Jumat, 15 Mei 2026
Beranda blog Halaman 8725

Pengumuman! Dataran Engku Putri Akan Ditutup

0
Dataran Engku Putri akan ditutup pada malam tahun baru. F.Iman Wachyudi

batampos – Pemerintah Kota Batam akan menutup fasilitas umum Dataran Engku Putri mulai 24 Desember hingga 2 Januari 2022 mendatang. Penutupan tempat umum ini bertujuan untuk menghindari adanya kerumunan warga.

Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin mengatakan sesuai dengan edaran untuk terkait pencegahan penyebaran Covid-19, ada pengetatan yang harus dilakukan.

“Jadi akan ditutup untuk umum. Karena dikhawatirkan malam pergantian tahun menjadi penyebab keramaian. Karena ini salah satu spot yang diminati masyarakat Batam. Jadi kami mencegah hal ini terjadi,” kata dia usai menghadiri rapat Paripurna di Kantor DPRD Batam, Rabu (22/12).

Selanjutnya, bersama dengan Polresta Barelang, pemerintah Kota Batam akan fokus pada pengamanan ibadah Natal dan tahun baru di rumah ibadah. Meskipun digelar dengan kapasitas terbatas, keamanan dan kenyamanan jemaat merupakan prioritas.

“Teknisnya di Pak Kapolres, namun kami tugasnya membantu agar pelaksanaan ibadah Natal ini bisa berjalan lancar, dan aman tentunya,” ujarnya.

Jefridin juga mengimbau kepada masyarakat untuk bisa membatasi kegiatan di luar rumah. Jika memang harus keluar rumah, tetap pakai masker, dan menghindari kerumunan. Pencegahan penyebaran Covid-19 bisa dicegah dengan protokol kesehatan (Protkes) yang ketat tentunya.

“Jangan abai pokoknya. Mari kita jaga kondisi yang sudah cukup kondusif saat ini,” imbuhnya.

Kepada pelaku usaha, diharapkan membantu masyarakat dalam mengendalikan penyebaran Covid-19. Pastikan protokol kesehatan di tempat usaha benar-benar dijalankan.

“Petugas bisa memantau dan mengawasi juga untuk kepatuhan pengunjung terhadap Protkes ini. Kalau ada yang tidak pakai masker tolong ditegur,” tutupnya. (*)

Reporter : YULITAVIA

Kerja Kerasmu BERHAK Dapat IMBALAN

0

batampos – WE all have dreams! Dan untuk mewujudkannya, butuh sebuah usaha. Namun, proses mencapai target-target itu terkadang menemui jalan buntu. Ada kalanya perasaan stuck dan lelah melanda karena terlalu push diri. Eitss, jangan biarkan hal itu bikin demotivasi, ya. Meski belum sampai di titik puncak, kamu berhak take a break dan menyenangkan diri dengan self reward!

Umumnya, orang melakukan self reward sebagai bentuk imbalan kepada diri sendiri karena sudah berusaha mencapai target atau melakukan perubahan positif dalam hidup. Self reward juga bisa menjadi bentuk kepedulian terhadap diri sendiri. Sebab, penat dan capek yang dibiarkan terus-menerus bisa berubah menjadi stres. Kalau sudah begitu, rutinitas bakal terganggu dan malah bikin kamu lupa sama goal yang ingin dicapai.

Melansir JMC Academy Sydney, self reward bisa mengembangkan kreativitas jika kamu melakukan hal di luar kebiasaan.

Selain itu, memberikan penghargaan kepada diri sendiri atas kerja keras yang sudah dilakukan mampu mengembalikan motivasi. Lagi pula, semua orang suka hadiah, sekalipun dia membelinya sendiri. Nah, saat mendapat hadiah itulah, otak manusia melepaskan hormon dopamin yang memunculkan perasaan bahagia.

Meski baik untuk dilakukan, nggak semua bentuk reward berdampak positif, lho. Self reward bukan berarti ’’balas dendam’’ setelah bekerja keras atau menunda kewajiban. Terlalu sering memberikan self reward akan membuat reward yang diterima tidak lagi terasa spesial. Fokus utamamu bisa teralihkan, bahkan dompetmu bisa sekarat. Boros berkedok self reward is a big NO!

Agar bisa memberi self reward yang tepat, kamu perlu memperhatikan beberapa hal seperti relevansi hadiah dengan tujuan yang ingin kamu capai. Misalnya, kamu ingin menabung untuk trip, bentuk reward yang kamu berikan tentu harus relevan dengan tidak membeli hadiah yang menguras kantong. Kalau perlu, atur bujet sedari awal.

Self reward juga nggak melulu berupa materi kok. Berhenti sejenak dari rutinitas dan quality time bareng keluarga atau teman juga termasuk, lho! Hunting makanan kesukaan atau liburan singkat dijamin bikin kamu fresh lagi. Kamu juga bisa gunakan waktu rehatmu untuk melakukan hobi seperti menonton film, memasak, berkebun, dan banyak lagi! Yang terpenting adalah sempatkan waktu untuk melakukan hal yang kamu sukai. Your hardwork deserve a gift! (elv/c12/lai)

Fizahrotil Jannah SMAN 1 Krian

Self Reward Bukan Kewajiban
’’Self reward itu penting sebagai apresiasi diri sendiri yang udah berjuang keras meraih sesuatu. Entah hasilnya buruk atau baik, intinya sudah berjuang. Self reward-ku sih lebih ke me-time dan shopping. Dulu, waktu aku habis ujian nasional SMP, aku diterima di SMA impianku. Aku manjain diriku dengan belanja K-pop merch. Pastinya, aku beli sesuatu yang nggak melebihi bujet, dan kalau bisa yang sekalian bermanfaat gitu deh. Kalau dompet lagi kering, ya ditunda dulu, kan self reward bukan kewajiban.’’

 

Abraham Ricky Universitas Kristen Petra

Sebagai Bentuk Penghargaan
’’Self reward, menurutku, penting banget karena nggak semua orang bisa membahagiakan kamu. Jadi, paling nggak kamu bisa bahagiain dirimu sendiri lewat self reward. Penghargaan itu nggak berarti individualis, lho! Tapi, memacu diri untuk target berikutnya. Waktu awal semester aku selalu buat target IPK, jadi selama 6 bulan aku bakal berusaha mencapai target itu. Ketika target tercapai, aku self reward dengan makan makanan favoritku dan me-time.”

 

Regina Yacika Universitas Kristen Petra

Bikin Cepat Berpuas Diri
’’Menurutku, self reward itu nggak penting karena kadang ketika pencapaian masih kecil, kita sudah mau bersenang-senang. Takutnya cepat berpuas diri, padahal masih jauh dari goal. Kalau terlalu sering, lama-lama nggak akan terasa istimewa dan kita jadi ingin reward yang lebih besar, lebih ’wah’. Tentu, itu nggak aman untuk dompet, hehe. Sering kali orang lupa menyesuaikan pengeluaran, padahal reward nggak harus sesuatu yang mahal. Intinya, takut nggak bisa mengendalikan diri kalau selalu konsumtif dengan dalih self reward.” (elv/c12/lai)

 

“Bentuk Self Reward”

Reporter: Siti Nuranisah
Editor : Agnes Dhamayanti
Walaupun belum mencapai target atau tujuan yang diinginkan. Kita semua berhak mengistirahatkan diri sejenak atas kerja keras yang selama ini dilakukan. Menghilangkan rasa bosan dan capek itu perlu loh, tapi bukan berarti kita tidak bangkit lagi. Nah, disini teman Zets akan berbagi bentuk-bentuk self reward untuk diri sendiri. Yuk Simak! (*)

Paullia Salasti
Poltekkes Kemenkes Aceh
@paulliaslsti

Quality time bareng teman atau sahabat bisa menjadi salah satu self reward yang kamu berikan pada diri kamu sendiri. Dimana hal sesimple ini bisa saja membangkitkan semangat kerjamu lagi. Kamu bisa menghabiskan waktu mu bersama mereka untuk jalan-jalan atau melakukan hal-hal yang fun untuk bisa menghilangkan rasa lelah dan capekmu. (*)

 

Iffah Nur Istiqomah
Universitas Batam
@@iffahnur.i

Kamu bisa mencoba istirahat sambil nonton film-film favoritmu dirumah. Tontonlah semua playlist filmmu yang belum sempat kamu tonton selama waktu kamu bekerja. Mungkin dengan menonton film-film tersebut kamu mendapat ide atau inspirasi baru yang berhubungan dengan pekerjaanmu. Tapi disamping ini jangan lupa untuk kembali melanjutkan apa capaian mu ya. (*)

Suntik Multivitamin Biar Tak Rentan Sakit

0
Ilustrasi suntik vitamin C untuk menjaga daya tubuh/imunitas, suntik vitamin B untuk bebas pegal lelah. (replectskin)

batampos – Kebutuhan tubuh akan vitamin bisa diperoleh tidak hanya dari makan buah dan sayur, tapi bisa juga dengan mengonsumsi multivitamin atau dari suntik multivitamin.

Multivitamin yang terpenuhi bisa meningkatkan daya tahan atau imun tubuh selama pandemi Covid-19. Sehingga tubuh tak rentan sakit dan tetap sehat.

Dalam kampanye suntik sehat oleh PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui Kalbe Ethical Customer Care (KECC) bekerja sama dengan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (Ancol), dijelaskan bahwa suntik sehat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengkonsumsi vitamin bagi kesehatan tubuh khususnya suntik sehat vitamin.

Suntik sehat multivitamin tersebut bisa dengan suntik vitamin C untuk menjaga daya tubuh/imunitas, vitamin B untuk bebas pegal lelah, dan paket komplit 12 vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh, bebas pegal lelah, serta kesehatan kulit agar tetap fit.

BACA JUGA: Ibu Anak Kompakan Busana di Hari Ibu

“Kesehatan yang berkualitas salah satunya vitamin yang dapat memenuhi kebutuhan harian keluarga dalam menjaga daya tahan tubuh,” kata Head of Kalbe Ethical Customer Care (KECC), PT Kalbe Farma Tbk dr. Selvinna kepada wartawan, Selasa (21/12).

Menurut dr. Selvinna, suntik sehat multivitamin bertujuan agar kesehatan dan daya tahan tubuh tetap terjaga sehingga dapat berkumpul bersama keluarga atau beraktivitas dengan lancar. Salah satu upaya untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap produktif dan sehat adalah dengan mengonsumsi multivitamin, baik dengan cara ditelan juga dengan cara disuntik.

Direct to Consumer DTC Brand Manager Kalbe Farma, Eric Antonius mengatakan kelebihan konsumsi multivitamin dengan cara disuntik adalah penyerapan vitamin dan efek yang relatif lebih cepat. Sehingga tidak melukai asam lambung (bagi penderita maag) dan harga relatif terjangkau.

“Suntik multivitamin lebih mudah. Berupa suntik vitamin C, suntik vitamin B dan suntik 12 multivitamin,” kata Eric. (*)

Reporter : JP Group

Pernah Terbakar, Gedung Disnaker Batam Dibangun 2022

0
Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam Suhar. (JPG)

batampos – Pembangunan Gedung Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam bakal direncanakan awal tahun 2022 mendatang. Pembangunan gedung ini menjadi kegiatan proyek fisik dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam untuk tahun anggaran 2022.

“Ya sesuai rencananya tahun 2022 gedung Disnaker sudah kita bangun,” ujar Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam Suhar, Selasa (20/12).

Menurutnya, gedung baru ini nantinya dibangun di lokasi gedung lama Disnaker Batam yang terbakar beberapa waktu lalu. Adapun anggaran yang dikucurkan untuk membangun gedung empat lantai ini capai Rp 4 miliar bersumber dari APBD Batam.

“Lokasinya di gedung Disnaker lama, sudah persiapan lelang dan tahun depan sudah dibangun,” tambah Suhar.

Adapun gedung Disnaker saat ini yang berada di depan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam akan menjadi rumah singgah Pemerintahan Provinsi Kepri. “Jadi dikasih waktu sampai akhir tahun ini. Awal tahun sudah harus pindah, jadi saat kita bangun mungkin masih sewa, karena untuk membangunnya juga butuh waktu,” papar Suhar.

Selain gedung Disnaker, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota juga akan membangun beberapa kantor Lurah di tahun depan. Selanjutnya ada juga revitalisasi Masjid Raya Batam dan Spam Batam. “Jadi ini kegiatan kita ditahun depan,” tukasnya.

Lantas bagaimana dengan proyek di tahun 2021, Suhar memastikan, seluruh proyek dianggarkan di dinasnya tahun anggaran 2021, dapat selesai tepat waktu. “Berdasarkan evaluasi dilapangan, kita pastikan seluruh proyek pembangunan tahun anggaran 2021 di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang selesai tepat waktu,” ujarnya, Jumat (26/11).

Dikatakan Suhar, kegiatan proyek yang ada di dinanya meliputi pembangunan gedung serba guna, pembangunan Rusun Brimob Polda Kepri, pembangunan gedung Badan Pertanahan Nasional Batam, pembangunan gedung Cipta Karya dan Tata Ruang, pembangunan kantor Lurah Buliang, SPAM dan lain sebagainya.

“Untuk gedung serbaguna itu ada ratusan jumlahnya. Alhamdulilah semuanya selesai awal Oktober 2021 lalu,” ujar Suhar.

Sementara itu untuk proyek yang masih jalan dan tahap finishing ialah pembangunan gedung BPN Batam. Direncanakan tanggal 29 November ini kontrak kerjanya sudah berakhir. Begitu juga dengan pembangunan kantor Lurah Buliang, tanggal 29 November kontrak selesai.

Sementara itu pembagunan satu twin blok Rusun Mako Brimob juga direncanakan selesai di bulan Desember 2021 ini. Pembangunan sudah hampir tampung dan tinggal tahap finishing.

“Kita bisa pastikan sebelum masa kontrak berakhir, pembangunan sudah selesai,” ujarnya.

Suhar menyebutkan, keseluruhan proyek yang dibangun Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang sudah mencapai angka 90 persen. “Tinggal tiga ini yang masih berlangsung, ketiga bangunan ini merupakan hibah pemko yang dibangun Cipta Karya. Selain itu kita terus turun dan mengevaluasi ke lapangan,” tambah Suhar.

Selanjutnya untuk rencana detail tata ruang (RDTR) Batam lanjutnya, tanggal 3 Desember ini akan konsultasi publik untuk Kecamatan Belakang Padang. Ini merupakan konsultasi publik terakhir dimana sebelumnya sudah dilakukan di Kecamatan Seibeduk dan Sagulung.

“Alhamdulilah Gak ada kendala, tinggal nanti kita mengkaji persetujuan subtansi. Kalau yang lama-lama di tujuh kecamatan sudah jadi perwako dan jadi produk hukum,” tutup Suhar. (*)

Reporter : Rengga Yuliandra

Ini Ketiga Kalinya Jeongyeon TWICE Absen Konser

0
Jeongyeon TWICE (ANTARA/Instagram @twicetagram)

batampos – Jeongyeon TWICE dipastikan bakal absen di konser TWICE mendatang di Seoul. Hal ini diumumkan oleh JYP Entertainment seperti dikutip dari The Korea Herald melalui Antara, Rabu (22/12).

Ini adalah absennya Jeongyeon yang ketiga dari konser TWICE. Pada Oktober 2020 dan Agustus 2021 Jeongyeon juga memutuskan tidak berpartisipasi dalam konser TWICE karena alasan yang sama, kesehatan.

Menurut JYP, ketidakhadiran Jeongyeon pada konser yang dijadwalkan pada 25 – 26 Desember mendatang sudah didiskusikan dengan anggota grup lainnya.

Baca juga : Ghost Doctor Jadi Momen Comeback-nya Kim Bum

TWICE akan tampil secara langsung di Seoul Selatan selama dua hari. Grup ini juga akan memulai tur internasional di Amerika Serikat pada Februari mendatang, mengunjungi Los Angeles, Oakland, Fort Worth, Atlanta, dan New York.

Tiket untuk tur di lima kota tersebut sudah terjual habis, begitu juga dengan tiket untuk dua konser tambahan di Los Angeles dan New York.

Sementara itu, album studio ketiga TWICE bertajuk “Formula of Love: O+T=<3” menduduki peringkat nomor tiga di Billboard 200 dan telah berada di tangga lagu tersebut selama empat minggu berturut-turut. (*)

Reporter : Antara

648.669 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Menjelang Nataru

0
Calon penumpang kereta api tes antigen di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, kemarin (21/12). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

batampos – Pergerakan masyarakat jelang libur Natal dan tahun baru (Nataru) terdeteksi naik. Sejak H-8 sampai H-5 (17–20 Desember 2021), tercatat 648.669 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek.

Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat gerbang tol (GT) barier/utama. Yakni, GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), serta GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah tol trans-Jawa dan Bandung).

Distribusinya, sebanyak 304.665 kendaraan (47 persen) menuju arah timur (trans-Jawa dan Bandung), 195.197 kendaraan (30 persen) menuju arah barat (Merak), dan 148.807 kendaraan (23 persen) menuju selatan (Puncak). ”Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini naik 8,1 persen jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 600.107 kendaraan,” jelas Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru kemarin (21/12).

Dia mengimbau pengguna jalan agar mencermati kondisi yang ada. Selain itu, masyarakat diminta mengantisipasi perjalanan yang akan dilakukan menjelang libur Nataru. ’’Tren peningkatan lalu lintas ini perlu diantisipasi oleh pengguna jalan, terutama yang telah memiliki rencana untuk melakukan perjalanan pada periode akhir tahun,” ungkapnya.

Di sisi lain, tidak adanya penyekatan selama libur Nataru menuntut pemerintah lebih ketat dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Melalui surat edaran Mendagri, para kepala daerah diminta betul-betul menerapkan aplikasi PeduliLindungi untuk mendeteksi kapasitas masyarakat yang ada di ruang publik. Dengan begitu, bisa meminimalkan kerumunan. ”Karena kita tidak melakukan penyekatan di masa Nataru ini,” ujar Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

Pemda pun diminta membuat aturan turunannya. Di dalamnya turut disertakan sanksi bagi pihak-pihak yang melanggar. Misalnya, sanksi administrasi hingga pencabutan izin usaha untuk jangka waktu tertentu. Nataru, lanjut dia, akan dijadikan momentum untuk mempertegas keharusan para pelaku usaha dan ruang publik untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Selain itu, untuk memantau kegiatan masyarakat di masa libur Nataru, Polri akan menyelenggarakan Operasi Lilin 2021. Yakni, pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. Saat ini pun mulai dilakukan kegiatan praoperasi.

Penebalan petugas untuk mengantisipasi dampak pergerakan masyarakat juga dilakukan di semua area. Mulai tempat ibadah, mal, restoran, jalan termasuk tol, dan tempat-tempat kunjungan wisata. ”Berdasar penjelasan Asops Kapolri, kurang lebih ada 177.212 (personel) dari Polri kewilayahan pusat. TNI dan instansi terkait akan disiagakan,” ungkap mantan Mendikbud tersebut.

Mendagri M. Tito Karnavian menambahkan, meski tanpa penyekatan, pemerintah memastikan tidak akan membiarkan ada kumpulan orang dalam jumlah banyak. Pembatasan ruang-ruang publik bakal diperkuat mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022. ”Tidak boleh ada kerumunan lebih dari 50 orang,” tegasnya.

Bukan hanya itu, pengetatan juga akan dilakukan melalui aplikasi PeduliLindungi. Aplikasi tersebut harus benar-benar digunakan, bukan sekadar formalitas. Menurut Tito, itu penting untuk memastikan pembatasan aktivitas masyarakat di ruang publik benar-benar terkendali.

Lewat edarannya kepada seluruh kepala daerah, dia ingin memastikan bahwa pengetatan pembatasan aktivitas masyarakat tidak hanya dilakukan pemerintah pusat, tetapi juga oleh pemda. Dalam surat edaran tersebut, Tito meminta seluruh kepala daerah menerbitkan ketentuan yang dapat mengikat masyarakat. ”Misalnya, peraturan gubernur sudah cukup karena (peraturan) gubernur akan mengikat seluruh provinsi,” imbuhnya.

Isi perkada itu, sambung dia, mewajibkan dan menegakkan penggunaan PeduliLindungi. Jika kedapatan tidak patuh, pemerintah bisa memberi sanksi administrasi. Pihaknya mendorong pembuatan perkada lebih dulu karena prosesnya singkat. Sementara, pembuatan perda membutuhkan lebih banyak waktu.

Setelah Nataru, pemerintah akan mengevaluasi kebijakan itu. Kemudian, membuat perda yang serupa dengan perkada tersebut. Tujuannya tidak lain memasifkan penggunaan PeduliLindungi.

Sementara itu, Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto menambahkan, pihaknya memetakan kerawanan setiap wilayah untuk bisa mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan. ’’Semua wilayah sudah ada datanya,’’ tegasnya.

Untuk Natal dan tahun baru kali ini, Polri memastikan tidak ada posko checkpoint yang digunakan untuk melakukan penyekatan. ’’Hanya pos pengamanan dan pelayanan saja,’’ paparnya.

Terpisah, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah daerah dan dinas pariwisata mematangkan persiapan dalam mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung. Masyarakat juga diimbau untuk tidak euforia dalam menyambut momen libur Nataru. Mereka harus tetap meningkatkan kewaspadaan ketika berada di luar rumah. ’’Kewaspadaan dan prokes masih menjadi hal penting untuk menghindarkan diri dari penularan Covid-19,” paparnya. (*)

Reporter: JP Group

Kedai Kopi Rainbow Hadirkan Dengan Menu Utama Pempek dan Naget

0
Kedai kopi Rainbow hadirkan menu nugget dan pempek

batampos – Pemerintah kabupaten Karimun terus mendukung para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang membuka berbagai usaha ditengah-tengah pandemi Covid-19 yang saat ini sudah mulai nihil hasil orang yang terpapar positif Covid-19. Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun M Yosli dengan hadirnya kedai kopi Rainbow bisa memberikan pilihan bagi masyarakat untuk menikmati minuman dan makanan yang disediakan oleh kedai kopi Rainbow.

” Selamat kepada Rinto pemilik kedai kopi Rainbow. Semoga, banyak pelanggan yang datang ke kedai kopi ini,” kata Yosli, Selasa (21/12).

Dengan terus tumbuhnya para pelaku UMKM yang membuka kedai kopi maupun kedai makan, menunjukkan bahwa para pelaku UMKM sudah optimis terhadap pertumbuhan ekonomi di Karimun. Seiring dengan perkembangan Covid-19, yang semakin membaik dan pihaknya juga tetap menghimbau kepada pelaku usaha agar menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung.

” Pesan saya tetap ikut prokes. Nuansanya, cukup bagus dindingnya perdaduan warna yang pas sesuai nama kedai kopi Rainbow,” ucapnya.

Sementara itu pemilik kedai kopi Rainbow Rinto mengungkapkan, dirinya sangat optimis dengan dibukanya kedai kopi Rainbow ini. Mengingat, kultur masyarakat Karimun suka ngopi di kedai kopi. Serta, siap bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi Covid-19 ditahun 2022 mendatang.

” Harus tetap optimislah. Walaupun, saat ini banyak saingan kedai kopi di Karimun. Tapi, kita harus tampil beda dan paling utama memberikan pelayanan yang bagus kepada pelanggan,” tuturnya.

Sedangkan, untuk menu utama sendiri kedai kopi Rainbow adalah pempek dan nuget yang berkolaborasi dengan pelaku UMKM lainnya. Sehingga, dapat membantu memasarkan produk UMKM kepada masyarakat umum. Dimana, yang belum tau menjadi tahu dan yang sudah berlangganan tetap setia membeli produk UMKM.

” Kalau bukan kita-kita siapa lagi, untuk mendukung produk UMKM. Silahkan, datang ke kedai kopi Rianbow sambil menikmati teh, copi juga bisa mencicipi nuget dan pempek,” ujarnya. (*)

Reporter: Tri Haryono

Semifinal Piala AFF, Singapura vs Indonesia Malam Ini

0
Indonesia vs Singapura.(JPG)

batampos – Masih ada Hassan Sunny, kiper berusia 37 tahun, di skuad Singapura. Meski, di sisi lain, Indonesia juga diperkuat bek 36 tahun Victor Igbonefo.

Tapi, secara keseluruhan, dengan rata-rata usia pemainnya 27,6 tahun, Singapura adalah skuad tertua di Piala AFF tahun ini.

Sebaliknya, rata-rata usia Asnawi Mangkualam dkk adalah 23,8 tahun, termuda keempat dari semua kontestan ajang dua tahunan tersebut.

Artinya, saat kedua tim berduel di semifinal pertama di Stadion Nasional, Singapura, malam ini, ada beda generasi. Seperti juga ketika Garuda –julukan tim nasional Indonesia– bertarung melawan Malaysia di laga terakhir grup B (19/12).

Indonesia memenangi duel tersebut 4-1 lewat skema yang intinya mengajak lawan berlari sepanjang laga. Didominasi anak-anak muda berusia di bawah 25 tahun dari penjaga gawang sampai di depan gawang lawan, permainan cepat dengan intensitas tinggi Garuda membuat Harimau Malaya –julukan Malaysia– kocar-kacir. Indonesia mencatatkan 23 tembakan berbanding 7 di kubu lawan.

Baca Juga: Hadapi Singapura, Cukup Menguntungkan bagi Indonesia

Tapi, benarkah Shin Tae-yong (STY) yang selalu mengubah taktik dan komposisi pemain selama empat laga di fase grup kembali menerapkan skema serupa? Pelatih asal Korea Selatan (Korsel) itu, seperti biasa, tak menyinggung secara terperinci. Dia lebih memilih menyebut Singapura sebagai tim yang bagus. ’’Kami tak boleh lengah, bahkan satu persen pun,” tegas pelatih Korsel di Piala Dunia 2018 itu.

STY mendasarkan pujiannya pada penampilan The Lions –julukan Singapura– saat kalah 0-2 oleh Thailand dan rekaman video di pertandingan-pertandingan lain. Yang menjadi catatannya, dari tujuh gol The Lions, tiga gol lahir lewat sundulan dan empat lainnya melalui bola-bola mati.

Itu memperlihatkan ancaman Singapura melalui bola-bola atas. Mereka memang punya duet bek jangkung, Safuwan Baharudin, 181 cm, dan Irfan Fandi, 188 cm, yang kerap maju saat Singapura mendapatkan kesempatan bola mati.

Karena itu, sangat mungkin STY langsung menduetkan bek tengah, Fachrudin Aryanto-Elkan Baggott, sejak menit pertama. Dengan tinggi badan 194 cm, Baggott bisa menjadi penangkal yang pas bagi ancaman lawan dari udara.

Adapun Alfeandra Dewangga yang di laga sebelumnya berpartner dengan Fachrudin mungkin didorong ke depan. Bertandem dengan Rachmat Irianto sebagai double pivot pelindung pertahanan.

Yang paling penting adalah meminimalkan pelanggaran di area sendiri. Agar lawan tak punya kesempatan mengirim bola ke kotak penalti. Sebab, The Lions juga punya Ikhsan Fandi, adik Irfan sekaligus anak legenda Singapura Fandi Ahmad, seorang striker bertipe “fox in the box” yang garang di kotak penalti. Sudah sejak dua tahun lalu di Liga Norwegia. Dan, FK Jerv, klubnya sekarang, baru saja memastikan tiket promosi ke strata teratas.

“Kami hanya perlu mengeluarkan permainan terbaik kami. Kami hanya percaya pada konsep yang kami mainkan,” sebut Tatsuma Yoshida, pelatih Singapura asal Jepang.

Kalau benteng pertahanan bisa sedisiplin seperti di dua pertandingan terakhir, Garuda bisa berharap banyak. Sebab, kepada Irfan Jaya dan Witan Sulaeman yang didukung Pratama Arhan serta Asnawi di belakang mereka, Indonesia punya pelari-pelari cepat untuk mengobrak-abrik pertahanan lawan.

Apalagi jika kecepatan itu dikombinasikan dengan rotasi cepat, bola-bola bawah, serta umpan-umpan tusukan. Kombinasi itulah yang membuat Malaysia kewalahan.

“Saya pribadi merasa dari laga ke laga permainan kami semakin bagus,” kata Witan. “Yang terpenting, kami harus terus mendengarkan instruksi pelatih,” lanjutnya. (*)

Reporter: JPGroup

Kunjungi Rumah Bahagia Bintan, Hafizha Rahmadhani Roby Hibur Lansia

0
Wakil Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani Roby mengadakan kunjungan sosial ke Rumah Bahagia Bintan, Rabu, (22/12) pagi. F.Diskominfo Bintan

batampos– Wakil Ketua TP PKK Bintan, Hafizha Rahmadhani Roby didampingi Wakil Ketua I DPRD Bintan, Fiven Sumanti mengadakan kunjungan sosial ke Rumah Bahagia Bintan. Kunjungan sosial ini adalah serangkaian dengan peringatan Hari Ibu yang ke-93, Rabu, (22/12) pagi.

BACA JUGA: Ketua TP PKK Kepri Dewi Ansar Serahkan Bantuan Laptop Untuk SDM Pendamping PKH

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, Nong Rochaiza Adi Prihantara, Kepala Dinas BP3KB Bintan, Mardhiah dan Kepala Bapenda Bintan, Kartini beserta perwakilan ibu-ibu Dharma Wanita Bintan dan PKK Kabupaten Bintan.

“Hal ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan simpati kepada para lansia, di samping juga sebagai bentuk penghormatan bagi para ibu-ibu pada peringatan hari ibu kali ini,” jelasnya.

Menurutnya, dengan dipilihnya kunjungan ke Rumah Bahagia, karena para orang tua di rumah tersebut pasti merupakan ibu-ibu yang pernah berjuang dalam membesarkan anak-anaknya. Inilah yang menjadi landasan utama Hafizha Rahmadhani Roby untuk memilih kunjungan ke Rumah Bahagia.

“Kami ingin menghibur para sosok pejuang tangguh di usia senjanya. Selain menghibur kami juga memberikan penghargaan serta bernyanyi bersama mereka,” ungkapnya. (*)

 

Reporter: SLAMET NOFASUSANTO

 

DPR RI Minta BP Batam Manfaatkan UU Cipta Kerja

0
Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi memimpin Focus Group Discussion (FGD) bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senin (20/12/2021). Foto: BP Batam untuk Batam Pos

batampos – Undang-Undang (UU) Cipta Kerja dianggap harus dimanfaatkan Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk menggaet investasi sebesar-besarnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Komisi VI DPR RI yang merupakan mitra BP Batam. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Gde Sumarjaya Linggih dari Fraksi Golkar mengatakan, Asia Tenggara saat ini telah menjadi fokus dan destinasi investasi di dunia. Sehingga, Batam akan terus didorong untuk menjadi salah satu pusat perkembangan ekonomi di Indonesia.

“Apalagi kita telah menyelesaikan undang-undang Cipta Kerja yang telah membuka akses untuk pengelolaan secara maksimal, baik sumber daya alam, sumber daya manusia dan pasar bisnis, terutama di Batam,” kata Gde Sumarjaya, Selasa (21/12).

Menurutnya, BP Batam yang kini mengantongi wewenang sebagai operasional sekaligus regulator memiliki akses penuh untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Batam.

Hal tersebut juga diamini oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Nasdem, Martin Manurung. Martin mengatakan, Komisi VI DPR RI akan terus mendukung program pembangunan yang diinisiasi oleh BP Batam guna percepatan ekonomi di Batam.

“Jika memang diperlukan adanya terobosan yang memerlukan keputusan-keputuan dari pemerintah pusat, agar tugas dan fungsi BP Batam dapat berjalan lebih efektif, Komisi VI DPR RI akan siap membantu BP Batam sebagai salah satu mitra kerja kami,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan bahwa sektor infrastruktur masih menjadi fokus utama untuk meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi Batam.

“Mengingat pentingnya peran logistik dalam menopang perekonomian Batam, beberapa pengembangan infrastruktur berupa Bandara Internasional Hang Nadim, Pelabuhan Batu Ampar yang telah terintegrasi dengan TPS Online Bea Cukai, dan pelebaran jalan-jalan protokol di Batam telah direncanakan dan dilaksankan secara bertahap,” terangnya.

Rudi juga telah mempersiapkan langkah-langkah perbaikan, untuk sejumlah persoalan internal di Batam, diantaranya penyusunan dan pelaksanaan kebijakan strategis, kebijakan anggaran ekspansif, dan pengelolaan Anggaran Pembangunan Infrastruktur BP Batam.

“BP Batam telah mengalami kemajuan dari Tahun 2019. Kami telah melakukan perbaikan Struktur Organisasi Tata Kelola (SOTK) dengan merevitalisasi beberapa unit kerja baru di BP Batam. Selain itu, PNBP turut meningkat dalam masa pandemi, yang dibarengi dengan peningkatan investasi dan perbaikan regulasi,” terangnya. (*)

Reporter : RIFKI SETIAWAN

Play sound