tidak hanya di Martapura, ibu kota Kabupaten Banjar yang bertetangga dengan Kota Banjarbaru, bijih-bijih galuh itu juga dijual sampai ke Sumatera. ”Kalau relasinya banyak (di luar, Red), usaha (penjualan) tetap bisa jalan meski kembang kempis,” tuturnya.
Sebagai penghasil intan yang bergengsi, Martapura dan sekitarnya melahirkan banyak pialang (makelar) intan seperti Musa. Melalui jasa pialang, bijih intan mentah sampai ke tangan perajin. Dari perajin, intan disulap menjadi berlian yang bernilai tinggi. Di pasaran, berlian Banjar kualitas terbaik lebih mahal ketimbang berlian Eropa.
Lain dengan perajin dan pialang, saudagar berlian di Martapura tak banyak mengeluh soal hasil pendulangan intan yang menurun. Mereka tetap eksis di tengah kondisi pendulangan intan yang redup. ”Kita bergantung pelanggan. Kalau mereka cari berlian Banjar, ya kita carikan. Tapi, sekarang rata-rata (pelanggan) cari berlian Eropa,” kata M. Khairullah, saudagar berlian Martapura.
Irul, sapaan M. Khairullah, mengakui penjualan berlian Banjar memang meredup akhir-akhir ini. Jika dipersentase, jumlah pembeli berlian Banjar tak lebih dari 30 persen. Sisanya, 70 persen, lebih banyak mencari berlian Eropa. ”Kalau dari bahan, memang berlian Banjar yang terbaik. Tapi kalau dari sisi cutting (irisan, Red), kadang tidak simetris,” ujarnya.
Covid-19 yang menghantam Indonesia membuat Irul dan para saudagar di Martapura mengalami masa sulit. Namun, sebagai pedagang, Irul mengubah cara penjualan.
Dari semula offline beralih ke online. Dia menjual bermacam-macam perhiasan. Bukan hanya berlian Banjar, melainkan juga batu pertama dan perhiasan lain. ”Dulu punya toko, setahun ini belajar (jualan) online,” ujarnya.
Gemerlap pasar berlian dan kilauan batu-batu permata di Martapura juga tak ”berkilau” seperti dulu. Pasar Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura yang menjadi ikon wisata favorit para pelancong tampak sepi saat Jawa Pos berkunjung ke sana kemarin (13/1). Jauh dari ingar bingar pengunjung. ”Ditambah lagi karena ada pandemi (Covid-19), pengunjung makin sepi sekarang (di Pasar CBS, Red),” kata Irul. (*/c19/ttg)
Salah seorang peserta mengikuti pelatihan modeling di event pembekalan Pemilihan Puti Bungsu dan Rang Mudo Minang di Asrama Haji, Batam Kota, Minggu (16/1/2021). F Suprizal Tanjung, Batam Pos
batampos – Bundo Kanduang (BK) Kota Batam menggelar pembekalan untuk Pemilihan Puti Bungsu dan Rang Mudo Minang di Asrama Haji, Batam Kota, Minggu (16/1/2021).
Ketua BK Kota Batam, Hj Fitri Yetty menyebutkan, salah satu tugas BK adalah membantu Pemko Batam membina generasi muda supaya tidak terjerumus kepada kenalan ramaja seperti pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, balab liar dan kenakalan lainnya.
‘’Salah satu cara mencegahnya melalui event ini,’’ sebut Hj Fitri Yetty didampingi Wakil Ketua Bundo Kanduang Batam, Hj Nurdiana saat itu.
Rangkaian acara dimulai dari Pembekalan 1 di Rumah Makan Bundo Kanduang, Minggu (9/1/2022); Pembekalan 2, Minggu (16/1/2022) di Asrama Haji; Semi final di Mega Mall, Sabtu (29/1/2022); dan Final di Swiss Belhotel Harbour Bay, Minggu (13/2/2022). Pemenang akan mendapat piala, sertifikat dan uang pembinaan.
Event ini papar Fitri, untuk memilih putra putri Batam yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat (Sumbar). Seluruh peserta akan digabungkan dalan organisasi bernama Perkumpulan Puti Bungsu dan Rang Mudo Kota Batam. Organisasi ini akan dibina BK bersama IKSB Batam, di bidang kreativitas dan adat budaya Minangkabau.
Fitri menambahkan sosok akan dipilih sebagai pemenang bukan hanya memiliki kecantikan fisik, tapi memiliki kepribadian dan cinta terhadap adat dan budaya Minangkabau dan Melayu.
Dalam pembekalan ini, tokoh Minang Batam, Dr Razaki Persada SE MSi memberikan materi tentang Organisasi dan Kepemimpinan. Tujuannya, peserta mampu mengembangkan organisasi bisa menjadi pemimpin.
Pimpinan Silhouette Model Batam, Silvia Hilda Kusumaningtyas SE memotivasi peserta supaya mempunyai semangat, kepribadian dan kreativitas dalam kehidupan.
Pemateri lainnya Uda Andre yang juga Pemenang Uda Uni di Sumbar memberikan materi tentang Kepribadian Anak muda Minangkabau dan siap menjadi bintang. Muhammad Zein dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sekaligus pengurus Lembaga Adat Merlayu Batam memberikan pengetahuan Adat dan Budaya Melayu.
Ketua Panitia, Silvia Netti; Panitia Acara, Osriza Betri SS MM menambahkan, event ini didukung Wali Kota Batam, HM Rudi; Wakil Wali Kota Batam, H Amsakar Ahmad; Wakil Gubernur Kepri sekaligus Ketua GOW Batam, Hj Marlin Agustina Rudi; Ketua Bundo kanduang Alam Minangkabau, Prof Dr Puti Reno Raudhah Thaib; Ketua Majelis Tinggi Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB), H Erwin; Ketua IKSB, H Erwin Ismail dan lainnya. (adv)
Ilustrasi. Kantor Bea Cukai Kota Batam. Foto: Messa Haris/batampos.co.id
batampos – Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai (KPU BC) Batam selama 2021 menindak 11 kasus penyelundupan barang elektronik. Dari penegahan tersebut, petugas mengamankan ratusan unit barang dengan nilai barang mencapai Rp 772 juta.
Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Batam, M. Rizki Baidillah mengatakan dari 11 penindakan tersebut dilakukan di Pelabuhan Roro ASDP Telaga Punggur, Pelabuhan Domestik Sekupang, gudang importir, dan tempat penimbunan sementara.
“Penindakan barang elektronik ada. Saat ini barang-barang elektronik tersebut masih di dalam gudang BC,” ujar Rizki, Senin (17/1) siang.
Dari 11 penindakan tersebut, diantaranya berisikan 36 koli barang elektronik, 8 unit laptop, 8 koli televisi, 6 boks laptop bekas, 16 unit mesin foto copy, 4 unit televisi, 5 koli sound system, 2 unit flashdisc, 13 unit circuit board, 15 unit papan induk komputer, serta 5 unit laptop.
“Barang-barang ini pasti akan dimusnahkan atau dihibahkan. Tergantung hasil putusan peruntukan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL),” kata Rizki.
Rizki menjelaskan dari barang elektronik tersebut, diantaranya melanggar izin pengeluaran barang dan mengelak bea masuk (BM), kemudian pelanggaran larangan dan pembatasan (lartas), tanpa manifest, serta pemberritahuan palsu. “Dalam waktu dekat ini nanti akan ada yang kita musnahkan,” ungkapnya.
Rizki menambahkan dari beberapa penyelundupan tersebut, modus pelaku dengan membawa barang elektronik bersamaan dengan barang selunduoan lainnya. Seperti rokok. “Biasa tangkapannya campur dengan rokok juga dalam 1 kapal,” tutupnya. (*)
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kanan) saat bertemu dengan Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga. Foto: Humas Pemko Batam untuk Batam Pos
batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam kedatangan Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga dan rombongannya, Senin (17/1). Kunjugan kerja tersebut dalam rangka misi dagang Bupati Simalungun beserta Pelaku Usaha Cabe dan Telur dengan Distributor Sembako Kota Batam.
Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga mengungkapkan, Kabupaten Simalungun merupakan daerah dengan hasil pertanian yang berlimpah. Umumnya merupakan hasil pertanian holtikultura seperti tomat, cabai, jahe, bawang dan lainnya.
“Masyarakat Simalungun 70 persen adalah petani dan hasil pertanian holtikultura. Jadi banyak yang bisa disuplai ke Batam,” kata Radiapoh.
Untuk itu ia berharap, ke depan akan ada kerjasama yang terbangun antara Kota Batam dan Kabupaten Simalungun terkait pangan. Di samping perihal pangan, Radiapoh mengaku banyak belajar dari Batam yang kini pembangunannya sangat gencar.
“Saya pribadi ucapkan terimakasih kepada Pemko Batam yang bentuk kepribadian saya. Hampir 20 tahun ada di Kepri, tanpa (pengalaman) kota Batam saya tak bisa jadi bupati di Kabupaten Simalungun,” ujarnya.
Ia menyebutkan realisasi kerja sama ini akan dilaksanakan paling lambat Februari mendatang. Komoditi yang pertama kali dikirim ke Batam adalah telur dan cabai merah. Melihat hasil pertanian di daerahnya yang surplus setiap tahunnya, pihaknya sangat bisa mengirimkan komoditi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Batam.
“Saya optimis kerja sama ini bisa sukses. Dan tentu stabilitas harga bisa terjaga bila komoditi pasokan cukup,” imbuhnya.
Wali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan, pembangunan Batam memang sangat gencar dilakukan. Seiring pembangunan tersebut mobilitas manusia dipercaya akan semakin banyak ke Batam. Imbasnya, kebutuhan akan pangan juga akan banyak.
“Bandara dan pelabuhan kami bangun, sebetulnya ke depan butuh sembako banyak. Sekarang yang masuk ke Batam 6 jutaan, kalau nanti 15 jutaan akan banyak sekali,” katanya.
Rudi mengatakan, semakin banyak orang yang membutuhkan akan mempengaruhi harga. Dalam konteks ini, Rudi mengatakan harga tidak boleh tinggi sehingga memberatkan masyarakat.
“Pengusaha boleh saja untung, tapi tak boleh (harga bahan pangan) mencekik rakyat. Nah, ini kembali merujuk pada MoU,” ujarnya.
Rudi mengarahkan agar pembicaraan perihal tujuan kunker ini dapat dibicarakan lebih lanjut tingkat teknis, sebelum dilanjutkan pada fase kerjasama. Ia kembali mengingatkan perihal pengembangan Batam, seperti sektor pariwisata yang notabene mendatangkan banyak wisatawan.
“Batam prinsipnya bukan daerah untuk pertanian atau berkebun, tapi pangan ini sangat dibutuhkan,” pungkasnya. (*)