
batampos – Tumpahan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar kembali mencemari ruas Jalan Telek, Kabupaten Lingga, pada Senin (10/11) malam. Diduga, insiden ini terjadi akibat keteledoran sopir mobil angkutan solar.
Kejadian ini bukan yang pertama. Selama Oktober hingga November 2025, insiden serupa sudah terjadi lima kali dan menyebabkan sejumlah pengendara motor terjatuh akibat jalan yang licin.
Namun, hingga kini pelaku atau sumber pasti tumpahan solar tersebut belum ditemukan.
“Kami sudah lakukan lidik dan penelusuran, namun sampai sekarang belum menemukan sumber pasti tumpahan solar itu,” ujar Kasat Lantas Polres Lingga, IPTU Abdurrahman, saat dikonfirmasi, Selasa (11/11).
Ia membenarkan bahwa tumpahan solar terbaru terjadi di Jalan Telek pada Senin malam. Petugas gabungan dari Satlantas Polres Lingga bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) langsung turun ke lokasi untuk membersihkan jalan agar tidak membahayakan pengendara.
“Benar, kami dan petugas Damkar semalam sudah ke lokasi untuk membersihkan tumpahan solar,” jelasnya.
Ia
menyebut, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Lingga telah melakukan sosialisasi dan pendataan terhadap kendaraan pengangkut BBM yang menggunakan rekomendasi resmi dari Dishub.
“Kami bersama Dishub akan mendata semua kendaraan pengangkut BBM dengan rekom resmi. Jika ditemukan pelanggaran, akan diberikan sanksi,” tegas Abdurrahman.
Ia mengimbau agar para sopir mobil tangki dan awak kendaraan angkutan solar lebih berhati-hati saat membawa BBM, mengingat kelalaian kecil bisa berakibat fatal bagi pengguna jalan lain.
“Jangan sampai keteledoran sopir justru membahayakan orang lain,” pungkasnya. (*)
Reporter: Vatawari
Artikel Tumpahan Solar di Jalanan Lingga Kembali Makan Korban, Polisi: Masih Telusuri Sumbernya pertama kali tampil pada Kepri.









