Sabtu, 4 April 2026
Beranda blog Halaman 864

Lewat Program Polisi Pelindung Anak, Murid TK Kenal Tugas Polisi

0
Puluhan anak-anak dari taman kanak-kanak datang berkunjung dalam rangka program edukatif bertajuk Polisi Pelindung Anak. Foto. Yashinta/ Batam Pos

batampos – Suasana berbeda tampak di Markas Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri), Rabu (8/10). Puluhan anak-anak dari taman kanak-kanak datang berkunjung dalam rangka program edukatif bertajuk Polisi Pelindung Anak. Tawa ceria mereka memenuhi halaman markas, membuat suasana Polda jadi lebih hidup dan hangat.

Kunjungan ini disambut hangat oleh puluhan personel Dit Samapta Polda Kepri yang berseragam lengkap. Anak-anak terlihat sangat antusias, terutama saat diperkenalkan dengan kendaraan dinas kepolisian seperti mobil patroli, kendaraan taktis, serta berbagai peralatan pengamanan yang biasa digunakan saat bertugas.

“Mereka dikenalkan dengan berbagai sarana dan prasarana kepolisian. Selain itu, juga dijelaskan bagaimana tugas polisi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Direktur Samapta Polda Kepri, Kombes Pol Joko.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Dit Samapta dalam mendekatkan polisi dengan anak-anak dan pelajar. Tak hanya di markas Polda, program ini juga menyasar sekolah-sekolah melalui penyuluhan lapangan.

“Lewat kegiatan ini, kami ingin menanamkan sejak dini bahwa polisi itu sahabat, bukan sosok yang menakutkan. Kami ingin anak-anak tumbuh dengan pemahaman bahwa menjaga keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” jelasnya.

Selain kegiatan kunjungan, Dit Samapta Polda Kepri juga gencar melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah. Sepanjang September 2025, tercatat 14 penyuluhan telah digelar di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD hingga SMA/SMK. Beberapa sekolah yang sudah disambangi antara lain SMPN 52 Batam, SDN 002 Batam Kota, SMA Harapan Utama, dan SMKN 11 Batam.

Materi yang disampaikan mencakup antisipasi kenakalan remaja seperti balap liar dan tawuran, pengenalan peralatan pengendalian massa, hingga edukasi tertib berlalu lintas.

“Kami ingin generasi muda sadar bahwa keselamatan dan ketertiban bukan hanya tugas polisi. Semua warga, termasuk pelajar, punya peran penting,” kata Joko.

Ia menegaskan bahwa program Polisi Pelindung Anak akan terus dilanjutkan secara berkala di seluruh wilayah Kepulauan Riau.

“Kami ingin polisi dikenal bukan hanya saat menangkap penjahat, tapi juga sebagai pelindung dan sahabat bagi anak-anak. Lewat pendekatan humanis seperti ini, kepercayaan publik kepada institusi kepolisian juga semakin kuat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Yashinta

Artikel Lewat Program Polisi Pelindung Anak, Murid TK Kenal Tugas Polisi pertama kali tampil pada Metropolis.

ASN RSUD Tarempa Diduga Live TikTok Saat Jam Kerja, BKPSDM: Langgar Disiplin

0
ASN live Tiktok
Tangkapan layar ASN Anambas asyik live Tiktok saat jam kerja. F. Ihsan Imaduddin/Batam Pos.

batampos – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas kembali disorot. Seorang pegawai di RSUD Tarempa diduga melakukan siaran langsung di TikTok saat jam kerja, sambil melayani pasien, Kamis (9/10).

Aksi tersebut viral setelah akun TikTok bernama @liaanyo0 menayangkan live sambil berinteraksi dengan warganet dan bercanda dengan rekan kerjanya.

Tayangan berdurasi hampir satu jam itu menuai komentar warganet yang menilai tindakan tersebut tidak pantas dilakukan di lingkungan kerja, terutama di fasilitas publik seperti rumah sakit.

Beberapa pengguna TikTok bahkan sempat menegur agar pemilik akun fokus bekerja. “Fokus kerja, jangan live dulu,” tulis salah satu netizen. Namun, pemilik akun tetap melanjutkan siaran dengan santai.

Menanggapi hal ini, Direktur RSUD Tarempa, Rini Gumalasari, mengaku belum mengetahui langsung kejadian tersebut. Ia berjanji akan menelusuri kebenaran informasi itu.

“Saya belum tahu, tapi akan saya telusuri dulu apakah benar pegawai kami yang melakukan itu,” ujar Rini kepada Batam Pos.

Rini menegaskan bahwa seluruh pegawai RSUD dilarang bermain media sosial saat jam kerja. Ia menilai tindakan seperti itu mengganggu fokus pelayanan dan mencoreng citra lembaga pelayanan publik.

“Pegawai tidak boleh bermain media sosial, apalagi live saat jam kerja. Kami akan lakukan pembinaan terhadap pegawai yang bersangkutan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut.

“Kami minta maaf, dan akan kami tindaklanjuti agar tidak terulang,” tambahnya.

Sementara itu, Aan Nugraha, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi BKPSDM Anambas, menyebut tindakan tersebut merupakan pelanggaran disiplin ASN sesuai PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Bermain media sosial atau melakukan aktivitas pribadi saat jam kerja bisa dikategorikan pelanggaran disiplin,” jelas Aan.

BKPSDM akan berkoordinasi dengan pihak RSUD untuk memastikan kronologi dan memberikan sanksi sesuai aturan. Aan juga mengingatkan seluruh ASN agar menjaga profesionalitas.

“ASN itu pelayan publik, bukan selebritas dunia maya. Tunjukkan integritas dan etika kerja,” pesannya. (*)

Reporter: Ihsan Imaduddin 

Artikel ASN RSUD Tarempa Diduga Live TikTok Saat Jam Kerja, BKPSDM: Langgar Disiplin pertama kali tampil pada Kepri.

Benediktus Nasa, Pelaku Utama Pengeroyokan di Tanjunguma Masih Diburu

0
Polsek Lubukbaja resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Benediktus Nasa alias Nasa, pelaku pengeroyokan yang menewaskan Rizky Fadli (32).

batampos – Polsek Lubukbaja resmi menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) atas nama Benediktus Nasa alias Nasa, pelaku pengeroyokan yang menewaskan Rizky Fadli (32), warga Batu Merah. Aksi brutal ini terjadi di kawasan Tanjunguma, Lubukbaja, beberapa waktu lalu.

Benediktus Nasa diketahui lahir di Batam, 12 Oktober 1996, dan berdomisili di Blok A No.33 RT 06 RW 04, Tanjunguma. Dalam selebaran DPO yang disebar, polisi menyebutkan ciri-ciri fisik Nasa: rambut ikal, kulit hitam, bertubuh berisi, dan berhidung mancung.

Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan tersangka agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau menghubungi penyidik Iptu Noval Adimas melalui nomor yang tercantum pada selebaran resmi.

Baca Juga: Rizki Koma dan Meninggal Setelah Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

“Tiga pelaku lainnya yakni RJ (31), SN (36), dan AG (26) sudah lebih dulu kami amankan dan ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Iptu Noval, Kanit Reskrim Polsek Lubukbaja, Kamis (9/10).

Menurut Noval, Benediktus Nasa diduga sebagai pelaku paling brutal dalam aksi pengeroyokan tersebut. Ia memukul korban menggunakan stik baseball secara membabi buta, hingga menyebabkan luka parah dan korban meninggal di tempat.

“Tersangka Nasa memukul tubuh korban dengan stik baseball. Pukulan itu menyebabkan luka fatal yang membuat korban tewas di lokasi,” jelasnya.

Peristiwa pengeroyokan ini sempat menghebohkan warga Tanjunguma. Rizky Fadli dinyatakan meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis.

Saat ini, tim gabungan dari Polsek Lubukbaja dan Polresta Barelang masih melakukan pengejaran terhadap Nasa. Masyarakat diminta turut membantu upaya pencarian dengan memberikan informasi apabila melihat atau mengetahui keberadaan tersangka.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 170 ayat (2) ke-1e, ke-2e, dan ke-3e junto Pasal 64 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia, dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Benediktus Nasa, Pelaku Utama Pengeroyokan di Tanjunguma Masih Diburu pertama kali tampil pada Metropolis.

Kedapatan Simpan Ganja di MV Darlin Isabel, ABK Asal Thailand Terancam 5 Tahun Bui

0
Somkhit Sriboonrod dan Yot Phumchalit saat sidang di PN Batam. Foto. Aziz Maulana/ Batam Pos

batampos – Dua warga negara Thailand, Somkhit Sriboonrod dan Yot Phumchalit, dituntut masing-masing lima tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider enam bulan kurungan dalam sidang perkara narkotika di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (8/10).

Tuntutan dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang yang dipimpin oleh majelis hakim Tiwik, dengan anggota Feri dan Dina. Keduanya didakwa melanggar Pasal 111 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika karena menyimpan ganja tanpa hak dan melawan hukum.

Dalam surat tuntutan, JPU menyebut Somkhit dan Yot terbukti menyimpan dua paket ganja dengan berat total 56,86 gram saat berada di atas kapal MV Darlin Isabel, yang berlayar di perairan Nongsa pada 29 Maret 2025.

“Menjatuhkan pidana penjara selama lima tahun serta denda Rp1 miliar, subsider enam bulan kurungan,” ujar JPU di hadapan majelis hakim.

Barang bukti yang diamankan antara lain dua wadah berisi ganja seberat 36 dan 20 gram, serta kartu identitas Thailand milik Somkhit. Seluruh barang bukti akan dimusnahkan.

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi Badan Narkotika Nasional (BNN) RI tentang dugaan peredaran narkoba di perairan Batam. Tim BNN kemudian melakukan pemantauan terhadap kapal berbendera Indonesia, MV Darlin Isabel, yang melintas di perairan Nongsa.

Sekitar pukul 15.00 WIB, kapal tersebut dihentikan dan digeledah. Di kamar ABK lantai satu yang dihuni Somkhit dan Yot, petugas menemukan dua wadah ganja disembunyikan di atas tempat tidur. Somkhit mengakui barang haram itu miliknya.

Keduanya langsung diamankan ke kantor BNN Provinsi Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil laboratorium menunjukkan ganja tersebut positif mengandung zat narkotika golongan I. Sementara hasil tes urine Somkhit juga menunjukkan kandungan amphetamine, methamphetamine, dan THC menandakan dirinya merupakan pengguna aktif.

Dalam dakwaan tambahan, JPU juga membeberkan bahwa Somkhit direkrut oleh seseorang bernama Manaat untuk memperbaiki kapal yang berangkat dari Surat Thani, Thailand menuju Phuket, lalu berlayar ke Indonesia. Sebelum keberangkatan, ia membeli ganja seharga 400 Baht untuk konsumsi pribadi selama pelayaran. Sisa ganja itulah yang ditemukan saat kapal diperiksa.

Atas perbuatannya, Somkhit dan Yot dijerat pasal berlapis: Pasal 111 ayat (1) dan/atau Pasal 127 ayat (1) huruf a UU Narkotika.

Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi) dari penasihat hukum kedua terdakwa. (*)

Reporter: Aziz Maulana

Artikel Kedapatan Simpan Ganja di MV Darlin Isabel, ABK Asal Thailand Terancam 5 Tahun Bui pertama kali tampil pada Metropolis.

Cuaca Buruk di Tanjungpinang, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Tutup Jalan

0
Pohon tumbang
Sebuah mobil yang terparkir di Jalan Engku Putri rusak usai tertimpa pohon tumbang, Kamis (9/10). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Cuaca buruk berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Tanjungpinang, Kamis (9/10), menyebabkan sebuah pohon tumbang di Jalan Engku Putri. Pohon berukuran besar itu menimpa satu unit mobil yang sedang terparkir di bahu jalan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB ketika cuaca di Tanjungpinang mulai diguyur hujan deras. Warga di sekitar lokasi panik mendengar suara keras saat pohon tumbang menimpa kendaraan.

“Saya parkir di pinggir jalan karena parkiran di kafe penuh. Tidak lama setelah keluar dari mobil, terdengar suara keras dan ternyata pohon sudah jatuh ke mobil saya,” ujar pemilik mobil yang enggan disebutkan namanya.

Akibat insiden itu, bagian kaca belakang dan atap mobil rusak parah. “Kaca belakang dan atap pecah. Untuk mesin belum sempat saya cek rusaknya,” tambahnya.

Petugas dari BPBD Tanjungpinang bersama aparat kepolisian segera turun ke lokasi untuk mengevakuasi pohon tumbang dan membersihkan sisa ranting yang menutupi jalan.

Kepala Pelaksana BPBD Tanjungpinang, M. Yamin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, selain di Jalan Engku Putri, beberapa titik lain di Tanjungpinang juga terdampak angin kencang.

“Ada beberapa lokasi pohon tumbang, termasuk di Jalan Indrasakti dan kawasan Pinang Kencana. Semua sedang kami evakuasi. Yang di Jalan Engku Putri memang menimpa mobil warga,” ujarnya.

Yamin mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

BMKG sebelumnya juga telah mengingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang di wilayah Tanjungpinang dan Bintan akibat pembentukan awan Cumulonimbus. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Cuaca Buruk di Tanjungpinang, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Tutup Jalan pertama kali tampil pada Kepri.

Setelah Gorong-Gorong Diperbaiki, Truk Tanah Kembali Padati Jalan Marina City

0
Truk pengangkut material tanah beroda 10 bebas di jalani Marina City. f. Eusebius Sara

batampos– Aktivitas kendaraan berat kembali ramai melintas di Jalan Marina City, tak lama setelah rampungnya perbaikan gorong-gorong yang sempat rusak di kawasan simpang Perumahan Jupiter.

Warga mulai mengeluhkan padatnya lalu lintas truk proyek pengangkut material tanah untuk pematangan lahan yang diduga menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan sebelumnya.

Pantauan di lapangan, sejumlah truk besar kembali melintas hampir setiap waktu, terutama siang hingga sore hari. Debu beterbangan di sepanjang ruas jalan akibat muatan tanah yang terbuka dan kondisi jalan yang belum sepenuhnya diaspal.

BACA JUGA: PII Soroti Kegagalan Struktur pada Kasus Ambruknya Ruko di Tanjungriau

Warga dan pengguna jalan menilai situasi ini bisa kembali menimbulkan kerusakan seperti yang baru saja diperbaiki.

“Baru selesai diperbaiki, sekarang truk-truk proyek mulai ramai lagi. Mereka bawa tanah, ugal-ugalan, dan bikin jalan berdebu. Kalau begini terus, jalan bisa rusak lagi,” ujar Ramli, salah satu warga Marina yang setiap hari melintas di jalur tersebut, Kamis (9/10).

Ramli juga mengeluhkan tidak adanya pengawasan terhadap aktivitas kendaraan berat yang melintas di kawasan pemukiman dan jalan utama menuju kawasan wisata Marina. Ia khawatir perbaikan yang baru selesai akan sia-sia jika kendaraan dengan tonase berat terus dibiarkan lewat tanpa batasan.

Sebelumnya, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam bersama BP Batam baru saja menuntaskan penggantian gorong-gorong yang rusak berat di simpang Perumahan Jupiter. Arus lalu lintas sempat ditutup selama proses pengerjaan dan kini sudah kembali normal. Namun, permukaan jalan di titik perbaikan masih berupa semenisasi dan belum diaspal ulang.

Masyarakat berharap Pemko Batam segera menindaklanjuti tahapan pengaspalan sekaligus memperketat pengawasan kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut. Menurut warga, truk-truk pengangkut tanah itu tidak hanya merusak jalan, tapi juga membahayakan pengguna kendaraan kecil karena sering melaju dengan kecepatan tinggi.

“Kalau pemerintah tidak tegas, jalan ini bisa rusak lagi. Truk besar harus dibatasi jam operasionalnya atau diarahkan lewat jalur lain,” kata Wanto warga lainnya.

Warga Marina City meminta agar instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan dan Satlantas Polresta Barelang, turut menertibkan aktivitas kendaraan proyek. Mereka juga berharap perusahaan pengembang di kawasan Marina ikut bertanggung jawab menjaga kondisi jalan agar pembangunan tetap berjalan tanpa merugikan masyarakat sekitar. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Setelah Gorong-Gorong Diperbaiki, Truk Tanah Kembali Padati Jalan Marina City pertama kali tampil pada Metropolis.

Baru Diperbaiki, Jalan Marina Dihantam Truk Proyek Bertonase Berat

0
Truk pengangkut material tanah beroda 10 saat melintas di jalan Marina City. Foto. Eusebius Sara/ Batam Pos

batampos – Aktivitas truk proyek kembali ramai melintas di Jalan Marina City, Batam, tak lama setelah perbaikan gorong-gorong di simpang Perumahan Jupiter rampung dikerjakan. Warga sekitar mulai resah. Pasalnya, kendaraan bertonase besar pengangkut tanah untuk pematangan lahan itu dikhawatirkan akan merusak jalan yang belum lama diperbaiki.

Pantauan Batam Pos di lapangan, sejumlah truk besar hilir mudik nyaris setiap jam, terutama sejak siang hingga sore hari. Debu mengepul di sepanjang jalan karena muatan tanah terbuka dan kondisi permukaan jalan yang masih berupa semenisasi, belum diaspal ulang.

“Baru beberapa hari selesai diperbaiki, sekarang truk-truk besar mulai ramai lagi. Mereka bawa tanah, jalannya kotor, dan kadang ngebut juga. Kalau begini terus, ya rusak lagi lah,” kata Ramli, warga Marina City, Kamis (9/10).

Ramli juga menyoroti kurangnya pengawasan terhadap aktivitas kendaraan berat yang melintas di jalan pemukiman tersebut. Ia khawatir upaya perbaikan jalan yang baru saja dilakukan bakal sia-sia jika tidak ada penertiban tegas dari pemerintah.

Sebelumnya, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam bersama BP Batam telah menyelesaikan penggantian gorong-gorong rusak di simpang Perumahan Jupiter. Selama pengerjaan, arus lalu lintas sempat ditutup. Kini, jalan sudah kembali dibuka, namun permukaan jalan masih belum diaspal dan rentan rusak jika terus dilalui kendaraan berat.

“Kalau dibiarkan begini, bisa-bisa jalan rusak lagi sebelum diaspal. Truk-truk itu berat, dan jalan belum kuat menopang beban seperti itu,” ujar Wanto, warga lainnya.

Warga meminta Pemko Batam segera menyelesaikan tahapan pengaspalan serta menindak tegas kendaraan berat yang melintas tanpa aturan. Mereka juga mendesak keterlibatan Dinas Perhubungan dan Satlantas Polresta Barelang untuk melakukan pengawasan, serta meminta perusahaan pengembang ikut bertanggung jawab menjaga kondisi jalan.

“Kalau perlu, batasi jam operasional truk, atau carikan jalur alternatif yang bukan jalur utama warga dan wisatawan. Ini kawasan menuju Marina, lho, masa dibiarkan rusak dan berdebu terus?” tegas Ramli.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari instansi terkait terkait keluhan warga tersebut. Namun masyarakat berharap, sebelum kerusakan kembali terjadi, langkah pencegahan bisa segera diambil. (*)

Reporter: Eusebius Sara

Artikel Baru Diperbaiki, Jalan Marina Dihantam Truk Proyek Bertonase Berat pertama kali tampil pada Metropolis.

Rekomendasi 5 Tempat Thrifting Baju di Batam yang Kekinian dan Murah

0
Seken
Kawasan Pasar Jodoh, salah satu lokasi berburu barang bekas berkualitas. F. dok. Batam Pos.

batampos – Tren pakaian bekas makin populer dengan harga murah dan kesempatan menemukan barang unik. Kota Batam menjadi salah satu tempat thrifting berbagai barang.

Posisi strategis dekat dengan Singapura dan Malaysia membuat banyak pakaian impor bekas masuk. Beberapa pasar maupun toko thrift menghadirkan beragam pakaian.

Berikut 5 rekomendasi tempat thrift di Kota Batam

1. Pasar Victoria Marina

Pasar ini menjadi pasar terbesar untuk berburu thrifting. Berbagai jenis pakaian, sepatu, dan sandal bisa kamu dapatkan. Buka hari Rabu dan Sabtu. Terletak di Jl. Nugroho No.13, Tj. Riau, Kec. Sekupang, Kota Batam.

2. Pasar Kaget Tiban Global

Bagi warga Tiban pasar satu ini sudah tidak asing. Berbagai barang dari elektronik sampai pakain bisa kamu beli. Pasar ini sangat luas jadi cocok untuk kamu yang suka cari barang unik. Buka hari Selasa dan Jumat. Terletak di Tiban Indah, Sekupang, Kota Batam.

3. Pasar Taras

Pasar dengan brand-brand yang tersusun dengan rapi. Bagi kamu yang ingin barang tertentu, pasar satu ini bisa jadi pilihan. Terletak di belakang TARAS (Taman Raya Square, Belian, Batam Kota.

4. Pasar Kaget Paradise

Buat kamu yang suka berpetualang mencari baju-baju unik bisa coba ke pasar ini. Banyak brand yang bisa kamu temui disini. Buka hari Senin, Kamis, dan Sabtu. Terletak di dekat Pom Bensin dan Temiang.

5. Pasar Jodoh

Pasar legendaris sudah dikenal oleh banyak warga lokal maupun wisatawan. Pasar ini memiliki banyak variasi tergantung selera dan kebutuhan. Terletak di Lubuk Baja Kota, Lubuk Baja, Kota Batam.

Sebelum berburu barang thrift pastikan pantau media sosial. Jangan lupa bawa uang tunai, cek kualitas barang, dan tawar harga.(*)

Reporter: Juliana Belence

Artikel Rekomendasi 5 Tempat Thrifting Baju di Batam yang Kekinian dan Murah pertama kali tampil pada Metropolis.

Diterpa Angin Kencang, Spanduk dan Seng Reklame di Tanjungpinang Beterbangan

0
Baliho ambyar
Kondisi papan reklame di Jalan RH Fisabilillah Tanjungpinang saat diterjang angin kencang, Kamis (9/10). F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Sebuah papan reklame di Jalan Raja Haji Fisabilillah, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, rusak parah usai diterjang angin kencang, Kamis (9/10). Akibatnya, baliho dan lembaran seng yang menempel di papan reklame tersebut beterbangan dan menimpa kendaraan warga.

Pantauan Batam Pos di lokasi, rangka besi reklame tampak berkarat dan rapuh, sementara sebagian spanduk robek dan menggantung setelah dihantam angin kencang. Beberapa potongan seng bahkan jatuh ke badan jalan dan mengenai kendaraan yang sedang terparkir di bawahnya.

“Kejadiannya sekitar pukul 10.50 tadi. Seng dari papan reklame itu jatuh dan menimpa motor saya,” ujar Yuki, warga Tanjungpinang, saat ditemui di lokasi kejadian.

Menurut Yuki, papan reklame tersebut sudah lama dalam kondisi rusak dan tidak pernah diperbaiki. “Memang sudah lama rusak. Tiap kali hujan dan angin kencang, pasti spanduknya terbang. Tapi sampai sekarang belum ada tindakan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Tanjungpinang, Yamin, mengatakan pihaknya segera menurunkan tim untuk mengevakuasi serpihan papan reklame yang berserakan dan memastikan lokasi aman bagi pengguna jalan.

“Nanti kami ke sana, saat ini tim masih di lokasi papan reklame lainnya yang juga terdampak angin kencang,” ujar Yamin.

BMKG sebelumnya telah mengimbau masyarakat Tanjungpinang dan Bintan agar mewaspadai cuaca ekstrem yang ditandai hujan lebat dan angin kencang beberapa hari ke depan. (*)

Reporter: M. Ismail 

Artikel Diterpa Angin Kencang, Spanduk dan Seng Reklame di Tanjungpinang Beterbangan pertama kali tampil pada Kepri.

Hujan Disertai Angin Kencang Berpotensi Landa Tanjungpinang dan Bintan, Ini Imbauan BMKG

0
Hujan Tanjungpinang
Pengendara motor menerobos guyuran hujan lebat di Tanjungpinang. F. Yusnadi Nazar/Batam Pos.

batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang mengimbau masyarakat di Tanjungpinang dan Bintan agar waspada terhadap potensi perubahan cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Hujan lebat dan angin kencang secara tiba-tiba diprediksi masih akan terjadi di sejumlah wilayah.

Prakirawan BMKG Tanjungpinang, Muhammad Fadris, mengatakan kondisi dinamika atmosfer di wilayah Kepulauan Riau, khususnya Tanjungpinang dan Bintan, saat ini dipengaruhi oleh faktor global, regional, dan lokal.

“Dalam tiga hari ke depan, kondisi cuaca secara umum berawan. Namun masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang bisa disertai petir, kilat, dan angin kencang secara tiba-tiba,” ujar Fadris, Kamis (9/10).

Menurutnya, aliran massa udara di Pulau Bintan saat ini cenderung bergerak dari arah selatan menuju barat dengan kecepatan 5 hingga 30 kilometer per jam.

Selain itu, masih terdapat belokan angin (shearline) di sekitar wilayah Kepri yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan konvektif penghasil hujan.

“Kondisi cuaca beberapa hari ke depan diperkirakan berada dalam kondisi labil ringan hingga sedang, yang dapat memicu pembentukan awan Cumulonimbus,” jelasnya.

Awan Cumulonimbus dikenal sebagai penghasil hujan lebat dan angin kencang secara tiba-tiba. Karena itu, BMKG mengimbau masyarakat, terutama di Pulau Bintan, agar lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya pada siang, malam, dan dini hari.

“Masyarakat agar selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi mendadak,” tambah Fadris.

Fadris menuturkan, meskipun hujan memiliki manfaat positif seperti menjaga ekosistem alam, menjaga ketersediaan air bersih, dan menurunkan risiko kebakaran hutan, namun hujan ekstrem dalam durasi panjang juga membawa risiko bencana.

“Curah hujan yang tinggi bisa menyebabkan banjir, pohon tumbang, tanah longsor, hingga meningkatkan risiko penyakit,” katanya.

BMKG juga mengimbau masyarakat agar memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi potensi dampak cuaca ekstrem di wilayah Tanjungpinang dan Bintan. (*)

Reporter: Yusnadi Nazar 

Artikel Hujan Disertai Angin Kencang Berpotensi Landa Tanjungpinang dan Bintan, Ini Imbauan BMKG pertama kali tampil pada Kepri.