Jumat, 10 April 2026
Beranda blog Halaman 8508

Pastikan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Mensos Cek Lumbung Sosial di Tulungagung dan Trenggalek

0

 

batampos – Menteri Sosial Tri Rismaharini mengisi libur Hari Natal dengan menjalankan tugas ke wilayah Selatan Jawa Timur. Rombongan bergerak pagi hari dari Surabaya, dan tiba di Desa Kebo Ireng, Kecamatan Campur Darat, Kabupaten Tulungagung siang hari.

Tiba di Kantor Desa Campur Darat, Mensos disambut Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dan Wakil Bupati Gatot Sunu Wibowo, Mensos langsung menuju gudang lumbung sosial di belakang kantor kelurahan. Setelah mengecek ketersediaan barang di dalam gudang, Mensos mengecek fasilitas pemurnian air bersih bantuan Kementerian Sosial.

Dari Kelurahan Kebo Ireng, Mensos melaju ke Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Mensos menyaksikan kesiapan lumbung sosial yang berlokasi di kantor desa tersebut. Mensos meminta lokasi lumbung sosial dipindahkan. Sebab terlalu jauh dari titik rawan bencana.

Menteri Sosial Tri Rismaharini.

Mensos kemudian bergeser menuju lokasi wisata Pantai Karanggongso. Kepada Bupati Trenggalek M Nur Arifin, dan personel Tagana, Mensos meminta kepada pemerintah daerah untuk mencari lokasi lumbung sosial yang paling tepat.

“Titik lumbung sosial terlalu jauh. Cari titik yang tinggi. Acuannya adalah data dari BMKG. Berapa ketinggian tsunami. Nah lumbung sosial harus lebih tinggi dari itu, tapi jangan yang rawan longsor,” kata Mensos di dekat lokasi wisata Pantai Karanggongso (25/12/2021).

Didampingi Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin, Mensos, Bupati Trenggalek dan perwakilan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengarahkn lokasi paling tepat untuk lumbung sosial.

Kepada media yang menemuinya di lokasi, Mensos menyatakan tujuan kunjungannya untuk mengecek kesiapan lumbung sosial di kawasan Selatan Jawa. Hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman gempa bumi megathrust dan tsunami.

Kemensos menyiapkan lumbung sosial untuk memastikan masyarakat terdampak bencana tercukupi kebutuhan hidupnya. “Lumbung sosial sengaja ditempatkan di lokasi rawan bencana. Jadi kalau skenario terburuk, terjadi tsunami, maka warga yang melakukan evakuasi diri di tempat tinggi tetap tercukupi kebutuhannya, kata Mensos.

Di lumbung sosial disiapkan tidak hanya makanan. Namun juga ada genset, penjernih air, bahan bakar, tenda, selimut, tikar, selain tentu saja ada makanan siap saji dan makanan anak. “Dengan dukungan kebutuhan tersebut, setidaknya dapat digunakan untuk dua hari,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, secara simbolis diserahkan bantuan untuk Kabupaten Tulungagung berupa bufferstock sebesar Rp181.074.160, lumbung sosial Rp138.608.114, dan dari hadiah tidak tertebak (HTT) sebesar Rp 18.426.485. Total bantuan untuk Kabupaten Tulungagung sebesar Rp338.108.759.

Untuk Kabupaten Trenggalek bufferstock sebesar Rp181.074.160, lumbung sosial Rp161.880.000, dan Barang HTT Rp18.426.482. jadi total bantuan untuk Kabupaten Trenggalek sebesar Rp361.380.642.

Penyiapan lumbung sosial menjadi perhatian Mensos khususnya untuk daerah rawan bencana di wilayah selatan Jawa. Hal ini merujuk pada pemodelan gempa dan tsunami di kawasan tersebut yang menjadi kajian BMKG.

Pada beberapa kesempatan, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyatakan, skenario terburuk gempa bumi bisa terjadi pada magnitudo 8,7 dan memicu tsunami setinggi 30 meter di sejumlah wilayah di provinsi tersebut. (*)

Lewat Kompetisi Ini Dicari Biji Kopi Terbaik Dari Indonesia

0
ILUSTRASI. Pengusaha saat melakukan proses roasting kopi. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

batampos – Tradisi minum kopi di Indonesia menjadi motivasi para petani kopi tanah air untuk terus mengembangkan hasil panennya. Untuk meningkatkan kualitas biji kopi, para petani kopi ini biasanya turut serta dalam ajang kompetisi kopi specialty Cup of Excellence (COE) Indonesia.

Saat ini kompetisi yang dipersiapkan sejak triwulan I 2021 ini tinggal memasuki penjurian akhir tingkat internasional.
Sebanyak 36 petani kopi dari 7 provinsi di Indonesia menanti penilaian akhir dari juri.

Para petani itu berasal dari Daerah Istimewa Aceh 9 petani, Jambi 2 petani, Sumatera Selatan 1 petani, Jawa Barat 12 petani, Jawa Tengah 1 petani, Jawa Timur 3 petani, Sulawesi Selatan 1 petani, dan Nusa Tenggara Timur 1 petani.

Kopi-kopi yang mereka produksi itu menggunakan empat proses, natural, washed, honey, dan giling basah atau wet hulled. Sampel paling banyak pada proses natural sekitar 18 sampel kopi, diikuti washed 12 sampel, honey 4 sampel, dan giling basah atau wet hulled 2 sampel.

“Proses giling basah ini sangat khas Indonesia. Karena dalam COE produsen kopi lain tidak dikenal proses itu,” kata Ketua Pelaksana COE Indonesia 2021, Andi Widjaja, baru-baru ini.

COE Indonesia 2021 merupakan kompetisi mencari kopi berkualitas dari sebuah negara penghasil kopi pada satu musim panen tertentu. Standar penilaian yang dimiliki COE adalah yang tertinggi dalam industri kopi specialty.

Melalui sistem yang diawasi auditor profesional, setiap kopi yang terdaftar bakal dinilai dengan skor minimal 87 guna masuk ke tahap penjurian internasional.

Pemegang lisensi dan pengoperasian COE adalah Alliance for Coffee Excellence, Inc. (ACE), organisasi nirlaba, yang berbasis di Portland, OR, USA. Penyelenggaraan COE Indonesia pada 2021 merupakan yang pertama di Benua Asia, meski kompetisi ini sudah dimulai sejak 1999 lalu untuk kopi asal Brazil.

Dalam penyelenggaraan COE ini, panitia menerima setidaknya 158 sampel kopi, namun sebanyak 12 sampel tidak bisa melaju ke tahap Pra Seleksi. Dalam kompetisi ini, setiap peserta harus mengirimkan 2 kilogram sampel untuk tahap pra seleksi dan satu lot kopi bila lolos dari tahap pra seleksi. Setiap lot minimum 250 kilogram hingga maksimum 1.210 kilogram. Jika sampel kopinya lolos hingga ke tahap akhir, maka jumlah lot itu yang nantinya akan dilelang dan hasil lelang menjadi milik petani.

Dalam tahap penilaian pra seleksi ada 79 sampel kopi yang lolos dan berhak melaju ke tahap nasional. Dalam tahap ini, sampel kopi terbanyak berasal dari Provinsi Jawa Barat, diikuti Sulawesi Selatan (15), Aceh (12), dan provinsi lainnya antara 1-6 sampel. Tahap Nasional ini akan menyaring kopi peserta yang akan lolos ke tahap penjurian international.

Tahap terakhir dari kompetisi ini adalah lelang daring yang diikuti semua peserta lelang yang didominasi calon pembeli dari luar Indonesia. Sebelumnya, mereka harus mendaftarkan diri ke ACE, sehingga calon pembeli adalah calon yang sudah terseleksi.

Seluruh sampel kopi itu baru akan dibuka identitas petani dan kopinya setelah juri menyelesaikan penilaian pada tingkat internasional. Pemberian nilai itu hanya berlaku untuk lot kopi yang didaftarkan pada penyelenggaraan COE 2021.

Ketua Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), Daryanto Witarsa melihat antusiasme tinggi dari petani terkait gelaran COE yang digelar saat kondisi pandemi. Dengan 158 pendaftar, Daryanto mengakui hal itu sudah cukup baik mengingat keterbatasan panitia dalam menggelar sosialisasi yang secara daring.

“Terbatas secara fisik di daerah tertentu,” ujar Daryanto.

Dengan kegiatan ini, diharapkan kualitas kopi Indonesia ke depannya sehingga menjadi lebih baik dan harga biji kopi nasional naik di pasar internasional. Mulai dari sisi kepemilikan atau kemitraan atas lahan, pembibitan, perawatan, hingga pascapanen pada sisi hulu. Jika tata kelola dibenahi, kualitas dan kuantitas produksi bisa meningkat. (*)

Reporter : Jpgroup

Jembatan 1 Barelang Ditutup untuk Umum

0
Ilustrasi. Warga berswafoto di Jembatan I Barelang, beberapa waktu lalu. Pada momen libur Natal 2021 dan Tahun baru 2022 Jembatan I Barelang ditutup untuk umum. Foto: Dalil Harahap/Batam Pos 

batampos – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 79 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 pada saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Beberapa objek wisata di daerah itu juga tidak diperbolehkan untuk dikunjungi masyarakat saat momen libur Natal dan Tahun Baru. Salah satunya Jembatan Tengku Fisabilillah atau yang biasa disebut Jembatan 1 Barelang.

Jembatan yang menjadi ikonik Kota Batam tersebut sengaja ditutup untuk mencegah kerumuman dimasa pandemi Covid-19. Jembatan 1 Barelang tidak hanya menjadi primadona wisatawan nusantara tapi juga mancanegara.

Tidak heran hampir setiap pekan jembatan tersebut dipadati para pengunjung.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, selain Jembatan 1 Barelang, ada beberapa objek wisata lainnya juga ditutup saat libur Nataru.

“Salah satunya Alun-Alun Engku Putri,” ujarnya, kemarin.

Selain itu destinasi wisata lainnya yang ditutup yakni:

1. Taman Dang Anom
2. Kebun Raya Batam
3. Dataran Engku Hamidah

Ketiga destinasi wisata ini diketahui menjadi primadona baru bagi wisatawan saat berkunjung ke Kota Batam. Terlebih di Taman Dang Anom dan Dataran Engku Hamidah.

Dua destinasi tersebut sangat indah saat dikunjungi pada malam hari karena bermandikan cahaya dan memiliki spot foto yang instagramable.(esa)

Piala Afrika, Liverpool FC Minta Dispensasi Sepekan

0
Striker Liverpool Mohamed Salah merayakan golnya setelah The Reds membabat FC Porto 5-1 dalam laga Grup B Liga Champions di Estadio do Dragao, Porto, Portugal. (Pedro Nunes/Reuters/Antara)

batampos – Tiga pemain utama Liverpool FC diminta untuk kembali ke negaranya masing-masing untuk memperkuat timnya di Piala Afrika 2021.

Ketiganya yakni Wide attacker Mohamed Salah masuk dalam daftar skuad Mesir untuk Piala Afrika 2021. Sama dengan wide attacker Sadio Mane yang dipanggil Senegal dan gelandang Naby Keita (Guinea).

Karena hal itu pula, Liverpol FC meminta dispensasi selama sepekan agar ketiga pemain andalannya tersebut masih bisa bertanding di liga Inggris.

Jika mengacu pada regulasi FIFA, pemain yang memperkuat timnas untuk sebuah turnamen mayor harus bergabung 13 hari sebelum start turnamen bersangkutan.

Seiring Piala Afrika dimulai pada 9 Januari 2022, trio pemain LFC sudah harus meninggalkan Merseyside pada 27 Desember nanti.

Bahkan, seiring LFC tidak bisa melakoni Boxing Day melawan Leeds United di Anfield (26/12), tiga pemain itu semestinya bisa pergi lebih cepat.

Duel LFC versus Leeds United ditunda lantaran badai Covid-19 yang menyerang skuad tim tamu.

Namun, seperti yang dilansir This is Anfield, LFC ingin meminta dispensasi kepada timnas dari Salah, Mane, dan Keita untuk mereka telat bergabung.

Sebab, The Reds berharap masih bisa memiliki trio pemain Afrika tersebut untuk sepekan lagi atau sampai 3 Januari 2022.

Tenaga mereka dibutuhkan lantaran skuad Juergen Klopp bakal menghadapi dua laga tandang yang sulit di Premier League.

Masing-masing melawan Leicester City di King Power Stadium (29/12), lalu melawat ke Stamford Bridge, kandang Chelsea (3/1).

Dua laga tersebut merupakan yang paling vital di antara enam laga yang bisa dilewatkan trio pemain Afrika milik LFC.

Laga-laga lainnya adalah putaran ketiga Piala FA melawan Shrewsbury Town FC, dua leg semifinal Piala Liga kontra Arsenal, serta dua laga Premier League menghadapi Brentford FC dan Crystal Palace.

”Seperti Mo (Salah, Red), saat ini dia dalam performa puncak yang tentu saja sangat kami butuhkan,” tutur Klopp di laman resmi klub.(*)

Roby Apresiasi Kerja Keras Petani Jagung di Kampung Pelita Baru

0
Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan menyaksikan panen raya jagung manis di atas lahan seluas 5,2 hektare yang berlokasi di Kampung Pelita Baru, Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kamis (23/12). Foto: Diskominfo Bintan untuk Batam Pos.

batampos – Petani Kampung Pelita Baru, Desa Kuala Sempang, Kecamatan Seri Kuala Lobam berhasil panen raya jagung manis, Kamis (23/12/2021).

Dari lahan seluas 5,2 hektare yang diolah, mereka menargetkan hasil sekira 2,5 hingga 3,5 ton jagung manis.

Plt Bupati Bintan, Roby Kurniawan, mengapresiasi panen raya jagung manis yang merupakan hasil dari program padat karya tunai desa (PKTD).

“Saya sangat mengapresiasi atas kerja keras para petani jagung yang telah berhasil dalam panen raya jagung manis,” kata Roby.

Selain itu, Roby juga berharap agar ke depannya kondisi di Kabupaten Bintan dapat berjalan sebagaimana mestinya seperti saat sebelum pandemi.

Roby juga berharap agar hal ini dapat membantu kehidupan ekonomi masyarakat desa sekaligus bisa mendukung ketahanan pangan di masa pandemi covid-19.

“Sama-sama kita berdoa agar Bintan dapat kembali ke masa-masa pada saat sebelum pandemi covid-19,” tuturnya.

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Membangun Komunikasi yang Efektif di Sosial Media Desa Wisata Alamendah

0
Pengurus Desa Wisata Alamendah bersama kelompok penulis yang terdiri dari, Jovan Abdul Asyraf, Ghifary Ramadhan, Fariz Fardani Nurbaihaqi, Silvia Septyani Koswara, dan Nenden Yayu Destiana seusai diskusi dan observasi bersama perangkat desa setempat. Foto: Dok pribadi untuk Batam Pos

Desa Wisata Alamendah di Kabupaten Bandung menjadi salah satu dari 50 desa wisata terpilih dan Juara 2 Desa Wisata Digital dalam lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Ajang pemberian penghargaan kepada desa-desa wisata berprestasi ini diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Tujuannya, menjadikan desa wisata berkelas dunia, berdaya saing berkelanjutan, dan menyejahterakan masyarakat.

Kriteria yang menjadi tolok ukur penilaian pada ajang ADWI ini di antaranya terkait homestay, toilet, souvenir, desa digital, CHSE (Cleanlines, Health, Safety, Enviromental Sustainabilit), konten kreatif, dan daya tarik dari desa wisata tersebut.

Dengan demikian, desa wisata dapat dikategorikan menjadi destinasi pariwisata berkelas dunia, berdaya saing berkelanjutan, dan menyejahterakan. Membangun motivasi dalam pengembangan desa dan menjadi penggerak perekonomian melalui program desa wisata.

Melalui salah satu kriteria tersebut, pada poin desa digital, Desa Wisata Alamendah telah melakukan strategi pemasaran secara digital. Namun, perlu ditunjang dengan pemasaran di sosial media dengan konten yang baik dan tepat sasaran untuk wisatawan.

Di era sekarang, strategi pemasaran digital menjadi hal yang sangat dibutuhkan dalam pengembangan usaha.

Jika dilihat lebih dalam, Desa Wisata Alamendah masih memiliki kekurangan dalam cara penulisan yang baik di sosial media. Mengenai informasi dalam setiap kontennya, belum menarik bagi masyarakat dan belum berjalan dengan baik dalam analisis pemasaran digital.

Untuk memasarkan produk dan jasanya, Desa Wisata Alamendah mengoptimalkan media sosial seperti web, Instagram, Facebook, YouTube, dan WhatsApp.

Media sosial merupakan media yang paling mudah diakses oleh semua kalangan masyarakat, terlebih oleh generasi milenial untuk mendapatkan informasi. Media pemasaran digital diklaim sangat mampu untuk dijangkau di manapun dan kapanpun.

Komunikasi Efektif di Sosial Media

​Untuk mengefektifkan sistem kerja dari sosial media, ada beberapa tips yang bisa dipertimbangkan oleh Desa Wisata Alamendah agar mendapat hasil maksimal dalam menarik wisatawan:

Pertama, melakukan unggahan secara konsisten. Langkah ini yang paling utama diperhatikan adalah konsistensi dalam melakukan unggahan akan membantu pemasaran lebih mudah dijangkau oleh pengguna sosial media dan memancing mereka untuk berinteraksi dengan unggahan tersebut.

Buatlah kalender event untuk hari-hari besar nasional dan membuat kalender konten yang baik agar memudahkan dalam melakukan unggahan konten terbaru dan terjadwal.

Selain itu, dapat juga melakukan posting ulang (repost) dari konten menarik yang dimiliki oleh pengikut agar membuat interaksi yang baik dan tentunya akan membantu mendapat lebih banyak kunjungan baru.

Kedua, analisis akun media sosial. Sebaiknya akun sosial media yang diaplikasikan saat ini adalah akun bisnis atau kreator, hal ini akan mempermudah mendapatkan fitur insight pada akun sosial media.

Fitur ini berguna untuk mengetahui konten mana yang berpengaruh pada masyarakat, mengetahui seberapa antusias masyarakakat terhadap konten video atau foto, dan seberapa banyak kunjungan yang datang dari hastag.

Dengan begitu, mempermudah dalam mempelajari data dari akun sosial media untuk mengetahui lebih jauh mengenai masyarakat yang antusias kepada akun sosial media.

Misalnya, mengetahui dari mana kota asal, usia, dan jenis kelamin. Hal ini dapat dibaca dengan mudah pada data yang terdapat di insight. Sehingga dapat menentukan langkah-langkah pemasaran yang tepat sasaran.

Ketiga, memberikan penghargaan. Penerapan strategi digital marketing saat ini yang banyak dilakukan adalah dengan memberikan penghargaan kepada masyarakat. Tentu dengan strategi ini masyarakat semakin antusias untuk mengikuti sosial media yang dimiliki.

Penghargaan tidak selalu dalam bentuk uang atau barang, bisa juga dengan melakukan unggahan ulang/repost dari konten yang dimiliki oleh masyarakat. Ini juga akan memberikan kepuasan tersendiri pada orang yang kontennya direpost dan membuat hubungan menjadi semakin kuat.

Keempat, kolaborasi. Sosial media yang dimiliki tentu perlu memperluas jangkauan, perlu untuk kolaborasi dengan artis, influencer, public figure. Untuk berkolaborasi dengan Desa Wisata Alamendah agar bisa saling melengkapi dan memberikan keuntungan atau feedback.

Kelima, membangun hubungan yang berkualitas. Hubungan yang baik dengan para pengikut di sosial media dapat membuat akun sosial media berkembang dengan lebih cepat.

Banyak sekali cara yang dapat dilakukan untuk membangun hubungan yang berkualitas, seperti mengajukan pertanyaan, melakukan sosial media campaign di Instagram yang memungkinkan untuk bisa membuat Q&A dengan masyarakat melalui caption maupun story, yang nantinya memberi dampak pada terjadinya peningkatan engagement Instagram.

Cara selanjutnya yang dapat dilakukan adalah dengan merespons terhadap pesan yang masuk dari masyarakat, baik melalui direct message maupun kolom komentar. Respon yang dilakukan terhadap pesan tersebut harus cepat dan menggunakan bahasa yang baik.

Keenam, gunakan hastagh yang tepat. Pada sosial media Instagram, Twitter, Tiktok, gunakanlah hashtag untuk mengelompokkan jenis konten atau kopik pada platform mereka.

Maka dari itu, menyematkan hashtag yang tepat pada setiap unggahan, akan membuat kesempatan unggahan dilihat oleh orang lain lebih besar, artinya semakin banyak juga orang yang mencari atau menggunakan hashtag tersebut.

Ketujuh, unggah pada waktu yang tepat. Setiap sosial media memiliki waktu terbaik dalam melakukan unggahan sebuah konten.

Oleh karena itu, penting untuk mempelajari kebiasaan pengikut atau pengunjung dari sosial media yang dimiliki oleh Desa Wisata Alamendah. Lakukan unggahan pada waktu tertentu, bisa menyesuaikan dengan kalender event dan kalender konten yang telah dirancang sebelumnya.

Harapannya, dengan mengikuti tujuh langkah tersebut dapat memaksimalkan kinerja akun sosial media yang dimiliki oleh Desa Wisata Alamendah dalam penerapan digital marketing strategy.

Mengoptimalkan penggunaan sosial media saat ini secara tepat akan sangat membantu dalam pemasaran Desa Wisata Alamendah dan semakin berkembang dalam kemajuan teknologi masyarakat Desa Alamendah tentunya.

Tulisan ini merupakan hasil diskusi dan observasi mengenai studi kasus di Desa Wisata Alamendah dari mata kuliah Perilaku Konsumen Pariwisata dengan dosen pengampu Nuzsep Almigo M.Si., Ph.D. Penulis Jovan Abdul Asyraf, Ghifary Ramadhan, Fariz Fardani Nurbaihaqi, Silvia Septyani Koswara, dan Nenden Yayu Destiana, yang sebelumnya telah melakukan proses analisis dan pengamatan terhadap hambatan komunikasi dan budaya di Desa Wisata Alamendah, Kabupaten Bandung.(*)

Penulis: Jovan Abdul Asyraf, Fariz Fardani Nurbaihaqi, Ghifary Ramadhan, Nenden Yayu Destiana, Silvia Septyani Koswara

Dua Warga Lobam Disegat Tawon Vespa, Salah Satunya Anak-anak

0
Petugas Damkar Tanjunguban mengevakuasi sarang tawon vespa dengan membakar sarangnya di Kampung Harapan, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala, Kamis (23/12) petang. Foto: Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Dua warga Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala Lobam disengat tawon vespa yang bersarang di Kampung Harapan, Desa Teluk Sasah, Kecamatan Seri Kuala, Kamis (23/12/2021).

Kepala UPT Damkar Tanjunguban, Marsadi, melalui Kasubbag TU, Panyodi, mengatakan, satu dari dua warga Desa Teluk Sasah yang tersengat tawon vespa merupakan pemilik kebun.

Korban sedang membersihkan pohon pisang namun tidak melihat sarang tawon vespa dengan diameter lebih kurang 40 sentimeter.

Sedangkan korban lain merupakan seorang anak yang sedang bermain bersama temannya di dekat sarang tawon vespa.

“Mereka bukan bapak dan anak tapi seorang laki-laki pemilik kebun yang sedang bersih-bersih di kebun dan seorang anak kecil yang sedang bermain dengan teman-temannya,” kata Panyodi.

Setelah tersengat tawon, pemilik kebun mengadu ke Kades Teluk Sasah, Suhairry Sembiring. Selanjutnya, kades meneruskan kejadian tersebut ke Damkar Tanjunguban.

Tidak lama, seorang petugas Damkar Tanjunguban mengecek ke lokasi kejadian untuk mempersiapkan peralatan.

Pantauan di lokasi juga, kata Panyodi, lokasi sarang tawon dekat dengan gereja, surau dan pemukiman warga.

“Kades khawatir kalau dibiarkan bisa membahayakan warga di sekitarnya,” katanya.

Petugas kemudian mengevakuasi sarang tawon dengan membakar.

“Sebelum kita bakar, kita semprot cairan pertalite ke dalam sarang tawon,” kata Panyodi.

Proses evakuasi sarang tawon vespa berjalan lancar. Panyodi mengimbau ke masyarakat apabila melihat sarang tawon yang membahayakan agar segera menghubungi Damkar Tanjunguban di nomor 0771 465 1295.

Reporter: Slamet Nofasusanto 

Tiga Polisi di Bintan Kedapatan Lakukan Pelanggaran Berat, Satu Diantaranya Desersi

0
Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono.

batampos – Tiga anggota polisi dari Kepolisian Resor (Polres) Bintan kedapatan melakukan pelanggaran berat. Satu diantaranya desersi.

“Yang melakukan pelanggaran berat lagi masa persidangan, ada tiga orang,” ungkap Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono.

BACA JUGA: Dua Jam Sebelum Ibadah Natal Dimulai, Polisi Bakal Sterilkan Gereja di Bintan

Tidar mengatakan, dari tiga anggota Polres Bintan yang melakukan pelanggaran berat, satu diantaranya desersi. “Awalnya pelanggaran (penyalahgunaan) narkoba, kita masih menunggu (keputusan) dari Polda Kepri,” kata Tidar.

Sedangkan dua orang lagi, kata Tidar, pelanggaran kasus pengelapan. “Pelanggaran pidana murni, kita sudah berkoordinasi dengan pembina fungsi Polda Kepri,” kata Tidar.

Tidar menegaskan tidak segan memberikan hukuman kepada anggota yang melanggar sesuai kategorinya mulai ringan, sedang hingga berat. “Untuk pelanggaran ringan, masih diberikan hukuman tindakan disiplin,” tukasnya. (*)

Reporter: Slamet

Rapat Pemilihan Pengurus LAM Kecamatan Bintan Utara Ditunda, Ini Penyebabnya…

0
Sekretaris LAM Kabupaten Bintan, Syahri Bobo menghadiri rapat pemilihan pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Bintan Utara yang berlangsung di Gedung Nasional, Tanjunguban, Bintan, Jumat (24/12). Slamet Nofasusanto/Batam Pos.

batampos – Rapat pemilihan pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kecamatan Bintan Utara yang berlangsung di Gedung Nasional, Tanjunguban, Bintan, Jumat (24/12/2021) ditunda.

Sekretaris LAM Kabupaten Bintan, Datok Syahri Bobo, mengatakan, jumlah peserta yang hadir dalam rapat pemilihan pengurus LAM Kecamatan Bintan Utara tidak memenuhi kuorum.

“Jadi kita ambil kebijakan penundaan 1 hingga 2 minggu ke depan,” kata Syahri.

Syahri mengatakan, ke depan rapat pemilihan pengurus LAM Kecamatan Bintan Utara akan dilanjutkan dengan melibatkan elemen masyarakat di desa kelurahan di Kecamatan Bintan Utara.

Untuk sementara ditunjuk Ketua Carateker Datuk Raja Zunizar.

Syahri mengatakan, sejauh ini ada tiga nama calon yang berkeinginan maju dalam bursa ketua LAM Kecamatan Bintan Utara yakni Datok Nur Hidayat, Datok M Idha dan Datok M Rofik.

Syahri menilai ketiganya memiliki keinginan untuk membesarkan adat melayu di Kecamatan Bintan Utara ke depan.

“Tapi kita serahkan pemilihan nanti ke masing-masing desa dan kelurahan untuk memiliki figur ketua yang diyakin dapat membawa kepengurusan LAM Kecamatan Bintan Utara yang lebih baik ke depan,” kata Syahri.

Syahri berharap, kepengurusan LAM Kecamatan Bintan Utara ke depan dapat memudahkan masyarakat dalam memberikan pelayanan adat seperti pernikahan, khataman dan pernikahan.(*)

Reporter: Slamet Nofasusanto 

BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat di 26 Provinsi

0
Ilustrasi. BMKG mengeluarkan peringatan hujan lebat disertai petri dan angin kencang di 26 provinsi di Indonesia. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

batampos – Potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang akan terjadi di sebagian besar wilayah provinsi di Indonesia pada Sabtu (25/12/2021).

Informasi prakiraan cuaca yang disiarkan di laman resmi BMKG menunjukkan, hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang dapat meliputi 26 dari 34 wilayah provinsi di Indonesia.

Berikut daftar 26 provinsi yang berpotensi hujan lebat:

1. Bangka Belitung
2. Bengkulu
3. Jambi
4. Sumatera Barat
5. Sumatera Selatan
6. Lampung
7. Banten
8. DKI Jakarta
9. Jawa Barat
10 Jawa Timur
11. Bali.
12. Kalimantan Barat
13. Kalimantan Selatan
14. Kalimantan Tengah
15 Kalimantan Timur
16 Kalimantan Utara
17. Sulawesi Barat
18. Sulawesi Selatan
19. Sulawesi Tengah
20. Sulawesi Tenggara
21. Sulawesi Utara
22. Nusa Tenggara Barat
23. Nusa Tenggara Timur
24. Gorontalo
25. Maluku
26. Papua Barat.

BMKG menyampaikan bahwa sirkulasi siklonik atau pusat tekanan rendah terpantau di Samudera Hindia Barat Daya Lampung, yang membentuk daerah konfluensi di perairan Barat Bengkulu.

Selain itu daerah konvergensi terpantau memanjang di Sumatera Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Laut Sulawesi bagian Utara, Papua Barat, serta dari Bengkulu hingga Lampung dan dari Jawa Barat hingga Jawa Tengah.