Ilustrasi sejumlah calon jamaah umrah di Bandara Soekarno-Hatta. (Fedrik Tarigan/JawaPos)
batampos – Pemerintah Indonesia telah memberangkatkan para jamaah umrah sejak 8 Januari. Pasca keberangkatan tersebut, diketahui terdapat sejumlah jamaah yang terpapar Covid-19.
Hal itu juga dibenarkan Kementerian Agama (Kemenag). Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief mengungkapkan, ada 87 jamaah yang terkonfirmasi positif Covid-19.
”Ya betul menurut informasi ada 87 jamaah yang terkonfirmasi positif,” ungkap dia ketika dihubungi JawaPos.com (grup Batam Pos), Kamis (20/1) malam.
Dia menyampaikan, para jamaah yang terpapar tersebut berada dalam kondisi stabil. Tidak ada gejala berat yang dialami jamaah.
”Mudah-mudahan sehat-sehat dan baik-baik saja. Karena semuanya juga kelihatan tidak bergejala. Nanti ada tes lanjutan yang bisa memastikan kondisi mereka,” tutur Hilman Latief.
Jamaah yang terkonfirmasi tersebut juga tengah melakukan karantina di Wisma Atlet sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan pemerintah. ”Saat ini mereka sudah ditempatkan di Wisma Atlet untuk isolasi. Itu sudah merupakan bagian dari keputusan atau mekanisme yang diterapkan Satgas Covid-19,” ucap Hilman. (*)
batampos – Penambahan kasus Covid-19 belum bisa dihentikan. Kemarin ada 10 kasus terkonfirmasi Covid-19, dengan akumulasi 11 kasus aktif. Dua orang merupakan satu keluarga.
“Dua orang dari keluarga yang sama, sedangkan sisa 8 orang lagi berbeda, serta satu kasus tersisa sebelumnya yang tengah menunggu pemulihan,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Batam, Didi Kusmarjadi.
Didi menjelaskan, 11 kasus tersebut ada yang bergejala dan tidak. Seperti biasa yang bergejala dirawat di rumah sakit, sementara yang tidak bisa isolasi mandiri dengan pemantauan dan pengawasan dari tenaga kesehatan.
“Penyebaran ditekan sebisa mungkin. Saat ini total ada 11 kasus yang sudah terkonfirmasi dan dalam proses pemulihan,” ujarnya.
Berdasarkan data saat ini, Batam masih dalam zona hijau dan kuning. Batam juga masih menerapkan aturan PPKM Level 2. Ia berupaya menekan angka kasus melalui 3T (testing, tracing dan treatment).
“Ada kasus kita langsung jalan. Memutus mata rantai penyebaran sedini mungkin adalah hal yang terbaik untuk saat ini dilakukan,” ujarnya.
Didi menjelaskan kasus yang terkonfirmasi merupakan varian lama, dan beruntung tidak ada jenis Omicron. Sejauh ini berdasarkan hasil tes yang dikirim untuk lokal belum ada temuan kasus untuk Omicron.
“Kendari demikian masyarakat tetap diimbau waspada dan jangan abai Protkes,” pintanya. (*)
MOBIL Daihatsu Terios 7 Wonders saat mengeksplorasi keindahan alam Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu. F Daihatsu untuk Batam Pos
batampos – Daihatsu kembali menggelar ekspedisi Terios 7 Wonders dalam mengawali 2022 ini. Petualangan bertema eksplorasi keindahan nusantara ini berlangsung di Kalimantan Timur, mulai 19-21 Januari hari ini.
”Acara ini merupakan program ekspedisi dalam menjelajah destinasi bersejarah, situs budaya kearifan lokal, serta eksplorasi keindahan nusantara sekaligus membuktikan ketangguhan Terios sebagai ‘Sahabat Petualang’ di berbagai kondisi jalan di Indonesia,” ujar Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Rudy Ardiman, lewat siaran persnya di Jakarta, Kamis (20/1).
Rudy menyebutkan, Terios dikembangkan dengan konsep Compact 7-Seater SUV yang stylish dan modern. Dengan mesin bertipe 2NR-VE 1.500 cc, membuat Terios semakin irit, sekaligus tetap memiliki performa optimal.
Tak hanya itu, mobil pilihan keluarga Indonesia ini juga dilengkapi dengan Around View Monitor, yaitu kamera mundur yang memberikan visibilitas luas dengan sudut pandang 360 derajat, sehingga pengemudi lebih mudah melihat kondisi sekeliling mobil saat melakukan manuver.
Sementara itu, pada fitur keselamatan, Terios dilengkapi Anti Lock Brake System (ABS) dan Electronic Brakeforce Distribution (EBD) pada seluruh varian, serta Vehicle Stability Control (VSC) dan Hill Start Assist (HSA) pada varian tertinggi.
”Dengan ground clearance setinggi 220 mm, membuat Terios dapat melewati berbagai kondisi jalan, baik digunakan untuk aktivitas harian, maupun berpetualang,” jelas Rudy.
Hal ini pun dibuktikan lewat petualangan selama 3 hari dengan rute sejauh kurang lebih 450 KM. Tim ekspedisi menjelajahi empat area di Kalimantan Timur, mulai dari Balikpapan, Penajam, Kutai, dan Samarinda.
Ada pun untuk destinasinya dibagi menjadi 7 etape, mulai dari Penangkaran Rusa Penajam, Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Bukit Bangkirai, Air terjun Berambai, Kampung Tenun Samarinda dan Rumah Tua, Mahakam River Cruise, dan Mangrove Center Balikpapan.
Petualangan ikonik tahunan khas Daihatsu ini merupakan penyelenggaraan yang ke-9 kalinya setelah sebelumnya sukses menjelajahi area Sumatera di 2012, Jawa (2013), Kalimantan (2014), Flores (2015), Sulawesi (2016), Maluku Utara (2017), Maluku Selatan (2018), serta Bengkulu, Pontianak, dan Kolaka pada 2019 lalu.
”Ekspedisi Terios 7 Wonders merupakan ajang pembuktian untuk menunjukkan performa Terios dalam dibawa berpetualang sekaligus memberikan kebanggaan bagi masyarakat Indonesia melalui beragam kekayaan destinasi dan pesona keindahan nusantara,” tutup Rudy. (*)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat sebagai tersangka, Kamis (20/1) malam. (Ridwan/JawaPos.com)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaeni Hidayat usai ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara di PN Surabaya, Jawa Timur. Hal ini setelah Itong Isnaeni bersama dua pihak lainnya resmi menyandang status tersangka.
KPK juga turut menahan dua tersangka lainnya dalam kasus ini, yakni panitera pengganti pada PN Surabaya Hamdan dan Hendro Kasino selaku pengacara dan Kuasa dari PT Soyu Giri Primedika (SGP)
“Para tersangka saat ini dilakukan penahanan Rutan selama 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 20 Januari 2022 sampai dengan 8 Februari 2022,” kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (21/1).
Hakim Itong Isnaeni akan ditahan di Rutan KPK pada Kavling C1, sementara Hamdan ditahan di Rutan Polres Jakarta Timur, dan Hendro ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat.
Nawawi menjelaskan, Itong Isnaeni Hidayat selaku Hakim tunggal pada Pengadilan Negeri Surabaya menyidangkan salah satu perkara permohonan terkait pembubaran PT. Soyu Giri Primedika (SGP). Diduga, Hendro Kasiono yang merupakan pengacara PT. SGP diduga telah menyiapkan uang untuk diberikan kepada Hakim yang menangani perkara tersebut.
“Diduga uang yang disiapkan untuk mengurus perkara ini sekitar Rp 1,3 miliar dimulai dari tingkat putusan Pengadilan Negeri sampai tingkat putusan Mahkamah Agung,” ucap Nawawi.
Sementara itu, sebagai langkah awal realisasi dari uang Rp 1,3 miliar dimaksud, Hendro Kasiono menemuia panitera pengganti PN Surabaya, Hamdan. Dalam pertemuan itu meminta agar hakim yang menangani perkaranya bisa memutus sesuai dengan keinginan tersangka Hendro Kasiono.
Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa proses persidangan perkaranya berjalan sesuai harapan, Hendro Kasiono diduga berulang kali menjalin komunikasi di antaranya melalui sambungan telepon dengan tersangka Hamdan dengan mengunakan istilah ‘upeti’ untuk menyamarkan maksud dari pemberian uang.
“Adapun setiap hasil komunikasi antara tersangka Hendro Kasiono dan tersangka Hamdan, diduga selalu dilaporkan oleh tersangka Hamdan kepada tersangka Itong Isnaeni Hidayat,” papar Nawawi.
Dalam kesempatan ini, lanjut Nawawi, putusan yang diinginkan oleh tersangka Hendro Kasiono di antaranya agar PT SGP dinyatakan dibubarkan dengan nilai aset yang bisa dibagi sejumlah Rp 50 miliar. Itong disebut bersedia menyampaikan keingin Hendro Kasiono dengan memberi imbalan sejumlah uang.
Menindaklanjuti hal itu, sekitar Januari 2022, tersangka hakim Itong Isnaeni Hidayat menginformasikan dan memastikan bahwa permohonan dapat dikabulkan dan meminta tersangka Hamdan untuk menyampaikan kepada tersangka Hendro supaya merealisasikan sejumlah uang yang sudah dijanjikan sebelumnya.
“Tersangka Hamdan segera menyampaikan permintaan tersangka Itong Isnaeni Hidayat kepada tersangka Hendro Kasiono dan pada 19 Januari 2022, uang diserahkan oleh tersangka Hendro Kasiono kepada tersangka Hamdan sejumlah Rp 140 juta yang diperuntukkan bagi tersangka Itong Isnaeni Hidayat,” tegas Nawawi.
Sebagai pemberi Hendro Kasiono disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.
Sementara itu sebagai pihak penerima, Hamdan dan Itong Isnaeni Hidayat disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (*)
Proses pembangunan pembangunan PLBN, Serasan, Natuna akan terus dilanjutkan hingga selesai
batampos-Pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Natuna di Serasan molor dari target. Sampai akhir saat ini, proyek strategis nasional senilai Rp145 miliar tersebut progresnya masih 73 persen. Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (Kemen PUPR) menargetkan pembangunan selesai pada Februari 2022 ini.
Dalam laporan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kepri sebagai Satuan Kerja (Satker) Kemen PUPR ke Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, pembangunan baru akan tuntas 100 persen pada Mei 2022 mendatang. Pada awal pembangunan PLBN Serasan diplot dengan anggaran Rp133 miiar. Namun infrastruktur yang dibangun sejak 2020 tersebut membutuhkan anggaran sampai Rp145 miliar.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, penyebab molornya pembangunan PLBN tersebut adalah masalah cuaca. Apalagi kegiatan pembangunannya berada jauh dari Ibu Kota Kabupaten Natuna. Rentang kendali tersebut juga menjadi masalah.
“Kondisi cuaca sekarang ini sedang kurang bersahabat. Sehingga turut menggaggu rencana pembangunan yang sudah disusun. Kita berharap bisa dapat selesai tepat waktu,” ujar Gubernur Ansar, Kamis (20/1).
Bagi Gubernur, PLBN Serasan ini akan menjadi bukti kehadiran negara di wilayah perbatasan, daerah terluar seperti Natuna memang sangat membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah untuk menjaga kedaulatan negara. Ditegaskannya, tantangan pembangunan wilayah perbatasan di Kepri sangat kompleks. Karena itu tahun ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendirikan Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kepri untuk mengakomodir berbagai permasalahan dan tantangan pembangunan wilayah perbatasan.
“Pembangunan kawasan perbatasan ini diarahkan untuk mewujudkan halaman depan negara yang berdaulat, berdaya saing, dan aman,” jelas Gubernur Ansar.
Sementara itu, Kepala BPPW Kepri, Albert Reinaldo mengatakan, pembangunan PLBN Serasan dicanangkan akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah 3T (terdepan, terluar dan tertinggal) sekaligus melaksanakan amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan.
Dijelaskannya, PLBN Serasan dibangun dengan tujuan untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah terluar dan desa melalui pemerataan pembangunan antar wilayah. PLBN Terpadu Serasan termasuk PLBN dengan kategori Laut, sehingga hanya dapat diakses melalui jalur perairan.
“Berdirinya PLBN Serasan akan memiliki nilai strategis sebagai beranda terdepan Indonesia karena berbatasan langsung dengan Negara Vietnam dan Kamboja di sebelah utara, Singapura dan Malaysia bagian barat dan timur,” ujarnya.
PLBN Serasan dibangun di Pelabuhan Serasan, Desa Tanjung Setelung, Kecamatan Serasan. Luas lokasi yang dibangun PLBN Serasan ini mencapai 10,870 meter persegi.Pengerjaan pembangunan PLBN Terpadu Serasan mulai dikerjakan sejak 5 November 2020 dan ditargetkan selesai pada akhir bulan Februari 2022.
“Pembangunannya terus kita gesa agar selesai sesuai dengan target dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Ditambahkannya, bagi meningkatkan kualitas layanan PLBN dibangun berbagai fasilitas diantaranya gudang barang, gudang transit, mess dan wisma pegawai. Kemudian juga kantor administrasi, tower air, tempat cuci mobil, 4 rumah dinas, pos jaga, power house, tempat pengelolaan sampah, rumah pompa air, dan bangunan penunjang lainnya.
“Total nilai kontrak pembangunan PLBN Serasan sebesar Rp 145,69 miliar yang bersumber dari APBN tahun 2020-2022 (MYC),” tutupnya.
Diawal pembangunan, Kemen PUPR menegaskan pekerjaan PLBN Serasan, Natuna pagu anggarannya adalah sebesar Rp133,1 miliar. Anggaran tersebut bersumber dalam APBN tahun 2020-2022 (MYC). Pembangunan proyek strategis ini ditargetkan rampung pada 27 Februari 2022. (*)
Ketua RW 08 Perumahan Barelang-Central Raya, ikut turun bersama warga mengasapi parit dan area di sekitar rumah warga untuk mengusir nyamuk penyebab DBD beberapa waktu lalu. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id
batampos – Kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak awal Januari tahun ini, sudah menginfeksi 38 warga Batam. Dari jumlah itu, tercatat satu pasien meninggal dunia.
Penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dari kelompok albovirus b vector yang disebarkan nyamuk Aedes aegypti dan aedes albopictus.
Sementara itu, penyakit DBD dapat muncul sepanjang tahun dan dapat menyerang seluruh umur.
”Jumlah kasus DBD ini menurun di tahun 2021 dibanding tahun 2020. Sedangkan jumlah kasus 38 orang yang terkena DBD di bulan Januari 2022 ini tergolong rendah,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi.
Sementara di 2020, tercatat ada 763 kasus dan meninggal 4 orang. Sementara di 2021, mengalami penurunan dibanding 2020.
”Di tahun 2021, 710 kasus dan meninggal 4 Orang,” sebutnya.
Masih kata Didi, pencegahan DBD dilakukan dengan memberikan surat edaran dari Wali Kota yang diteruskan ke camat hingga lurah dan RT/RW untuk disebarkan ke masyarakat.
”Intinya tentang pemberantasan sarang nyamuk (PSN) agar terhindar dari DBD,” tuturnya.
Seperti, sambung dia, menutup penampunga air, menguras bak air dan membunuh jentik nyamuk, mengubur barang yang tak terpakai yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.
”Juga gotong royong serta membersihkan parit dan fogging,” katanya.
Sementara Kasi Kesga Dinkes Kota Batam, Sujito, mengatakan, berdasarkan grafik 5 tahunan, pihaknya berharap jumlah kasus tahun ini tidak melebihi jumlah kasus di bulan yang sama dengan tahun sebelumnya.
”Kasus biasanya meningkat mulai musim hujan yaitu bulan November, Desember dan Januari. Kemudian, mulai melandai bulan Maret, April dan seterusnya,” tutupnya.
TAMPILAN Yamaha Fazzio. Sepeda motor ini dijual mulai Rp 21,7 juta per unit. F. YIMM/JPG
batampos – PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) memperkenalkan motor-skutik berdesain klasik, yakni Yamaha Fazzio Hybrid-Connected. Motor ini tersedia dalam dua tipe, yakni Neo dan Lux yang dijual dengan harga mulai Rp 21,7 juta.
President Director & CEO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Minoru Morimoto, menyampaikan, Yamaha Fazzio dihadirkan untuk menjawab tren kebutuhan dan gaya hidup pengendara sepeda motor yang dinamis.
Yamaha Fazzio Hybrid-Connected memiliki desain yang unik, yakni klasik namun tetap mampu mengedepankan kesan modern melalui fitur Full Digital Spedometer dan LED Headlight. Selain itu, skutik ini juga mengusung teknologi blue core yang hemat bahan bakar.
”Melalui desain gaya yang unik, konsep cerdas dan trendy yang menampilkan konsep kategori baru kami Classy Yamaha. Hal yang sangat penting untuk diperhatikan adalah bahwa Classy tidak hanya berarti klasik tetapi juga berkelas,” kata Minoru Morimoto seperti dilansir dari Jawapos.com (Grup Batam Pos, red), Rabu (19/1) lalu.
Dia mengatakan, line up motor Yamaha yang dapat mendukung lifestyle pengendara untuk tampil lebih unggul. Sebagai buktinya, teknologi baru Yamaha Blue Core Hybrid yang baru saja diadaptasi pada model baru ini guna mendukung efisiensi konsumsi bahan bakar dan performa berkendara.
Sebagai keluarga baru di segmen skutik classy, Yamaha menghadirkan Fazzio Hybrid-Connected dengan beberapa fitur konektivitas, di mana pemilik bisa menjangkau sepeda motornya melalui aplikasi Y-Connect.
Lewat aplikasi ini, pengendara dapat terkoneksi mendapatkan update notifikasi telepon dan pesan, lokasi parkir, rekomendasi perawatan (Engine Oil dan Battery /Accu), monitoring konsumsi bahan bakar, dan notifikasi malfunction. Hal itu diharapkan dapat meningkatkan gaya hidup anak muda saat ini untuk semakin berkelas.
” Motor ini dibekali teknologi Blue Core generasi terbaru, dimana mesin sepeda motor memiliki dua sumber tenaga yang saling bersinergi, yaitu tenaga dari mesin serta tenaga dari Electric Power Assist Start, sehingga membuat akselerasi sepeda motor menjadi lebih bertenaga dan lebih halus, terutama saat sepeda motor membawa penumpang, barang, dan melintasi jalan menanjak,” jelasnya.
Dia menambahkan, terdapat pula sistem One Push Start yang membuat mesin cepat menyala dengan satu sentuhan, serta Stop & Start System yang berfungsi mematikan mesin secara otomatis saat motor tidak digunakan guna menghemat bahan bakar.
Lebih lanjut Morimoto menjelaskan, Yamaha Fazzio menyediakan aksesoris port yang memberikan kebebasan pengendara dalam berekspresi sesuai dengan gaya, karakter dan selera pengendara masing-masing.
Terdapat tiga aksesori yang dapat dipasangkan, di antaranya aksesoris Leg Soft Bag dan Outer Luggage untuk membawa barang bawaan lebih aman dan nyaman, seperti bola basket dan sepatu. Serta Cover Panel berupa plat yang dapat di custom sebagai penanda ownership atau kepemilikan pengendara sesuai dengan style masing-masing.
Yamaha Fazzio juga memiliki Double Hook Carabiner berupa gantungan barang ganda dengan sistem pengunci model carabiner sehingga lebih praktis dan amat saat membawa banyak barang, Spacious Lidded dan Open Pocket untuk membawa barang dibagian depan dengan pilihan ruang penyimpanan tertutup dan terbuka. Tersedia juga Electric Power Socket untuk mengisi daya gadget Anda.
Sepeda motor ini menggunakan tangki bahan bakar berkapasitas 5,1 liter dan kapasitas bagasi 17,8 L. Seluruh tipe Yamaha Fazzio dilengkapi lampu Hazard, Smart Key System, sistem kunci canggih tanpa anak kunci (keyless) yang dilengkapi dengan fitur Answer Back System untuk memudahkan pengendara mencari posisi parkir motor.
”Mengenai pilihan warna, motor ini memiliki dua pilihan yakni Fazzio Lux dengan tampilan elegan dan premium matte black dan prestige silver, serta Fazzio Neo dengan pilihan warna sporty dengan pilihan NEO Cyan, NEO Red, NEO Beige, dan NEO Black,” ujar Morimoto. (*)
batampos –Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan skema pemberangkatan umrah satu pintu atau one gate policy (OGP) dilanjutkan sampai akhir Januari. Dengan demikian keberangkatan jamaah umrah dari seluruh Indonesia, harus diawali dengan karantina di Asrama Haji (Ashaj) Pondok Gede, Jakarta, dan Ashaj Bekasi.
Pengumuman tersebut dikeluarkan secara resmi melalui Surat Edaran Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag tertanggal 19 Januari 2022. Surat edaran itu berisi hasil rapat lintas kementerian yang digelar pada 16 Januari.
Rapat tersebut merupakan evaluasi pelaksanaan umrah satu pintu yang sedianya berakhir pada 15 Januari. Dalam rapat itu disepakati bahwa seluruh kementerian dan lembaga sepakat penyelenggaraan ibadah umrah tetap dilakukan dengan pengendalian ketat. Kemudian mereka juga menyepakati pemberangkatan umrah menggunakan skema satu pintu.
Selama ini, pelaksanaan karantina untuk skrining dilakukan di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Seiring dengan potensi banyaknya jamaah umrah, karantina untuk skrining juga bakal dilakukan di Asrama Haji Bekasi, Jawa Barat.
Kesepakatan lain adalah travel umrah harus menggunakan penerbangan langsung (direct flight) untuk pengangkutan jamaah umrah. Aturan itu sesuai dengan Keputusan Menteri Agama 1332/2021.
Jika ada travel menggunakan maskapai transit, wajib mendapatkan persetujuan dari Dirjen PHU Kemenag. Untuk travel umrah yang akan memberangkatkan jamaah, wajib melaporkan ke Kemenag melalui aplikasi Siskopatuh maksimal tiga hari sebelum keberangkatan.
Travel umrah juga harus mengikuti aturan karantina untuk kepulangan jamaah di tanah air. Travel juga harus sudah melakukan pemesanan hotel untuk karantina saat kepulangan jamaah.
Kebijakan perpanjangan skema pemberangkatan umrah satu pintu itu dibenarkan Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Ibadah Umrah dan Khusus Kemenag Noer Alya Fitra. Dia mengatakan, dengan adanya kebijakan itu, memastikan bahwa umrah tetap berjalan.
’’Nggak ada kebijakan pemberhentian umrah sementara. Umrah lanjut dengan skema OGP,’’ kata Noer Alya Fitra Kamis (20/1).
Pejabat yang akrab disapa Nafit itu mengatakan, penerbangan umrah terbaru dilaksanakan pada 19 Januari menggunakan Garuda Indonesia dengan jumlah 347 orang dan Maskapai Saudia sejumlah 310 orang. Sementara itu, dari total 10 penerbangan umrah mulai 23 Desember 2021 sampai 16 Januari 2022 telah diberangkatkan 2.434 orang jamaah umrah dengan 14 penerbangan.
”Termasuk penerbangan tim advance berjumlah 25 orang,” ucap Noer Alya Fitra.
Kemenag memastikan kesiapan penggunaan Asrama Haji Bekasi untuk tempat karantina jelang keberangkatan jamaah umrah. Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kemenag Saiful Mujab mengatakan, Asrama Haji Bekasi direkomendasikan sebagai alternatif karantina jamaah sebelum berangkat. Selain itu juga diusulkan menjadi tempat karantina kepulangan jamaah.
Saiful menuturkan, selama ini pelaksanaan pemberangkatan umrah satu pintu di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta berjalan baik. Untuk karantina kepulangan jamaah umrah, dia mengatakan, Satgas Covid-19 sudah menyediakan 100 unit lebih hotel. Dia berharap Asrama Haji Bekas bisa masuk dalam daftar tempat karantina yang direkomendasikan Satgas Covid-19. (*)
batampos- Ketua Rukun Tetangga (RT) 001 / RW 001 di jalan Manggar, Kampung Bugis, Kelurahan Tanjunguban Utara, M Yusuf berhasil panen perdana 1 ton keledek merah dengan memanfaatkan lebih kurang 2 hektare lahan kosong untuk budidaya pertanian.
Tidak hanya memanfaatkan lahan kosong untuk pertanian, M Yusuf juga membuat kolam pemancingan dengan melakukan budidaya ikan air tawar.
“Kalau luas lahan kosong lebih dari 2 hektare. Sudah ditanami keledek merah dan kates jenis california dan ada kolam pemancingan ikan air tawar namun baru 1/3 hektare dari luas lahan yang panen 1 ton keledek merah,” kata pria yang keseharian mengurusi warga.
Ketua RT di Kelurahan Tanjnguban Utara, M Yusuf ketika mengajak warga panen keledek merah di lahan kosong yang dikelolanya, Rabu (19/1). F.Kiriman Miswanto
Setelah panen perdana 1 ton keledek merah, M Yusuf mengundang Lurah Tanjunguban Utara, Asniati dan seluruh mitra kerja di Kelurahan Tanjunguban Utara serta mahasiswa Universitas Padang, tokoh masyarakat dan pemuda, LPM, PKK, Forum RT RW dan Pensosmas Bintan untuk syukuran dan berkeliling kebunnya, Rabu (19/1).
Dari panen ini, M Yusuf berharap, ada pembinaan dari pemerintah agar budidaya pertanian keledek merah dan kates california miliknya ke depan bisa berkembang.
M Yusuf mengaku saat ini sangat membutuhkan alat tani yang modern seperti hand traktor, lalu bantuan subsidi pupuk, dan pompa air dengan kapasitas besar untuk menyiram kebunnya.
“Biar hasil panen lebih maksimal dan bisa membantu penghasilan warga yang di sekitar sini,” katanya.
Karena dalam mengelola lahan kosong ini, M Yusuf tidak sendiri melainkan dibantu beberapa orang warga setempat yang sehari-harinya memang bekerja sebagai petani.
Sementara Lurah Tanjunguban Utara, Asniati mengapresiasi langkah M Yusuf yang sudah ikut berkontribusi dalam pemulihan ekonomi dengan menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi covid-19.
Sebagai Ketua RT, menurut Asniati, M Yusuf sudah memberikan tauladan yang baik bagi masyarakat setidaknya di tempat tinggalnya.
“Pak M Yusuf merupakan salah satu agen perubahan yang menjadi mitra Kelurahan Tanjunguban Utara,” kata Asniati berharap, langkah M Yusuf bisa ditiru masyarakat lain.
Asniati juga mengatakan, di wilayah kerjanya, masyarakatnya mayoritas nelayan dan petani, juga peternak ikan air tawar.
“Kelurahan Tanjunguban Utara saat ini berkembang dengan pesat dan bermacam ragam suku dan pemeluk agama yang tinggal di sini,” kata Asniati.
Selain itu, di wilayah Kelurahan Tanjunguban Utara juga memiliki pantai yang bagus yakni pantai di Kampung Bugis dan Sekera yang dikelola masyarakat setempat untuk menghidupkan pemulihan ekonomi masyarakat setempat. “Alhamdulillah masyarakatnya di sini hidup rukun dan tentram,” tukasnya. (*)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat sebagai tersangka, Kamis (20/1) malam. (Ridwan/JawaPos.com)
batampos – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Hakim Pengadilan Negeri Surabaya, Itong Isnaeni Hidayat sebagai tersangka penerima suap pengurusan perkara di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur. Penetapan tersangka ini dilakukan usai operasi tangkap tangan (OTT) KPK, pada Rabu (19/1) kemarin.
Selain Itong Isnaeni Hidayat, KPK juga menetapkan panitera pengganti pada Pengadilan Negeri Surabaya, Hamdan sebagai tersangka penerima suap. Sementara itu sebagai pihak pemberi yakni, Hendro Kasiono selaku pengacara dari PT. Soyu Giri Primedika (GSP).
“KPK telah melakukan penyelidikan dan ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, maka KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan tersangka,” kata Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (20/1).
Nawawi menjelaskan, Itong Isnaeni Hidayat selaku Hakim tunggal pada Pengadilan Negeri Surabaya
menyidangkan salah satu perkara permohonan terkait pembubaran PT. Soyu Giri Primedika (SGP).
Diduga, Hendro Kasiono yang merupakan pengacara PT. SGP telah menyiapkan uang untuk diberikan kepada Hakim yang menangani perkara tersebut.
“Diduga uang yang disiapkan untuk mengurus perkara ini sekitar Rp 1,3 miliar dimulai dari tingkat putusan Pengadilan Negeri sampai tingkat putusan Mahkamah Agung,” ucap Nawawi.
Sementara itu, sebagai langkah awal realisasi dari uang Rp 1,3 miliar dimaksud, Hendro Kasiono menemuia panitera pengganti PN Surabaya, Hamdan. Dalam pertemuan itu meminta agar Hakim yang menangani perkaranya bisa memutus sesuai dengan keinginan tersangka Hendro Kasiono.
Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa proses persidangan perkaranya berjalan sesuai harapan, Hendro Kasiono diduga berulang kali menjalin komunikasi di antaranya melalui sambungan telepon dengan tersangka Hamdan dengan mengunakan istilah ‘upeti’ untuk menyamarkan maksud dari pemberian uang.
“Adapun setiap hasil komunikasi antara tersangka Hendro Kasiono dan tersangka Hamdan, diduga şelalu dilaporkan oleh tersangka Hamdan kepada tersangka Itong Isnaeni Hidayat,” papar Nawawi.
Dalam kesempatan ini, lanjut Nawawi, putusan yang diinginkan oleh tersangka Hendro Kasiono di antaranya agar PT SGP dinyatakan dibubarkan dengan nilai aset yang bisa dibagi sejumlah Rp 50 miliar. Itong disebut bersedia menyampaikan keingin Hendro Kasiono menyatakan bersedia dengan adanya imbalan sejumlah uang.
Menindaklanjuti hal itu, sekitar Januari 2022, tersangka Itong Isnaeni Hidayat menginformasikan dan memastikan
bahwa permohonan dapat dikabulkan dan meminta tersangka Hamdan untuk menyampaikan kepada tersangka Hendro supaya merealisasikan sejumlah uang yang sudah dijanjikan sebelumnya.
“Tersangka Hamdan segera menyampaikan permintaan tersangka Itong Isnaeni Hidayat kepada tersangka Hendro Kasiono dan pada 19 Januari 2022, uang diserahkan oleh tersangka Hendro Kasiono kepada tersangka Hamdan sejumlah Rp 140 juta yang diperuntukkan bagi tersangka Itong Isnaeni Hidayat,” tegas Nawawi.
Sebagai pemberi Hendro Kasiono disangkakan melanggar Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.
Sementara itu sebagai pihak penerima, Hamdan dan Itong Isnaeni Hidayat disangkakan melanggar Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (*)