Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 862

Akses ke Islamic Centre Diperlebar, Jalan Engku Hang Tuah Ditarget Rampung Desember

0
BP Batam mempercepat peningkatan Jalan Engku Hang Tuah, atau yang lebih dikenal sebagai Jalan Islamic Centre sebagai upaya memperlancar akses menuju kawasan Masjid Agung Raja Hamidah dan sekitarnya. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – BP Batam mempercepat peningkatan Jalan Engku Hang Tuah, atau yang lebih dikenal sebagai Jalan Islamic Centre sebagai upaya memperlancar akses menuju kawasan Masjid Agung Raja Hamidah dan sekitarnya. Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025 dan menjadi bagian dari program prioritas penguatan infrastruktur kota.

Proyek ini mencakup pelebaran dua lajur masing-masing selebar 5 meter, sehingga total lebar jalan akan mencapai 10 meter. Dengan perluasan tersebut, kapasitas jalan diharapkan mampu menampung volume kendaraan yang semakin meningkat, terutama saat kegiatan keagamaan besar berlangsung di kawasan tersebut.

Kepala Biro Umum BP Batam, Mohamad Taofan, menjelaskan peningkatan jalan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis lembaganya dalam memperkuat konektivitas antarwilayah. Selain itu, proyek ini juga bertujuan memperlancar akses menuju kawasan Islamic Centre yang menjadi salah satu ikon religius dan budaya di Batam.

“Peningkatan kualitas jalan ini penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan memperindah akses menuju kawasan Islamic Centre. Kawasan ini bukan hanya pusat aktivitas keagamaan, tetapi juga ruang publik yang sering dikunjungi warga,” katanya, Jumat (10/10).

Pekerjaan proyek tersebut dikerjakan oleh PT Artha Gemah Lestari dengan nilai kontrak sebesar Rp8,1 miliar. Pelaksanaan dimulai sejak 14 Agustus dan ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kalender atau pada akhir Desember mendatang.

Kata Taofan, dengan pelebaran jalan menjadi 10 meter, arus lalu lintas di kawasan tersebut akan semakin lancar. Hal ini dapat mengurangi kemacetan yang kerap terjadi pada jam-jam padat dan saat kegiatan besar di Masjid Agung Raja Hamidah atau Asrama Haji.

“BP Batam terus memantau progres di lapangan agar pekerjaan berjalan sesuai jadwal dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Kami ingin proyek ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar dia.

Proyek ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas jalan, tetapi juga memperhatikan aspek estetika dan keselamatan pengguna jalan. Dengan penataan yang lebih baik, kawasan ini tampil lebih representatif sebagai wajah kota yang terus berkembang.

Peningkatan Jalan Engku Hang Tuah menjadi salah satu bagian dari program prioritas BP Batam dalam memperkuat infrastruktur kota. Ini juga sejalan dengan visi otorita untuk menjadikan Batam sebagai kota modern, nyaman, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun regional. (*)

Reporter: Arjuna

Artikel Akses ke Islamic Centre Diperlebar, Jalan Engku Hang Tuah Ditarget Rampung Desember pertama kali tampil pada Metropolis.

Usai Penikaman di Tanjunguncang, Kapolresta Imbau Warga Kendalikan Emosi

0
Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin dan Kapolsek Batuaji AKP Raden Bimo Dwi ungkap motif di balik kasus penganiayaan berujung maut yang terjadi di Perumahan Yose Sade Indah, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Pasca pengungkapan kasus penikaman yang menewaskan Rudi (31) di Perumahan Yose Sade Indah, Tanjunguncang, Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin mengimbau masyarakat agar selalu mengendalikan emosi dan tidak mudah tersulut amarah saat menghadapi persoalan. Ia menegaskan, banyak tindak kekerasan terjadi karena kurangnya kontrol diri dan penggunaan kata-kata yang menyinggung orang lain.

“Hadapi setiap persoalan dengan kepala dingin. Kendalikan emosi agar tidak berujung penyesalan,” ujar Zaenal dalam keterangan resmi, Kamis (9/10). Menurutnya, menjaga lisan dan tutur kata menjadi hal penting dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat. “Satu ucapan bisa memicu amarah, satu kesabaran bisa menyelamatkan nyawa,” katanya.

Kapolresta juga mengingatkan agar masyarakat mengutamakan persaudaraan dan kebersamaan dalam menyelesaikan masalah, bukan justru memperbesar permusuhan. Ia menilai, sikap saling menghormati dan tenggang rasa adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai. “Mari kita jauhi permusuhan, jaga hubungan baik antarwarga, dan saling menasihati untuk kebaikan,” tambahnya.

Baca Juga: Pelaku Tikam Tewas di Batuaji Tertangkap di Jambi, Polisi Ungkap Motifnya

Terkait kasus di Tanjunguncang, Zaenal menegaskan bahwa polisi telah mengambil langkah tegas terhadap pelaku dan terus melakukan pemeriksaan lanjutan. Namun, ia menekankan agar kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat agar tidak mengulang kesalahan serupa. “Kekerasan tidak akan pernah menyelesaikan masalah, justru menimbulkan penderitaan baru,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor kepada pihak berwajib atau meminta bantuan tokoh masyarakat jika menghadapi persoalan. “Jika ada masalah, sampaikan kepada kami atau kepada orang yang dipercaya bisa membantu menyelesaikannya. Jangan ambil jalan sendiri,” tutup Kombes Pol Zaenal Arifin. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Usai Penikaman di Tanjunguncang, Kapolresta Imbau Warga Kendalikan Emosi pertama kali tampil pada Metropolis.

Guru Ngaji Cabuli Tiga Anak, Berkas Kasus Siap Dilimpahkan

0
Guru Ngaji pelaku pencabulan di Sagulung saat diperiksa polisi. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Kasus pencabulan tiga anak di Sagulung yang dilakukan oleh seorang guru ngaji berinisial Am terus menjadi atensi kepolisian. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan intensif, Polsek Sagulung memastikan berkas perkara kasus ini telah dinyatakan lengkap dan siap dilimpahkan ke kejaksaan.

Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Aris, mengatakan pihaknya telah menuntaskan seluruh proses penyidikan terhadap pelaku dan korban. “Berkas sudah lengkap, tinggal kami kirim ke kejaksaan untuk proses persidangan selanjutnya,” ujar Iptu Aris, Jumat (10/9).

Dalam kasus ini, terdapat tiga korban anak di bawah umur yang menjadi sasaran tindakan asusila. Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku menggunakan modus berpura-pura menawarkan pijatan atau urut kepada korban, dengan alasan membantu mengobati keluhan mereka. Namun di saat itulah ia melancarkan aksi bejatnya.

Baca Juga: Kasus Dugaan Guru Ngaji Cabuli Murid di Sagulung, Polisi Dalami Kemungkinan Ada Lebih dari Lima Korban

Dari tiga korban, dua di antaranya merupakan kakak beradik, sedangkan satu korban lainnya adalah tetangga yang juga menjadi murid di tempat ngaji milik pelaku. Lokasi tempat ngaji itu diketahui berada di depan rumah pelaku, namun terpisah dari tempat tinggal keluarganya.

Keterangan para korban diperkuat dengan pengakuan pelaku yang tidak menampik perbuatannya. Kepada penyidik, Am mengakui telah mencabuli ketiga korban dalam waktu dan kesempatan berbeda. Tindakan itu dilakukan berulang kali dengan pola yang sama.

“Pelaku sudah mengakui semua perbuatannya dan keterangan tersebut sesuai dengan hasil pemeriksaan korban,” tambah Iptu Aris. Ia menegaskan, Polsek Sagulung berkomitmen menuntaskan kasus ini secara profesional agar pelaku mendapat hukuman setimpal.

Kasus ini sempat menimbulkan gejolak di masyarakat. Polisi sempat mengamankan lokasi kejadian dan rumah pelaku untuk mencegah aksi massa yang marah atas perbuatan tersebut. Saat ini, ketiga korban masih dalam pendampingan keluarga dan akan menjalani terapi trauma.

Pelaku Am dijerat dengan Pasal 82 ayat (1) dan (2) jo Pasal 81 ayat (3) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara. Proses hukum selanjutnya kini menunggu tahap pelimpahan ke kejaksaan untuk segera disidangkan. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Guru Ngaji Cabuli Tiga Anak, Berkas Kasus Siap Dilimpahkan pertama kali tampil pada Metropolis.

Air Mati Seharian di Sagulung, Masjid hingga Rumah Tangga Terdampak

0
Ilustrasi.

batampos – Sebagian warga di wilayah Kecamatan Sagulung mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sepanjang Jumat (10/9). Sejak pagi, pasokan air dari jaringan utama tak mengalir seperti biasa, menyebabkan aktivitas warga terganggu. Kondisi ini juga berdampak pada persiapan ibadah Salat Jumat di sejumlah masjid.

Nurcholis, pengurus salah satu masjid di Kelurahan Sungai Langkai, mengaku kewalahan melayani jamaah yang hendak berwudhu. “Air mati dari pagi. Kami harus mencari air dengan ember dan galon untuk kebutuhan jamaah. Cukup repot apalagi menjelang salat Jumat,” ujarnya.

Tak hanya rumah ibadah, warga perumahan juga merasakan dampak yang sama. Narti, warga Perumahan Puteri Hijau, mengatakan kesulitan air bersih membuat aktivitas rumah tangganya terganggu. “Sejak pagi air tak keluar. Mau cuci piring dan pakaian jadi tertunda semua. Siang makin susah karena stok air di toren juga habis,” keluhnya.

Situasi ini menimbulkan keresahan karena terjadi tanpa pemberitahuan lebih awal. Sejumlah warga mengaku baru mengetahui penyebab gangguan setelah melihat informasi resmi dari pihak Air Batam Hilir (ABH) di media sosial. Mereka berharap ke depan pihak pengelola lebih cepat memberi pemberitahuan agar warga bisa bersiap.

Menanggapi hal tersebut, pihak Air Batam Hilir (ABH) melalui akun resminya menjelaskan bahwa gangguan disebabkan oleh pekerjaan perbaikan kebocoran pipa berdiameter 800 milimeter (DN 800mm) di depan Top 100 Tembesi. “Saat ini sedang dilakukan proses perbaikan,” tulis pernyataan resmi ABH.

Dalam keterangannya, ABH menyebut pekerjaan perbaikan itu berdampak pada gangguan suplai air minum berupa tekanan air kecil hingga terhenti sementara waktu. Adapun wilayah terdampak meliputi Tembesi, Barelang, Sentosa Perdana (SP), Taman Lestari, Aviari, Puskopkar, Kavling Baru, Sei Lekop, dan sekitarnya.

Humas Air Batam Hilir, Ginda Alamsyah, mengatakan bahwa perbaikan kebocoran pipa tersebut telah rampung pada Jumat siang. “Pekerjaan sudah selesai dan saat ini masih dalam tahap menormalkan aliran air ke seluruh wilayah terdampak. Proses normalisasi tekanan air berlangsung bertahap,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi selama proses normalisasi, ABH tetap menyiagakan mobil tangki air bersih untuk membantu pelanggan yang mengalami gangguan hingga 1×24 jam. Warga dapat berkoordinasi melalui RT, RW, atau kelurahan setempat dan melaporkannya ke saluran resmi layanan pelanggan ABH. Warga berharap pasokan air segera kembali lancar agar aktivitas rumah tangga dan ibadah dapat berjalan normal kembali. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Air Mati Seharian di Sagulung, Masjid hingga Rumah Tangga Terdampak pertama kali tampil pada Metropolis.

Hari Kesehatan Mental Sedunia 2025: Fokus pada Dukungan Jiwa di Situasi Krisis

0
F. WHO

batampos – Dunia memperingati World Mental Health Day atau Hari Kesehatan Mental Sedunia setiap 10 Oktober. Momen ini menjadi ajakan global untuk meningkatkan kesadaran dan aksi nyata dalam menjaga kesehatan mental masyarakat di seluruh dunia.

Peringatan yang digagas oleh World Federation for Mental Health (WFMH) pertama kali digelar pada 1992. Saat itu belum ada tema khusus, hanya berfokus pada kampanye kesadaran umum tentang pentingnya kesehatan jiwa.

Sejak 1994, WFMH mulai menetapkan tema tahunan untuk menyoroti isu spesifik, seperti hak asasi manusia, kualitas layanan, hingga akses terhadap bantuan psikologis.

WFMH sendiri merupakan organisasi internasional yang berdiri sejak 1948 dengan misi memperjuangkan pemahaman, pencegahan, pengobatan, dan pemulihan gangguan mental secara global.

“Lebih dari satu miliar orang di dunia hidup dengan gangguan mental seperti depresi, kecemasan, dan stres pascatrauma,” tulis WHO, dikutip Jumat (10/10).

WHO juga meluncurkan panduan baru yang menekankan kebijakan berbasis hak asasi manusia dan keadilan sosial untuk menghapus diskriminasi terhadap penyintas gangguan jiwa.

Tahun ini, WFMH mengusung tema “Mental Health in Humanitarian Emergencies” atau Kesehatan Mental dalam Situasi Darurat Kemanusiaan.

Tema ini menyoroti pentingnya dukungan psikososial bagi masyarakat yang terdampak konflik, bencana, atau krisis kemanusiaan.
Melalui tema tersebut, WHO menyerukan agar layanan kesehatan mental tetap tersedia bahkan dalam kondisi darurat, agar tak ada yang tertinggal dalam pemulihan jiwa.

Makna Hari Kesehatan Mental Sedunia

Peringatan Hari Kesehatan Mental Sedunia memiliki beberapa tujuan penting:

1. Meningkatkan kesadaran publik
Menghapus stigma dan membuka ruang dialog tentang apa itu kesehatan mental serta pentingnya dukungan sosial.

2. Mendorong aksi dan kebijakan nyata
Mengajak pemerintah, lembaga, dan komunitas agar memperluas layanan serta investasi dalam kesehatan mental.

3. Menjadi wadah advokasi global
Mendorong pelaksanaan seminar, kampanye, hingga workshop yang menyoroti pentingnya kesehatan jiwa. (*)

Reporter: Juliana Belence 

Artikel Hari Kesehatan Mental Sedunia 2025: Fokus pada Dukungan Jiwa di Situasi Krisis pertama kali tampil pada News.

TKD Kepri 2026 Turun Rp534 Miliar, Ansar Desak Pemerintah Pusat Evaluasi

0
Ansar Ahmad
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menghadapi tantangan fiskal baru setelah Dana Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026 dikurangi sebesar Rp534 miliar dibanding tahun sebelumnya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta pemerintah pusat, khususnya Kementerian Keuangan, bersikap adil dalam menentukan alokasi TKD bagi seluruh provinsi di Indonesia.

Ansar mengatakan, pemangkasan TKD ini berdampak signifikan terhadap kemampuan daerah dalam melaksanakan program prioritas dan pelayanan publik.

“Kita doakan yang terbaik. Mudah-mudahan upaya ini bisa membawa manfaat bagi daerah,” kata Ansar, Jumat (10/10).

Ansar menyampaikan, pihaknya bersama Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) telah melakukan pertemuan dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas kebijakan pemotongan TKD di seluruh Indonesia, termasuk Kepri.

“Para gubernur kompak menyuarakan kekhawatiran terhadap kebijakan ini. Nanti Pak Menteri akan melihat kembali kondisi APBN,” ujar Ansar.

Menurutnya, diskusi dalam forum APPSI tersebut bertujuan mencari solusi agar kebijakan fiskal nasional tetap memperhatikan kebutuhan dan keadilan antar daerah.

Pemangkasan TKD tersebut membuat APBD Kepri 2026 ikut disesuaikan. Dari yang semula dirancang sebesar Rp3,967 triliun, kini harus dikoreksi menjadi Rp3,471 triliun.

Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan sinergi dengan pemerintah pusat.

“Kita juga sudah berdiskusi dengan Mendagri. Pada dasarnya, daerah siap menjalankan tugas, termasuk menambah kapasitas fiskal,” pungkasnya. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel TKD Kepri 2026 Turun Rp534 Miliar, Ansar Desak Pemerintah Pusat Evaluasi pertama kali tampil pada Kepri.

Presiden Seiko Epson Corporation Lakukan Kunjungan Perdana ke Indonesia dan Resmikan PIN Experience Center, Showroom Solusi Terbesar di Asia Tenggara

0

batampos— Seiko Epson Corporation (SEC) melalui Presiden sekaligus Global Representative Director, Junkichi Yoshida, melakukan kunjungan bisnis pertamanya ke Indonesia sejak menjabat sebagai Presiden SEC. Kunjungan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat komitmen Epson di pasar Indonesia yang terus berkembang pesat.

Epson telah menyetujui perubahan kepemimpinan melalui rapat dewan direksi, yang berlaku efektif sejak 1 April 2025. Dalam restrukturisasi tersebut, Yasunori Ogawa resmi menjabat sebagai Chairman dan Director, sementara Junkichi Yoshida ditunjuk sebagai Presiden dan CEO baru Epson.

Yoshida bukanlah sosok baru di Epson. Ia memulai kariernya pada tahun 1988 dan telah menempati berbagai posisi strategis selama lebih dari tiga dekade, termasuk sebagai Chief Operating Officer Printing Solutions Division. Pengalaman panjangnya dalam mengelola bisnis inti Epson menjadikan Yoshida figur penting dalam membawa visi keberlanjutan dan inovasi perusahaan ke level global.

BACA JUGA: Epson Luncurkan Lini Produk 2025 di Jakarta: Inovasi Pencetakan dan Pemindaian untuk Bisnis Modern yang Lebih Produktif dan Berkelanjutan

Momen kunjungan kepemimpinan tertinggi SEC ini menjadi panggung peresmian PIN Experience Center milik PT Pasifik Internusa (PIN), sebuah fasilitas yang diklaim sebagai pusat solusi dan showroom teknologi cetak terbesar di kawasan Asia Tenggara.

“Kunjungan Presiden Yoshida di Indonesia, yang bertepatan dengan peresmian PIN Experience Center, adalah apresiasi tertinggi dan penegasan komitmen kuat Epson terhadap pasar dan mitra kami di Asia Tenggara. Pusat solusi baru ini, didukung oleh kepemimpinan global kami, akan menjadi landasan untuk mendorong inovasi dan solusi berkelanjutan bagi industri Indonesia,” ujar Ng Ngee Khiang, Managing Director Epson Indonesia.

Sebagai bagian dari agenda kunjungan, Junkichi Yoshida turut meresmikan PIN Experience Center, pusat solusi dan showroom terbesar di Asia Tenggara yang dimiliki oleh PT Pasifik Internusa. Fasilitas ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman langsung kepada pelanggan, mitra bisnis, serta industri terkait dalam mengeksplorasi berbagai solusi cetak dan teknologi inovatif Epson, khususnya di segmen Large Format Printer (LFP).

PIN Experience Center didirikan sebagai laboratorium inovasi dan pusat on-demand manufacturing yang secara tegas menegaskan bahwa Large Format Printer (LFP) merupakan salah satu fokus strategi utama Epson Indonesia di segmen B2B. LFP diposisikan sebagai kunci untuk mendukung transformasi dan peningkatan efisiensi di berbagai sektor industri.

PIN Experience Center tidak hanya menjadi etalase produk, tetapi juga pusat kolaborasi dan edukasi yang menghadirkan demo aplikasi nyata bagi pelaku industri kreatif, percetakan, hingga korporasi. Dengan hadirnya fasilitas ini, Epson bersama Pasifik Internusa berharap dapat mendukung pertumbuhan ekosistem industri kreatif dan cetak profesional di Indonesia, sekaligus mendorong penggunaan solusi berkelanjutan yang sejalan dengan komitmen Epson terhadap lingkungan.

Pusat ini secara spesifik menyoroti potensi kolosal industri tekstil Indonesia, terutama di pasar Hijab dan Tekstil yang terus berkembang pesat dan menjadi salah satu sektor paling dinamis dan kreatif di dalam negeri. Industri ini menuntut kecepatan produksi, kualitas warna yang akurat, dan kemampuan personalisasi tinggi.

Di sinilah Epson LFP hadir sebagai solusi inovatif. Teknologi cetak digital direct-to-fabric dan sublimation yang dipamerkan di PIN Experience Center memungkinkan desainer dan pelaku bisnis untuk:

● Meningkatkan Kreativitas: Mencetak desain kompleks dengan gradasi warna yang halus dan presisi yang tak terbatas.

● Mendorong Produktivitas: Mempersingkat rantai pasok dan memungkinkan produksi on-demand, mengurangi lead time secara drastis.

● Mendukung Kualitas & Keberlanjutan: Menggunakan tinta ramah lingkungan dan proses yang meminimalkan limbah air, sejalan dengan tuntutan pasar global.

“Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar, khususnya di sektor industri kreatif dan percetakan. Melalui kehadiran PIN Experience Center, kami ingin memperkuat kolaborasi dengan mitra lokal dan memberikan solusi yang mampu mendukung kebutuhan pelanggan, baik dari segi produktivitas maupun keberlanjutan,” ujar Junkichi Yoshida, Global President, Representative Director and CEO Seiko Epson Corporation.

Kemitraan antara Epson dan PT Pasifik Internusa (PIN) telah lama menjadi kunci sukses di pasar Indonesia. Peresmian fasilitas ini kini menjadi bukti nyata investasi jangka panjang dalam ekosistem lokal. Momentum ini menandai babak baru kolaborasi antara Epson dan Pasifik Internusa dalam menghadirkan solusi cetak inovatif bagi Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Sementara itu, Richard Pallar, CEO PT Pasifik Internusa menyampaikan, “Kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan Epson dalam menghadirkan PIN Experience Center. Showroom ini menjadi bukti nyata komitmen kami untuk mendukung transformasi industri percetakan di Indonesia dengan menghadirkan solusi terlengkap, inovatif, dan berkelanjutan. Dengan menonjolkan LFP, kami optimistis dapat menjadi game changer bagi industri tekstil, khususnya segmen modest fashion dan hijab, di Asia Tenggara.”

Peresmian ini dihadiri oleh jajaran manajemen Epson Indonesia, pimpinan PT Pasifik Internusa, serta mitra bisnis strategis. Momentum ini menandai babak baru kolaborasi yang erat antara Epson dan Pasifik Internusa dalam menghadirkan solusi cetak inovatif bagi Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Tentang Epson

Epson adalah pemimpin teknologi global yang memiliki filosofi inovasi yang efisien, ringkas, dan tepat yang memperkaya kehidupan dan membantu menciptakan dunia yang lebih baik. Perusahaan ini berfokus pada pemecahan masalah sosial masyarakat melalui inovasi dalam pencetakan rumah dan kantor, komersial dan industri, pencetakan, manufaktur, visual dan gaya hidup. Tujuan Epson adalah untuk menjadi karbon negatif dan menghilangkan penggunaan sumber daya bawah tanah yang dapat habis seperti minyak dan logam pada tahun 2050.

Dipimpin oleh Seiko Epson Corporation yang berbasis di Jepang, Grup Epson di seluruh dunia menghasilkan penjualan tahunan lebih dari JPY 1 triliun.
Kunjungi corporate.epson/en untuk informasi lebih lanjut.

Tentang Epson Indonesia

PT Epson Indonesia berdiri pada bulan Oktober 2000 sebagai perwakilan penjualan dan pemasaran di Indonesia. PT Epson Indonesia beroperasi di bawah kendali kantor regional Epson Singapore, Pte. Ltd.

Saat ini, PT Epson Indonesia yang bertempat di Jakarta telah memiliki 28 lokasi purnajual (16 Epson Sales & Service dan 12 Epson Service Center) Dengan didukung oleh distributor-distributor yang berpengalaman dan jaringan dealer yang tersebar di seluruh kota besar di Indonesia, PT Epson Indonesia telah mampu memperluas penjualan ke seluruh pelosok Indonesia. PT Epson Indonesia kini memasarkan produk printer SIDM (Dot Matrix), Inkjet, Laser, LFP termasuk consumablesnya, dan produk-produk lain seperti scanner, dan proyektor. Silakan kunjungi situs kami www.epson.co.id. (*)

Artikel Presiden Seiko Epson Corporation Lakukan Kunjungan Perdana ke Indonesia dan Resmikan PIN Experience Center, Showroom Solusi Terbesar di Asia Tenggara pertama kali tampil pada Lifestyle.

Inovasi Polibatam Permudah Panen Cengkeh,  Petani Natuna Kini Punya Galah Cerdas

0
TIM peneliti Polibatam foto bersama perwakilan BumDesma Bunguran Utara Abadi, dan SMK Negeri 1 Bunguran Timur Laut di Kantor Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Rabu (8/10). F Polibatam

batampos-POLITEKNIK Negeri Batam (Polibatam) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi teknologi tepat guna untuk masyarakat daerah melalui kegiatan Desiminasi hasil penelitian Program Katalisator Kemitraan Berdikari Galah Cerdas Pemetik Cengkeh yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Rabu (8/10).

Kegiatan yang didanai Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini meliputi tiga agenda utama, yaitu: penandatanganan kerja sama, pelatihan penggunaan dan perawatan galah, serta serah terima peralatan hasil penelitian.

Kegiatan diawali dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Polibatam, BumDesma Bunguran Utara Abadi, dan SMK Negeri 1 Bunguran Timur Laut. Kerja sama ini menandai sinergi antara perguruan tinggi dan menengah vokasi, serta masyarakat desa dalam mendukung penguatan ekonomi berbasis inovasi teknologi.

Sebagai bentuk nyata dukungan, Polibatam juga menyerahkan delapan set Galah Cerdas Pemetik Cengkeh kepada BumDesma Bunguran Utara Abadi serta 1 unit printer 3D kepada SMK Negeri 1 Bunguran Timur Laut.

Dalam kegiatan tersebut, tujuh tim peneliti dari Polibatam yaitu Yeni Rokhayati, Sudra Irawan, Hendra Saputra, Hanifah Widyastuti, Hajrul Khaira, Widya Putri Ramadhani, dan Yogantara memberikan pelatihan penggunaan alat galah cerdas kepada para petani yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Desa Bersama (BumDesma) Bunguran Utara Abadi.

BACA JUGA: Bersama Disnakertrans Kepri, Polibatam Adakan Diseminasi Talent Cerdas 

Pelatihan ini bertujuan agar petani mampu mengoperasikan galah pemetik cengkeh secara efisien dan aman, sekaligus meningkatkan produktivitas panen. Galah ini memiliki sejumlah keunggulan inovatif yang dirancang untuk menjawab tantangan di lapangan. Galah ini dilengkapi teknologi cerdas berupa kamera dan sensor IoT yang mampu mendeteksi tingkat kematangan buah cengkeh secara akurat, sehingga petani dapat melakukan panen pada waktu yang tepat dan menghasilkan produktivitas lebih tinggi.

Teknologi cerdas ini telah dikembangkan tidak hanya bisa mendeteksi kematangan buah cengkeh saja namun juga dapat mendeteksi kematangan jenis buah yang lain sehingga bentuk galah dapat disesuaikan dengan jenis buah yang akan dipetik. Selain meningkatkan volume panen, galah ini juga meminimalkan risiko kecelakaan kerja, karena pekerja dengan jangkauan yang lebih luas, alat ini dapat memetik cengkeh dari area yang sebelumnya sulit dijangkau secara manual.

Dari sisi operasional, galah ini ergonomis dan praktis, memiliki bobot yang ringan dengan panjang yang dapat diatur sesuai kebutuhan. Dilengkapi pula dengan wadah penampung buah cengkeh, alat ini memudahkan operator dalam proses pemetikan.

Hari berikutnya, tim peneliti galah cerdas Polibatam memberikan pelatihan perbaikan dan perawatan alat kepada guru serta tenaga kependidikan SMK Negeri 1 Bunguran Timur Laut. Melalui pelatihan ini, diharapkan SMK tersebut dapat menjadi pusat layanan teknis (service point) untuk perbaikan dan pemeliharaan galah cerdas di wilayah Natuna.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Peneliti Galah Cerdas, Yeni Rokhayati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi hasil riset agar dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

BACA JUGA: Polibatam Dukung Workforce Planning

“Kami ingin teknologi hasil penelitian kampus dapat menjawab kebutuhan nyata di lapangan. Melalui pelatihan dan kerja sama ini, kami berharap petani cengkeh di Natuna bisa meningkatkan efisiensi dan produktivitasnya,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur BumDesma Bunguran Utara Abadi, Rosdiana mengapresiasi inisiatif kerja sama ini dan menyampaikan bahwa inovasi seperti galah cerdas ini sangat membantu petani, terutama dalam memetik cengkeh yang tinggi tanpa risiko kecelakaan. Dukungan juga datang dari dunia pendidikan lokal.

Kepala SMK Negeri 1 Bunguran Timur Laut, Rahdiana, menyampaikan bahwa pelatihan perawatan alat menjadi peluang bagi siswa SMK untuk berperan aktif dalam mendukung inovasi daerah.

“Kami siap menjadi mitra teknis ba.gi petani, sekaligus menjadikan pengalaman ini sebagai sarana pembelajaran berbasis proyek bagi siswa kami,” jelasnya.

Camat Bunguran Utara, Mikrayatulhidayat memberikan dukungan dan apresiasi terhadap kolaborasi ini, seraya berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Natuna.

Melalui kegiatan ini, Polibatam menunjukkan peran aktifnya tidak hanya sebagai lembaga pendidikan tinggi vokasi, tetapi juga sebagai penggerak inovasi daerah dan mitra strategis pembangunan ekonomi masyarakat berbasis teknologi. (*)

Reporter: SUPRIZAL TANJUNG

Artikel Inovasi Polibatam Permudah Panen Cengkeh,  Petani Natuna Kini Punya Galah Cerdas pertama kali tampil pada Metropolis.

Pemprov Kepri Gandeng Swasta Wujudkan Program 3 Juta Rumah Nasional

0
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Provinsi Kepri, Said Nursyahdu memimpin rapat koordinasi dengan perusahaan swasta terkait pelaksaan program nasional tiga juta rumah di Kepri, Senin (6/10) lalu. F. DPKP Kepri.

batampos – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus berupaya mempercepat pelaksanaan program nasional pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Pemerintah Pusat. Upaya ini dilakukan dengan menggandeng sektor swasta untuk memperkuat sinergi pembangunan hunian layak bagi masyarakat.

Pelaksanaan program tersebut dikoordinasikan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Provinsi Kepri. Kepala DPKP Kepri, Said Nursyahdu, menyebutkan bahwa pihaknya telah memulai langkah konkret melalui rapat koordinasi bersama pelaku usaha.

“Senin (6/10) lalu kami sudah melakukan rapat koordinasi antara pemerintah dan sektor swasta,” ujar Said Nursyahdu, Jumat (10/10) di Tanjungpinang.

Menurut mantan Penjabat Bupati Lingga itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan program nasional di daerah.

“Pembangunan rumah rakyat ini tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga dunia usaha harus ikut andil,” tegasnya.

Said menjelaskan, sinergi ini menjadi langkah strategis dalam menjawab kebutuhan hunian layak dan terjangkau di Kepri.

“Hunian yang layak akan menjadi infrastruktur pendukung kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk mendukung target nasional, pembangunan rumah akan dilanjutkan secara berkelanjutan mulai tahun anggaran 2026 mendatang.

“Kita bersyukur sejumlah perusahaan besar di Kepri sudah satu frekuensi dengan program pemerintah. Ini langkah baik untuk arah yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, dua perusahaan besar menyatakan komitmen nyata untuk berpartisipasi dalam program 3 juta rumah:

PT Timah Wilayah Kundur telah membangun dua unit rumah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Karimun melalui program TMMD 2025 serta merehabilitasi satu unit rumah tidak layak huni (RTLH).

PT Peti Kemas berkomitmen mengalokasikan 2,5 persen dana CSR untuk mendukung program pembangunan rumah rakyat mulai tahun ini.

“Ke depan kami akan mengundang enam perusahaan besar lainnya agar sektor industri semakin luas terlibat dalam program perumahan rakyat di daerah,” tutup Said. (*)

Reporter: Jaylani

 

Artikel Pemprov Kepri Gandeng Swasta Wujudkan Program 3 Juta Rumah Nasional pertama kali tampil pada Kepri.

Wanita Polandia Tewas di Bali Setelah Diet Buah Ekstrem, Berat Badan Turun Jadi 22 Kg

0
Karolina Krzyzak
Karolina Krzyzak, perempuan Polandia yang tewas akibat diet buah secara ekstrem. F. x.com/XQestendenciaMX.

batampos – Seorang wanita asal Polandia bernama Karolina Krzyzak (27) ditemukan meninggal dunia di kawasan Sumberkima Hill Resort, Bali Utara, setelah menjalani diet buah ekstrem selama bertahun-tahun.

Selama menetap di Bali, Karolina diketahui hanya mengonsumsi buah-buahan tanpa makanan lain. Pola makan ekstrem itu membuat tubuhnya mengalami malnutrisi parah, hingga berat badannya turun drastis menjadi 22 kilogram.

Sebelum meninggal, Karolina dilaporkan menolak bantuan medis dan hanya meminta pengelola resort mengirimkan buah segar ke kamarnya setiap hari.

Diet buah ekstrem atau fruitarian diet merupakan pola makan yang hanya berfokus pada konsumsi buah-buahan, terkadang disertai sedikit kacang atau biji-bijian.

Ahli gizi dari Harvard Health Publishing, seperti dikutip Jumat (10/10), menyebut pola makan tersebut tidak seimbang karena tubuh tetap membutuhkan protein, lemak sehat, dan mineral penting yang tidak tersedia dalam jumlah cukup pada buah.

“Tubuh tidak bisa bertahan lama hanya dengan buah. Kekurangan protein dan lemak bisa mengganggu fungsi organ vital,” tulis Harvard Health.

Berikut dampak buruk diet buah bagi kesehatan seperti dikutip dari WebMD:

1. Kekurangan protein dan lemak sehat
Buah hampir tidak mengandung protein dan lemak yang dibutuhkan tubuh untuk membangun jaringan, menjaga hormon, serta fungsi otak. Akibatnya bisa muncul kelelahan ekstrem, kerusakan otot, dan gangguan metabolisme.

2. Kekurangan vitamin dan mineral penting
Diet buah yang terlalu ketat menyebabkan tubuh kekurangan vitamin B12, zat besi, kalsium, dan zinc. Akibatnya, tubuh berisiko mengalami anemia, tulang rapuh, hingga gangguan saraf.

3. Gula darah tidak stabil
Buah mengandung fruktosa tinggi. Tanpa protein dan serat yang cukup, kadar gula darah mudah naik-turun tajam dan berpotensi memperburuk risiko diabetes.

4. Malnutrisi berat
Kasus Karolina menjadi contoh ekstrem kekurangan gizi total akibat diet tidak seimbang. Tubuh kehilangan massa otot, cairan, dan energi, hingga berujung gagal organ dan kematian.

Kasus tragis yang menimpa Karolina Krzyzak di Bali menjadi peringatan keras bagi masyarakat agar tidak menjalani diet ekstrem tanpa pengawasan medis.

Setiap pola makan yang sehat harus tetap mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral dalam takaran seimbang. (*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Wanita Polandia Tewas di Bali Setelah Diet Buah Ekstrem, Berat Badan Turun Jadi 22 Kg pertama kali tampil pada Lifestyle.