
batampos– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang persiapkan penambahan sambungan rumah aliran Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) ke 600 rumah warga di Pulau Penyengat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kota Tanjungpinang, Zulhidayat menjelaskan Pemko Tanjungpinang terus berupaya menyediakan air bersih yang layak untuk kebutuhan masyarakat, salah satunya dengan menyediakan air bersih melalui sistem SWRO.
BACA JUGA: Pemprov Kepri Pinjam Uang untuk Percepat Pembangunan Tanjungpinang
“Pemko sudah memulai pengerjaan SWRO ini tahun lalu, dan nanti Februari akan dimulai kembali pengerjaan sambungan air bersih untuk 600 melalui anggaran APBN,”kata Zulhidayat, Senin (24/1).
Penyediaan air bersih melalui SWRO itu, kata Zulhidayat sudah dinikmati oleh masyarakat yang ada di Pulau Dompak, Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri, serta Pulau Penyengat meskipun belum keseluruhan.
Masalah pemenuhan air bersih sendiri selama ini terkendala oleh sumber air. Dimana saat ini Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) baru bisa menyalurkan 40 persen dari total kebutuhan masyarakat Tanjungpinang.
“PDAM kita hanya mampu menyuplai 40 persen, sehingga Pemko Tanjungpinang mencoba untuk menyelesaikan masalah air bersih ini melalui sistem SWRO,” ungkapnya.
Meskipun penyediaan air bersih melalui Sistem SWRO akan memakan biaya yang lebih besar dibandingkan penyediaan air bersih, namun Zulhidayat menyebutkan dengan ketersediaan air permukaan yang tidak mencukupi maka penyelesaian air bersih melalui SWRO dianggap menjadi solusi terbaik saat ini.
“Penyediaan air bersih merupakan hal yang harus digesa penyediaannya karena merupakan kebutuhan utama masyarakat,” sebutnya.
Layanan SWRO yang berada di Teluk Keriting telah memenuhi pasokan untuk kawasan masyarakat Dompak lama dan juga kawasan pemerintahan Provinsi Kepri. Biaya yang dibebankan juga sudah ditetapkan melalui Perwako yakni Rp 15 ribu per kubik dengan biaya pemeliharaan meteran yakni Rp7.000 per bulan.
“Dulu kan mereka beli air berlori-lori, sekarang kita sediakan air bersih agar lebih mudah,” ucapnya. (*)
Reporter : Peri Irawan

