Selasa, 12 Mei 2026
Beranda blog Halaman 87

Batam Dikepung Urbanisasi, Tenaga Kerja KTP Luar Lebih Dominan

0
Wakil Wali Kota Batam sekaligus Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra.

batampos – Komposisi tenaga kerja di Kota Batam mulai menunjukkan wajah yang perlu dicermati. Jumlah pekerja ber-KTP luar Batam kini tercatat lebih tinggi dibanding tenaga kerja lokal.

‎Di tengah kondisi itu, Pemerintah Kota (Pemko) Batam pun mulai merapikan satu hal mendasar, yakni data kependudukan.

‎Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa pembenahan data bukan sekadar urusan administrasi, tetapi menjadi dasar penting dalam menjaga keseimbangan tenaga kerja dan arah pembangunan daerah.

‎Hal itu disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi lanjutan sinkronisasi data kependudukan di Kantor BP Batam, Jumat (24/4).

‎“Data ini penting untuk membaca kondisi riil masyarakat, termasuk tenaga kerja. Dari situ kita bisa menyusun kebijakan yang tepat,” ujarnya.

Baca Juga: Triwulan I 2026, Ada 11.598 Orang yang Pindah jadi Warga Batam

‎Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, jumlah tenaga kerja ber-KTP luar Batam mencapai 199.473 (seratus sembilan puluh sembilan ribu empat ratus tujuh puluh tiga) orang.

‎Sementara tenaga kerja ber-KTP Batam tercatat sebanyak 177.830 (seratus tujuh puluh tujuh ribu delapan ratus tiga puluh) orang.

‎Selisih ini menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama dalam memastikan peluang kerja bagi masyarakat lokal tetap terjaga di tengah pertumbuhan industri yang terus bergerak cepat.

‎“Data tenaga kerja harus dipahami secara utuh. Kita ingin memastikan keseimbangan antara kebutuhan industri dan kesempatan kerja bagi warga Batam,” kata Li Claudia.

Baca Juga: Disnaker hanya Terbitkan Kartu Pencari Kerja untuk Pencaker yang Memiliki KTP Batam

‎Namun, upaya membaca kondisi tersebut masih terkendala persoalan klasik: data yang belum sepenuhnya sinkron.

‎Pemko Batam sebelumnya telah melakukan pendataan berbasis RT dan RW. Meski begitu, di lapangan masih ditemukan berbagai ketidaksesuaian, mulai dari penduduk yang telah pindah tetapi belum memperbarui identitas, data kematian yang belum tercatat, hingga mobilitas warga yang belum terdata secara optimal.

‎Berdasarkan data konsolidasi bersih semester II tahun 2025 dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), jumlah penduduk Batam tercatat sebanyak 1.394.459 (satu juta tiga ratus sembilan puluh empat ribu empat ratus lima puluh sembilan) jiwa .

‎Angka ini dinilai masih perlu disempurnakan agar benar-benar mencerminkan kondisi aktual. Menurut Li Claudia, tanpa data yang akurat, kebijakan berisiko meleset dari sasaran.

‎“Kalau datanya tidak tepat, kebijakan juga bisa tidak tepat. Karena itu kita benahi dari dasarnya dulu,” tegas dia.

‎Pembenahan data ini juga berkaitan langsung dengan perencanaan jangka panjang, terutama di sektor pendidikan dan ketenagakerjaan.

‎Pemerintah, kata dia, perlu memastikan jumlah sekolah, ruang kelas, hingga kapasitas pendidikan disusun berdasarkan data kelahiran yang akurat, sehingga selaras dengan kebutuhan tenaga kerja di masa depan.

‎“Dari data itu kita bisa hitung dari hulu ke hilir, dari sekolah sampai ke dunia kerja,” ujarnya.

‎Selain pembenahan internal, Pemko Batam juga akan memperkuat pengendalian arus masuk penduduk. Pemantauan akan dilakukan di pintu-pintu utama seperti pelabuhan untuk memastikan mobilitas penduduk dapat terdata dengan baik.

‎Langkah ini dinilai penting, mengingat Batam sebagai kota industri dan investasi terus menarik arus pendatang dari berbagai daerah. Di tengah pertumbuhan itu, pemerintah pun berupaya menjaga satu hal, agar masyarakat lokal tidak tertinggal di rumahnya sendiri. (*)

Artikel Batam Dikepung Urbanisasi, Tenaga Kerja KTP Luar Lebih Dominan pertama kali tampil pada Metropolis.

Teror Begal Hantui Marina, Tak Mau Kecolongan, Polisi Geber Patroli di Titik Rawan Sekupang

0
Personel Polsek Sekupang melakukan patroli malam di kawasan rawan kriminalitas di wilayah Sekupang. Patroli ditingkatkan menyusul adanya laporan dugaan aksi begal di kawasan Marina. Foto. Polsek Sekupang untuk Batam Pos

batampos – Jajaran Polsek Sekupang meningkatkan patroli malam hari di sejumlah titik rawan kriminalitas di wilayah Kecamatan Sekupang. Peningkatan patroli tersebut dilakukan menyusul adanya laporan dugaan aksi begal di kawasan Marina Waterfront City.

Patroli tersebut dilaksanakan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) oleh tim Batara Biru pada Sabtu (25/4) malam hingga dini hari, dengan menyasar sejumlah kawasan yang dinilai rawan tindak kriminalitas seperti Sei Temiang, Marina, serta ruas jalan yang minim penerangan di wilayah Sekupang.

Kapolsek Sekupang, Hippal Tua Sirait, mengatakan peningkatan patroli malam dilakukan sebagai langkah cepat merespons laporan masyarakat sekaligus mengantisipasi kejahatan jalanan.

Baca Juga: Pesan Berantai Soal Begal Viral, Kapolresta Barelang Tegaskan akan Memperketat Patroli di Lokasi Rawan

Menurutnya, laporan dugaan begal di kawasan Marina menjadi perhatian serius jajaran kepolisian sehingga pengawasan di lapangan langsung diperketat.

“Patroli malam kami tingkatkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya setelah adanya laporan kejadian begal di kawasan Marina. Ini langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, patroli dilakukan secara mobile dengan menyisir jalur-jalur sepi, area minim penerangan, hingga titik yang kerap menjadi lokasi berkumpul pada malam hari.

Selain patroli, petugas juga berdialog dengan masyarakat dan memberikan imbauan kamtibmas agar lebih waspada, terutama saat bepergian malam hari dan melintas di kawasan sepi.

Masyarakat diminta tidak bepergian seorang diri pada jam rawan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan.

Hippal menegaskan, kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami ingin memastikan situasi di wilayah Sekupang tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” katanya. (*)

Artikel Teror Begal Hantui Marina, Tak Mau Kecolongan, Polisi Geber Patroli di Titik Rawan Sekupang pertama kali tampil pada Metropolis.

Faktor Kesehatan Tunda Keberangkatan Enam Jemaah Haji Kepri

0
Jemaah Calon Haji bersiap siap saat akan diberangkatkan dari Asrama Haji Batam, Rabu (22/4). Foto. Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos – Sebanyak enam calon haji asal Kepulauan Riau yang tergabung dalam Kloter 2 Embarkasi Batam terpaksa menunda keberangkatan ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah/2026. Mayoritas penundaan dipicu kondisi kesehatan jemaah, mulai dari sakit hingga tidak memenuhi syarat istitha’ah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kepulauan Riau sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Batam, Muhammad Syafii, mengatakan, seluruh jemaah pada Kloter 1 berangkat sesuai jadwal tanpa penundaan. Namun, pada Kloter 2 terdapat enam jemaah yang belum bisa diberangkatkan.

“Dari enam jemaah itu, dua batal berangkat karena satu sakit dan satu meninggal dunia. Keduanya berasal dari Batam dan Karimun, dan sudah digantikan jemaah cadangan,” ujarnya.

Baca Juga: Embarkasi Batam Berbenah: Alur Baru Haji Dimulai dari Pemeriksaan Kesehatan dan Kartu Nusuk

Ia menjelaskan, jemaah pengganti tersebut dijadwalkan berangkat bersama Kloter 25 pada 21 Mei mendatang.

Sementara itu, dua calon haji asal Batam lainnya juga harus menunda keberangkatan. Satu orang mengalami gangguan kesehatan saat berada di embarkasi dan langsung dirujuk ke rumah sakit, sedangkan satu lainnya dinyatakan belum memenuhi syarat istitha’ah kesehatan.

Tak hanya itu, dua calon haji lainnya yang merupakan pendamping jemaah juga ikut menunda keberangkatan. Menurut Syafii, jamaah yang tertunda karena alasan kesehatan masih memiliki peluang untuk diberangkatkan pada kloter selanjutnya, asalkan kondisi kesehatannya sudah pulih.

“Kalau sudah dinyatakan sehat, bisa diberangkatkan di kloter berikutnya. Tidak harus Kloter 25, bisa juga bergabung dengan kloter daerah lain,” katanya.

Embarkasi Batam sendiri tahun ini melayani 25 kelompok terbang (kloter). Jemaah asal Kepulauan Riau dijadwalkan masuk dalam Kloter 1, 2, dan 25.

Untuk Kloter 2, total jemaah yang telah diberangkatkan mencapai 439 orang. Rinciannya, 231 jemaah asal Batam, 120 dari Karimun, 46 dari Anambas, 36 dari Natuna, serta enam petugas haji.

Dengan keberangkatan Kloter 1 dan Kloter 2, total jemaah calon haji asal Kepri yang sudah bertolak ke Tanah Suci mencapai 884 orang, terdiri dari 445 jemaah pada Kloter 1 dan 439 jamaah pada Kloter 2. (*)

Artikel Faktor Kesehatan Tunda Keberangkatan Enam Jemaah Haji Kepri pertama kali tampil pada Metropolis.

Pencabutan Berita

0

batampos – Redaksi batampos.co.id mencabut berita berjudul Modus “Bentar bang”, Pria Ini Gondol 4 Bungkus Nasi Padang dan 3 Lauk Tanpa Bayar yang diterbitkan pada Minggu (26 April 2026 pukul 08.00 WIB.

Pencabutan dilakukan atas dasar pertimbangan matang redaksi setelah berita tersebut ditayangkan.

Kami memohon maaf kepada pihak yang dirugikan, serta kepada pembaca atas ketidaknyamanan ini. Berita tersebut telah diturunkan dari situs kami.

Redaksi batampos.co.id. 

Artikel Pencabutan Berita pertama kali tampil pada Metropolis.

DBH Migas Anambas Anjlok Jadi Rp59 Miliar, Tergerus Program Nasional

0
Sejumlah pekerja melaksanakan apel sebelum kegiatan pengeboran migas di perairan Kepulauan Anambas. F. SKK Migas untuk Batam Pos.

batampos – Dana Bagi Hasil (DBH) sektor minyak dan gas (migas) yang diterima Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami penurunan signifikan. Saat ini, nilai DBH yang ditransfer oleh Kementerian Keuangan hanya sebesar Rp59 miliar.

Penurunan tersebut mulai terjadi sejak 2025. Pada tahun-tahun sebelumnya, daerah ini masih menerima DBH migas di atas Rp100 miliar per tahun.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Anambas, Syarif Ahmad, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut penurunan ini cukup drastis dibandingkan periode sebelumnya.

“Memang benar DBH migas kita turun drastis. Sekarang cuma Rp59 miliar. Belum lagi penyalurannya suka tertunda,” ujarnya, Minggu (26/4).

Menurut Syarif, berkurangnya DBH migas tidak terlepas dari kebijakan pemerintah pusat dalam mengalokasikan anggaran untuk berbagai program prioritas nasional.

Sejumlah program strategis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto disebut membutuhkan anggaran besar, sehingga berdampak pada pembagian dana ke daerah, termasuk DBH migas.

Program tersebut antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

“Semua sudah tahu kebutuhan program tersebut memerlukan anggaran khusus, sehingga DBH kita ikut terpotong,” jelasnya.

Selain faktor kebijakan pusat, penurunan DBH juga dipengaruhi oleh status Anambas yang bukan daerah penghasil migas secara langsung.

Syarif menjelaskan, aktivitas pengeboran migas di wilayah Anambas umumnya berada di lepas pantai (offshore) dengan jarak lebih dari 12 mil laut dari garis pantai.

Dalam ketentuan yang berlaku, wilayah di atas 12 mil laut menjadi kewenangan pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah.

Hal ini berbeda dengan daerah seperti Duri, Rumbai, dan Dumai yang memiliki aktivitas pengeboran migas di darat (onshore).

“Kondisi ini tentu berbeda dengan daerah onshore. Kalau kita dan Natuna statusnya khusus,” tuturnya.

Ia menambahkan, meskipun bukan daerah penghasil langsung, besaran DBH tetap dihitung berdasarkan data produksi atau lifting migas di wilayah sekitar.

Perhitungan tersebut dilakukan oleh pihak terkait sebelum dirumuskan oleh Kementerian Keuangan menjadi alokasi DBH untuk daerah.

“Jelas tetap dihitung lifting-nya, bukan hanya sekadar diberikan Rp59 miliar,” tegasnya.

Saat ini, sumber DBH migas yang diterima Kabupaten Kepulauan Anambas berasal dari dua wilayah kerja yang dikelola oleh Medco Energi dan Star Energy. (*)

Artikel DBH Migas Anambas Anjlok Jadi Rp59 Miliar, Tergerus Program Nasional pertama kali tampil pada Kepri.

Netflix Mulai Produksi Scooby-Doo: Origins, Ungkap Kisah Awal Geng Misteri

0
Tampilan perdana karakter muda Mystery Inc dalam serial live action Scooby-Doo: Origins yang mulai diproduksi oleh Netflix di Atlanta, Amerika Serikat. Sumber: x.com/netflix.

batampos – Netflix resmi memulai produksi serial live action terbaru berjudul Scooby-Doo: Origins. Proyek ini mulai menjalani proses syuting pada April 2026 di Atlanta, Georgia, Amerika Serikat.

Produksi ini menjadi langkah besar dalam menghidupkan kembali franchise klasik Scooby-Doo dalam format serial televisi modern.

Kabar dimulainya syuting juga dibarengi dengan perilisan tampilan perdana para karakter utama. Dalam gambar yang beredar, terlihat versi muda dari geng Mystery Inc yang selama ini dikenal publik.

Serial ini mengusung konsep prekuel yang akan mengisahkan awal pertemuan karakter ikonik seperti Shaggy Rogers, Daphne Blake, Velma Dinkley, dan Fred Jones sebelum mereka menjadi tim pemecah misteri terkenal.

Cerita akan berfokus pada kasus pembunuhan bernuansa supranatural yang berkaitan dengan seekor anak anjing Great Dane yang kelak dikenal sebagai Scooby-Doo.

Dalam versi ini, para karakter ditampilkan sebagai remaja yang masih mencari jati diri. Mereka dipertemukan dalam sebuah misteri besar yang tidak hanya menguji keberanian, tetapi juga hubungan pertemanan mereka.

Pendekatan cerita disebut akan menghadirkan nuansa lebih gelap dan emosional dibandingkan versi animasi klasiknya.

Serial ini digarap oleh Josh Appelbaum dan Scott Rosenberg sebagai kreator sekaligus showrunner. Proyek ini merupakan kolaborasi antara Netflix dan Warner Bros. Television.

Musim pertama direncanakan terdiri dari delapan episode dengan jajaran pemain muda seperti Mckenna Grace, Maxwell Jenkins, Tanner Hagen, dan Abby Ryder Fortson.

Kehadiran serial ini pun dinantikan penggemar, terutama bagaimana produksi live action ini menggabungkan unsur nostalgia dengan pendekatan cerita modern untuk pertama kalinya di layar televisi. (*)

Artikel Netflix Mulai Produksi Scooby-Doo: Origins, Ungkap Kisah Awal Geng Misteri pertama kali tampil pada Lifestyle.

Mixue Pangkas Ratusan Gerai, Indonesia dan Vietnam Terdampak

0
Mixue tutup 428 outlet global, fokus efisiensi dan profitabilitas. F. X/Jacob_338.

batampos – Mixue dilaporkan menutup ratusan gerai di pasar internasional sebagai bagian dari penyesuaian strategi bisnis global.

Langkah ini dilakukan di tengah ekspansi besar-besaran perusahaan di berbagai negara, termasuk kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan laporan keuangan terbaru, Mixue melakukan penataan ulang jaringan globalnya dengan menutup sekitar 428 outlet.

Dampak terbesar dari kebijakan ini terjadi di sejumlah negara seperti Indonesia dan Vietnam yang sebelumnya menjadi basis utama ekspansi luar negeri perusahaan.

Penutupan gerai dilakukan untuk menciptakan operasional yang lebih efisien, stabil, dan berorientasi jangka panjang.

Di sisi lain, Mixue tetap melanjutkan ekspansi ke pasar baru seperti Amerika Serikat dan Kazakhstan. Perusahaan juga mulai memasuki pasar Malaysia dan Thailand dengan merek berbeda, yakni Lucky Cup.

Secara global, Mixue kini memiliki sekitar 59.823 gerai, dengan mayoritas sebanyak 55.356 outlet berada di Tiongkok.

Indonesia dan Vietnam tetap menjadi dua pasar luar negeri terbesar bagi perusahaan. Pada September 2024, Mixue tercatat memiliki 1.304 gerai di Vietnam berdasarkan dokumen yang diajukan untuk proses Initial Public Offering (IPO) di Hong Kong pada awal 2025.

Perusahaan menegaskan bahwa langkah ini bukan karena penurunan bisnis, melainkan strategi untuk memastikan setiap outlet memiliki kinerja yang optimal.

Mixue juga berupaya memperkuat sistem operasional agar lebih efisien dan berkelanjutan di tengah persaingan industri minuman global yang semakin ketat.

Ke depan, perusahaan akan terus memperluas kehadirannya di Asia Tenggara dengan memperkuat jaringan mitra waralaba di kawasan tersebut.

Langkah penutupan 428 gerai ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Mixue dalam memperkuat fondasi bisnis sekaligus menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan. (*)

Artikel Mixue Pangkas Ratusan Gerai, Indonesia dan Vietnam Terdampak pertama kali tampil pada News.

Viral! Lamborghini Huracán Dilindas Pickup, Sopir Ngaku Tak Melihat

0
Kondisi Lamborghini Huracán dilindas pickup di Florida. Sumber gambar: x.com/malickdotun & x.com/AutoSpies.

batampos – Insiden mengejutkan terjadi di Florida, Amerika Serikat, ketika sebuah mobil sport mewah Lamborghini Huracán dilindas kendaraan pickup dalam area parkir.

Peristiwa ini viral di media sosial karena dinilai tidak masuk akal. Mobil bernilai miliaran rupiah itu disebut tidak terlihat oleh pengemudi kendaraan lain.

Dalam video yang beredar, terlihat sebuah pickup dengan modifikasi suspensi tinggi tiba-tiba melaju dan menaiki bagian depan Lamborghini. Benturan tersebut langsung merusak parah bagian depan mobil sport tersebut.

Kejadian bermula saat Lamborghini bergerak pelan di area parkir untuk mencari tempat berhenti. Namun, pickup yang datang dari arah depan justru terus melaju hingga menaiki kendaraan tersebut.

Pengemudi pickup dilaporkan tidak menyadari insiden itu pada awalnya. Ia bahkan sempat tetap berada di posisi tersebut sebelum akhirnya turun dari kendaraan dalam kondisi terkejut setelah menyadari apa yang terjadi.

Akibat kejadian itu, bagian depan Lamborghini mengalami kerusakan berat. Kap mesin ringsek dan kaca depan pecah akibat tekanan dari kendaraan yang jauh lebih besar.

Meski demikian, pengemudi Lamborghini dilaporkan selamat tanpa mengalami luka serius. Pemilik kendaraan mengaku bersyukur tidak ada korban jiwa, meskipun harus menanggung kerugian besar yang diperkirakan mencapai ratusan ribu dolar AS.

Insiden ini juga memicu perhatian terkait bahaya kendaraan dengan modifikasi ekstrem, khususnya yang memiliki tinggi berlebih sehingga mengurangi visibilitas pengemudi.

Para ahli menilai kasus ini sebagai contoh masalah crash compatibility, di mana perbedaan ukuran dan tinggi kendaraan dapat meningkatkan risiko kecelakaan serius, bahkan dalam situasi sederhana seperti di area parkir. (*)

Artikel Viral! Lamborghini Huracán Dilindas Pickup, Sopir Ngaku Tak Melihat pertama kali tampil pada Lifestyle.

Melawan Saat Ditangkap, Pencuri Motor Asal Lingga Dihadiahi Timah Panas

0
Pelaku curanmor berinisial AT digiring petugas ke Mapolresta Tanjungpinang usai ditangkap di Karimun. F. Mohamad Ismail/Batam Pos.

batampos – Seorang pria berinisial AT, spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) asal Kabupaten Lingga, diringkus Unit Jatanras Satreskrim Polresta Tanjungpinang setelah diduga mencuri 10 unit motor di Tanjungpinang.

Pelaku ditangkap di tempat persembunyiannya di Teluk Uma, Kabupaten Karimun, pada Sabtu (25/4). Saat penangkapan, AT sempat melawan sehingga polisi mengambil tindakan tegas dengan menghadiahkan timah panas.

Kasatreskrim Polresta Tanjungpinang, AKP Wamilik Mabel, mengatakan pihaknya terpaksa melepaskan tembakan yang mengenai betis kaki kanan pelaku.

“Saat diamankan pelaku berusaha melawan dan kita berikan tindakan tegas dan terukur,” ujarnya, Minggu (26/4).

Ia menjelaskan, penangkapan berawal dari laporan masyarakat terkait maraknya aksi curanmor di sejumlah lokasi di Tanjungpinang.

Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan bahwa pelaku melarikan diri ke Karimun setelah sebelumnya datang ke Tanjungpinang untuk melakukan aksi pencurian.

“Ada 10 motor yang telah dicuri. Semuanya dijual ke daerah lain seperti Batam dan Lingga. Pelaku juga merupakan residivis kasus serupa,” ungkapnya.

Dalam aksinya, pelaku menyasar sepeda motor yang terparkir di swalayan hingga area parkir umum di pinggir jalan. Modus yang digunakan yakni merusak bagian stop kontak kendaraan.

Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau pihak lain yang terlibat, termasuk dugaan pemesanan motor curian.

“Kita masih dalami terkait adanya dugaan pemesanan motor curian. Sementara pelaku yang kita amankan baru AT,” pungkasnya. (*)

Artikel Melawan Saat Ditangkap, Pencuri Motor Asal Lingga Dihadiahi Timah Panas pertama kali tampil pada Kepri.

Detik-detik Tembakan di Gedung Putih, Trump Langsung Dievakuasi

0
Presiden Donald Trump bersama istri, Melania. F. X/NahBabyNahNah.

batampos – Insiden mencekam terjadi dalam acara tahunan White House Correspondents’ Dinner di Washington, D.C., Sabtu (25/4), setelah suara tembakan terdengar di sekitar lokasi acara.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, langsung dievakuasi oleh agen United States Secret Service dari dalam ballroom demi alasan keamanan.

Peristiwa tersebut terjadi di Washington Hilton yang menjadi lokasi penyelenggaraan acara. Kegiatan ini dihadiri sekitar 2.600 tamu, termasuk jurnalis, pejabat tinggi, dan tokoh publik.

Suara tembakan memicu kepanikan di dalam ruangan. Sejumlah tamu terlihat berlindung di bawah meja saat petugas keamanan bereaksi cepat mengamankan situasi.

Menurut informasi awal, tembakan berasal dari area pemeriksaan keamanan di luar ruang utama acara. Seorang pria bersenjata diduga mencoba menembus pengamanan sebelum melepaskan tembakan.

Agen Secret Service segera mengevakuasi Presiden Trump, ibu negara, serta sejumlah pejabat penting lainnya ke lokasi aman. Dalam proses tersebut, beberapa pejabat bahkan diarahkan untuk tiarap.

Sejumlah saksi mata mengaku melihat pelaku membawa senjata dan melepaskan beberapa tembakan di dekat pintu masuk.

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa pelaku berhasil diamankan di lokasi kejadian. Seorang agen keamanan sempat terkena tembakan, namun selamat berkat penggunaan rompi antipeluru.

Donald Trump kemudian memastikan seluruh pejabat tinggi, termasuk wakil presiden dan anggota kabinet, berada dalam kondisi aman.

Acara tersebut langsung dihentikan dan seluruh peserta dievakuasi dari lokasi. Penyelenggara menyatakan kemungkinan acara akan dijadwalkan ulang dalam waktu sekitar 30 hari setelah situasi dinyatakan aman. (*)

Artikel Detik-detik Tembakan di Gedung Putih, Trump Langsung Dievakuasi pertama kali tampil pada News.